p-Index From 2021 - 2026
10.28
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Widyagogik : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar REKAYASA Jurnal Ibriez : Jurnal Kependidikan Dasar Islam Berbasis Sains Educatio Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Bada'a: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar JURNAL PENDIDIKAN, SAINS DAN TEKNOLOGI ELEMENTARY : Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Pendagogia: Jurnal Pendidikan Dasar EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah WISDOM: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indo-MathEdu Intellectuals Journal Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan JPUS: Jurnal Pendidikan Untuk Semua Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) MASALIQ: Jurnal Pendidikan dan Sains ARZUSIN: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Dasar Al-Irsyad: Journal of Education Science JURNAL PENDIDIKAN DAN KEGURUAN JIP: Jurnal Ilmu Pendidikan Jurnal Motivasi Pendidikan dan Bahasa Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Journal of Education for All Pelita : Jurnal Kajian Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia Educare : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Lentera : Jurnal Kajian Bidang Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Nakula: Pusat Ilmu Pendidikan, Bahasa Dan Ilmu Sosial INDOPEDIA (Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Jurnal Solutif: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Media Akademik (JMA) Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam Multidisciplinary Indonesian Center Journal BEKTI : Jurnal Pengabdian Kepada Masarakat CEJou Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar Cognitive
Claim Missing Document
Check
Articles

MODEL PEMBELAJARAN PJBL BERBASIS PEDAGOGIK KREATIF UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOGNITIF PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR Syiraj, Moh. Romdan; Awalia, Tia Izzatul; Rohmah, Sofi Khonisatur; Siswoyo, Andika Adinanda
ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/action.v5i2.5588

Abstract

This study aims to improve the cognitive learning outcomes of students by implementing a creative pedagogic-based project-based learning model in social studies content IPAS lessons. This research was conducted based on the low cognitive learning outcomes and the activeness of students in learning activities is still lacking because conventional methods still dominate in learning. This research uses the Classroom Action Research (PTK) approach of the Kemmis and Mc Taggart model which is applied in three cycles to 24 students of class V UPTD SDN Sendang Laok. Data collection techniques used were observation and multiple choice written tests, while data analysis techniques used descriptive qualitative and descriptive quantitative. The results showed an increase in the achievement of student learning outcomes from 45% during the pre-cycle to 50% in cycle I, 66% in cycle II, and 75% in cycle III. In addition to learning outcomes that can increase, there is also an increase in the activeness of students and the role of teachers in the learning process. It can be said that the application of the project-based learning model based on creative pedagogics in an effort to improve students' cognitive learning outcomes can prove effective and create a more creative, active, and meaningful learning process. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil balajar kognitif peserta didik dengan melakukan penerapan model pemeblajaran project based learning berbasis pedagogik kreatif pada pelajaran IPAS muatan IPS. Penelitian ini dilakukan didasari oleh rendahnya hasil belajar kognitif serta keaktifan peserta didik pada kegiatan belajar masih kurang dikarenakan metode konvensional masih mendominasi dalam pembelajaran. Penelitian ini mempergunakaan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis and Mc Taggart yang diterapkan dalam tiga siklus terhadap 24 peserta didik kelas V UPTD SDN Sendang Laok. Teknik pengumpulan data yang dipergunakan adalah dengan pengamatan serta tes tulis pilihan ganda, sedangkan teknik analisis data mempergunakan deskriptif kualitatif serta kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian memperlihatkan adanya peningkatan ketercapaian hasil belajar peserta didik dari 45% saat pra-siklus menjadi 50%pada siklus I, 66% pada siklus II, serta 75% pada siklus III. Selain hasil belajara yang dapat meningkat, terjadi pula peningkatan keaktifan peserta diik serta peran guru dalam proses belajar. Dapat dikatakan bahwasanya penerapan model pemebelajaran project based learning berbasis pedagogik kretaif dalam upaya peningkatan hasil belajar kognitif peserta didik dapat terbukti efektif dan menciptakan proses belajar yang lebih kreatif, aktif, serta bermakna.
PENINGKATAN HASIL KEMAMPUAN LITERASI DIGITAL SISWA MATERI PENGUKURAN SUDUT DENGAN MODEL KOOPERATIF TGT BERBASIS MULTIMEDIA Hevy Alifiyah, Arina; Wahyu Widayanti, Hesti; Kamilah, Mahsa; Adinanda Siswoyo, Andika
ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/action.v5i2.5610

Abstract

Students' digital literacy skills in the mathematics subject, particularly in the topic of measuring angles using standard units, are still considered low at SDN Kamal 1. This condition is caused by students’ low reading interest, limited variety in teaching methods, and the use of conventional and less interactive learning media. The purpose of this study is to optimize students' digital literacy outcomes through the implementation of a cooperative learning model of the Teams Games Tournament (TGT) type based on multimedia. The method used in this research is Classroom Action Research (CAR) with 32 third-grade students as subjects, conducted in two cycles. Each cycle includes planning, implementation, observation, and reflection stages. Data collection instruments include interviews, observations, and written tests, which are analyzed descriptively using a quantitative approach. The results of the study demonstrate a significant increase in students’ digital literacy skills regarding the topic of measuring angles with standard units. In the pre-cycle, the students’ average score was 36.88 with a mastery learning percentage of 12.5%. After applying the multimedia-based TGT model, the average score increased to 57.19 with a mastery of 28.13% in cycle I, and reached 74.01 with a mastery learning percentage of 81.25% in cycle II. This improvement indicates that the multimedia-based TGT model effectively enhances students’ digital literacy skills in the angle measurement topic by encouraging active student engagement, strengthening collaboration, and utilizing technology as an engaging and enjoyable learning aid. This study concludes that the implementation of the multimedia-based TGT learning model plays a role in improving students’ digital literacy outcomes on the topic of measuring angles with standard units and is recommended for application in other topics and different classes with certain adjustments ABSTRAK Kemampuan literasi digital siswa pada mata Pelajaran matematika, khususnya pada topik pengukuran sudut menggunakan satuan baku, masih tergolong rendah di SDN Kamal 1. Kondisi ini disebabkan oleh minimnya minat baca siswa, metode pengajaran yang kurang bervariasi, serta pemanfaatan media pembelajaran yang masih konvensional dan kurang interaktif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengoptimalkan hasil literasi digital siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) yang berbasis multimedia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek sebanyak 32 siswa kelas III yang dilaksanakan dalam dua siklus. Proses dalam setiap siklus mencakup kegiatan merencanakan, melaksanakan, mengamati, dan merefleksikan. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan tes tertulis, yang hasilnya dianalisis secara deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil dari penelitian membuktikan adanya kenaikan signifikan pada hasil kemampuan literasi digital siswa dalam topik pengukuran sudut dengan satuan baku. Pada pra siklus, nilai rata-rata siswa tercatat sebesar 36,88 dengan persentase ketuntasan belajar 12,5%. Setelah penerapan model TGT berbasis multimedia, nilai rata-rata meningkat menjadi 57,19 dengan ketuntasan 28,13% pada siklus I, dan mencapai 74,01 dengan ketuntasan belajar sebesar 81,25% pada siklus II. Peningkatan ini memperlihatkan bahwa model TGT berbasis multimedia terbukti dapat meningkatkan hasil kemampuan literasi digital siswa pada materi pengukuran sudut dengan satuan baku karena mendorong keterlibatan aktif siswa, memperkuat kerja sama, serta memanfaatkan teknologi sebagai alat bantu pembelajaran yang menarik dan menyenangkan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa impelementasi model pembelajaran TGT berbasis multimedia berperan dalam peningkatan hasil kemampuan literasi digital siswa pada materi pengukuran sudut dengan satuan baku dan direkomendasikan untuk diterapkan pada materi lain dan kelas yang berbeda dengan penyesuaian tertentu.
PENERAPAN ASESMEN AUTENTIK BERBASIS TERTULIS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOGNITIF IPAS SISWA SDN TAGUNGGUH 2 Aulia, Marsha; A, Jennie Salsabila; Helmia, Indi; Siswoyo, Andika Adinanda
ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/action.v5i2.5774

Abstract

This study addresses the issue of low cognitive learning outcomes in IPAS (Science, Social Studies, and Arts) among fourth-grade students at SDN Tagungguh 2, where initial scores averaged only 64%. The research specifically focuses on improving these learning outcomes through the implementation of authentic written assessment integrated with the Discovery Learning model. Conducted as a three-cycle classroom action research (CAR), each stage meticulously involved planning, adaptive action implementation, detailed observation, and in-depth reflection. Data were collected using cognitive learning outcome tests (multiple-choice and essay) and observation sheets for teacher and student activities. In Cycle I, the average cognitive learning outcome was 64% with 42% mastery. Entering Cycle II, the addition of video media prompted an increase in the average to 75.8% and mastery to 61%. The peak improvement was achieved in Cycle III, where the use of information board media significantly boosted the average to 83% with 94% classical mastery. These findings unequivocally demonstrate the effectiveness of authentic written assessment synergized with Discovery Learning and educational media in developing students' conceptual understanding and critical thinking skills. This research recommends adapting similar approaches for future IPAS learning innovations. ABSTRAKPenelitian ini mengkaji permasalahan rendahnya hasil belajar kognitif IPAS dilakukan di kelas IV SDN Tagungguh 2 yang pada kondisi awal menunjukkan rata-rata hanya 64%. Penelitian ini secara spesifik berfokus pada peningkatan hasil belajar tersebut melalui implementasi asesmen autentik berbasis tertulis yang terintegrasi dengan model Discovery Learning. Sebagai penelitian tindakan kelas (PTK) tiga siklus, setiap tahapannya mencakup perencanaan yang cermat, pelaksanaan tindakan yang adaptif, observasi yang detail, dan refleksi mendalam. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar kognitif (pilihan ganda dan uraian) serta observasi aktivitas guru dan siswa. Pada siklus I, rata-rata hasil belajar kognitif tercatat 64% dengan ketuntasan 42%. Memasuki siklus II, penambahan media video mendorong peningkatan rata-rata menjadi 75,8% dan ketuntasan 61%. Puncak peningkatan dicapai pada siklus III, di mana penggunaan media papan informasi secara signifikan mendongkrak rata-rata hingga 83% dengan ketuntasan klasikal 94%. Temuan ini secara tegas membuktikan efektivitas asesmen autentik berbasis tertulis yang disinergikan dengan Discovery Learning serta media edukatif dalam mengembangkan pemahaman konseptual dan keterampilan berpikir kritis siswa. Penelitian ini merekomendasikan adaptasi pendekatan serupa untuk inovasi pembelajaran IPAS di masa mendatang.
PENINGKATAN LITERASI DIGITAL SISWA MELALUI PEMBELAJARAN TPACK BERBANTUAN MEDIA AUDIOVISUAL Salamah, Siti; Indahsari, Indahsari; Yulianti, Jesika; Siswoyo, Andika Adinanda
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i2.5589

Abstract

This study aims to improve students' digital literacy through the implementation of the TPACK (Technological Pedagogical and Content Knowledge) digital-based learning model. The subjects of the study were 23 fifth-grade students at SDN Kraton 5. This research employed Classroom Action Research (CAR) using the Kemmis and McTaggart model, which consists of four stages: planning, action, observation, and reflection. The study was conducted in two cycles. In the first cycle, the results showed that students' digital literacy indicators had not yet met the established success criteria. This was due to students’ limited understanding of technology use in learning and the insufficient integration of content, pedagogy, and technology. Improvements were made in the second cycle, including the use of interactive digital media and collaborative learning strategies, resulting in a significant increase in students' digital literacy skills. The results in the second cycle showed that 86% of students met the success criteria, indicating that the learning objectives had been achieved. Thus, the digital-based TPACK model proved effective in enhancing elementary students’ digital literacy. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital siswa melalui penerapan model pembelajaran TPACK (Technological Pedagogical and Content Knowledge) berbasis digital. Subjek penelitian adalah 23 siswa kelas V di SDN Kraton 5. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang terdiri dari empat tahapan: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus. Pada siklus pertama, hasil pembelajaran menunjukkan bahwa indikator literasi digital siswa masih belum mencapai kriteria keberhasilan yang ditetapkan. Hal ini disebabkan oleh kurangnya pemahaman siswa terhadap penggunaan teknologi dalam pembelajaran serta keterbatasan integrasi antara konten, pedagogi, dan teknologi. Setelah dilakukan perbaikan pada siklus kedua, termasuk penggunaan media digital interaktif dan strategi pembelajaran kolaboratif, terjadi peningkatan signifikan dalam kemampuan literasi digital siswa. Hasil pada siklus kedua menunjukkan bahwa 86% siswa mencapai kriteria keberhasilan, yang menandakan tercapainya tujuan pembelajaran. Dengan demikian, model TPACK berbasis digital terbukti efektif dalam meningkatkan literasi digital siswa SD.
Penerapan Pembelajaran STEAM Berbasis Proyek untuk Meningkatkan Pemahaman dan Kreativitas Siswa SD Mata Pelajaran Matematika Wulandari, Arvita Indah; Maisaroh, Siti; Aini, Qurrotul; Siswoyo, Andika Adinanda; Winarin, Winarin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.28762

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar dan kreativitas siswa kelas IV SDN Tajungan Kamal dalam pembelajaran matematika melalui pendekatan STEAM berbasis proyek. Masalah utama sebelumnya adalah rendahnya pemahaman konsep matematika, terutama operasi perkalian dan pembagian, serta kurangnya keterlibatan aktif siswa. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart dalam dua siklus, dengan 23 siswa sebagai subjek. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, tes tulis, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam hasil belajar siswa, dengan rata-rata nilai naik dari 47,65 menjadi 77,61, dan ketuntasan belajar meningkat dari 0% menjadi 86,96%. Selain peningkatan kognitif, terlihat pula perkembangan afektif dan psikomotorik seperti kreativitas, kerja sama, dan antusiasme. Temuan ini membuktikan bahwa pembelajaran STEAM berbasis proyek efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep serta keterampilan abad ke-21 pada siswa sekolah dasar.
MODEL PEMBELAJARAN ACTIVE LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KETERLIBATAN DAN MOTIVASI SISWA PADA PEMBELAJARAN IPAS DI SDN TANGUNGGUH 2 Mauliddiyah, Luluk; Kristianingsih, Serafim; Fadila, Anisa Nur; Siswoyo, Andika Adinanda
ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/action.v5i3.5937

Abstract

This study aims to determine the extent to which the implementation of the Active Learning model can improve student engagement and motivation in IPAS learning among fourth-grade students at SDN Tangungguh 2. This research is a Classroom Action Research (CAR) conducted over three cycles, each consisting of planning, action, observation, and reflection stages. The research subjects were 25 fourth-grade students, including 11 boys and 14 girls. Data were collected through observations, motivation questionnaires, and student engagement observation sheets. The results showed that the implementation of the Active Learning model significantly improved student motivation and engagement. This was evidenced by an increase in motivation scores from an average of 70.10 in cycle I to 88.25 in cycle II, and 89.05 in cycle III. Student engagement also improved in indicators such as discussion participation, activity involvement, and attendance and discipline, all of which showed upward trends across the cycles. Thus, the Active Learning model proved effective in creating more active, enjoyable, and meaningful learning experiences for students. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana penerapan model pembelajaran Active Learning dapat meningkatkan keterlibatan dan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran IPAS di kelas IV SDN Tangungguh 2. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam tiga siklus, masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 25 siswa kelas IV yang terdiri dari 11 laki-laki dan 14 perempuan. Data dikumpulkan melalui observasi, angket motivasi, dan lembar pengamatan keterlibatan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Active Learning secara signifikan meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa. Hal ini ditunjukkan oleh peningkatan skor motivasi dari rata-rata 70,10 pada siklus I menjadi 88,25 pada siklus II, dan mencapai 89,05 pada siklus III. Peningkatan keterlibatan siswa juga terlihat dari indikator keaktifan diskusi, partisipasi aktivitas, serta kedisiplinan dan kehadiran yang menunjukkan tren naik di setiap siklus. Dengan demikian, model Active Learning terbukti efektif dalam menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, menyenangkan, dan bermakna bagi siswa.
Improving Science and Social Studies Learning Outcomes in Grade 5 through the Inquiry Learning Model Assisted by Interactive Multimedia Mahendra, Febrian; Rizqillah, Ahmad Fajar Ridho; Asrulloh, Anil Fahrizin; Siswoyo, Andika Adinanda
Pelita : Jurnal Kajian Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Volume 5 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/pelita.v5i1.3284

Abstract

This study addresses the low academic performance of fifth-grade students at Gili Timur 2 Public Elementary School in understanding the solar system topic within the Natural and Social Sciences curriculum. The problem was attributed to conventional teaching methods and the minimal use of visual media. This research aimed to enhance student learning outcomes by implementing an inquiry-based learning model integrated with interactive multimedia using Morph PowerPoint. The study adopted a Classroom Action Research design following the Kemmis and McTaggart model and was conducted in three cycles involving 39 students. Data collection techniques included observations, interviews, and achievement tests, with all instruments validated prior to use. The findings demonstrated a significant improvement in student achievement, with average scores increasing from 59.08 in Cycle I to 79.38 in Cycle II and 83.85 in Cycle III. The percentage of students achieving mastery learning also rose markedly from 23.07% to 97.43%. The integration of inquiry-based instruction with Morph PowerPoint effectively enhanced students’ conceptual understanding, engagement, and motivation. This study offers a pedagogical contribution by demonstrating the potential of combining Morph PowerPoint with inquiry-based learning in elementary science education a synergy that has received limited attention in existing research. Nevertheless, challenges such as limited instructional time and diverse student learning preferences should be addressed for broader application.
Pengaruh Model Quantum Teaching Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPAS Kelas IV SDN Sidotopo 1 Surabaya Ramadhan, Muhamad Zakhi; Siswoyo, Andika Adinanda
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 6 No. 5 (2025): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v6i5.3833

Abstract

This research was motivated by the low learning outcomes in the IPAS subject, particularly on the topic of force, among fourth-grade students at SDN Sidotopo 1 Surabaya. The aim of this study was to determine the effect of the quantum teaching learning model on students’ learning outcomes in the topic of magnetic force. This research employed a quantitative approach with a quasi-experimental design, specifically using the nonequivalent control group design. The sampling technique used was saturated sampling. The population of the study consisted of 60 students from classes IVA and IVB. Data collection methods included observation and testing. Data were analyzed descriptively quantitatively. Based on the results of the mann-whitney hypothesis test at a 5% significance level, the p-value obtained was 0.008. Since 0.008 < 0.05, the null hypothesis H₀ was rejected and the alternative hypothesis H₁ was accepted. The results of the study indicate that the quantum teaching learning model has a significant effect on students learning outcomes in the topic of magnetic force.
PENINGKATAN LITERASI SAINS SISWA PADA PEMBELAJARAN IPAS MELALUI MEDIA INTERAKTIF DAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF Maharani, Putri Aulia; Prastika Sari, Nevi Imelda; Nabila, Widya Yasfi; Siswoyo, Andika Adinanda
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 4 No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/aijes.v4i2.200

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan literasi sains siswa kelas V di UPTD SDN Mrecah 2 Bangkalan dalam mata pelajaran IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial), dengan fokus pada muatan IPA. Latar belakang penelitian adalah rendahnya tingkat literasi sains siswa, yang ditandai oleh pemahaman konsep yang terbatas dan kurangnya keterampilan berpikir kritis, akibat dari penggunaan metode pembelajaran yang berpusat pada guru dan media yang kurang mendukung. Penelitian ini menggunakan model Kemmis & McTaggart dalam dua siklus. Pada Siklus I diterapkan model Group Investigation (GI) dengan bantuan media PowerPoint interaktif, namun hasil kognitif siswa belum optimal. Perbaikan dilakukan pada Siklus II dengan mengganti media menjadi pop-up book, yang mampu meningkatkan pemahaman konsep secara signifikan. Ketuntasan belajar siswa meningkat dari 33% pada Siklus I menjadi 60% pada Siklus II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi pembelajaran kooperatif dan media interaktif yang menarik efektif dalam meningkatkan literasi sains siswa sekolah dasar.
ANALISIS PENGGUNAAN SOSIAL MEDIA DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER PESERTA DIDIK DI SEKOLAH DASAR Siswoyo, Andika Adinanda; Pratama Roda’i, Nur Indah Putri Ayu; Ramadhani, Nadia; Zaini, Moh.
Cognitive: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 2 No. 3 (2024): Desember
Publisher : CV. Jendela Gagasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61743/cg.v2i3.81

Abstract

This study aims to analyze the impact of social media use on the character development of students at SDN Bunder 1, Pademawu District, Pamekasan Regency. Using a descriptive qualitative approach, the study involved 26 sixth-grade students as informants. With the rise of social media platforms such as TikTok, YouTube, and Instagram, concerns have emerged regarding their effects on children's behavior and personality. Through qualitative research methods, this study seeks to examine how social media influences students' social interactions and character formation. The findings show that all students use social media, with TikTok being the most popular platform. Social media provides benefits in learning, with students reporting positive effects such as increased self-confidence and ease in making friends. However, challenges also arise as students may imitate negative behaviors they encounter on social media. Therefore, the role of parents and teachers is crucial in supervising and guiding children's use of social media.
Co-Authors A, Jennie Salsabila A.D, Achmad Yahya Abdillah, Moh. Zulfan Abdulloh Fikri Ade Cyntia Pritasari Adhiba Anis Safitri Agil Agasi Agustin, Putri Prihandini Ainiya, Dwi Qurrotul Ainurramadhani, Imelda Eka Aisyiyah Siti Rodiyah Ajib Akhmad Fadhoni Al Bani Thariq, Ramzi Alfayed, Dody Alfi Mahani Alfin, Aprilia Halisa Alifia Putri Kifani Amalia Nur Vikrani Amanda Elsa Syafila Amrosi, Achmad Ana Yuniasti Retno Angeli Arifin Anggun Nafla Syarifatul Azmi Annisa Putri M Apriyanur Rohim Argatya Abid Nur Fadhlurrahman Arina Hevy Alifiyah ARIS SETIAWAN Ariyanto, Fajar Luqman Arvita Indah Wulandari ASNI ASNI Asrulloh, Anil Fahrizin ASTINADILA ADIVIAN S Audita Hani Wijaya Putri Aulia, Marsha Awalia, Tia Izzatul Ayu Maghfirah Widiyati Ayu Rahmawati, Ika Azzahroh, Sayyidati Beta Masbaha BAGUS RAHMAD WIJAYA Cahya Herani Cahya Wilda Syahningrum Harlambang Cahyani, Ridha Rahmah Cahyaningrum Dewi, Alicia Fitria Dhani , Izzatul Maulidha Rama Dina Amelia DINDA FITROTIN Efendi, Surya Fajar Elsa Syafila, Amanda Endang Sulistianingsih Eristya Maulidina Fachrur Rozie, Fachrur Fachry Abda El Rahman Fadhlurrhaman, Argatya Abid Nur Fadila, Anisa Nur Fadlillah, M Faizi, Moh. Nur Faizol Fara Medinna Oktavia Faridatul Yuniar Fariza Putri Nabila Fefi Utami Fiki Riehaz Zuhdi Fitrianingsih, Dewi Fitriyani, Ida Frissenda Septrianur Marinda Karno Putri Hadijah, Rifa Harsiwi, Nova Estu Helmia, Indi Hendra Herlambang Nugroho Hesti Wahyu Widayanti Hevy Alifiyah, Arina Hida Hoiris Zuhro, Istihana Ika Alyatur Rofiah Indahsari, Indahsari Irawati Irawati Irma Aprilia Novitasari Istihana Hoiris Zuhro Istiqomaturrobiah, Asri Izzatul Maulida Rama Dhani Januar Sebastian Putra Kamila, Aura Nada Kamilah, Mahsa KHOFIFATUN NABILAH Khoirul Umam Khusnah, Aprilia Nurul khusnul khotimah Krismonita, Marenda Dias Kristianingsih, Serafim Kusuma, Eka Maya Lathifatuz Zakiyah Lina Anggraini Mafrichatuz Zuhroh Maghfirli, Sabrina Maharani, Putri Aulia Mahardika, Candra Mahendra, Febrian Mahfiroh, Riski Umi Mahsa Kamilah Maulida Apriliska Mauliddiyah, Luluk Maulidia Annisa Maulidia Indah Mega Putri Maulidina Setyowati Maya Aulia Ramadhany Moh. Hasan Abdillah Moh. Romdan Syiraj Moh. Zaini Moh. Zaini Muhamad Zakhi Ramadhan Mumtaz Tsabitah, Yasmin Mumtazah, Dzakiyatul Musdalifah Putri Sonia Muthoharoh, Aswajum Mutiara Navy Putri S Muyessaroh, Aris Muzaki, Alfian Nur Nabila, Widya Yasfi Nadhifah Mochtar Nadia Ramadhani Nadia Ramadhani Naila Nafaul Faiza Nanda Octavia Ramadhani Naura Firdausiyah Ngaini, Dwi Nur Nika Aulia Ningrum Novita Rahayu Ninik Zahrotur Rohmaniyah Novita Rahayu, Ningrum Nur Aini Febriyanti Nur Amalia Nur Anisa NUR ATIKA A Nur Fadilah Nur Indah Putri Ayu Pratama Roda’i Nurdiana Nurdiana Nurhandyany Nurhikmah, Anisa Nurul hayati Nurul Maryani Oktavia, Fara Medinna Oliviasari, Elvira Prastika Sari, Nevi Imelda Pratama Roda’i, Nur Indah Putri Ayu Priyono Tri Febrianto Putri , Audita Hani Wijaya Putri Aulia Maharani Putri Faridatus Sholehah Putri Novia Rahmawati Putri, Frissenda Septrianur Marinda Karno Putriana Nur Hafiza Qurrotu Aini Qurrotul Aini Qurrotul Aini R. A Qothrun Nada Syauqina Rahmawati, Yossy Novita Surya Ramadaniyanti, Dewi Putri Ramadhan, Muhamad Zakhi Ramzi Albani Thariq Rania, Nabila Putri Rica Aulia Rahma Richa Mulya Artikasari Riska Candrawati Rizqillah, Ahmad Fajar Ridho Rohmah, Aliya Rohmah, Sofi Khonisatur Rosichah Rahmadani, Arifatin Sabrina Maghfirli Islami Saliana, Silvi Milata Salsabiela, Rahma Julia Sarifa, Firawdatus Sayyaf, Muhammad Sayyidati Beta Masbaha Azzahroh Sela Reza Pahlefi Shinta Nuriah Shintia Shepti Hariani Silvi Milata Saliana Siti Aisyah SITI FATIMAH A Siti Maghfiroh Siti Maisaroh Siti Maisaroh Siti Roihana Putri Siti Salamah Solikhah, Makhfudhotus ST. Shafiyatul Hasanah Stantika, Vero Sulaiman Sulaiman Surfilda Dwi Atika Syafii Karim, Ahmad Syahningrum, Cahya Wilda Syailil Aliyah Syarovina, Alfi Syiraj, Moh. Romdan Ukhtul Izza Nurfadila Ulfa, Sukriya Umi Khanifah Utami, Putri Puspita Vero Stantika Wahyu Alam Mutiara Wahyu Widayanti, Hesti Wati, Yulia Ambar Wijaya, Bagus Rahmad Wijaya, Bagus Rahmat Winarin, Winarin Wulandari, Arvita Indah Yasmin Mumtaz Tsabitah Yoga Dwi S Yulianti, Jesika Yulianto, Muhammad Zanuar Tri Yusak, Rizal