p-Index From 2021 - 2026
8.809
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Tekno - Pedagogi : Jurnal Teknologi Pendidikan Jurnal Perikanan dan Kelautan Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) Lingua Cultura Jurnal Teknologi PIONIR: Jurnal Pendidikan Indonesian Journal of Tropical and Infectious Disease Delta-Pi : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Chimica et Natura Acta Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal Riset Golden Age PAUD UHO International Journal of Language Teaching and Education Journal of Maternal and Child Health JURNAL PHOTON JURNAL AGRONIDA Manuju : Malahayati Nursing Journal Jurnal Gemaedu JURNAL MEDIA KESEHATAN Tadabbur: Jurnal Peradaban Islam Jurnal Ilmiah Akuntansi Kesatuan Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat JURNAL USM LAW REVIEW Jurnal Graha Pengabdian Jurnal Real Riset Journal SAGO Gizi dan Kesehatan Jurnal Disrupsi Bisnis Jurnal Pengabdian Masyarakat: Humanity and Medicine Eco-Iqtishodi : Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Keuangan Syariah Jurnal Manajemen dan Organisasi Review (MANOR) MAHESA : Malahayati Health Student Journal Altifani Journal: International Journal of Community Engagement Jurnal Abdimas Bina Bangsa Tridharmadimas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jayakarta Lamahu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Terintegrasi Psychology journal of mental health Gadjah Mada Journal of Psychology (GamaJoP) Jurnal PADE: Pengabdian & Edukasi Jurnal Karya Abdi Masyarakat Cakrawala Inkubis: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Tahqiqa: Jurnal Pemikiran Hukum Islam Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Litek : Jurnal Listrik Telekomunikasi Elektronika Jurnal Gizi dan Kesehatan Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business Langue Journal of Applied Nutrition and Dietetic Jurnal Pengabdian Sosial @-Publik: Jurnal Administrasi Publik IJMA JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Svasta Harena Rafflesia Inspirasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Perikanan dan Kelautan Musyawarah: Jurnal Pengabdian Masyarakat J-CEKI Kajian Ilmiah Mahasiswa Administrasi Publik (KIMAP) Jurnal Pengabdian Rekayasa dan Wirausaha Tanjungpura Acta Borneo Journal Tanjungpura Legal Review
Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN HASIL BELAJAR MELALUI MEDIA BAMES MENGURAIKAN DAN MENYUSUN BILANGAN DI SDN WONOKUSMO IV SURABAYA: penelitian tindakan kelas Rachmawati, Rachmawati; Hendratno, Hendratno; Hutomo Putri, Paramananda
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09 No. 04 Desember 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i04.18916

Abstract

This research aims to find out whether bames media is able to improve learning outcomes in learning to decipher and arrange numbers at SDN Wonokusumo IV Surabaya. This research method uses classroom action research. The research consists of pre-cycle, cycle I, cycle II. The cycle consists of planning, implementing, observing and reflecting. The subjects of this research were 26 grade 1 children at SDN Wonokusumo IV Surabaya. Data analysis techniques use data using quantitative and qualitative approaches which are analyzed descriptively. The results of this research in the pre-cycle were 57% with 21 who had not yet completed, followed by cycle 1 which was 66% with 11 students who were still incomplete, cycle 2 experienced an increase of 89% and 3 students who were still incomplete. Based on these results, it shows that Bames media can improve learning outcomes for deciphering and arranging numbers at SDN Wonokusumo IV.
ANALISIS YURIDIS TERHADAP KEKUATAN PEMBUKTIAN AKTA PPAT DALAM PERKARA NO 152/PDT.G/2017/PN PTK Zakaria, Zakaria; Wiko, Garuda; Rachmawati, Rachmawati
Tanjungpura Acta Borneo Jurnal Vol 1, No 2 (2023): Volume 1, Issue 2, April 2023
Publisher : Faculty Of Law, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/tabj.v1i2.58932

Abstract

AbstractThe land dispute in decision Number 152/Pdt.G/2017/PN.PTK is an interesting case because the lawsuit is based on the non-recognition of the signing of the deed of sale and purchase which is not based on the participant who signed but get sued by the plaintiffs which are grandchildren of participant in the deed of sale and purchase, and Plaintiff III is the great-grandson of the reported participant based on the criminal report of theft. This study has the following research objectives, to analyze the strength of the proof of the sale and purchase deed which was determined based on the decision no. 152/Pdt.G/2017/PN Ptk. by using a normative juridical research methodology, the results obtained in the form of proof of the deed carried out are the fulfillment of formal aspects as carried out by Land Titles Registrar, it can be noted that if what the defendant did was a conscious act of law, that land ownership must be carried out based on normative aspects, and proof of the legality of land ownership, so that the strength of the proof of the deed that occurred in the civil case no. 152/PDT.G/2017/PN PTK is a form of verification that is prioritized because it uses a formal approach in the issuance of a deed of sale and purchase. And it can be concluded also if the determination of the plaintiffs in the lawsuit is an error in persona lawsuit because the parties have not been determined to be heirs by the Religious Courts, so they do not have Legal Standing as heirs who have rights to inheritance.  AbstrakKasus sengketa tanah pada putusan perkara Nomor 152/Pdt.G/2017/PN.PTK merupakan kasus yang menarik sebab gugatan didasari oleh ketidak pengakuan atas penandatangan akta jual beli yang bukan didasari oleh pihak yang bertanda tangan namun digugat oleh para penggugat yang merupakan cucu dari pihak dalam akta jual beli, dan penggugat III merupakan cicit dari pihak yang dilaporkan berdasarkan laporan pidana penyerobotan. Penelitian ini memiliki tujuan penelitan sebagai berikut, yaitu untuk menganalisis kekuatan pembuktian akta jual beli yang ditetapkan berdasarkan putusan No. 152/Pdt.G/2017/PN Ptk. dengan menggunakan metodologi penelitian yuridis normatif, maka didapatkan hasil penelitian berupa pembuktian akta yang dilakukan merupakan pemenuhan aspek-aspek formil sebagaimana yang dijalankan oleh PPAT, dapat diperhatikan jika yang tergugat lakukan merupakan tindakan sadar hukum, bahwa kepemilikan tanah haruslah dilakukan berdasarkan aspek-aspek normatif, dan bukti legalitas dari kepemilikan tanah, sehingga kekuatan pembuktian akta yang terjadi pada perkara perdata No. 152/PDT.G/2017/PN PTK merupakan salah satu bentuk dari pembuktian yang diprioritaskan sebab menggunakan pendekatan formil dalam penerbitan akta jual beli. Dan dapat disimpulkan juga jika penetapan dari para pihak penggugat dalam gugatan merupakan gugatan error in persona sebab para pihak belum ditetapkan menjadi ahli waris oleh Pengadilan Agama, sehingga tidak memiliki Legal Standing sebagai ahli waris yang memiliki hak atas harta waris.
PERLINDUNGAN HUKUM PEMEGANG POLIS DALAM PELAKSANAAN PEMBAHARUAN PERJANJIAN ASURANSI PADA KASUS GAGAL BAYAR PT JIWASRAYA PONTIANAK Mugiri, Endang; Rachmawati, Rachmawati; Nuryanti, Aktris
Tanjungpura Acta Borneo Jurnal Vol 1, No 1 (2022): Volume 1, Issue 1, October 2022
Publisher : Faculty Of Law, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/tabj.v1i1.58937

Abstract

AbstractWith the company's age journey of more than 160 years, this does not make the Jiwasraya Insurance company healthy and strong in the National Insurance Industry, in fact, Jiwasraya Insurance is full of problems. The corporate actions carried out by Asuransi Jiwasraya's management have actually harmed the company and policyholders. As a form of government responsibility as a shareholder of Asuransi Jiwasraya, the Government, which has received approval from the DPR and OJK, has chosen a policy restructuring scheme to save the insurance funds of policyholders who have failed to pay by Asuransi Jiwasraya. For Asuransi Jiwasraya, policy restructuring is to renew insurance agreements by normalizing the development of policyholder funds on insurance products that they have purchased, but for policyholders, policy restructuring is an agreement renewal program by reducing the right to insurance benefits that should be received and become the rights of policyholders. The insurance agreement renewal scheme in this policy restructuring program causes losses by reducing the amount of premium deposit or loss of insurance benefits and increasing the period of payment of insurance benefits that must be paid by Asuransi Jiwasraya. As a result of the policy restructuring program that was made unilaterally by Asuransi Jiwasraya, policyholders felt that Asuransi Jiwasraya did not have the most good faith in implementing the insurance agreement they made and instead violated the law. Legal protection is needed for policyholders in the implementation of policy restructuring by Asuransi Jiwasraya. Due to corporate governance errors and the lack of supervision from the competent institutions for Jiwasraya Insurance, the form of legal protection that can be done to policyholders who are harmed is by repressive legal protection from the criminal aspect as well as from the civil aspect. The formulation of the problem in this study is how to implement the renewal of life insurance agreements in the life insurance policy restructuring program for the Pontianak Branch Office and how the legal protection of policy holders, especially the Pontianak Branch Office Policy Holders for failing to pay the Jiwasraya Insurance benefits.Keywords: Jiwasraya Insurance; Novasi; policy restructuring  AbstrakDengan perjalanan usia perusahaan yang lebih dari 160 tahun tidak membuat perusahaan Asuransi Jiwasraya sehat dan kuat di Industri Asuransi Nasional, justru Asuransi Jiwasraya sarat dengan permasalahan. Aksi korporasi yang dilakukan manajemen Asuransi Jiwasraya justru telah merugikan perusahaan dan pemegang polis. Sebagai bentuk tanggung jawab   pemerintah sebagai pemegang saham dari Asuransi Jiwasraya, maka Pemerintah yang telah mendapatkan persetujuan DPR dan OJK memilih skema restrukturisasi polis untuk melakukan penyelamatan terhadap dana asuransi para pemegang polis yang mengalami gagal bayar oleh   Asuransi Jiwasraya. Bagi Asuransi   Jiwasraya, restrukturisasi polis adalah melakukan pembaharuan perjanjian asuransi dengan menormalisasi pengembangan dana pemegang polis pada produk asuransi yang telah dibelinya, tetapi bagi pemegang polis, restrukturisasi polis adalah program pembaharuan perjanjian dengan mengurangkan hak manfaat asuransi yang harusnya diterima dan menjadi hak pemegang polis. Skema pembaharuan perjanjian asuransi dalam program restrukturisasi polis ini menimbulkan kerugian dengan berkurangnya jumlah setoran premi atau hilangnya jumlah manfaat asuransi dan bertambahnya jangka waktu pembayaran manfaat asuransi yang harus dibayar oleh Asuransi Jiwasraya. Akibat dari program restrukturisasi polis yang dibuat secara sepihak oleh Asuransi Jiwasraya,  para pemegang polis merasa Asuransi Jiwasraya   tidak mempunyai itikad baik (utmost good faith) dalam pelaksanaan perjanjian asuransi yang dibuatnya dan justru melanggar hukum.   Tentunya dibutuhkan perlindungan hukum terhadap pemegang polis dalam pelaksanaan restrukturisasi polis oleh Asuransi jiwasraya. Dikarenakan telah terjadi kesalahan tata kelola perusahaan dan kurangnya pengawasan dari institusi yang berwenang terhadap Asuransi Jiwasraya maka bentuk perlindungan hukum yang dapat dilakukan terhadap para pemegang polis yang dirugikan adalah dengan perlindungan hukum bersifat represif dari aspek pidana maupun dari aspek perdata. Adapun rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana pelaksanaan pembaharuan perjanjian asuransi jiwa dalam program retrukturisasi polis asuransi jiwa Kantor Cabang Pontianak dan bagaimana perlindungan hukum para pemegang polis khususnya Pemegang Polis Kantor Cabang Pontianak atas gagal bayar manfaat Asuransi Jiwasraya tersebut.  Kata Kunci : Asuransi Jiwasraya, Pembaharuan Perjanjian, Restrukturisasi Polis.
ANALISIS YURIDIS KEKUATAN PEMBUKTIAN PERJANJIAN JUAL BELI HAK ATAS TANAH DI BAWAH TANGAN (Studi Kasus Putusan Pengadilan Negeri Pontianak Nomor 92/Pdt.G/2021/PN.Ptk) Sarera, Domitila Patrica; Rohani, Siti; Rachmawati, Rachmawati
Tanjungpura Acta Borneo Jurnal Vol 2, No 1 (2023): Volume 2, Issue 1, October 2023
Publisher : Faculty Of Law, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/tabj.v2i1.67838

Abstract

 Land Rights Sale and Purchase Agreement, namely an assistance agreement that functions as a preliminary agreement in a free form according to the will of the parties. Agreements for the sale and purchase of land rights between the parties can be carried out in two ways: agreements made privately or through a deed drawn up before the Land Deed Making Officer. This study aims to find out and analyze the judge's considerations in deciding case Number 92/Pdt.G/2021/PN.Ptk and the strength of proof of the Sale and Purchase Agreement of Private Land Rights based on Court Decision Number 92/Pdt.G/2021/PN.Ptk.  The research method that the authors use in this study is normative legal research (normative juridical). This study uses a statute approach and a case approach and will be analyzed using a qualitative analysis method.  The results of the research and discussion show that the strength of proof of the sale and purchase agreement of land rights under the hands based on Court Decision Number 92/Pdt.G/2021/PN.Ptk is the same as an authentic deed because the legal conditions for buying and selling according to the UUPA have been fulfilled, namely the material and formal requirements of cash, clear, and real. The binding power of the sale and purchase also fulfills the legal requirements of an agreement contained in Article 1320 of the Civil Code, and the transfer of land rights based on a sale and purchase agreement legally occurs if the buyer has paid the land price in full, has taken control of the object of the sale and purchase, and is carried out in good faith. In carrying out the buying and selling process, it must be registered and carried out before the Land Deed Making Officer so that it has strong evidentiary power as long as it is not proven otherwise.  Perjanjian   Jual Beli Hak Atas Tanah yaitu suatu perjanjian bantuan yang berfungsi sebagai perjanjian pendahuluan yang bentuknya bebas sesuai dengan kehendak para pihak. Perjanjian Jual Beli Hak Atas Tanah antara para pihak dapat   dilakukan dengan dua cara, yaitu perjanjian yang dibuat di bawah tangan atau dapat pula dilakukan melalui suatu akta yang dibuat dihadapan Pejabat Pembuat Akta Tanah.   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pertimbangan hakim dalam memutuskan perkara Nomor 92/Pdt.G/2021/PN.Ptk dan kekuatan pembuktian Perjanjian Jual Beli Hak Atas Tanah dibawah tangan berdasarkan Putusan Pengadilan Nomor 92/Pdt.G/2021/PN.Ptk.Metode penelitian yang penulis gunakan pada penelitian ini adalah penelitian hukum normatif (yuridis normatif). Penelitian ini menggunakan Pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan kasus (case approach) dan akan di Analisis menggunakan metode analisis yang bersifat kualititatif.  Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa kekuatan pembuktian Perjanjian Jual Beli Hak Atas Tanah dibawah tangan berdasarkan Putusan Pengadilan Nomor 92/Pdt.G/2021/PN.Ptk   sama dengan akta autentik, dikarenakan sudah terpenuhinya syarat sahnya jual beli menurut UUPA yakni syarat materiil dan formil yang bersifat tunai, terang, dan riil. Kekuatan mengikat jual beli tersebut juga sudah memenuhi syarat sahnya suatu perjajian yang termuat dalam Pasal 1320 KUHPer dan peralihan hak atas tanah berdasarkan Perjanjian Jual Beli secara hukum terjadi jika pembeli telah membayar lunas harga tanah serta telah menguasai objek jual beli dan dilakukan dengan itikad baik. Dalam melaksanakan proses jual beli   haruslah didaftarkan dan dilakukan dihadapan Pejabat Pembuat Akta Tanah sehingga memiliki kekuatan pembuktian yang kuat sepanjang tidak dibuktikan sebaliknya.
ANALISIS YURIDIS PEMBAJAKAN DRAMA KOREA DI APLIKASI TELEGRAM feridiana, feridiana; rachmawati, rachmawati; yaniza, tiza
Tanjungpura Legal Review Vol 1, No 2 (2023): Tanjungpura Legal Review
Publisher : Faculty of Law, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/tlr.v1i2.65889

Abstract

AbstractThe entry of South Korean culture known as Korean Wave or Hallyu is the impact of digitalization. Digitalization has made rapid advances in technology and information out of control. One of them is the abuse of the Telegram application by K-Drama Lovers as a means of access, watching and disseminating Korean dramas. This is included in digital piracy which is contrary to Law Number 28 of 2014 concerning Copyright.                       The type of research used is socio-legal research, which is a research method that combines approaches from the perspectives of legal science and social science. Socio legal research will collect information from library materials such as legislation, journals and other literature which is supported by the results of interviews with the community through the distribution of questionnaires or questionnaires with techniques snowball sampling. The aim is to validate the suitability of information obtained based on literature with the conditions that occur in social life regarding mechanisms, causal factors and efforts to overcome piracy. Then, these data will be analyzed qualitatively in a descriptive manner.Based on the result of research conducted by the author, the piracy mechanism in the Telegram application is very easy to do and understand. Actions that are categorized as piracy in the Telegram application such as downloading, watching and spreading Korean dramas through groups chat or personal. This digital piracy can be caused by various factors such as lack of knowledge, free services, ease of access, environment, low awareness of the law, lack of firm law enforcement efforts and sanctions. For this reason, efforts are needed to overcome piracy such as outreach, digital literacy, provision of Standard Operating Procedures (SOP) on the Telegram application, legal awareness to report piracy, development of Trust Positif (Trust+), appreciation of intellectual works, facilities for watching cheap legal Korean dramas and imposition of strict sanctions.  Abstrak                           Masuknya budaya Korea Selatan yang dikenal dengan istilah Korean Wave atau Hallyu merupakan dampak digitalisasi. Digitalisasi telah membuat kemajuan pesat di bidang teknologi dan informasi yang tidak terkendali. Salah satunya penyalahgunaan aplikasi Telegram oleh K-Drama Lovers sebagai sarana akses, nonton dan menyebarluaskan drama Korea. Hal ini termasuk ke dalam pembajakan digital yang bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.                           Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian sosio legal, yaitu sebuah metode penelitian yang menggabungkan pendekatan dari perspektif ilmu hukum dan ilmu sosial. Penelitian sosio legal akan menghimpun informasi dari bahan pustaka seperti perundang-undangan, jurnal dan literatur lainnya yang didukung oleh hasil wawancara terhadap masyarakat melalui penyebaran angket atau kuesioner dengan teknik snowball sampling. Tujuannya untuk memvalidasi kesesuaian informasi yang diperoleh berdasarkan bahan pustaka dengan keadaan yang terjadi di dalam kehidupan bermasyarakat mengenai mekanisme, faktor penyebab dan upaya dalam mengatasi pembajakan. Kemudian, data-data tersebut akan dianalisis secara kualitatif yang bersifat deskriptif.                           Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan penulis mekanisme pembajakan di aplikasi Telegram sangat mudah dilakukan dan dipahami. Tindakan yang dikategorikan sebagai pembajakan di aplikasi Telegram seperti mengunduh, menonton dan menyebarkan drama Korea melalui grup chat ataupun pribadi. Pembajakan digital ini dapat disebabkan oleh berbagai macam faktor seperti kurangnya pengetahuan, layanan gratis, kemudahan akses, lingkungan, rendahnya kesadaran hukum, kurang tegasnya upaya penegakan hukum dan sanksi. Untuk itu diperlukan upaya dalam mengatasi pembajakan seperti, sosialisasi, literasi digital, penyediaan Standar Operasional Prosedur (SOP) pada aplikasi Telegram, kesadaran hukum untuk melaporkan pembajakan, pengembangan Trust Positif (Trust+), apresiasi karya intelektual, sarana nonton drama Korea legal yang murah dan pemberian sanksi yang tegas.
Pengaruh Kualitas Aktiva Produktif Terhadap Tingkat Profitabilitas Pada Bank Sulawesi Tenggara (Sultra) Rachmawati, Rachmawati
Inkubis : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 3 No. 2 (2021): INKUBIS: Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Politeknik Siber Cerdika Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59261/inkubis.v3i2.40

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas aktiva produktif terhadap profitabilitas (Studi pada Bank SULTRA), pertriwulan selama periode 2012 hingga 2018. Penelitian ini merupakan penelitian analisis deskriptif. Data primer pada penelitian ini diperoleh dari laporan keuangan perusahaan yang terdapat di situs resmi Bank SULTRA. Metode statistik yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah analisis regresi linear sederhana. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah kualitas aktiva produktif dan variabel terikat dalam penelitian ini, profitabilitas dengan menggunakan rasio return on asset dan rasio return on equity. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas aktiva produktif berpengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas yang diukur dengan menggunakan rasio return on asset. Koefisien determinasi sebesar 0,573, hal ini menunjukkan kualitas aktiva produktif terhadap profitabilitas yang diukur dengan rasio return on asset adalah sebesar 57,3%, sedangkan sisanya 42,7% disebabkan oleh variabel lain yang tidak diteliti. Sedangkan kualitas aktiva produktif berpengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas yang diukur dengan menggunakan rasio return on equity. Koefisien determinasi sebesar 0,558, hal ini menunjukkan kualitas aktiva produktif terhadap profitabilitas yang diukur dengan rasio return on equity adalah sebesar 55,8% sedangkan sisanya 44,2% disebabkan oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Implementasi Sistem Pengupahan Pekerja  Dalam Perspektif Ekonomi Islam  (Studi Kasus Pada Konveksi Lizdian 94) Rachmawati, Rachmawati
Eco-Iqtishodi : Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Keuangan Syariah Vol. 7 No. 2 (2026): Eco-Iqtishodi: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Keuangan Syariah
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah Institut Manajemen Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32670/3qmq5y75

Abstract

Wages are a crucial aspect of industrial relations, as many wage practices do not yet reflect the principles of justice from an Islamic perspective. This discrepancy often gives rise to social issues, including feelings of injustice among workers. Islam explicitly rejects all forms of discrimination and injustice against workers. This study aims to examine the labor wage system from an Islamic economic perspective, using a case study at the Lizdian 94 Convection. This study used a qualitative descriptive method with a normative and sociological approach, and is categorized as field research. Data were obtained through interviews as a primary source and supporting literature as a secondary source. The results indicate that the wage system at the Lizdian 94 Convection complies with sharia provisions in determining the amount and timing of wage payments. However, the aspect of proportional justice has not been fully implemented, as there is no wage differentiation that reflects the level of responsibility and workload of each position. Nevertheless, in general, the wages provided are considered adequate and able to meet the basic needs of workers.  Keywords: Wages, Discrimination, Workers, Islam.
Perbandingan Teori Behaviorisme, Kognitivisme, dan Konstruktivisme dalam Pembelajaran Abad 21 di Indonesia: Tinjauan Literatur Siregar, Julinda; Ferdianty, Fera; Nurhasanah, Hanna; Salasri, Layni; Rachmawati, Rachmawati; Syaifudin, Riza; Sunarya, Sunarya
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.14598

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis serta membandingkan teori behaviorisme, kognitivisme, dan konstruktivisme dalam konteks pembelajaran abad ke-21 di Indonesia melalui pendekatan kajian literatur. Metode yang digunakan adalah literature review terhadap 30 artikel ilmiah nasional dan internasional yang relevan dengan ketiga teori belajar tersebut. Hasil kajian menunjukkan bahwa behaviorisme berkontribusi pada pembentukan perilaku belajar, disiplin akademik, dan kebiasaan belajar yang terstruktur, termasuk dalam konteks pembelajaran digital. Kognitivisme berperan penting dalam pengembangan proses berpikir, pemahaman konseptual, regulasi diri, serta pengelolaan beban kognitif siswa. Sementara itu, konstruktivisme memberikan kontribusi signifikan terhadap pembelajaran kolaboratif, kreatif, dan berbasis pengalaman nyata melalui model pembelajaran aktif seperti project-based learning dan problem-based learning. Sintesis literatur menegaskan bahwa tidak ada satu teori belajar yang mampu menjawab seluruh kebutuhan pembelajaran abad ke-21 secara mandiri. Oleh karena itu, integrasi behaviorisme, kognitivisme, dan konstruktivisme secara proporsional dan kontekstual menjadi pendekatan pedagogis yang paling relevan bagi pengembangan pembelajaran abad ke-21 di Indonesia.
ANALISIS YURIDIS MENGENAI PERLINDUNGAN KONSUMEN TERHADAP PEREDARAN SKINCARE SHARE-IN JAR TANPA IZIN EDAR YANG DIJUAL SECARA ONLINE Asrimutia, Evicennia; Rachmawati, Rachmawati; Karlina, Dina
Tanjungpura Legal Review Vol 4, No 1 (2025): Tanjungpura Legal Review
Publisher : Faculty of Law, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/tlr.v4i1.81570

Abstract

Abstract Technological developments affect international trade and e-commerce. Consumer protection is very important for Share In Jar skincare products without a distribution permit sold online to provide legal certainty. This research examines consumer protection against the circulation of Share In Jar skincare products without a distribution permit sold online, combining preventive and repressive legal approaches.The formulation of the problem that is the focus of the study is "How is consumer protection against the circulation of Share In Jar skincare without a distribution permit sold online" then, the method used in this research is through empirical juridical research, primary data in the form of interviews with consumers who have bought and used share in jar products and Pontianak Food and Drug Supervisory Center agencies, while secondary data are references related to consumer protection. Data collection and processing methods through documentation study techniques, interviews and observations. The analysis method uses qualitative descriptive analysis. The findings in this study are that supervision and law enforcement of skincare Share-in Jar products sold online without a distribution permit from BPOM still face various challenges. BPOM already has strict regulations regarding the distribution permit of cosmetic products, but its implementation in the field is still less effective. Some of the factors that cause this are 1) Limited human resources and technology to monitor all products circulating in the online market, 2) Lack of effective cooperation between BPOM and e-commerce platforms, and slow law enforcement procedures. This causes many illegal products to remain in the market during the enforcement process. Abstrak Perkembangan teknologi mempengaruhi perdagangan internasional dan e-commerce. Perlindungan konsumen sangat penting terhadap produk skincare Share-in Jar tanpa izin edar yang dijual online untuk memberikan kepastian hukum. Penelitian ini mengkaji perlindungan konsumen terhadap peredaran produk skincare Share-in Jar tanpa izin edar yang dijual secara online, menggabungkan pendekatan hukum preventif dan represif. Rumusan masalah yang dijadikan fokus kajian yaitu “Bagaimana perlindungan konsumen terhadap peredaran skincare Share-in Jar tanpa izin edar yang dijual secara online” lalu, metode yang digunakan dalam penelitian ini melalui riset yuridis empiris, data primer berupa hasil wawancara dengan konsumen yang pernah membeli dan menggunakan produk share in jar dan instansi Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Pontianak, sedangkan data sekunder berupa referensi yang berkaitan dengan perlindungan konsumen. Cara pengumpulan dan pengolahan data melalui teknik studi dokumentasi, wawancara dan observasi. Metode analisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Temuan dalam penelitian ini adalah pengawasan dan penegakan hukum terhadap produk skincare Share-in Jar yang dijual secara online tanpa izin edar dari BPOM masih menghadapi berbagai tantangan. BPOM sudah memiliki peraturan yang ketat terkait izin edar produk kosmetik, tetapi implementasinya di lapangan masih kurang efektif. Beberapa faktor yang menyebabkan hal ini adalah 1) Keterbatasan sumber daya manusia dan teknologi untuk memantau seluruh produk yang beredar di pasar online, 2) Kurangnya kerjasama yang efektif antara BPOM dan platform e-commerce, serta prosedur penegakan hukum yang lambat. Hal ini menyebabkan banyak produk ilegal tetap beredar di pasaran selama proses penegakan hukum berlangsung.
Konseling Teman Sebaya Dalam Meningkatkan Fungsi Layanan Bimbingan Konseling di SMK Unggulan Indah Handayani, Sri Wiworo Retno; Anisa, Nurfa; Rachmawati, Rachmawati; Marzuki, Adri
Lamahu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Terintegrasi Vol 5, No 1: February 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/ljpmt.v5i1.35342

Abstract

Guidance and Counseling (GC) services at SMK Diponegoro Tumpang, Malang, have not been optimally implemented due to the limited number of counselors and the low level of effective communication between students and counselors. Students tend to feel more comfortable sharing their problems with peers rather than with adults. This community service activity aimed to provide peer counseling training, increase student participation in utilizing GC services, and expand the scope of school-based GC services. The implementation method involved 42 students selected through a structured process, consisting of 21 students as prospective peer counselors and 21 students as counselees in the practice stage. The program was conducted in one day through three stages: preparation and selection, implementation, and evaluation. The results revealed three main outcomes, namely increased student participation and enthusiasm toward GC services, the successful implementation of peer counseling in real practice, and a positive impact on the overall function of school GC services. In addition, peer counselors actively supported early identification of students’ problems and fostered an atmosphere of openness within the counseling environment. This peer counseling program received positive responses from the school and is recommended to be sustainably integrated as a complementary approach to GC services in supporting students’ psychosocial development. 
Co-Authors A. M. Adam, A. M. A. Sabilalo, Mahmudin Abdul Rahim Sya’ban Abrar, Muchlash Abrar, Mukhlas Agus Hendra Al Rahmad Agusliana Agusliana Ahmad Hamid, Ahmad Aktris Nuryanti, Aktris Al Arif, Tubagus Zam Zam Amalia Juniarly Amalia Juniarly Amalia, Ria Rezki Andriani Andriani Angelina, Christin Anisa, Nurfa Anwar Parawangi, Anwar Arif, Sepriansyah Johan Aripin Ahmad, Aripin Arslan, Gökmen Asikin, Uti Asmiati Asmiati Asraf, Asraf Asrimutia, Evicennia Atia, Nurul Ayu Purnamasari Azhar Ahmad Smaragdina Basyir, M. Cipta , Dyah Ayu Sulistyaning Cipta, Dyah Ayu Sulistyaning Damanik, Yusuf Diva F Damris Muhammad Delita Sartika Delovita Ginting, Delovita Dewi Anggraini DINAR ADRIATY Effendi Nawawi, Effendi Erwandi Erwandi Evasari, Eryna Fadjri, T Khairul Farich, Achmad Farida Tabri Farmana, Yuditra Fatima, Nyayu Fatmawati, Cut Felix Gobai Ferdianty, Fera feridiana, feridiana Fitrianingsih, Eva Fitriyaningsih Fitriyaningsih Fortunasari, Fortunasari Garuda Wiko Ha, Do Thi Habizar, Habizar Halimatussakdiah Halimatussakdiah Hanafi Hanafi Hanifa, Hanifa Haraty, Syamsul Razak Hartoko Hartoko Hary Soedarto Hardjono HENDRATNO Herman Budiyono Hisa, Sumaria Hutomo Putri, Paramananda INDROPO AGUSNI Irawati Irawati Irawati Irawati Iriani, Atrika Iskandar Iskandar ISWAHYUDI ISWAHYUDI Iswari, Rosada Dwi Izati, Nurul Izzati, Rahmil Karlina, Dina Khumbangly, Niran Kurniawan, Raju Kurniawati, PS Lia Lajuna Liasari, Deny Eka Listiani, Welas Lolita Lolita Lusi Andriani, Lusi Mardhiyah, Sayang Ajeng Marisya Pratiwi Marzuki, Adri MASBIROROTNI - Maswarni Maulana Yusuf Mugiri, Endang Muhammad Dicky Revaldi Muhammad Faried Pratama Muhammad fauzan MUHAMMAD HABIB Muhammad Sobri Muhammad Syahroni Mukhlash Abrar Mulyadi, Jesica Munawar Munawar Narfi, Muhammad Afif Nida Jarmita Nidhom, Ahmad Mursyidun Nofiar, Nofiar Noordam, Errol Rahmad Noviansyah Noviansyah, Noviansyah Novrianti, Silpia Nunung Fajaryani, Nunung Nunung Sri Mulyani Nurasiah Nurasiah Nurhadi , Ahmad Nurhasanah, Hanna Oktarina , Adelia Paramita, Gemala Patimah Patimah Permatasari, Amaliya Sita Pratiwi, Vira Arianti Putri Anugraini, Asri Qahar Awaka, Muhammad Rachman, Sri Rachmawati Rachmawati, Nur Sita Yunia Rahayuningsih, Titien Rahman, Rachmawati Rakhmawati, Nur Ika Sari Ramdani, Hisworo RATNA WAHYUNI Rayandra Asyhar Razak, Rosdianti Reli Handayani, Reli Rina Wijayanti Risanuri Hidayat Riska Laily Riyanti Riyanti Rizqy, Muhammad Alva Romi Fadli Syahputra Rosi Novita, Rosi Safruddin Adam, Safruddin Safruddin Amin Salasri, Layni Samino Samino Sarera, Domitila Patrica Sari, Devina Puspita Sastri Sastri Sembiring, Rinawati Setiadi Cahyono Putro Silvia Wagustina, Silvia Siregar, Julinda Siti Rohani Slamet Wibawanto Soraya Soraya Sri Mulyani, Nunung Sri Rachmawati Sri Wiworo Retno Indah Handayani Suandi, Ipan Sudaryono Sudaryono Sudirahayu, Ika Sugianto Sugianto Sugiharto, Joko Sultraeni, Wiwin Sunarya Sunarya Sunu Wibirama Suprayatmi, Mira Susandi Susandi Sutrino, Anas Syahiruddin, Syahiruddin Syaifudin, Riza Syifa Shabirah Amatullah Tari, Sandian Taufik Hidayat Timurleng Tonang Mataallo, Timurleng Tonang Utami, Rika Sri Wibowo, Rahmat Chondro Widiyastuti, Sri Wirawan Aryanto Balol, Wirawan Aryanto Yaniza, Tiza Yansi , Rista Rahmaniyah YANTO YANTO Yassir Yassir Yuniarti Yuniarti Yunida, Yunida Zakaria Zakaria Zatira, Sarah Zikra Hayati