p-Index From 2021 - 2026
15.994
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Indonesian Journal of Educational Studies JURNAL KONFIKS International Journal of Science and Applied Science: Conference Series Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya IJoLE: International Journal of Language Education Jurnal Ilmiah Lingua Idea Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Journal on Education Linguistik Indonesia Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia SOSCIED Klasikal: Journal of Education, Language Teaching and Science INDONESIA: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Ethical Lingua: Journal of Language Teaching and Literature Didaktika: Jurnal Kependidikan PENGABDI: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat CENDEKIA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Jurnal Sinestesia Abdimas Langkanae Panrita: Jurnal Bahasa dan Sastra Daerah serta Pembelajarannya Indonesian Journal of Social and Educational Studies DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra WAHANA LITERASI: Journal of Language, Literature, and Linguistics Jurnal Konsepsi Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran INOVASI: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat HUMAN: South Asian Journal of Social Studies The International Conference on Education, Social Sciences and Technology (ICESST) IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat SOCIETIES: Journal of Social Sciences and Humanities INSIGHT: Indonesian Journal of Social Studies and Humanities Teknovokasi : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesian Journal of Pedagogical and Social Studies Seminar Nasional Hasil Penelitian LP2M UNM Jurnal Pengabdian Masyarakat Ininnawa: Jurnal Pengabdian Masyarakat GEMBIRA (Pengabdian Kepada Masyarakat) Journal of Humanities and Social Studies Jurnal Riset Guru Indonesia Sipakainge: Inovasi Penelitian, Karya Ilmiah, dan Pengembangan Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Jurnal Hasil-Hasil Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (JHP2M) Journal Studies in Indonesian Language and Literature Journal of Humanities, Social Sciences, and Education MANIFESTASI : Jurnal Pendidikan dan Pengajaran AUFKLARUNG: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya Edumaspul: Jurnal Pendidikan Journal of Vocational, Informatics and Computer Education Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Ranah: Jurnal Kajian Bahasa JPP (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran)
Claim Missing Document
Check
Articles

Efektifitas Metode Pembelajaran Cooperative Learning Tipe Sramble dan Model Directed Reading Thinking Activity dalam Pembelajaran Membaca Teks Aksara Lontara di SMAN 7 Wajo Adriani Safitri Akib; Johar Amir; Nensilianti Nensilianti
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i2.5644

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran Cooperative Learning tipe Scramble dan Directed Reading Thinking Activity (DRTA) dalam meningkatkan keterampilan membaca aksara Lontara Bugis pada siswa kelas XI SMAN 7 Wajo. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen kuasi dengan desain pretest-posttest control group design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas: kelas eksperimen I yang menggunakan model Scramble dan kelas eksperimen II yang menggunakan model DRTA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua model pembelajaran secara signifikan meningkatkan kemampuan membaca aksara Lontara Bugis. Pada kelas eksperimen I yang menggunakan model Scramble, nilai rata-rata pretest sebesar 61,19 meningkat menjadi 85,53 pada posttest. Sementara itu, pada kelas eksperimen II yang menggunakan model DRTA, nilai rata-rata pretest sebesar 62,25 meningkat menjadi 85,25 pada posttest. Hasil uji t-test menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara efektivitas model Scramble dan DRTA dalam meningkatkan keterampilan membaca aksara Lontara Bugis, dengan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,909 (>0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kedua model pembelajaran dapat diterapkan sebagai strategi alternatif dalam meningkatkan keterampilan membaca aksara Lontara Bugis. Model Scramble lebih efektif dalam meningkatkan keterlibatan aktif siswa dan motivasi belajar, sedangkan model DRTA lebih unggul dalam meningkatkan pemahaman mendalam terhadap isi teks aksara Lontara Bugis.
Pembentukan Moralitas Anak Melalui Cerita Anak Pilihan pada Media Daring Majalah Anak Cerdas.Com Amir, Johar; Nurmuslimah, Rahmi; Nensilianti, Nensilianti; Irmawati, Irmawati
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 4 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i4.6089

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengeksplorasi nilai-nilai moral dalam cerita-cerita anak pilihan media daring Majalah Anak Cerdas.com. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data berasal dari web https://majalahanakcerdas.com Series Beternak Ayam bagian 22, 23 dan 24. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik noninteraktif dengan melakukan intensifitasi bacaan dan melakukan pencatatan secara aktif dengan metode analisis isi. Validitas data untuk menguji validitas penelitian ini menggunakan teknik triangulasi data dan triangulasi metode. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif. Analisis data dilakukan dengan mengikuti model Miles dan Huberman (1994), yaitu melakukan identifikasi cerita anak sebagai objek penelitian, melakukan reduksi data, menyajikan data, melakukan verifikasi datadan dan menyusun kesimpulan. Nilai-nilai moral untuk embentukan karakter dasar anak ditemukan ada empat yaiitu: kreatif, tekun, sopan santun dan tolong menolong. Potret nilai-nilai moral dalam cerita anak dapat digunakan untuk melatih kepekaan sosial, mental yang tangguh, dan berketuhanan anak yang kuat.
Metafora Korupsi dalam Bahasa Indonesia di Portal Berita Daring Johar Amir; Alifia Afdani Anwar; Muh. Saleh
EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2024): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v5i1.901

Abstract

The purpose of this study is to describe: (1) categorization of corruption metaphors in Indonesian on online news portals, (2) conceptual mapping of corruption metaphors in Indonesian on online news portals. This type of research is qualitative research. Researchers categorize metaphors using embodiment theory, which is the theory of uniting physical experience with human cognition proposed by Lakoff and Johnson. The results of the study show that there are seven categories of corruption metaphors in Indonesian on online news portals. The seven categorizations are corruption as a journey, corruption as a power, corruption as food, corruption as an enemy, corruption as a plant, corruption as a disease, and corruption as an object. In addition to these categories, there are also subcategories of corruption as power, namely corruption as natural power and corruption as psychological power. Then, it was also found that there were also subcategories of corruption as objects, namely corruption as a building and corruption as a tool, conceptual mapping of corruption metaphors in Indonesian ahasa on online news portals has been carried out in the categories of corruption as a journey, corruption as a force with subcategories of natural power and psychological power, corruption as food, corruption as an enemy, corruption as a plant, corruption as a disease, and corruption as an object with a subcategory of buildings and tools. All of these categories have been equipped with a conceptual mapping model which is shown by the semantic characteristics mapped between the target domain and the source domain along with explanations.
Pengaruh Metode Expressive Writing Terhadap Peningkatan Kemampuan Menulis Cerpen Siswa SMA Astriyanti; Kembong Daeng; Hajrah; Usman; Johar Amir
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1118

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar menulis cerpen berbasis vokasi menggunakan metode menulis ekspresif bagi siswa kelas XI di SMK se-Kota Makassar. Penelitian ini berupaya memberikan solusi melalui pengembangan bahan ajar yang relevan dengan kebutuhan vokasional siswa serta dapat mengurangi stres akademik siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model 4-D yang dikembangkan oleh Thiagarajan, Semmel, dan Semmel. Model ini terdiri dari empat tahap, yaitu mendefinisikan (pendefinisian), merancang (perancangan), mengembangkan (pengembangan), dan menyebarkan (penyebaran). Tahap pendefinisian analisis meliputi awal terhadap bahan ajar dan model pembelajaran yang ada, analisis terhadap siswa, analisis terhadap tugas, analisis terhadap konsep, serta perumusan tujuan pembelajaran. Tahap perancangan dan pengembangan fokus pada pembuatan dan validasi bahan ajar melalui uji validasi oleh ahli dan praktisi. Tahap penyebaran dilakukan melalui uji kepraktisan atau uji pada cakupan terbatas pada siswa dan guru untuk memancarkan efektivitas bahan ajar yang dikembangkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan memiliki tingkat kelayakan yang tinggi dengan nilai rata-rata dari uji validasi sebesar 0,84 untuk aspek isi/materi, 0,86 untuk aspek penyajian, 0,83 untuk aspek bahasa, dan 0,90 untuk aspek bahasa. aspek kegrafikan. Uji kepraktisan yang dilakukan oleh 5 guru mata pelajaran Bahasa Indonesia dan 82 siswa dari beberapa SMK di Makassar menunjukkan hasil yang sangat praktis dengan rata-rata persentase sebesar 82,00% dari guru dan 79,90% dari siswa. Pengembangan bahan ajar menulis cerpen berbasis vokasi dengan metode penulisan ekspresif ini efektif dan layak digunakan. Bahan ajar ini tidak hanya mudah dipahami oleh siswa, tetapi juga mampu membantu mereka dalam menulis cerpen yang relevan dengan vokasi pendidikan.​ Kata kunci : menulis cerpen, vokasi, metode menulis ekspresif
Penyusunan Artikel Ilmiah Bagi Guru SMP Di Kabupaten Majene Amir, Johar; Syamsudduha; Dalle, Ambo; Nurhijrah; Irmawati
Jurnal Hasil-Hasil Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): Volume 01 Nomor 01 (Oktober 2022)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jhp2m.v1i1.3754

Abstract

Pelatihan ini diharapkan dapat menginspirasi guru/peserta tentang media kreatif dan inovatif dalammenambah pengetahuan dan pengalaman membuat judul, pendahuluan, metode, hasil, pembahasan, dan daftarpustaka sebagai aspek pengembangan penyusunan artikel ilmiah. Setidaknya, semua peserta (20 orang) telah berhasilmembuat artikel ilmiah, satu kelompok mampu menyusun judul dengan baik, dua kelompok berhasil membuatpendahuluan yang menarik, satu kelompok lagi yang mampu menyusun metode, hasil, pembahasan, dan daftarpustaka yang dihasilkan peserta workshop. Meskipun tidak semua peserta mengahasilkan aspek penyusunan artikelilmiah yang sempurna, mereka sudah mengetahui bahan yang dibutuhakan, langkah, dan cara pengaplikasian aspektersebut dalam penyusunan artikel ilmiah. Untuk mengatasi permasalahan guru/peserta ditempuh dalam tiga tahapankegiatan yaitu workshop, pendampingan, dan refleksi yang dilakukan secara langsung.
Decoding Digital Dystopia: Simulacra, Hyperreality, and Control in The Matrix Franchise Film Series as A Critique of Contemporary Society Langoday, Yohanes Redan; Amir, Johar; Agussalim Aj, Andi
Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7, No 1 (2025): Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : ppjbsip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/bahasa.v7i1.1227

Abstract

This study analyzes the representation of digital dystopia in The Matrix film series through Jean Baudrillard’s simulacra theory and Tom Moylan’s critical dystopia framework. Using qualitative analysis of key scenes and dialogues, the research traces the evolution of control mechanisms from physical oppression to psychological and biological manipulation. The franchise progresses through four stages of simulacra: reflection of reality (counterfeit), concealment (production), autonomous simulation, and hyperreality. Findings reveal how digital capitalism weaponizes narratives, eroding critical consciousness through algorithmic curation, deepfakes, and neuromarketing. While the films offer a robust critique of Western technocapitalism, their Eurocentric lens may overlook non-Western manifestations of digital authoritarianism, such as China’s Social Credit System. The study highlights real-world parallels, including social media’s role in polarization and AI’s capacity to hijack emotional networks. Practical implications call for algorithmic transparency, ethical AI governance, and critical digital literacy. Future research should explore dystopian narratives from the Global South to decentralize the discourse and address localized forms of digital oppression.Abstrak Penelitian ini menganalisis representasi distopia digital dalam serial film The Matrix melalui teori simulacra Jean Baudrillard dan kerangka distopia kritis Tom Moylan. Dengan analisis kualitatif terhadap adegan dan dialog kunci, penelitian ini melacak evolusi mekanisme kontrol dari penindasan fisik ke manipulasi psikologis dan biologis. Serial ini mengalami perkembangan melalui empat tahap simulacra: refleksi realitas (palsu), penyembunyian (produksi), simulasi otonom, dan hiperrealitas. Temuan mengungkapkan bagaimana kapitalisme digital mempersenjatai narasi, mengikis kesadaran kritis melalui kurasi algoritmik, deepfake, dan neuromarketing. Meski film ini memberikan kritik tajam terhadap teknokapitalisme Barat, sudut pandang Eurosentrisnya mungkin mengabaikan manifestasi otoritarianisme digital di luar Barat, seperti Sistem Kredit Sosial di Tiongkok. Studi ini menekankan paralel dunia nyata, termasuk peran media sosial dalam polarisasi dan kemampuan AI membajak jaringan emosional. Implikasi praktis menyerukan transparansi algoritma, tata kelola AI etis, dan literasi digital kritis. Penelitian lanjutan perlu mengeksplorasi narasi distopia dari Global Selatan untuk mendesentralisasi wacana dan mengatasi bentuk-bentuk penindasan digital yang terlokalisasi.
PERGESERAN NARATIF DALAM KUMPULAN CERPEN PEREMPUAN BUTA TANPA IBU JARI KARYA INTAN PARAMADITHA: NARATOLOGI GÉRARD GENETTE Amir, Johar; Ridwan, Ridwan; Ramadhani, Fitri
SOSCIED Vol 8 No 1 (2025): SOSCIED - Juli 2025
Publisher : LPPM Politeknik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jsoscied.v8i1.951

Abstract

This study aims to analyse the short story Perempuan Buta Tanpa Ibu Jari by Intan Paramaditha using Gérard Genette's narratological approach, focusing on five main aspects: order, duration, frequency, mood, and narrative voice. Using a qualitative descriptive method with a combination of re-reading. The analysis shows that this short story uses analepsis (flashback) to build a non-linear narrative structure, creating a dramatic and immersive effect. Duration manipulation lengthens or summarises certain scenes to highlight emotional aspects and tensions in the story, while repetition of events reinforces narrative meaning and symbolism. Shifts in mood create an emotional contrast between introspective reflection and narrative tension, while the use of an autodiegetic narrator allows the reader to experience the story through the subjective perspective of the main character. Thus, the narrative techniques applied in this short story not only build a dynamic plot, but also enrich the thematic and emotional depth of the story
Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal sebagai Solusi Permasalahan Sosial di Kalangan Remaja Amir, Johar; Nurul Mukhlisah Abdal; Syarifah Fatimah; Ambo Dalle; Rahmat Burhamzah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat (AbdiMas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v3i1.8504

Abstract

Social issues among teenagers such as declining manners, lack of responsibility, weakened sense of tolerance, and poor collaboration reflect an ongoing crisis of character that calls for immediate and thoughtful intervention. This study explores the effectiveness of character education rooted in local wisdom as a meaningful solution to help shape the moral development of adolescents. Using a descriptive qualitative approach within an action research framework, the program was implemented in a public high school located in a culturally rich community where traditional values are still widely practiced. The findings indicate a significant improvement in five key character traits: responsibility (23%), respectfulness (25%), cooperation (24%), tolerance (26%), and discipline (25%). Local values such as gotong royong (mutual cooperation), musyawarah (deliberation), and siri’ na pacce (dignity and empathy) were integrated into the learning process through contextual and collaborative methods. These efforts successfully encouraged students to internalize and apply positive behaviors in their daily lives. This study supports the theories of contextual learning and social constructivism, emphasizing that education grounded in cultural identity not only preserves heritage but also effectively nurtures strong character in young people. In a time of rapid globalization, such an approach proves to be both relevant and transformative.
Makna Tanda dalam Iklan Kecantikan: Analisis Semiotika Charles Sanders Peirce Ahmad Alif Jaya; Johar Amir; Juanda, Juanda
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i3.6486

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk ikon dalam iklan kecantikan, bentuk indeks, simbol, dan keterkaitan tanda ikon, indeks dan symbol untuk menghasilkan makna pragmatis. Data penelitian ini adalah pernyataan verbal dan nonverbal yang menjadi tanda ikon, indeks, dan simbol yang terdapat dalam iklan kecantikan. Sumber data penelitian ini adalah iklan produk kecantikan yang terdiri dari 20 brand produk kecantikan lokal di. Adapun teknik pengumpulan data melalui teknik dokumentasi dan teknik catat dengan menerapkan teknik analisis data interaktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tanda jenis Iklan produk kecantikan memanfaatkan ikon image dan ikon diagram secara dominan. Selain itu, tanda jenis indek yang paling menonjol pada produk kecantikan adalah indeks persona, ditandai dengan ekspresi wajah, kondisi kulit, serta gaya hidup sehat yang ditampilkan oleh model iklan. Di samping itu, tanda jenis simbol dalam iklan produk kecantikan merupakan simbol konvensional berupa nama merek, slogan, warna, dan teks mandatories memainkan peran penting dalam membentuk identitas dan nilai ideologis produk. Keterkaitan antara tanda jenis ikon, indeks, dan simbol dalam iklan produk kecantikan menghasilkan makna pragmatis yang bersifat dinamis. Penelitian ini memperkaya kajian linguistik visual dan komunikasi media dengan mengungkap makna tanda-tanda dalam iklan kecantikan melalui pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce. Penelitian selanjutnya dapat membandingkan makna tanda dalam iklan lintas budaya dan platform digital serta mengintegrasikan pendekatan interdisipliner seperti teori feminis atau ekofeminisme.
Gaya Berbahasa dalam Ceramah Ustaz di Makassar: Pendekatan Stilistika Amir, Johar; Luthfiah, Nurul; Asia, Asia
Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7, No 2 (2025): Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : ppjbsip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/bahasa.v7i2.1336

Abstract

This study aims to describe the form of language style in Ustad’s lectures in Makassar based on a stylistic approach. The main focus of this study is 1) Describing language style based on word choice, 2) Describing language style based on tone choice, and 3) describing language style based on sentence structure. The type of research used is descriptive qualitative, the data in this study are in the form of phrases, clauses and sentences containing language style. The data sources in this study were obtained from the lectures of the three ustads, namely Ustaz Das’ad Latif, Ustaz Maulana, and Ustaz Syamsuddin, which were accessed through the YouTube platform. The data collection techniques are free listening and note-taking techniques, note-taking techniques and documentation techniques. The data analysis techniques are the data reduction stage, the data presentation or data analysis stage and drawing conclusions and verification. The results of the study show that: 1) Language style based on word choice, the ustads use formal, informal, and conversational language styles to build closeness with the congregation; 2) Language style based on tone, found simple, noble, powerful and medium anguage styles and 3) Language style based on sentence structure, found the use of climax, anticlimax, antithesis and repetition styles. The conclusion of this study is that the language style of the ustad in Makassar reflects a varied and effective communicative strategy, which not only conveys religious messages but also builds emotional closeness with the listener. The language style used shows the characteristics of each ustaz’s style, Ustaz Das’ad Latif with a firm lecture style, dominant humor using noble and powerful tones, Ustaz Maulana with an energetic style, humor, dominant using noble and powerful tones, while Ustaz Syam with a relaxed style that predominantly uses simple tones. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk gaya berbahasa dalam ceramah ustaz di Makassar berdasarkan pendekatan stilistika. Fokus utama penelitian ini adalah 1) mendeskripsikan gaya berbahasa berdasarkan pilihan kata, 2) mendeskripsikan gaya berbahasa berdasarkan pilihan nada, dan 3) mendeskripsikan gaya berbahasa berdasarkan struktur kalimat. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, data dalam penelitian ini berupa kata frasa, klausa dan kalimat yang mengandung gaya bahasa. Sumber data dalam penelitian ini diperoleh dari ceramah ketiga ustaz yaitu Ustaz Das’ad Latif, Ustaz Maulana, dan Ustaz Syamsuddin.yang diakses melalui platform YouTube. Adapun teknik pengumpulan data yaitu teknik simak bebas libat catat, teknik catat dan teknik dokumentasi. Teknis analisis data lyaitu tahap reduksi data, tahap penyajian data atau analisis data dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) gaya berbahasa berdasarkan pilihan kata, para ustaz meenggunakan gaya bahasa resmi, tidak resmi, dan gaya bahasa percakapan untuk membangun kedekatan dengan jamaah; 2) gaya berbahasa berdasarkan nada, ditemukan gaya bahasa sederhana, mulia bertenaga dan menengah; dan 3) gaya  berbahasa berdasarkan struktur kalimat, ditemukan penggunaan gaya klimaks, antiklimaks, antitesis dan repetisi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah gaya berbahasa para ustaz di Makassar mencerminkan strategi komunikatif yang variatif dan efektif, yang tidak hanya menyampaikan pesan keagamaan tetapi juga membangun kedekatan emosional dengan pendengar. Gaya berbahasa yang digunakan menunjukkan ciri khas style masing-masing ustaz, Ustaz Das’ad Latif dengan style ceramah tegas, humor yang dominan menggunakan nada mulia dan bertenaga, Ustaz Maulana dengan style energik, humor, yang dominan menggunakan nada mulia dan bertenaga, sedangkan Ustaz Syam dengan style santai yang dominan menggunakan nada sederhana. 
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Abdal, Nurul Mukhlisah Abdul Haliq, Abdul Adriani Safitri Akib Adriani Safitri Akib Agussalim AJ, Andi Ahmad Alif Jaya AJ., Andi Agussalim Alamsyah Alamsyah - Alamsyah Alam Alamsyah Alamsyah Alifa, Ramadhian Alifia Afdani Anwar Alissa Geisler Amalia, Rizqi Ambo Dalle Anastasia Hotmauli Sinaga Anastasia Hotmauli Sinaga Andi Budiharsono Andi Fatimah Junus Andi Fatimah Yunus Andi Fatimah Yunus Andi Fatwa Anugerah Andi Ruhul Wahyuni Andini. A, Nur Qalbi Angreany, Femmy Anita Candra Dewi Anita Candra Dewi Annisa Asywa Fahrani Anshari Anshari Anshari, - Anwar, Alifia Afdani Arlian Fachrul Syahputra Arsam Arsam Arsam Arsam Asia Asia Asia, Asia Asiani Abu Astriyanti Aswati Asri Aswati Asri, Aswati Atikah Nurul Asda Atirah, Nur Azis Azis Azis Azis, Azis Azis, Irawati Aziz Thaba B. Syukroni Baso B. Syukroni Baso B.Syukroni Baso Bakri Bakri Baso, B. Syukroni Baso, Fadhlirrahman Budiharsono, Andi Burhamzah, Muftihaturrahmah Burhamzah, Rahmat Cahyani, Regita Purnama Candra Dewi, Anita Desi Ratnasari Elsa Fitri Ernawati Ernawati Fajeri, Ince Nurul Fathahillah Fathahillah Fatimah Al Ilmullah, Syarifah Femmy Angreany Fiah Luthfiah Bani Fina Damayanti Fitri Ramadhani Gusnawati Gusnawati Hajrah Hajrah Hajrah Hajrah Hajrah Hajrah, Hajrah Hasanuddin, Nuratikah Hasmianti, Lisda Hasnawati Hasriani Ilham Ilham Irawati Azis Irma Satriani, Irma Irmawati Irmawati Irmawati Irwan Soulisa Iwan Suhardi Jamaluddin Janri S. Simanungkalit Juanda Juanda Juanda, Juanda Jufri Jufri Jufri Jufri Juni, Riska Widati Karmila Indah Hasin Kembong Daeng Kurnia Rahmadani Labusab Labusab Langoday, Yohanes Redan Lisa Syari Sahrang Lukman Feri Luthfiah, Nurul M., Asia M., Sri Wahyuni Mahmudah Mahmudah Mahmudah Mannahali, Misnah Mansyur, Musfira Marliana, Anis Maya Intan Maya Intan Muh. Saleh Muh. Saleh, Muh. Muhammad Ikbal Ikbal Muhammad Ilham Muhammad Rapi Muhammad Rapi Munggaran, Mahesa Admi Putra Munirah Munirah Musdalifah Musdalifah Najma Aliyah Nasrah Natsir Nensilianti Nensilianti Nensilianti Nensilianti Nensilianti Nensiliati Nensiliati Nukuhaly, Nur Apriany Nur Anita Syamsi Safitri Nur Handayani Nur Ikraam Syafruddin Nur Qalbi Andini. A Nur, Basri Nurfaisyah Nurfaisyah Nurhijrah Nurhijrah, Nurhijrah Nurhikma Nurhikma Nurhusna Nurhusna Nurhusna Nuridayanti Nuridayanti Nurkardiyanti Nurkardiyanti Nurmuslimah, Rahmi Nurul Mukhlisa Abdal Nurul Mukhlisa Abdal Nurul Mukhlisah Abdal Nurul Mukhlisah Abdal Putra, Muhammad Alif Putri Magfirah Salsabila R , Ummu Kalsum R., Mantasiah Rahim, ilma Rahmat Burhamzah Ratna Ridwan Daud Mahande Ridwan Ridwan Rini Amriani Riska Riska Riska Riska Riska Widati Juni Rizki Herdiani Rufi'i Sabrina Saiidi Sahban Nur Sahban Nur Sahriani, Sahriani Sakinah Fitri, Sakinah Saraswati Sartika S Sasmayunita Sasmayunita Sasmayunita, Sasmayunita Setialaksana, Wirawan - Shabrina Syntha Dewi Shafariana Shafariana Shafarina Siti Nurhaedah Sri Juniati St Nirwana Asti Bakhtiar St Syamsudduha St. Rahmaniar Suarni Syam Saguni Subrianto, Andi Aryan Suhaeb, Laelah Azizah S. Suhartina Suhartina, Suhartina sukmawati Sultan Sultan Sumarni Sumarni Sumarni Sumarni Syam, Andika Idul Syamsiar, Syamsiar Syamsudduha Syamsudduha Syamsudduha Syamsudduha Syaputra, Arlian Fachrul Syarifah Fatimah Syarifah Fatimah Al Ilmullah Syarifah Fatimah, Syarifah Tuti Wijayanti Umrah Umrah Usman Usman Usman Usman Veithzal Rivai Zainal Wahyu Kurniati Asri Wahyuni, Maya Sari Wahyuningsih Wahyuningsih Wijayanti, Tuti Wijayanti, Tuty Yuli Sartika Yusliana, Emy Zulkifli