Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Penggunaan Multimedia Pembelajaran Berbasis Smart TV Terhadap Partisipasi Siswa Pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak (Penelitian Di Kelas Viii Mts Al-Musaddadiyah Garut) Nur 'Ainun Nissa; Asep Tutun Usman; Nenden Munawaroh
Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 3 (2025): Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam (November)
Publisher : Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul “Pengaruh Penggunaan Multimedia Pembelajaran Berbasis Smart TV terhadap Partisipasi Siswa pada Mata Pelajaran Aqidah Akhlak di MTs Al-Musaddadiyah Garut”. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, khususnya Smart TV, untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar sekaligus menumbuhkan partisipasi aktif siswa pada mata pelajaran Aqidah Akhlak.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat penggunaan multimedia berbasis Smart TV dalam pembelajaran, tingkat partisipasi siswa, serta pengaruh penggunaan Smart TV terhadap partisipasi siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan jumlah responden sebanyak 70 siswa kelas VIII MTs Al-Musaddadiyah Garut. Analisis data dilakukan melalui uji validitas, reliabilitas, analisis deskriptif, uji regresi linear sederhana, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan multimedia Smart TV berada pada kategori sangat tinggi dengan rata-rata persentase 85,88%, dengan indikator tertinggi pada tampilan menarik (95,7%) dan terendah pada minim gangguan (60,0%). Partisipasi siswa juga termasuk kategori sangat tinggi dengan rata-rata persentase 88,58%, dengan indikator tertinggi pada senang menggunakan media (95,7%) dan terendah pada disiplin (74,3%). Uji hipotesis menggunakan uji t menunjukkan nilai t hitung = 6,594 > t tabel = 1,995 dengan signifikansi 0,001 < 0,05, yang berarti terdapat pengaruh positif dan signifikan antara penggunaan Smart TV terhadap partisipasi siswa. Hasil uji determinasi (R²) sebesar 0,397 menunjukkan bahwa 39,7% variasi partisipasi siswa dipengaruhi oleh penggunaan Smart TV, sedangkan sisanya 60,3% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan multimedia berbasis Smart TV memiliki kontribusi penting dalam meningkatkan partisipasi siswa pada pembelajaran Aqidah Akhlak. Namun, keberhasilan pembelajaran tetap membutuhkan peran guru, strategi pembelajaran yang inovatif, serta dukungan lingkungan belajar yang kondusif.
Penerapan Metode Team Game Tournament (TGT) Untuk Meningkatkan Berpikir Kritis Siswa Pada Mata Pelajaran Al-Qur’an Hadis Fitrah Mahpudin; Masripah; Nenden Munawaroh; Acep Rahmat
Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 6 (2026): Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam (Mei)
Publisher : Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak ini membahas upaya peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa melalui penerapan metode Team Game Tournament (TGT) dalam pembelajaran Al-Qur’an Hadis. Latar belakang penelitian didasarkan pada rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa kelas IX MTs Al-Musaddadiyah Garut yang dipengaruhi oleh dominasi pembelajaran konvensional yang berpusat pada guru serta capaian hasil belajar yang belum memenuhi kriteria ketuntasan secara klasikal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode TGT dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dibandingkan dengan metode pembelajaran tradisional. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan eksperimen semu (quasi-experimental) melalui desain non-equivalent control group. Sampel penelitian ditentukan secara purposive, melibatkan satu kelas eksperimen yang menerapkan TGT dan satu kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pretest dan posttest, sedangkan analisis data meliputi uji normalitas, homogenitas, uji N-Gain, dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode TGT berjalan efektif dan menghasilkan peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa yang tinggi, dengan nilai N-Gain sebesar 84,25% serta perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode Team Game Tournament berimplikasi positif terhadap pengembangan kemampuan berpikir kritis siswa dan dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran inovatif dalam pembelajaran Al-Qur’an Hadis.
Peran Bimbingan Konseling Islam dalam Menciptakan Karakter Religius Peserta Didik (Penelitian di kelas IX SMP Assa’adah Limbangan Garut) Nifail M. Abda Khairani; Masripah; Nenden Munawaroh
RUMI: Rumah Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2026): RUMI (Rumah Ilmiah Jurnal Multidisiplin) (Juni)
Publisher : RUMI: Rumah Jurnal Ilmiah Multidisiplin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is motivated by the challenges of shaping students' religious character in the modern era. Islamic Guidance and Counseling (BKI) plays a strategic role in instilling Islamic values in students. This study aims to determine the role, strategies or approaches used, the resulting forms of religious character, and the challenges and obstacles in the implementation of Islamic Guidance and Counseling at SMP Assa’adah Limbangan, Garut. The method used in this research is descriptive qualitative. The research subjects were 9th-grade students, the Guidance and Counseling teacher, the principal, and several other teachers at SMP Assa’adah Limbangan. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The results indicate that the role of Islamic Guidance and Counseling at SMP Assa’adah is effectively carried out through preventive, curative (corrective), and developmental functions. The strategies employed include the method of habituation (such as congregational prayer and tadarus), role modeling (uswah hasanah), discussion, and storytelling (qishah). The implementation of BKI has successfully fostered religious character in students, reflected in their obedience in worship, discipline, responsibility, helpfulness, and environmental awareness. The main supporting factors are the religious environment of the Islamic boarding school (pesantren) and the synergy between the school and the pesantren. Meanwhile, the obstacles include limited guidance and counseling facilities, restricted service time allocation, and the qualifications of the counseling teacher not being fully aligned with the field of study.