p-Index From 2021 - 2026
7.587
P-Index
This Author published in this journals
All Journal INOTEKS : Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni Kinerja AGRIEKONOMIKA Dia: Jurnal Administrasi Publik Jurnal Agro Jurnal Ekonomi & Studi Pembangunan Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi AJIE (Asian Journal of Innovation and Entrepreneurship) Agro Ekonomi Publiciana E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Sriwijaya Law Review AGRISAINTIFIKA Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Jurnal SEPA (Social Economic and Agribusiness Journal) JURNAL MUQODDIMAH : Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Syariah: Jurnal Hukum dan Pemikiran MITRA: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat AGROMIX PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat JURNAL PANGAN Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Social Politics and Governance (JSPG) PRIMA: Journal of Community Empowering and Services Jurnal Sosial Humaniora Sigli Agriecobis : Journal of Agricultural Socioeconomics and Business Jurnal Mediasosian : Jurnal Ilmu Sosial dan Administrasi Negara Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences SEMAR Prosiding Conference on Research and Community Services Jurnal Kajian Ilmiah Moderasi; Jurnal Studi Ilmu Pengetahuan Sosial MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Agrimansion: Agribusiness Management & Extension PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik International Journal of Social Service and Research Agroteksos INTERNATIONAL JOURNAL OF EDUCATION, INFORMATION TECHNOLOGY, AND OTHERS Procedia of Social Sciences and Humanities Soshum: Jurnal Sosial dan Humaniora Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah Journal of International Conference Proceedings Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian Kepada Masyaraka Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal AGRISEP: Kajian Masalah Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Agricultural Socio-Economic Empowerment and Agribusiness Journal Journal of Community Services: Sustainability and Empowerment Agrifo: Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh Semeru Jurnal Pengabdian Masyarakat Benefit: Jurnal Manajemen dan Bisnis
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Efisiensi Rantai Pasok Bawang Merah Di Kabupaten Bantul ESTHI DWI APURWANTI; Endang Siti Rahayu; Heru Irianto
JURNAL PANGAN Vol. 29 No. 1 (2020): PANGAN
Publisher : Perum BULOG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33964/jp.v29i1.463

Abstract

Bawang merah (Allium ascalonicum) sebagai salah satu komoditas unggulan Kabupaten Bantul yang memberikan kontribusi cukup tinggi terhadap perkembangan ekonomi. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kondisi rantai pasok bawang merah dan menyusun alternatif skenario sistem manajemen rantai pasok bawang merah di Kabupaten Bantul. Penelitian berlangsung pada bulan April – Juli 2019. Penelitian menggunakan analisis deskriptif, evaluasi dengan membandingkan aktivitas anggota rantai pasok dengan menggunakan analisis marjin pemasaran, farmer’s share serta analisis AHP. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah snowball sampling, sejumlah 50 petani dan 10 pedagang. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 3 saluran rantai pasok bawang merah di Kabupaten Bantul, saluran I (petani-pedagang besar lokal-pengecer lokal-konsumen), saluran II (petani-pedagang pengumpul-pedagang besar lokal-pengecer lokal-konsumen), saluran III (petani-pedagang pengumpul-pedagang besar non lokal-pengecer non lokal-konsumen). Berdasarkan analisis AHP, dalam membentuk manajemen rantai pasokan bawang merah yang efisien, kriteria meningkatkan kemitraan atau bekerjasama semua pihak menjadi prioritas yang paling berperan penting.
The Production of Roasted Peanuts Using the Semi-Mechanical Roaster in Keranggan Village Shinta Leonita; Abu Amar; Setiarti Sukotjo; Heru Irianto
MITRA: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 1 (2022): MITRA: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/mitra.v6i1.3049

Abstract

Roasted peanuts typically have a unique taste with a distinctive roasted aroma and a savory flavor different from peanuts processed using an oven. To make roasted peanuts, two critical stages should be observed: the sanitation during washing and the roasting technology. The current study focuses on the application of roasting technology in the production of roasted peanuts among the households in Keranggan Village, Setu District, South Tangerang City. It was an issue that the household scale manufacturing of roasted peanuts there did not meet the standard process, relying on manpower to monitor when the roasting process should end even though fatigued workers may produce burnt peanuts up to 19%. Therefore, to reduce the percentage of burnt peanuts, a semi-mechanical roasted fryer was developed for the roasted peanut entrepreneurs in Keranggan Village, Setu District, South Tangerang City. The research team conducted socialization of effective roasting technology, provided assistance, and delivered the semi-mechanical roasters to the community. The team also performed a direct test on the semi-mechanical roaster at both the Indonesian Institute of Technology laboratory and Keranggan Village, in addition to providing assistance on how to use the tool. The semi-mechanical roaster itself is made of stainless steel with a diameter of 100 cm, equipped with a stirrer powered by an electric motor capable of roasting automatically within a certain time limit. This will produce a homogeneous heat transfer with the sand media, which is not changed in line with the original roasting method. The lab and field trials showed that the burnt yield decreased to 5%. Furthermore, when compared to those produced through manual roasting, the sensory test of the products, showed results that were not significantly different even with a sensory value of appearance (i.e., the color) higher than that of manual roasting.
The Implementation of Principle of Accuracy as a Test Stone for State Administrative Decisions Mafruhah Mafruhah; Rr Herini Siti Aisyah; Farah Zhafirah Anindyaputri; Heru Irianto
Budapest International Research and Critics Institute (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Vol 4, No 4 (2021): Budapest International Research and Critics Institute November
Publisher : Budapest International Research and Critics University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birci.v4i4.2785

Abstract

Based on Article 53 of Law 9/2004, it is regulated that the basis for a lawsuit against the KTUN is the prevailing laws and regulations and the AUPB. In its development, Law 30/2014 was born which in Article 10 regulates the classification of the AUPB. One of the principles that have just been classified as AUPB in this provision is the principle of accuracy. In fact, this principle of accuracy has often been used as a touchstone by judges against a State Administrative Court. Based on this, the formulation of the problem in this article is First, the general principles of good governance as a touchstone for KTUN and Second, the application of the principle of accuracy as a test stone for KTUN. This research is legal research using statutory approach, conceptual approach, and the case approach. Based on the results of the research in this article, it was found that first, the classification of AUPB as a touchstone against KTUN, namely in the explanation of Article 53 paragraph (2) point b of Law 9/2004, AUPB which is specifically regulated in Law 30/2014, and, AUPB outside of Law 30/2014. As for the application of the Accuracy Principle as a Test Stone for KTUN, before Law 30/2014 came into effect, it had often been used as a test stone for KTUN, for example in the Kupang District Administrative Court Decision Number 5/G/2012/PTUN-KPG, Supreme Court Decision No. 150 K/TUN/1992, Supreme Court Decision No. 213 K/TUN/2007, Supreme Court Decision No. 101 K/TUN/2014, and Decision No. 02/G/2013 /PTUN JKT.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI JAMUR ORGANIK WONOSALAM KABUPATEN JOMBANG Sutarman .; Heru Irianto; A Djoko S
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 1, No 1 (2019): Prosiding Conference on Research and Community Services)
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara geoekologi Kecamatan Wonosalam merupakan bagian dari kawasan pegunungan Anjasmoro-Welirang-Arjuno-Lalijiwo yang memberi dukungan bagi penyediaan sumberdaya produksi pertanian.   Sebagian kawasan ini merupakan perkebunan sengon milik rakyat dan instansi.  Kawasan ini didominasi oleh masyarakat tani yang sebagian besar merupakan petani gurem dan buruh tani.  Permasalah yang dialami oleh masyarakat setempat adalah:  (1) Melimpahnya limbah pertanian termasuk serbuk gergaji kayu dari kebun sengon yang terbuang dan menjadi sampah;   (2) Rendahnya skill petani yang ditunjukkan oleh ketidakmampuannya memanfaatkan limbah panen sengon berupa serbuk gergajian bagi peningkatan produktivitas usaha taninya; (3) Masyarakat belum mengoptimalkan pemanfaatan hasil  panen dan pemanfaatan limbah pertanian  bagi pendukungan status Wonosalam sebagai daerah wisata di Jawa Timur.  Solusi untuk mengatasi permasalahan itu adalah: (1) Memanfaatkan limbah pertanian dan serbuk kayu gergajian sengon sehingga dapat meningkatkan nilah tambah bagi masyarakat; (2) Meningkatkan skill petani agar dapat memanfaatkan limbah pertanian secara optimal, (3) Menjadikan upaya perbaikan berbasis pemanfaatan sumberdaya produksi pertanian untuk mendukung agroekowisata yang menjadi salah satu ciri Wonosalam.  Metode dalam melaksanakan solusi  adalah program diseminasi dan implementasi teknologi budidaya dan pengelolaan panen jamur tiram organik berbasis pada pemanfaatan limbah pertanian kebun sengon dalam bentuk pelatihan dan pendampingan.   Pelatihan  yang dilakukan  dalam empat tahap termasuk  pemagangan usaha pengelolaan pascapanen Warung Serba Jamur. Hasil pelaksanaan program berupa pencapaian target penguasaan: teknologi dan skill budidaya jamur organik, skill dalam pengolahan anek produk jamur tiram, skill dalam menajemen pemasaran dan keuangan,  skill dalam mengelola warung aneka  menu makanan berbahan jamur.  Luaran yang dihasilkan: produk aneka olahan jamur, usaha kuliner jamur, peningkatan pendapatan rata-rata petani hingga 200%, penyerapan tenaga kerja lokal 30%, dan kunjungan wisata meningkat hingga 30%.  Untuk menjamin kelangsungan program, maka melalui mekanisme partisipasif telah terbentuk kelembagaan petani usaha budidaya dan pengelolaan jamur tiram  organik yang memiliki jejaring dengan berbagai lembaga narasumber, agensi agroekowisata regional dan nasional, dan kelompok-kelompok masyarakat pengguna
Analisis Faktor Bauran Pemasaran terhadap Keputusan Pembelian Minuman Kopi Banaran 9 di Coffee and Tea Colomadu Ima Yunita Indriyanti; Heru Irianto; Mei Tri Sundari
Agriecobis : Journal of Agricultural Socioeconomics and Business Vol. 2 No. 1 (2019): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/agriecobis.Vol2.No1.47-57

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor bauran pemasaran yang dipertimbangkan konsumen serta variabel yang paling dipertimbangkan dalam pembelian produk minuman kopi pada Banaran 9 Coffee and Tea Colomadu, Kabupaten Karanganyar. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari 22 variabel. Metode dasar penelitian ini adalah deskriptif dan analitis. Penentuan lokasi dilakukan secara purposive. Metode pengambilan sampel adalah purposive sampling dan jumlah sampel ditetapkan lima kali jumlah variabel. Dengan demikian, penelitian ini mengambil sampel yang digunakan sebanyak 110 orang Metode analisis yang digunakan adalah analisis faktor. Hasil penelitian analisis faktor menunjukkan bahwa terdapat 22 variabel dan tercakup dalam tujuh faktor utama yang membentuk keputusan pembelian. Faktor tersebut berdasarkan prioritasnya adalah faktor produk 24,042%; faktor promosi 10,507%; faktor proses  9,913; faktor orang 8,845%; faktor bukti fisik 5,815%; faktor tempat 5,815% dan faktor harga 4,916%. Sedangkan variabel yang paling dipertimbangkan dengan melihat nilai factor loading tertinggi yaitu variabel rasa dengan nilai factor loading 0,929.
The Community Empowerment Policy to Lead A Clean and Healthy Life in Indonesia Rr. Herini Siti Aisyah; M. Hadi Shubhan; Nur Basuki Minarno; Siswanto Siswanto; Sudarsono Sudarsono; Siswandi Hendarta; Raissa Virgy Rianda; Rama Azalix Rianda; Ahmad Munir; Heru Irianto
Sriwijaya Law Review Volume 7, Issue 1 January 2023
Publisher : Faculty of Law, Sriwijaya University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28946/slrev.Vol7.Iss1.1367.pp173-188

Abstract

Clean and Healthy Living Behavior (CHLB) is influenced by some factors such as knowledge, attitudes, economic status, and supports from health and social officers. Increasing the knowledge of CHLB in the household structure is very important. The regulation on Health Development Program concerns the guidelines for implementing healthy Indonesian programs with a family approach. Several obstacles involved the queue of patients, doctors, installation and emergency room, and working hours. This study aims to examine community empowerment policies for clean and healthy living behaviours, which are expected to be a solution to restrictions on several aspects of health facilities, increasing population and demands better service quality. The research method uses a socio-legal qualitative approach. Supporting Legal is collected. Field research is also conducted. In-depth interviews and FGDs carried out data collection. This study concludes that community empowerment is carried out using an educational approach involving community and religious leaders. Community empowerment aims to develop community knowledge and skills, use health facilities, and create health institutions that originate from the community. Critical awareness must be built by forming a Clean and Healthy Community Movement group to give the community a CHLB. Empowering people to live clean and healthy lives takes a long time and consistently. For this reason, there is a need for legal instruments that must be enforced strictly and with wisdom.
Optimalisasi Penataan Arsip Manual Dan Digital Dalam Tata Kelola Arsip Di Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Jawa Timur Sabilal Rasyad; Heru Irianto; Susi Ratnawati
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 7, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v7i2.2023.565-571

Abstract

                                                      ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Optimalisasi Penataan Arsip Manual Dan Digital di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Jawa Timur dalam memberikan pelayanan dan kemudahan untuk penggunaan arsip, baik arsip manual maupun digital sehingga para pengguna tidak lagi mengalami kesulitan dalam pencarian arsip sebab arsip telah tertata dengan baik dan rapi.Metode penelitian yang digunakan jenis penelitian kualitatif.Informan dalam pihak ini adalah pihak-pihak yang menjadi pelaksana di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Jawa Timur.Teknik pengumpulan data yang di gunakan wawancara secara langsung dan dokumentasi.Teknik yang digunakan dalam analisis data adalah reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa : ( 1 ) pelaksanaan kebijakan sistem penataan arsip di Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Jawa Timur untuk memberikan manfaat bagi organisasi maupun perorangan dalam membutuhkan arsip. ( 2) faktor-faktor yang menghambat dalam penataan arsip manual dan digital dalam tata kelola arsip adalah kurangnya kesadaran manusianya dalam menyikapi pentingnya arsip itu sendiri. ( 3 ) upaya dinas kearsipan dan perpustakaan Jawa Timur dalam mengatasi setiap permasalahan yang ada.Kata Kunci: Optimalisasi, Penataan, Tata kelola Arsip di Jawa Timur 
Strategi UMKM Bertahan dan Berkembang di Era New Normal berbasis Model Bisnis Canvas (kasus UMKM Gethuk Take, Kecamatan Tawangmangu Kabupaten Karanganyar) Irianto, Heru; Fajarningsih, Rhina Uchyani; Sulistyono, If Bambang; Suherlan, Yayan; Santoso, Ratna Endah; Mataram, Sayid; Widyamurti, Nidyah
Agrisaintifika: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 7 No 1 (2023): AGRISAINTIFIKA
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v7i1.3691

Abstract

UMKM di Indonesia mampu berkontribusi menyumbang Produk Domestik Bruto maupun penyerapan tenaga kerja dalam berbagai kondisi perekonomian bangsa. Namun, pandemi Covid 19 memberikan dampak yang cukup signifikan pada UMKM karena daya beli masyarakat menurun sebagai akibat lesunya perekonomian dan banyaknya pengangguran. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji fenomena ditengah banyaknya UMKM mengalami penurunan omset dan kebangkrutan, masih ada UMKM yang bertahan dan berkembang ditengah-tengah serangan Covid 19” bahkan bertahan pada tatanan kehidupan baru (new normal) untuk dijadikan motivasi UMKM lain ditengah tatanan kehidupan baru tersebut. Guna kajian tersebut peneliti melakukan kajian pada salah satu UMKM olahan pangan yang mampu bertahan mekispun terdampak covid 19, yaitu UMKM Gethuk Take berada di wilayah Kecamatan Tawangmawu Kabupaten Karanganyar. Penelitian merupakan penelitian kualitatif, dengan metode analisis menggunakan bisnis model canvas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak pandemi Covid 19 secara telah menurunkan omset penjualannya karena basis konsumennya adalah para wisatawan, namun meski demikian UMKM Gethuk Take masih bisa bertahan dengan berbagai tindakan penyesuaian sebagai berikut : 1. Strategi inovasi produk dan pasar yang merupakan kunci keberhasilan untuk bertahan dan berkembang dalam masa pandemi seyogyanya tetap dilakukan dalam kondisi apapun, karena inovasi diharapkan akan menarik perhatian kepada konsumen yang loyal maupun calon konsumen baru. 2. Selain itu model bisnis berbasis digital dalam pemasaran dan keuangan sebaiknya secara gradual dijalankan agar bisnis dapat dilakukan dengan baik, tetap sehat pelakunya dan usaha terus dapat berkembang di era digitalisasi yang semakin cepat mendorong perubahan-perubahan perilaku konsumen.Kata Kunci :     Covid 19, Model Bisnis Canvas, UMKM Gethuk Take.
Peace Panaz Sepanjang (Penyuluhan Pemuda Cerdas Tanpa Napza) Sebagai Upaya Penyuluhan Bahaya Napza Kepada Pemuda Pemudi di Desa Sepanjang Heru Irianto; Usamah Al Ghozie Mu’tashim; Annissa Anugerah Adjie Haryono; Carissima; Febita Sunyi Adiningsih; Goldyaga Aflahul Azis; Hani Acita Putri; Ilham Zaki Hamdani; Sherly Aprilia; Titin Nurdianti; Tri Sulistiarini
KREASI : Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2022): Desember
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.508 KB) | DOI: 10.58218/kreasi.v2i3.304

Abstract

NAPZA adalah akronim dari Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif, sejenis obat yang dapat mempengaruhi gangguan jiwa dan kesehatan. Narkoba secara umum didefinisikan sebagai zat kimia yang bila tertelan melalui minum, merokok, menghirup, atau menyuntikkan, dapat mempengaruhi pikiran, suasana hati, emosi, dan perilaku seseorang, menyebabkan pergolakan sosial dan konsekuensi negatif. Indikasi, penggunaan jangka panjang dan penggunaan berlebihan. Pelaksanaan program ini menggunakan metode sosialisasi yang dilaksanakan di Gedung Serba Guna Desa Sepanjang, pada hari Minggu, 21 Agustus 2022. Penyuluhan berlangsung di Gedung Serba Guna Desa Sepanjang Kecamatan Tawangmangu Kabupaten Karanganyar, Minggu (21/08/22) yang melibatkan lebih 112 Peserta. Penyuluhan tentang bahaya narkoba para peserta dikemas dalam penyampaian yang menarik dengan mendatangkan Danar & The blangkon dari P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, Peredaran Gelap Narkoba) Karanganyar sendiri. Para peserta terlihat sangat antusias menyambut dengan terlihatnya mereka sangat aktif dan gembira dalam mengikuti kegiatan tersebut sampai selesai. Kegiatan penyuluhan ini mendapatkan apresiasi yang luar biasa dari perangkat desa dan para warga setempat. Kegiatan yang telah terlaksana diharapkan bisa sebagai bekal untuk para remaja dalam membentengi diri sendiri agar tidak terjerumus penyalahgunaan narkoba. Banyak Sumber Daya Manusia yang perlu dijaga di Desa Sepanjang. Khususnya pemuda pemudi usia 13 tahun ke atas yang populasinya sangat banyak. Sehingga, di usia-usia tersebut sangat rentan dipengaruhi oleh hal-hal yang negatif. Oleh karena itu, penyuluhan-penyuluhan seperti ini perlu diadakan secara rutin untuk dapat menjaga pemuda pemudi Desa Sepanjang. Kata kunci: penyuluhan NAPZA, P4GN.
Pengembangan Desa Wisata Berbasis Agropolitan Irianto, Heru; Nurany, Fierda
Publiciana Vol. 17 No. 01 (2024)
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/publiciana.v17i01.970

Abstract

The development of agropolitan-based tourism villages emerged as an innovation that responds to problems related to social and economic challenges in rural communities. This dynamic involves a number of factors, including increasing awareness of the importance of environmental preservation and sustainability. Villages that are largely dependent on agriculture often face economic constraints, especially with limited economic diversification in the region. As a solution, the agropolitan-based tourism village concept integrates tourism and the agribusiness sector to stimulate local economic growth. The purpose of this study was to determine the development of agropolitan-based tourism villages in Wonosalam and the factors that hinder the development of agropolitan villages. This research method uses qualitative methods with SWOT analysis. The results of this study show that the importance of rural economic development through the agribusiness sector is a key element in agropolitan area policy. Support from the government and relevant institutions is an important factor to ensure the successful implementation of this policy, both in the form of financial assistance and policies that support the growth of the agribusiness sector. The success of agropolitan-based tourism villages in Wonosalam is not only related to economic growth, but also to the preservation of local culture and traditions. The success of agropolitan villages in Wonosalam involves optimizing internal strengths and mitigating weaknesses, by overcoming dependence on the agricultural sector through economic diversification. Dependence on government support needs to be balanced with strengthening local capacity so that agropolitan villages are more independent
Co-Authors A Djoko S Abu Amar Achmad Affandi Adelina, Alya Adi Utama Adi, R. Kunto AGUS WIDODO Agus Widodo Agustina, Laili Dwi Ahmad Khoiri Ahmad Muhlisin Ahmad Munir AKTAVIA HERAWATI Alfianti, Fifi Nur Amartani, Dewi Amelia Zulfa Fadiyah Anggraini, Vella Dwi Annissa Anugerah Adjie Haryono Aprilia, Rennanti Lunnadiyah APURWANTI, ESTHI DWI Arfian, Arfian Arizar, Rio Armeita, Ade Arsalan, Andy Asri Laksmi Riani Asri Laksmi Riani Azhar, Satrio Waliyudin Azzahra, Salsabila Putri Bachtiar, Rizky Nur Bagus Ananda Kurniawan, Bagus Ananda Bambang Rudiansah Budhi Haryanto Cahyaningrum, Dewi Putri Carissima dan Choirul Anam Dermawan, Alif Fito Dona Wahyuning Laily Efrianto, Gatot Eka Handriani Eko Priyanto Elysia Sholiha, Almira Rahma Endang Siti Rahayu Endang Siti Rahayu Erlyna Wida Riptanti Erlyna Wida Riptanti Ernoiz Antriyandarti Ertimi, Basem ESTHI DWI APURWANTI Estiawan, Belva Yulivio Evi Gravitiani, Evi Fanny Widadie Farah Zhafirah Anindyaputri Febita Sunyi Adiningsih Fernando, Alam Subuh Fierda Nurany, Fierda Goldyaga Aflahul Azis Hafidzi, Muhammad Kamil Handayani, Mia Putri Hani Acita Putri Haq, Iffan Izzul Hardian Ningsih, Hardian Harini Harini Harisudin, Mohamad Heryansyah, Muh. Taufiek Hidayat, Manarul Hidayat, Racmad Hidayatullah, Akmal Hono Sejati, Hono Humanika, Erasmus Ilham Zaki Hamdani Ima Yunita Indriyanti Indrayana, Samuel Indriani Indriani Indriani, Eva Oktavia Indrianingsih, Ratih Indriyanti, Ima Yunita Ismail Ismail Isti Khomah Jamil Joko Sutrisno Joko Winarno Kamaludin Kamaludin Khairiyakh, Refa'ul Khamdi, Akhmad Sulthon Al Hilal Khoirot, Nur Lum’atul Kurniasari, Selamita Rusdiana Kurniawan, Ibra Yuniar kusnandar kusnandar M. Fahmi Fakhruddin M. Hadi Shubhan Maemunah, Titi Mafruhah Mafruhah Malau, Aulia Rohman Malik Cahyadin Mataram, Sayid Matsuani, Matsuani Maysaroh, Maysaroh Mei Tri Sundari Mei Tri Sundari Mochammad Ridwan Mujiyo Mujiyo Mujiyo Nada, Ahmad Niken Ardila, Devita Ayu Nindi Nugraha, Xavier Nur Basuki Minarno Nurahim, Yudi Nurcahyani, Lala Intan Nurfath, Al Fachri Nurlaili Dina Hafni Prasetijowati, Tri Puteri, Anidya Pryhasstya Putri, Hilda Anugrah Qonita, Rade Rara Aulia Rachmat Pramukty Raden Kunto Adi, Raden Kunto Rahma, Mulia Annisa Rahmawati, Ika Farihatunnisa' Raissa Virgy Rianda Rajagukguk, Arda Govar Parsaoran Rakhmadi, Bagus Wahyu Rama Azalix Rianda Ramadhanty, Denisa Rasyad, Sabilal Refranisa, Refranisa Rhina Uchyani Fajarningsih Riandini, Anyeu Risdianto Hermawan Rr. Herini Siti Aisyah Rudiansyah, Bambang Sabilal Rasyad Safaat, Birkham Pahmi Safira Safira, Refridyan Dewi Salsabila, Annisa Septi Rahayu Santosa, Rizki Fitra Santoso, Ratna Endah Sarmidi, Tamat Satibi, Imam Setiarti Sukotjo Setyowati Setyowati Setyowati Sherly Aprilia Shinta Leonita Siswandi Hendarta Siswanto Siswanto Sitorus, Betris Kristin Sosor Ambar Wati Solly Aryza Sri Budiarti Poerwanto Sri Marwati Suastiyanti, Dwita Sudarsono Sudarsono Sugiharti Mulya Handayani Suherlan, Yayan Sujana, Utari Trina Sukawi, Zaenal Sulistyono, Bambang Sulistyono, IF Bambang Susi Ratnawati Sutarman . Sutarman Sutarman Sutomo Sutomo Syafi'i, Muhammad Syafii . Syihab, Firiyal Luthfi Titin Nurdianti Tri Sulistiarini Usamah Al Ghozie Mu’tashim Vera Rimbawani Sushanty Wahyudianto, Raafi Catur Wandy, Yusef Wardana, Dirga Bayu Wardhana, Fajar Wira Warhana, Fajar Wira Wei, Yong Sze Wibowo, Daffa Satrio Widyamurti, Nidyah Widyamurti, Nindyah Yahya, Ananda Intan Fadhilah Yogi Ageng Sri Legowo Yusuf, Fauzi Maulana Yusufi, Arinda Devira Zahra, Farras Zalikhah