p-Index From 2021 - 2026
11.453
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia Jurnal Komunikasi Pembangunan Jurnal Penyuluhan Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan MANAJEMEN IKM: Jurnal Manajemen Pengembangan Industri Kecil Menengah Forum Pasca Sarjana INFORMASI MAKNA: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya International Journal of Science and Engineering (IJSE) Interaksi : Jurnal Ilmu Komunikasi Sosiohumaniora SOROT: Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian Jurnal Pekommas Jurnal Cita Hukum Suluh Pembangunan: Journal of Extension and Development Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Sosio Konsepsia Jurnal The Messenger Jurnal PIKOM (Penelitian Komunikasi dan Pembangunan) Journal of Management and Business Review ETTISAL Journal of Communication Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Jurnal ASPIKOM Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI PRoMEDIA Journal of Humanities and Social Studies Media Bahasa, Sastra, dan Budaya Wahana Jurnal Profetik Jurnal Riset Komunikasi Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian Jurnal JTIK (Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi) Journal of Integrated Agribusiness Ekspresi dan Persepsi : Jurnal Ilmu Komunikasi Publipreneur Polimedia: Jurnal Ilmiah Jurusan Penerbitan Politeknik Negeri Media Kreatif Nivedana : Jurnal Komunikasi dan Bahasa MEDIASI Jurnal Kajian dan Terapan Media, Bahasa, Komunikasi Buana Komunikasi (Jurnal Penelitian dan Studi Ilmu Komunikasi) Jurnal Komunikasi Islam (J-KIs) JURNAL STUDIA KOMUNIKA Jurnal Penyuluhan Pertanian CITIZEN: Jurnal Ilmiah Mulitidisiplin Indonesia eScience Humanity Journal KOMUNIKATA57 Journal Media Public Relations International Journal of Education and Social Science (IJESS) Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat Business and Entrepreneurial Review Jurnal Riset Rumpun Seni, Desain dan Media (JURRSENDEM) Golden Ratio of Data in Summary Jurnal Ilmu Gizi dan Dietetik Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Journal of Artificial Intelligence and Digital Business All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Jurnal Sarjana Ilmu Komunikasi (J-SIKOM) Indonesian Research Journal on Education Jurnal Kajian dan Penelitian Umum MIMBAR : Jurnal Sosial dan Pembangunan IIJSE Jurnal Keamanan Nasional Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika Jurnal Bisnis Kreatif dan Inovatif STREAMING Business Journal Communicative : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Jurnal Cendekia Ilmiah Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi
Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Komunikasi Organisasi Melalui WhatsApp pada Mahasiswa Sekolah Vokasi IPB Angkatan 61 Athaya Shahlazeeba Putri Andrian; Amiruddin Saleh; Harvia Atika Zahira
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 6 No. 3 (2026): EduTIK : Juni 2026
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67142/edutik.v6i3.398

Abstract

ABSTRAK  Jurnal ini mengkaji penggunaan WhatsApp dalam komunikasi organisasi mahasiswa Sekolah Vokasi IPB Angkatan 61, kendala yang dihadapi, serta strategi peningkatan kualitas komunikasinya. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi melalui wawancara kepada tujuh mahasiswa dari berbagai program studi yang aktif berorganisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa WhatsApp menjadi media komunikasi utama karena praktis, fleksibel, mudah diakses, dan mendukung koordinasi secara cepat serta real-time. WhatsApp digunakan untuk penyampaian informasi rapat, pembagian tugas, koordinasi program kerja, dan diskusi organisasi. Namun, penggunaan WhatsApp juga menimbulkan kendala seperti overload informasi, miskomunikasi, rendahnya respons anggota, banyaknya grup komunikasi, serta kesulitan memahami pesan berbasis teks. Strategi yang dapat diterapkan meliputi penyampaian pesan yang jelas dan terstruktur, penerapan aturan komunikasi grup, peningkatan partisipasi anggota, menciptakan komunikasi yang lebih interaktif, serta pemanfaatan fitur WhatsApp secara optimal. ABSTRACT  This journal examines the use of WhatsApp in organizational communication among IPB Vocational School Batch 61 students, the challenges faced, and strategies to improve communication quality. The study used a qualitative method with a phenomenological approach through interviews with seven students from various study programs who are actively involved in organizations. The results show that WhatsApp has become the primary communication medium because it is practical, flexible, easily accessible, and supports fast and real-time coordination. WhatsApp is used for delivering meeting information, task distribution, work program coordination, and organizational discussions. However, the use of WhatsApp also creates challenges such as information overload, miscommunication, low member responses, excessive communication groups, and difficulties in understanding text-based messages. Strategies that can be implemented include delivering clear and structured messages, applying group communication rules, increasing member participation, creating more interactive communication, and optimizing WhatsApp features.
Analisis Pemanfaatan Konten TikTok Tribun Bogor dalam Pemenuhan Kebutuhan Informasi Berita Mahasiswa Sekolah Vokasi IPB Angkatan 61 Audrey Bunga Zahira; Amiruddin Saleh; Harvia Atika Zahira
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 6 No. 3 (2026): EduTIK : Juni 2026
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67142/edutik.v6i3.422

Abstract

ABSTRAK                Perkembangan media sosial di era digital telah mendorong perubahan pola konsumsi informasi masyarakat, khususnya di kalangan Generasi Z. TikTok tidak hanya digunakan sebagai media hiburan, tetapi juga dimanfaatkan sebagai sumber informasi berita oleh mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan konten TikTok Tribun Bogor dalam memenuhi kebutuhan informasi berita pada mahasiswa Sekolah Vokasi IPB angkatan 61. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian merupakan mahasiswa aktif yang pernah mengakses konten TikTok Tribun Bogor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TikTok memiliki peran cukup signifikan dalam memenuhi kebutuhan informasi mahasiswa karena dianggap praktis, cepat, dan mudah diakses. Penyajian konten yang singkat dengan dukungan elemen visual dan audio membuat informasi lebih mudah dipahami. Namun, keterbatasan durasi konten menyebabkan informasi yang disampaikan belum sepenuhnya mendalam sehingga mahasiswa masih memerlukan media lain sebagai sumber informasi tambahan. Penelitian ini menunjukkan bahwa TikTok berfungsi sebagai media informasi awal yang efektif dalam menjangkau audiens muda di era komunikasi digital. ABSTRACT              The development of social media in the digital era has changed the pattern of information consumption, especially among Generation Z. TikTok is no longer used solely as an entertainment platform but has also become a source of news information for students. This study aims to analyze the utilization of Tribun Bogor TikTok content in fulfilling the news information needs of students at the IPB Vocational School batch 61. The study employed a descriptive qualitative approach with data collection techniques consisting of in-depth interviews, observation, and documentation. The informants were active students who had accessed Tribun Bogor TikTok content. The findings show that TikTok plays a significant role in fulfilling students’ information needs because it is considered practical, fast, and easily accessible. The presentation of short news content supported by visual and audio elements makes information easier to understand. However, the limited duration of TikTok content causes the information delivered to be less comprehensive, encouraging students to seek additional information from other media sources. This study indicates that TikTok functions effectively as an initial information medium in reaching young audiences in the digital communication era.
Analisis Fitur DM Notes sebagai Media Komunikasi Interpersonal pada Mahasiswa Komunikasi Digital Media Sekolah Vokasi IPB Alya Nurul Izzati Izzati; Amiruddin Saleh; Harvia Atika Zahira
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 6 No. 3 (2026): EduTIK : Juni 2026
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67142/edutik.v6i3.424

Abstract

ABSTRAK  Penelitian ini membahas penggunaan fitur DM Notes Instagram sebagai media komunikasi interpersonal pada mahasiswa Komunikasi Digital dan Media Sekolah Vokasi IPB. Perkembangan media sosial yang semakin pesat mendorong munculnya berbagai fitur komunikasi digital, salah satunya DM Notes Instagram yang memungkinkan pengguna membagikan pesan singkat secara semi privat kepada mutual followers maupun close friends. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan DM Notes, mengetahui alasan mahasiswa memilih fitur tersebut, serta mengidentifikasi unsur komunikasi interpersonal yang muncul dalam penggunaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam kepada tujuh informan mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DM Notes digunakan sebagai media untuk mengekspresikan perasaan, suasana hati, lirik lagu, pesan tersirat, hingga aktivitas sehari-hari. Fitur ini dianggap lebih santai, sederhana, dan personal dibandingkan Instagram Story maupun chat langsung. Selain itu, DM Notes juga mampu menciptakan komunikasi dua arah melalui respons dan percakapan lanjutan di Direct Message. Penelitian ini menemukan adanya unsur komunikasi interpersonal berupa keterbukaan, empati, umpan balik, dan kedekatan hubungan sosial antar pengguna. Namun demikian, terdapat keterbatasan berupa jumlah karakter yang terbatas dan potensi kesalahpahaman akibat pesan yang multitafsir. Secara keseluruhan, DM Notes tidak hanya menjadi fitur tambahan di Instagram, tetapi juga berfungsi sebagai media komunikasi interpersonal digital di kalangan mahasiswa. ABSTRACT  This study discusses the use of Instagram DM Notes as a medium of interpersonal communication among students of Digital Communication and Media, Vocational School IPB. The rapid development of social media has encouraged the emergence of various digital communication features, one of which is Instagram DM Notes, a short-text feature that allows users to share messages semi-privately with mutual followers or close friends This research aims to describe the use of DM Notes, identify the reasons students choose the feature, and analyze the interpersonal communication elements that emerge through its use. The study uses a qualitative descriptive approach with data collection techniques through in-depth interviews with seven student informants. The results show that DM Notes are commonly used to express feelings, moods, song lyrics, indirect messages, and daily activities. The feature is considered more personal, simple, and relaxed compared to Instagram Stories or direct chats. In addition, DM Notes can encourage two-way interaction and trigger further conversations through Direct Messages. The findings also reveal interpersonal communication elements such as openness, empathy, feedback, and social closeness among users. However, limitations such as restricted character count and the potential for misunderstandings were also identified. Overall, DM Notes function not only as an additional Instagram feature but also as a digital interpersonal communication medium among students.
Persepsi Mahasiswa Sekolah Vokasi IPB Angkatan 61 terhadap Pemanfaatan Media Sosial Digital sebagai Sarana Komunikasi Ekspresif Yusnia Charolin Zebua; Amiruddin Saleh; Harvia Atika Zahira
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 6 No. 3 (2026): EduTIK : Juni 2026
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67142/edutik.v6i3.425

Abstract

ABSTRAK              Kehadiran media sosial telah membuka kesempatan yang lebih luas bagi mahasiswa untuk menyampaikan perasaan, pemikiran, dan pengalaman pribadi melalui berbagai bentuk komunikasi yang bersifat ekspresif. Mahasiswa sebagai pengguna aktif media sosial memanfaatkan berbagai platform untuk menyampaikan perasaan, pengalaman, dan pemikiran pribadi. Penelitian ini bertujuan mengetahui persepsi mahasiswa Sekolah Vokasi IPB Angkatan 61 terhadap komunikasi ekspresif di media sosial sebagai sarana ekspresi diri. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, dokumentasi, dan studi pustaka. Informan penelitian berjumlah enam mahasiswa dari berbagai program studi di Sekolah Vokasi IPB University. Berdasarkan temuan penelitian, mahasiswa menilai media sosial sebagai media yang lebih nyaman digunakan untuk mengungkapkan diri dibandingkan berkomunikasi secara tatap muka. Bentuk komunikasi ekspresif yang paling sering digunakan meliputi Instagram Story, video TikTok, repost konten, caption, dan tulisan di platform X/Twitter. Respons audiens seperti like, komentar, dan views turut memengaruhi kondisi emosional serta cara mahasiswa membangun konten di media sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media sosial tidak hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi, tetapi juga menjadi ruang pembentukan identitas sosial dan ekspresi diri mahasiswa di era digital. ABSTRACT               The development of social media in the digital era has created new spaces for students to express themselves through expressive communication. As active social media users, students utilize various platforms to convey feelings, experiences, and personal thoughts. This study aims to determine the perceptions of Vocational School IPB University students batch 61 toward expressive communication on social media as a means of self-expression. This study used a qualitative descriptive approach with data collection techniques including in-depth interviews, documentation, and literature study. The informants consisted of six students from different study programs at IPB Vocational School. The results showed that social media is perceived as a space that facilitates self-expression compared to direct communication. The most frequently used forms of expressive communication include Instagram Stories, TikTok videos, reposted content, captions, and writings on X/Twitter. Audience responses such as likes, comments, and views also influence students’ emotional conditions and the way they create content on social media. This study concludes that social media functions not only as a communication medium, but also as a space for self-expression and social identity formation among students in the digital era.
Analisis Strategi Komunikasi Pemasaran Digital Amura Beauty Care melalui Konten Storytelling Berdasarkan Teori AIDDA Vania Juliana; Amiruddin Saleh
Jurnal JTIK (Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi) Vol 10 No 4 (2026): OCTOBER 2026
Publisher : Lembaga Komunitas Informasi Teknologi Aceh (KITA), Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jtik.v10i4.7185

Abstract

The development of social media in digital marketing communication has encouraged skincare brands to utilize storytelling content as a persuasive communication strategy. However, studies on the application of the AIDDA theory in storytelling content on the TikTok platform are still limited. This study aims to analyze the digital marketing communication strategy through storytelling content on the TikTok account @amurabeautycare based on the AIDDA theory (Attention, Interest, Desire, Decision, Action). This research used a descriptive qualitative method with purposive sampling techniques and data collection through observation, interviews, and documentation of 4 storytelling contents during the January–April 2026 period. The results show that storytelling content consistently applies the AIDDA stages and forms a communication strategy based on audience experience with a problem–solution–result pattern. This strategy is strengthened through a soft selling approach and emotional triggers. In conclusion, storytelling content is effective in building emotional closeness, trust, and encouraging audience action
Petani Muda sebagai Investasi Strategis dalam Digitalisasi Pertanian Berkelanjutan Dedeh Kurniasih; Amiruddin Saleh; Anna Fatchiya; Dyah Retna Puspita
Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol. 21. No. 1 (2026)
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51852/3edzws56

Abstract

The transformation of agriculture’s image and production systems through innovation and adequate incentives is essential to attract young generations as the driving force of future agriculture. Young farmers play a pivotal role as agents of sustainable digital transformation by implementing technology, inclusive, and adaptive climate in farming systems that are vertically and horizontally integrated within agricultural value chains. This article presents a literature review that analyses young farmers as a strategic investment in the sustainable digitalization of agriculture. Young farmers, generally aged 19-39 years, have the potential to become agents of agricultural transformation through the adoption of technology, innovation, and sustainable practices, despite facing various socio-cultural identity challenges. Support from both formal and non-formal education strengthens their digital and technical competencies, contributing to increased productivity and competitiveness in farming enterprises. Moreover, digital transformation in agriculture extends beyond technology adoption; it involves building a collaborative, based knowledge of agricultural ecosystem supported by cross-sectoral partnerships to overcome infrastructure gaps and digital literacy constraints. Strengthening farmers digital competence is therefore a main strategic for navigating agricultural digital transformation. Among young farmers, such competence enhances technology adoption, promotes agribusiness performance, and reinforces inclusive and sustainable farming capacity. Therefore, strengthening the capacity of young farmers should become a priority in strategies aimed at accelerating agricultural digitalization in Indonesia.
DIGITAL COMMUNICATION IN DELIVERING HEALTH INFORMATION AT POSDAYA MENTENG BERKARYA, BOGOR BARAT DISTRICT, BOGOR CITY Mohammad Ismed; Amiruddin Saleh; Prameswari Handayani; Gita Juniarti; Jeon Woo-yeon
Jurnal Ilmiah Publipreneur Vol. 14 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Publipreneur
Publisher : Politeknik Negeri Media Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46961/jip.v14i1.2078

Abstract

The advancement of digital technology has significantly altered how public health information is shared, particularly within family-oriented community organizations like Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya). This research seeks to evaluate the role of digital communication in conveying health information at Posdaya Menteng Berkarya, located in the Bogor Barat District of Bogor City. It aims to identify the types of digital media employed and explore both the facilitators and barriers encountered in this process. A qualitative approach was adopted for this study, utilizing methods such as observations, detailed interviews, and documentation analysis. The participants included administrators from Posdaya and health cadres engaged in community health communication efforts. Data analysis followed the interactive model proposed by Miles and Huberman, which involved data reduction, presentation, and drawing conclusions. The results indicate that face-to-face interpersonal communication remains predominant in health communication activities at Posdaya. In contrast, digital media are mainly used for administrative tasks and reporting functions. Health cadres are crucial as communicators within the community, acting as liaisons between health services and residents. Moreover, the research uncovered a trend of collective adaptation to digital tools among these cadres. This study concludes that successful community health communication hinges on a synergy between digital engagement and personal interaction, bolstered by enhanced digital literacy within the community
Health Communication in Families Affected by Stunting in Indonesia: A Systematic Literature Review Babys, Salomon Andreas Mesak; Babys , Salomon Andreas Mesak; Saleh, Amiruddin; Seminar, Annisa Utami; Khomsan, Ali
Jurnal Ilmu Gizi dan Dietetik Vol 5 No 2 (2026)
Publisher : Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB dan PERGIZI PANGAN Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25182/jigd.2026.5.2.554-568

Abstract

Stunting is a health issue that threatens the existence and quality of global human resources. The prevalence of stunting in Indonesia remains high. Communication is a medium for addressing the problem of stunting. This study aims to explore and analyze the forms, strategies, content, and effectiveness of health communication factors for families affected by stunting in Indonesia, as well as the influence and role of family characteristics in the stunting management process. The study used a systematic literature review method. A total of 22 articles were analyzed using the PRISMA protocol. The results show that health communication practices regarding stunting in families are dominated by structured interpersonal communication and group communication approaches that are linear, top-down, and instructive. The effectiveness of this approach is limited to increasing knowledge, while its impact on changing attitudes and behavior is still low. The success of communication is determined by family characteristics, parenting structures, and economic constraints. It is recommended that communication through cultural figures and a dialogical approach are more effective alternatives. Therefore, health communication in addressing stunting requires a differential and contextual   strategy that considers the family profile as an active moderator. The implications of this research are the need to design stunting management programs with clear communication protocols, dialogically oriented   communicator training, and collaborative message design that is responsive to family realities.
ANALISIS KONTEN PROMOSI INSTAGRAM @BRIEFF_ID DALAM MEMBENTUK MINAT PARTISIPASI PENGIKUT AKUN PADA BOGOR INDEPENDENT FILM FESTIVAL Syifa Naila Salma Lubis; Amiruddin Saleh; Harvia Atika Zahira
Journal Media Public Relations Vol. 6 No. 1 (2026): Journal Media Public Relations (JMP)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jqyvks86

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi persepsi pengikut akun @brieff_id terhadap konten promosi Instagram dan menganalisis bagaimana konten promosi tersebut membentuk minat partisipasi pengikut akun dalam Bogor Independent Film Festival (BRIEFF). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melibatkan tiga narasumber yang dipilih secara purposive, yaitu penyelenggara BRIEFF dan dua pengikut akun dengan tingkat minat berbeda. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi konten Instagram. Temuan menunjukkan bahwa konten promosi BRIEFF yang terdiri dari poster digital, video reels, dan dokumentasi kegiatan cukup efektif membangun awareness dan ketertarikan awal, namun masih membutuhkan peningkatan variasi, interaktivitas, dan storytelling kreatif untuk mendorong partisipasi lebih signifikan. Minat partisipasi terbentuk secara bertahap melalui ketertarikan awal, keinginan mencari informasi lebih lanjut, dan kecenderungan untuk terlibat langsung. Hasil penelitian sejalan dengan Elaboration Likelihood Model (ELM), di mana pengikut aktif memproses pesan melalui rute sentral membentuk minat yang lebih kuat, sementara pengikut pasif membutuhkan stimulasi periferal yang lebih engaging.  
Pengaruh Visual Iklan Freshcare di KRL terhadap Tingkat Perhatian dan Recall Mahasiswa Komunikasi Digital dan Media Raka Zulfikarana; Amiruddin Saleh; Harvia Atika Zahira
Journal Media Public Relations Vol. 6 No. 1 (2026): Journal Media Public Relations (JMP)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/44hrk688

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh visual iklan Freshcare yang ditampilkan pada Kereta Rel Listrik (KRL) terhadap tingkat attention dan recall mahasiswa Program Studi Komunikasi Digital dan Media Sekolah Vokasi IPB University. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui metode survei terhadap 100 responden yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Variabel penelitian terdiri atas visual iklan sebagai variabel independen, attention sebagai variabel dependen pertama, dan recall sebagai variabel dependen kedua. Data dianalisis menggunakan korelasi Pearson dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa visual iklan Freshcare berpengaruh positif dan signifikan terhadap attention (r = 0,745; R² = 0,556; p < 0,05) serta recall (r = 0,790; R² = 0,623; p < 0,05). Selain itu, attention memiliki hubungan yang sangat kuat dengan recall (r = 0,827; p < 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa visual iklan yang ditampilkan secara konsisten di lingkungan KRL mampu meningkatkan perhatian sekaligus memperkuat daya ingat audiens terhadap pesan yang disampaikan.
Co-Authors - Hamdi - Riana . Dahri Abbas, Akmadi Abdul Fat-Han Ismail Abung Supama Wijaya Adeni, Susri Adi Firmansyah Adisty Hasna Mufidah Afrina Sari Agung Wijayanto Agus Fanar Syukri Agus Sandra Agus Triyanto Aida V.S. Hubeis Aida Vitayala Hubeis Aida Vitayala Hubeis Aida Vitayala S Hubeis Aida Vitayala S Hubeis Aida Vitayala S Hubeis Aida Vitayala S Hubeis Aida Vitayala S Hubeis Aida Vitayala S. Hubeis Aida Vitayala S. Hubeis Aida VS Hubeis Aisyah, Adinda Putri Al Aziz, Idrus Al Furqon, Mohammad Fuad Alexander Nababan Alfathan, Ibnu Harits Ali Khomsan Alifiana Khairunnisa Alya Nurul Izzati Izzati Alyssa Nahla Amir Ambar Sulistia Ningrum Aminah Swarnawati Amri Jahi Amri Jahi An'umillah, Taro Ana Kuswanti Andi Ahmadi Andi Faisal Bakti & Venny Eka Meidasari Andriani, Deswita Zahra Angelina Dian Putri Sianipar Anggi Widia Anggia Widia Khairunnisa Anggraeni, Diana Anis Fahri Anna Fatchiya Anna Fatchiya Anna Gustina Zainal Annisa Utami Seminar Anuar Rasyid Anwas, E Oos M Arif Satria Arifin Derajat Suryana Athaya Shahlazeeba Putri Andrian Audrey Bunga Zahira Aulia, Raden Roro Fatimah Azzahra Azahra, Maharani Azza, Aulia Azzahra, Maharani Azzahra, Putri Balqis Azzahra, Rachel Triana Azzahra, Salsabila Fitri Baban Sarbana Baban Sarbana Babys , Salomon Andreas Mesak Bambang Widuri Basita Ginting Basita Ginting Basita Ginting Sugihen Basita Ginting Sugihen Basita Ginting Sugihen Basita Sugihen Brenda Syahirah Budi Saharjo Budi Suharjo C Maydiana Cahya Maydiana Chiandita, Ratu Damayanti . Danny Kunto Wibisono Darwin Kadarisman David Rizar Nugroho Dedeh Kurniasih Devi Nur Faddhila Silitonga Devi Nurul Faddhila Silitonga Dewanto, Berlian Rahmah Diah Febrina Dian Purnama Soleha Dian Setyawati Difa Maulina Syahidah Djoko Susanto Djuara P Lubis Dody Ginanjar Dorlan Sipahutar Dwi Retno Hapsari, Dwi Retno Dwi Sadono Dyah Retna Puspita E. Namaken Sembiring Ema Ema Enden Darjatul Ulya Endriatmo Soetarto Eni Kardi Wiyati Ernita Arif Ezi Hendri Fadil Arfianto Fahira Fahmi Faizal Maad Fajar Muttaqin Fakhry Khotibul Umam Farina Ekarini Fatimah Azzahra Citra Adila Fauziah, Raden Gladis Muthia Fazrina Andriani Sakinah Lubis Furqon Syarief Hidayatulloh Geraldo Armayudha Gian Hendra Ginung Pratidina Gita Juniarti Gracia Zephaniah Gusmia Arianti Guspian, Ipan Hafied Cangara Harahap, Hamida Syari Haripin, Rici Harpin, Rici Harpin, Rici Tri Harsono Suwardi Hartrisari Hardjomidjojo Harvia Atika Zahira Harvia Atika Zahira Harvia Atika Zahira Harvia Atika Zahirah Hasan Subkhie Heni Nuraeni Zaenudin Heni Nuraeni Zaenudin Heri Budianto Herien Puspitawati Herlita, Aulia Herwindo Dharmawan Hoesni, Teuku Mufadzal I Gusti Putu Purnaba I. Gede Putu Purnaba Ibnu Harits Alfathan ibrahim, Mochammad Rafi Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ika Yuliasari Imam Akbari Indah Ratna Dewi Ivanovich Agusta Iwan Armawan Jeon Woo-yeon Katarina Diana Nada Purba Kayla Qathrunnada Khairunnisa Khairunisa, Anggi Khairunnisa Khairunnisa Khairunnisa Khairunnisa Khalila Zahra Maharani Khalila Zahra Maharani Khoerunnisa, Assyifa Uzzahro Kiagus Abdul Rofi Krishnarini Matindas Krishnarini Matindas Kudang Boro Seminar Larasati, Razita Layung Paramesti Martha Lazuardi, Romeo Ahmad Leonardi, Aska Lia Sutiani Lukman Setiawan Luthfi Shabrina, Nabila Luthfie, Muhammad M. Hajat Syafi'i Ma'mun Sarma Maha, Khalila Zahra Maharani Azzahra Maharani Azzahra Maharani, Khalila Maharani, Khalila Zahra Maharani, Khalilla Manisya, Nabhila Manisya, Nabila Marwan Albab Maya Safrina Suraningsih Meilvis E. Tahitu Meranti Hasbiran Mimi Fitriana Mintarti Mohammad Ismed Mufidah, Hasna Muhamad Hidayat Muhamad Hidayat Muhammad Fatir Al-Jawwad Siregar Muhammad Firdaus Muhammad Firdaus Muhammad Ghaza Abyan Muhammad Izzul Fikri Noor Muhammad Romadhon Muhammad Sabilal Muhajirin Muhammad Syamsun Muhammad Zahran Ridwan Fauzi Munawar Khalil Muqsith, Munadhil Abdul Mursyid Ma’sum Mursyid Ma’sum Musa Darmawan Musa Darmawan, Musa Musa Hubeis Muslim Muslim Nabhila Manisya Nabhila Manisya Nabila Manisya Nadia Nur Rahmadani Narso Narso Narso Narso nfn Sumardjo Nilamsari, Natalina Ninuk Purnaningsih Novi Karyanti Nur Hanifah Nurhayati Nurhayati Nurmala Katrina Pandjaitan Nurul Mukhlishah Oos M Anwas Palupi, Nurheni Sri Pang S Asngari Pang S Asngari Pang S. Asngari Pang S. Asngari Parlaungan A. Rangkuti Parlaungan Adil Rangkuti Prabowo Tjitropranoto Praditya, Fadlan Prameswari Handayani Pramudita, Yoga Maulana Pudji Muljono Pudji Muljono R.Ng Handhoyo Rahmawati Zulfiningrum Raka Zulfikarana Ramdhani, Novia Istiqomah Ramli Toha Ratri Virianita Ratu Chiandita Restiawan Permana Retno Sri Hartati Mulyandari Richard W.E. Lumintang Rici Harpin Pranata Rici Tri Harpin Rici Tri Harpin Pranata Rifalsyah, Fahriza Rilus Kinseng Risyart.A Far Far Rita Nur Suhaeti RITA NUR SUHAETI Rita Nur Suhaeti Robby Firliandoko Robinson Putra Rofi, Kiagus Abdul Romadhon, Muhammad S Hubeis, Aida Viyala Saepul Asikin Safira Hasna Salomon Anderias Mesak Babys Salsabila, Davina Elmaliya Sang Ayu Made Sri Tandewi Santoso, Hudi Sapar . Sapar Sapar Sapar Sapar Sapta Raharja Sarwiti S Agung Sembiring, Winna Amelia Br Seminar, Annisa Utami Serly Silviyanti Shafinas, Citra Ayu Sigit Pamungkas Sik Sumaedi Silvi Siski Andini Sukowati Siti Sakinah, Siti Sjafri, Aida Vitayala Sri Wahyuni Sumantri, Zahra Annisa Sumardjo Suparman Suparman Suparman Suparman Suparman suparman suparman Suryahadi (Suryahadi) Suryana, Syifa Rachmania Susy Hartati Sutisna Riyanto Syamsul Maarif Syamsul Maarif Syifa Naila Salma Lubis Tania Nurrahmawati Tania Nurrahmawati Tengku Riza Zarzani N Testa Pradia Nirwana Tetiana Maksymchuk Titien Yusnita Tonni Kusuma Tri Harpin, Rici Ujang Sehabudin, Ujang Vania Juliana Wahyu Budi Priatna Warcito Wetik, Johand David Widia, Anggi Yannefri Bachtiar Yannefri Bakhtiar Yuniarti, Tatik Yusnia Charolin Zebua Zahra Maharani, Khalila Zarifa Olivia Zephaniah, Gracia