Claim Missing Document
Check
Articles

Aplikasi Harajuku Berbasis 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat terhadap Karakter Siswa Sekolah Dasar Rahayu, Titania Hermanda; Suriansyah, Ahmad; Harsono, Arta Mulya Budi
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 4 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Desember 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i4.1342

Abstract

Pendidikan karakter perlu ditanamkan sejak sekolah dasar melalui pembiasaan positif yang terstruktur. Pemerintah mengembangkan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7 KAIH) sebagai pedoman pembentukan karakter, dan sekolah menerapkan aplikasi Harajuku (Harian Jurnalku) untuk mendukung pembiasaan tersebut. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi, dampak, dan tantangan program Harajuku di SDN Sungai Andai 3 Banjarmasin. Menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan observasi non-partisipatif, lalu dianalisis dengan teknik analisis tematik. Hasil menunjukkan bahwa Harajuku diterapkan setiap hari oleh siswa dengan pendampingan guru dan orang tua, serta efektif meningkatkan kedisiplinan, kejujuran, tanggung jawab, dan kemampuan refleksi diri. Program juga memperkuat hubungan komunikasi antara guru, siswa, dan orang tua. Tantangan yang muncul meliputi rendahnya konsistensi pengisian jurnal, keterbatasan perangkat digital, dan keterlibatan orang tua yang tidak merata. Secara keseluruhan, HARAJUKU efektif sebagai inovasi pembelajaran berbasis teknologi yang mendukung penguatan pendidikan karakter di sekolah dasar.
Pengaruh Fasilitas Pembelajaran terhadap Kreativitas Guru dalam Meningkatkan Efektivitas Belajar Siswa di Sekolah Dasar Ramadhani, Muhammad Reza; Suriansyah, Ahmad; Harsono, Arta Mulya Budi
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 4 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Desember 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i4.1346

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat dampak dari fasilitas pembelajaran dan kreativitas guru terhadap kemampuan belajar siswa di SDN Melayu 2 Banjarmasin. Penelitian ini dimulai karena adanya ketidaksesuaian antara kondisi fasilitas yang masih terbatas dengan kebutuhan pendidikan modern yang membutuhkan kreativitas guru dan pemakaian media belajar yang beragam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melalui wawancara, pengamatan langsung, dan pendokumentasian untuk mengumpulkan data secara lengkap. Hasilnya menunjukkan bahwa fasilitas pembelajaran di sekolah belum cukup memadai, sehingga guru harus menyesuaikan metode mengajarnya dengan media yang sederhana. Namun, kreativitas guru menjadi faktor utama yang mampu menjaga kualitas pembelajaran, melalui pembuatan media sendiri, penggunaan strategi interaktif, dan pendekatan kontekstual. Dari pengamatan terlihat bahwa siswa menjadi lebih aktif, antusias, dan mudah memahami materi ketika pembelajaran dilakukan dengan kreativitas guru. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kreativitas guru mempunyai pengaruh paling besar terhadap efektivitas belajar, sedangkan fasilitas pembelajaran berperan sebagai pendukung penting dalam proses belajar.
Dampak Penggunaan Televisi Pembelajaran “Merah Putih” terhadap Antusiasme dan Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar Indriyanti, Lina; Suriansyah, Ahmad; Harsono, Arta Mulya Budi
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 4 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Desember 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i4.1347

Abstract

Penggunaan teknologi pendidikan di tingkat sekolah dasar masih belum maksimal, meskipun media digital seperti televisi pendidikan memiliki potensi besar untuk mewujudkan pengalaman belajar yang bermakna serta interaktif sesuai dengan tuntutan pendidikan abad ke-21. Tujuan dilaksanakanya riset ini ingin menganalisa pengaruh penggunaan televisi pendidikan "Merah Putih" terhadap semangat dan pencapaian belajar siswa di tingkat sekolah dasar. Riset ini dilaksanakan di SD Negeri Sungai Miai 10 Banjarmasin dengan menggunakan desain kasus kualitatif, dengan mengumpulkan datanya melalui observasi non partisipan, telaah dokumen serta wawancara mendalam. Unit analisis data difokuskan pada praktik pembelajaran di kelas V yang menggunakan edukasi televisi "Merah Putih". Analisis datanya menggunakan pendekatan tematik induktif untuk mengidentifikasi pola dan tema pokok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa televisi pembelajaran "Merah Putih" mampu meningkatkan antusiasme, fokus, dan keterlibatan siswa melalui fitur papan tulis digital, kuis interaktif, dan video edukatif. Meskipun terdapat kendala teknis seperti ketidakstabilan daya listrik dan keterbatasan waktu pembelajaran, strategi guru dalam mengombinasikan metode digital dan konvensional berhasil menjaga efektivitas pembelajaran. Temuan ini menegaskan pentingnya optimalisasi teknologi pembelajaran di sekolah dasar dan memberi kontribusi praktis untuk mengembangkan metode belajar berbasis teknologi yang kontekstual dan menyenangkan.
Pemanfaatan Lingkungan Sekitar Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Peserta Didik Perdana, Muhammad Satria Yuda; Suriansyah, Ahmad; Harsono, Arta Mulya Budi
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 4 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Desember 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i4.1353

Abstract

Program P5 merupakan salah satu langkah yang ditempuh sekolah untuk menanamkan kepedulian lingkungan kepada peserta didik sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bagaimana implementasi program P5 di SDN Semangat Dalam 2, sekaligus menelaah dampak, tantangan, dan hambatan yang muncul selama pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan model studi kasus, sedangkan data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan dokumentasi kegiatan yang di peroleh dari pendidik nya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program P5 di sekolah telah dirancang selaras dengan kebijakan pemerintah melalui tiga tahap utama. Pada tahap pertama, seluruh wali kelas mulai dari kelas 1 sampai 6 menentukan jenis proyek yang akan menjadi fokus kegiatan selama satu semester. Tahap kedua menekankan pemilihan tema pemanfaatan sampah, sehingga siswa diberikan pemahaman mengenai perbedaan sampah organik dan non organik sebelum pembelajaran dilakukan di luar kelas. Tahap ketiga, pendidik memberikan contoh nyata kedua jenis sampah tersebut, kemudian siswa mempraktikkan secara langsung kegiatan memilah sesuai kategori masing - masing. Program ini memberikan berbagai dampak positif, terutama meningkat nya antusiasme dan rasa ingin tahu siswa, serta berkembangnya kemampuan mereka dalam mengenali dan mengelompokkan sampah organik maupun non organik. Temuan ini menegaskan bahwa pembiasaan yang dibangun melalui program P5 mampu menumbuhkan kreativitas peserta didik.
PRAKTIK MANAJEMEN KEPALA SEKOLAH DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PROFESIONALISME GURU DI SEKOLAH DASAR Rivada, Feby Suci Firly Amanda; Suriansyah, Ahmad; Harsono, Arta Mulya Budi
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v5i4.8093

Abstract

ABSTRACT The background of this study stems from the need for effective principal management in creating a clear and sustainable teacher support system, so that the quality of education can significantly improve. This study aims to evaluate the role of the principal in improving teacher professionalism at SDN Sungai Miai 5 Banjarmasin. The background of this study stems from the need for effective principal management in creating a clear and sustainable teacher support system, so that the quality of education can significantly improve. This study used a qualitative method with a case study approach, because it aimed to understand the principal's management practices in depth. Data collection was conducted through in-depth interviews, non-participatory observation, and document analysis such as workshop reports and teacher teaching modules. The research findings indicate that the principal successfully implemented four aspects of management: planning, organizing, implementing, and monitoring in an integrated manner. Activities such as workshops, learning communities, and learning supervision contributed to improving teachers' skills in the personality, pedagogical, social, and professional aspects. The main challenges faced included limited time, facilities, and coordination in training. The principal addressed these problems through reflection and collaborative solutions with teachers. This study shows that the principal's participatory and reflective leadership style can improve teacher professionalism and the quality of learning. The findings of this study also contribute to strengthening instructional leadership theory and serve as a reference for the development of school-based teacher development policies. ABSTRAK Latar belakang dari penelitian ini berasal dari kebutuhan akan manajemen kepala sekolah yang efektif dalam menciptakan sistem dukungan guru yang jelas dan berkelanjutan, sehingga kualitas pendidikan dapat meningkat secara signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi peran kepala sekolah dalam upaya meningkatkan profesionalisme para guru di SDN Sungai Miai 5 Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, karena bertujuan untuk memahami secara mendalam praktik manajemen kepala sekolah. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi tanpa partisipasi, serta analisis dokumen seperti laporan dari workshop dan modul pengajaran guru. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa kepala sekolah berhasil menjalankan empat aspek manajemen, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan secara terintegrasi. Aktivitas seperti workshop, komunitas belajar, dan supervisi pembelajaran berkontribusi dalam meningkatkan keterampilan guru dalam aspek kepribadian, pedagogik, sosial, dan profesional. Tantangan utama yang dihadapi meliputi terbatasnya waktu, fasilitas, dan koordinasi dalam pelatihan. Kepala sekolah mengatasi masalah tersebut melalui refleksi dan solusi yang kolaboratif bersama pengajar. Penelitian ini menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan kepala sekolah yang partisipatif dan reflektif dapat meningkatkan profesionalisme guru serta mutu pembelajaran. Temuan dari penelitian ini juga memberikan kontribusi dalam memperkuat teori kepemimpinan instruksional dan menjadi acuan bagi pengembangan kebijakan pengembangan guru yang berbasis sekolah.
Implementasi Program Kompak “Komunitas Belajar Aktif dan Reflektif” terhadap Peningkatan Kolaborasi Antar Guru Sa'diah, Halimatus; Suriansyah, Ahmad; Harsono, Arta Mulya Budi
DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kesehatan, Februari 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/dikkesh.v2i1.1354

Abstract

Mendorong pendekatan pembelajaran yang berpusat pada siswa dan mendorong kolaborasi di antara pendidik memainkan peran krusial dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan profesionalisme guru di sekolah dasar. Namun, upaya ini seringkali menghadapi batasan akibat keterbatasan waktu dan fasilitas yang tersedia. Studi ini mengkaji implementasi program Komunitas Pembelajaran Aktif dan Reflektif (KOMPAK), dengan fokus pada perannya dalam meningkatkan kolaborasi di antara guru di SDN Pelambuan 4. Desain studi kasus eksploratif digunakan untuk mengumpulkan data melalui wawancara semi-terstruktur, pengamatan partisipatif, dan analisis dokumen yang melibatkan guru yang terlibat dalam komunitas pembelajaran. Temuan menunjukkan bahwa komunitas pembelajaran menciptakan lingkungan kolaboratif dan terorganisir, meningkatkan motivasi dan kerja sama di antara pendidik dengan memfasilitasi pertukaran informasi dan mendorong refleksi terhadap metode pengajaran. Tantangan utama melibatkan batasan terkait waktu dan fasilitas yang tersedia. Hambatan ini diatasi melalui penjadwalan pertemuan yang cermat dan penyediaan lingkungan belajar yang sesuai. Studi ini menyoroti peran penting komunitas belajar dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pertumbuhan profesional guru serta memberikan saran untuk pengelolaan waktu dan fasilitas yang efektif di sekolah dasar.
Implementasi Program Kompak “Komunitas Belajar Aktif dan Reflektif” terhadap Peningkatan Kolaborasi Antar Guru Sa'diah, Halimatus; Suriansyah, Ahmad; Harsono, Arta Mulya Budi
DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kesehatan, Februari 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/dikkesh.v2i1.1354

Abstract

Mendorong pendekatan pembelajaran yang berpusat pada siswa dan mendorong kolaborasi di antara pendidik memainkan peran krusial dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan profesionalisme guru di sekolah dasar. Namun, upaya ini seringkali menghadapi batasan akibat keterbatasan waktu dan fasilitas yang tersedia. Studi ini mengkaji implementasi program Komunitas Pembelajaran Aktif dan Reflektif (KOMPAK), dengan fokus pada perannya dalam meningkatkan kolaborasi di antara guru di SDN Pelambuan 4. Desain studi kasus eksploratif digunakan untuk mengumpulkan data melalui wawancara semi-terstruktur, pengamatan partisipatif, dan analisis dokumen yang melibatkan guru yang terlibat dalam komunitas pembelajaran. Temuan menunjukkan bahwa komunitas pembelajaran menciptakan lingkungan kolaboratif dan terorganisir, meningkatkan motivasi dan kerja sama di antara pendidik dengan memfasilitasi pertukaran informasi dan mendorong refleksi terhadap metode pengajaran. Tantangan utama melibatkan batasan terkait waktu dan fasilitas yang tersedia. Hambatan ini diatasi melalui penjadwalan pertemuan yang cermat dan penyediaan lingkungan belajar yang sesuai. Studi ini menyoroti peran penting komunitas belajar dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pertumbuhan profesional guru serta memberikan saran untuk pengelolaan waktu dan fasilitas yang efektif di sekolah dasar.
Implementasi Program Komunitas Belajar Dalam Meningkatkan Kompetensi Guru : Penelitian Dhiya, Sofie Dhiya Maharani; Ahmad Suriansyah; Arta Mulya Budi Harsono
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.3891

Abstract

This research is motivated by the gap between the demands of the independent curriculum and teachers' readiness to implement it, particularly in terms of pedagogical competence. The purpose of this study is to analyze the implementation, impact, obstacles, and solutions of the teacher learning community program in improving teacher competence. This research used a qualitative approach with a case study design at SDN Kelayan Selatan 2 Banjarmasin. Data were collected through structured interviews with the principal, nonparticipant observation, and documentary analysis. The results indicate that the teacher learning community is an effective collaborative platform for teachers to share experiences, improve pedagogical competence, and innovate in project-based learning. This program also has a positive impact on increasing self confidence, collaboration, and communication between teachers and the principal. However, obstacles such as limited resources, time, and motivation remain a barrier to implementation. The principal plays a crucial role through reflective supervision, the use of digital media, and providing appreciation to maintain teacher motivation. Overall, the learning community program has proven effective as a model for teacher professional development that supports the successful and sustainable implementation of the independent curriculum.
PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENGELOLA PERBEDAAN PENDAPAT ANTAR GURU MEWUJUDKAN LINGKUNGAN KERJA YANG HARMONIS Tiara Adelya Putri; Ahmad Suriyansyah; Arta Mulya Budi Harsono
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kepala sekolah SDN Karang Mekar 9 mengelola perbedaan pendapat antar guru untuk menciptakan suasana kerja yang harmonis. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara dan observasi untuk memperoleh data dari kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan pendapat muncul karena pembagian tugas yang belum seimbang, kepatuhan terhadap aturan berpakaian, kehadiran pada jadwal piket, dan kesalahpahaman komunikasi antar guru. Dalam mengatasi hal tersebut, kepala sekolah berperan sebagai komunikator, mediator, dan pengambil keputusan melalui musyawarah, serta menerapkan strategi yang memadukan pendekatan personal, kolaboratif, dan kekeluargaan. Strategi tersebut meliputi rapat terbuka, diskusi empat mata, kegiatan santai di luar sekolah, dan pembentukan tim kerja yang memadukan guru dengan karakter dan kemampuan berbeda. Pendekatan ini tidak hanya menyelesaikan perbedaan pendapat, tetapi juga menumbuhkan rasa saling menghargai, kerja sama, dan tanggung jawab bersama, sehingga lingkungan kerja menjadi harmonis, nyaman, dan produktif. Penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan yang komunikatif, kolaboratif, dan bersifat mediasi sangat penting dalam menciptakan lingkungan sekolah yang mendukung kualitas pendidikan secara keseluruhan
INOVASI GOOGLE SHEET SEBAGAI WEBSITE INFORMASI SEKOLAH Ahmad Sauqi; Arta Mulya Budi Harsono; Ahmad Suryansyah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong sekolah untuk memanfaatkan berbagai platform daring guna meningkatkan pengelolaan informasi. Salah satu upaya yang mulai diterapkan adalah pemanfaatan Google Sheet berbasis website sebagai sarana penyediaan data sekolah yang lebih praktis, transparan, dan mudah diakses. Oleh sebab itu, penelitian bertujuan menggambarkan tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan hasil penerapan inovasi informasi sekolah berbasis Google Sheets sebagai website sekolah, hambatan yang muncul serta solusi untuk mengatasnya. Metode penelitian tergolong studi kasus dengan pengumpulan data berupa observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi Google Sheet berbasis website informasi sekolah mempermudah akses dan transparansi informasi bagi seluruh warga sekolah. Perencanaan dilakukan dengan melibatkan ide-ide dari guru, sementara peluncurannya dijadwalkan pada akhir Oktober. Fitur-fitur seperti biodata sekolah, dokumentasi kegiatan, berita, serta sistem editor dan viewer dimanfaatkan untuk mendukung pengelolaan informasi. Guru berkolaborasi dalam mengelola konten kelas dan ekstrakurikuler secara fleksibel. Inovasi ini juga meningkatkan efisiensi waktu, penyimpanan data, dan menjadi media promosi sekolah. Tantangan yang dihadapi adalah keterbatasan kemampuan guru dalam pengelolaan konten, dengan solusi berupa pelatihan internal, pemanfaatan teknologi AI dan referensi youtube.
Co-Authors Abdan, Sarwani Abdul Rahman Afifah, Hidayatul Ahmad Sauqi Ahmad Suriansyah Ahmad Suriansyah Ahmad Suriyansyah Ahmad Suriyansyah Ahmad Suryansyah Akhmad Riandy Agusta Aldy Ferdiyansyah Alfarisa, Fitri Ali Rachman Ali Rachman, Ali Aliya Maulida Putri, Nor Alma Ridha Hayati Amalia, Agnia Amelia Anwaral Maulida Anita Inayati Annisa Marsanda Aprida Herliani Ari Hidayat Arini Rusda Arsyad, M. Ziyan Takhqiqi Aulia, Putri Az Zahra, Siti Aminah Azkia, Nida Azzahra, Putri Natasya Bagoes Pribadi , Muhammad Brezto Asagi Dewantara Damayanti, Salsabilla Putri Dea Nooraida Della Aisyah dessy dwitalia sari Dewi Febrianasari Dewi Yulianti Dhiya, Sofie Dhiya Maharani Diah Fitriani Dian Novita Anggraini Diana Diani Ayu Pratiwi Diki Saputra, Muhammad Dina Irsalina, Dina Diya, Ira Nadia Eka Cahya Sari Putra Elya Nurhaliza Rachim Fatchurrohman, Sujud Fathul Jannah Fathul Jannah, Fathul Febriyanti, Emelia Ferdiansyah, Aldy Fika Marini Fitri Ayu Lestari Fitri Nur Mahmudah Giswari, Fitriani Hadi, Muhammad Rijali Hafizah Hafizhah Hasbi, Muhammad Hasbi Hayati, Faridah Hayati Hayati, Hikmah Heni Siswantari Herti Prastitasari Herwin Hidayat, Ari Indriyanti, Lina Iskandar, Bagus Aulia Ismi Khairun Nisa Khalik, Muhammad Aufa Dzaki Atthoyya Kristesia, Elda Kurniyati, Widi Latifa Putri Ridhaningtyas Lisna Arfika Luthfiyani, Nur Azizah M. Ziyan Takhqiqi Arsyad Mahdalina Mahdalina Mahfuzah Mahmudah Mahmudah Marliani, Yeny Maulida Aryanti Mubarok Mubarok Mubarok Mubarok Mubarok Muhammad Hafiz Anshari Muhsinah Annisa Naila Lutfiana Ni Kadek Sabna Monika Nida Rahma, Nur Nidaul Husna Nisa Ananda Nisma Aulia ‘Azizah Noor Azizah Noorhapizah Nor Azizah Norhikmah Norlatifah Novitawati Novitawati Nurbaiti Rahmah Nurhijrah Nurmahmudah, Fitri Nurul Majidah Nur’aina Octavia Ramadhani Perdana, Muhammad Satria Yuda Puspita, Ladya Mariama Puteriyani, Dina Putri Elok Maufikhoh Putri, Dinda Azahra Putri, Julianor Vatika Rachman , Ali Rahayu Condro Murti Rahayu, Titania Hermanda Rahman, Alvi Ramadhani, Muhammad Reza Ramadhayanti, Novia Rezky Amalia Rezqia Maulida Rianti Yulandra ridha addiina soraya Risky Dwi Cahya Risky Dwi Cahya Rivada, Feby Suci Firly Amanda Rizky Amalia Rizky Amelia Rizqi, Maulana Ruspita Dewi Sa'diah, Halimatus Sari, Dessy Dwitalia Sharida Ratri Fathonah Siti Fuadah Siti Herdayanti Suriansyah , Ahmad Suzana Suzana Syawaluna, Dea Annisa Tiara Adelya Putri Tria Nur Qana’ah Tya Yuniar Ummi, Laila Nur vchananda, Syalsyabila alisyia Vera Wati Wahdah Refia Rafianti Yasha Saleha Elma Yogi Prihandoko Yulandra, Rianty Zain Ahmad Fauzi