p-Index From 2021 - 2026
7.428
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar al-Afkar, Journal For Islamic Studies Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar AGROMIX Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Open Access Indonesia Journal of Social Sciences Journal of Classroom Action Research Journal Informatic, Education and Management (JIEM) Miracle Journal Of Public Health (MJPH) Entrepreneur : Jurnal Bisnis Manajemen dan Kewirausahaan Open Access Indonesia Journal of Social Sciences Unram Journal of Community Service (UJCS) Jurnal Penyuluhan Pertanian Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman (JURIDIKSIAM) Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Aptekmas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Al-Munadzomah Tadbiruna: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Gladi : Jurnal Ilmu Keolahragaan Elementary Journal : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Perspektif Hukum Journal of Administrative and Sosial Science (JASS) Islam Transformatif : Journal of Islamic Studies Jurnal Visi Manajemen (JVM) Jurnal Pepadu JS (Jurnal Sekolah) JURNAL KESEHATAN YAMASI MAKASSAR Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia Journal of Event, Travel and Tour Management Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Jurnal Isu Teknologi El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Innovative and Creativity Journal of Islamic Economic Scholar Journal of Authentic Research Journal of Excellence Humanities and Religiosity Neoclassical Legal Review: Journal of Law and Contemporary Issues JURNAL PENGABDIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (JP3L) Jurnal Manajemen dan Akuntansi (JAME) Nida Al-Qur'an: Jurnal Pengkajian Islam MADINA : Journal of Islamic Studies Jurnal Pengembangan Profesi Guru dan Dosen Pendiri: Jurnal Riset Pendidikan International Journal of Multidisciplinary Reseach Mauriduna: Journal of Islamic Studies LOYALITAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Metode Wafa Dalam Program Tahfiz Al-qur’an Kelas VB Di SDIT Nurul Iman Pondok Bambu H. Moh.Badrudin; Nurhamidah; Syafruddin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi Metode Wafa dalam Program Tahfiż di SDIT Nurul Iman Pondok Bambu dengan suatu usaha atau ikhtiar yang dilakukan oleh SDIT Nurul Iman Pondok Bambu agar mampu tercapai suatu tujuan guna menciptakan generasi insan yang Qur’ani melalui metode tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Metode kualitatif adalah metode penelitian yang digunakan untuk meneliti kondisi objek yang alami. Tujuan utama penelitian kualitatif adalah untuk memahami fenomena atau gejala sosial dengan cara memberikan pemaparan berupa penggambaran yang jelas tentang fenomena atau gejala sosial tersebut dalam bentuk rangkaikan kata yang pada akhirnya akan menghasilkan sebuah teori. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan model Mile dan Huberman yang dilaukan secara interaktif dan berlangsung secara terus menerus sampai tuntas sehingga datanya penuh
Makna Simbolik Tradisi Bayar Niat pada Masyarakat Desa Mura Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat Nurfadli, Idham; Wadi, Hairil; Suud; Syafruddin
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 2 (2026): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/avsgnz07

Abstract

Masyarakat Desa Mura, Kecamatan Brang Ene, Kabupaten Sumbawa Barat, hingga saat ini masih mempertahankan tradisi bayar niat sebagai warisan budaya lokal yang sarat dengan nilai-nilai spiritual dan sosial. Tradisi ini dilaksanakan sebagai wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas terhindarnya seseorang dari penyakit atau musibah, serta sebagai bentuk pemenuhan nazar yang telah diucapkan sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna simbolik yang terkandung dalam tradisi bayar niat pada masyarakat Desa Mura, Kecamatan Brang Ene, Kabupaten Sumbawa Barat. Tradisi bayar niat ini merupakan ritual adat sebagai wujud syukur masyarakat kepada Tuhan Yang Maha Esa atas terhindarnya seseorang dari penyakit atau musibah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi. Sumber data diperoleh melalui wawancara tidak terstuktur, observasi non-partisipan, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi bayar niat mengandung empat dimensi makna simbolik: (1) makna denotatif, yaitu pemenuhan janji atau nazar spiritual melalui serangkaian tahapan ritual
NILAI SOLIDARITAS SOSIAL DAN RELIGI DALAM TRADISI BEGAWE MUSIM KEMBALIT DI DESA SAKRA KECAMATAN SAKRA LOMBOK TIMUR Trisna Insani; Syafruddin; Suud; NI Made Novi Suryanti
Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman Vol. 11 No. 2 (2024): Juridiksiam: Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman
Publisher : Jurusan P. IPS, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pelaksanaan kegiatan dalam tradisi begawe musim kembalit dan mengidentifikasi serta  menganalisis nilai solidaritas sosial dan religi dalam Tradisi Begawe Musim Kembalit. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode etnografi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis data dari Spradly dengan analisis domain, analisis taksonomi, komponensial dan analisis tema budaya. Hasil penelitian ini menemukan bahwa ada 3 tahapan yang dilakukan dalam proses Tradisi Begawe Musim Kembalit yaitu: (1) Persiapan, dimana akan dilakukan musyawarah masyarakat terutama tokoh adat, pemerintah desa untuk sama-sama menyepakati hari pelaksanaan tradisi; mengumpulkan banjar; memasak bersama; membuat jajanan; menyusun isian dulang dengan yang sudah masyarakat persiapkan sebelumnya. (2) Pelaksanaan, yaitu prosesi ponggok dulang; sorong serah dulang; zikir bersama dan Pepaosan. (3) Penutup, dengan makan bersama dan pameran kesenian tradisional khas sasak berupa peresean, tarian-tarian, dan pameran artefak lainnya. Nilai solidaritas dalam tradisi begawe musim kembalit dilihat dari beberapa indikator yang ditemukan dalam prosesi yaitu (1) kesadaran kolektif yang kuat ditandai dengan masyarakat melakukan persiapan begawe hingga selesai secara  bersama-sama tanpa adanya paksaan dari pihak manapun. (2) hukum represif dominan ditandai dengan masyarakat melaksanakan tradisi berdasarkan hasil musyawarah yang sudah disepakati bersama. (3) pembagian kerja rendah ditandai dengan masyarakat saling tolong menolong dan bahu membahu dalam melakukan persiapan,pelaksanaan dan penutupan tradisi.  (4) konsensus terhadap pola normatif penting ditandai dengan adanya pemberian sanksi sosial terhadap masyarakat yang berlaku onar selama tradisi berlangsung.  Kemudian nilai religi yang ditemukan  dalam Tradisi Begawe Musim Kembalit yaitu  (1) Sistem Keyakinan yang ditandai dengan adanya kepercayaan masyarakat pada saat melaksanakan tradisi akan mendapatkan kesejahteraan dari tuhan yang maha esa selama musim kembalit berlangsung  (3) Ritus dan Upacara yang ditandai dengan prosesi zikir dan pepaosan yang merupakan cara meminta keberkahan,pertolongan serta rizki yang cukup di musim kembalit  (4) Peralatan Ritus dan Upacara yang ditandai dengan adanya peralatan khusus untuk pepaosan berupa air dalam wadah penginang kuning,tembakau,kapur dan sirih, jarum, benang dan lain sebagainya. Kata Kunci: Proses Tradisi; Nilai Solidaritas; Nilai Religi
Emosi dalam Pendidikan: Perspektif Alqur’an dan Hadist Vegia Oviensy; Syafruddin; Rehani; Jalwis; Asraf Kurnia
Mauriduna : Journal of Islamic Studies Vol. 5 No. 2 (2024): Mauriduna : Journal of Islamic Studies, May 2024
Publisher : Institut Muslim Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/mauriduna.v5i2.472

Abstract

Emosi merupakan bagian integral dari pengalaman manusia yang mempengaruhi pola pikir, perilaku, dan interaksi sosial. Dalam konteks pendidikan, pengelolaan emosi yang baik dapat mendukung proses pembelajaran dan pembentukan karakter yang positif. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi emosi dalam perspektif pendidikan menurut Al-Qur'an dan Hadis sebagai panduan kehidupan. Al-Qur'an mengajarkan pentingnya pengelolaan emosi melalui konsep kesabaran (sabr), pengendalian amarah (ghadhab), dan rasa syukur (shukr) sebagai bagian dari akhlak mulia. Hadis Nabi Muhammad SAW juga memberikan teladan dalam mengelola emosi, seperti menahan amarah, menjaga ketenangan dalam menghadapi ujian hidup, dan membangun empati terhadap orang lain. Melalui kajian ini, ditemukan bahwa pendidikan emosional dalam Islam tidak hanya mengajarkan kontrol terhadap emosi negatif, tetapi juga mendorong perkembangan emosi positif seperti kasih sayang, rasa syukur, dan rasa hormat. Pemahaman dan penerapan nilai-nilai ini dalam kehidupan sehari-hari dapat memberikan dampak positif dalam membentuk individu yang memiliki karakter kuat dan keseimbangan emosional. Serta dalam penulisan ini menggunakan metode kualitatif, dan merupakan jenis penelitian library research yaitu penelitian yang memanfaatkan sumber perpustakaan untuk memperoleh data penelitiannya dengan cara membaca dan mencatat serta mengolah bahan penelitiannya. Sumber-sumber tersebut di dapat dari karya yang ditulis oleh para ahli yang berkompeten tentang judul pembahasan penelitian ini
Pemantapan Kemahiran Pembawa Acara Formal dan Nonformal bagi Guru di Kota Tangerang Selatan Rahma Dewi Hartati; Syafruddin; Refisa Ananda; Murni Maulina; Ratu Badriyah; Mohamad Yunus; Teguh Prakoso
LOYALITAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2024): November 2024
Publisher : Universitas KH. Mukhtar Syafaat (UIMSYA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/loyalitas.v7i2.3243

Abstract

The master of ceremony (MC) is one of the abilities that teachers must have when guiding activities carried out in schools, both formal and informal. However, the problem in the field is that not all teachers are ready if given the task of hosting even though they are used to teaching in class, due to the unpreparedness and inability of these teachers to host events with diverse audiences other than students. This community service activity aims to train teachers to prepare themselves to be flexible and communicative hosts. The method used is divided into preparation, implementation and evaluation focused on the preparation of emcee, namely the ability to compile event rundowns and make cue cards. The result of this activity is an increase in the ability to write a host guide in the form of a cue card containing important information that helps when doing emcee practice. In addition, there is flexibility and calmness of participants in guiding both formal and informal event activities
Co-Authors Abd Haris Abda Abda Abdul Mughits, Abdul Abrar, Khairul Adit, Aditia Syaprillah Agustinus N Kairupan Ahmad Ridwan Aida Maqbulah Ainun Amanda, Nesa Ananda, Refisa Andi Rahmaniar Andre Andria Firdausan Anggih Tri Cahyadi Anggra, Alfian Anisa Safitri Anung Arbi Batulante Aris Munandar Asraf Kurnia Aulia Mufti, Zaki Badriyah, Ratu Bayu Sudrajat Delvi Sara JIhan Dodi Sukmayadi Duppa, Muhammad Taufiq dupppa, muhammad taufiq Dwi Maya Abdiliah Eko Sutrisno Elvira Iskandar Erida Nurahmi Ermawati Evi, Evi Agreta Fadhilah Fathorrahman Fazri Zuzano Femmi N.F Firman Karim, Muhammad Fitri Wahyuningsing Gunawan Gunawan Nasution H. Moh.Badrudin Hairunisa Hamidsyukrie ZM Hardinandar, Fajrin Haryadi, Wahyu Herawati Heri Fadraneldi Husnul Khatimah Ihsan Ihwan Isah Cahyani Ismawati Jalwis Khalid Khas Sukma Mulya Kurnia, Asraf Kurniawansyah Kusuma, Lilik Lintje Hutahaean Lukman M Risal, M Masitah Masri, Anshari Masyhuri Maulina, Murni MB, Andi Rahmaniar Meidianas Saputra Merdita, Rita Milasari Mirham Nurul Hairunis Mohamad Yunus Mohamad Yunus, Mohamad Muhamad Ajwar Muhammad Akbar Muhammad Rizkan Murni Maulina Murni Murni Ni Made Novi Suryanti Nining Sariwati Novi Kadewi Sumbawati Nur Indriani Nurfadli, Idham Nurhairunnisah, Nurhairunnisah Nurhamidah Nurjanna, Sitti Nurleni Nurmayanti nursani, nursani Nursaptini nurul aulia, nadia Nurul Hairunis Olva Zuve, Farel Oviensy, Vegia Paisatur Rahmi Pipin Yosepin Radhiatul Hasnah Radiatul Adwiah Rahma Dewi Hartati Rahma Wanda Noviani Rahmawati, Ismatu Randitha Missouri Ratu Badriyah Ratu Nurramadhoan Rehani Riswan Anas Rizky Ady Satria Mulya Rizky Amelia Rogayanti, Nur Rukman, Wira Yustika S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Sahur, Askariani Sarianto Siregar, Zulfahman SRI RAHAYU Sri Yanti St. Masithah Suarni Subhan, Ega Saiful Suhendra, Yoga Suriya Ningsyih Suud Syahriah, Rabiatul Syamsul, Musdalifah T.P. Rumayar Teguh Prakoso Teguh Prakoso Tri Cahyadi, Anggih Trisna Insani Vegia Oviensy Wadi, Hairil Wahidah, Ananda Wahyu Mulyadin WAHYU SUKARTININGSIH Willadi Rasyid Yahya yanti novita Yeye Suhaety Yuliana Yuliana Yulisan Yusmanila Yusnizar Yusuf, Kurnia Zoni Leo Nardo Zuhratul Aulia Zulheldi Zulhendi Zuriatin