p-Index From 2021 - 2026
11.873
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Irfani Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Jurnal Diskursus Islam Inspiratif Pendidikan TARBAWI: Jurnal Pendidikan Agama Islam JICSA Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal At-Tarbiyat (Jurnal Pendidikan Islam) Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) CERMIN: Jurnal Penelitian ELFALAKY: Jurnal Ilmu Falak IJGIE (International Journal of Graduate of Islamic Education) TEMATIK: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Anak Usia Dini Guiding World : Jurnal Bimbingan dan Konseling Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Journal La Edusci TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan JURNAL KEISLAMAN Didaktika Religia Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ISTIQRA: JURNAL HASIL PENELITIAN Jurnal Riset Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Jurnal Panrita Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah (JIPMI) Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology (J-HEST) Education Journal: General and Specific Research Golden Ratio of Data in Summary Al-Irsyad: Journal of Education Science AL-QIBLAH: Jurnal Studi Islam dan Bahasa Arab Madani: Multidisciplinary Scientific Journal Setyaki : Jurnal Studi Keagamaan Islam Socius: Social Sciences Research Journal Jurnal Kajian Pendidikan dan Psikologi TEKNOS: Jurnal Pendidikan dan Teknologi INTERDISIPLIN: Journal of Qualitative and Quantitative Research Educational Journal of Learning Technology Vifada Journal of Education ISOLEK: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, Bahasa, dan Sastra Journal of Islamic Education Management Research (JIEMER) Socratika Al Urwatul Wutsqa International Journal of Multidisciplinary Reseach Edumaspul: Jurnal Pendidikan Wasīlah: Journal Of Sharia Sciences At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Journal Innovative Practices in Education (JIPE) Jurnal Pendidikan dan Keguruan Mushaf Journal: Jurnal Ilmu Al Quran dan Hadis (MJ)
Claim Missing Document
Check
Articles

PERKEMBANGAN PERGURUAN TINGGI ISLAM DI INDONESIA Nurhidaya, A Rezky; Akbar, Azaz; Ashar, Ashar; Prabu, Ince; Ondeng, Syarifuddin
AL-URWATUL WUTSQA: Kajian Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2022): JUNI 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan Perguruan tinggi Islam di Indonesia telah berlangsung sejak dibukanya Sekolah Tinggi Islam (STI) di Jakarta pada bulan Juli 1945 menjelang Indonesia merdeka. Sejak saat itu dinamika dan perkembangan perguruan Tinggi Islam dimulai. Setelah terbentuknya STI berubah menjadi UII (Universitas Islam Indonesia). Perkembangan berikutnya fakultasagama UII dinegerikan menjadi PTAIN (Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri), kemudian fase berikutnya muncullah IAIN dan STAIN, selain itu muncul pula pendidikan tinggi Islam swasta, baik berbentuk universitas, institut, maupun sekolah tinggi. Paradigma baru perguruan tinggi itu pada dasarnya bertumpu kepada tiga tungku utama, yakni Pertama, kemandirian lebih besar (greater autonomy) dalam pengelolaan atau otonomi. Kedua, akuntabilitas atau tanggung urai (greater accountability), bukan hanya dalam hal pemanfaatan sumber-sumber keuangan secara lebih bertanggungjawab, tetapi juga dalam pengembangan keilmuan, kandungan pendidikan dan program-program yang diselenggarakan. Ketiga, jaminan lebih besar terhadap kualitas (greater quality assurance) melalui evaluasi internal (internal evaluation) yang dilakukan secara kontinu dan berkesinambungan; dan evaluasi eksternal (external evaluation) oleh Badan Akreditasi Nasional (BAN).Kata Kunci: Akuntabilitas PTAI, Perguruan Tinggi; Sejarah pendidikan
MUHAMMADIYAH DALAM PERKEMBANGAN PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA Akbar, Azaz; Nurhidaya, A Rezky; Ali, A Muh.; Ondeng, Syarifuddin
AL-URWATUL WUTSQA: Kajian Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2022): JUNI 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Muhammadiyah merupakan organisasi yang didirikan oleh Kiai Ahmad Dahlan yang banyak bergerak pada amal usaha dibidang pendidikan seperti sekolah PAUD/, TK, SD, SLTP, SLTA, dan Perguruan Tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan kajian singkat dari beberapa artikel penelitian yang membahas tentang pergerakan muhammadiyah dari latar belakang berdirinya hingga pengaruhnya dalam dunia pendidikan islam di Indonesia. Metode penelitian ini yaitu studi kepustakaan Kerena pada akhirnya seluruh bahan yang telah dibaca harus ditarik sebuah kesimpulan dalam bentuk laporan. Sumber data terdiri dari data primer dan data sekunder. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemunculan organisasi muhammadiyah merupakan respon dari penegakkan ajaran islam yang berangkat dari al-Quran dan Sunnah. Juga dari sekian factor yang dikemukakan dari kedua penelitian tersebut di atas adalah tentang pemurnian tauhid yang dipengaruhi oleh colonialism tentang syirik, takhyul, bid’ah dan khurafat dan dhidup dalam kemiskinan, kemelaratan dan kebodohan. organisasi Muhammadiyah  sangat memperhatikan kondisi masyarakat yang majemuk dalam pengembangan kurikulum Pendidikan di Indonesia. Kata Kunci: Muhammadiyah; Pendidikan Islam; Indonesia
PESANTREN DI INDONESIA: LEMBAGA PEMBENTUKAN KARAKTER Fitri, Riskal; Ondeng, Syarifuddin
AL-URWATUL WUTSQA: Kajian Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2022): JUNI 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pondok pesantren merupakan salah satu lembaga pendidikan berbasis islam yang ada di Indonesia, yang di dalamnya mengajarkan berbagai macam  pelajaran  keagamaan  mengenai  islam  dan  sebagai  salah  satu  lembaga yang berperan banyak dalam pendidikan moral dan akhlak yang mulia bagi para santri didalamnya. Pondok pesantren yang ada di indonesia memiliki sejarah yang unik dan mempunyai ciri khas tersendiri dibandingkan dengan pondok  pesantren  yang   ada  di  negeri lain. Memaknai Istilah Pondok Pesantren. Tujuan  penelitian ini adalah : 1) Memahami sejarah singkat dan perkembangan pondok pesantren di Indonesia. 2) Memaknai karakteristik dan tujuan serta umsur-unsur pendidikan pesantren sebagai lembaga pendidikan islam di Indonesia. 3) Memahami sistem pembelajaran pondok pesantren di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan eksistensinya yang semakin bertahan dan memperoleh pengakuan dan variasinya yang semakin bertambah, telah mengantarkan pada kesimpulan bahwa pesantren mempunyai karakter plural, tidak seragam dan tidak memiliki wajah uniform. Pluralitas pesantren ditunjukkan antara lain dengan tiadanya sebuah aturan pun baik menyangkut manajerial, administrasi, birokrasi, struktur, budaya, kurikulum dan apalagi pemihakan politik. Yang dapat mendefinisikan pesantren menjadi tunggal adalah aturan yang datang dari pemahaman agama yang terefleksikan dalam berbagai kitab kuning. Kata Kunci: Pesantren; Indonesia; dan karakter
Improving Teacher Professionalism Through Classroom Action Research to Achieve Better National Education Quality Syaridawati; Ondeng, Syarifuddin; Mustami, Khalifah
Golden Ratio of Data in Summary Vol. 5 No. 4 (2025): August - October
Publisher : Manunggal Halim Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52970/grdis.v5i4.980

Abstract

This study aims to explore the role of classroom action research (CAR) in improving teacher professionalism and how such improvements contribute to national education quality, with a particular focus on the Indonesian context. Using a qualitative approach, the study draws on an extensive literature review of peer-reviewed journal articles, policy documents, and empirical case studies to analyze patterns and themes related to teacher development and instructional reform. The findings indicate that CAR is an effective, reflective, and context-sensitive approach that empowers teachers to engage in inquiry-based practice, adapt teaching strategies to student needs, and improve pedagogical competencies. Furthermore, CAR supports collaborative learning cultures and enhances teacher agency, contributing to sustained school improvement and alignment with national education goals. The study concludes that teacher professionalism, when nurtured through structured and supportive CAR initiatives, serves as a foundation for high-quality education. The implications highlight the importance of institutional support, leadership, and mentoring in making CAR a sustainable element of teacher professional development strategies.
Perkembangan Bahasa dan Sastra Arab di Berbagai Negara (Mesir, India dan Indonesia Lama): Development of Arabic Language and Literature in Various Countries (Egypt, India and Old Indonesia) Yasin, Muhammad; Syarifuddin Ondeng; Andi Abdul Hamzah
AL-QIBLAH: Jurnal Studi Islam dan Bahasa Arab Vol. 3 No. 1 (2024): AL-QIBLAH: Jurnal Studi Islam dan Bahasa Arab
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Sekolah Tinggi Ilmu Islam dan Bahasa Arab (STIBA) Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36701/qiblah.v3i1.1274

Abstract

This study aims to find out how the development of Arabic language and literature in Egypt, India and old Indonesia. This research is a qualitative descriptive library research, with a historical approach. The problems discussed in this study are first: how the rise of Modern Arabic literature in Egypt, second: how the development of Arabic language and literature in India, and third: what are the influences of Arabic literature on old Indonesian literature. The results showed that: (1) The rise of Arabic literature in Egypt was influenced by several factors, including: Al-Madaris (Schools), Al-Mathba'ah (Printing), Ash-Shuhuf / Al-Jaro'id (Newspapers), and Tarjamah. Pioneer of the neoclassical school of Arabic poetry. (2) The history of Arabic language and literature in India began when the Arabs entered India as traders, preachers, and conquerors. The existence of the Arabic language became strong and widespread when Islam came. Arabic language and literature grew and developed gradually in different parts of the Indian subcontinent, especially under Islamic dynasties. Period after period gave rise to scholars and literati who had an important influence on Arabic language and literature. (3) Based on the comparative analysis of literature above, it is evident that Indonesian literature in certain phases precisely before the 20th century was influenced by Arabic literature. Hamzah Fansuri, who is considered a pioneer of Malay literature or classical Indonesian literature in his Sufi poetry proved to be heavily influenced by Arabic literature.
Peran Al-Qur’an (Pengaruh Al-Qur’an dalam Membentuk Bahasa Arab dan Sastra): The Role of the Qur'an (The Influence of the Qur'an in Forming Arabic Language and Literature) Syarifuddin Ondeng; Andi Abdul Hamzah; Sam, Zulfiah
AL-QIBLAH: Jurnal Studi Islam dan Bahasa Arab Vol. 3 No. 1 (2024): AL-QIBLAH: Jurnal Studi Islam dan Bahasa Arab
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Sekolah Tinggi Ilmu Islam dan Bahasa Arab (STIBA) Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36701/qiblah.v3i1.1334

Abstract

This research aims to determine the role of the Al-Qur'an and its influence in shaping Arabic language and literature. The Al-Qur'an has very high miracles, both at the level of content and the language it uses. The height of the language of the Qur'an can be seen in the aspects of phoneme selection, word selection, sentence selection and the effects they cause. This research uses qualitative research which focuses more on aspects of in-depth understanding, using library research methods. The research results found that: The influence of the Al-Qur'an in shaping Arabic language and literature is very large and profound. The language of the Koran is considered the pinnacle of beauty and excellence in the structure of the Arabic language and has made a significant contribution to the development of Arabic literature. The strength and beauty of the language of the Koran has become an inspiration and model for Arabic speakers in developing literary skills and their language, such as the beauty of the language, use of vocabulary and terms, rhetorical style, influence on Arabic poetry, as well as the role of the Al-Qur'an in providing inspiration and guidance for Arab writers and poets in creating literary works.
Kawasan Penelitian Pendidikan Islam Ahmad Mudzakkir; Syarifuddin Ondeng; Khalifah Mustami; Suarni
Socratika: Journal of Progressive Education and Social Inquiry Vol. 1 No. 3 (2024): Socratika Oktober 2024
Publisher : South Sulawesi Education Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/socratika.v1i3.286

Abstract

This study aims to map the Islamic Education Research Area with a descriptive-analytical approach through library research methods. The field of Islamic education covers several main areas, including teaching materials, philosophy, history, institutions, systems, and curriculum. Each of these areas has unique characteristics and requires a different research approach to understand it comprehensively. Data were collected from sources in the form of books, scientific journal articles, and classical and contemporary references in Islamic education. Content analysis techniques were used to interpret the main concepts in each area, with source triangulation techniques applied to maintain the validity and objectivity of the data. The results of this study provide a systematic description that facilitates the mapping of Islamic education areas and offers relevant guidance for researchers and academics in determining research topics that focus on the development of Islamic education that is in accordance with contemporary needs.
Reconstructing The Role Of Parents and Teachers In Islamic Education Ana Fergina; Syarifuddin Ondeng; Saprin
IJGIE (International Journal of Graduate of Islamic Education) Vol. 5 No. 2 (2024): September
Publisher : Master of Islamic Studies Masters Program in the Postgraduate Institute of Islamic Studies Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/ijgie.v5i2.3242

Abstract

This research aims to explain the importance of reconstructing the roles of parents and teachers in Islamic education. It is a descriptive study utilizing a literature review. The roles of parents and teachers in Islamic education need to be reconstructed because children are growing up in a different era from their parents and teachers. The millennial era, characterized by technology reliance, makes children quickly adapt to their surroundings. However, to protect children from the negative influences of the times, parents and teachers must possess competencies beyond merely educating and teaching in the real world but also guiding them in the virtual world. Therefore, Islamic education for children must be preserved, and parents and teachers must continue to be educators, guides, motivators, and role models for their children so that they can compete in their time while maintaining good moral character according to Islamic teachings.
Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dalam Tradisi Mappanre Temme’ Pada Masyarakat Bugis Di Kecamatan Soppeng Riaja Kabupaten Barru Hidayatullah, Anwar Iskar; Ondeng, Syarifuddin; Syamsudduha, St
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 17 No. 2 (2019): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.341 KB)

Abstract

Abstak Tesis ini membahas topik nilai-nilai pendidikan Islam dalam tradisi Mappanre Temme’ (khatam al-Qur’an) pada masyarakat bugis di kecamatan soppeng riaja kabupaten Barru. Permasalahan pokok dalam penelitian ini yakni bagaimana nilai pendidikan Islam pada tradisi adat Mappanre Temme’. Permasalahan pokok dirinci pada tiga sub masalah, yaitu bagaimana latar belakang keberadaan tradisi Mappanre Temme’, bagaimana tata cara pelaksanaan tradisi Mappanre Temme’, serta nilai-nilai apa saja yang terkandung dalam tradisi Mappanre Temme’. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tatacara pelaksanaan dan nilai-nilai pendidikan Islam dalam tradisi Mappanre temme’ di soppeng riaja Barru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Mappanre Temme’ adalah sebuah tradisi eksotis yang penuh daya tarik. Eksotisme Mappanre Temme’ bukan hanya karena ia menjadi sarana hiburan tradisional ditengah arus globalisasi budaya, akan tetapi tradisi Mappanre Temme’ sarat dengan makna dan pesan yang mengekspresikan sistem nilai yang dianut oleh masyarakat bugis, yakni di dalamnya banyak terkandung nilai-nilai pendidikan Islam, yakni pendidikan iman, akhlak, intelektual, fisik dan psikis, dan sosial. Implikasi penelitian, diharapkan penelitian ini dapat memberikan nilai manfaat bagi semua pihak, terutama bagi masyarakat soppeng riaja. Penelitian ini dapat menjadi dasar agar dilain pihak adanya keberanian dari tokoh budaya agar gaya, gerak dan baca-bacaan yang menghiasi suasana upacara Mappanre temme’ dimodifikasi menjadi seni yang bernuansa Islami yang sarat dengan nilai-nilai syiar Islam khususnya pendidikan Islam demi membumikan Islam ditengah kehidupan masyarakat. Kata Kunci: Nilai-Nilai Pendidikan Islam, Tradisi Mappanre Temme’, Masyarakat Bugis
PENELITIAN NARATIF DAN ETNOGRAFI: PERBANDINGAN DAN APLIKASI Maemunah, St.; Ondeng, Syarifuddin; Mustami, Khalifah
CERMIN: Jurnal Penelitian Vol 8 No 2 (2024): AGUSTUS - DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cermin_unars.v8i2.5481

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan dua pendekatan kualitatif yang populer dalam penelitian sosial, yaitu pendekatan naratif dan etnografi, serta mengeksplorasi kelebihan, keterbatasan, dan aplikasi masing-masing metode. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka, di mana peneliti mengkaji literatur terkait dan sumber-sumber relevan untuk memahami karakteristik, teknik pengumpulan data, dan analisis yang diterapkan dalam kedua pendekatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan naratif lebih fokus pada cerita individu dan pengalaman subjektif, sementara etnografi berfokus pada pengamatan dan pemahaman budaya serta praktik sosial dalam konteks kelompok. Kelebihan pendekatan naratif terletak pada kemampuannya untuk menggali makna mendalam dari pengalaman individu, sedangkan etnografi memberikan pemahaman yang lebih luas tentang konteks sosial dan budaya. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya peneliti memilih metode yang sesuai berdasarkan tujuan penelitian dan konteks yang diteliti, serta potensi pengembangan kedua pendekatan di masa depan untuk menjawab tantangan kompleks dalam kajian sosial dan budaya. Kata Kunci: Pendekatan naratif, etnografi, penelitian kualitatif ABSTRACT This study aims to compare two qualitative approaches that are popular in social research, namely narrative and ethnographic approaches, and explore the advantages, limitations, and applications of each method. The method used in this study is a literature study, in which the researcher examines the relevant literature and relevant sources to understand the characteristics, data collection techniques, and analysis applied in both approaches. The results show that the narrative approach focuses more on individual stories and subjective experiences, while ethnography focuses on the observation and understanding of culture and social practices in the context of groups. The advantage of a narrative approach lies in its ability to unearth the deep meaning of individual experiences, while ethnography provides a broader understanding of social and cultural contexts. The implications of this study are the importance of researchers choosing appropriate methods based on the research objectives and the context being studied, as well as the potential for the development of both approaches in the future to address complex challenges in social and cultural studies.
Co-Authors A, Asrullah A. Rezky Nurhidaya S A.Muh Ali Abubakar, Achmad Agung Raharjo, Muhammad Ahmad Mudzakkir Ahmad Suryadi, Ahmad Akbar, Azaz Akin, M. Aris Alam, Nur Alamsyah Ali, A Muh. Alwan Theopilus Aminuddin Aminuddin , Aminuddin Amirah Mawardi Ana Dhiqfaini Sultan Ana Fergina Andi Abdul Hamzah Andi Abdul Hamzah Andi Achruh Andi Baso Muammar Assaad Andi Iting Andi Rezky Nurhidayah Asaad, Misbahuddin Ashar Ashar Asma Azaz Akbar Bahraeni Basri B Bujuna Alwi Alhadad Dama, Kiman Dian Asri Unga Mega Djafar, Chece Djufri, Ayulinda Eka Damayanti Fatimah HS Gunawan Gunawan Hanafi, Muh. Sain Hartinawanti H Haryati Haryati Hasfiana Hidayatullah, Anwar Iskar Ilyas Ismail Juliana Juliana Jumrah, Abrina Maulidnawati Kamal Kamal kamaluddin, Munawir Kasim Yahiji Kasim Yahiji Khalik, Suhartini Kharisman, Muh Larissa, Dea Lasepe, Risky Rinaldi M. Aris Akin M. Muzakkir Madanun, Tri Susanto A. Maemunah, St. Mahdin, Maulian Hi Mahendra, Yusri Yusra Maria Ulfah Ashar Marjuni, H. Martono La Moane Martono La Moane Marwan, Wiranti Mega Sulistiyani Putri Mei, Reski Mizna Laila Albaar Moch Natsir Mahmud Moch. Mahmud Mokoagow, Friska Muctar, Zusba Muda, Fat Fadilah Ismi K. Mudzakkir, Ahmad Muflih Naufal Muh Arif, Muh Muh Yahdi Muh. Arif Muh. Arif Muh. Rusdi T Muh. Sain Hanafy Muh. Yusuf Muh. Yusuf Muhammad Jusman Rivay Rumra Muhammad Khalifah Mustami Muhammad Syafril Sunusi Muhammad Yahdi Muhammad Yahdi Muhammad Yahdi Muhammad Yasin Muhammad Yasin Muhammad Yaumi Munawir K. Munawir Kamaluddin Munawwarah, Rofiqah Al Musta'in, Muh Mustafa, Musram Mustami, Khalifa Muthmainnah Muthmainnah Nadjamuddin Petta Solong Nailah Meilindah Novira, Nuraeni Nur Said Mutakhir Nur, Amiruddin Z. Nurhayati Selvi Nurhikmah, Marwiah Nurqadriani Nurqadriani Nursyalim, Nursyalim Nurul Fauziah Paputungan, Djamila Pawelay, Zulkifli T. Prabu, Ince Putri, Mega Sulistiyani Putri, Rani Awalia Rahman, Ananda Fathur Riskal Fitri Rofia Masrifah Rofiqah Al Munawwarah Ruslan Ruslan Rusmiaty Rusmiaty Saharuddin Saharuddin Saharuddin Salwa Nurfauziyah Sakti Sam, Zulfiah Samsidar . Saprin Saprin Saprin Saprin Saprin Saprin Saprin Saprin Saprin Saprin, Saprin Sari B, Nur Indah Shahib, Muhamamd Amin Shahib, Muhammad Amin Sidik, Firman Siraj, Arifuddin Sitti Fatimah Sangkala Sirate St Syamsudduha Suarni Subandi , Subandi Subandi Subandi Sudiran Sudiran Sulaiman Saat Supardi Widodo Syahruddin Syahruddin Syahruddin Syamsiar, Syamsiar Syaridawati T, Tawarati Tamuu, Safira Prakasa Ta’wil, Ta’wil Trisnawaty Trisnawaty Ulfiani Rahman Usman , Syahruddin Usman Usman Usman Usman Wahyuddin Naro, Wahyuddin Wahyuni Nurdin Wayong, Mohammad Yahdi, Muh. Yahiji , Kasim Yusawinur Barella Yusran, Ramlah Zahra Lutvia Assagaf Zikri, Abdalul