PT XYZ merupakan perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur komponen plastik untuk industri otomotif. Seiring meningkatnya permintaan, perusahaan mengalami permasalahan overstock pada warehouse finish good akibat tidak optimalnya layout dan tidak berfungsinya sistem First In First Out (FIFO). Permasalahan ini menyebabkan penurunan kapasitas penyimpanan, peningkatan biaya, dan waktu penanganan material yang tidak efisien. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan relayout gudang menggunakan metode Shared Storage yang didukung oleh sistem Warehouse Management System (WMS) guna meningkatkan efisiensi penyimpanan. Perbaikan yang dilakukan meliputi pengelompokan box berdasarkan ukuran standar, penerapan rak gravity flow rack, serta pemisahan jalur storing dan picking. Hasil evaluasi menunjukkan penurunan part overstock sebesar 12,62% dan pengurangan jarak tempuh material handling dari 600 meter menjadi 234 meter atau sebesar 61%. Penerapan metode ini mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan gudang, meminimalkan pemborosan, dan mendukung kelancaran distribusi produk ke pelanggan.