p-Index From 2021 - 2026
12.661
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) Jurnal Sain Veteriner Tekno - Pedagogi : Jurnal Teknologi Pendidikan Sosiohumaniora Jurnal Simetris Ulul Albab: Jurnal Studi Islam DE JURE El-HARAKAH : Jurnal Budaya Islam Biota: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati Bulletin of Electrical Engineering and Informatics Tadris: Jurnal keguruan dan Ilmu Tarbiyah Jurnal Akuntansi dan Keuangan International Conference on Law, Business and Governance (ICon-LBG) SOSIALITA Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Media Kedokteran Hewan Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Indonesian Journal of Business and Entrepreneurship (IJBE) JURNAL PETERNAKAN Jurnal Al-Iqtishad Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Jurnal Kebijakan dan Pelayanan Publik El-Mashlahah Jurnal Al-Qardh Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial Visionist Admisi dan Bisnis Al Tijarah JPM (Jurnal Pemberdayaan Masyarakat) SAMARAH: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam Jurnal Teknologi Sistem Informasi dan Aplikasi Journal of Educational Research and Evaluation International Journal of Community Service Learning JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Warta Penelitian Perhubungan Reformasi : Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat EKSISBANK (Ekonomi Syariah dan Bisnis Perbankan) Altasia : Jurnal Pariwisata Indonesia Dinasti International Journal of Management Science Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Dinasti International Journal of Education Management and Social Science Tasharruf: Journal Economics and Business of Islam Al-Kharaj: Journal of Islamic Economic and Business Jurnal Tecnoscienza Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Al-Manhaj: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Islam Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Edusia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Asia Empowerment: Jurnal Pengabdian Masyarakat Business Perspective Journal Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-ilmu Sosial Jurnal Media Pengabdian Kepada Masyarakat (JM-PKM) Al-Istinbath: Jurnal Hukum Islam AMALA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Pariwisata Budaya: Jurnal Ilmiah Pariwisata Agama dan Budaya Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Eduvest - Journal of Universal Studies Jurnal Kedokteran Hewan Chimica Didactica Acta : Journal of Chemistry and Chemistry Education Journal of Commerce Management and Tourism Studies JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Land Journal Journal of Advances in Accounting, Economics, and Management Journal of Business and Halal Industry Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Indonesia ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Berkala Ilmiah Biologi Al-Aflah Jurnal Pengabdian UMKM JCAIP: Journal of Contemporary Applied Islamic Philanthropy Sagita Academia Journal Journal of Innovation and Teacher Professionalism Journal of Innovation in Teaching and Instructional Media Jurnal Elementaria Edukasia Assyarikah: Journal Of Islamic Economic Business International Journal of Business and Quality Research International Journal of Economics, Business and Innovation Research Alkasb: Journal of Islamic Economics Humanities Horizon Journal Jurnal Pendidikan Progresif Mitsaq : Islamic Family Law Journal Warta Penelitian Perhubungan Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal) Al-Infaq : Jurnal Ekonomi Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan dan Pendampingan Pengelolaan Jurnal Berbasis Online Journal System pada Madrasah Aliyah Negeri 1 Kediri Idris, Idris; Purnomo, Agus; Adi, Khofifatu Rohmah
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 8 No 2 (2023): November
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jpm.v8i2.7615

Abstract

The development of professional teachers, especially in the field of publications, requires a place that can accommodate their work. The initiation of creating a journal as a medium for teachers to actualize in it is a step forward that can be an inspiration for schools to continue to develop professionally and can be a reference for other schools. MAN I Kota Kediri is one of the public madrasah schools that is committed to developing themselves to the maximum and dares to seize opportunities related to the need to manage a new journal as a forum for the actualization of teachers. However, their lack of ability in journal management and expertise in scientific writing makes it difficult for them to perform the progressive program they have planned. This community service is to increase the capacity of journal managers at MAN 1 Kediri City. The method used in this activity is an in-service training program with training as well as mentoring for teachers as journal managers at MAN 1 Kediri City. The results of this study indicate that teachers can perform the registration process and submit scientific papers to the OJS that has been provided.
Inventarisasi Data Keruangan Melalui Pemetaan Partisipatif Batas Desa Langlang Kecamatan Singosari Kabupaten Malang Purnomo, Agus; Idris; Kurniawan, Bayu
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 8 No 2 (2023): November
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jpm.v8i2.9210

Abstract

Langlang Village is a village in Singosari District with a strategic location close to the main route to Batu City and unique umbul potential. The aim of the service activity is to inventory spatial data through mapping Langlang Village. This service activity method uses a Rural Participatory Appraisal approach. The design of mapping activities in Langlang consists of 3 stages: the FGD stage, data collection training stage, and information presentation stage. Characteristics of participatory mapping include a) involving all members of the community, b) the theme, objectives, and process of implementing the mapping are determined by the community, c) the map produced is aimed at the interests of the community, d) most of the information contained in the map comes from local knowledge, and e) the community determines the use of the resulting map. Community service activities produce village maps containing geospatial information in the area. The use of maps is used as a guide in regional planning by local village officials and the community, providing community understanding and knowledge in understanding the characteristics of the region and its administrative boundaries.
Identifikasi Tahap Pengembangan Wisata Kampung Tempe di Desa Beji Kota Batu Berdasarkan Analisis Tourism Area Life Cycle (TALC) Hamida, Fira Aisyah; Purnomo, Agus
REFORMASI Vol 14, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/rfr.v14i2.6186

Abstract

Beji Village is one of the villages in the city of Batu that has the potential for Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) for Tempe industry. This potential has been developed into a concept of tempe educational tourism knows as Wisata Kampung Tempe (Tempe Village Tourism). This study aims to assess the readiness of Beji Village as a village tourism using the Tourism Area Life Cycle (TALC) theory.  This research adopts a descriptive qualitative approach, utilizing the analysis of Tourism Area Life Cycle (TALC) theory. The research data include the tourism activities, the sum of tempe MSMEs in Beji Village, the statistic data of tourist visits, the stakeholders involved in tourist activities and the available tourism facilities. The data were obtained through the purposive sampling method, using observation, interviews, and documentation as data collection methods. Data analysis techniques involved data collection, data reduction, data presentation, and finding the conclusions. The research findings indicate that Wisata Kampung Tempe in Beji Village, according to the Tourism Area Life Cycle (TALC) theory, is in the exploration stage, which is the initial phase if an area’s growth inti a tourist destination. Due to being new tourist destination, the number of tourist visits in Wisata Kampung Tempe is still low, the role of stakeholders is not optimal, the tourist facilities do not meet the needs of tourists, and the promotion of tourist products is not yet optimal. Therefore, the readiness of Beji Village as a tourist destination is still low. Abstrak Desa Beji merupakan salah satu desa di Kota Batu yang memiliki potensi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) tempe. Potensi tersebut dijadikan sebagai ide desa wisata yang berkonsep wisata edukasi tempe dengan nama Wisata Kampung Tempe. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan Desa Beji menjadi daerah tujuan wisata menggunakan teori Tourism Area Life Cycle (TALC).  Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan analisis Tourism Area Life Cycle (TALC). Data penelitian berupa proses kegiatan wisata, jumlah UMKM tempe di Desa Beji, jumlah kunjungan wisata, stakeholder yang terlibat dalam kegiatan wisata dan fasilitas wisata yang tersedia. Data tersebut berasal dari responden yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan Wisata Kampung Tempe di Desa Beji menurut teori Tourism Area Life Cycle (TALC) berada pada tahap eksplorasi, yaitu tahapan awal berkembangnya sebuah daerah menjadi daerah tujuan wisata. Karena Wisata Kampung Tempe merupakan destinasi wisata baru, jumlah kunjungan wisata yang masih sedikit, belum optimalnya peran para stakeholder, fasilitas wisata belum memenuhi kebutuhan wisatawan dan belum optimalnya promosi produk wisata. Sehingga kesiapan Desa Beji menjadi daerah tujuan wisata masih rendah.  
PEMANFAATAN LIMBAH BIJI KARET MENJADI OLAHAN MAKANAN KRIPIK BERNILAI EKONOMIS Purnomo, Agus; Purnamasari, S.; Hadi, Abdul; Zahra Maulida, Atika
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v6i2.42025

Abstract

Banjarmasin merupakan daerah yang memiliki sungai yang luas dan pertanian dan perkebunan. Kalimantan selatan merupakan penghasil perkebunan karet terbanyak di pulau Kalimantan. Setiap hari para petani memetic hasil dari perkebunan karet sebesar 6,7 juta ton karet. Masyarakat Kalimantan selatan mengambil dari hasil pohon karet dalam bentuk getah yang bisa di jual. Adanya limbah biji karet yang tidak dimanfaatkan sehingga, limbah biji karet menjadi busuk dan mencermari lingkungan di sekitarnya. Adanya pemanfaatan limbah biji karet untuk dioleh menjadi olahan makanan yang memiliki nilai jual tinggi. Tujuan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat untuk memberikan pelatihan kepada masyarakat dalam memanfaatkan limbah biji karet dan menambah pendapatan masyarakat petani karet melalui olahan biji karet. Wanaraya adalah salah satu daerah di provinsi Kalimantan selatan kabupaten barito kuala memiliki luas lahan perkebunan karet terbesar di kabupaten barito kuala. Hasil dari perkebunan yang didapatkan di daerah wanaraya seperti:  pohon karet, pohon kelapa sawit, dan padi. Metode pelatihan pembuatan biji karet menjadi olahan makan seperti kripik biji karet dan kacang koro. Dalam pelatihan pembuatan makanan berbahan biji karet sebagai berikut: pertama memilih biji karet yang baru jatuh dari pohon, kedua, memisahkan kulit biji karet dari cangkang buah biji karet, ketiga, merebus daging biji karet, keempat, memisahkan buah biji karet dari kulit ari, kelima, pembuatan kripik dan kacang koro, keenam penjemuran, ketuju pengorengan kripik dan kacang koro, kedelapan pemberian rasa pada kripik dan kacang koro. Adanya pelaksanaan kegiatan ini berupa pelatihan pembuatan makanan ringan berbahan biji karet kepada masyarakat petani karet untuk memberikan peluang usaha dan penambahan pendapatan masyarakat petani karet dalam memanfaatkan limbah biji karet menjadi olahan makanan yang bermanfaat, memiliki nilai jual, menambah pendapatan, dan mengurangi tingkat limbah biji karet yang tidak dimanfaatkan. Banjarmasin is an area that has a large river and agriculture and plantations. South Kalimantan is the largest producer of rubber plantations on the island of Kalimantan. Every day the farmers memetic the yield from rubber plantations amounting to 6.7 million tons of rubber. The people of south Kalimantan take from rubber tree products in the form of sap that can be sold. The existence of rubber seed waste that is not used so that rubber seed waste becomes rotten and pollutes the surrounding environment. Rubber seed waste is used to be obtained into processed food with a high selling value. The purpose of implementing community service is to train the community in utilizing rubber seed waste and increase the income of the rubber farmer community through processed rubber seeds. Wanaraya is one of the areas in the southern Kalimantan province of Barito Kuala regency, which has the largest rubber plantation area in Barito Kuala regency. The results of plantations obtained in the wanaraya area include rubber trees, oil palm trees, and rice. Training methods for making rubber seeds into processed foods such as rubber seed chips and koro beans. In training on making food made from rubber seeds, as follows: first, choose rubber seeds that have just fallen from the tree. Second, separate the rubber seed skin from the shell of the rubber seed fruit. Third, boil the rubber seed flesh. Fourth, separate the rubber seed fruit from the epidermis. Fifth, the manufacture of chips and koro beans. The sixth is drying, the aiming of chips frying and koro beans, and the eighth gives flavour to the chips and koro beans. The implementation of this activity is in the form of training on making snacks made from rubber seeds for the rubber farmer community to provide business opportunities and increase. The income of the rubber farmer community in utilizing rubber seed waste into processed foods that are useful, have selling value, increase income, and reduce the level of rubber seed waste that is not used.
LEGAL SYSTEM THEORY PERSPECTIVE ON CHILD MARRIAGE IN INDONESIA AFTER THE AMENDMENT TO THE MARRIAGE LAW Purnomo, Agus; Rohmatulloh, Dawam Multazamy
Ulul Albab: Jurnal Studi Islam Vol 23, No 2 (2022): Islamic Law and Economic
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/ua.v23i2.17426

Abstract

This article critically examines the ideality and effectiveness of Indonesia’s amended Marriage Law in curbing child marriage, a persistent socio-legal issue with deep-rooted cultural and religious dimensions. Despite legal reforms, child marriage continues to occur at alarming rates, raising questions about the law’s capacity to address structural and normative barriers. Employing Lawrence M. Friedman’s legal system theory, this study analyzes the problem through the interrelated dimensions of legal structure, legal culture, and legal substance. Methodologically, this research adopts a normative-empirical legal approach, integrating doctrinal legal analysis with socio-legal inquiry to assess the sources, functionality, and enforcement of relevant legal instruments. Findings reveal a critical tension between the amended law and prevailing cultural norms. In the dimension of legal culture, the entrenched influence of kitab kuning—traditional Islamic legal texts—continues to shape societal attitudes and justify early marriage, thereby weakening the law’s preventive potential. From the perspective of legal substance, the absence of explicit sanctions for violators constitutes a significant legal loophole, undermining the deterrent effect of the amendment. Nonetheless, in the dimension of legal structure, the issuance of Supreme Court Regulation No. 5 of 2019—governing judicial review of marriage dispensation cases—reflects a proactive institutional response aimed at restricting the practice. This study underscores the urgency of harmonizing legal reform with cultural transformation and institutional enforcement. Its contribution lies in highlighting the multi-dimensional challenges of legal ideality in child marriage prevention and offering a systemic framework for more effective policy implementation.
BATIK REFUGIA SEBAGAI PRODUK UNGGULAN DAN PENDUKUNG DESA WISATA EDUKASI PERTANIAN JATIREJOYOSO Ratnawati, Nurul; Ruja, I Nyoman; Purnomo, Agus; Rapita, Desinta Dwi; Bashofi, Ferdinan
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial (JPDS) Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um032v7i2p227-234

Abstract

REFUGIA BATIK AS A PRODUCT OF EXCELLENCE AND A SUPPORTER OF THE JATIREJOYOSO VILLAGE OF AGRICULTURAL EDUCATION AND TOURISM Inadequate human resources cause the community to lack independence and self-confidence in managing, running, and developing the “Taman Refugia” agricultural education tourism. The solution to this problem is to develop and train the manufacture of distinctive and superior products that can support tourism activities in the Jatirejoyoso Agricultural Education Tourism Village. The purpose of this development and training activity is to create and create batik that is characteristic of Jatirejoyoso Village, and to train the community to produce the batik. The method of implementing community service in the development and training of the Refugia batik motif is 1) preparation stage, 2) implementation stage, and 3) follow-up stage. The results of the community service activities show that participants can make Refugia batik with assistance. Thus, the results can be used to support the development and facilitation of the Jatirejoyoso agricultural education tourism village. Sumber daya manusia yang tidak memadai menyebabkan masyarakat tidak memiliki kemandirian dan rasa percaya diri dalam mengelola, menjalankan, serta mengembangkan wisata edukasi pertanian “Taman Refugia”. Solusi terhadap permasalahan tersebut yaitu dengan melakukan pengembangan dan pelatihan pembuatan produk khas dan unggulan yang dapat mendukung kegiatan pariwisata di Desa Wisata Edukasi Pertanian Jatirejoyoso. Adapun tujuan dari kegiatan pengembangan dan pelatihan ini yaitu membuat serta menciptakan batik yang menjadi ciri khas Desa Jatirejoyoso, serta melatih masyarakat untuk memproduksi batik tersebut. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat dalam kegiatan pengembangan dan pelatihan motif batik Refugia yakni: 1) tahap persiapan, 2) tahap pelaksanaan, dan 3) tahap tindak lanjut. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa peserta dapat membuat batik Refugia dengan pendampingan. Sehingga, hasilnya dapat digunakan sebagai penunjang pengembangan dan fasilitasi desa wisata edukasi pertanian Jatirejoyoso.
Interfaith Marriage from the Perspective of Rationality: Theocentrism in Islamic Law and Anthropocentrism in Human Rights Law Salam, Nor; Purnomo, Agus; Saifullah, Saifullah; Ahmad, Sirojuddin
De Jure: Jurnal Hukum dan Syari'ah Vol 16, No 1 (2024)
Publisher : Shariah Faculty UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/j-fsh.v16i1.23989

Abstract

This article stems from a theoretical debate concerning interfaith marriage as formulated within Islamic and human rights laws. While Islamic law tends to prohibit interfaith marriage, human rights instruments view it as an individual's right and freedom. Therefore, this research aims to scrutinise the argumentative basis of Islamic law and human rights law regarding interfaith marriage. To address this focal issue, this study employed a literature research model reliant on content analysis, bearing the result concluding that the disparity in formulations between Islamic law and human rights law regarding the legality of interfaith marriage is due to their differing argumentative bases: Islamic law is rooted in theocentrism, whereas human rights law is rooted in anthropocentrism. However, by examining the opinions of contemporary thinkers regarding maqashid sharia, there appears to be a paradigm shift in theocentrism of Islamic law so that in the context of interfaith marriage, both Islamic law and human rights can justify it as part of a person's human rights.
Young Entrepreneur Financial Planning Training (Pkpm) During the Covid 19 Pandemic Purnomo, Agus; Purnamasari, S.; Hani, Umi; Zahra Maulida, Atika
Amala Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): May 2023
Publisher : Faculty of Economics and Islamic Business State Islamic University of Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/amala.v2i1.79

Abstract

Wealth is something that is very dharuri in human life, Islam has clearly regulated the management of wealth both personally and publicly. With possessions, humans can meet the needs of life both material and immaterial. The concept of Islamic Financial Planning (Sharia) or Islamic Financial Planning has a universal nature that can not only be applied to entrepreneurs during the Covid 19 virus pandemic so that business actors can plan products and finances when the Covid 19 virus outbreak hits the Indonesian homeland. In financial planning, entrepreneurs are able to provide training and financial preparation when experiencing a decrease in sales or a decrease in income due to the outbreak of the Covid-19 virus which results in a decrease in business performance and a decrease in business performance in financial design in the form of business and non-business. The implementation of this service activity is using training methods on how to prepare financial planning, marketing preparation, preparation of product quality results with the aim of being able to maintain business during the outbreak of the covid 19 virus.The outcome of this service activity is that business actors can plan finances, sales / marketing, and produce quality products that can compete in the market during the disaster of the covid 19 virus outbreak so that, A business that can survive and not suffer losses when a virus outbreak strikes.
PEMANFAATAN PRODUK ECOPRINT BERBASIS DAUN DAN BUNGA DI DESA KELAWI KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Purnomo, Agus
Jurnal Pengabdian UMKM Vol. 3 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Pusat Studi UMKM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jpu.v3i1.58

Abstract

Pemanfaatan produk Ecoprint berbasis daun dan bunga di Desa Kelawi, Kabupaten Lampung Selatan merupakan sebuah inisiatif kreatif dalam menggali potensi alam lokal untuk menciptakan produk bernilai tambah. Penelitian ini bertujuan untuk menggali potensi daun dan bunga yang dapat digunakan sebagai bahan Ecoprint, serta menganalisis dampaknya terhadap ekonomi dan lingkungan di Desa Kelawi.Metode penelitian yang digunakan adalah observasi langsung terhadap keberagaman flora lokal yang melibatkan masyarakat setempat dalam pengumpulan bahan baku. Selanjutnya, dilakukan proses Ecoprint pada berbagai jenis tekstil dengan menggunakan daun dan bunga yang telah dikumpulkan. Analisis ekonomi dilakukan dengan mengukur potensi pendapatan tambahan bagi masyarakat setempat melalui penjualan produk Ecoprint.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Kelawi memiliki keanekaragaman flora yang kaya, termasuk daun dan bunga yang memiliki potensi untuk dijadikan bahan Ecoprint. Proses produksi Ecoprint mampu menciptakan produk tekstil yang unik dan estetis. Dampak ekonomi yang dihasilkan melalui penjualan produk Ecoprint memberikan kontribusi positif terhadap pendapatan masyarakat setempat.Selain dampak ekonomi, pemanfaatan produk Ecoprint juga memberikan dampak positif terhadap lingkungan. Proses pewarnaan alami dengan menggunakan daun dan bunga mengurangi ketergantungan terhadap bahan kimia sintetis yang dapat mencemari lingkungan. Selain itu, keberlanjutan penggunaan bahan baku alam lokal dapat menjadi upaya pelestarian keanekaragaman hayati di Desa Kelawi.Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam mengembangkan potensi lokal dan menciptakan produk berkelanjutan yang memperhatikan aspek ekonomi dan lingkungan. Pemanfaatan produk Ecoprint berbasis daun dan bunga di Desa Kelawi, Kabupaten Lampung Selatan, diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi daerah-daerah lain untuk menggali potensi alam lokal mereka dalam menciptakan produk bernilai tambah
PENGEMBANGAN INOVASI KEMASAN UNTUK MENINGKATKAN MEREK DAN KEUNGGULAN KOMPETITIF BAGI UMKM KLANTING SUMBER REZEKI TELUK PANDAN KABUPATEN PESAWARAN Purnomo, Agus
Jurnal Pengabdian UMKM Vol. 3 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Pusat Studi UMKM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jpu.v3i2.61

Abstract

Pengembangan inovasi kemasan dapat menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan merek dan keunggulan kompetitif bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Klanting Sumber Rezeki. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan inovasi kemasan bagi UMKM Klanting Sumber Rezeki guna meningkatkan merek dan keunggulan kompetitif di pasar. Dalam persaingan yang semakin ketat, kemasan tidak hanya berfungsi sebagai pelindung produk tetapi juga sebagai alat pemasaran yang efektif. Metode yang digunakan meliputi analisis kebutuhan konsumen, desain kemasan yang kreatif, dan evaluasi dampak terhadap persepsi merek serta penjualan. Hasil menunjukkan bahwa kemasan yang inovatif dan menarik dapat meningkatkan daya tarik produk, membangun citra merek yang positif, dan memberikan keunggulan kompetitif yang signifikan. Studi ini memberikan panduan praktis bagi UMKM lain dalam mengadopsi strategi kemasan yang efektif untuk memenangkan persaingan di pasar.
Co-Authors -, Rusmiyanto Abdul Hadi Abdullah, Hilham Abu Bakar Agung Wiradimadja Agustin, Citravia Agustina Dwi Wijayanti Agustuti Handayani Ahmad, Sirojuddin Aji Prasetya Wibawa Akbar, Wahyu Esa Al Hadi, M. Qoshid Al Hadi Alfiyya, Alfiyya Alrusjdah, Sabiqah Insani Amanda, Haifa Amien, A. Zakaria Aminuddin, Lutfi Hadi Aminuyati Andala Rama Putra Barusman Anggraeni, Rr. Devita Angkasa, Indrawan Mahardika Kusuma Appin Purisky Redaputri ARDIANSYAH ARDIANSYAH Arifin, Ahmad Zaenal Arnes - Arnes Aswin Nur Saputra Asyahri, Yusuf Atang Atika Zahra Maulida Azima Dimyati Azmir, Arian Bashofi, Ferdinan Bawono, Sahirul Alim Tri Bayu Kurniawan Budi Hartono, Selamat Budi Rahayu, Budi Burliyan, Ibnu Chaniago, Yusrizal Charles Wijhaya Dawam Multazamy Rohmatulloh Defrizal Desinta Dwi Rapita Desismansyah, Surya Deviana Sari Devita Anggraeni Dewi Fatimah Dhirgo Adji Dini Noor Arini, Dini Noor Dinutanayo, Wimba Widagdho Dodi Pamalik Eka Lestani, Melia eko heryadi, eko Eko Sujarwo Elip Heldan Erna Mulyati Euthalia Hanggari Sittadewi Evi Herleni Oktaria Fadillah, Dwi Fani Faisal Fikri Farhan, Taufiq Fatimah Tuzahra, Siti Fendi Aji Purnomo, Fendi Aji Habibah, Fatimatuzzahro Habibburahman Habibburahman Hamida, Fira Aisyah Hani, Umi Hanif Permana Tsany Haninun, Haninun Haris Faulidi Asnawi Hartanty, Hartanty Hartono, Rudi Hastuti, Retno Puji Hendri Dunan Herman Naidi Hery Wijayanto I Nyoman Ruja Ida Farida Ida Laila Maika Idris Idris Idris ., Idris Idris Idris Indah Prihatiningtyas Indra Kusuma Wardani Indriyani puji astuti Irawan, Dewan Tari Ayu Iriana Putri, Chania Ratu Irsandi Irsandi, Irsandi Jabosar Ronggur Hamonangan Panjaitan Jamaludin, Maun Jamilah Jamilah Khairani, Shafia Khairudin Khairudin Khofifatu Rohmah Adi Kurniawan, Novian Candra Kusumastuti, Etty Lafiana, Diah Lestari, Dian Ayu Lukman Santoso Lutfiana, Maya Luthfi Hadi Aminuddin Margaretha Selvyana Markus Diantoro Marzuki Marzuki Masayu Nila Juwita Miftahul Huda Moh. Oktaviannur, Moh. Mufid, M. Khoirul Annas Waladul Muhammad Ardhya Bisma Muhammad Ardiansyah Muhammad Thohawi Elziyad Purnama Muhammad Yuliardi Mukhammad Zamzami Mun'im, Abdul Mustafia*, Mustafia Muzdalifah Muzdalifah Nadziru, Miftakhul Umi Nana Sudiana Neni Wahyuningtyas, Neni Nevy Farista Aristin, Nevy Farista Nizar, Catur Ahaddi Noer mijati Nor Ismah Normailati, Normailati Nugroho, Meriana Wahyu Nur Hidayat Nurdiawansyah Nurdiawansyah NURMINHA, NURMINHA Nurul Ratnawati, Nurul Nuzulia, Sri Prastiwi, Artina Prastyantoro, Riharsono Pujihastuti, Retno Purnamasari, S Purnamasari, S. Purnamasari, Shofia Putri Mety Zalynda Putri Purwaningrum Putro, Rizki Hartono Rachmadi Purwana Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahayu, Desy Ratna Rahmawati, Mufida Ramadhan, Ridho Ramadhani, Mungky Ema Ramadhani, Mungky Emma Rejeki, Asri Restu Khaliq, Restu Riza Muhida Rodhiansyah Djayasinga Rosmiaty Tarmizi Saifullah Saifullah Salam, Nor Saputra, Arfyan Saputra, Riko Sefty Setya Utami Siti Fatimah Siti Julaiha Sofiana, Neng Eri Sugiarti, Mimi Suhaimi Suhaimi Sukamto Sukamto Sulistiawan, Insan Nur Suparti Suparti Supriyanto Supriyanto Sutarman Sutarman Syafrianita Syafrianita Tawakal, Lintang Tedi Ahmat Wijaya Totok Yulianto Triaditama, Setyawan Umi Sumbulah Utami, Dyah Nursita Veithzal Rivai Zainal Wahyu Prihtiyantoro Wahyudi, Arif Yudha Wicaksono, Kevin Yopi Yeli Erika Yoeseph, Nanang Maulana Yoga Sudarisman Yossef Ariyansyah Yuli - Vandika