Claim Missing Document
Check
Articles

STRATEGI KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENGATASI HAMBATAN PEMANFAATAN TIK DAN MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU DI SD Tria Nur Qana’ah; Ahmad Suriansyah; Arta Mulya Budi Harsono
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 4 (2025): Volume 10. No4, Desember 2025.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i4.37254

Abstract

Issues with infrastructure and a lack of qualified staff members are common roadblocks to digital transformation in primary schools. This research seeks to delve into the leadership tactics used by school principals at SDN Karang Mekar 1 Banjarmasin to address obstacles to the utilization of ICT and enhance teachers' digital capabilities. A qualitative method based on a case study design is used in this investigation. Both participant and non-participant observation were used to gather data. The principal served as the policymaker and the teachers as the technical implementers; both roles were represented in the study subjects. Time inefficiency owing to temporary projection equipment and a digital gap between young and older instructors were identified as the biggest hurdles to ICT deployment, according to the findings. To get around this, the principal put a "commitment to competence" policy in place, instituted scheduling-based facilities management, and empowered a "peer coaching" plan as managerial tactics. By working together in this way, skilled educators may help their colleagues who are having trouble with technology. Leadership that is both visionary and collaborative has been shown to increase digital learning efficiency and teacher adaptation in the face of resource constraints, according to this research.
IMPLEMENTASI PROGRAM ENGLISH DAY TERHADAP KEMAMPUAN BERBAHASA ASING DAN DAYA INGAT SISWA SEKOLAH DASAR ridha addiina soraya; Ahmad Suriansyah; Arta Mulya Budi Harsono
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.37293

Abstract

English is an international language that plays an important role in the current era of globalization.Therefore, English should be introduced and taught from an early age. This study aims to explore the implementation of the English Day program at SDN Kebun Bunga 5 and its impact on students’ foreign language skills and memory. The research employed a qualitative approach with a case study design.The primary data were collected through interviews with the principal and English teacher, as well as through field observations involving all students who participated indirectly in the data collection process. The results of the study show that the implementation of the English Day program has a positive impact on students’ English language skills and memory at SDN Kebun Bunga 5.
Implementasi Program SEPATU sebagai Upaya Peningkatan Disiplin dan Keteladanan Guru di Sekolah Dasar Octavia Ramadhani; Arta Mulya Budi Harsono; Ahmad Suriansyah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.37636

Abstract

Disiplin dan teladan guru adalah fondasi krusial dalam membentuk karakter siswa di sekolah dasar. Guru bukan sekadar penyampai materi, melainkan juga contoh perilaku yang membentuk pemahaman dan penerapan nilai kedisiplinan oleh siswa. Akan tetapi terdapat ketidakteraturan dalam kedatangan tepat waktu dan ketidakstabilan dalam menerapkan kebiasaan disiplin oleh guru. Kondisi ini secara langsung memengaruhi tingkah laku siswa, sehingga dibutuhkan inisiatif sekolah yang dapat mengatur teladan secara terstruktur. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan Program SEPATU (Selalu Tepat Waktu) sebagai strategi meningkatkan kedisiplinan dan peran teladan guru di sekolah dasar. Latar belakangnya didasarkan pada pentingnya teladan guru sebagai fondasi utama pembentukan karakter disiplin siswa, serta inkonsistensi praktik disiplin di sekolah. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus eksploratori, data dikumpulkan via observasi, wawancara terstruktur, dan analisis dokumen, fokus pada implementasi program di SDN Surgi Mufti 1 Banjarmasin. Hasil menunjukkan program berjalan namun belum optimal. Guru mulai sadar akan disiplin, meski sebagian kurang konsisten dalam ketepatan waktu. Siswa respons positif lewat rutinitas pagi dan meniru guru, tapi keterlambatan masih terjadi, terutama Senin. Hambatan utama: inkonsistensi guru, kesiapan siswa, dan kendala teknis seperti gangguan alat absensi. Sekolah siapkan penguatan via evaluasi berkala, koordinasi lebih baik, dan perbaikan fasilitas. Penelitian menegaskan keberhasilan disiplin bergantung pada konsistensi teladan guru, dukungan sistem sekolah, dan keterlibatan keluarga. Temuan ini berkontribusi pada praktik pendidikan karakter dan arahkan penguatan kebijakan kedisiplinan berbasis budaya sekolah ke depan.
PROGRAM BUDIDAYA DAN HIDROPONIK SEBAGAI SARANA PEMBELAJRAN IPAS BERBASIS LINGKUNGAN SISWA SEKOLAH DASAR Vchananda, Syalsyabila Alisyia; Suriansyah, Ahmad; Harsono, Arta Mulya Budi
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budidaya jamur tiram dan sayuran hidroponik merupakan kegiatan pertanian modern yang mudah diterapkan di lingkungan sekolah karena tidak membutuhkan lahan luas dan dapat dilakukan dengan perawatan sederhana. Dimana Kedua kegiatan ini efektif digunakan sebagai sarana pembelajaran berbasis lingkungan yang melatih keterampilan ilmiah, ketelitian, serta kepedulian terhadap alam. kegiatan ini bertujuan menjelaskan perencanaan, pelaksanaan, pembiasaan, dan evaluasi program budidaya jamur tiram dan sayuran hidroponik sebagai model pembelajaran IPA berbasis lingkungan di SDN Sungai Andai 3. kegiatan ini menggunakan desain studi kasus kualitatif dengan unit analisis program budidaya yang telah berlangsung sejak 2023. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara semi-terstruktur dengan kepala sekolah serta guru pelaksana, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program dilaksanakan melalui pembentukan kader siswa, penjadwalan perawatan, integrasi kegiatan dengan pembelajaran IPA, serta dukungan penuh pihak sekolah. kegiatan ini menegaskan bahwa budidaya jamur tiram dan hidroponik mampu memperkaya pengalaman belajar IPA sekaligus membentuk karakter peduli lingkungan sejak dini.
IMPLEMENTASI PROGRAM KURAS LIBAS TERHADAP KEDISIPLINAN DAN KESADARAN LINGKUNGAN SISWA DI SEKOLAH Puspita, Ladya Mariama; Suriansyah, Ahmad; Harsono, Arta Mulya Budi
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Krisis etika dan rendahnya disiplin diantara siswa menekankan betapa pentingnya pengajaran karakter di sekolah, terutama dalam hal disiplin dan kepedulian terhadap lingkungan. Salah satu langkah yang diambil adalah melalui Program KURAS LIBAS (Kurangi Sampah Lingkungan Barasih) di SDN Sungai Andai 3 Banjarmasin, yang bertujuan untuk mengurangi penggunaan plastik dan membangun disiplin siswa melalui kebijakan tanpa tempat sampah, kewajiban membawa tas belanja dan botol minum sendiri, serta pengurangan makanan yang dibungkus plastik di kantin. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung dan wawancara semi-terstruktur dengan kepala sekolah, guru, dan siswa, kemudian dianalisis dengan metode analisis tematik untuk menemukan tema utama yang berkaitan dengan pelaksanaan program, dampak, tantangan, dan solusi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa program ini berhasil meningkatkan disiplin dan tanggung jawab siswa terhadap limbah yang mereka hasilkan, menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dan nyaman, serta meningkatkan kesadaran untuk peduli pada lingkungan. Tantangan seperti kurangnya kesadaran diantara beberapa siswa dapat ditanggulangi melalui pendidikan yang berkelanjutan dan contoh yang baik dari para guru. Secara keseluruhan, Program KURAS LIBAS berhasil mendorong terbentuknya budaya sekolah yang bersih, disiplin, dan peduli lingkungan. Kata Kunci: Kuras Libas, Lingkungan, Disiplin, peduli lingkungan
Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Melalui Pelatihan Pembuatan Lilin Aromaterapi Bagi Guru di SDN Karang Mekar 1 Banjarmasin Rini, Tika Puspita Widya; Rachman, Ali; Harsono, Arta Mulya Budi; Ferdiyansyah, Aldy; Hidayat, Ari; Arsyad, M. Ziyan Takhqiqi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5865

Abstract

Developing a project to strengthen the Pancasila student profile is an effective strategy for teachers to improve the quality of learning through innovative activities relevant to the challenges and demands of modern developments. However, the implementation of the project at SDN Karang Mekar 1 Banjarmasin, a partner school, still faces limitations, such as limited teacher knowledge and skills in developing innovative and economically valuable projects. This community service activity aims to improve teacher professionalism in implementing the project to strengthen the Pancasila student profile through aromatherapy candle-making training at SDN Karang Mekar 1 Banjarmasin. The activity was implemented through five stages of community service: outreach, training, technology application, mentoring and evaluation, and program sustainability. The aromatherapy candle-making training has demonstrated significant results. This activity successfully improved teachers' understanding of project-based learning, as evidenced by improved post-test scores compared to pre-test scores. Furthermore, teachers' active listening, note-taking, practice, and discussion during the training were also positive. These results indicate that the training has been effective in improving teachers' competency in implementing the Pancasila student profile project, which is expected to improve the quality of learning at the school.
Implementasi Program Bapandung terhadap Keterampilan 6C Siswa Sekolah Dasar Azizah, Noor; Suriansyah, Ahmad; Harsono, Arta Mulya Budi
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 4 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Desember 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i4.1333

Abstract

Penggunaan bahasa Banjar di sekolah dasar semakin berkurang akibat dominasi bahasa nasional dan pengaruh digitalisasi, sehingga upaya pelestarian bahasa daerah menjadi kurang optimal. Kondisi ini berdampak pada melemahnya pengembangan karakter dan keterampilan abad ke-21 yang seharusnya dapat dibangun melalui pembiasaan budaya lokal. Untuk menjawab permasalahan tersebut, sekolah melaksanakan program Bapandung sebagai strategi penguatan bahasa dan budaya Banjar dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi program Bapandung serta menganalisis dampaknya terhadap keterampilan 6C (Critical thinking, Creativity, Collaboration, Communication, Citizenship, dan Character) siswa sekolah dasar. Penelitian dilakukan di SDN Telaga Biru 5 Banjarmasin dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, guru, dan siswa kelas I hingga VI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Bapandung meningkatkan kemampuan komunikasi siswa dalam bahasa daerah, menumbuhkan kepercayaan diri, kreativitas, dan kolaborasi, serta memperkuat hubungan sosial di lingkungan sekolah. Guru menjadi lebih inovatif dalam mengintegrasikan nilai bahasa dan budaya Banjar ke pembelajaran. Secara keseluruhan, program Bapandung efektif dalam pelestarian budaya daerah sekaligus mengembangkan keterampilan abad ke-21 siswa.
Studi Kasus Profesionalisme GPK dalam Peningkatan Sosial Emosional Siswa Sekolah Dasar Putri, Julianor Vatika; Suriansyah, Ahmad; Harsono, Arta Mulya Budi
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 4 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Desember 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i4.1337

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak profesionalisme Guru Pendamping Khusus (GPK) terhadap sosial-emosional siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah studi kasus kualitatif pada SDN Pasar Lama 3 pada Kamis 23 Oktober 2025 dengan tiga GPK dan tiga siswa ABK. Data dihimpun melalui wawancara semi-terstruktur, observasi non-partisipatif pada pembelajaran dan transisi kegiatan, serta studi dokumen pendampingan, dianalisis memakai kerangka Miles-Huberman secara iteratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rofesionalisme GPK terwujud sebagai tata kelola keseharian yang konsisten. Praktik tersebut menurunkan frekuensi eskalasi, mempercepat pemulihan emosi, meningkatkan partisipasi kooperatif, dan menguatkan respons prososial. Mekanisme dampak bergerak berantai dari kesadaran diri menuju regulasi emosi, berlanjut pada interaksi yang lebih sehat dan empati yang lebih matang, lalu bermuara pada pengambilan keputusan yang lebih bertanggung jawab. Studi ini memperjelas jalur yang mengaitkan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian GPK dengan capaian sosial-emosional. Implikasi praktis mencakup standarisasi protokol mikro SEL harian, RDI selaras rumah–sekolah, serta pelatihan berkelanjutan bagi GPK dan guru kelas untuk memastikan implementasi inklusi yang konsisten dan berdampak.
Implementasi Permainan Melompat di Pembelajaran terhadap Keterampilan Motorik Kasar dan Kognitif Siswa Sekolah Dasar Aulia, Putri; Ahmad Suriansyah; Arta Mulya Budi Harsono
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 4 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Desember 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i4.1338

Abstract

Penelitian ini menguraikan penerapan permainan lompat sebagai pendekatan pembelajaran aktif terhadap keterampilan motorik kasar serta kemampuan kognitif pada siswa tingkat rendah di sekolah dasar. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi terstruktur, wawancara, serta dokumentasi, yang kemudian dianalisis secara tematik. Temuan menunjukkan bahwa permainan lompat yang dirancang dengan orientasi pada tujuan kognitif seperti operasi perhitungan sederhana efektif dalam meningkatkan koordinasi, keseimbangan, presisi gerakan, kemampuan penyelesaian masalah dasar, serta keterlibatan siswa. Implikasi dari penelitian ini mendorong integrasi aktivitas gerak yang bermakna ke dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) serta penyediaan pelatihan bagi guru untuk mengoptimalkan pembelajaran berbasis gerak.
Implementasi Program Selasa Literasi untuk Mendukung Deep Learning di Sekolah Dasar Diana; Suriansyah, Ahmad; Arta Mulya Budi Harsono
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 4 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Desember 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i4.1340

Abstract

Program selasa literasi sekolah merupakan salah satu upaya yang sangat penting dalam mendukung pembelajaran abad ke-21. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya aktivitas literasi sebagai sarana pembelajaran yang bermakna, yang dimana kegiatan ini tidak hanya mendorong peningkatan minat membaca, melainkan juga membina kemampuan berpikir kritis, kolaboratif, serta reflektif peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian di SDN Karang Mekar 9 menyatakan bahwa implementasi Selasa Literasi telah dilaksanakan secara sistematis melalui penerapan fungsi manajemen berdasarkan model POAC (Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling). Pendidik memiliki peran penting dalam merancang serta mengkoordinasikan kegiatan, sedangkan siswa menunjukkan partisipasi aktif melalui kegiatan membaca bersama, diskusi, dan presentasi hasil bacaan. Aktivitas tersebut memberikan kontribusi substansial terhadap pengembangan kompetensi deep learning, seperti berpikir tingkat tinggi dan pemahaman konseptual. Berdasarkan perspektif teoritis, penelitian ini memperluas aplikasi teori manajemen pendidikan dalam konteks praktik literasi sekolah dasar, sementara secara praktis, kajian ini menyediakan rekomendasi bagi institusi pendidikan untuk mengintegrasikan aktivitas literasi ke dalam pembelajaran tematik serta pengembangan profil pelajar abad ke-21. Oleh karena itu, Selasa Literasi dapat berfungsi sebagai model pembelajaran literasi kontekstual yang efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran mendalam di Sekolah Dasar.  
Co-Authors Abdan, Sarwani Abdul Rahman Afifah, Hidayatul Ahmad Sauqi Ahmad Suriansyah Ahmad Suriansyah Ahmad Suriyansyah Ahmad Suriyansyah Ahmad Suryansyah Akhmad Riandy Agusta Aldy Ferdiyansyah Alfarisa, Fitri Ali Rachman Ali Rachman, Ali Aliya Maulida Putri, Nor Alma Ridha Hayati Amalia, Agnia Amelia Anwaral Maulida Anita Inayati Annisa Marsanda Aprida Herliani Ari Hidayat Arini Rusda Arsyad, M. Ziyan Takhqiqi Aulia, Putri Az Zahra, Siti Aminah Azkia, Nida Azzahra, Putri Natasya Bagoes Pribadi , Muhammad Brezto Asagi Dewantara Damayanti, Salsabilla Putri Dea Nooraida Della Aisyah dessy dwitalia sari Dewi Febrianasari Dewi Yulianti Dhiya, Sofie Dhiya Maharani Diah Fitriani Dian Novita Anggraini Diana Diani Ayu Pratiwi Diki Saputra, Muhammad Dina Irsalina, Dina Diya, Ira Nadia Eka Cahya Sari Putra Elya Nurhaliza Rachim Fatchurrohman, Sujud Fathul Jannah Fathul Jannah, Fathul Febriyanti, Emelia Ferdiansyah, Aldy Fika Marini Fitri Ayu Lestari Fitri Nur Mahmudah Giswari, Fitriani Hadi, Muhammad Rijali Hafizah Hafizhah Hasbi, Muhammad Hasbi Hayati, Faridah Hayati Hayati, Hikmah Heni Siswantari Herti Prastitasari Herwin Hidayat, Ari Indriyanti, Lina Iskandar, Bagus Aulia Ismi Khairun Nisa Khalik, Muhammad Aufa Dzaki Atthoyya Kristesia, Elda Kurniyati, Widi Latifa Putri Ridhaningtyas Lisna Arfika Luthfiyani, Nur Azizah M. Ziyan Takhqiqi Arsyad Mahdalina Mahdalina Mahfuzah Mahmudah Mahmudah Marliani, Yeny Maulida Aryanti Mubarok Mubarok Mubarok Mubarok Mubarok Muhammad Hafiz Anshari Muhsinah Annisa Naila Lutfiana Ni Kadek Sabna Monika Nida Rahma, Nur Nidaul Husna Nisa Ananda Nisma Aulia ‘Azizah Noor Azizah Noorhapizah Nor Azizah Norhikmah Norlatifah Novitawati Novitawati Nurbaiti Rahmah Nurhijrah Nurmahmudah, Fitri Nurul Majidah Nur’aina Octavia Ramadhani Perdana, Muhammad Satria Yuda Puspita, Ladya Mariama Puteriyani, Dina Putri Elok Maufikhoh Putri, Dinda Azahra Putri, Julianor Vatika Rachman , Ali Rahayu Condro Murti Rahayu, Titania Hermanda Rahman, Alvi Ramadhani, Muhammad Reza Ramadhayanti, Novia Rezky Amalia Rezqia Maulida Rianti Yulandra ridha addiina soraya Risky Dwi Cahya Risky Dwi Cahya Rivada, Feby Suci Firly Amanda Rizky Amalia Rizky Amelia Rizqi, Maulana Ruspita Dewi Sa'diah, Halimatus Sari, Dessy Dwitalia Sharida Ratri Fathonah Siti Fuadah Siti Herdayanti Suriansyah , Ahmad Suzana Suzana Syawaluna, Dea Annisa Tiara Adelya Putri Tria Nur Qana’ah Tya Yuniar Ummi, Laila Nur vchananda, Syalsyabila alisyia Vera Wati Wahdah Refia Rafianti Yasha Saleha Elma Yogi Prihandoko Yulandra, Rianty Zain Ahmad Fauzi