p-Index From 2021 - 2026
14.304
P-Index
This Author published in this journals
All Journal HAYATI Journal of Biosciences Majalah Kedokteran Bandung MEDISAINS Pharmascience BERITA BIOLOGI The Indonesian Biomedical Journal Majalah Kesehatan FKUB Molecular and Cellular Biomedical Sciences (MCBS) Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Jurnal Kesehatan Komunitas Buletin Farmatera Indonesian Journal of Medicine SCIENTIA JOURNAL Journal of Humanities and Social Studies Jurnal Kesehatan Unnes Journal of Public Health Media Karya Kesehatan Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Maternitas Kebidanan Jurnal Keperawatan Priority Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health Journal of the Indonesian Medical Association : Majalah Kedokteran Indonesia Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Prima Medika Sains An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat Journal of Telenursing (JOTING) Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan INFOKUM Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Scientia Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal Ilmiah METADATA International Journal Of Science, Technology & Management (IJSTM) JOURNAL LA MEDIHEALTICO MAHESA : Malahayati Health Student Journal JURNAL MITRA PRIMA Journal of Multidisciplinary Applied Natural Science Interdisciplinary Social Studies Jurnal Info Sains : Informatika dan Sains JIDAN (JURNAL ILMIAH KEBIDANAN) Journal of Current Health Sciences International Journal of Islamic Education, Research and Multiculturalism (IJIERM) Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Pharmaceutical Sciences and Research (PSR) International Journal of Health and Pharmaceutical (IJHP) Zona Kedokteran: Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Batam Eduvest - Journal of Universal Studies JMMR (Jurnal Medicoeticolegal dan Manajemen Rumah Sakit) Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Haga Journal of Public Health (HJPH) Indonesian Journal of Electronics, Electromedical Engineering, and Medical Informatics Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Folia Medica Indonesiana
Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Dukungan Keluarga dan Spiritual terhadap Kualitas Hidup Penderita Diabetes Melitus yang Menjalani Hemodialisa di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau Irwan, Muhammad; Ginting, Chrismis Novalinda; Chiuman, Linda
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 8 (2025): Volume 5 Nomor 8 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i8.19127

Abstract

ABSTRACT Diabetes mellitus (DM) is a metabolic disease that can significantly reduce patients' quality of life due to long-term complications. This study aims to analyze the relationship between family support, spirituality, and health perception on the quality of life of diabetes mellitus patients undergoing hemodialysis at RSUD Arifin Achmad, Riau Province. This research employed a quantitative approach with a cross-sectional design. Data were collected using validated questionnaires, including the Perceived Social Support-Family (PSS-Fa), Daily Spiritual Experience Scale (DSES), and WHOQOL-BREF. A total of 100 respondents were selected using the Slovin formula and analyzed using Partial Least Square (PLS). The findings revealed that family support had a significant and dominant influence on the quality of life of patients (path coefficient 0.320; p < 0.05), particularly in providing emotional, instrumental, and informational support. Spirituality also significantly contributed (path coefficient 0.187; p < 0.05) by enhancing psychological resilience and providing a sense of purpose. The combination of these two variables explained 33% of the variance in patients' quality of life, while the remaining percentage was influenced by other factors outside the scope of this study. These findings indicate that a holistic approach involving family support and spirituality can comprehensively enhance patients' physical, emotional, and social well-being. In conclusion, family support and spirituality play crucial roles in improving the quality of life of DM patients undergoing hemodialysis. Interventions integrating family education, spiritual counseling, and multidimensional approaches in hospital care programs are necessary to optimize patients' quality of life. Keywords: Diabetes Mellitus, Family Support, Spirituality, Quality of Life,       Hemodialysis  ABSTRAK Diabetes melitus (DM) adalah penyakit metabolik yang dapat menurunkan kualitas hidup pasien akibat komplikasi jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara dukungan keluarga, spiritualitas, dan persepsi kesehatan terhadap kualitas hidup pasien diabetes melitus yang menjalani hemodialisa di RSUD Arifin Achmad, Provinsi Riau. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner baku, meliputi Perceived Social Support-Family (PSS-Fa), Daily Spiritual Experience Scale (DSES), dan WHOQOL-BREF. Sampel sebanyak 100 responden dipilih menggunakan metode Slovin dan dianalisis menggunakan Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan keluarga memiliki pengaruh signifikan dan dominan terhadap kualitas hidup pasien (koefisien jalur 0.320; p < 0.05), terutama dalam memberikan dukungan emosional, instrumental, dan informasional. Spiritualitas juga memberikan kontribusi signifikan (koefisien jalur 0.187; p < 0.05) melalui penguatan psikologis dan pemberian makna hidup. Kombinasi kedua variabel menjelaskan 33% variansi kualitas hidup pasien, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan holistik yang melibatkan dukungan keluarga dan spiritualitas dapat meningkatkan kesejahteraan fisik, emosional, dan sosial pasien secara menyeluruh. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan dukungan keluarga dan spiritualitas memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup pasien DM yang menjalani hemodialisa. Diperlukan intervensi yang mengintegrasikan edukasi keluarga, konseling spiritual, dan pendekatan multidimensi dalam program perawatan rumah sakit untuk mengoptimalkan kualitas hidup pasien. Kata Kunci: Diabetes Melitus, Dukungan Keluarga, Spiritualitas, Kualitas Hidup,                   Hemodialisa
Literatur Review: Pengaruh Terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (Seft) terhadap Penurunan Glikemik pada Penderita Diabetes Melitus Maswarni, Maswarni; Ginting, Chrismis Novalinda; Chiuman, Linda
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 8 (2025): Volume 5 Nomor 8 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i8.20233

Abstract

ABSTRACT Diabetes mellitus is a disorder characterized by hyperglycemia. In 2019, India was ranked seventh highest after China, India, the United States, Pakistan, Brazil, and Mexico in terms of the highest number of diabetics in the world.Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) is a form of complementary therapy. SEFT therapy includes relaxation techniques that combine body system techniques and spiritual therapy by pressing certain points on the body is a non-pharmacological therapy that focuses on the value of spirituality. Methods: The research design used, namely literature review, was carried out using data searches electronically using databases, namely Google Scholar and Garuda (Garba Rujukan Digital).The results showed that there were 5 articles stated that there was a decrease in glycemia in patients with Diabetes Mellitus with the SEFT therapy method. The conclusions of SEFT therapy can be done independently by diabetics or assisted by family as well as expanding the knowledge of diabetics and family about the care and treatment of diabetes. Keywords: Diabetes Mellitus, Spiritual Emotional Freedom Technique ABSTRAK Diabetes mellitus merupakan  kelainan yang ditandai dengan hiperglikemia. DM diklasifikasikan menjadi 2 yaitu DM tipe 1 dan DM  2. Pada tahun 2019, india menduduki peringkat ketujuh tertinggi (setelah China, India, Amerika Serikat, Pakistan, Brazil, dan Meksiko) dalam hal jumlah penderita diabetes tertinggi di dunia.Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) adalah salah satu bentuk terapi komplementer. Terapi SEFT termasuk teknik relaksasi yang menggabungkan teknik sistem tubuh dan terapi spiritual dengan cara menekan titik-titik tertentu pada tubuh merupakan terapi non-farmakologis yang berfokus pada nilai spiritualitas. Desain penelitian yang dipakai yakni literature review dilakukan dengan menggunakan pencarian data secara elektronik dengan menggunakan database yaitu Google Scholar dan Garuda (Garba Rujukan Digital). Menunjukkan terdapat  artikel dinyatakan adanya penurunan glikemik pada penderita Diabetes Melitus dengan metode  terapi SEFT. Terapi  SEFT dapat dilakukan secara mandiri oleh penderita diabetes   ataupun  dibantu oleh kelaurga serta memperluas pengetahuan penderita diabetes  dan kelaurga tentang perawatan dan pengobatan diabetes. Kata Kunci: Diabetes Mellitus , Spiritual Emotional Freedom Technique
Pengaruh Sikap Pekerja dalam Theory of Planned Behavior terhadap Kepatuhan Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Pabrik Minyak Kelapa Sawit Yusmaini, Yusmaini; Ginting, Chrismis Novalinda; Chiuman, Linda
Jurnal Kesehatan Komunitas Vol 11 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Komunitas
Publisher : LPPM Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/keskom.Vol11.Iss2.2215

Abstract

Occupational Health and Safety (OHS) is a crucial factor in the palm oil mill industry, which has a high risk of workplace accidents. The Theory of Planned Behavior (TPB) provides a framework for understanding how workers' attitudes, risk awareness, and commitment to safety behavior influence compliance with safety procedures and the reduction of workplace accidents.This study aims to analyze the influence of workers' attitudes, risk awareness, and commitment to safety behavior on safety compliance and accident reduction in palm oil mills. A quantitative cross-sectional approach was used, with 200 respondents from palm oil mill workers. Data were collected through questionnaires and analyzed using Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) with SmartPLS 4.0 to examine the relationships between variables.The results show that positive worker attitudes significantly influence safety procedure compliance (path coefficient = 0.323, p < 0.05) and accident reduction (path coefficient = 0.303, p < 0.05). Risk awareness has a significant effect on safety procedure compliance (path coefficient = 0.218, p < 0.05) and accident reduction (path coefficient = 0.223, p < 0.05). Furthermore, commitment to safety behavior positively influences safety procedure compliance (path coefficient = 0.248, p < 0.05) and accident reduction (path coefficient = 0.343, p < 0.05). The research model demonstrated R² values of 0.456 for compliance and 0.556 for accident reduction, indicating a moderate influence.
KORELASI SOSIODEMOGRAFI DAN KULTURAL DENGAN PRAKTIK KEBERSIHAN MENSTRUASI PADA REMAJA PUTRI DI AKADEMI ANALIS KESEHATAN PUTRA JAYA BATAM Noviawati, Noviawati; Ginting, Chrismis Novalinda; Pratama, Irza Haicha
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.43995

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi praktik kebersihan menstruasi pada remaja putri di Akademi Analis Kesehatan Putra Jaya Batam serta menganalisis berbagai faktor yang mempengaruhi praktik tersebut. Penelitian dilaksanakan pada periode 1 Juni hingga 30 Juni 2024 dengan jumlah responden sebanyak 60 remaja putri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden (88%) memiliki praktik kebersihan menstruasi yang tergolong baik, seperti mengganti pembalut secara teratur, menjaga kebersihan area genital, dan menggunakan air bersih. Faktor pendidikan ibu terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap praktik kebersihan menstruasi; remaja putri yang memiliki ibu dengan pendidikan di atas tingkat SMA atau perguruan tinggi menunjukkan perilaku kebersihan yang lebih baik dibandingkan dengan yang ibunya berpendidikan SD atau SMP. Selain itu, pendapatan keluarga juga berperan, di mana remaja putri dari keluarga dengan pendapatan di atas Upah Minimum Provinsi (UMP) cenderung memiliki praktik kebersihan menstruasi yang lebih optimal. Menariknya, perbedaan agama tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap praktik kebersihan menstruasi. Namun, keragaman suku memperlihatkan pengaruh, di mana remaja putri dari etnis Jawa cenderung memiliki praktik kebersihan yang kurang baik, yang kemungkinan besar berkaitan dengan faktor budaya dan tradisi yang masih kuat. Keyakinan terhadap tabu menstruasi juga terbukti mempengaruhi praktik, di mana remaja putri yang mempercayai tabu memiliki praktik kebersihan yang lebih rendah. Berdasarkan temuan ini, diperlukan upaya edukasi kesehatan yang lebih komprehensif dan intensif dengan memperhatikan aspek sosial dan budaya, sehingga dapat meningkatkan kesadaran dan perilaku kebersihan menstruasi yang sehat di kalangan remaja putri.
Pengaruh Delayed Cord Clamping Terhadap Kadar Hemoglobin Pada Bayi Di BPM Winda Sri Wahyuni Mustika, Rani; Rahmadani, Rani; Yanti, Ratmi; Manik, Rayani; Anggraini, Suhelis; Novalinda Ginting, Chrismis
JIDAN: Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 3 No. 1 (2023): Edisi Januari 2023
Publisher : UNIVERSITAS HAJI SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jidan.v3i1.465

Abstract

Hemoglobin komponen yang sangat penting dalam tubuh, pada bayi yang lahir sangat perlu diperhatikan untuk mencegah terjadinya anemia. Penundaan pemotongan tali pusat merupakan tindakan menunda penjempitan dan pemotongan tali pusat pada bayi baru lahir sampai setelah denyutan berhenti, atau sampai setelah plasenta lahir seluruhnya. Tindakan ini dapat mencegah terjadinya anemia dengan meningkatkan kadar hemoglobin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh delayed cord clamping terhadap kadar hemoglobin pada bayi di BPM Winda Sri Wahyuni Pematang Siantar tahun 2022. Penelitian ini menggunakan QuasyxEksperiment denganxdesain PosttestxOnly ControlxGroup Design. Hasil uji Independent T-Test didapatkan nilai p-value sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05 (0,000<0,05), sehingga dapat kita nyatakan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima,. Kesimpulannya terdapat pengaruh delayed cord clamping terhadap kadar hemoglobin pada bayi di BPM Winda Sri Wahyuni Pematang Siantar tahun 2022. Diharapkan dengan penelitian ini dapat memberikan informasi bahwa tindakan delayed cord clamping sangat penting dan bermanfaat karena dapat meningkatkan kadar hemoglobin pada bayi sehingga terhindar dari kejadian anemia.
Pengaruh Pemberian MP-ASI Dini Terhadap Kejadian Konstipasi Bayi Di Klinik Ina Gurky Kabupaten Deli Serdang Makdalena, Makdalena; Anggraini, Livia; Tresun Br Turnip, Malna; Emilia Laia, Maria; Mariana, Mariana; Novalinda Ginting, Chrismis
JIDAN: Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 3 No. 1 (2023): Edisi Januari 2023
Publisher : UNIVERSITAS HAJI SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jidan.v3i1.467

Abstract

Makanan tambahan ASI dini adalah makanan bayi selain ASI (MP-ASI) dan terjadi ketika bayi baru lahir diberikan makanan atau minuman yang mengandung nutrisi sebelum usia enam bulan untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya . Bayi yang diberikan makanan tambahan sebelum usia enam bulan lebih mungkin untuk mengalami masalah kesehatan.  Konstipasi merupakan salah satu efek samping pemberian MP ASI sejak dini. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh pemberian MP-ASI dini terhadap kejadian konstipasi bayi di klinik ina gurky kabupaten deli serdang tahun 2022. Penelitian ini menggunakan  penelitian Survei Analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Hasil uji chi-square diperoleh nilai p-value 0,000 (p<α (0,000<0,05), sehingga dapat kita nyatakan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulannya terdapat pengaruh Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) dini terhadap kejadian Konstipasi Bayi di Klinik Ina Gurky Kab. Deli Serdang tahun 2022. Diharapkan dengan penelitian ini dapat memberikan informasi bahwa bahwa Pemberian makanan pendamping asi dini dapat mengakibatkan kejadian konstipasi pada bayi.
HUBUNGAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH DENGAN STATUS GIZI BALITA DI DESA BATU BEDULANG KABUPATEN ACEH TAMIANG Sri Wahyuni, Devi; Nella Vista Purba, Agnes; Irma Suryani, Ade; Oni Fatmala, Cut; Eliani, Eliani; Novalinda Ginting, Chrismis
JIDAN: Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 3 No. 2 (2023): Edisi Juli 2023
Publisher : UNIVERSITAS HAJI SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jidan.v3i2.512

Abstract

Berat badan lahir rendah ialah bayi yang baru lahir dan diukur berat badannya langsung setelah kelahiran (24 jam pertama setelah kelahiran), dimana nilai berat badannya dibawah 2500 gram. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan BBLR dengan status gizi balita di Desa Batu Bedulang Wilayah Kerja Puskesmas Bandar Pusaka Kabupaten Aceh Tamiang. jenis penelitian menggunakan metode retrospective, yakni dengan case control, kasus ada 52 balita status gizi tidak baik dan kontrol 52 balita status gizi baik. Ditemukan hasil bahwa mayoritas balita tidak BBLR sebanyak 69 balita (66.4%) dan minoritas balita yang BBLR sejumlah 35 balita (33.6%). Terdapat hubungan antara BBLR terhadap kejadian status gizi balita dengan nilai p = 0,003, dan OR = 10,706. Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara BBLR dengan status gizi balita dengan p = 0.003 (p = <0,05), dan OR = 10.706, yang artinya balita yang mengalami BBLR memiliki resiko 10.706 kali lebih tinggi mengalami status gizi tidak baik ketimbang dengan balita yang berat badan lahir normal.
Potential Ethyl Acetate Fraction of Mangkokan Leaf Extract (Nothopanax Scutellarium) in Hyperglycemic Rats: A Systematic Review Nasution, Sri Lestari Ramadhani; Ginting, Chrismis Novalinda; Lister, I Nyoman Ehrich
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 7, No 1: March, 2022
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (707.143 KB) | DOI: 10.30604/jika.v7i1.855

Abstract

Mangkokan leaves (Nothopanax scutellarium) contain various phytochemicals such as flavonoids and saponins, where these compounds have antioxidant activity that can improve oxidative stress in the body. Treatment of Diabetes Mellitus disease can be done with drugs and herbs, optimal blood glucose control alone cannot prevent complications. The available therapies for DM include insulin therapy and other hypoglycemic agents that can not be separated from various side effects and failure to significantly prevent complications, including the Mangkokan leaf herbal treatment (Nothopanax scutellarin) which has an antidiabetic effect. To systematically review the effect of the ethyl acetate fraction of the extract of the Mangkokan (Nothopanax scutellarium) leaf extract on blood sugar levels, malondialdehyde, insulin expression in pancreatic cells and pancreatic histopathology in hyperglycemic rats. A systematic search was carried out in the PubMed database, Medline, Web of Science, Scopus, EMBASE from 2017 to 2021. The reported results stated that Alloxan is a compound that has diabetogenic properties and is toxic especially to pancreatic beta cells and when administered to animals will cause the rat to be diabetic. Alloxan causes damage to pancreatic beta cells by activating reactive oxygen (ROS) which is initiated by the reduction reaction of alloxan.Daun mangkokan (Nothopanax scutellarium) mengandung berbagai fitokimia seperti flavonoid dan saponin, dimana senyawa tersebut memiliki aktivitas antioksidan yang dapat meningkatkan stres oksidatif dalam tubuh. Pengobatan penyakit Diabetes Mellitus dapat dilakukan dengan obat-obatan dan herbal, pengendalian glukosa darah yang optimal saja tidak dapat mencegah terjadinya komplikasi. Terapi yang tersedia untuk DM antara lain terapi insulin dan agen hipoglikemik lainnya yang tidak lepas dari berbagai efek samping dan kegagalan untuk mencegah komplikasi secara nyata, termasuk pengobatan herbal daun mangkokan (Nothopanax scutellarin) yang memiliki efek antidiabetik. Mengkaji secara sistematis pengaruh fraksi etil asetat ekstrak ekstrak daun mangkokan (Nothopanax scutellarium) terhadap kadar gula darah, malondialdehid, ekspresi insulin pada sel pankreas dan histopatologi pankreas pada tikus hiperglikemik. Penelusuran sistematis dilakukan di database PubMed, Medline, Web of Science, Scopus, EMBASE dari tahun 2017 hingga 2021. Hasil yang dilaporkan menyatakan bahwa Alloxan merupakan senyawa yang memiliki sifat diabetogenik dan bersifat toksik terutama terhadap sel beta pankreas dan bila diberikan pada hewan akan menyebabkan tikus menjadi diabetes. Aloksan menyebabkan kerusakan sel beta pankreas dengan mengaktifkan oksigen reaktif (ROS) yang diawali dengan reaksi reduksi aloksan.
Cognitive Behavioral Therapy for Diabetic Patients Mendrofa, Trisman Basri; Girsang, Ermi; Nasution, Sri Lestari Ramadhani; Ginting, Chrismis Novalinda
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 7, No 1: March, 2022
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (753.302 KB) | DOI: 10.30604/jika.v7i1.825

Abstract

Improving self-care in T2DM patients is critical so that patients can achieve targeted blood glucose levels to prevent complications and independently perform daily tasks to improve their quality of life and life satisfaction. Psychological intervention is believed to be able to change a person's behavior towards a better direction in disease control and prevention. This study measures the impact of Cognitive-Behavioural Therapy (CBT) interventions on the self-care management of T2DM patients. This quasi-experimental study used a pretest-posttest with a control group design. The research subjects were divided into two groups, namely the intervention group (35 people) and the control group (35 people). The study was conducted at the Tello Primary Health Center in April 2021. The data were analyzed using the t-dependent test (?=0.05). The results of the study showed that in the intervention group, there were differences in the self-care management of T2DM patients before and after being given CBT, which included eating patterns (p less than 0.001; 95%CI -6.663-(-4.796)), physical activity (p less than 0.001; 95% CI -5.344-(-4.370)), and attitude (p= less than 0.001; 95%CI -13.086-(-10.114)). In the control group, there was no difference in the self-care management of T2DM patients, which included eating patterns (p= 0.083; 95%CI -0.183-0.012), physical activity (p= 0.058; 95%CI -0.291-0.005), and T2DM patients attitudes (p= 0.094; 95%CI -0.225-0.003). This means that CBT effectively improves the self-care management of T2DM patients.Abstrak: Peningkatan perawatan diri pada pasien DM tipe 2 sangat penting dilakukan agar pasien dapat mencapai kadar glukosa darah yang ditargetkan untuk mencegah komplikasi dan secara mandiri melakukan tugas sehari-hari sehingga meningkatkan kualitas hidup dan kepuasan hidup mereka. Intervensi psikologis dipercaya mampu mengubah perilaku seseorang ke arah yang lebih baik dalam pengendalian dan pencegahan penyakit. Studi ini bertujuan mengukur dampak intervensi Cognitive–behavioural therapy (CBT) terhadap manajemen perawatan diri pasien DM tipe 2. Quasi-experimental study ini menggunakan desain pretest-posttest with control group design. Subjek penelitian dibagi ke dalam dua kelompok yaitu kelompok intervensi (35 orang) dan kelompok kontrol (35 orang). Penelitian dilakukan di Puskesmas Tello pada bulan April tahun 2021. Data dianalisis menggunakan uji t-dependent (p=0,05). Hasil studi menunjukkan bahwa pada kelompok intervensi terdapat perbedaan manajemen perawatan diri pasien DM tipe 2 sebelum dan sesudah diberikan CBT yang meliputi pola makan (p kurang dari 0,001; 95%CI -6,663-(-4,796)), aktivitas fisik (p kurang dari 0,001;95%CI -5,344-(-4,370)), dan sikap (p kurang dari 0,001; 95%CI -13,086-(-10,114)). Sedangkan pada kelompok kontrol, tidak terdapat perbedaan manajemen perawatan diri pasien DM tipe 2 yang meliputi pola makan (p= 0,083; 95%CI -0,183-0,012), aktivitas fisik (p= 0,058;95%CI -0,291-0,005), dan sikap pasien DM (p= 0,094; 95%CI -0,225-0,003). Artinya CBT efektif dalam meningkatkan manajemen perawatan diri pasien DM tipe 2.
Prevalence and Determinants of Drug Adherence in Type 2 Diabetes Mellitus Patients Mendrofa, Tuho Konsultasi; Girsang, Ermi; Nasution, Sri Lestari Ramadhani; Ginting, Chrismis Novalinda
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 7, No 1: March, 2022
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (690.951 KB) | DOI: 10.30604/jika.v7i1.873

Abstract

Compliance with type 2 patients with DM in taking medication is an important key in maintaining blood glycemic levels and preventing complications. This study was conducted to determine the prevalence and to investigate the determinants of medication adherence in type 2 patients with DM. A total of 250 types 2 patients with DM who visited Pulau Tello Health Center, South Nias Regency, were involved in this cross-sectional study. Collecting data using questionnaires and patient medical records. The results showed that the motivational variables (p= less than 0.001; PR= 2; 95%CI 1.560-2.668), family support (p= less than 0.001; PR = 4.2; 95%CI 2.827-6.496), individual coping (p = less than 0.001; PR=1.9; 95%CI 1.409-2.267), and income (p= less than 0.001; PR=1.7; 95%CI 1.346-2.258) were associated with medication adherence in type 2 patients with DM. family is the dominant variable that influences medication adherence in type 2 patients with DM. Patients with DM who does not adhere to medication are 7.8 times more likely to have poor support than patients who adhere to medication.Abstrak: Kepatuhan pasien DM tipe 2 dalam mengonsumsi obat menjadi kunci penting dalam menjaga glikemik darah dan pencegahan komplikasi. Studi ini dilakukan untuk mengetahui prevalensi dan menyelidiki determinan kepatuhan minum obat pada pasien DM tipe 2. Sebanyak 250 orang pasien DM tipe 2 yang berkunjung di Puskesmas Pulau Tello, Kabupaten Nias Selatan dilibatkan dalam studi cross-sectional ini. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan rekam medis pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variable motivasi (p= kurang dari 0,001; PR= 2; 95%CI 1,560-2,668), dukungan keluarga (p= kurang dari 0,001;PR = 4,2; 95%CI 2,827-6,496), koping individu (p= kurang dari 0,001; PR=1,9; 95%CI 1,409-2,267), dan pendapatan (p= kurang dari 0,001; PR= 1,7; 95%CI 1,346-2,258) berhubungan dengan kepatuhan minum obat pasien DM tipe 2. Dukungan keluarga merupakan variabel yang dominan berpengaruh terhadap kepatuhan minum obat pada pasien DM tipe 2. Pasien DM yang tidak patuh minum obat 7,8 kali kecenderungannya memiliki dukungan yang kurang baik dibanding dengan pasien yang patuh minum obat.
Co-Authors Ade Irma Suryani Adek Amansyah Aditya Kurnia, Muhammad Adrian Adrian Adrian Adrian Afni Kartika, Ajeng Agatha, Yuti Paramitha Agnes Agnes Ahmad Faried Alya Mardhotillah Azizah Anditha, Arie Tika Andre, Johannes Anggraini, Livia Anggraini, Suhelis Anggriani H, Theresia Angnes, Odri ANITA SARI, DEVI Annisa Amalia Annissa Fadhila Ainy, Al Anton Timur Jailani Harahap Aprilia, Shefira Aritonang, Murni Armansyah, Adek Arna Fransisca Mp Astari, Nur Atma Negara, Rama Aulia, Rumi Awaluddin Ziad Azah, Yunita Wannur Bangbang Buhari Bangun, Chrismas Gideon Bangun, Primta Bawean, Popi Latifah Butter Samin Calvin, David Chandra Wilim Chintya Darma, Gladys Chiuman , Linda Chiuman, Linda Chiuman, Veranyca Daniel Prem Raj Pandid Datitha Alodia Br Kaban, Karina Deasy Siregar, Santy Dessy Series Ulina Ginting Dewi Riastawati Dewi Sartika DEWI SARTIKA Dewi, Silvi Tiara Diana Krisanti Jasaputra Duha, Sonya Marsela Pieta Dwi Astuti Manullang Edy Fachrial Eliani, Eliani Elis Anggeria Eliza Putri, Yolanda Emi Girsang Emilia Laia, Maria Erika Erika Ermi Girsang Ermi Girsang Ernes, Audrina Eva Latifah Nurhayati Fentia, Lia Ferdinand, Sahna Feri irawan Finna Piska Fiska Maya Wardhani Frederick Frederick gan, claris cyntha deninta Geeta, Gemmi Deseva, Frisca Ginting, Sahna Ferdinand Girsang, Ermi Gultom, Yohania Premita Gusbakti Rusip Hafifah Hafifah Halim, Michael Handayani, Rr. Anisa Siwianti Handoko, Erwin Handriani, Wita Hanna Sari Widya Kusuma Harahap, Viora Rezky Harmileni Haryani, Novita Hasibuan, Nasyidah Hannum Hasya, Muhammad Nawal Hondo, Alfarikus Hsb, Khairiyani Asri Hutabarat, Yohana Candra Andini Hutapea, Dwight Mahaputera Marulitua I Nyoman Ehrich Lister I Nyoman Ehrich Lister Ias Natanael, Glorio IKHTIARI, REFI Iksen, Iksen Irania, Feby Irwan Irwan irza Haicha Pratama Johannes Bastira Ginting Karmila Br. Kaban Laurenxius, Vanessa Sinana Leksmana, Oki Lestari Ramadhani Nasution, Sri Lestari Ramadhani, Sri Lilies Lingkaran Linawaty, Linawaty Linda Chiuman Lister, I Nyoman Ehrich Lister, I Nyoman Ehrich Lister, Nyoman Ehrich Lumbanraja, Dhea Rebeca Lumbantobing, Salomo Lydia Ernawati Rahayu Makdalena, Makdalena Manalu, Andika Prianto Mangatas Silaen Manik, Rayani Marcelino, Nico Mariana Mariana Maricella, Adrianie Masryna Siagian Maswarni Maulidwina Bethasari Mawarni, Evi Maywinsih Jauhari, Mutia Mendrofa, Leli Angelita Mendrofa, Trisman Basri Mendrofa, Tuho Konsultasi Merrina Arts, Tricya Mucmaini, Rica Muhammad Faridz Syahrian Mustika, Rani Mutia, Maya Sari Nabila, Siti Napiah Nasution, Ali Napiah, Ali Nasution, Ali Napiah Nasution, Atika Rimalda Nasution, Isna Gita Amalia Nasution, Sriwahyuni Nasution, Zahrah Fadhillah Nella Vista Purba, Agnes Nerissa Nasriza Nirman Waruwu Noflita, Noflita Noni Rokaya Pasaribu Noviawati Noviawati Nurhayati, Evalatifah Octisa Almira Chalida Hutasuhut Oni Fatmala, Cut Panggabean, Dini Desita Panjaitan, Dian Permata Khaira, Azzuhra Pertiwi Br. Sembiring, Rima Pesta Ria, Anna Maria Pinem, Sabriela Br Pulungan, Ica Yulianti Purba, Deborah Angelin Putra Nasution, Pratama Putranto Manalu Putri, Muna Soraya Rahayu Rahayu Rahmadani, Rani Raif, Martinus Ahmad Ramadhan Efendi Rapael Ginting Raveli , Kalvin Razoki, Razoki Rica Tri Septinora Rizal Rizal Rizky, Muhammad Irvan Rosari, Anita Rotua, Margaretia Yenni Rya Sianturi , Agnes Sahna Ferdinand Ginting Sahna Ferdinand Ginting Santy Deasy Siregar Santy Siregar saragih, jean Sari Mutia, Maya Sari, Laura Kartika Satrio Wibowo Siagian, Masryna Siahaan, Destri Safhira Siahaan, Nurisa Tri Ayu Sianturi, Reksaudi Sihombing, Bungaran Sihombing, Nadia Deva Silaen, Mangatas Silalahi, Yosiana Sinaga, Widya Oktaviani Siregar, Reza Arfan Siti Hardianti, Siti Soekardi, Adi Soraya, Annisa Sri Lestari Ramadhani Nasution Sri Mulyati Sri Ulina, Evita Sri Wahyuni, Devi Subangkit, Mawar Suhartomi Sunarti Suriani Suriani Suyono, Tan Syahputra, Hariyadi Dharmawan Syahrian, Muhammad Faridz Syahrullah Pohan, Muhammad Telaumbanua, Rizky Anditino Teresa Liliana Wargasetia The Fransiska Eltania Tiarnida Nababan Tjiawi, Midoro Tobing, Madeline Angeline Tresun Br Turnip, Malna Umar, William Vera Estefania Kaban vera vera, vera Wahyu Widowati Wahyu Widowati Wahyu Widowati WAHYU WIDOWATI Wahyuni Nasution, Sri Wardhani, Fiska Maya Wau, Herbert Widodo, Wahyu Setia Widya Yanti Sihotang Widyastari, Elisa Wienaldi, Wienaldi Wijaya, Johanna Fransiska Wijaya, Winny Winda Sari Winvi, Feli Clarisa Yanti, Ratmi Yolanda Eliza Putri Lubis Yolanda Eliza Putri Lubis Yuliansyah, Jeri Yulita, Emi Yulizal, Ok Yusmaini, Yusmaini Zebua, Sawato Zerry All Vindo Tarigan