Claim Missing Document
Check
Articles

PROGRAM BUDIDAYA DAN HIDROPONIK SEBAGAI SARANA PEMBELAJRAN IPAS BERBASIS LINGKUNGAN SISWA SEKOLAH DASAR Syalsyabila Alisyia Vchananda; Ahmad Suriansyah; Arta Mulya Budi Harsono
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budidaya jamur tiram dan sayuran hidroponik merupakan kegiatan pertanian modern yang mudah diterapkan di lingkungan sekolah karena tidak membutuhkan lahan luas dan dapat dilakukan dengan perawatan sederhana. Dimana Kedua kegiatan ini efektif digunakan sebagai sarana pembelajaran berbasis lingkungan yang melatih keterampilan ilmiah, ketelitian, serta kepedulian terhadap alam. kegiatan ini bertujuan menjelaskan perencanaan, pelaksanaan, pembiasaan, dan evaluasi program budidaya jamur tiram dan sayuran hidroponik sebagai model pembelajaran IPA berbasis lingkungan di SDN Sungai Andai 3. kegiatan ini menggunakan desain studi kasus kualitatif dengan unit analisis program budidaya yang telah berlangsung sejak 2023. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara semi-terstruktur dengan kepala sekolah serta guru pelaksana, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program dilaksanakan melalui pembentukan kader siswa, penjadwalan perawatan, integrasi kegiatan dengan pembelajaran IPA, serta dukungan penuh pihak sekolah. kegiatan ini menegaskan bahwa budidaya jamur tiram dan hidroponik mampu memperkaya pengalaman belajar IPA sekaligus membentuk karakter peduli lingkungan sejak dini.
IMPLEMENTASI PROGRAM KURAS LIBAS TERHADAP KEDISIPLINAN DAN KESADARAN LINGKUNGAN SISWA DI SEKOLAH Ladya Mariama Puspita; Ahmad Suriansyah; Arta Mulya Budi Harsono
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Krisis etika dan rendahnya disiplin diantara siswa menekankan betapa pentingnya pengajaran karakter di sekolah, terutama dalam hal disiplin dan kepedulian terhadap lingkungan. Salah satu langkah yang diambil adalah melalui Program KURAS LIBAS (Kurangi Sampah Lingkungan Barasih) di SDN Sungai Andai 3 Banjarmasin, yang bertujuan untuk mengurangi penggunaan plastik dan membangun disiplin siswa melalui kebijakan tanpa tempat sampah, kewajiban membawa tas belanja dan botol minum sendiri, serta pengurangan makanan yang dibungkus plastik di kantin. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung dan wawancara semi-terstruktur dengan kepala sekolah, guru, dan siswa, kemudian dianalisis dengan metode analisis tematik untuk menemukan tema utama yang berkaitan dengan pelaksanaan program, dampak, tantangan, dan solusi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa program ini berhasil meningkatkan disiplin dan tanggung jawab siswa terhadap limbah yang mereka hasilkan, menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dan nyaman, serta meningkatkan kesadaran untuk peduli pada lingkungan. Tantangan seperti kurangnya kesadaran diantara beberapa siswa dapat ditanggulangi melalui pendidikan yang berkelanjutan dan contoh yang baik dari para guru. Secara keseluruhan, Program KURAS LIBAS berhasil mendorong terbentuknya budaya sekolah yang bersih, disiplin, dan peduli lingkungan. Kata Kunci: Kuras Libas, Lingkungan, Disiplin, peduli lingkungan
Nilai Toleransi Beragama di SD Yayasan Hippindo Muhammad Diki Saputra; Ahmad Suriansyah; Arta Mulya Budi Harsono; Bagus Aulia Iskandar; Mubarok
Jurnal Pendidikan Sosial Dan Konseling Vol. 2 No. 3 (2024): Oktober - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jpdsk.v2i3.1973

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan keberagaman agama di SD Yayasan Hippindo yang menerapkan nilai-nilai toleransi. SD Yayasan Hippindo menjadi contoh penerapan nilai Bhineka Tunggal Ika dengan menyediakan lima tempat ibadah yang sesuai dengan keyakinan agama Siswa. Fasilitas ini tidak hanya mendukung kebutuhan spiritual, tetapi juga mengajarkan siswa untuk saling menghargai dan menghormati perbedaan agama. Hal ini sesuai dengan nilai Pancasila terutama sila pertama “Ketuhanan Yang Maha Esa.” Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk memahami penerapan nilai-nilai toleransi dan Bhineka Tunggal Ika di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyediaan fasilitas lima tempat ibadah, kelas agama, dan pesantren Ramadan lima agama di SD Yayasan Hippindo berperan penting dalam membentuk karakter siswa untuk saling menghargai perbedaan dan memupuk semangat persatuan dalam keberagaman. Program ini dapat menjadi inspirasi bagi sekolah lain untuk menciptakan karakter dan menghargai perbedaan serta menjunjung persatuan.
Peran Budaya Literasi dalam Meningkatkan Minat Baca Peserta Didik di SDN Antasan Besar 1 Ni Kadek Sabna Monika; Ahmad Suriansyah; Arta Mulya Budi Harsono; Yogi Prihandoko; Zain Ahmad Fauzi
Jurnal Pendidikan Sosial Dan Konseling Vol. 2 No. 3 (2024): Oktober - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jpdsk.v2i3.1983

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisis peran, hubungan, dampak, serta tantangan utama dalam upaya pengembangan budaya literasi di SDN Antasan Besar 1 Banjamasin. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan subjek berupa kepala sekolah, guru, dan peserta didik di SDN Antasan Besar 1 Banjarmasin. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Wawancara dilaksanakan dengan kepala sekolah, guru, dan peserta didik untuk memahami bagaimana budaya literasi dapat mempengaruhi minat baca peserta didik di SDN Antasan Besar 1. Hasil penelitian menunjukkan penerapan budaya literasi yang melibatkan guru, orang tua, dan lingkungan secara menyeluruh dapat mendorong minat baca peserta didik. Aktivitas seperti agenda membaca rutin, pemberian buku yang menarik, serta menciptakan lingkungan yang mendukung kegiatan literasi terbukti efektif dalam menarik minat dan memperkuat kebiasaan membaca di kalangan peserta didik. Penelitian ini menyimpulkan budaya literasi yang kuat dan konsisten di tingkat sekolah dasar sangat berperan dalam meningkatkan minat baca peserta didik, yang berdampak memberikan pengaruh baik terhadap prestasi akademik mereka.
Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi Berbasis Artificial Intelligence Di Sekolah Dasar: Strategi, Dampak, Dan Tantangan Arini Rusda; Arta Mulya Budi Harsono; Ahmad Suriansyah
Journal Educational Research and Development | E-ISSN : 3063-9158 Vol. 2 No. 2 (2025): Oktober - Desember
Publisher : GLOBAL SCIENTS PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The integration of Artificial Intelligence (AI) into the educational landscape opens new avenues for educators to apply differentiated instruction in a more structured and efficient manner. Through AI, teachers can now run diagnostic evaluations quickly, map out students' individual learning profiles, and subsequently devise teaching strategies that truly align with each learner's readiness level, interests, and learning styles. This qualitative case study focuses on the implementation of AI-based differentiated instruction at the elementary school level. Its objective is to deeply analyze the strategies employed, their influence on the learning process and outcomes, and the practical challenges encountered in the field. The findings reveal that AI plays a critical role as a supportive tool for teachers in conducting initial assessments, automatically grouping students based on their profiles, offering a diversity of learning activities, and creating assessment rubrics based on the Criteria for Learning Goal Attainment (KKTP). Significantly, this implementation has triggered an increase in motivation, active student engagement, a more equitable grasp of the material, and it also fosters teacher creativity in lesson planning. However, several obstacles emerged in the field, including limitations in technological infrastructure, unstable electricity supply issues, varying levels of digital literacy among teachers, and the increased duration required for lesson preparation. Therefore, this study concludes that AI's potential to strengthen differentiated instruction will only be optimally realized provided that adequate infrastructure support, continuous professional training, and a strong culture of collaboration among educators are ensured.
Studi Kasus Perbedaan Gaya Mengajar Guru Dalam Pelaksanaan Pembelajaran Di Sekolah Dasar Nisa Ananda; Arta Mulya Budi Harsono; Ahmad Suriansyah
Journal Educational Research and Development | E-ISSN : 3063-9158 Vol. 2 No. 2 (2025): Oktober - Desember
Publisher : GLOBAL SCIENTS PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perbedaan gaya mengajar antar guru di sekolah dasar sering menjadi faktor yang mempengaruhi kualitas pembelajaran dan keterlibatan siswa, terutama dalam implementasi Kurikulum Merdeka yang menekankan partisipasi aktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan gaya mengajar demokratis dan otoriter yang diterapkan oleh guru kelas rendah di sekolah dasar serta dampakterhadap keterlibatan kognitif, dan perilaku siswa. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus kualitatif di Sekolah Dasar Banjarmasin. Pengumpulan data dilakukan melalui trigulasi Teknik, meliputi wawancara mendalam dengan guru kelas, observasi non-partisipan pada proses pembelajaran, dan analisis dokumentasi seperti RPP dan hasil evaluasi siswa. Unit analisis (kasus) adalah perbeddaan gaya mengajar yang diterapkan oleh dua guru adalah kunci dalam kondisi anak didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya mengajar demokratis mendorong partisipasi aktif, kepercayaan diri, dan motivasi siswa. Sementara gaya otoriter menekankan kedisiplinan namun membatasi kreativitas dan inisiatif. Tiga tema utama teridentifikasi: (1) Karakteristik Gaya Mengajar (2) Alasan Penerapan, serta (3) Dampak Terhadap Siswa. Temuan ini menjawab tujuan penelitian dengan menunjukkan bahwa perbedaan gaya mengajar mempengaruhi dinamika kelas dan motivasi siswa secara signifikan. Penelitian ini berkontribusi memberikan model praktik baik (best practice) yang dapat direplikasi oleh pendidk di Sekolah Dasar dengan kondisi serupa untuk meningkatkan kompetensi pedagogic guru sesuai Kurukulum Merdeka. Kata kunci: Gaya Mengajar Demokratis, Gaya Mengajar Otoriter, Keterlibatan Siswa, Sekolah Dasar, Kurikulum Merdeka.
Implementasi Strategi Scaffolding Dalam Pembelajaran Pancasila Di Sekolah Dasar Muhammad Hafiz Anshari; Ahmad Suriansyah; Arta Mulya Budi Harsono
Journal Educational Research and Development | E-ISSN : 3063-9158 Vol. 2 No. 2 (2025): Oktober - Desember
Publisher : GLOBAL SCIENTS PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The scaffolding strategy represents a learning approach in which teachers act as guides and supporters to help students achieve their learning goals. The primary focus of this strategy is to provide appropriate and effective support so that students can learn more independently and achieve predetermined learning goals. The aim of this research is to illustrate how the scaffolding strategy is implemented in Pancasila education at SDN Sungai Miai 2 Banjarmasin, while also identifying the influences, supports, obstacles, and implications of its development. The research method used is a qualitative case study with data collection techniques consisting of semi-structured interviews and direct observation of the implementation of learning activities. The collected data were then analyzed using thematic analysis to identify patterns of meaning that emerge from field findings. Research findings demonstrate that the use of scaffolding strategies in Pancasila education at the primary school level effectively helps students better understand Pancasila values. Through this strategy, students demonstrate higher levels of activity and engagement in learning, as well as improved skills in analyzing and evaluating information.
Profil Disiplin Belajar Peserta Didik Kelas V SD Ditinjau Dari Teori Self-Determination Ainun - Nafisah; Anindita Ulya Rahmah; Roy Ardiansyah; Anisa Ainul Mardiah; Arta Mulya Budi Harsono
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 3 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i3.117424

Abstract

Disiplin belajar merupakan salah satu perilaku yang penting dimiliki oleh peserta didik untuk memperoleh hasil belajar yang optimal. Namun, faktanya peserta didik di lapangan tidak mengumpulkan tugas tepat waktu, terlambat sekolah, dan tidak mematuhi peraturan tata tertib sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil disiplin belajar peserta didik ditinjau dari sudut pandang teori self-determination. Metode yang digunakan berupa metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas V SD. Teknik pengumpulan data yang digunakan adlaah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis interaktif Miles & Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa profil disiplin belajar peserta didik kelas V dalam kategori sering dilakukan. Bentuk perilaku disiplin belajar yang dilakukan seperti mentaati peraturan tata tertib sekolah seperti masuk sekolah tepat waktu, mengumpulkan tugas tepat waktu, dan bertanggung jawab atas risiko perbuatan yang telah dilakukan. Jika peserta didik memiliki kedisiplinan yang baik, maka peserta didik tersebut juga memiliki determinasi diri yang baik. Hasil penelitian ini berdampak pada peningkatan disipin belajar, motivasi belajar, dan self-determination peserta didik. 
The Impact of Active Deep Learner Experience on Learning in Elementary Schools Arta Mulya Budi Harsono
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 8 No. 2 (2025): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v8i2.7452

Abstract

This study was motivated by the widespread diffusion of innovation in learning, particularly in elementary schools. Innovation in learning is a crucial and potential necessity as a step toward improving the quality of education. One form of innovation that has emerged in learning is the application of Adaptive Deep Learner Experience (ADLX) learning. This study employs a literature review method, involving the screening of previous studies related to the implementation of ADLX in elementary school education. Data collection was conducted through the extraction of relevant information from each literature source, including reputable national and international journals. The data obtained were then analyzed qualitatively. This study aims to explore and synthesize the impact of ADLX implementation on learning in elementary schools. The results of the study indicate that the continuous implementation of ADLX has a positive impact in various aspects related to learning in elementary schools. The implication of these findings is that ADLX has great potential as an innovative and effective learning alternative to be applied in elementary school education.
Peluang dan tantangan implementasi Personalisasi Pembelajaran berbasis Artificial Intelligence di Sekolah Dasar Harsono, Arta Mulya Budi; Nafisah, Ainun; Noorhapizah, Noorhapizah; Agusta, Akhmad Riandy; Pratiwi, Diani Ayu
Borobudur Educational Review Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/bedr.14845

Abstract

Learning in elementary schools needs to be tailored to students' needs to encourage active student engagement. However, in reality, learning is carried out by aligning student needs. The purpose of this study is to identify opportunities and challenges from various dimensions, ranging from technical to pedagogical to ethical, in AI-based personalized learning. The research method used is a literature review with the help of the Publish or Perish application. This research procedure consists of a database used to search for literature, search keywords, timeframe, inclusion criteria, and exclusion criteria for the literature. The results of this study are opportunities for AI-based personalized learning in elementary schools to accelerate academic mastery, optimize the role of teachers, increase student engagement, and encourage inclusion through dynamic cognitive load management. However, significant challenges related to the digital divide, teacher readiness, algorithmic bias, and the potential devaluation of holistic education threaten to exacerbate inequalities and erode the fundamental goals of education. The results of this study can contribute to educational transformation by integrating student learning needs with technology in the era of society 5.0.
Co-Authors Abdan, Sarwani Abdul Rahman Ading Febiyan Adeski Afifah, Hidayatul Agusta, Akhmad Riandy Ahmad Sauqi Ahmad Suriansyah Ahmad Suriansyah Ahmad Suriansyah Ahmad Suriasnyah Ahmad Suriyansyah Ahmad Suriyansyah Ahmad Suryansyah Ainun - Nafisah Ainun Nafisah, Ainun Akhmad Riandy Agusta Al-Qibthia, Vidianata Aldy Ferdiyansyah Alfarisa, Fitri Ali Rachman Ali Rachman, Ali Aliya Maulida Putri, Nor Alma Ridha Hayati Amalia, Agnia Amberansyah Amberansyah Amelia Anwaral Maulida Anindita Ulya Rahmah Anisa Ainul Mardiah Annisa Marsanda Aprida Herliani Ari Hidayat Ari Hidayat Arini Rusda Arsyad, M. Ziyan Takhqiqi Aulia, Putri Azkia, Nida Azzah Arifina, Lutfi Bagoes Pribadi , Muhammad Bagus Aulia Iskandar Bella Monica Brezto Asagi Dewantara Damayanti, Salsabilla Putri Dea Nooraida Della Aisyah dessy dwitalia sari Dewi Febrianasari Diah Fitriani Dian Novita Anggraini Diana Diani Ayu Pratiwi Diani Ayu Pratiwi Difa sri utami Dina Irsalina, Dina Eka Cahya Sari Putra Elya Nurhaliza Rachim Fatchurrohman, Sujud Fathul Jannah Fathul Jannah, Fathul Febriyanti, Emelia Ferdiansyah, Aldy Fika Marini Fitri Ayu Lestari Fitri Nur Mahmudah Giswari, Fitriani Hadi, Muhammad Rijali Hafizah Hafizhah Hasbi, Muhammad Hasbi Hayati, Faridah Hayati Hayati, Hikmah Heni Siswantari Herti Prastitasari Herwin Yogo Wicaksono Hidayat, Ari Indriyanti, Lina Ira Nadia Diya Iskandar, Bagus Aulia Khalik, Muhammad Aufa Dzaki Atthoyya Kurniyati, Widi Ladya Mariama Puspita Latifa Putri Ridhaningtyas Lisna Arfika Luthfiyani, Nur Azizah M. Ziyan Takhqiqi Arsyad M. Ziyan Takhqiqi Arsyad Mahdalina Mahdalina Mahfuzah Mahmudah Mahmudah Marliani, Yeny Maulida Aryanti Mubarok Mubarok Mubarok Mubarok Mubarok Mubarok Muhammad Diki Saputra Muhammad Hafiz Anshari Muhammad Zakky Al Amin Muhsinah Annisa Naila Lutfiana Ni Kadek Sabna Monika Nida Rahma, Nur Nidaul Husna Nisa Ananda Nisma Aulia ‘Azizah Noor Azizah Noorhapizah Norhikmah Norlatifah Novitawati Novitawati Nunik Surani Nur, Siti Hasny Nurbaiti Rahmah Nurhijrah Nurlaila Dwe Khairiyati Nurmahmudah, Fitri Nurul Majidah Nur’aina Octavia Ramadhani Perdana, Muhammad Satria Yuda Pratidina, Nadiya Anisa Puteriyani, Dina Putri, Dinda Azahra Putri, Julianor Vatika Rachman , Ali Rahayu Condro Murti Rahayu, Titania Hermanda Rahman, Alvi Ramadhani, Muhammad Reza Ramadhayanti, Novia Rezqia Maulida Rianti Yulandra ridha addiina soraya Ridhatul Jannah Risky Dwi Cahya Risky Dwi Cahya Rivada, Feby Suci Firly Amanda Rizky Amalia Rizqi, Maulana Roy Ardiansyah Ruspita Dewi Saliyah Sari, Dessy Dwitalia Setiawan Edi Wibowo Sharida Ratri Fathonah Siti Fuadah Siti Herdayanti Siti Noor Halisa Siti Rahmah Sofie Dhiya Maharani Dhiya Sulistri Mawaddah Suriansyah , Ahmad Suzana Suzana Syalsyabila Alisyia Vchananda Syawaluna, Dea Annisa syifaaulia Tiara Adelya Putri Titania Qhaifa Maidah Tria Nur Qana’ah Tya Yuniar Ummi, Laila Nur Vera Wati Wahdah Refia Rafianti Yasha Saleha Elma Yogi Prihandoko Yulandra, Rianty Zain Ahmad Fauzi Zain Ahmad Fauzi