p-Index From 2021 - 2026
10.515
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Widyagogik : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar REKAYASA Jurnal Ibriez : Jurnal Kependidikan Dasar Islam Berbasis Sains Educatio Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Bada'a: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang JURNAL PENDIDIKAN, SAINS DAN TEKNOLOGI Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) ELEMENTARY : Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Pendagogia: Jurnal Pendidikan Dasar EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah WISDOM: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indo-MathEdu Intellectuals Journal Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan JPUS: Jurnal Pendidikan Untuk Semua Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) MASALIQ: Jurnal Pendidikan dan Sains ARZUSIN: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Dasar Al-Irsyad: Journal of Education Science JURNAL PENDIDIKAN DAN KEGURUAN JIP: Jurnal Ilmu Pendidikan Jurnal Motivasi Pendidikan dan Bahasa Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Journal of Education for All Pelita : Jurnal Kajian Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia Educare : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Lentera : Jurnal Kajian Bidang Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Nakula: Pusat Ilmu Pendidikan, Bahasa Dan Ilmu Sosial INDOPEDIA (Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Jurnal Solutif: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Media Akademik (JMA) Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam Multidisciplinary Indonesian Center Journal BEKTI : Jurnal Pengabdian Kepada Masarakat CEJou Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar Cognitive
Claim Missing Document
Check
Articles

STRATEGI GURU DALAM MENGHADAPI KESULITAN BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR Andika Adinanda Siswoyo; Nadhifah Mochtar; Maya Aulia Ramadhany; Nur Anisa
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 2 No. 12 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v2i12.1088

Abstract

Penelitian ini mengangkat permasalahan kesulitan belajar siswa dalam pembelajaran matematika khususnya pada materi pecahan. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kesulitan belajar siswa dalam pembelajaran matematika khususnya pada materi pecahan dan bagaimana strategi atau upaya yang diterapkan oleh guru untuk membantu siswa menghadapi kesulitan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus, yang mengamati secara mendalam situasi nyata di lapangan. Peneliti mengumpulkan data tersebut melalui metode wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan instrumen berupa alat perekam suara dan buku catatan wawancara. Selain itu, peneliti juga menggunakan teknik analisis data seperti reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan belajar siswa dalam pembelajaran matematika khususnya pada materi pecahan yaitu meliputi kesulitan dalam membedakan pecahan biasa, pecahan desimal, dan persen, serta kesulitan dalam melakukan konversi antarpecahan. Kesulitan ini terutama disebabkan oleh ketidakmampuan siswa dalam melakukan operasi hitung dasar seperti penjumlahan, perkalian, dan pembagian. Terdapat dua faktor yang menyebabkan kesulitan belajar siswa, yaitu faktor dari dalam atau diri sendiri (kemampuan kognitif siswa) dan faktor dari luar atau linkungan (metode pengajaran atau lingkungan belajar). Untuk menghadapi kesulitan tersebut, guru menerapkan beberapa strategi, antara lain memvariasikan proses belajar mengajar, menggunakan media dan alat peraga, menerapkan pendekatan kontekstual dan individual, serta menggunakan penilaian diagnostik kognitif untuk memahami kebutuhan siswa. Untuk mengukur keberhasilan strategi yang diterapkan, guru melakukan evaluasi dengan menggunakan penilaian formatif dan sumatif. Secara keseluruhan, dapat disimpulkan bahwa strategi yang diterapkan guru untuk menghadapi kesulitan belajar siswa adalah menyiapkan metode, model, dan pendekatan sesuai kebutuhan masing-masing siswa, sehingga proses pembelajaran dapat lebih bermakna dan siswa lebih mengetahui tentang materi pecahan.
PENGGUNAAN POJOK BACA DI SEKOLAH DASAR DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN MINAT LITERASI (MEMBACA) ANAK DI UPTD SDN GILI TIMUR 1 KAMAL Andika Adinanda Siswoyo; Angeli Arifin; Siti Maghfiroh; Ukhtul Izza Nurfadila
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 2 No. 12 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v2i12.1166

Abstract

Pendidikan adalah kebutuhan esensial bagi manusia karena memungkinkan pembentukan karakter yang penting dalam peradaban. Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia adalah melalui pengembangan kemampuan literasi, yang sangat penting bagi siswa di abad 21, namun kemauan siswa Indonesia untuk belajar masih cukup rendah. Penurunan kemampuan literasi ini disebabkan oleh kurangnya kebiasaan belajar sejak kecil dan kurangnya fasilitas belajar. Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah mengimplementasikan Gerakan Literasi Sekolah (GLS), dengan program pojok baca sebagai salah satu implementasinya. Pojok baca dapat digambarkan sebagai ruang belajar kecil di sekolah yang dilengkapi dengan buku-buku, berbagai koleksi bacaan, dan dekorasi menarik yang mendorong siswa untuk belajar. Penelitian ini dilakukan di UPTD SDN Gili Timur 1 Kamal dengan tujuan untuk mengevaluasi efektivitas pojok baca dalam mengimplementasikan keterampilan membaca pemahaman siswa. Metodologi penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi, dan wawancara. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas enam dan guru wali kelas. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa pojok baca memiliki peran yang signifikan dalam mengembangkan kebiasaan belajar siswa, terutama dengan belajar selama sepuluh menit sebelum kelas dimulai. Fasilitas baca yang menarik, seperti buku, poster, dan koleksi bacaan yang sesuai dengan kebutuhan siswa, dapat meningkatkan minat belajar mereka. Penelitian ini menunjukkan bahwa pojok baca memiliki potensi yang signifikan sebagai solusi strategis untuk mengatasi rendahnya minat baca siswa. Program ini tidak hanya meningkatkan literasi sekolah, tetapi juga membantu siswa mengembangkan pemahaman membaca dan meningkatkan standar pengajaran. Dengan perbaikan di bidang sarana, pengelolaan, dan pengawasan, pojok baca dapat dikembangkan secara lebih menyeluruh sebagai komponen dari upaya menciptakan budaya literasi yang layak di sekolah.
PENERAPAN PORTOFOLIO HASIL BERBANTUAN MODEL PROJECT BASED LEARNING (PJBL) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPAS MATERI EKOSISTEM JARING-JARING MAKANAN Ramzi Albani Thariq; Ningrum Novita Rahayu; Andika Adinanda Siswoyo
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 2 No. 12 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v2i12.1174

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan portofolio hasil dalam Model Project Based Learning (PJBL) untuk meningkatkan capaian belajar siswa pada materi ekosistem jaring-jaring makanan di kelas V Sekolah Dasar Demangan 1. Pembelajaran berbasis proyek memberikan kesempatan bagi siswa untuk memperoleh pengalaman belajar melalui pengalaman langsung, seperti pembuatan model jaring-jaring makanan, yang memungkinkan peserta didik untuk memahami hubungan antar komponen ekosistem, seperti produsen, konsumen, dan pengurai. Portofolio hasil digunakan sebagai alat evaluasi yang tidak hanya menilai hasil akhir proyek, tetapi juga selama proses pembelajaran peserta didik, termasuk perencanaan, pelaksanaan, dan refleksi. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif yang mencakup observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Project Based Learning (PJBL) yang dikombinasikan dengan portofolio hasil dapat meningkatkan partisipasi siswa dalam proses pembelajaran, mengembangkan kolaborasi, komunikasi, dan berpikir kritis peserta didik. Peserta didik menjadi lebih aktif dan kreatif dalam memahami materi ekosistem dan jaring-jaring makanan, serta mampu mempresentasikan dan merefleksikan hasil proyek mereka. Selain itu, penggunaan portofolio hasil membantu guru dalam memantau perkembangan peserta didik secara menyeluruh, mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Dengan demikian, penerapan PJBL dan portofolio hasil tidak hanya memperkaya pengalaman belajar siswa tetapi juga memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kemajuan dan pencapaian mereka. Melalui portofolio, siswa dapat melihat dan mengidentifikasi proses pembelajaran mereka sendiri, yang membantu mereka mengembangkan keterampilan metakognisi. Oleh karena itu, penerapan PJBL dan portofolio hasil terbukti secara efektif dapat meningkatkan pemahaman serta capaian belajar siswa, menciptakan pengalaman belajar yang lebih menyeluruh dan bermakna, yang pada gilirannya dapat meningkatkan motivasi belajar dan memperkuat rasa percaya diri siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran.
INTEGRASI MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING DAN INSTRUMEN TES PADA MATERI BILANGAN MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR Amanda Elsa Syafila; Sabrina Maghfirli Islami; Andika Adinanda Siswoyo
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 2 No. 12 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v2i12.1189

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengintegrasikan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing menggunakan instrumen tes pada topik bilangan matematika di sekolah dasar. Penelitian ini berfokus pada upaya mendeskripsikan penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing. diterapkan dalam instrumen tes matematika, terutama soal pecahan dan perkalian berbentuk cerita. Metode deskriptif kualitatif digunakan untuk mengeksplorasi proses penerapan model ini serta dampaknya terhadap keterampilam siswa dalam menguasai materi atau konsep tertentu. Model pembelajaran inkuiri terbimbing dirancang untuk menghasilkan pengalaman yang diperoleh selama kegiatan belajar yang melibatkan pastisipasi aktif siswa, memotivasi siswa untuk berpikir secara kritis dan kreatif. Penelitian ini membuktikan bahwa penerapan model pembelajaran tersebut efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep matematika, terutama pada materi bilangan, termasuk pecahan dan perkalian berbentuk soal cerita. Melalui penerapan model ini, siswa tidak hanya diberi tantangan berupa tugas-tugas matematika yang memerlukan penyelesaian masalah, tetapi juga pada tantangan untuk mengembangkan keterampilan analitis yang penting untuk masa depan pembelajaran mereka. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa yang terlibat dalam kegiatan pembelajaran inkuiri terbimbing mampu memahami materi bilangan dengan lebih optimal, serta meningkatkan keterampilan mereka dalam menyelesaikan persoalan matematika yang kompleks. Kontribusi utama dalam kajian ini bertujuan menyajikan data empiris yang membuktikan relevansi model pembelajaran inkuiri terbimbing dalam meningkatkan pemahaman matematika siswa, serta memberikan kontribusi bagi pengembangan model pembelajaran dan instrumen evaluasi yang lebih relevan di sekolah dasar. Dengan demikian, Penelitian ini diharapkan dapat memberikan referensi bagi guru dan pengambil kebijakan untuk merancang kurikulum dan instrumen evaluasi yang lebih efektif di tingkat sekolah dasar.
MENGINTEGRASIKAN MODEL PEMBELAJARAN PBL DENGAN INSTRUMEN NON TES (SOSIODRAMA) PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Siti Maisaroh; Nanda Octavia Ramadhani; Andika Adinanda Siswoyo
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 2 No. 12 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v2i12.1192

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan metode pembelajaran drama, khususnya sosiodrama, dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi drama dan keterampilan sosial mereka. Penelitian ini dilakukan dengan membandingkan hasil belajar siswa sebelum dan setelah penerapan sosiodrama. Hasil yang diperoleh menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam hasil belajar siswa, tercermin dari kenaikan rata-rata nilai, nilai tertinggi yang lebih baik, dan nilai terendah yang meningkat setelah praktik sosiodrama dilakukan. Selain itu, variasi hasil belajar antar siswa juga berkurang, yang menunjukkan bahwa pendekatan ini dapat mengurangi kesenjangan pemahaman di antara siswa. Penerapan metode ini memberikan pengalaman belajar yang lebih aplikatif serta meningkatkan keterampilan komunikasi, kolaborasi, dan pemahaman siswa terhadap elemen-elemen dalam drama. Dengan demikian, sosiodrama terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa serta mengembangkan keterampilan sosial dan emosional mereka. Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa sosiodrama merupakan metode yang berhasil dalam memperdalam pemahaman materi dan mengasah keterampilan sosial serta emosional siswa, yang berdampak positif pada kemampuan mereka dalam berinteraksi dan berkolaborasi dalam berbagai konteks.
x Andika Adinanda Siswoyo; Lathifatuz Zakiyah; Mutmainnah; Maulidia Annisa
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 2 No. 12 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v2i12.1195

Abstract

Pendidikan merupakan kegiatan penting yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat. Pendidikan ini bertujuan untuk mempersiapkan anak dalam menghadapi kehidupan di masa yang akan datang. Guru merupakan suatu profesi, yang memiliki kualifikasi tertentu dalam menjalankan tugasnya dalam hal mendidik, mengajar, membimbing motivator dan fasilitator bagi peserta didik. Minat merupakan salah satu aspek spikis yang dapat mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu atau juga untuk mencapai suatu tujuan. Strategi merupakan suatu perencanaan yang dirancang oleh guru untuk mencapai tujuan pembelajaran. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui strategi guru dalam mengelola minat belajar siswa di lingkungan sekolah dasar agar tujuan pembelajaran dapat terlaksana secara optimal. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian naratif dengan metode kualitatif, teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menjelaskan bahwa dalam menarik minat belajar siswa, guru SDN Jeddi 1 menerapkan berbagai strategi yang berbeda. Strategi tersebut disesuaikan dengan kondisi kelas, usia siswa, dan mata pelajaran tertentu. Berikut ini adalah beberapa strategi yang digunakan dalam menarik minat siswa dalam belajar, seperti Menciptakan Suasana Belajar yang Menyenangkan dan Kondusif, Melibatkan Siswa Secara Aktif dalam Proses Pembelajaran, Pemilihan Materi yang Relevan dan Menarik. Dapat disimpulkan bahwa strategi mengajar guru untuk meningkatkan minat belajar siswa adalah dengan menggunakan metode pembelajaran yang bervariasi, memotivasi siswa, mengelola kelas dengan baik, membuat media pembelajaran yang efektif dan efisien, memberikan apresiasi kepada siswa, dan guru harus menyampaikan pembelajaran dengan penuh semangat.
TANTANGAN MAHASISWA BARU DALAM MENYESUAIKAN DIRI DI LINGKUNGAN PERTEMANAN PROGRAM STUDI PGSD UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA Qurrotu Aini; Cahyaningrum; Maulida Apriliska; Andika Adinanda Siswoyo
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 2 No. 12 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v2i12.1203

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tantangan yang dihadapi oleh mahasiswa baru Program Studi PGSD Universitas Trunojoyo Madura angkatan 2024 dalam proses adaptasi sosial. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi hambatan yang mereka hadapi serta menyusun strategi efektif untuk membantu proses adaptasi tersebut. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini melibatkan 29 responden yang dipilih melalui angket. Data yang terkumpul dianalisis dengan teknik reduksi, penyajian, dan verifikasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 69% mahasiswa mengalami kesulitan dalam adaptasi sosial, dengan faktor utama berupa keterbatasan komunikasi dan rasa tidak percaya diri yang cukup tinggi. Meskipun demikian, 82% responden berhasil membangun hubungan pertemanan yang dekat, dan 89,7% merasa bahwa keterampilan sosial mereka mengalami peningkatan sejak memasuki lingkungan kampus. Peran dosen, staf kampus, dan dukungan dari teman-teman SMA terbukti menjadi faktor pendukung yang signifikan dalam membantu adaptasi mahasiswa baru.Penelitian ini menekankan pentingnya dukungan dari institusi pendidikan, termasuk penyelenggaraan program orientasi yang efektif, sebagai langkah strategis untuk membantu mahasiswa baru mengatasi hambatan dalam adaptasi sosial dan memperkuat keterampilan interpersonal mereka.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBASIS ASESSMEN TES PILIHAN GANDA DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA Maulidina Setyowati; Moh. Romdan Syiraj; Andika Adinanda Siswoyo
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 2 No. 12 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v2i12.1208

Abstract

Penelitian ini membahas tentang model Problem Based Learning (PBL) atau model pembelajaran berbasis masalah agar hasil belajar siswa meningkat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penerapan model pembelajaran berbasis masalah berdasarkan penilaian tes pilihan ganda agar hasil belajar bahasa Indonesia di UPTD SDN Mrecah 2 meningkat, khususnya pada materi memahami gagasan utama dan gagasan pendukung dalam teks narasi. Dalam penerapan pembelajaran berbasis masalah, siswa dalam kegiatan pembelajaran diminta untuk memecahkan masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa ketika menerapkan pembelajaran berbasis masalah. Hasil belajar siswa dalam pembelajaran meningkat menjadi tuntas dengan persentase 82%. Penelitian ini juga menemukan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis masalah tidak hanya optimal untuk memantapkan pemahaman kognitif siswa tentang ide pokok dan ide pendukung dalam teks naratif, tetapi juga mampu menstimulasi pemikiran kritis dan kerja sama antar siswa. Hasil observasi pembelajaran juga menunjukkan bahwa siswa lebih aktif dan kolaboratif dalam memahami materi narrative text. Selain itu, penggunaan penilaian tes pilihan ganda sebagai alat evaluasi memberikan gambaran yang lebih obyektif mengenai hasil belajar siswa. Oleh karena itu, model pembelajaran berbasis masalah berbantuan penilaian tes pilihan ganda dapat direkomendasikan sebagai salah satu strategi dalam proses belajar mengajar yang optimal dalam upaya membuat hasil belajar Bahasa Indonesia siswa UPTD SDN Mrecah 2 meningkat.
PENERAPAN MODEL INQUIRY UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN SAINS BERBANTUAN INSTRUMEN TES PADA PEMBELAJARAN IPAS MATERI PERUBAHAN WUJUD ZAT DI SEKOLAH DASAR Arvita Indah Wulandari; Siti Roihana Putri; Andika Adinanda Siswoyo
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 2 No. 12 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v2i12.1234

Abstract

Pendidikan di Indonesia, terutama dalam konteks pembelajaran sains, memerlukan inovasi untuk meningkatkan kualitas dan keterlibatan peserta didik. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing pada materi Perubahan Wujud Zat dalam meningkatkan keterampilan sains siswa kelas III di SDN Martajasah. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan melibatkan 27 siswa sebagai subjek penelitian. Proses pembelajaran dilakukan melalui empat tahapan utama: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi, dengan memanfaatkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) sebagai instrumen utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model inkuiri terbimbing berhasil meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi perubahan wujud zat, yang tercermin dari peningkatan hasil belajar siswa. Aktivitas siswa, seperti mengajukan pertanyaan, menganalisis informasi, dan menarik kesimpulan, menunjukkan peningkatan keterlibatan aktif serta kemampuan berpikir kritis yang lebih baik dibandingkan metode pembelajaran tradisional. Namun, penelitian ini mengidentifikasi beberapa kendala, seperti keterbatasan waktu pembelajaran dan fasilitas pendukung, yang membatasi eksplorasi siswa terhadap materi secara lebih mendalam. Kesimpulan penelitian mengungkapkan bahwa model inkuiri terbimbing efektif untuk mendukung pembelajaran sains di tingkat sekolah dasar, terutama dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka. Oleh karena itu, disarankan untuk meningkatkan alokasi waktu pembelajaran, menyediakan fasilitas pendukung yang lebih memadai, serta memberikan pelatihan intensif kepada guru guna mengoptimalkan penerapan model ini. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan pembelajaran sains berbasis inkuiri di sekolah dasar.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN BASED LEARNING DENGAN PENILAIAN TES (URAIAN SINGKAT) DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN PANCASILA PADA MATA PELAJARAN PPKN KELAS 2 Audita Hani Wijaya Putri; Putri Aulia Maharani; Andika Adinanda Siswoyo
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 2 No. 12 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v2i12.1237

Abstract

Kajian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, berfokus pada analisis proses pembelajaran dan pemahaman siswa terhadap materi Pancasila melalui tes uraian singkat. Data dikumpulkan melalui observasi dan analisis dokumen tes yang telah dilakukan selama dua siklus. Hasilnya menunjukkan bahwa tes uraian singkat sebagai metode penilaian memungkinkan peserta didik mengungkapkan pemahaman yang lebih mendalam mengenai nilai-nilai Pancasila. Rata-rata nilai peserta meningkat signifikan, dari 57 pada siklus pertama menjadi 78 pada siklus kedua, dengan ketuntasan belajar mencapai 80%. Model pembelajaran ini terbukti efektif dalam membantu peserta didik mengaitkan nilai-nilai Pancasila dengan kehidupan sehari-hari, serta mendorong berpikir kritis, reflektif, dan analitis. Proses pembelajaran yang berfokus pada refleksi dan diskusi aktif memungkinkan peserta didik untuk lebih memahami relevansi Pancasila dalam konteks modern. Dengan penerapan model ini, peserta didik tidak hanya menghafal nilai-nilai Pancasila, tetapi juga menginternalisasi dan menerapkannya dalam kehidupan sosial. Dengan hasil ini, diharapkan model pembelajaran ini dapat menjadi referensi yang bermanfaat untuk implementasi pembelajaran Pancasila yang lebih efektif di kelas, meningkatkan keterlibatan peserta didik, dan memperkuat penghayatan terhadap nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, serta membentuk karakter peserta didik yang lebih baik.
Co-Authors A, Jennie Salsabila A.D, Achmad Yahya Abdillah, Moh. Zulfan Abdulloh Fikri Ade Cyntia Pritasari Adhiba Anis Safitri Agil Agasi Agustin, Putri Prihandini Ainiya, Dwi Qurrotul Ainurramadhani, Imelda Eka Aisyiyah Siti Rodiyah Ajib Akhmad Fadhoni Al Bani Thariq, Ramzi Alfayed, Dody Alfi Mahani Alfin, Aprilia Halisa Alifia Filza Nabila Alifia Putri Kifani Amalia Nur Vikrani Amanda Elsa Syafila Amrosi, Achmad Ana Yuniasti Retno Angeli Arifin Anggun Nafla Syarifatul Azmi Annisa Putri M Apriyanur Rohim Argatya Abid Nur Fadhlurrahman Arina Hevy Alifiyah ARIS SETIAWAN Ariyanto, Fajar Luqman Arvita Indah Wulandari ASNI ASNI Asrulloh, Anil Fahrizin ASTINADILA ADIVIAN S Audita Hani Wijaya Putri Aulia, Marsha Awalia, Tia Izzatul Ayu Maghfirah Widiyati Ayu Rahmawati, Ika Azzahroh, Sayyidati Beta Masbaha BAGUS RAHMAD WIJAYA Cahya Herani Cahya Wilda Syahningrum Harlambang Cahyani, Ridha Rahmah Cahyaningrum Dewi, Alicia Fitria Dhani , Izzatul Maulidha Rama Dina Amelia DINDA FITROTIN Efendi, Surya Fajar Elsa Syafila, Amanda Eristya Maulidina Fachrur Rozie, Fachrur Fachry Abda El Rahman Fadhlurrhaman, Argatya Abid Nur Fadila, Anisa Nur Fadlillah, M Faizi, Moh. Nur Faizol Fara Medinna Oktavia Faridatul Yuniar Fariza Putri Nabila Fefi Utami Fiki Riehaz Zuhdi Fitrianingsih, Dewi Fitriyani, Ida Frissenda Septrianur Marinda Karno Putri Hadijah, Rifa Harsiwi, Nova Estu Helmia, Indi Hendra Herlambang Nugroho Hesti Wahyu Widayanti Hevy Alifiyah, Arina Hida Hoiris Zuhro, Istihana Ika Alyatur Rofiah Indahsari, Indahsari Irawati Irawati Irma Aprilia Novitasari Istihana Hoiris Zuhro Istiqomaturrobiah, Asri Izzatul Maulida Rama Dhani Januar Sebastian Putra Kamila, Aura Nada Kamilah, Mahsa KHOFIFATUN NABILAH Khoirul Umam Khusnah, Aprilia Nurul khusnul khotimah Krismonita, Marenda Dias Kristianingsih, Serafim Kusuma, Eka Maya Lathifatuz Zakiyah Lina Anggraini Mafrichatuz Zuhroh Maghfirli, Sabrina Maharani, Putri Aulia Mahardika, Candra Mahendra, Febrian Mahfiroh, Riski Umi Mahsa Kamilah Maulida Apriliska Mauliddiyah, Luluk Maulidia Annisa Maulidia Indah Mega Putri Maulidina Setyowati Mauludina Setyowati Maya Aulia Ramadhany Mei Ika Ramawati Moh. Hasan Abdillah Moh. Romdan Syiraj Moh. Zaini Moh. Zaini Muhamad Zakhi Ramadhan Mumtaz Tsabitah, Yasmin Mumtazah, Dzakiyatul Musdalifah Putri Sonia Muthoharoh, Aswajum Mutiara Navy Putri S Muyessaroh, Aris Muzaki, Alfian Nur Nabila, Widya Yasfi Nadhifah Mochtar Nadia Ramadhani Nadia Ramadhani Naila Nafaul Faiza Nanda Octavia Ramadhani Naura Firdausiyah Ngaini, Dwi Nur Nika Aulia Ningrum Novita Rahayu Ninik Zahrotur Rohmaniyah Novita Rahayu, Ningrum Nur Aida, Nur Nur Aini Febriyanti Nur Amalia Nur Anisa NUR ATIKA A Nur Fadilah Nur Indah Putri Ayu Pratama Roda’i Nurdiana Nurdiana Nurhandyany Nurhikmah, Anisa Nurul hayati Nurul Maryani Oktavia, Fara Medinna Oliviasari, Elvira Prastika Sari, Nevi Imelda Pratama Roda’i, Nur Indah Putri Ayu Priyono Tri Febrianto Putri , Audita Hani Wijaya Putri Aulia Maharani Putri Faridatus Sholehah Putri Novia Rahmawati Putri, Frissenda Septrianur Marinda Karno Putriana Nur Hafiza Qurrotu Aini Qurrotul Aini Qurrotul Aini R. A Qothrun Nada Syauqina Rahmawati, Yossy Novita Surya Ramadaniyanti, Dewi Putri Ramadhan, Muhamad Zakhi Ramzi Albani Thariq Rania, Nabila Putri Rica Aulia Rahma Richa Mulya Artikasari Riska Candrawati Rizqillah, Ahmad Fajar Ridho Rohmah, Aliya Rohmah, Sofi Khonisatur Rosichah Rahmadani, Arifatin Sabrina Maghfirli Islami Saliana, Silvi Milata Salsabiela, Rahma Julia Sarifa, Firawdatus Sayyaf, Muhammad Sayyidati Beta Masbaha Azzahroh Sela Reza Pahlefi Shinta Nuriah Shintia Shepti Hariani Silvi Milata Saliana Siti Aisyah SITI FATIMAH A Siti Maghfiroh Siti Maisaroh Siti Maisaroh Siti Roihana Putri Siti Salamah Solikhah, Makhfudhotus ST. Shafiyatul Hasanah Stantika, Vero Sukamto, Ika Sumiyarsi Sulaiman Sulaiman Surfilda Dwi Atika Syafii Karim, Ahmad Syahningrum, Cahya Wilda Syailil Aliyah Syarovina, Alfi Syiraj, Moh. Romdan Ukhtul Izza Nurfadila Ulfa, Sukriya Umi Khanifah Utami, Putri Puspita Vero Stantika Wahyu Alam Mutiara Wahyu Widayanti, Hesti Wati, Yulia Ambar Wijaya, Bagus Rahmad Wijaya, Bagus Rahmat Winarin, Winarin Wulandari, Arvita Indah Yasmin Mumtaz Tsabitah Yoga Dwi S Yulianti, Jesika Yulianto, Muhammad Zanuar Tri Yusak, Rizal