p-Index From 2021 - 2026
20.729
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Buletin Al-Turas Al-Lisan Prosodi: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra ARABIYAT Shaut Al-'Arabiyah Jurnal Adabiyah ANIDA : Aktualisasi Nuansa Ilmu Dakwah Equilibrium: Jurnal Pendidikan Taqdir Kanz Philosophia: A Journal for Islamic Philosophy and Mysticism Ihya al-Arabiyah: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies Syifa al-Qulub : Jurnal Studi Psikoterapi Sufistik Nady al-Adab Lingua Franca: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Arabi : Journal of Arabic Studies Language Literacy: Journal of Linguistics, Literature, and Language Teaching Arabiyatuna : Jurnal Bahasa Arab JURNAL YAQZHAN: Analisis Filsafat, Agama dan Kemanusiaan Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) PENTAS : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia ELS Journal On Interdisciplinary Studies in Humanities Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar JURNAL INSTEK (Informatika Sains dan Teknologi) Jurnal Pembahsi (Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia) Esteem Journal of English Study Programme Al Mi’yar: Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa Arab dan Kebahasaaraban Al-Tsaqafa: Jurnal Ilmiah Peradaban Islam Studi Arab Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Kalam: Jurnal Agama dan Sosial Humaniora Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA PHILOSOPHICA Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Pena Literasi SULUK: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya LINGUA : Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang INDONESIA: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Jubindo: Jurnal Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Al-Fathin: Jurnal Bahasa dan Sastra Arab Ta'lim al-'Arabiyyah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Kebahasaaraban 'A Jamiy: Jurnal Bahasa dan Sastra Arab Paradigm: Journal of Language and Literary Studies Jurnal Studi Agama Hijai - Journal on Arabic Language and Literature Alibbaa': Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Ksatra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Didaktika: Jurnal Kependidikan Kalamuna Lingua Susastra Journal of Arabic Literature (Jali) BASA Journal of Language & Literature Al Intisyar: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab JILSA (Jurnal Ilmu Linguistik dan Sastra Arab) Indo-MathEdu Intellectuals Journal Kutubkhanah Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan An-Nahdah Al-\'Arabiyah Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Kode : Jurnal Bahasa Al-Lisan: Jurnal Bahasa COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Jurnal Ilmu Komunikasi AKSARA: Jurnal Bahasa dan Sastra Fashohah : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa Arab Journal of Comprehensive Science Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Jurnal Lektur Keagamaan El-Hadhanah: Indonesian Journal Of Family Law And Islamic Law Gunung Djati Conference Series Eduvest - Journal of Universal Studies Innovative: Journal Of Social Science Research JBSI: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Afshaha: Jurnal Bahasa dan Sastra Arab Journal of Arabic Language and Literature Studies Tadris al-'Arabiyyah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Kebahasaaraban Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Naskhi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Bahasa Arab LISANIA: Journal of Arabic Education and Literature JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Dzil Majaz Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Al-Mabsut: Jurnal Studi Islam dan Sosial Jurnal Studi Islam dan Sosial Jurnal Ragam Pengabdian Lughawiyyat: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa Al-Irfan: Journal Of Arabic Literature and Islamic Studies Lughaat: Journal of Arabic Linguistics Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Rayah Al-Islam : Jurnal Ilmu Islam Manthiq : Jurnal Filsafat Agama dan Pemikiran Islam Al-Musannif Indonesian Journal of Arabic Studies CMES (Center of Middle Eastern Studies)
Claim Missing Document
Check
Articles

HUMAN FACTS IN THE FILM “WADJDA” BY HAIFAA AL-MANSOUR: A GENETIC STRUCTURALISM ANALYSIS Nisrina Zahrani Salsabila; Rohanda Rohanda; Gia Ramadhan
Journal of Arabic Literature (JaLi) Vol 6, No 2 (2025): Journal of Arabic Literature (Jali)
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jali.v6i2.35499

Abstract

Film is a form of visual art that serves not only as a medium of entertainment but also as a reflection and critique of the social realities that underpin it. This study aims to analyse how the film Wadjda (2012) by Haifaa al-Mansour represents individual struggle and oppressive social structures through the lens of genetic structuralism developed by Lucien Goldmann. The primary objective of this research is to reveal the dialectical relationship between the film text and the patriarchal social structure of Saudi Arabian society by examining how collective consciousness is reflected in the narrative and characters of the film. The focus of the study lies in two main aspects: (1) the individual facts depicted in Wadjda and (2) the social facts that underlie the limitations of women's roles in society. Through narrative and social analysis of the film Wadjda, it is found that Wadjda's struggle to own a bicycle becomes a symbol of resistance against cultural and religious norms that restrict women's freedom. The film not only portrays the personal conflict of the character but also represents the tension between traditional values and aspirations for modernity. The findings of this study are expected to contribute to literary studies, particularly in understanding the dialectical relationship between text and social structure in visual literary works.
REPRESENTASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER PADA KARTUN FAWWAZ WA NURAH: SEMIOTIKA CHARLES PEIRCE Aqila Fikriya Hamidah; Rohanda Rohanda; Rifqi Muhammad Firdaus
Afshaha: Jurnal Bahasa dan Sastra Arab Vol 4, No 2 (2025): Afshaha:Jurnal Bahasa dan Sastra Arab
Publisher : Faculty of Humanities UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/afshaha.v4i2.34866

Abstract

This study aims to analyze the representation of character education values in the animated series Fawwaz wa Nurah using Charles Sanders Peirce’s semiotic approach. This fusha Arabic cartoon portrays the daily lives of two Muslim children and is rich in character education values such as honesty, responsibility, hard work, discipline, peace-loving attitudes, social awareness, tolerance, and creativity. The study employs a qualitative descriptive method, using viewing, observing, and note-taking techniques on selected episodes. The analysis is conducted by identifying visual and verbal signs, which are then interpreted through Peirce’s three semiotic elements: representamen, object, and interpretant. The findings reveal that Fawwaz wa Nurah consistently conveys character education messages through symbolic representations that are easily understood by children. These semiotic processes demonstrate how values are constructed and internalized in subtle yet effective ways. Thus, the cartoon not only entertains but also serves as an educational medium that fosters ethical awareness and positive character development in children from an early age.
Realitas Problematika Sosial Palestina dalam Film Farha (Kajian Strukturalisme Genetik) Diki Aminuloh; Akmaliyah Akmaliyah; Rohanda Rohanda
Nady Al-Adab : Jurnal Bahasa Arab Vol. 23 No. 1 (2026): Nady al-Adab
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jna.v23i1.49982

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi realitas problematika sosial Palestina dalam film Farha dengan menelusuri hubungan antara struktur karya dan struktur sosial-historis yang melatarbelakanginya melalui perspektif Strukturalisme Genetik. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis Strukturalisme Genetik Lucien Goldmann, yang menekankan hubungan dialektis antara struktur teks film dan struktur sosial. Data penelitian berupa dialog, adegan visual, dan narasi yang berkaitan dengan isu sosial dalam film dikumpulkan melalui teknik simak-catat dan dianalisis menggunakan model reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film Farha merepresentasikan realitas sosial Palestina pada masa Nakba 1948 melalui penggambaran penjajahan, kekerasan kolonial, krisis kemanusiaan, Pengusiran masalah, krisis identitas, Ketimpangan pendidikan dan hambatan sosial, Struktur patriarki, pernikahan dini, dan stereotif gender. Film ini menghadirkan pandangan dunia bangsa Palestina sebagai dasar pembentukan kesadaran kolektif yang lahir dari pengalaman penindasan dan perjuangan bertahan hidup. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Farha bukan hanya karya estetik, melainkan media artikulasi memori sejarah dan simbol perlawanan yang menegaskan bahwa sinema dapat berfungsi sebagai ruang dokumentasi kultural, kritik sosial, dan penyampai pesan kemanusiaan universal
Representasi Budaya Arab Dalam Lirik Lagu ‘Zahgana’ Karya Hala Al Turk: Analisis Semiotika Roland Barthes Muhimmatul Ulumia; Rohanda Rohanda
`A Jamiy : Jurnal Bahasa dan Sastra Arab Vol 14, No 1 (2025): Kajian Bahasa dan Sastra Arab
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/ajamiy.14.1.319-332.2025

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan representasi budaya Arab modern dalam lirik lagu ‘Zahgana’ karya Hala Al Turk dengan menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif, yang menganalisis makna lirik berdasarkan tiga tahapan makna Barthes, yaitu denotatif, konotatif, dan mitos. Data utama berupa teks lirik lagu yang dikaji secara mendalam untuk mengidentifikasi simbol-simbol budaya, nilai sosial, dan ideologi yang tersembunyi dalam kata-kata yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lagu ‘Zahgana’ merepresentasikan berbagai bentuk kegelisahan dan keterbatasan yang dialami oleh generasi muda Arab, terutama perempuan, dalam ruang domestik yang konservatif. Melalui pengulangan kata-kata seperti ‘طفشانة’ (bosan) dan ‘زهقانة’ (jenuh), lagu ini menyuarakan kejenuhan emosional dan keresahan terhadap peran gender yang kaku, pola asuh otoriter, serta minimnya ruang untuk berekspresi. Selain itu, ditemukan pula simbol-simbol perlawanan terhadap nilai tradisional. Lagu ini secara simbolik membongkar mitos bahwa rumah adalah tempat paling ideal bagi anak perempuan, dan justru menunjukkan bahwa rumah bisa menjadi sumber keterkungkungan. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa lirik ‘Zahgana’ merupakan bentuk kritik sosial dan ekspresi budaya populer yang mencerminkan dinamika perubahan nilai di masyarakat Arab kontemporer, terutama terkait dengan kebebasan, kesetaraan, dan identitas generasi muda
Nuansa Filosofis dalam Tafsir Al-Qur’an Tb Muhammad Zuhal Wardhana; R. Edi Komarudin; Abdul Kodir; Rohanda Rohanda
Kalam: Jurnal Agama dan Sosial Humaniora Vol. 13 No. 1 (2025): Agama dan Sosial Humaniora
Publisher : Lembaga Studi Agama dan Masyarakat Aceh (LSAMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47574/kalam.v13i1.305

Abstract

Penelitian ini membahas tentang penafsiran al-Qur’an dalam nuansa filosofis. Penelitian ini bermaksud untuk menjawab masalah bagaimana peranan filsafat dalam penafsiran al-Qur’an dan apa saja yang mesti diperhatikan dalam penafsiran melalui pendekatan filsafat. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kontribusi filsafat dalam memberikan perspektif kritis dan metodologis pada ilmu tafsir, serta untuk mengidentifikasi batasan dan syarat yang harus dipenuhi dalam penggunaan pendekatan filsafat agar tetap sesuai dengan prinsip-prinsip otentik penafsiran al-Qur’an. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka (library research) dengan pendekatan filsafat ilmu yang menyoroti hubungan antara filsafat dan penafsiran teks agama. Sumber data yang digunakan meliputi literatur klasik dan modern yang relevan dengan tema filsafat dan tafsir al-Qur’an. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menelaah dan menganalisis dokumen, kitab tafsir, dan karya-karya filsafat yang berkontribusi pada pemahaman teks al-Qur’an. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik content analysis, yang menekankan pada penafsiran mendalam terhadap konsep-konsep filsafat dalam tafsir, serta bagaimana konsep tersebut dapat diaplikasikan tanpa mengaburkan makna asli teks al-Qur’an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa filsafat memberikan perspektif kritis, metodologis, dan sistematis dalam penafsiran al-Qur’an, terutama dalam memahami konteks historis dan rasionalitas ayat-ayat tertentu. Namun, penerapan filsafat dalam tafsir memerlukan penguasaan yang mendalam terhadap ilmu tafsir, kaidah bahasa Arab, dan prinsip-prinsip syariat agar tidak menyimpang dari makna otentik. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya integrasi antara filsafat dan ilmu tafsir dalam pengembangan metode penafsiran yang lebih kaya, khususnya dalam menghadapi tantangan pemahaman al-Qur’an dalam konteks keilmuan modern. This study examines the interpretation of the Qur'an within a philosophical framework. The research aims to address the role of philosophy in interpreting the Qur'an and the key considerations in employing a philosophical approach to Qur'anic exegesis. The objective of this research is to explore the contribution of philosophy in providing a critical and methodological perspective on Qur'anic interpretation and to identify the limitations and requirements for utilizing a philosophical approach to ensure adherence to the authentic meaning of the Qur'anic text. The method applied in this context research is library research, employing a philosophy of science approach that highlights the relationship between philosophy and the interpretation of religious texts. The data sources include classical and modern literature relevant to the themes of philosophy and Qur'anic exegesis. Data collection techniques involve reviewing and analyzing documents, tafsir works, and philosophical texts contributing to the understanding of the Qur'an. The collected data were analyzed using content analysis techniques, focusing on an in-depth interpretation of philosophical concepts in Qur'anic exegesis and how these concepts can be applied without distorting the original meaning of the Qur'anic text. The study's findings indicate that philosophy provides a critical, methodological, and systematic perspective in interpreting the Qur'an, particularly in understanding the historical context and rationality of certain verses. However, applying philosophy in exegesis requires a deep mastery of tafsir sciences, Arabic linguistic rules, and shari'ah principles to avoid deviations from the authentic meaning. The implications of this research highlight the importance of integrating philosophy and tafsir sciences in developing richer interpretative methods, especially in addressing the challenges of understanding the Qur'an in the context of modern science.    
Klausa Verbal dalam Cerpen Imraatun Ghalabat al-Syaithan Karya Taufiq al-Hakim (Arabic Syntax Study): Klausa Verbal dalam Cerpen Imraatun Ghalabat al-Syaithan Karya Taufiq al-Hakim (Arabic Syntax Study) Audryane Anindita Fadilla; Rohanda Rohanda; Resa Restu Pauji
Al-Lisan: Jurnal Bahasa Vol 11 No 1 (2026): Al-Lisan: Jurnal Bahasa (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/al.v11i1.7136

Abstract

Background: Human communication, whether spoken or written, is fundamentally structured around clauses, with verbal clauses holding particular significance. This is equally true in literary works, where the complexities of verbal clauses given their varied types and functions are prominently displayed. Consequently, investigating these clauses is essential for a deeper comprehension of syntactic structures. Aims: This study aims to identify the types of verbal clauses based on their internal structure and their position within sentences, and to determine their functions in the source text. Methods: Employing a qualitative content analysis method, this research focuses on verbal clauses as the unit of analysis. The data source is the short story "Imraatun Ghalabat Al-Syaithan," from Taufiq Al-Hakim's anthology Arinillah. Data were collected through scrutinizing and note-taking techniques, and subsequently analyzed using translational and permutational methods. Results: The analysis revealed two primary categorizations. Based on internal structure, both complete and incomplete clauses were identified. Based on syntactic position, verbal clauses were found that either hold a grammatical position (al-jumlatu-lati laha mahallun minal-'irab) or are syntactically independent (al-jumlatu-lati la mahalla laha minal-'irab). Functionally, the verbal clauses served to express renewal and occurrence (li tajaddud wa huduts), continuous renewal (li tajaddud istimrariyah), and permanence/stability (li tsubut). Implications: This study underscores the critical role of syntactic units in shaping meaning and ensuring effective message delivery. A nuanced understanding of clauses and syntax is fundamental for achieving grammatically accurate and precise interpretation of sentences, both in literary analysis and broader linguistic study.
Ilmu Bekam Perspektif Filsafat Ilmu: Kajian Ontologi, Epistemologi, dan Aksiologi Yasril Ahmad Syairazi; Rohanda Rohanda; Abdul Kodir
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 1: Februari (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i1.2179

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendalami ilmu bekam dengan perspektif filsafat ilmu, khususnya melalui kajian ontologi, epistemologi, dan aksiologi. Pendekatan filsafat ilmu digunakan dalam penelitian ini dengan menganalisis hubungan ilmu bekam terhadap tiga aspek utama tersebut. Data dan sumber data yang digunakan bersumber dari berbagai literatur dan kajian-kajian mengenai filsafat ilmu dan bekam yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kajian literatur, sementara teknik analisis data menggunakan analisis dekskriptif kritis. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa ilmu bekam  secara ontologi memahami bekam sebagai metode terapi yang berangkat dari realitas biologis manusia, epistemologi mengemukakan bekam sebagai pengetahuan yang bersumber dari berbegai pendekatan, mulai dari tradisi pengobatan klasik, pengalaman empiris, pemahaman teologis hingga upaya pembuktian ilmiah melalui penelitian modern serta aksiologi mengungkapkan bahwa Bekam tidak hanya bertujuan untuk menyembuhkan penyakit semata, tetapi juga berfungsi sebagai upaya preventif dan promotif dalam menjaga keseimbangan tubuh dan jiwa.
Nilai Pendidikan Karakter dalam Kitab Akhlakul Lil Banat Juz 1: Kajian Aksiologi Vina Latifah; Rohanda Rohanda; Abdul Kodir
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 1: Februari (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i1.2195

Abstract

Pendidikan karakter merupakan bagian terpenting dalam proses pendidikan karena berfungsi membentuk kepribadian yang berakhlak mulia, khususnya bagi perempuan yang memiliki peran strategis dalam kehidupan keluarga dan masyarakat. Dalam khazanah keilmuan Islam, terdapat banyak literatur yang membahas pembinaan akhlak, salah satunya kitab Akhlakul Lil Banat Juz 1 karya Syaikh Umar bin Ahmad Baroja. Kitab ini secara khusus memuat pedoman moral bagi perempuan agar mampu menjaga kehormatan diri dan menjalankan tanggung jawab sosialnya dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam kitab tersebut serta menganalisis relevansinya melalui tinjauan aksiologi. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif melalui analisis isi terhadap isi kitab dan didukung berbagai referensi terkait pendidikan karakter dalam tinjauan aksiologi. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi pustaka (library research), dengan fokus utama pada pengumpulan data, pembacaan, pencatatan dan pengolahan data serta informasi yang bersumber dari koleksi kepustakaan atau literatur tertulis. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam kitab Akhlakul Lil Banat Juz 1 terdapat nilai pendidikan karakter yang meliputi nilai religiusitas, kesopanan dan etika sosial, kedisiplinan dan tanggung jawab, menghormati orang tua, kesederhanaan dan keikhlasan, kasih sayang dan kepedulian sosial, menjaga kehormatan dan martabat perempuan, kerja sama dan kebersihan, kesungguhan dalam belajar dan sikap rendah hati serta keteladanan. Ditinjau dari perspektif aksiologi, nilai-nilai tersebut bukan hanya bersifat moralitas teoritis, tetapi juga memiliki manfaat praktis dalam membentuk perilaku dan kepribadian perempuan agar menjadi pribadi yang beradab, bermartabat, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Dengan demikian, nilai karakter dalam kitab ini masih sangat relevan untuk diintegrasikan dalam sistem pendidikan modern.
Konsep Ilmu dalam Pandangan Ibnu Khaldun: Analisis Epistemologi terhadap Kitab Muqoddimah Apip Ansurullah Sidiq; Rohanda Rohanda; Abdul Kodir
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 1: Februari (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i1.2238

Abstract

Artikel ini mengkaji konsep ilmu dalam pandangan Ibnu Khaldun melalui analisis epistemologis terhadap Kitab Muqaddimah. Ibnu Khaldun merupakan salah satu tokoh Muslim klasik yang memberikan kontribusi besar dalam pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya dalam memahami hubungan antara ilmu, realitas sosial, dan peradaban manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep ilmu menurut Ibnu Khaldun, sumber-sumber pengetahuan yang diakuinya, serta metode epistemologis yang digunakan dalam membangun ilmu. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif dan analisis filosofis terhadap teks Muqaddimah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ibnu Khaldun memandang ilmu sebagai hasil interaksi antara akal, pengalaman empiris, dan wahyu, yang berkembang seiring dengan dinamika sosial dan peradaban. Ia menekankan pentingnya observasi empiris dan kritik terhadap berita sejarah sebagai dasar validitas ilmu, tanpa mengesampingkan peran wahyu sebagai sumber kebenaran transenden. Pendekatan epistemologis Ibnu Khaldun menunjukkan integrasi antara rasionalitas, empirisme, dan nilai-nilai keislaman, yang relevan sebagai landasan pengembangan ilmu pengetahuan dalam konteks keilmuan Islam kontemporer. Artikel ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam memperkaya kajian epistemologi Islam serta memperkuat relevansi pemikiran Ibnu Khaldun dalam diskursus filsafat ilmu modern.
KESALAHAN STRUKTUR SINTAKSIS PADA SKRIPSI MAHASISWA JURUSAN BAHASA DAN SASTRA ARAB UIN BANDUNG TAHUN 2014 (KAJIAN SINTAKSIS ARAB) Hilya Sakinah Najah; Faiz Abdul Aziz Al Hakim; Rohanda Rohanda
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 1 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i1.2042

Abstract

This study aims to analyze structural errors in Arabic found in undergraduate theses written by students of the Arabic Language and Literature Department at UIN Sunan Gunung Djati Bandung in 2014. The study was motivated by the continued presence of various grammatical mistakes in Arabic sentence writing, which should adhere to the rules of nahwu and sharaf (Arabic linguistics). The research was conducted using a descriptive qualitative method. Ten theses were collected through documentation techniques and analyzed to identify the types of errors and their underlying causes. The findings showed that the most frequent errors involved the incorrect use of i‘rab, mismatches between masculine and feminine forms, inconsistencies in idhafah and na‘t–man‘ut constructions, errors in noun usage, and mismatches between ‘adad (number) and ma‘dud (counted noun). The main factors contributing to these errors were the students’ limited mastery of Arabic grammar and interference from their first language. These findings highlight the importance of strengthening the teaching of nahwu and sharaf in academic writing, as this may help students minimize grammatical errors in future research.
Co-Authors Abdul Jabbar Mukhtar Abdul Kodir Abdul Kodir Abdul Kodir Abdul Kodir Abdurahman, Rizki Acep Hermawan, Acep Ade Sopiah adhia nugraha Adi Supardi Adnan Maulana Yusuf Adya Wijaya, Naufal Aeni Lukviati Urbah Afrina Achmad Agni Nidaulhasanah Agnia, Ariel Husni Ahmad Arif Septian Ahmad Qonit Ad. Ahmad Suhaili Ahmad Yunani Akmal Hibatullah Ramadhan Akmaliyah Akmaliyah Akmaliyah Akmaliyah Al Maliki, Sayid Muhamad Aladdin, Ashinida Alandira, Palendika Alawi, Zamzam Mugni Alfina Hartono Putri Allisya Rizky Islami Alwi, Zulfami Amanda Siva Saepuloh Anggraini, Reza Anita Rahma Abdulah Anna Miftahul Khasanah Anneu Rosyanti Suryana Apip Ansurullah Sidiq Aqila Fikriya Hamidah Aqila Fikriya Hamidah Arianty, Monika Wulan Aripin, Amalul Aryanto, Redi Asep Majidi Tamam Asep Saefullah Asep Supianudin Atha, Yusuf Ali Shaleh Atoasi, Syahbudin Audryane Anindita Fadilla Audryane Anindita Fadilla Azahirah Mufidah Azzahra, Rachma Aini Bintang Helmi Putra budi, Firmansah Setia Budi Budiharjo, Imam Ghozali Cahya Mahesa, Dzikri Cahyadi, Indrawan Cahyani Wibowo, Aulia Choirunisa, Wanda Dadan Mardani Dayudin, Dayudin Dede Burhanudin, Dede Dede Sasa Nurjaman Deden Hidayat Dedi Supriadi Dedi Supriadi Dendi Yuda S Dendi Yuda S Dendi Yuda S. Dian Nurrachman Dian Nurrachman Dian Nurrachman, Dian Dika, Palen Diki Aminuloh Dini Fathiya Nur Shiyam Dira, Palen Dika Dwiki Kusuma Dyo Rusna Dzifriya Qatrun Nada Dzikri Ahmad Fauzi Fadhli Hafizh Fadlil Yani Ainusyamsi Faiz Abdul Aziz Al Hakim Fauziah, Resa Nurrahmah Firdaus, Rifqi Muhammad Gia Ramadhan Gia Ramadhan Habibah Haifa Lathifah Halim, Muhammad Abdul Hanifah Annisa Salsabila Hanifah Annisa Salsabila Haq, Iman Amirul Hartono, Alfina Hasbi Assiddiqi Hasna Afifah Yustiana Yunasa Hazim, Hana Heriady, Rifqi Zahran Azizi Hezam, Motea Naji Dabwan Hidayat, Deden Hikmah Maulani Hilmi, Irpan Hilya Sakinah Najah Hopi Silviani Igna Durotunnafisah Ihin Solihin Ilva Nurlatifah Imam Ghozali Budiharjo Imas Fatimah Setiawati Irdan Hildansyah Irdan Hildansyah Irfan Addriadi Irfan Adriadi Irfan Adriadi Isma Fauziah Isma Fauziah Ispa Ahwatul Muslimah Istiana Khotibatunnisa Izzat Fathin Hannawi Karima, Marista Aulia Khomisah Khomisah Khomisah Khomisah Kodir, Abdul - Komaruddin Komarudin Lilian Andriana M Abdul Halim M Ulul Azmi M. Fauzan Afsar Mahmud Mahmud Maila Nurul Izzati Mardi, Isra Marista Aulia Karima Masmedia Pinem Mawardi Mawardi Mawardi Mawardi Meisyaroh, Fitria Moch Mu'izzuddin Monika Wulan Arianty Muchammad Naufal Fauqi Adhiya Muhamad Faiz Al Fauzi Muhamad Nurhasan Muhamad Nurhasan Muhamad Robi Muhammad Abdul Halim Muhammad Abdul Halim Muhammad Abdul Halim Muhammad Abdul Halim Muhammad Aceng Tata Muhammad Darda Diyaulhaq Muhammad Haritsah Rais Muhammad Syafiq Ziyad Muhimmatul Ulumia Mutmainah Juniawati Nafilatul Azza, Nawal Najwa Rifaron Nasywa Nur Aulian Nisaa Naufal Ahmad Al Irsyad Nining Maida Nisrina Zahrani Salsabila Noviana Yusanti Novianti, Wulan Suci Nur Amalia Muthmainah Nurahman Majid Nurfadilah Nurfadilah Nurhasan, Muhammad Nurhasanah, Aviah Nuri Rai Patimah Nurjaman, Andri Nurlatifah, Ilva Nurlinah Nurlinah Nurlinah Nurlinah, Nurlinah Nuryadi, Bagja Ghali Nuryana, Muhamad Rian Nushrotun Nida Ovi Siti Nuropikoh Palendika Alandira Pauji, Resa Restu Permana, Insan Priyawan, Pepen Putri Aulia Tauziah Putri Budikurnia Istiqomah Putri Salma febriana Qimanullah, Abdul Malik R. Edi Komarudin R. Edi Komarudin R. Edi Komarudin R. Edi `Komarudin R. Zamzami Aulia Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahmah, Sofia Laila Ramadhan, Gia Ramdhani, Diyan Rifky Ratu Anti Salimah Rendi Muhammad Fauzi Resa Nurrahmah Fauziah Resa Restu Pauji Resa Restu Pauji Resa Restu Pauji Restu Pauji, Resa Ridho Hidayat Ridho Hidayat Ridho Hidayat Rifa Mazin Aqillah Rifqi Muhammad Firdaus Rifqi Muhammad Firdaus Rika Rahmawati Rika Rahmawati Robiaah Al Adawiyyah, Annisa Siti Rohmani, Hadad Ropik Irpani Rosalita, Rosalita Ruhendi, Ateng Ruly Syaeful Azhar Rusna, Dyo Sabarudin, Ikbal Sabrina, Coriena Halwa Saidah, Siti Saidatul Fitriah Lailatul Badriah Saladin, Cundarojat Sidiq Salma, Inas Salsabillah, Ade Inas Santika, R. Gilang Sarah Khairunnisa Arifin Sayid Muhamad Al Maliki Selva Allaya Navika Septian, Ahmad Arif Setiawati, Imas Fatimah Shafirayanti, Marwa Shofwatul Maulidah Ridwan Siti Latifah Siti Muslikah Siti Qurotul Aenia Ramadhani Siti Shabrina Nur Ghassani Sofia Laila Rahmah Sukmawati, Wati Solihat Supardi, Adi Suparna, Ahmad Supianudin, Asep Surya Maulana Sutisna, Dede Syafei, Isop Syahbudin Syahril Jamil Syahril Jamil, Syahril Syarah Salsabila Syauqy Mujahid Fathurrohman Talia Salma Najihah Tamam, Asep M. Taufiq, Wildan Taufiq, Wildan Tb Muhammad Zuhal Wardhana Thaifur Rayya Difadrana Tri Cahyanto Tri Cahyanto Usep Abdul Matin Vina Latifah Wanda Choirunisa Wanda Choirunisa Wihandani Wihandani Wildan Rinanda Komara Wildan Taufiq Yadi Mardiansyah Yasmin Nurfadhila Nazmi Yasmin, Alia Yasril Ahmad Syairazi Yayan Rahtikawati Yosep Fatahudin Yulia Zulpathul Aizza Yulianti Yuliarti Mutiarsih Yunita, Novi Yuyun Rohmatul Uyuni Zahara Nabila Kurniawan Zaid Al Qowiyy Mudzakir Zamzam Mugni Alawi Zayyin Helmi Holil Zulfahmi Alwi