Articles
ANALISIS GAME THEORY PADA KONFLIK POLITIK LOKAL DI KABUPATEN MENTAWAI PADA TAHUN 1999
Surya, Aufa;
Tamrin, Tamrin;
Irawati, Irawati
Madika: Jurnal Politik dan Governance Vol. 5 No. 1 (2025): Madika: Jurnal Politik dan Governance
Publisher : Program Studi Pemikiran Politik Islam, Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah IAIN Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24239/madika.v5iNo.2.2927
Proses desentralisasi di Indonesia telah dilakukan bahkan sejak zaman penjajahan. Otonomi daerah di Indonesia terus mengalami berbagai perubahan dan dampak terhadap konstelasi politik di daerah. Dampak dari adanya otonomi daerah adalah konflik politik yang terjadi di tingkat lokal. Salah satu daerah yang mengalami konflik politik lokal adalah Kabupaten Mentawai pada tahun 1999. Untuk menjelaskan dan menganalisis kasus tersebut, penulis menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan teknik literature study. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kasus politik lokal di Kabupaten Mentawai dipengaruhi oleh kelas menengah yakni IPMEN dan penggunaan politik identitas untuk mendapatkan posisi strategis di pemerintahan daerah dan DPRD. Kasus di Kabupaten Mentawai dapat dianalisis dengan game theory yaitu zero sum game yang menjelaskan keuntungan atau kemenangan masyarakat Mentawai dalam konflik politik lokal.
PENGARUH KELAS MENENGAH ATAU ELIT LOKAL WAJO YANG BERKUASA SETELAH PEMEKARAN WILAYAH DI SULEWESI SELATAN PADA TAHUN 2000
Wahyu, Rizky;
Irawati, Irawati;
Tamrin, Tamrin
Madika: Jurnal Politik dan Governance Vol. 5 No. 1 (2025): Madika: Jurnal Politik dan Governance
Publisher : Program Studi Pemikiran Politik Islam, Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah IAIN Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24239/madika.v5iNo.2.2932
Penelitian ini mendeskripsikan sebuah analisis implementasi kebijakan publik program Kartu Tani di Kota Padang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui konflik politik di Kabupaten Wajo dalam teori permainan termasuk persaingan Zero Sum Game. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan data sekunder dan artikel-artikel yang disesuaikan dan terkait dengan penelitian. Konsep situasi persaingan Zero Sum Game ini setiap elit yang bersaing saling menjatuhkan dan berdiri sendiri antara yang satu dengan yang lain. Jika dikalkulasikan ke dalam penghitungan jumlah kemenangan kedua pihak sama dengan nol. Maksudnya, adalah bahwa kedua pihak dalam persaingan itu menghadapi kemungkinan hasil yang sama atau pasti. Jika pihak yang satu mendapatkan kemenangan, maka pihak yang lain yang kalah. Sebaliknya, jika pihak yang satu mendapatkan kekalahan, maka pihak yang lain yang menang. Artinya, dalam konflik ini salah satu pihak harus ada yang menang dan kalah untuk mengakhiri konflik tersebut. Dalam politik lokal situasi Zero Sum Game itu digambarkan elit lokal yang menang akan tetap berkuasa dan elit lokal lain yang kalah berakhir kepada kerugian dan kehilangan kekuasaan. Adapun yang terjadi dalam kasus Kabupaten Wajo ini elit lokal yang berpengaruh di Kabupaten Wajo, yakni Puang pasca reformasi kehilangan kekuasaan politiknya di Kabupaten Wajo tersebut. Berdasarkan temuan dan hasil penelitian, pada pemilu april 2004 Golkar kehilangan mayoritasnya di DPRD Wajo Hal ini dibuktikan dengan Golkar kehilangan 9 kursi dari 26 menjadi 17 kursi. Tantangan utama datang dari dua partai islam Indonesia yakni PAN dan PKS. PAN berhasil meraih 5 kursi dan PKS meraih 4 kursi.
Evolusi Pendidikan Islam: Perjalanan Sejarah Melalui Waktu
Tamrin, Tamrin
At-Tajdid : Journal of Islamic Studies Vol 4, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Pacsasarjana UIN Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/at-tajdid.v4i1.28850
Pada kitab al-Qur’an, termuat konsep-konsep, prinsip-prinsip, aturan-aturan, keterangan-keterangan, kaidah-kaidah serta dasar-dasar ajaran yang sifatnya menyeluruh. Hal-hal tersebut juga memiliki sifat ijmali maupun tafsili, serta eksplisit maupun implisit. Kesempurnaan Al-Qur’an tentu harus direalisasikan dalam penyelenggaraan pedidikan.Sejalan dengan ini Ahmad Tafsir menjelaskan bahwa penyelenggaraan pendidikan harus diarahkan pada peningkatan keimanan, dan harus menjadi core value dalam setiap kebijakan. Keimanan dan ketakwaan harus menjadi sebuah core value pada seluruh aspek dan domain pendidikan. Bagaimana realisasi dari konsep pendidikan Islam di lapangan, apakah sepanjnag histori Islam dapat direalisasikan secara baik. Menjawab nasara ini, maka dilakukanlah kajian kepustakaan tentang model pendidikan Islam dari masa ke masa yang semoga memberikan gambaran untuk di i’tibari dengan terus berkemajuan untuk peningkatan mutu pendidikan Islam.
Analisa Hukum Terhadap Kompetensi Penyidik Polisi Militer TNI AU Untuk Menjawab Tantangan Kejahatan Siber (Cyber Crime).
Tamrin, Tamrin;
Widarto, Bambang;
Sudarto, Sudarto
FOCUS Vol 6 No 2 (2025): FOCUS: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Neolectura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37010/fcs.v6i2.2045
The Air Force Military Police is a unit carrying out the duties and functions of the Indonesian Air Force, which includes carrying out law enforcement and investigating cases within the Air Force, one of which is cyber crime cases involving TNI Air Force personnel. This is very interesting to study further regarding the current legal arrangements and competence of Indonesian Air Force Military Police investigators to answer the challenges of cyber crime as well as obstacles in the strategy to increase the competency of Indonesian Air Force Military Police investigators and efforts to improve legal regulations to answer the challenges of cyber crime. The research method used is normative juridical law with an analysis of statutory and conceptual approaches. Data obtained from primary, secondary and tertiary legal material sources were collected and then analyzed using qualitative data analysis techniques. From the research results, it was found that the regulation of military criminal law regarding cyber crimes by members of the Indonesian Air Force is Law Number 31 of 1997 concerning Military Justice, the Criminal Code (KUHP), Law (UU) Number 1 of 2024 concerning the Second Amendment to Law Number 11 of 2008 concerning Information and Electronic Transactions. Obstacles in the strategy to increase the competency of Indonesian Air Force Military Police investigators and efforts to improve legal regulations to address the challenges of cyber crime: budget limitations, availability of human resources, lack of facilities and technology, changes in regulations and technology, coordination and cooperation, complex case challenges, ongoing evaluation and development.
Menilai Efektivitas Peraturan Larangan Perjudian dalam Daerah: Studi Atas Perda Sambas Nomor 4 Tahun 2004
Tamrin, Tamrin;
Saliro, Sri Sudono;
Septemberiadi, Lando
AL-SULTHANIYAH Vol. 14 No. 1 (2025): AL-SULTHANIYAH
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37567/al-sulthaniyah.v14i1.3319
This study aims to answer the research problem: how is the Effectiveness of the Implementation of Regional Regulation of Sambas Regency Number 4 of 2004 Concerning the Prohibition of Gambling in the Region? What is the Position of Regional Regulation No. 4 of 2004 in the Hierarchy of legislation. The research method is qualitative, with the type of field research and using an empirical legal approach. The results reveal that Sambas Regional Regulation No. 4 of 2004 is not running effectively and cannot be applied to ensnare criminal acts of gambling in the region. Currently, the application of criminal acts of gambling in Sambas Regency applies Article 301 of the Criminal Code. While the position of Regional Regulation No. 4 of 2004 in the hierarchy of legislation is below the Law. The consequence of this is that the Regional Regulation in question is contrary to the Criminal Code as a Law in terms of the content of Gambling and has an impact on the implementation of the Regional Regulation which in reality, the Regional Regulation has never been used to ensnare Gamblers, so the Regional Regulation should be null and void by law. So to create the principle of legal certainty, Regional Regulation No. 4 of 2004 must be revoked by using Regional Regulations as well.
PENGOLAHAN COKELAT BATANGAN DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG RUMPUT LAUT SEBAGAI PENGGANTI LESITIN
Tamrin, Tamrin;
Asyik, Nur;
Rejeki, Sri;
Faradillah, F;
Madiki, A;
Karimuna, La;
Nafiu, La Ode;
Saili, T;
Aba, La;
Sarmin
Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jppi.v2i1.516
Cokelat batangan adalah salah satu produk olahan sekunder dari biji kakao kering. Cokelat batangan banyak digemari oleh berbagai kalangan masyarakat, namun proses pengolahannya belum banyak diketahui sehingga praktek penjualan langsung biji kakao kering masih lazim di masyarakat, walaupun diketahui UU nomor 13 tahun 2014 tentang perindustrian telah mengamanahkan proses percepatan hilirisasi produk. Proses pengolahan cokelat batangan umumnya menggunakan pengemulsi lesitin soya yang harus dibeli dari luar Sulawesi Tenggara. Sementara beberapa kabupaten di Sulawesi Tenggara dikenal sebagai wilayah penghasil rumput laut yang dalam bentuk tepung dapat digunakan sebagai pengganti lesitin. Oleh karena itu dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat berupa sosialisasi dan pelatihan pengolahan cokelat batangan menggunakan tepung rumput laut sebagai pengganti lesitin soya. Kegiatan ini dilaksanakan di Pusat Pengembangan Kompotensi Industri Pengolahan Kakao Terpadu LPPM Universitas Halu Oleo Kendari. Metode kegiatan dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi dan penyampaian materi, diskusi dan praktek pengolahan cokelat batangan dari biji kakao kering dengan penambahan tepung rumput laut. Peserta terdiri dari pelaku industri kecil pengolahan kakao Desa Malaha Kabupaten Kolaka dan Desa Ngapa (Kabupatan Kolaka Utara) serta beberapa anggota Lembaga Ekonomi Masyarakat Sejahtera dari beberapa desa di kabupaten Kolaka dan Kolaka Utara. Diakhir kegiatan dihasilkan produk cokelat batangan yang dikemas dan diberi label Sultan Cokelat (yang merupakan akronim dari Sulawesi Tenggara Negeri Cokelat. Peserta dapat mengerti dan memahami proses pengolahan cokelat batangan yang terlihat dari produk yang dihasilkan pada saat kegiatan praktek, sehingga diharapkan kegiatan ini dapat dilanjutkan dan diduplikasi ditempatnya masing-masing terutama oleh pelaku industri dari Desa Malaha dan Desa Ngapa.
Degradation of Natural Rubber as Asphalt Mixes Modifier using UV-Ozone Light
Ritonga, Irene I. C.;
Tamrin, Tamrin;
Marpongahtun, Marpongahtun
Jurnal Akademika Kimia Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Tadulako
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22487/j24775185.2023.v12.i2.pp78-85
The elastic properties of natural rubber are indispensable in improving the physical properties of asphalt mixtures. However, the long natural rubber molecule chains make it difficult to modify with other polymeric materials, so it needs to be degraded. In this study, the authors succeeded in degrading natural rubber using a combination of UV light and ozone with the addition of an H2O2 initiator; from the FTIR data, it appears that there are peaks indicating vibrations of the C=O and –OH groups indicating that natural rubber chain termination has occurred. The addition of natural rubber to asphalt was carried out with several variations, namely 8; 10; 12; 14; 16 % (to asphalt content), from the results of the softening point and ductility test of the asphalt mixture explained that the addition of 12 % natural rubber was the most optimum mixture. This result explains that efforts to degrade natural rubber using the UV - ozone combination method can increase the optimum insertion of natural rubber into asphalt mixtures by up to 100 % from previous studies.
EVALUASI TEKNIK PENYIMPANAN DINGIN TERHADAP ORGANOLEPTIK TELUR KONSUMSI
Rahmawati, Winda;
Kiromah, Isrofiatul;
Telaumbanua, Mareli;
Haryanto, Agus;
Tamrin, Tamrin
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 8, No 1 (2023): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jas.v8i1.16747
Telur merupakan bahan pangan yang tergolong cepat rusak. Oleh sebab itu sehingga perlu memerlukan dilakukan penanganan secara tepat untuk mempertahankan kualitasnya. Penyimpanan dingin dapat menjaga kualitas telur dan meningkatkan daya simpan. Tujuan dari penelitian adalah mengevaluasi kualitas telur konsumsi dengan suhu penyimpanan dingin yang berbeda melalui uji organoleptik. Rancangan penelitian yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 ulangan. Jenis telur pada penelitian yaitu telur ayam ras, telur itik dan telur puyuh kemudian disimpan pada suhu dingin (5°C, 10°C dan 15°C) selama 60 hari. Parameter uji organoleptik yang diamati terdiri dari rasa, aroma, warna dan tekstur. Hasil penelitian yaitu telur yang disimpan pada suhu 5°C, 10°C dan 15°C tidak berpengaruh nyata terhadap aroma, warna, rasa dan tesktur telur pada tingkat kesukaan panelis. Aroma telur itik dinilai lebih amis daripada telur ayam dan telur itik. Warna kuning telur itik lebih terang dibandingkan telur ayam dan telur puyuh. Kesimpulan penelitian adalah uji organoleptik dari aroma, warna, rasa dan tekstur pada telur pada penyimpanan dingin selama 60 hari masih dapat diterima atau disukai oleh panelis.
Effect of Pyrolysis Temperature on Polycyclic Aromatic Hydrocarbon (PAH) and Organic Acid Compounds From Oil Palm Shell Liquid Smoke
Tamrin, Tamrin
Journal of Chemical Natural Resources Vol. 2 No. 2 (2020): Journal of Chemical Natural Resources
Publisher : Talenta Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (719.263 KB)
|
DOI: 10.32734/jcnar.v2i2.9320
The effect of pyrolysis temperature on polycyclic aromatic hydrocarbon and organic acid compounds from oil palm shell liquid smoke has been successfully conducted. In this study, variations of temperature were used at 600 to 950ºC with temperature intervals at 50ºC. Liquid smokes obtained were characterized using GC-MS and FTIR. The GC-MS and FT-IR analysis results showed the presence of organic acid compounds such as acetic acid and propanoic acid. In contrast, no found polycyclic aromatic hydrocarbons (PAH) compounds. The higher the pyrolysis temperature involved the higher the organic acid contents.
SMART LAMP BERBASIS ARDUINO NANO YANG DIKONTROL OLEH APLIKASI MOBILE
Tamrin, Tamrin;
Yanti, Indri;
Pauzan, Muh
SEMINAR TEKNOLOGI MAJALENGKA (STIMA) Vol 7 (2023): STIMA 7.0 "Transformasi Peradaban Akademik Menyongsong Revolusi Industri 5.0"
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/stima.v7i0.944
Arduino nano based smart lamp has been made. The BH1750 light sensor is used as input for light intensity from the environment and the RTC DS3231 as input for time, date and day. The smart lamp is controlled via a mobile application. MITApp Inventor platform is used to build mobile applications. In the application, there are three modes, namely manual mode, sensor-based automatic and scheduling mode. Mode selection is operated through a mobile application, communication between the smartphone and the device uses Bluetooth communication. In manual mode, the user can press the ON or OFF button at any time. In sensor-based automatic mode depends on the light intensity conditions around the device, if the light intensity is < 10 lux then the lamp will turn on automatically, if the value is > 10 lux then the lamp will be turned off automatically. In the scheduling mode, users can also turn ON and turn OFF the lamp on a scheduled basis, such as when the lights are turned on at 18:00 WIB and turned off at 06:00 WIB. The test results show that in manual mode the system works as expected, in automatic mode the sensor also works as intended. In scheduled mode, the smart lamp works according to the set time by user