p-Index From 2021 - 2026
22.786
P-Index
This Author published in this journals
All Journal KEADILAN PROGRESIF Jurnal Pranata Hukum Jurnal Cita Hukum Qistie: Jurnal Ilmu Hukum INDONESIAN JOURNAL OF CRIMINAL LAW STUDIES At-Turats Widya Yuridika Humani (Hukum dan Masyarakat Madani) YUSTISI WAJAH HUKUM TAHKIM Unes Law Review SOL JUSTICIA PALAR (Pakuan Law review) Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Jurnal Justitia : Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora JURNAL ILMIAH ADVOKASI Transparansi Hukum Legalitas: Jurnal Hukum Open Access Indonesia Journal of Social Sciences Yustisi: Jurnal Hukum dan Hukum Islam JURNAL RECTUM: Tinjauan Yuridis Penanganan Tindak Pidana Fundamental : Jurnal Ilmiah Hukum SABURAI INTERNASIONAL JOURNAL OF SOCIAL, SCIENCES, AND DEVELOPMENT (Saburai-IJSSD) PERAHU (PENERANGAN HUKUM) : JURNAL ILMU HUKUM Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan TATOHI: Jurnal Ilmu Hukum Iqtishaduna : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah Jurnal Hukum Malahayati Open Access Indonesia Journal of Social Sciences IBLAM Law Review Ius Poenale AS-SIYASI JOURNAL OF CONSTITUTIONAL LAW Case Law Muhammadiyah Law Review COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jurnal Konstruksi Hukum Jurnal Multidisiplin Dehasen (MUDE) Al-MIKRAJ: Jurnal studi Islam dan Humaniora Volksgeist: Jurnal Ilmu Hukum dan Konstitusi VIVA THEMIS- Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora JUSTICIA SAINS: Jurnal Ilmu Hukum Jurnal Hukum, Politik dan Ilmu Sosial (JHPIS) Jurnal Pengabdian Masyarakat Tapis Berseri Journal of Law and Nation QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Journal of Student Research Jurnal Penelitian Serambi Hukum LEX SUPERIOR JUDGE: Jurnal Hukum Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Hukum dan Sosial Politik Dinamika Hukum Dan Masyarakat Journal of Management and Creative Business Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora (JURRISH) Jurnal Pro Justitia (JPJ) Journal of Law, Education and Business Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu HUMANITIS : Jurnal Humaniora, Sosial dan Bisnis Deposisi: Jurnal Publikasi Ilmu Hukum Doktrin: Jurnal Dunia Ilmu Hukum dan Politik Birokrasi: Jurnal Ilmu Hukum dan Tata Negara Kultura: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Jurnal Komunikasi Hakim: Jurnal Ilmu Hukum dan Sosial Perkara: Jurnal Ilmu Hukum Dan Politik Jurnal Ilmiah Research Student Jaksa: Jurnal Kajian Ilmu Hukum Dan Politik Mandub: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Cendikia Pendidikan Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan Advances In Social Humanities Research Jurnal Inovasi Global JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Jembatan Hukum: Kajian Ilmu Hukum, Sosial dan Administrasi Negara Activa Yuris: Jurnal Hukum Journal of Accounting Law Communication and Technology Jurnal Terekam Jejak (JTJ) Referendum aktivisme: Jurnal Ilmu Pendidikan, Politik dan Sosial Indonesia Demokrasi: Jurnal Riset Ilmu Hukum, Sosial dan Politik International Journal of Education, Vocational and Social Science Desentralisasi: Jurnal Hukum, Kebijakan Publik, Dan Pemerintahan Mahkamah: Jurnal Riset Ilmu Hukum Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Fundamental : Jurnal Ilmiah Hukum Eduprof Jurnal Ilmu Pendidikan Pancasila, Kewarganegaraan, dan Hukum (PAKEHUM) Research Journal on Teacher Professional Development Journal of Health Education Law Information and Humanities Indonesian Journal of Criminal Law Studies Justice Legislation and Crime Journal Journal of Constitutional, Law and Human Rights
Claim Missing Document
Check
Articles

PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP IMPLEMENTASI NILAI-NILAI PANCASILA DALAM KEHIDUPAN KAMPUS Zainudin Hasan; Devany Gotama; Lidya Natalia
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 2 No. 6 (2025): Desember
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v2i6.7006

Abstract

Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa Indonesia mengandung nilai fundamental yang menjadi pedoman hidup berbangsa dan bernegara. Mahasiswa sebagai agen perubahan memiliki peran penting dalam menginternalisasi nilai Pancasila di kehidupan kampus yang multikultural. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman, implementasi, faktor pendukung dan hambatan, serta pengaruh globalisasi dan media sosial terhadap penerapan Pancasila di kalangan mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah gabungan empiris melalui kuesioner (20 responden) dan normatif melalui studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 80% mahasiswa memahami makna Pancasila, tetapi hanya 55% yang aktif mengimplementasikannya dalam kegiatan nyata. Nilai gotong royong, musyawarah, dan toleransi cukup hadir, namun belum optimal. Faktor pendukung antara lain organisasi kemahasiswaan dan peran dosen, sedangkan hambatan berupa rendahnya kesadaran, kurangnya program penguatan karakter, serta pengaruh media sosial. Kesimpulan penelitian ini menegaskan perlunya strategi kampus dalam menghadirkan program aplikatif agar nilai Pancasila tidak hanya dipahami, tetapi juga dihidupi mahasiswa.
Implementasi Nilai-Nilai Pancasila dalam upaya pencegahan Korupsi di Indonesia Zainudin Hasan; Halda Dwi Marsela; Juli Septiani; Davin Ivander
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 2 No. 6 (2025): Desember
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v2i6.7007

Abstract

Korupsi merupakan salah satu permasalahan serius yang masih menjadi hambatan besar dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berintegritas di Indonesia. Dampaknya tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga menimbulkan krisis moral, menurunkan kepercayaan publik, dan menghambat pembangunan nasional. Upaya pemberantasan korupsi melalui pendekatan hukum semata belum cukup efektif, karena akar masalahnya juga terkait dengan degradasi moral dan karakter bangsa. Dalam konteks ini, Pancasila memiliki peranan penting sebagai landasan moral dan ideologis dalam membentuk karakter antikorupsi melalui internalisasi nilai-nilai luhur yang dikandungnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi nilai-nilai Pancasila sebagai strategi pencegahan korupsi di Indonesia. Setiap sila Pancasila mengandung prinsip moral yang relevan bagi tata kelola pemerintahan yang bersih. Sila pertama menegaskan pentingnya ketakwaan dan tanggung jawab moral; sila kedua menanamkan kejujuran dan keadilan; sila ketiga menumbuhkan semangat persatuan di atas kepentingan pribadi; sila keempat menekankan musyawarah dan kebijaksanaan dalam pengambilan keputusan; dan sila kelima menegakkan keadilan sosial serta menolak penyalahgunaan kekuasaan. Dengan demikian, Pancasila dapat menjadi pedoman etis dalam membangun budaya antikorupsi di Indonesia.
Prinsip Prinsip Dalam Hukum Perkawinan Adat Lampung M.Hafara Fikario; Zainudin Hasan
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 2 No. 6 (2025): Desember
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v2i6.7008

Abstract

The customary marriage law of Lampung is an integral part of Indonesia’s customary legal system, reflecting the social, cultural, and moral values of the Lampung people. This article aims to identify and analyze the fundamental principles underlying Lampung’s customary marriage law and to examine their relevance within the context of national legal development. The research employs a normative juridical method with a descriptive qualitative approach, utilizing literature studies and interviews with traditional leaders. The findings indicate that Lampung’s customary marriage law is based on four main principles: (1) the principle of kinship and mutual cooperation, (2) the principle of balance between rights and obligations, (3) the principle of deliberation and consensus, and (4) the principle of respect for lineage and family dignity. These principles not only serve as guidelines for regulating marital relationships but also play a vital social role in maintaining harmony among clans and preserving social order. In the context of modern law, the values embedded in Lampung’s customary marriage law remain relevant and have the potential to be integrated into the national legal system to strengthen a just and locally rooted legal framework.
Analisis Sistem Pembagian Harta Waris Berdasarkan Hukum Adat Lampung Pepadun: Studi Tentang Penerapan Prinsip Mayorat Laki-Laki Dalam Masyarakat Adat Buai Nunyai Di Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara Fawwaz Nabil Arayyan Thamrin; Zainudin Hasan
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 2 No. 6 (2025): Desember
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v2i6.7015

Abstract

Penelitian ini membahas sistem pembagian harta waris dalam hukum adat Lampung Pepadun, khususnya di masyarakat adat Buai Nunyai, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara. Sistem kewarisan yang diterapkan bersifat mayorat laki-laki, di mana anak laki-laki tertua menjadi ahli waris utama sekaligus pemegang tanggung jawab keluarga. Harta warisan dalam pandangan adat tidak semata-mata dianggap sebagai hak kepemilikan pribadi, tetapi sebagai amanah sosial untuk menjaga keharmonisan, kesejahteraan, dan keberlanjutan nama baik keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis empiris dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar masyarakat Lampung Pepadun telah memeluk agama Islam, norma adat tetap menjadi pedoman utama dalam praktik pewarisan. Hukum adat Lampung Pepadun membuktikan keberlanjutan nilai-nilai tradisional yang selaras dengan prinsip tanggung jawab, keadilan, dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat, sekaligus memperlihatkan eksistensi hukum adat sebagai bagian dari sistem hukum nasional yang hidup (living law).
Cermin Falsafah Hidup Orang Lampung dalam Tradisi Perkawinan Adat Alfath Aldi Mahyuza; Zainudin Hasan
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 2 No. 6 (2025): Desember
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v2i6.7024

Abstract

Artikel ini mengulas keunikan prosesi pernikahan adat Lampung dari awal hingga akhir dengan menyoroti nilai-nilai filosofis, sosial, dan religius yang terkandung di dalamnya. Tradisi pernikahan adat Lampung terbagi menjadi dua sistem utama, yaitu Pepadun dan Saibatin, yang masing-masing memiliki tahapan dan makna simbolik tersendiri. Melalui kajian pustaka dari berbagai sumber ilmiah, tulisan ini menjelaskan tahapan prosesi mulai dari nindai (peninjauan calon), mupakat (musyawarah), begawi adat (upacara puncak), hingga penutupan yang sarat dengan nilai kebersamaan dan spiritualitas. Ditemukan bahwa prosesi pernikahan adat Lampung mencerminkan prinsip Piil Pesenggiri, Sakai Sambayan, serta integrasi antara adat dan ajaran Islam. Di tengah arus globalisasi, pelestarian nilai-nilai ini menjadi penting untuk menjaga identitas budaya dan memperkuat karakter masyarakat Lampung.
Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Kehidupan Digital Sehari-hari Zainudin Hasan; M. Reyhan Al Rizkie Sumbahan; Agam Izazi; M. Aqiel Darmawan
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 2 No. 6 (2025): Desember
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v2i6.7066

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah memberikan dampak luar biasa terhadap kehidupan masyarakat Indonesia. Di satu sisi, digitalisasi memberikan kemudahan akses informasi, efisiensi komunikasi, dan peluang ekonomi baru. Namun di sisi lain, muncul pula tantangan serius seperti penyebaran hoaks, ujaran kebencian, polarisasi sosial, dan penurunan nilai moral. Oleh karena itu, Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa menjadi penting untuk dijadikan pedoman moral dalam kehidupan digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana nilai-nilai Pancasila dapat diimplementasikan dalam aktivitas digital sehari-hari, mengidentifikasi hambatan yang muncul, serta menyusun strategi penguatan implementasi nilai Pancasila di era digital. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi pustaka dari berbagai jurnal ilmiah, buku, dan dokumen kebijakan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap sila Pancasila memiliki relevansi yang kuat terhadap etika digital, mulai dari penghormatan terhadap keyakinan, penghargaan terhadap kemanusiaan, penguatan persatuan nasional, pelaksanaan demokrasi digital, hingga pemerataan akses teknologi untuk mencapai keadilan sosial. Implementasi Pancasila di ruang digital menuntut kerja sama antara pemerintah, lembaga pendidikan, masyarakat, dan platform digital agar ruang maya menjadi tempat yang mencerminkan nilai-nilai kebangsaan, kemanusiaan, dan keadilan sosial.
Nindai Dalam Tradisi Perkawinan Adat lampung: Nindai Dalam Tradisi Perkawinan Adat lampung Zainudin Hasan; Navaro Dzaky
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 2 No. 6 (2025): Desember
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v2i6.7119

Abstract

The nindai tradition is an important stage in the traditional Lampung wedding ceremony, reflecting values of prudence, politeness, and respect for socio-cultural order. Nindai is performed by the prospective groom's family as a form of exploration of the prospective bride, with the aim of assessing their background, character, and harmony between the two families. This study aims to understand the philosophical meaning, social function, and relevance of the nindai tradition in contemporary Lampung society. The method used in this study is a descriptive qualitative approach, utilizing literature sources, interviews with traditional leaders, and observations of traditional Lampung wedding ceremonies. The results indicate that the nindai tradition serves not only as a partner selection process but also as a means of strengthening social ties between families and maintaining honor (piil pesenggiri) in the Lampung community. Although the influence of modernization has caused this tradition to become less common, the values embodied in nindai remain relevant and can serve as moral guidelines for building a harmonious and dignified family.
STRATEGI HOLISTIK PENGUATAN SILA PERSATUAN: INSTRUMEN FUNDAMENTAL PERWUJUDAN KARAKTER BANGSA YANG UTUH DAN BERDAULAT Zainudin Hasan; Muhammad Mustofa; Muhammad Dhoni Magribi; Zaein Norika Marsyanda
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 2 No. 6 (2025): Desember
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v2i6.7238

Abstract

Kajian ini menyajikan analisis holistik mengenai strategi penguatan Sila Persatuan Indonesia, sila ketiga Pancasila. Sila ini diposisikan sebagai instrumen fundamental untuk mewujudkan karakter bangsa yang utuh, berdaulat, dan kokoh, yang dimaknai bukan sebagai penyeragaman melainkan harmoni yang menyatukan keberagaman. Analisis difokuskan pada diagnosis tantangan kontemporer yang mengancam persatuan, mencakup tiga domain utama: ancaman digital (polarisasi politik, disinformasi), ancaman ideologis (radikalisme, eksklusivisme), dan ancaman sosial-struktural (kesenjangan, ketidakadilan). Artikel ini menguraikan secara sistematis tiga pilar respons strategis. Pertama, pilar kultural (imunitas sosial) yang difokuskan pada revitalisasi gotong royong, pemanfaatan kearifan lokal sebagai resolusi konflik, dan dialog antarbudaya. Kedua, pilar institusional (perisai sistemik) yang mencakup revitalisasi Pendidikan Pancasila (PPKn) agar relevan secara digital, implementasi kerangka hukum penanganan konflik, dan otonomi daerah untuk keadilan. Ketiga, pilar digital (benteng narasi) yang menekankan literasi digital etis dan ofensif narasi positif. Hasilnya menunjukkan bahwa sintesis holistik dari ketiga strategi inilah yang dapat mentransformasi Sila Persatuan menjadi instrumen aktif untuk mewujudkan karakter bangsa yang "utuh" melalui pemulihan dialog, "fundamental" melalui internalisasi nilai, dan "berdaulat" melalui pembentukan wawasan global berjiwa nasionalis.
Restorative Justice in Settling Criminal Case: A Normative-Empirical Study of the Law Efa Rodiah Nur; Hasan, Zainudin; Dahri, Harapandi
Volksgeist: Jurnal Ilmu Hukum dan Konstitusi Vol. 8 Issue 2 (2025) Volksgeist: Jurnal Ilmu Hukum Dan Konstitusi
Publisher : Faculty of Sharia, Universitas Islam Negeri (UIN) Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri Purwokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/volksgeist.v8i2.13017

Abstract

Restorative justice offers an alternative framework for addressing the needs of both victims and offenders in Indonesia. While it presents a more hopeful solution compared to traditional punitive measures, concerns about fairness remain. Specifically, victims may feel that the response to the offense does not match the seriousness of the crime, leading to a sense of being undercompensated. This article explores how restorative justice is integrated into Indonesia’s criminal justice system through both normative and empirical legal research. Bandar Lampung serves as the primary focus of this study due to its establishment of a Restorative Justice House and its reputation as a leading practitioners of restorative justice in the country. The research involved observing practices at the District Prosecutor’s Office in Bandar Lampung, allowing for an empirical understanding of how legal regulations are enacted in practice. Additionally, the study reviews the normative aspects of the law related to restorative justice, particularly focusing on the Attorney General’s Regulation No. 15 of 2020 and its Circular No. 1 of 2021 concerning the termination of prosecution based on restorative justice. The findings indicate that restorative justice is primarily applied to lesser criminal cases that fit specific criteria. These cases often involve first-time offenders, crimes that carry potential sentences of at most five years, and financial damages up to Rp 2,500,000. Of the 13 cases examined, 10 were effectively resolved using restorative justice methods. This highlights the potential of restorative justice on repairing harm, addressing victims’ needs, ensuring that offenders take responsibility, and fostering social cohesion. What sets this study apart is its combination of doctrinal legal analysis and fieldwork, enabling a comprehensive evaluation of how restorative justice norms are operationalized within prosecutorial practices in Indonesia.
EKSISTENSI HUKUM ADAT DALAM PERKAWINAN MASYARAKAT BATAK DI ERA MODERN: EKSISTENSI HUKUM ADAT DALAM PERKAWINAN MASYARAKAT BATAK DI ERA MODERN Zainudin Hasan; Samuel Pardamean Sijabat
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 2 No. 6 (2025): Desember
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v2i6.7394

Abstract

Sementara itu, menurut Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, suatu perkawinan dianggap sah apabila dilaksanakan sesuai dengan hukum agama dan kepercayaan masing-masing pihak. Penelitian dalam jurnal ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan spesifikasi deskriptif analitis. Hasil penelitian menunjukkan dua hal penting. Pertama, dari sudut pandang hukum nasional, perkawinan semarga dalam masyarakat Batak tidak termasuk dalam kategori perkawinan sedarah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 Undang- Undang Perkawinan. Dengan demikian, secara hukum negara, perkawinan semarga sebenarnya tidak dilarang. Namun, kedua, dalam konteks hukum adat Batak, perkawinan semarga tetap dianggap tidak sah. Pasangan yang tetap melangsungkan perkawinan semacam ini akan dikenai sanksi adat sebagai konsekuensinya. Adapun dalam hukum nasional, belum terdapat ketentuan yang secara tegas mengatur sanksi terhadap perkawinan semarga atau sedarah.
Co-Authors . Baharudin A, Fakhry Yoga Satya Abdullah Husein Al Aziz Abdurahman Abdurrahman Adam Revaldi Ade Putra Wibowo Adelia Putri Utami Adelya Putri Utami Adelya Putri Utami Adiansyah Adinda Nurmaretha Azzahra Aditia Arief Firmanto Afrizal Agam Izazi Agnes Oktapia Ahmad Farhan NP Ahmad Mahardika Ahmad Rifki Satria Ahmad Yudha Al Aisyah Habibah Azra Ajie Haikal Al Jabbar, Muhammad Ronald Dzaky Aldi Rayuza Aldi Wiratama Aldi Yansah Aldiansyah alfarizzy, alfarrizy Alfath Aldi Mahyuza Ali Murtadho Alika Firly Allia Shafira Alvarian L Tobing Amanda Muntari Amanda Putri Evandra An-Nisya Kholiza Pratami Putri Ananda Putri Kemilau ANDIKA SAPUTRA Andika, Agel Pratama Andora Febi Utami Andre Agape Lumban Gaol Angga Bela Dinata Anis Nurhalizah Anis Nurhalizah Anisa Merti Ayu Anugrah Aditya Ramadhan Anugrah Ziando Alfarizi Apta Zaki Albiruni Aqsal Azan Putra Salim Aqshal Azan Putra Salim Ardansyah Ardie , Heru Juli Arfanudin Siregar Aristo Fadhil Khalik Arkaan Fadhulrrahman Arlintang, Alfondo Deofani Arpansa, sherly Arya Dwi Yuda Arya Oktama Asshilah, Adelia Nur Aswin Surapati Atika Febriyanti Aulia Rizky Hafizha Aulia Rizky Hafizha Aulia, Dian Ayu Rexy Ayu, Nita Selima Ayyasy, Rafly Azzahra Bunga Cantika Bachri, Erlina Bagas Satria Wijaya Bagaskara, Demas Kurnia Baharudin Baharudin Baharudin Bambang Hartono Bambang Hartono Bambang Hartono Bambang Pamungkas Bari Saputra Bayu Satria Mukti Benedictus Rangga Saputra Wibowo BMY, M. Akbar Adjiguna Bonny Triatna Candra Agung Laksana Chinthia Dita M Cinta Jivara Riani Dahri, Harapandi Daniel Junesco Dava Ival Fadhila Davin Ivander de Cómputo, Escuela Superior Defi, Liza Mutiara Destria Zulvi Deti Rahmawati Devany Gotama Devi Firmansyah Devin Alan Victorius Devira Devira Devira, Devira Dewi, Erna Dhea Amalia Fatikha Diah Eka Sari Dian Ari Kurniawan Dicko Ade Aryandhana Dicky Arnanda AS Dicky Kurniawan Dimas Fajar A Dodi Setiawan Dwi Sinta Wati Edi Prayitno Efa Rodiah Nur Efendi, Aulia Putri Elin Novita Ellisah Pertiwi Elpiantie Elsa Septi Berliana Emco, Andika Putra Epilia, Witri Erfina Erfina Erlangga Adnus Erlina B Erna Dewi . Erwin Maulana Fashya Eva Suliyanti Fahri Reifal Setiawan Fajariyadi Aris Dwianto Fardiansyah, Ahmad Irzal Farhan Agung Jaya Fatah Syukur, Fatah Fathaniah Ghaisani Putri Fathi Tianasati Fatricia, Enzelica Fawwaz Nabil Arayyan Thamrin Fayza Rizki Vianisya Febby Cantika Firdaus Febriansyah, Fahmi Feprizon , Heldi fernanda akbar Fernandez, Khenny Fernando, Avian Chrisna Figo Putra Ranenda Figo Putra Ranenda Firdaus, Febby Cantika Firmansyah Firmansyah Fitaloka, Dinda Aura Ganesya Ganesya Gani Hamaminata Gistaloka , Angely Gusti Wahyu Triyadi Gusti Weliyansyah Habib Shulton Asnawi Halda Dwi Marsela Hanif Brilian Pasya Haqkiki Bintang Pratama Haqkiki Bintang Pratama Haqkiki Bintang Pratama Hartono , Bambang Hattal Musyafa Hazbullah Indra Rajasa Hengki Irawan Hermita Liana Sari Heru Budi Khurniawan Hery Riyanto I Ketut Siregig I Made Agus Deny Kusuma I Nyoman Octaria Andi Saputra Icha Ifa Afifah Ida Farida Incik Daffa Apriano Indri S, Maretha Intan Annisa Intan Annisa Intan Oktavia Irfan Raihan Hady Fauzi Ismayleyda, Zahra Ismi Rahmawati Ismi Rahmawati Ismi Rahmawati Jaya, Pande Nyoman H. Jessica Ananta Hermanto Jimmi Santoso Juandi Juandi Juli Septiani Julian Chandra Adi Pratama Justicia, Ryan Kadek Vina Dwiyanti Karen Avrilly LB Kartika Kartika Kartika Kartika Kelana, Nurico Mareza Kenali, Fabia Prasetyo Keren Mawar Eliza Kevin Oksandy Ramadhani Khaila Raisya Bunga Shiva Khoirul Ihsan Kholif Fadia, Nadhia Komang Widi Yane Kristina Safitri Kristina Safitri Kurniadi, Agil Kurniawan Agung Saputra Labibah, Auliya Dhiya Leony Cong Lidya Natalia Lucky Arijano Augusta Putra Luthfiyah Nugraha M Rafi Alfath M. Abi Febriansyah M. Al Barade Umaru Jaya M. Al Barade Umaru Jaya M. Aqiel Darmawan M. Ardan Aldika R.A M. Faisal Syahputra M. Ihsan Putra Devary M. Maliqi Berlando M. Reyhan Al Rizkie Sumbahan M. Ridho Afrizal M.Hafara Fikario Ma'ruf, Mukhamad Farid Maharani , Ledina Mahdavikia, M. Mahdi Mahfud Junaedi Mansah Mansah Maretha Lintang Putri Praptisia Martinouva, Rissa Afni Martinouva, Rissa Afni Maya Zulvi Astarida Maya Zulvi Astarida Mayse Trisnawati Mela Yasa Merici L P, Angela Mindari, Salsabila Mirtha Tirta P Mohammad Ridwan Monica Muhammad Abi Febriansyah Muhammad Afriansyah Muhammad agung Muhammad Aric Savero Muhammad Daud Aulia Ramadhan Indrajaya Muhammad Dhoni Magribi Muhammad Dimas Muhammad Guntur Muhammad Mustofa Muhammad Rayhan Avryandilla Muhammad Reuben Marcello Muhammad Satrio Munawaro, Allisa Qotrunnada Munawaroh , Siti Munawwaroh, Rodhia Al Mustafa , M. Rival Putra Musyafa, Hattal Nadhia Kholif Fadia Nanang Fahrozi Bandarsyah Nasikhin, Nasikhin Natasya Vi Veronica Nathaniel Benecia Simanjuntak Nathaniel Benecia Simanjuntak Navaro Dzaky Nopeyan Smith Novita, Dessy Noviyana Hadiyati Novriyanti, Fitri Nurul Shyashya Oktaria Sari Rahmadona Oktaviana, Intan P, Reni Hasnila Sari Pasha, Riska Kurnia Phanizar Cahaya Saputra Pradhana, Rachmat Fadhil Pratam R G, Yoga Pratama, Asep Pratama, Dimas Disa Pratiwi, Mila Oktavia Puput Noviana Putra, Erico Putra, Leo Fisatama Putri , Bareta Miki Putri Khailla Asia Bagus Putri, Adinda Tri Ramadhani Putri, Chantika Kurnia Putu Nanda Karenita Indiana Qunaifi, Ahmad Rahma, Safina Nuzulul Rahmi Fitrinoviana Salsabila Raisa Amanda Aurelia Raka Siwi , Dwi Ramadhan Fariz Nugraha Ramadhan, Riyan Wahyu Ramadhani, Fadilla Rizka Ratu Chintania Safa Putri H Raudatul Zanah Raudatul Zanal Al-Zahra Rayhan Triantara Mahdi Redhia Salsabilla Refi Shely Ristianti Renaldy , Daffa Renaldy, Daffa Renia Pragusta Putri Renia Pragusta Putri Reynaldo Carnelius Davis Rian Setiawan Riki Cahyono Riko Noval Farid Rizka Amallia Rizki Rizaldi Rizky, Aorora Chandra Rohizad Olivia Watuna Ronald Dzaky Al Jabbar Roya, Abdul Rusdiyanto, Dheny Ryan Justicia S Endang Prasetyawati S, Ika Tiarma S, Maretha Indri S. Endang Sabrina , Anggun Salim , Aqshal Azan Putra Salsabila Brillianti Sarenc Salsabila Brillianti Sarenc Salsabila Tiara Putri Salsabila, Nur Samuel Pardamean Sijabat Sandika, Rizky Chepy Saputra, Prabowo Saputri, Wahyuni Sarah Uli Ferianti Sarenc, Salsabila Brillianti Saskya Regita Putri Selly Mariska Sesly Deno Putri Setiawan, M Rio Darma Setiawan, Refly Shalsabila Hellenia Shefa Rindya Yazhalina Shyashya, Nurul Sihaloho, Morientes Silviana Sari Simanjuntak, Abelia Duta Sindy Ramadhani Siratama , Ayo Vide Siti Nur Haliza Solly Aryza Sri Gustina Stenlie Vincentsius Daniel Subhan Syahrezal Sugeng Santoso Suharta, M.Raden Pantami Susanto, Ignasius Evan Fidel Sutan Saladin Tami Rusli Taufiqurahman Tegar Priananda Tumanggor, Abdi Saputra Jaya Udea Tri Yunita Ulya Aqila Ursula Dewinta Novianty H.M Uswatun Hasanah Uswatun Hasanah Vindri Aisyah Putri Virnanda, Muhammad Dioluvans Vivi Riska Ramadani W , Pangestu Wafi Rizqullah H Wahyu Ramadhan Herpa Wilsa Syahira Wiryadi Wiryadi Yansah, Aldi Yeriko, Yeriko Yohanes Merci Yopi Maharani Yovita Silpiani Yovita Silpiani Yunika Sari Simatupang Zaein Norika Marsyanda Zahra, Fitria Al Zainab Ompu Jainah Zainuri Zulkarnaen Zaskia Hanyfah Zeshya Febby Putri Priona Zulfi Diane Zaini Zulva Ica Zulva Ica