Claim Missing Document
Check
Articles

Effect of Moringa oleifera Leaf Decoction on Total Cholesterol Levels in Obese White Rats (Rattus norvegicus) Nurul Fiqriyatul Islamiyah; Irmayanti Irmayanti; Ratih Natasha Maharani; Prema Hapsari Hidayati; Andi Alamanda Irwan
Muhammadiyah Medical Journal Vol. 7 No. 1 (2026): Muhammadiyah Medical Journal (MMJ)
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/mmj.7.1.73-86

Abstract

Background: Total cholesterol is an essential lipid component required for the formation of hormones, vitamin D, and bile acids. However, elevated cholesterol levels (>200 mg/dL) can lead to hypercholesterolemia and increase the risk of cardiovascular diseases. Besides pharmacological therapy such as simvastatin, which may cause side effects with long-term use, herbal alternatives are increasingly being explored. Moringa oleifera leaves contain phytochemicals with potential cholesterol-lowering effects. Objective: To determine the effect of Moringa oleifera leaf decoction on total cholesterol levels in male white rats (Rattus norvegicus). Methods: This study employed an experimental pretest–posttest control group design and was conducted from August to September 2025 at the Research Laboratory, Faculty of Medicine, University of Muslim Indonesia. Male white rats were divided into treatment groups receiving doses of 400 mg/kgBW and 800 mg/kgBW. Data were analyzed using the Paired Sample t-test and One-Way ANOVA. Results: All groups exhibited total cholesterol levels above normal prior to treatment. Administration of Moringa oleifera leaf decoction at doses of 400 mg/kgBW and 800 mg/kgBW significantly reduced total cholesterol levels (p = 0.000). The decoction significantly reduced cholesterol levels in obese rats, with efficacy comparable to simvastatin and no dose-dependent differences observed. Conclusion: Moringa oleifera leaf decoction has potential as an effective natural alternative for lowering total cholesterol levels in white rats.
Literature Review: Glucocorticoid-Induced Osteoporosis (GIOP) Therapy Based on Current Evidence Atika Ananda Putri; Ida Royani; Prema Hapsari Hidayati
Journal of Community Health Provision Vol. 6 No. 2 (2026): Journal of Community Health Provision
Publisher : PSPP JOURNALS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55885/jchp.v6i2.1023

Abstract

Glucocorticoid-Induced Osteoporosis (GIOP) is the most common form of secondary osteoporosis resulting from long-term glucocorticoid use and is associated with an increased risk of fracture. The management of GIOP continues to evolve as new evidence emerges regarding pharmacological therapy, sequential strategies, and fracture risk-based approaches. This article aims to review glucocorticoid-induced osteoporosis (GIOP) therapy based on the current evidence. This study is a literature review with a search of articles from the PubMed database between 2023 and 2026. The literature used includes original research, systematic reviews, meta-analyses, and clinical guidelines relevant to glucocorticoid-induced osteoporosis (GIOP). Current evidence suggests that glucocorticoid-induced osteoporosis (GIOP) therapy includes bisphosphonates as first-line therapy, denosumab as an alternative in certain at-risk patients, and teriparatide in high-risk patients. Sequential therapy approaches (anabolic-to-antiresorptive) and treat-to-target strategies have been shown to be more effective in increasing and maintaining bone mass. Current evidence-based therapy for glucocorticoid-induced osteoporosis (GIOP) emphasizes an individualized, risk-based approach with a combination of pharmacological therapy, calcium and vitamin D supplementation, lifestyle modification, and regular monitoring. This comprehensive approach is essential to reduce fracture risk and improve quality of life in patients taking long-term glucocorticoids.
UJI EFEKTIVITAS ANTIHIPERGLIKEMIK EKSTRAK MENIRAN (Phyllanthus niruri L) PADA TIKUS YANG DIINDUKSI DENGAN DEXAMETHASONE Nur Rahma; Ida Royani; Nasrudin Andi Mappaware; Prema Hapsari; Nur Fadhillah Khalid
Medika Alkhairaat: Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 8 No 01 (2026): April
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v8i01.411

Abstract

ABSTRAK Hiperglikemia merupakan masalah kesehatan global yang memerlukan penanganan efektif. Mengingat tingginya risiko efek samping dan biaya pengobatan konvensional, pencarian alternatif alami menjadi relevan. Tanaman Meniran (Phyllanthus niruri L) telah dikenal karena kandungan flavonoidnya yang berpotensi sebagai antihiperglikemik. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan membandingkan efektivitas ekstrak meniran dengan obat standar Metformin dalam menurunkan kadar glukosa darah. Studi ini menggunakan desain experimental pre and post control pada 20 ekor Tikus Putih (Rattus novergicus) yang diinduksi hiperglikemia menggunakan Dexamethasone dosis 0,09 mg/kgBB/hari. Hewan uji dibagi menjadi empat kelompok perlakuan, meliputi kontrol positif Metformin dan tiga variasi dosis ekstrak Meniran (300 mg, 400mg, dan 500mg/kgBB/hari) yang diekstraksi melalui maserasi etanol 96%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Metformin dan ekstrak Meniran efektif menurunkan kadar glukosa darah subjek uji secara signifikan mulai hari ketiga. Yang menarik, ekstrak Meniran terbukti lebih efektif dalam menurunkan kadar glukosa darah dibandingkan Metformin pada hari ketiga, menyimpulkan bahwa ekstrak Meniran (Phyllanthus niruri L) memiliki potensi kuat dan menjanjikan sebagai agen antihiperglikemik alami yang dapat menjadi alternatif pengobatan. ABSTRACT Hyperglycemia is a global health problem requiring effective management. Given the high risk of side effects and cost of conventional treatment, the search for natural alternatives is relevant. The Meniran plant (Phyllanthus niruri L) is known for its flavonoid content, which has potential as an antihyperglycemic agent. This study aimed to test and compare the effectiveness of Meniran extract with the standard drug Metformin in reducing blood glucose levels. The study employed an experimental pre and post control design on 20 White Rats (Rattus novergicus) whose hyperglycemia was induced using Dexamethasone at a dose of 0.09 mg/kgBW/day. The test animals were divided into four treatment groups, including Metformin positive control and three dose variations of Meniran extract (300mg, 400mg, and 500mg/kgbw) extracted through 96% ethanol maceration. The results showed that both Metformin and Meniran extract were effective in significantly reducing the blood glucose levels of the test subjects starting from the third day. Notably, the Meniran extract proved to be more effective in reducing blood glucose levels than Metformin on the third day, concluding that Meniran extract (Phyllanthus niruri L) has strong and promising potential as a natural antihyperglycemic agent that can be an alternative treatment.
Hubungan High Density Lipoprotein dengan Fatty Liver pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia yang Mengalami Obesitas: The Relationship Between High-Density Lipoprotein and Fatty Liver in Students of the Faculty of Medicine, Muslim University of Indonesia Who Experience Obesity Muhammad Surya Samudra; Prema Hapsari Hidayati; Dian Fahmi Utami; Febie Irsandy; Dwi Pratiwi
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - July 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i7.11576

Abstract

Fatty liver atau Non-Alcoholic Fatty Liver Disease (NAFLD) merupakan salah satu manifestasi gangguan metabolik yang sering ditemukan pada individu obesitas. Kadar High Density Lipoprotein (HDL) yang rendah diketahui berhubungan dengan gangguan metabolisme lipid dan berpotensi meningkatkan risiko terjadinya perlemakan hati. Mengetahui hubungan kadar High Density Lipoprotein (HDL) dengan kejadian fatty liver pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia yang mengalami obesitas. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 33 mahasiswa obesitas yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Kadar HDL diperiksa melalui pemeriksaan laboratorium darah, sedangkan status fatty liver ditentukan melalui pemeriksaan ultrasonografi (USG) hati. Analisis hubungan dilakukan menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi p<0,05. Sebagian besar responden berjenis kelamin laki-laki (60,6%), berada pada kategori obesitas II (54,5%), dan memiliki kadar HDL rendah (48,5%). Kejadian fatty liver ditemukan pada 11 responden (33,3%). Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kadar HDL dengan kejadian fatty liver (p=0,022). Responden dengan kadar HDL rendah memiliki proporsi fatty liver lebih tinggi (56,3%) dibandingkan responden dengan HDL normal (15,4%), sedangkan tidak ditemukan kasus fatty liver pada responden dengan HDL tinggi. Terdapat hubungan yang signifikan antara kadar HDL dengan kejadian fatty liver pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia yang mengalami obesitas. Kadar HDL yang rendah berhubungan dengan peningkatan risiko terjadinya fatty liver. ABSTRACT Fatty liver, or Non-Alcoholic Fatty Liver Disease (NAFLD), is a metabolic disorder commonly observed among individuals with obesity. Reduced High-Density Lipoprotein (HDL) levels are linked to disturbances in lipid metabolism and may contribute to a higher risk of developing fatty liver. This study aimed to analyze the relationship between HDL levels and the occurrence of fatty liver among obese students at the Faculty of Medicine, Muslim University of Indonesia. An observational analytic study with a cross-sectional design was conducted. A total of 33 obese students were selected using purposive sampling. HDL levels were measured through blood laboratory examinations, while fatty liver status was assessed using abdominal ultrasound (USG). The association between variables was analyzed using the Chi-Square test with a significance level of p < 0.05. The majority of participants were male (60.6%), classified as obesity class II (54.5%), and had low HDL levels (48.5%). Fatty liver was identified in 11 respondents (33.3%). Bivariate analysis indicated a significant relationship between HDL levels and fatty liver disease (p = 0.022). Individuals with low HDL levels showed a higher proportion of fatty liver (56.3%) compared to those with normal HDL levels (15.4%), while no cases were observed among participants with high HDL levels. The findings demonstrate a significant association between HDL levels and fatty liver in obese medical students at the Faculty of Medicine, Muslim University of Indonesia, indicating that lower HDL levels are related to an increased risk of fatty liver disease
Gambaran Hasil CT Scan pada Pasien Diabetes Melitus dengan Stroke di RSKD Dadi Makassar Tahun 2024–2025 Muhammad Arif Taufik; Prema Hapsari Hidayati; Dian Fahmi Utami; Mochammad Erwin Rachman; Muh. Jabal Nur
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2026): Juni : Jurnal Sains dan Kesehatan (JUSIKA)
Publisher : Universitas Muhamadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57214/jusika.v10i1.1191

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) is a metabolic disease with an increasing prevalence and a risk of causing macrovascular complications such as stroke. This study aimed to describe the characteristics of Diabetes Mellitus patients with stroke complications based on CT-scan results at RSKD Dadi Makassar in 2024–2025. This was a descriptive observational study with a retrospective design using medical record data. Samples were taken using a total sampling technique, comprising 60 patients, and analyzed univariately using the Statistical Product and Service Solutions (SPSS) version 26. The results showed that the majority of respondents were in the late elderly group (>56 years) at 66.7%, female (51.7%), and from the Makassar ethnic group (63.3%). Most respondents experienced hyperglycemia in random blood glucose (66.7%) and had uncontrolled fasting blood glucose (68.3%) and HbA1c (76.7%) levels. CT-scan results were dominated by non-specific cerebral infarction (68.3%), with ischemic stroke as the most common type (93.3%), a length of stay of 5–10 days (53.3%), and right-sided hemiparesis as the most common clinical manifestation (45.0%). It was concluded that DM patients with stroke complications were generally elderly, female, had poor glycemic control, and were dominated by ischemic stroke with non-specific cerebral infarction. Abstrak. Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit metabolik dengan prevalensi yang terus meningkat dan berisiko menimbulkan komplikasi makrovaskular berupa stroke. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik pasien Diabetes Melitus yang mengalami komplikasi stroke berdasarkan hasil CT-scan di RSKD Dadi Makassar tahun 2024–2025. Penelitian ini merupakan penelitian observasional deskriptif dengan desain retrospektif menggunakan data rekam medis. Sampel diambil dengan teknik total sampling sebanyak 60 pasien dan dianalisis secara univariat menggunakan Statistical Product and Service Solutions (SPSS) versi 26. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berusia lansia akhir (>56 tahun) sebanyak 66,7%, berjenis kelamin perempuan (51,7%), dan berasal dari Suku Makassar (63,3%). Sebagian besar responden mengalami hiperglikemia pada GDS (66,7%) serta memiliki kadar GDP (68,3%) dan HbA1c (76,7%) yang tidak terkontrol. Hasil CT-scan didominasi oleh infark serebri tidak spesifik (68,3%) dengan jenis stroke terbanyak berupa stroke iskemik (93,3%), lama rawat inap terbanyak 5–10 hari (53,3%), dan manifestasi klinis tersering berupa hemiparese dextra (45,0%). Disimpulkan bahwa pasien DM dengan komplikasi stroke umumnya berusia lanjut, berjenis kelamin perempuan, memiliki kontrol glikemik yang buruk, dan didominasi oleh stroke iskemik dengan gambaran infark serebri tidak spesifik.
Co-Authors A. Husni Esa Darussalam AB, Tarisya Febriyanti Baso Abbas Zavey Nurdin Abdillah, Andi Rachmat Abdullah, Rezky Putri Indarwati Achmad Haruns Muchsin Ade Rahmy Sujuthi Afifah Ridha Humairah Afriansyah, Rafli Agnes Feterina Parwati Gosal Agung Sukriadi Ahyar, Muammar Aisyah Nabilah Sulthan Aisyah Primaputri Ali Aspar Mappahya Alifya, Kafka Mutiara Almirah, Michaella Amrizal Muchtar Ana Meliyana Andi Adam Indra Andi Alamanda Irwan Andi Alamanda Irwan Andi Ambar Yusufputra Andi Dhedie Prasatia Sam Andi Kartini Eka Yanti Andi Kartini Eka Yanti Andi Kartini Eka Yanti Andi Kartini Eka Yanti Yanti Andi Muhammad Luthfi Parewangi Andi Siti Nur Pranana Ummah Feqqi Anggita, Dwi Anna Sari Dewi Ardiansar , Abdul Mubdi Arfan, Rafidah Arifuddin Karim, Abdul Mubdi Ardiansar Arina F Arifin Arina Fathiyyah Arifin Armanto Makmun Arni Isnaini Arfah Aryani, Aulia As'ad, Andri Ashar Magguliling Tayibu Ashari, Anjelia Farmana Asram, Andi Asrini Safitri Asrini Safitri Asrini Safitri Assofi, A. Syarifah Balqis Astra Budiati Nusrat Astri Wahyuni Atika Ananda Putri Ayu Lestari Bakhtiar, Ilma Khaerina Basyar Basyar Berry Erida Hasbi Dahliah Dahliah AZ Dahliah Dahliah Dahliah, Dahliah Danial, Nurul Fauziah Darariani Iskandar Darussalam, Andi Husni Esa Daulima, Shaula Vaganza Devita Nurul Ainiah, A. Dian Fahmi Utami Dian Fahmi Utami Dirgahayu L, Andi Millaty Dwi Anggita Dwi Anggita Dwi Anggita Dwi Pratiwi Dzul Rizka Edward Pandu Wiriansya Edward Pandu Wiriansya Eka Yanti, Andi Kartini Erlin Syahril Fadhillah, Fadhillah Fadil Mula Putra Faizul A Fatkhurroman, Imam Febie Irsandy Febie Irsandy Febie Irsandy Febriyanti, Andi Gina Fendy Dwimartono Firiansyah, Alief Rezeky G. Gunawan Gina Isni Djanuaresty Iskandar Hadi, Santriani Hamsah, M. Hamsah, Muhammad Hamzah, Pratiwi Nasir Harahap, Muhammad Wirawan Hasan Hasan Hasliyawati Hasan Hasta Handayani Hendrian Chaniago Herlambang Andre Hermiaty I Irmayanti Ida Royani Ida Royani Imran Safei Imran Safei Imran Safei, Imran Imran, Muh. Indah Lestari Indah Lestari Daeng Kanang Indah Lestari Daeng Kanang Inna Mutmainnah Inna Mutmainnah Musa Irmayanti Irmayanti Irmayanti Irmayanti Irmayanti Irmayanti Irmayanti Irmayanti, Irmayanti Irna Diyana Kartika Irna Diyana Kartika Kamaluddin Irna Diyana Kartika Kamaluddin Irwan, Andi Alamanda Iswan Wahab, M. Iwan Kurniawan Jabal Nur, Muhammad Jafar, Muh. Alfian Jumarti Ika Wulandari MZ Kamaluddin, Irna Diyana Kartika Kamandali, Buok Aria Kanang, Indah Lestari Daeng Karim, Abdul Mubdi Ardiansar Arifuddin Khairun, Nadhifah Wasila M. Hamsah M. Iswan Wahab M. Yogi Riyantama Isjoni M.Abrar Naufal Hidayatullah ZA Makmun, Armanto Mamile, Rahmawati Mappaware, Nasrudin Andi Marzelina Karim Miftahul Jannah Mochammad Erwin Rachman Mochammad Erwin Rachman Mochammad Erwin Rachman, Mochammad Erwin Mohammad Reza Zainal Abidin Mubarak, Andi Firman Mufia Muin Mufthiar Muhtar Muh Anugrah Ramadhan Muh. Fadil Asrar Muh. Jabal Nur Muhammad Arif Taufik Muhammad Fauzul Azhim Muhammad Irsan Muflih Mundzir Muhammad Jabal Nur, Muhammad Jabal Muhammad Surya Samudra Muhammad Taufiqurrahman, Muhammad Muhammad Yasin Arsal Muhammad Yatsrib Semme Mulyadi, Farah Ekawati Musa, Inna Mutmainnah Mutiara Amalia Muzammilia Nadraini Namirah, Hanna Aulia Nasrudin Andi Mappaware Nasrudin Andi Mappaware Natsir, Pratiwi Nevi sulvita karsa Nirwana Laddo Ni’ma Haifa Amin Novriansyah , Zulfikri Khalil Novriansyah, Zulfikri Khalil Nur Fadhillah Khalid Nur Hidayah Nur Rahma Nur, M. Jabal Nurfachanti Nurmadilla, Nesyana Nursyamsi Nursyamsi Nurul Faiqah Nurul Fiqriyatul Islamiyah P.Amir, Suliati Paulus Pratiwi L Basri Pratiwi Natsir Purnama, Rahmiaty Purnamasari, Reeny R Rahmawati Rachmat Faisal Syamsu Rachmat Faisal Syamsu Rachmat Faisal Syamsu Rachmat Faisal Syamsu Rachmat Latief Rahmah, Marlyanti Nur Rahmatul Atika Jamal Rahmawati Mamille Rahmawati, Rahmawati Ramadhan, Muh. Dwi Cahyo Rasfayanah Rasfayanah Ratih Natasha Maharani Ratih Natasha Maharani Ratu Sri Bestari Reza Farelim Wardana Rezky Pratiwi L Basri Rezky Putri Indarwati Abdullah Ridha Humairah, Afifah Rifka Yusraeni Rismayanti Risna Sri Wahyuni M Rizal Basry Rizky Nurhumairah Sarifuddin Rusman Safitri, Asrini Santriani Hadi Sarah Sarwati, Athiyyah Sarinah Mandella Rumlawan Selviani Sherliana, Sherliana Shofiyah Latief Shulhana Mokhtar Sidrah Darma Sigit Dwi Pramono Sitti Rukiyah Syawal Sodiqah, Yani Sri Irmandha Sri Irmandha K Sri Irmandha Kusumardhani Sri Julyani Sri Vitayani Sri Wahyu Sri Wahyu Sri Wahyuni Gayatri St. Nur Ashilah Nafi’ah St. Nur Ashilah Nafi’ah Suci Ramadhani Sudirman Katu, Sudirman Suliati P Amir Sultan Buraena Sultan Buraena Surdam, Zulfiyah Syahril, Erlin Syamsu Rijal Syarif Hidayatullah Syarifuddin Wahid Syarifuddin, Erwin Tabri, Nur Ahmad Tahir, Nur Cahyani Taufik, Muhammad Akram Tola, Aqilah Faizah Waode Inayatu Zahra Khairunnufus Wawan Susilo Wiriansya, Edward Pandu Wisudawan Wisudawan Wisudawan Wisudawan, Wisudawan Wulan Purnamasyani S Yani Sodiqah Yani Sodiqah Yanti, Andi Kartini Eka Yudistira, Amanda Tasya Reghinaa Putri Yuniati, Lisa Yusuf Kidingallo Zulfikri Khalil Novriansyah Zulfitriani Murfat Zulfiyah Surdam Zulfiyah Surdam