p-Index From 2021 - 2026
11.945
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Akuntansi & Auditing Indonesia KAPAL Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kelautan Nuansa Journal of Arts and Design Studi Arab Jurnal Peternakan Nusantara JASa (Jurnal Akuntansi, Audit dan Sistem Informasi Akuntansi) Tarbawiyah Jurnal Ilmiah Pendidikan JPBIO (Jurnal Pendidikan Biologi) Metalurgi Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan International Journal for Educational and Vocational Studies TEMALI : Jurnal Pembangunan Sosial Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Technologia: Jurnal Ilmiah Jurnal Mekanova : Mekanikal, Inovasi dan Teknologi Journal of Innovation and Future Technology (IFTECH) Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknik JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama Aspirasi : Jurnal Masalah-masalah Sosial Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Current : Jurnal Kajian Akuntansi dan Bisnis Terkini Jurnal Bali Membangun Bali Jurnal Kebidanan Malakbi Jurnal Ilmu Komunikasi Network Media Dinasti International Journal of Economics, Finance & Accounting (DIJEFA) Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Journal of Industrial and Engineering System Jurnal Aksioma Ad Diniyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies JOLLT Journal of Languages and Language Teaching Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta Journal of English Language and Education FOCUS: Journal of Social Studies Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indo-MathEdu Intellectuals Journal Journal of Science Instruction and Technology International Journal of STEM Education for Sustainability JURNAL ILMU DAN TEKNOLOGI KESEHATAN TERPADU Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) Langit Biru Batara Wisnu : Indonesian Journal of Community Services Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Penamas: Journal of Community Service Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik Unpak Journal of Innovation in Management, Accounting and Business Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, dan Akuntansi) Innovative: Journal Of Social Science Research Bioedunis Journal Kartika: Jurnal Studi Keislaman Amkop Management Accounting Review (AMAR) Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Sains Natural International Journal of Trends in Accounting Research Journal of Commerce Management and Tourism Studies El-Uqud: Jurnal Kajian Hukum Ekonomi Syariah MABUSS: Journal of Management, Business and Social Sciences JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Informatics Management, Engineering and Information System Journal Journal of Economics, Management, and Entrepreneurship Community Service Journal Of Economic Education IIJSE Journal Of Health Innovation And Community Services Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya At Tadbir: Islamic Education Management Journal Commodities, Journal of Economic and Business Jurnal Faidatuna Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) Integrasi: Jurnal Studi Islam dan Humaniora Journal of Economics, Management, and Entrepreneurship Postmodernism
Claim Missing Document
Check
Articles

Edukasi manfaat jus timun terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi Efroliza, Efroliza; Solihin, Solihin; Yunesi, Vira Suci; Natassyalia, Anjellicha; Safitri, Devi; Sulistin, Triani Mustika; Widiastuti, Resta; Dayanti, Nenti; Ulfa, Maria; Anisa, Anisa; Zahra, Andi Az
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 6 No 4 (2026): April Edition 2026
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v6i4.2668

Abstract

Background: Hypertension is a non-communicable disease that is a major risk factor for cardiovascular diseases, such as stroke and coronary heart disease, and contributes significantly to global morbidity and mortality rates. The World Health Organization reported that in 2024 approximately 1.4 billion adults aged 30–79 years suffer from hypertension, or nearly 33% of the world's adult population. Purpose: To analyze the effect of education on the benefits of cucumber juice in lowering blood pressure on improving community knowledge. Method: This study used an educational approach with simple interventions based on education and the provision of cucumber juice to increase community knowledge regarding hypertension control. The method used was pre-experimental with a one-group pretest–posttest design. The activity was carried out with 30 adult participants selected using purposive sampling according to the inclusion criteria, namely willing to participate in the activity, not allergic to cucumbers, and not currently undergoing medical conditions that strictly limit fluid intake.. Results: Of the 30 participants who participated in the activity, the average knowledge score before the education (pretest) was recorded at 48.7. After receiving education and a demonstration on how to make and consume cucumber juice, the average knowledge score increased to 81.3. Conclusion: Education on the benefits of cucumber juice using leaflets has been shown to increase public knowledge about lowering blood pressure and managing hypertension.   Keywords: Blood Pressure; Cucumber Juice; Educationl; Hypertension.   Pendahuluan: Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi faktor risiko utama terjadinya penyakit kardiovaskular, seperti stroke dan penyakit jantung koroner, serta berkontribusi signifikan terhadap angka morbiditas dan mortalitas global. World Health Organization melaporkan bahwa pada tahun 2024 sekitar 1.4 miliar orang dewasa usia 30–79 tahun mengalami hipertensi, atau hampir 33% populasi dewasa dunia. Tujuan: Untuk menganalisis pengaruh edukasi manfaat jus timun dalam menurunkan tekanan darah terhadap peningkatan pengetahuan masyarakat. Metode: Studi ini dilakukan dengan pendekatan edukatif dengan intervensi sederhana berbasis edukasi dan pemberian jus timun untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pengendalian hipertensi. Metode yang digunakan adalah pre-experimental dengan desain one group pretest–posttest. Kegiatan dilaksanakan pada 30 peserta dewasa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling sesuai kriteria inklusi, yaitu bersedia mengikuti kegiatan, tidak memiliki alergi terhadap timun, dan tidak sedang menjalani kondisi medis yang membatasi konsumsi cairan secara ketat. Hasil: Sebanyak 30 partisipan yang mengikuti kegiatan, rata-rata skor pengetahuan sebelum edukasi (pretest) tercatat sebesar 48.7. Setelah diberikan edukasi dan demonstrasi mengenai cara pembuatan serta konsumsi jus timun rata-rata skor pengetahuan meningkat menjadi 81.3. Simpulan: Edukasi manfaat jus timun menggunakan media leaflet terbukti meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai penurunan tekanan darah dan pengendalian hipertensi.                       Kata Kunci: Edukasi; Hipertensi; Jus Timun; Tekanan Darah.
Pengembangan Fondasi Desa Wisata Berangbang melalui Pemetaan Partisipatif dan Penguatan Pokdarwis I Nyoman Meirejeki; I Gede Nyoman Suta Waisnawa; Dwijuliasri, Kadek Ayu; I Gusti Ayu Agung Putri Krismayanthi; Suarta, I Ketut; Solihin, Solihin
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 3 (2026): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v11i3.5915

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat Desa Berangbang, Kabupaten Jembrana, dalam mengelola potensi pariwisata secara mandiri dan berkelanjutan. Masalah utama yang dihadapi mitra meliputi belum adanya pemetaan potensi desa yang komprehensif, fungsi kelembagaan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang belum optimal, serta keterbatasan keterampilan masyarakat dalam memberikan pelayanan prima. Metode yang diterapkan dalam program ini mengintegrasikan pemetaan partisipatif berbasis komponen pariwisata 4A (Attraction, Accessibility, Amenity, Ancillary) dengan pelatihan penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) kelembagaan. Hasil identifikasi melalui pemetaan partisipatif berhasil mengelompokkan sebaran potensi alam (Munduk Nangka), potensi budaya-sejarah (Situs Sarkofagus), serta potensi spiritual-wellness (Pura Kahyangan Jagat Pucak Luhur Berangbang Agung dan Pura Ulun Danu Beji Taman Sari Yeh Panes). Pelaksanaan program pelatihan diikuti oleh 15 pengurus Pokdarwis dan pelaku wisata dengan fokus materi pada tata kelola kelembagaan serta keterampilan praktis pelayanan prima (excellent service). Hasil observasi selama kegiatan menunjukkan respons yang sangat positif dari para peserta, disertai peningkatan pemahaman mengenai tata kelola destinasi wisata berbasis kearifan lokal. Tindak lanjut yang mendesak untuk dilakukan pascakegiatan ini adalah penyusunan Standard Operating Procedure (SOP) pelayanan yang baku serta pengemasan paket wisata terpadu. Integrasi antara pemetaan komponen pariwisata dan penguatan kapasitas kelembagaan terbukti menjadi model pemberdayaan yang efektif dalam mendorong rintisan tata kelola pariwisata pedesaan yang berbasis komunitas. Participatory Mapping of Local Wisdom-Based Tourism Potential as a Foundation for Tourism Village Development in Berangbang Village, Jembrana Abstract This community service activity aims to enhance the capacity of the community in Berangbang Village, Jembrana Regency, to manage its tourism potential independently and sustainably. The primary challenges faced by the partner include the absence of a comprehensive village tourism potential mapping, sub-optimal institutional functioning of the Tourism Awareness Group (Pokdarwis), and limited community skills in delivering excellent service. The method applied in this program integrates participatory mapping based on the 4A tourism components (Attraction, Accessibility, Amenity, Ancillary) with human resource capacity-building training. Participatory mapping successfully identified and categorized various local potentials, including natural attractions (Munduk Nangka), cultural-historical assets (Sarcophagus Site), and spiritual-wellness sites (Pura Kahyangan Jagat Pucak Luhur Berangbang Agung and Pura Ulun Danu Beji Taman Sari Yeh Panes). The training program was attended by 15 Pokdarwis administrators and local tourism actors, focusing on institutional governance and practical skills in excellent service. Observation results during the activity indicated highly positive responses from the participants, alongside improved understanding of local wisdom-based destination management. Urgent follow-up actions required post-program include the formulation of standardized operating procedures (SOPs) for services and the development of integrated tour packages. The integration of tourism component mapping and institutional capacity building proves to be an effective empowerment model to foster community-based rural tourism governance
Paradigma Reinterpretasi Konsep سِتَّةَ أَيَّامٍ dalam QS. Hud: 7 dan Relevansinya dengan Konsep سَبْعَةُ أَيَّامٍ dalam Budaya Kontemporer Solihin, Solihin; Sassi, Komarudin
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 7 No. 4 (2026): Indo-MathEdu Intellectuals Journal (In-Press)
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v6i4.6646

Abstract

QS. Hud: 7 mentions the phrase سِتَّةَ أَيَّامٍ (six days or six periods) in the context of the creation of the heavens and the earth, which has long been the object of study by commentators, both classical and contemporary. On the other hand, the concept of سَبْعَةُ أَيَّامٍ (seven days) has been deeply rooted in global culture as a week system that regulates the rhythm of modern human life. This study aims to analyze the paradigm of reinterpretation of سِتَّةَ أَيَّامٍ in QS. Hud: 7 and other similar verses, such as QS. al-A‘raf: 54, QS. Yunus: 3, QS. al-Furqan: 59, QS. al-Sajdah: 4, QS. Qaf: 38, and QS. al-Hadid: 4, using the perspective of tafsir mawḍū‘ī, scientific, and contextual, while examining its relevance to the concept of seven days in contemporary culture. This study uses a descriptive qualitative approach through library research based on tafsir mawḍū‘ī, and integrates Nurcholish Madjid's thoughts in his work Islam, Doctrine and Civilization as a theological basis. The results of the analysis show that the term أَيَّام in QS. Hud: 7 does not refer to a twenty-four-hour calendar day, but rather to a cosmological phase or stage that is in accordance with the findings of modern science. In addition, this study found an epistemological bridge between the concept of six periods of creation in the Qur'an and the universal seven-day week system. This integrative reinterpretation provides a more contextual theological foundation for Muslims in understanding the concept of time and the week system used in contemporary life
Co-Authors Aan Nasrullah, Aan Abbas, Yeni Elfiza Abdul Rahim Sya’ban Abdurahman, Fikri Irawan Abidin, Muhammad Salman Adela, Chaira Dela Adhitia, Iit Adnan Adnan Agung Rachmat Raharja Aisyah, Sitti Nur Al Munawir Al-Husaini, Muhammad Ali, Leniarti Alloysius Vendhi Prasmoro, Alloysius Vendhi Amalia, Layla Fickri Aminundin, Aminundin Amrizal Amrizal Andi Moch Januriana Anisa Anisa Apriliani, Adelia Siti Nur Ardiansyah, La Ode Asmi, Nurul Asrori, Khasan Avinni Achmad, Annisa Azlimin, Azlimin Azwar, Welhendri Baco, Juliana BaiqIsti Hijriani Basyiruddin Nur Budi Prasetyo Budiono, Arifin Nur Bukhori, Bukhori Bustanul Atfal Ciptasari, Nurhayati Indah Damayanti, Ida Ayu Kade Werdika Dayanti, Nenti Debi Irawan Dermawati, Dermawati Devi Safitri Dewi Agustina Dewi, Eryanti Nurmala Dewi, Susana Dharmayanti4, Indrani Dian Rahmawati Diana Vivanti Sigit Dodi, Dodi Dono Guntoro Dunya, Cholifah Durotul Yatimah Dwijuliasri, Kadek Ayu Dzakiyyah, Anisa Rahma Edy Kurniawan, Edy Efroliza, Efroliza Eko Hariyadi Eliana Sari, Eliana Elis Dihansih Emalia, Lilis Eny Supriyati Rosyidatun, Eny Supriyati Eti Rahmawati Evi Widowati Fachry Abda El Rahman Fadillah, Akhmad Fahroni, Aldiwa Alfa Thira Nur Febriana, Eni firdiyono, F Firmansyah Firmansyah Fransisca Retno Asih Giawa, Emanuel Emartinus Gunawan, Fandhy Guterres, Juvinal Ximenes Hadju, Laodes Hafizh Cahaya Putra, Vito Haniah, Titi Hidayati Helmasari Harahap, Lia Junita Harahap, Muhammad Rifi Hariani, Yuni Sulpia Harianti, Tuti Harmini, A.A.Ayu Ngurah Hasanuddin, Silviana Hasibuan, Yusnah Helmi Setia Ritma Pamungkas Hermawan, Ridwan Catur Hidayati, Nova Rizky Hilman, Mohamad Holilah Holilah, Holilah Hudin, Norlaile Salleh I Gede Nyoman Suta Waisnawa I Gusti Ayu Agung Putri Krismayanthi I Gusti Putu Sutarma, I Gusti Putu I Ketut Suarta I Nyoman Kanca I Nyoman Meirejeki I Putu Budiarta I Wayan Nurjaya Ibnu Fajar Ilyas Ilyas Indrawan, Muhammad Ade Indriani, Cece Irawan, Robin Ismiralda, Dinta Anindy Iwan Jazadi Juliadi, Ismail Kalbuana, Nawang Kanah Kanah Karmadi, Muhammad Agus Karsam Karsam Kasih, Ridia Utami Kawi, Ronny Octoriza Kiryanto Kiryanto Ksp, Agnes Kusumawardhani, Devi L., Titi Saparina Leoni, Yalen Lodes Hadju Lubna Lubna Lusi Marleni, Lusi M. Oktaviannur Mabruri, Efendi Mangunsong, Tri Aulianta Mappeaty Nyorong Maria Ulfa Markoni Markoni Marta, Titi Alayda Mastiani Nadra, Nyoman Mieke Miarsyah MMSI Irfan ,S. Kom Mohammad Mulyadi Mudy, Ali Ahmad Muharam, Andika Saputra Muhendra, Rifki Munir, Deni Aulia Fathul Murniati . Nabila Nur Jannah, An Naka, Ali Syahid Bayau Nasrullah, Moh. Jundi ‎ Natalia, Sang Ayu Made Krisna Dewi Natassyalia, Anjellicha Ningsih, Neny Setia Ningsih, Sisca Nono Sudarsono Noor, Basyiruddin Novalita Fransisca Tungka Noviati Novita, Rusma Nur, Basyirudin Nurdina Nurdina Nur’aini, Nur’aini Pambayun, Galih Pannyiwi, Rahmat Pasaribu, Ikhlasul Amal Perwita, Santi Indah Prasetyo, Mulyadi Puspita Maelani Putera, Yuda Purnama Putra, I Komang Mahayana Putrayasa, I Nyoman Gede Putri, Agnes Karunia Samesta Rachmat Maulana Rahmadia, Ayu Rahman, Mohammad Taufiq Rainanto, Bambang Hengky Ramadeli, Lista Ramdani, Dede Rizqi Ramlan, Isak Repa Hudan Lisalam Retnaldi, Eko Rifda Ilahy Rosihan Rifky, Guntur Muhammad Ristika Handarini Rozikin, Hari Khoirur Ruslim, Gunawan Rustiningsih, Titin Samuel Samuel Sanusi Sanusi Saparina, Titi Saputra, Surya Tri Sartika Sartika Sasmita, Djenni Sasmita, Jenny Sassi, Komarudin Septia, Besty Buvinda Sholikhah, Stevany Silalahi, Kristina L Silva, Guilhermino da Simanjuntak, Sapta Lamsihar Sinaga, Zulkani Singawinata, Indra Pradana Siregar, Denny Siregar, Dian Maya Sari Siregar, Rahmatika Siswahyudianto Sitanggang, Tikkos Siti Fatimah Solihin, M. Sri Andayani Sriwati, Ni Kadek Suhartono, Edy Sukarna, Royan Habibie Sulistin, Triani Mustika Sulthonie, Ahmad Agus Sumanto Sumanto Sumawidari, Ida Ayu Ketut Sundoro, Sundoro Supri Supri Susilawati, Imas Sutisna, Tori Syafrianengsih, Syafrianengsih Tanari, Yulinda Tarihoran, Irfan Hamonangan TAUFIK ROHMAN, TAUFIK Tedja, Bambang Thoyiban, Rizwan Toheni, Ichalin Tri Arini, Tri Ubaidillah Ubaidillah Vonny Tiara Narundana Wahyu Gendam Prakoso, Wahyu Gendam Wahyu Kurniawan wahyuni wahyuni Wibowo Wibowo Widiastuti, Resta Widyantoro, Murwan Wijayanti, Putri Mega Yenita, Resi Yunesi, Vira Suci Yusmana, Wawan Zaenal Zaenal, Zaenal Zahra, Andi Az Zanah, Siti Nur Zelani, Fajar Habib Zulfiani Zulfiani Zuliani, Siti Zulyazen, Zulyazen