p-Index From 2021 - 2026
9.733
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengenalan Manajemen Kelas Dalam Upaya Efektifitas Pembelajaran Ira Restu Kurnia; Putra, Maha; Barokah, Awalina; Umah, Rani Nur
Lentera Pengabdian Vol. 1 No. 03 (2023): Juli 2023
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lp.v1i03.116

Abstract

Manajemen Kelas merupakan hal yang sangat krusial bagi seorang pengajar dalam menyelenggarakan pembelajaran yang prima. Pembelajaran akan berjalan secara maksimal apabila pengajar dapat mengaplikasikan keterampilannya baik dalam tahapan perencanaa, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran. manajemen kelas memegang peranan penting karena melalui manajemen kelas diharapkan guru dapat menganalisis potensi yang dimiliki peserta didik, mengevaluasi proses pembelajaran, sekaligus memecahkan permasalahan yang ditemukan di dalam kelas. Sebagai sebuah bagian dari keilmuan dalam pendidikan dasar, mempelajari manajemen kelas adalah sebuah keharusan, sehingga pembaharuan di dalam penyelenggaraan pembelajaran dapat terus ditingkatkan. pengabdian ini diselenggarakan di SDN Pondok Bambu 06 Jakarta Timur. Selama proses pengabdian berlangsung, peserta pengabdian yakni guru SDN Pondok Bambu 06 sangat antusias. Peserta merasa terbekali dengan ilmu yang kian baru mengenai manajemen kelas. Hasil dari pengabdian ini adalah guru merasakan manajemen kelas yang makin variatif sehingga pembelajaran dapat diselenggarakan dengan menampilkan hal hal yang inovatif yang berkaitan dengan penggunaan model dan metode pembelajaran, cara mengevaluasi pembelajaran, dan keterampilan dalam memutuskan solusi dalam permasalahan kelas yang ditemukan dalam diri peserta didik.  
Pelatihan dan Pendampingan Penggunaan E-Modul Sains di SDN Pondok Bambu 06 Barokah, Awalina; Kurnia, Ira Restu; Maulana, Donny; Umah, Rani Nur
Lentera Pengabdian Vol. 1 No. 03 (2023): Juli 2023
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lp.v1i03.117

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini memiliki beberapa tujuan utama. Pertama tujuan utama adalah untuk menyediakan sumber daya pendidikan yang mudah diakses dan efektif bagi siswa. E-modul sains berbasis flipbook ini dikembangkan dengan memperhatikan aspek pembelajaran yang interaktif dan menarik sehingga siswa dapat belajar dengan lebih menyenangkan. Selain itu pengabdian ini juga bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru dalam menggunakan teknologi dalam pembelajaran. Dengan memberikan pelatihan dan pendampingan kepada para guru diharapkan mereka dapat mengintegrasikan e-modul ini secara efektif dalam proses pembelajaran di kelas. Guru juga diberikan pemahaman tentang penggunaan e-modul di rumah sehingga dapat berkolaborasi dengan orang tua dalam mendukung proses pembelajaran siswa di rumah. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah diskusi, pendampingan dan praktik. Diskusi digunakan untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya penggunaan e-modul dalam pembelajaran sains. Pendampingan dilakukan untuk membantu guru dalam mengoperasikan e-modul dan memberikan saran dalam penggunaannya. Praktik dilakukan untuk memberikan pengalaman langsung kepada guru dalam menggunakan e-modul dalam kegiatan pembelajaran. Pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk pengembangan e-modul sains ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. Melalui penggunaan teknologi dalam pembelajaran diharapkan dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang inovatif dan mendorong siswa untuk lebih aktif dan antusias dalam belajar.
Analisis Peran Pendidikan Pancasila dalam Mengembangkan Kompetensi Abad 21 pada Siswa Sekolah Dasar Titin Sunaryati; Muhamad Sudharsono; Ira Restu Kurnia; Muhamad Faiz Rayyan
JANACITTA Vol. 8 No. 2 (2025): Janacitta
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/janacitta.v8i2.4031

Abstract

Abstract Pancasila Education has a strategic role in shaping the character of the younger generation as well as developing 21st century competencies, which include critical thinking skills, creativity, communication, collaboration, and digital literacy. This study aims to analyse the effectiveness of Pancasila Education in shaping students' character, identify challenges in integrating 21st century competencies, and evaluate the gap between learning plans and implementation in the field. The research method used is a qualitative approach with a case study design. Data were collected through interviews, observations and document analysis at several primary schools in Bekasi district, using purposive sampling and snowball sampling techniques to obtain relevant data. Analysis was conducted using a thematic approach to identify the main patterns of the research results. The results showed that Pancasila Education is effective in instilling the values of cooperation, tolerance and responsibility through project-based and collaborative learning methods. However, technological limitations, lack of teacher training, and lack of support from parents are the main obstacles in developing 21st century competencies. A gap between the plan in the teaching module and the implementation was also found, caused by limited time and resources. This study concludes that improvements in implementation strategies, teacher training and technology support are needed to optimise the impact. Recommendations are given to increase the involvement of all parties, including teachers, schools, parents, and government, so that the integration of Pancasila values with 21st century competencies can be more effective and sustainable. Abstrak Pendidikan Pancasila memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda serta mengembangkan kompetensi abad ke-21, yang mencakup keterampilan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, kolaborasi, dan literasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Pendidikan Pancasila dalam membentuk karakter siswa, mengidentifikasi tantangan dalam mengintegrasikan kompetensi abad ke-21, dan mengevaluasi kesenjangan antara rencana dan pelaksanaan pembelajaran di lapangan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen pada beberapa sekolah dasar di Kabupaten Bekasi, menggunakan teknik purposive sampling dan snowball sampling untuk memperoleh data yang relevan. Analisis dilakukan dengan pendekatan tematik untuk mengidentifikasi pola utama dari hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendidikan Pancasila efektif dalam menanamkan nilai-nilai kerja sama, toleransi, dan tanggung jawab melalui metode pembelajaran berbasis proyek dan kolaboratif. Namun, keterbatasan teknologi, kurangnya pelatihan guru, dan minimnya dukungan dari orang tua menjadi hambatan utama dalam pengembangan kompetensi abad ke-21. Kesenjangan antara rencana dalam modul ajar dan pelaksanaan juga ditemukan, yang disebabkan oleh keterbatasan waktu dan sumber daya. Penelitian ini menyimpulkan diperlukan perbaikan dalam strategi implementasi, pelatihan guru, dan dukungan teknologi untuk mengoptimalkan dampaknya. Rekomendasi diberikan untuk meningkatkan keterlibatan semua pihak, termasuk guru, sekolah, orang tua, dan pemerintah, agar integrasi nilai-nilai Pancasila dengan kompetensi abad ke-21 dapat lebih efektif dan berkelanjutan.
Analysis of Curriculum Policy Development and Implementation of Independent Curriculum in Elementary Schools Fitriyani, Fitriyani; Kurnia, Ira Restu; Fadillah, Siska Nur; Oktaviani, Anna Maria
Journal Of Education And Teaching Learning (JETL) Vol. 5 No. 3 (2023): Journal of Education and Teaching Learning (JETL)
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jetl.v5i3.1504

Abstract

This research is to find out and examine the "Analysis of the Implementation of the Independent Curriculum in SDIT Citra Insani Driving School, Cikarang. This research was conducted using a phenomenological approach. This type of research is qualitative research that looks and hears more closely and in detail an individual's explanation and understanding of his or her experiences. The phenomenological approach is based on the interest of researchers to study more deeply about the phenomena experienced by key informants. The research was conducted at SDIT Citra Insani, Cikarang. The informants in this study were teachers, principals, supervisors. Data collection is carried out by several techniques, namely; (a) observation; (b) interviews; and (c) documentation studies To ensure the validity of the data is carried out with several efforts as follows: (a) extending the data collection period, (b) making continuous and earnest observations, (c) triangulating, and (d) involving colleagues to discuss. From the results of the study in this study, it was found that there is an independent curriculum that is a reference in driving schools, which produces students who believe and are devoted to the One God and have noble morals, Global diversity, mutual assistance, independence, creativity, and critical reasoning. The driving principals encourage a wide variety of participatory, unique and innovative programs. Fostering cooperation with teachers who support their leaders in participating in realizing mobilizing schools.
Menerapkan Pembelajaran Terpadu Tipe “Connected” Pada Tema “Pantun Yang Bertema” Bahrudin, Annisa; Sativa, Rahma Oryza; Simanullang, Mariana; Heriyanti, Arinda; Sa'idah, Salma; Kurnia, Ira Restu
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pellajaran Bahasa Indonelsia mampu melmbelrikan modell pelmbellajaran delngan kelgiatan belrbahasa selcara intelgratif delngan melmadukan keltelrampilan belrbahasa. Namun implelmelntasi modell pelmbellajaran telrselbut bellum telntu ditelrapkan olelh seltiap pelndidik. Pelmbellajaran Bahasa Indonelsia pada matelri pantun dianggapmatelri yang cukup mudah, maka minimnya pelmahaman matelri yang melngaitkan antara telma satu delngan telma lainnya dan pelnelrapan pelngelmbangan modell pelmbellajaran selhingga tujuan pelmbellajaran bellum telrcapai delngan optimal. Maka dari itu, pelrlu dilakukan tindakan yang mampu melningkatkan hasil bellajar dan keltelrampilan selcara integratif siswa kelas V SDN MARGAHAYU 3 yakni dengan model pembelajaran connected khususnya pada materi pantun bertema. Penelitian ini menggunakanpendekatan kualitatif dengan memperoleh data deskriptifmenggunakan metode observasi. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan implementasi peningkatan proses pembelajaran peserta didik setelah diterapkannya model pembelajaran connected pada materi pantun bertema pelajaran Bahasa Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran connected dapat dijadikan salah satu model pembelajaran atau cara kegiatan belajar mengajar. Hal ini dikarenakan dalam implementasi pembelajaran connected siswa kelas V SDN MARGAHAYU 3 menunjukkan (1) Pembelajaran lebih efektif (2) Siswa lebih aktif menyelesaikantugasyang diberikan guru (3) Siswa mampu menemukan konsep yang berintegrasi pada beberapa tema dalam satu bahasan materi pembelajaran sehingga siswa cukup mampu memahami pembelajaran dengan pengalaman yang lebih bermakna.
Implementasi Layanan Bimbingan dan Konseling di Sekolah Dasar Negeri Jatireja 04 Meilania, Diva Kartika; Kurnia, Ira Restu; Wandira, Putri Ayu; Saphira, Vanny Najwa
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beragamnya masalah dan kebutuhan peserta didik SD perlu perhatian khusus, sementara guru kelas merangkap menjadi guru bimbingan dan konseling. Berdasarkan wawancara awal ditemukan bahwa di SDN Jatireja 04 tidak memiliki guru BK sedangkan idealnya sekolah dasar memiliki dua guru BK untuk menangani masalah kelas bawah (1-3) dan kelas atas (4-6). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk melihat pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling di SD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru kelas memiliki teknik dan strategi untuk tetap melaksanakan layanan BK dengan cara mengintegrasikan materi BK dengan mata pelajaran umum, metode pembelajaran menyesuaikan kebutuhan perkembangan siswa, pengulangan atau remedial dalam proses belajar, melakukan komunikasi efektif dengan siswa, memberikan umpan balik atau respons setiap perilaku positif atau negatif siswa, melakukan kerjasama atau alih tangan kasus pada pihak lain. Hasil dari penelitian memperlihatkan permasalahan layanan BK di sekolah dasar adalah tidak adanya guru bimbingan dan konseling, tidak adanya pelatihan tentang layanan bimbingan dan konseling serta kurang memadainya fasilitas layanan bimbingan dan konseling di SDN Jatireja 04. Solusi yang diberikan peneliti adalah dengan pengadaan guru konseling di SD, memberikan pelatihan melalui konselor berbakat serta memfasilitasi kebutuhan bimbingan dan konseling.
Bimbingan Konseling dan Pengelolaan Emosi Anak di Sekolah Dasar Al-Muttaqin Kurnia, Ira Restu; Damayanti, Alvina; Rossi, Alya Rasikhah Zahra; Sekarwangi, Dinda Putri; Habibah, Habibah; Khopipah, Khopipah; Wibiwirutami, Trias; Khoerunnissa, Vivi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan bimbingan konseling dan pengelolaan emosi anak di sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui pengambilan jurnal atau buku, observasi wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bimbingan konseling di sekolah dasar dilaksanakan oleh guru atau wali kelas dengan memberikan layanan konseling individual, kelompok, dan klasikal. Materi bimbingan konseling mencakup aspek pribadi, sosial dan belajar yang disesuaikan dengan kebutuhan dan perkembangan anak usia sekolah dasar. Pengelolaan emosi anak dilakukan melalui pembiasaan, keteladanan, dan pemberian motivasi oleh guru. Sekolah juga menyediakan kegiatan ekstrakurikuler untuk membantu anak mengelola emosinya. Secara keseluruhan, bimbingan konseling dan pengelolaan emosi anak di sekolah dasar telah berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi perkembangan anak.
Implementasi Layanan Konseling Sebagai Sarana untuk Mengatasi Permasalahan yang Sering Terjadi terhadap Minat Belajar Siswa Sekolah Dasar di SDN Cibatu 02 Kurnia, Ira Restu; Wulandari, Devi Irviani; Apryani, Angghi; Sari, Komala; Putri, Nani Assyifa
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekolah merupakan salah satu lembaga yang bertujuan untuk membantu dan juga mendampingi siswa dalam menempuh pendidikan dengan baik. Salah satu cara mengetahui perkembangan dan juga permasalahan siswa dimulai dari Bimbingan Konseling. Bimbingan dan Konseling adalah proses membantu dan mendampingi oleh seorang ahli konselor terhadap seseorang dalam pembelajaran akademis dan non akademis, permasalahan, karier, dan juga pengambilan keputusan. Bimbingan dan Konseling di sekolah dasar bertujuan untuk membantu mengembangkan potensi siswa dalam melaksanakan proses belajar. Manfaat dari penelitian ini adalah agar siswa mendapatkan pelayanan Bimbingan dan Konseling secara merata. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui permasalahan apa saja yang sering terjadi di SDN Cibatu 02. Metode yang dilakukan adalah metode kualitatif dengan melakukan observasi dan wawancara dan melibatkan siswa secara langsung untuk melakukan program Bimbingan dan Konseling di SDN Cibatu 02.
Pengaruh Kesulitan Bahasa Pada Ketidakpuasan Peserta Didik dalam Pembelajaran Bahasa Sunda: Aplikasi Teori Kognitif Sosial (SCT) Kurnia, Ira Restu; Junda, Aisyah Aizza; Wiharja, Alda; Sopotunida, Dea; Darmawan, Jingga Agustin Eka; Mahulae, Tiara Rosalia; Riansyah, Tengku Reynaldi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini meneliti hubungan antara kesulitan mempelajari bahasa Sunda dan ketidakpuasan siswa terhadap subjek tersebut. Dengan menggunakan Teori Kognitif Sosial (TKS), penelitian ini menemukan bahwa persepsi siswa tentang kesulitan bahasa mempengaruhi sikap mereka terhadap mempelajari bahasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa Sunda menjadi subjek yang tidak disukai oleh siswa karena kesulitan bahasa dan kurangnya penggunaan bahasa Sunda dalam kehidupan sehari-hari. Faktor lain seperti lingkungan sekolah dan keluarga juga berperan dalam ketidakpuasan siswa. Dalam sintesis, penelitian ini menekankan pentingnya menangani persepsi siswa tentang kesulitan bahasa untuk meningkatkan keterlibatan dan motivasi mereka dalam belajar bahasa Sunda.
Efektivitas Program Bimbingan Konseling dalam Mendukung Pembelajaran Siswa Sekolah Dasar dengan Kesulitan Belajar Kognitif: Kasus Studi dari SDIT Nurul Ilmi Kurnia, Ira Restu; Laelly, Tazkia Aisha; Febriyanti, Utari; Pratomo, Ikhsan Fauzi Cahyo; Rifqia, Muhammad Wafa; Noviyanti, Noviyanti; Apriliani, Firda
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bimbingan konseling memiliki peran yang krusial dalam mendukung pembelajaran siswa dengan kesulitan belajar kognitif. Bimbingan belajar membantu siswa untuk memahami dirinya sendiri, mengambil keputusan yang tepat, mengetahui potensi yang dimilikinya, serta belajar bagaimana mengembangkan potensi tersebut secara efektif. Mengadakan bimbingan konseling untuk mendukung pembelajaran siswa bermanfaat agar guru bisa mengenal, memahami dan mengetahui karakter para peserta didik. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk menyelidiki dan mengevaluasi efektivitas program bimbingan konseling dalam mendukung pembelajaran siswa dengan kesulitan belajar kognitif di SDIT Nurul Ilmi. Dalam pembuatan jurnal ini, penyusun menggunakan metode kualitatif dengan pencarian data menggunakan teknik wawancara dan obervasi. Hasil penulisan ini menunjukkan bahwa program bimbingan konseling memiliki dampak positif dalam meningkatkan pembelajaran siswa dengan kesulitan belajar kognitif, dengan faktor-faktor seperti dukungan emosional, motivasi, dan pembelajaran berbasis kebutuhan teridentifikasi sebagai kontributor utama dalam efektivitas program bimbingan konseling siswa sekolah dasar.
Co-Authors Achmad, Listian Indriyani Adelia, Aprilla Ainii, Lathifah Qurrotu Aliifah, Syifani Nur Aliya Rahmawati Alvina Damayanti Alya Rasikhah Zahra Rossi AMALIA, MEGA Amanda Aprilia Amelia Putri Amelia Putri Angghi Apryani Anggita, Nia Anna Maria Oktaviani Annisa Amelia Setiawan Annisa Syifa Fauziah Apriliani, Firda Apryani, Angghi Ardana, Linda Novi Arzeinia Salsabila Darmawan Asma Zakiyah Azimatur Rahmi Bahrudin, Annisa Barokah, Awalina Bella Isnaeni Bramianto Setiawan Bulan Kurniati Caroline, Sri Hartinah Pasha Citra Cahyani Damayanti, Alvina Dania Isnaeni Zahrah Darmawan, Arzeinia Salsabila Darmawan, Jingga Agustin Eka Dea Nur Hafifah Deby Anatasya Putri Devi Irviani Wulandari Devia Haslihatul Latifah Dewi Mulyani Dewi Santika Dewi, Nadila Dina Cameliya Dinar Sulis Al Saepi Dinda Putri Sekarwangi Dwi Nurul Desilawati Edora, E Edora, Edora Eris Fadilah Erlinawati Erlinawati Fadillah, Siska Nur Farahdila Fazriah, Izzah Lailatul febriyanti, utari Feby Pelani Trisnawati Fitriyani Fitriyani Fitriyani Fitriyani Fujiarti, Ari Gina Asri Ruwaida Gina Asri Ruwaida Habibah Habibah Habibah Habsah, Rina Hayuningtyas, Arimbi Lolita Heriyanti, Arinda Holifah Icha Dwiamanda Ikhsan Fauzi Cahyo Pratomo Inayah Safitri Inayah Syafitri Ismail Nurahmadi Ita Rosita Izzah Muyassaroh Junda, Aisyah Aizza Khoerunnissa, Vivi Khopipah Khopipah, Khopipah Kirana, Putri Komala Sari Komala sari, Komala Kristina Handayani Kurniawan, Nasya Eka laelly, tazkia aisha Linda Novi Ardana Listian Indriyani Listian Indriyani Achmad Liyana Sunanto Mahulae, Tiara Rosalia Marchika Bella Mujwah Maulana, Donny Meilania, Diva Kartika Meliawati Putri, Firda Menila Wati Zalukhu misbah misbah Muhamad Faiz Rayyan Muhamad Sudharsono Muhamad Syahwildan Muhammad Alvin Firmansyah Muhammad Wafa Rifqia Mukhlis, Septian Nabila Azzahra Chandra Nabilah Ayu Lestari Nadhia Fatmawati Nadia Vega Nani Assyifa Putri Natasya, Wina Patrisiya Nazah, Safnatun Neng Hilda Nursita Nika Sulistiawati Niken Ayu Pratiwi Nunu Nurhaliza Nur Alina, Mutia Nur Atika Safitri Nurfaeda, Puput Nurhamidah Nurlaela, Septia Nurmalia Nursita, Neng Hilda Nurul Fadilah, Nurul Nurul Zahratunnisa Nurul, Febi Pertiwi, Desinta Hardina Gita Piqriyatun, Alvi Pratomo, Ikhsan Fauzi Cahyo Putra, Maha Putri Ayu Wandira Putri kirana Putri, Nani Assyifa Rahmawati, Lili Reinald Fahrezzi Riansyah, Tengku Reynaldi Rifa Naila Meiliani Manoppo Kenju Rifqia, Muhammad Wafa Rizal Nugraha Rizqi Romadon Robiatul Adawiah, Robiatul Rosalinda Rossi, Alya Rasikhah Zahra Sa'idah, Salma Salma, Siti Santi Sri Lestari Saphira, Vanny Najwa Sarah Saripah Sari, Ria Kurnia Saripah, Sarah Sativa, Rahma Oryza Sekarwangi, Dinda Putri Septia Nurlaela Septian, Rudi Setiawan, Annisa Amelia Simanullang, Mariana Siska Nur Fadillah Siti Kholifah Siti Komariyah SITI MARYAM Sopotunida, Dea SRI RAHAYU Suryanti Syafitri, Inayah Tengku Reynaldi Riansyah TITIN SUNARYATI Torik Kaddafi Trias Wibiwirutami Umah, Rani Nur Uman, Usman Vega, Nadia Vina Iasha Vivi Khoerunnissa Wandira, Putri Ayu Wibiwirutami, Trias Wiharja, Alda Winda Oktavia Amri Wira Syuhada Wulandari, Devi Irviani Zahra, Anita Zakiyah Ismuwardani Zhafira, Alifya Zita Andini Sabillah