Persaingan usaha pada sektor kuliner menuntut pelaku usaha untuk tidak hanya berfokus pada kualitas produk, tetapi juga pada kemampuan dalam membangun dan mempertahankan hubungan yang baik dengan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan manajemen hubungan pelanggan pada UMKM Bakso Barcelona Pak Kumis Solo di Kota Batam. Metode yang digunakan adalah observasi lapangan, wawancara singkat, dan dokumentasi dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Analisis dilakukan menggunakan framework Customer Relationship Management (CRM) dengan komponen people, process, dan technology. Objek yang diamati adalah Bakso Barcelona Pak Kumis Solo, sebuah usaha kuliner yang bergerak di bidang makanan dan minuman, khususnya bakso dan mie ayam, yang telah memiliki beberapa cabang di Kota Batam serta memanfaatkan platform digital seperti GoFood, GrabFood, dan ShopeeFood. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan pelanggan pada usaha ini telah berjalan melalui pelayanan langsung dan pemanfaatan platform digital, tetapi masih berfokus pada transaksi jangka pendek. Beberapa kelemahan yang ditemukan antara lain belum adanya database pelanggan, belum terdapat program loyalitas pelanggan, belum terdokumentasinya keluhan secara sistematis, belum adanya tindak lanjut pasca pembelian, serta belum optimalnya pemanfaatan teknologi untuk membangun hubungan pelanggan jangka panjang. Berdasarkan analisis, penerapan CRM pada Bakso Barcelona Pak Kumis Solo masih berada pada tahap dasar dan belum sepenuhnya sesuai dengan teori CRM. Oleh karena itu, usaha disarankan untuk mulai membangun database pelanggan sederhana, mencatat riwayat pembelian, menyusun SOP penanganan komplain, menyediakan media umpan balik pelanggan, membuat promo khusus pelanggan lama, dan memanfaatkan WhatsApp Business untuk memperkuat kepuasan dan loyalitas pelanggan.