p-Index From 2021 - 2026
12.26
P-Index
This Author published in this journals
All Journal ILMU KELAUTAN: Indonesian Journal of Marine Sciences BULETIN OSEANOGRAFI MARINA BERKALA FISIKA JURNAL SISTEM INFORMASI BISNIS Journal of Marine Research Journal of Tropical Soils Gaung Informatika TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control) Jurnal Teknik Elektro Rekayasa: Jurnal Penerapan Teknologi dan Pembelajaran Caraka Tani - Agriculture Science Journal Indonesian Journal of Cancer Chemoprevention Jurnal Riset Kesehatan AGRIVITA, Journal of Agricultural Science Folia Medica Indonesiana Indonesian Journal of Tropical and Infectious Disease SPASIAL Majalah Kedokteran Gigi Indonesia Scientific Journal of Informatics Semesta Teknika Jurnal Kelautan Tropis Orbith : Majalah Ilmiah Pengembangan Rekayasa dan Sosial Profetika Proceeding of the Electrical Engineering Computer Science and Informatics Edu Elektrika Journal Edu Komputika Journal Molecular and Cellular Biomedical Sciences (MCBS) Jurnal AKP Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Caraka Tani: Journal of Sustainable Agriculture INDONESIAN JOURNAL OF APPLIED PHYSICS Jurnal Arsitektur ARCADE Indonesian Journal of Cardiology Jurnal Pembangunan Berkelanjutan Indonesian Food Science and TechnologyJournal Proceedings of the International Conference on Applied Science and Health IJID (International Journal on Informatics for Development) JURNAL MERCATORIA Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) IJoASER (International Journal on Advanced Science, Education, and Religion) Jurnal Respirologi Indonesia J-Dinamika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Ilmiah Membangun Desa dan Pertanian Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat International Journal of Financial, Accounting, and Management Journal of Tropical Marine Science Generation Journal Abdi Masyarakat Journal of Telenursing (JOTING) Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Heart Science Journal INCARE Jurnal Ilmiah Pamenang (JIP) JURNAL ABDIMAS TRIDHARMA MANAJEMEN Journal of Electrical Engineering and Computer (JEECOM) Buletin Peternakan Tropis (Bulletin of Tropical Animal Science) PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Narra J Jurnal Saintekom : Sains, Teknologi, Komputer dan Manajemen SRIWIJAYA JOURNAL OF ENVIRONMENT ProBisnis : Jurnal Manajemen Jurnal Bina Desa COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Teknika Jurnal Al-Qiyam Jurnal Tana Mana DIMENSI: Journal of Architecture and Built Environment Mimbar Pendidikan Indonesia YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Research Trend in Technology and Management Innovative: Journal Of Social Science Research Riset Informasi Kesehatan Depik Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir dan Perikanan International Journal of Health and Information System (IJHIS) Bisma : Business and Management Journal Jurnal Pengabdian Masyarakat Pinang Masak Sabua : Jurnal Lingkungan Binaan dan Arsitektur Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Kesehatan untuk Masyarakat Jurnal Pengabdian Sosial Depik Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir, dan Perikanan Indonesian Journal of Muhammadiyah Studies (ijmus) Jurnal Polimesin Biosaintifika: Journal of Biology & Biology Education Jurnal Ilmiah Multidisiplin Jurnal Arsitektur ARCADE KARIR Jurnal Ilmiah Manajemen Mantis Journal of Fisheries
Claim Missing Document
Check
Articles

Rancang Bangun Sistem Peramalan Konsumsi Daya Listrik dengan Artificial Neural Network Backpropagation Sinta, Radini; Gernowo, Rahmat; Suryono, Suryono
JSINBIS (Jurnal Sistem Informasi Bisnis) Vol 3, No 1 (2013): Volume 3 Nomor 1 Tahun 2013
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6289.735 KB) | DOI: 10.21456/vol3iss1pp48-58

Abstract

Jaringan saraf tiruan model jaringan layar jamak yang diimplementasikan dengan menggunakan program komputasi untuk menyelesaikan masalah yang kompleks melalui proses perhitungan dengan algoritma Backpropagation. Salah satu masalah yang dapat dipecahkan adalah sistem peramalan berdasarkan data time series, data time series untuk data masukan adalah data konsumsi daya listrik dalam satuan kWh pada LWBP dan WBP, data okupansi tahun 2011. Jaringan yang sudah dilatih menghasilkan akurasi peramalan MSE pada LWBP     7,48738e-12, MSE pada WBP 1,11035e-10, dan MAPE pada LWBP 1,6141e-9%, MAPE pada WBP 2,50e-8%, untuk jaringan yang tidak dilatih dapat meramalkan konsumsi daya listrik dengan uji validitas pada LWBP R = 0,837, dan pada WBP R = 0,835. Pada pelatihan dan pengujian sistem optimal dengan 8 neuron pada lapisan tersembunyi.   Katakunci: Jaringan Saraf Tiruan; algoritma Backpropagation; data time series; sistem peramalan.  
Pemetaan Kesesuaian Lahan Untuk Budidaya Rumput Laut Di Perairan Pulau Poteran, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur Ferdiansyah, Hendra Irawan; Pratikto, Ibnu; Suryono, Suryono
977-2407769
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.244 KB) | DOI: 10.14710/jmr.v8i1.24324

Abstract

Perairan Pulau Poteran merupakan salah satu wilayah yang berlokasi di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Budidaya rumput laut di Pulau Poteran terdapat beberapa kendala dalam pengembangannya, yaitu dari sarana prasarana perikanan yang kurang memadai, keterbatasan pemahaman sumber daya manusia, modal, kelembagaan serta penentuan lokasi budidaya rumput laut. Penggunaan teknologi Sistem Informasi Geografis (SIG) di bidang kelautan dapat memberikan gagasan yang baru dalam kesesuaian lahan untuk budidaya rumput laut. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah menganalisa lahan yang berpotensi untuk budidaya rumput laut di perairan Pulau Poteran dan mengetahui luas lahan yang efektif untuk pengembangan budidaya rumput laut di perairan Pulau Poteran. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksploratif dengan pendekatan analisa kuantitatif untuk mengetahui tingkatan dan luasan kesesuaian lahan budidaya rumput laut di perairan Pulau Poteran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas untuk kategori sangat sesuai (S1) sebesar 7.335,59 ha, sedangkan untuk kategori sesuai (S2) memiliki luas sebesar 17.990,11 ha dan kategori tidak sesuai (S3) memiliki luas sebesar 24.665,28 ha. Luas lahan yang efektif untuk pengembangan budidaya rumput laut di perairan Pulau Poteran sebesar 4.401,35 ha (60% dari luas sangat sesuai) dengan jumlah rakit yang dioperasikan sebesar 785.955 unit dengan ukuran rakit 7 x 8 m. The territorial waters of Poteran Island are one of the areas located in Sumenep Regency, East Java. There are some problems in seaweed cultivation of Poteran Island, which are facilities, fishery infrastructure, limited human resources, financial, and institutional and the determination of the location of seaweed cultivation. The use of Geographic Information System (GIS) technology in the marine field can give new idea in land suitability for seaweed cultivation. The purpose of this research is to analyze the potential for seaweed cultivation in the waters of Poteran Island and know the effective land area for the development of seaweed cultivation in the waters of Poteran Island. The research method used is an exploratory method with a quantitative analysis approach to determine the level and extent of the suitability of seaweed cultivation in Poteran island waters. The results showed that the area for the very suitable category (S1) amounted to 7,335.59 hectare, while the corresponding category (S2) has an area of 17,990.11 hectare and the unsuitable category (S3) has an area of 24,665.28 hectare. Effective land area for the development of seaweed cultivation in the territorial waters of Poteran Island amounted to 4,401.35 hectare (60% of the area is very suitable) with the number of rafts operated by 785,955 units with a raft size of 7 x 8 m.
Kajian Kelas Panjang Berat Ikan Pelagis Kecil Ikan Kembung Lelaki (Rastrelliger canagurta) Yang Didaratkan Di Tambak Lorok, Semarang, Jawa Tengah Wandira, Ardiati Widya; Suryono, Chrisna Adhi; Suryono, Suryono
977-2407769
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (586.379 KB) | DOI: 10.14710/jmr.v7i4.25928

Abstract

ABSTRAK : Ikan kembung lelaki (Rastrelliger canagurta) merupakan salah satu potensi sumberdaya ikan ekonomis. Penelitian dilakukan di Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Tambak Lorok Semarang Jawa Tengah selama periode bulan November 2015 hingga Januari 2016. Tujuan penelitan adalah untuk mengetahui kelas panjang berat ikan kembung lelaki (Rastrelliger canagurta) berdasarkan beberapa faktor biologi yang meliputi panjang berat, faktor pertumbuhan, faktor kondisi, mortalitas dan laju eksploitasi. Sampling ikan yang diperoleh selama penelitian berjumlah total 1015 ekor dengan kisaran panjang total yang dominan pada bulan November dan Desember 2015 yaitu 143 mm -159 mm, sedangkan pada bulan Januari 2016 adalah kisaran 160 mm -175 mm, terbagi dalam 11 kelas dengan interval 16. Nilai b merupakan hubungan panjang berat ikan kembung lelaki yang didaratkan di TPI Tambak Lorok Semarang pada seluruh waktu sampling adalah sebesar < 3 yang berarti bahwa pertumbuhan ikan kembung lelaki (R. canagurta) yang tertangkap adalah  allometrik negatif dimana keadaan  pertambahan panjang ikan lebih cepat dibandingkan pertambahan beratnya. Hal ini diduga dikarenakan oleh faktor lingkungan dan ketersediaan pangan. Koefisien pertumbuhan (K) adalah sebesar 1,6,  panjang asimtotik (L¥) adalah sebesar 267,75 mm dan umur teoritis mula-mula (t0) sebesar -0,024. Nilai faktor kondisi rata-rata tertinggi yaitu 1,18 sedangkan yang terendah adalah 0,88. Hal ini menunjukkan bahwa ikan dalam keadaan kurang gemuk. Laju mortalitas terbesar disebabkan oleh mortalitas alami dengan nilai yaitu sebesar 0,982 dan didapatkan laju eksploitasi sebesar 0,478. Nilai laju eksploitasi ini termasuk dalam nilai eksploitasi optimum 0,5. ABSTRACT : Indian mackerel (Rastrelliger canagurta) has high economic value. This research was conducted at Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Tambak Lorok Semarang Central Java during the period November 2015 to January 2016. This reasearch was conducted to study length-weight of small pelagic fish Indian Mackerel (Rastrelliger canagurta) based on several factors that include length-weight, growth parameter, condition factors, mortality and level of exploitation.The sampling fish obtained during research is 1015 fish with a total length range that is dominant in November and December 2015 between 143 mm-159 mm, in January 2016 between 160 mm-175 mm and was divided into 11 classes with 16 intervals. The values of b is lenght-weight relationship Indian mackerel fish landed in Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Tambak Lorok Semarang at all sampling time was  < 3, which means that the grow of Indian mackerel fish (R. canagurta) caught is negative allometric in which state the length of fish faster than gain weight. It can be influenced by environmental factors and food availability. The largest value of growth coefficient (K) was 1,6, asymptotic length (L¥) was 267,75 mm and the theoretical age at first (t0) was -0,024. The value of condition factor was 1,18 and the lowest was 0.88. This indicates that fish in less fat condition. The highest mortality rate is caused by natural mortality amounted 0,982 and obtained  the rate of exploitation  value was 0,478. The exploitation value is still included in optimum exploitation which is 0,5.
Kadar Total Lipid Mikroalga Nannochloropsis oculata Hibberd, 1981 (Eustigmatophyceae : Eustigmataceae) Berdasarkan Perbedaan Salinitas dan Intensitas Cahaya Arihanda, Dea Davita Putri; Suryono, Suryono; Santosa, Gunawan Widi
977-2407769
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.754 KB) | DOI: 10.14710/jmr.v8i3.25263

Abstract

Nannochloropsis oculata merupakan alga yang memiliki kadar lipid tinggi dan mudah dibudidayakan karena hanya bantuan cahaya matahari, karbon dioksida dan air laut mampu berkembang biak dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan salinitas dan intensitas cahaya terhadap pertumbuhan dan kadar total lipid pada mikroalga N. oculata. Penelitian ini dilaksanakan secara laboratoris, dengan Rancangan Faktorial. Perlakuan yang diuji cobakan yaitu A1( Salinitas 33 ‰), A2 (Salinitas 31 ‰), dan A3 (Salinitas 35 ‰), serta B1 (Intensitas Cahaya 500 lux), B2 (Intensitas Cahaya 1500 lux), B3 (Intensitas Cahaya 3000 lux), yang diperbandingkan dengan Perlakuan Kontrol. Setiap perlakuan dilakukan pengulangan sebanyak 3 kali. Hasil analisis pertumbuhan mikroalga N. oculata dan kandungan lipid dilakukan dengan Analisis Sidik Ragam dan dilakukan uji lanjutan Analisis Duncan Multiple Range Test dilaksanakan untuk mengetahui perbedaan perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan mikroalga N. oculata tertinggi dicapai oleh perlakuan A1B3 (Salinitas 33 ‰ dan Intensitas Cahaya 3000 lux) sebesar 19,927x103±5,454x103 sel/mLdan A3B1 (Salinitas 35 ‰ dan Intensitas Cahaya 500 lux) sebesar 20,779x103 ± 5,874x103 sel/mL. Pola pertumbuhan mikroalga N. oculata untuk semua perlakuan berbentuk kuadratik. Kandungan lipid mikroalga N. oculata tertinggi dicapai oleh perlakuan A3B1 (Salinitas 35 ‰ dan Intensitas Cahaya 500 lux) dengan nilai sebesar 66,5767±1,5257 mg/g dan terendah pada perlakuan A3B3 (Salinitas 35 ‰ dan Intensitas Cahaya 3000 lux) dengan nilai sebesar 38,2010±3,1507 mg/g.Nannochloropsis oculata is one of algae that has high lipid content compared to other algae and is easily cultivated because only the help of sunlight, carbon dioxide and sea water can reproduce well. This aims of the study was to determine the effect of varions salinity and light intensity on the growth and total lipid contents of microalgae N. oculata.  The method used was an experimental laboratory method with a factorial design. The treatments applied were A1 (Salinity 33 ‰), A2 (Salinity 31 ‰), and A3 (Salinity 35 ‰), and B1 (Light Intensity 500 lux), B2 (Light Intensity 1500 lux), B3 (Light Intensity 3000 lux), which compare to the Control. The Interaction Treatments were applied on three replicates. The microalga N. oculata and Lipid Contents were analysed using Factorial Approach on Variance Analysis. The Duncan Multiple Range Test was applied to show the treatment which influence the difference result. The highest microalga N. oculata growth showed by the treatment of A1B3 (Salinity 33 ‰ and Light Intensity 3000 lux) with the number 19,927x103 cells/mL ± 5,454x103 cells/mL and A3B1(Salinity 35 ‰ and Light Intensity 500 lux) with the number 20,779x10 cells/mL ± 5,874x103 cells/mL. The growth model of N. oculata for all treatments showed a model of quadratic.The highest lipid content of N. oculata showed by the treatment ofA3B1 (Salinity 35 ‰ and Light Intensity 500 lux) with the number 66,5767±1,5257 mg/g and the lowest on A3B3 (Salinity 35 ‰ and Light Intensity 3000 lux) with the number38,2010±3,1507 mg/g.
Kajian Kesesuaian dan Daya Dukung Wilayah Pesisir Pantai Bandengan Jepara, sebagai Upaya Optimalisasi Pengembangan Kegiatan Wisata Bahari Budhiawan, Gigih; Indarjo, Agus; Suryono, Suryono
977-2407769
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.192 KB) | DOI: 10.14710/jmr.v2i4.3686

Abstract

Bandengan Beach is quite famous and become mainstay Jepara Regency until be destination is quite popular, not only for Jepara people but also majority Central Java People. Nowadays, tourism activities in Bandengan Beach very limited recreation, enjoy to the landscape beach, and swimming. While still many potential area not yet be used maximum. This Study intend to assign suitable location for development marine tourism activity, know extents area development and capacity unit area that intended of tourism activity water sports. The Research results represent that tourism activities in Bandengan Beach Jepara Regency potential to be developed tourism especially water sports. Suitable location is 200 m from the shoreline towards middle sea at depth of > 5 meters. This area has a category S1 (very suitable) with values IKW 87.50 %. Tourism activities that can be developed among others, Flying Fish and Rolling Donuts in addition to existing tourist activities in advance Jet Ski and Banana Boat. The area that can be used is 74.000 m2 around 7.4 hectares and has a capacity of maximum expected around 148 person Jetski and 148 person Banana Boat tourist effective daily.
Ekologi Lamun di Pulau Sintok, Pulau Kemujan dan Pulau Menjangan Besar Kepulauan Karimunjawa, Jawa Tengah Mahakar, Abdul Latif; Hartati, Retno; Suryono, Suryono
977-2407769
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (593.827 KB) | DOI: 10.14710/jmr.v8i3.25270

Abstract

Lamun memiliki tingkat produktivitas primer yang tinggi dan memiliki kemampuan dalam meredam kekuatan arus dan gelombang. Membuat ekosistem lamun sangat menarik dan nyaman bagi kehidupan organisme perairan, baik sebagai tempat untuk mencari makan, tempat memijah ataupun tempat untuk pembesaran anak/larva/juvenile. Padang lamun merupakan ekosistem yang bermanfaat, tetapi kurang diperhatikan. Peneltian ini bertujuan Mengidentifikasi jenis, mengetahui kerapatan dan tutupan lamun di perairan Pulau Sintok, Pulau Kemujan dan Pulau Menjangan Besar Kepulauan karimunjawa. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode survey. Pengamatan sampel lamun dilakukan dengan metode transek kuadran dan penentuan lokasi penelitian mengguanakan metode purposive sampling, dibagi berdasarkan zonasi. Analisis data berupa perhitungan kerapatan (Ind/m²) dan penutupan lamun (%). Hasil penelitian telah menemukan 6 jenis lamun, yaitu Cymodocea  serrulata, Cymodocea rotundata, Enhalus acoroides, Thalasia hemprichi, Halophila ovalis dan Halophila minor. Pulau Sintok sebagai zona perlindungan bahari memiliki nilai kerapatan lamun tertinggi dengan kisaran  98,22-5,56 Ind/m². Diikuti oleh Pulau Menjangan Besar dengan kisaran 62,67-12,67 Ind/m sebagai zona pemanfaatan wisata bahari dan Pulau Kemujan sebagai zona pemukiman dengan kisaran 50-27,33 Ind/m². Sedangkan untuk  tutupan lamun, pada Pulau Sintok dengan kisaran 23,61-1,30%. Pulau Kemujan dengan kisaran 22,61-10,29% dan Pulau Menjangan Besar berkisar 18,75-2,39%. Thalasia hemprichi adalah spesies dengan nilai kerapatan dan tutupan tertinggi dari seluruh lokasi penelitian dengan 98,22 Ind/m² dan 23,61%. Dan spesies terendah untuk kerapatan dan tutupan adalah Cymodocea serrulata dengan 5,56 Ind/m² dan 1,30%. Seagrass have primary level of productivity is high and has the ability to soften the strength of the current and waves. Make seagrass ecosystem is very interesting and comfortable for the life of the organism the waters, both as a place to feeding ground, spawning ground or place to nursery ground. The seagrass is a useful ecosystem, but less noted. This research aims identify the species, know the density and seagrass cover at Sintok Island, Kemujan Island and Menjangan Besar Island Karimunjawa Islands. This research conducted on 15 May 2016 at Sintok Island, Kemujan Island and Menjangan Besar Island Karimunjawa Islands. The method used in this research is the survey method. Sample observation seagrass done with the transect quadrant method. The determination of the location of the research using the method purposive sampling, divided based on over zoning. Data Analysis in the form of calculating the density (Ind/m²) and seagrass cover (%).The results of research has found 6 species of seagrass, namely, Cymodocea rotundata Cymodocea serrulata, Enhalus acoroides, Thalasia hemprichi, Halophila ovalis and Halophila minor. Sintok island as protection zone bahari has the highest seagrass density value with a range of 98,22-5.56 Ind/m². Followed by of Menjangan Besar Island with 62,67-12,67 Ind/m² as a zone of the utilization of marine tourism and Kemujan Island as residential zone with a range of 50-27,33 Ind/m². While for the seagrass cover,on the Sintok Island with a range of 23,61-1,30%. Kemujan Island with a range of 22,61-10,29% and And Menjangan Besar Island range 18,75-2.39%. Thalasia hemprichi is the species with the value of the density and the highest cover from the entire research location with 98,22 Ind/m² and 23,61%. And the species to low density and cover is Cymodocea serrulata with 5.56 Ind/m² and 1,30%.
Strategi Pengembangan Ekowisata di Pantai Pangandaran Kabupaten Ciamis Pasca Tsunami Nugroho, Prasetyo; Yusuf, Muh.; Suryono, Suryono
977-2407769
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1040.147 KB) | DOI: 10.14710/jmr.v2i2.2468

Abstract

jung village and Pangandaran village who has a wealth of natural, culture and diverse appeal so has prospects for the development of ecotourism. From the SWOT analysis can be drawn that many factors influence the development of ecotourism in the Pangandaran Beach. The results showed that the internal factor such as strength (S) has a score of 1.811 and 1.313 scores for weaknesses (W). While External factors consist of Opportunity (O) and Threats (T) has a score of respectively 2.305 and 0.908. It means that is necessary to develop a more intensive and broader. So priority the future development strategy that needs to be done is Utilizing the support of the Government and stakeholders to optimize the function of the airport, Utilizing tourist attractions an attractive and safe then optimize asset development cooperation with travel agents both within and outside the country.
Studi Ukuran Butir Dan Bahan Organik Pada Kawasan Mangrove Di Kelurahan Karanganyar Dan Tambakharjo Kota Semarang Anugrah, Dimas Putra; Pri, Rudhi; Suryono, Suryono
977-2407769
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.027 KB) | DOI: 10.14710/jmr.v3i4.11428

Abstract

Ukuran butir dan bahan organik merupakan komponen penting dalam sedimen yang berfungsi sebagai media tumbuh mangrove. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tekstur ukuran butir sedimen, kandungan bahan organik, N, P, dan K pada sedimen mangrove Kelurahan Karanganyar dan Pantai Maron Kelurahan Tambakharjo Kota Semarang.Metode yang digunakan adalah diskriptif eksploratif. Pengambilan sampel dilakukan pada bulan November-Desember 2013 pada 3 stasiun di 3 lokasi penelitian. Sampel sedimen diambil dengan menggunakan D-Suction Correr pada kedalaman 10 cm. Penelitian menunjukan fraksi sedimen yang mendominasi di lokasi KRA 1 dan KRA 2 adalah fraksi silt (lanau) rata-rata sebesar 67,33% dan di lokasi MRN didominasi fraksi sand (pasir) rata-rata sebesar 70,66%. Jenis sedimen yang ditemukan di lokasi KRA 1 dan KRA 2 adalah jenis lempung lanauan dan di lokasi MRN adalah lempung berpasir. Kandungan bahan organik, N, P dan K pada lokasi penelitian bervariasi dan sesuai dengan tingkat kerapatan mangrove pada tiap lokasi. Kandungan bahan organik tertinggi berada di lokasi KRA 2 dengan rata-rata 2,87%. Kandungan N tertinggi terdaapat di lokasi KRA 2 rata-rata sebesar 0,51% dan terendah di lokasi MRN sebesar 0,10% untuk kandungan P tertinggi terdapat di lokasi KRA 1 rata-rata sebesar 259,54 mg/kg dan untuk kandungan K tertinggi terdapat di lokasi KRA 1 rata-rata sebesar 146,17%
Pengaruh Penambahan Pupuk Padat dan Cair terhadap Pertumbuhan, Jumlah Klorofil dan Kadar Protein Caulerpa racemosa, J.Agardh, 1873 (Ulvophyceae : Caulerpaceae) Pradhika, Vicky Dimas; Suryono, Suryono; Sedjati, Sri
977-2407769
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.447 KB) | DOI: 10.14710/jmr.v8i3.25269

Abstract

Caulerpa racemosa merupakan salah satu jenis rumput laut hijau yang dapat hidup di daerah pasang surutmaupun daerah yang tenang/bebas dari pasang surut. Setiap tahun permintaan C. racemosa di Jepara terus meningkat. Usaha pengembangan budidaya C. racemosa perlu dilakukan supaya penyediaan kebutuhan pasar tidak bergantung pada alam. Upaya peningkatan produksi budidaya dapat dilakukan dengan penambahan nutrien di tambak budidaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk padat dan cair terhadap pertumbuhan (berat basah, laju pertumbuhan harian) dan kandungan klorofil serta kadar protein rumput laut C. racemosa. Perlakuan yang pada penelitian ini adalahpenambahan pupuk :A (pupuk padat), B (pupuk cair), C (pupuk padat dan cair). Pencapaian berat rata rata rumput laut sebagai berikut: Kontrol= 39,5 ± 6,36 gram; A= 11,5 ± 2,12 gram; B= 18,5 ± 10,6 gram; D= 52,6± 14,19 gram. Laju pertumbuhan spesifik C. racemosa adalah: A= 1,2 ± 0,37%; B= -1,64 ± 0,51%; C= -0,53 ± 0,89%; C= 1,7 ± 0,63%. Kandungan klorofil a C. racemosa pada minggu 6 yaitu: Kontrol= 0,022mg/gram; A=0,015 mg/gram; B= 0,017 mg/gram; C= 0,080 mg/gram. Kandungan klorofil b C. racemosa pada minggu ke 6 yaitu: A= 0,016 mg/gram; B= 0,018 mg/gram; C= 0,013 mg/gram; D=0,026. Kandungan protein sebelum pemberian perlakuan adalah 0,60 % sedangkan setelah diberiperlakuan yaitu: Kontrol= 0,70% ± 0,06; A= 0,75% ± 0,11; B= 0,60% ± 0,10; C= 0,73% ± 0,08. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian pupuk padat dan cair berpengaruh nyata pada berat basah dan laju pertumbuhan spesifik C. racemosa (p < 0,01) sedangkan pemberian pupuk tidak bepengaruh nyata pada kandungan klorofil dan kadar protein (p > 0,05).  Caulerpa racemosa is a type of green algae that can live’s in tidal areas and calm / free from tides. Every year the demand for C. racemosa in Jepara is continues to increase. Cultivation of C. racemosa need to be done so the market suply is not dependent only on nature. Efforts to increase culture production can be done by adding nutrients to aquaculture ponds. This study aims to determine the effect of solid and liquid fertilizer on growth (wet weight, daily growth rate), chlorophyll content and protein content of C. racemosa seaweed. Treathments of this study is fertilize additon: A (solid fertilizer), B (liquid fertilizer), C (solid and liquid fertilizer). The average weight of seaweed for 42 days is as follows: Control = 39.5 ± 6.36 grams; A = 11.5 ± 2.12 grams; B = 18.5 ± 10.6 grams; C = 52.6 ± 14.19 grams. Specific growth rates of C. racemosa produced for 42 days is: Control = 1.2 ± 0.37%; A = -1.64 ± 0.51%; B = -0.53 ± 0.89%; C = 1.7 ± 0.63%. C. racemosa’s Chlorophyll a content at week 6 is: Control = 0.022 mg/gram; A = 0.015 mg/gram; B = 0.017 mg/gram; C = 0.080 mg/gram. C. racemosa’s Chlorophyll b content at week 6 is: Control = 0.016 mg/gram; A = 0.018 mg/gram; B = 0.013 mg/gram; C = 0.026 mg/gram. Protein content before administration of treatment is 0.60% while after treatment, is: Control = 0.70% ± 0.06; A = 0.75% ± 0.11; B = 0.60% ± 0.10; C = 0.73% ± 0.08. The results of this study showed, the addition of solid and liquid fertilizers had a significant effect on wet weight and specific growth rate of C. racemosa (p <0.01) while fertilizer application did not significantly affect chlorophyll content and protein content (p> 0.05).
KAJIAN KONSERVASI EKOSISTEM MANGROVE DI DESA PASAR BANGGI, KABUPATEN REMBANG Annas, Niharul; Suryono, Suryono; Pribadi, Rudhi
977-2407769
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.253 KB) | DOI: 10.14710/jmr.v2i2.2352

Abstract

northern coast of central java. The manage of ecosystem mangrove there started since 1960 with conduct rehabilitation especially independently by the community. The purpose of this research is to study the management of existing mangrove ecosystem conservation and composing the development strategy for conservation area mangrove ecosystem in the Pasar Banggi village. Methods used in this research is descriptive explorative. A method of collecting data by using a method of surveying in the form of primary and secondary data. Data obtained by the kinds of vegetation analyze and SWOT analyze (strength, weakness, opportunity and thread). The results stated that the density of the category tree is worth 2700-3100 ind/ha, Sapling 933-2533 ind/ha, in seedling 83333-100000 ind/ha. The parameters of water quality in the mangrove ecosystem Pasar Banggi suitable for mangrove habitat. The most suitable method of planting is seeds in a polybag. Problems in rehabilitation include biological factors (barnacles, gastropoda and algae), physical factors (wave, wind, sediment, reclamation) and anthropogenic factors (pollution, land conversion, hunting mangrove worms). The presence of community leaders and frequent counseling makes the level of public knowledge about the benefits of mangroves are good. The community participation levels 80%. Rehabilitation is the most common forms of community participation in the Pasar Banggi the rehabilitation are mostly that come from self-help by the community (57.08%) and government assistance or private (42.92%). According to the results of the SWOT analysis, which is a top priority at the Pasar Banggi are: a) Determination of the zone within the mangrove ecosystem conservation (score 4.52) and b) increase the participation of stakeholders on mangrove ecosystem conservation program (score 3.29).
Co-Authors A'yun, Ana Qurrota A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abd. Rasyid Syamsuri Abdul Latif Mahakar Abdul Qodir Abdul Qodir Achmad Widodo Addion Nizori Adi Priyo Wicaksono, Adi Priyo Adi Santosa Adi Santoso Adi Wahyu Romariardi Adi Wisaksono Afriani Afriani Agung Nugroho Setiawan Agung Wibowo Agus Indarjo Agus Pahrudin Agus Suyanto Agus Syafrudin Agusalim, Imam Dui Ahmad Firyal Adila Ahmad Rayyis Ahmad Syaify, Ahmad Ain, Rahmayani Kurnia Ainun Jariyah Aisyi, Nur Rahaddatul Aji, Achmad Fahrul Aldo Rizqi Arinianzah Algopeng, Zozi Ali Djunaedi Ali Ridlo Ambariyanto Ambariyanto Ambariyanto Ambariyanto Amda, Ahmad Dibul Amien, Muhammad I. Amien, Muhammad Irsyad Aminuddin Rizal, Aminuddin Anang Budikarso, Anang Andika Bagus Setiawan, Andika Bagus Andri Wahyu Septo Putra Anggi Rahmadani Kusumaningtyas Anggoro, Muhammad Faisal Anifatur Nurjannah, Anifatur Antonius Budi Susanto Arbiyanti, Yossi Norma Arbiyanti, Yossi Norma Ardiati Widya Wandira Ari Anshori, Ari Arihanda, Dea Davita Putri Arik Sofan Tohir Aris Dwi Cahyono, Aris Dwi Aris Prasetyo Aris Puji Widodo Aris Wijayanti Arman Jaya Artha Rochmanto, Raditya Aryaningrum, Ida Asfan Muqtadir Asmudrono, Rani Karenina Asy'arie, Musa Aziz, Ayu Munawaroh Baliyan I, Baliyan Bambang Irawan Bambang Yulianto Bayu Aji Pratama Bayu Kreshna Adhitya Sumarto Bayu Surarso Budi Setiawan Candra Dewi, Riskha Dora Cantik Sitta Devayani Choirul Anam AM Diponegoro Chrisna Adhi Suryono Dacing, Fitria Azis Dadi Dadi Danastri, Arifia Anindita Dea Davita Putri Arihanda Delianis Pringgenis Denny Nugroho Sugianto Destalino Destalino Dhidik Prastiyanto Diah Permata Wijayanti Diah Permata, Wijayanti Diana Layla Dimas Putra Anugrah, Dimas Putra Djoko Widodo Dodik S. Wicaksono Dwi Puji Adiana, Dwi Puji Dyah Wijaya Edi Fahrur Rozy Edi Wibowo Edi Wibowo Kushartono Edy Suharto Eko Supraptono Emi Agustina, Emi Endah Setiyaningrum Endang Sri Susilo Endang Supriyantini Endro Wahjono, Endro Eny Supryhatun Erni Setyowati Ervia Yudiati Fahrul Aji, Achmad Farid Dwi Murdianto Farohi, Ima fatimah Fatimah Ferdiansyah, Hendra Irawan Ferdiansyah, Indra Fitro, Achmad Frida Fallo Frijona Fabiola Lokollo Gatot Murti Wibowo, Gatot Murti Gatot Yulianto Gentur Handoyo Gigih Budhiawan Gunawan Widi Santosa Gurning, Lestari Febriant Pitaloka Guspianto Guspianto Habibi, Muhammad Nizar Hadi Endrawati Hadiyati, Titi Handoko, Adelia Handung, Nuryadi Harindra W Pradhana, Harindra W Harindra Wisnu Pradhana Hartanto, Rico Sigit Haryati Haryati Hendra Irawan Ferdiansyah Heri Sugito Hibatullah, Muhammad Naufal Hidayah, Yayuk Hidayat, Muhammad RF. Hidayat, Muhammad Rijal Fahrudin Hidayati, Ratna Humairoh Ratu Ayu I Ketut Suada Ibnu Pratikto Ibnu Pratikto Ibnu Pratikto Ibnu, Pratikto Ica Admirani, Ica Ilham Ilham Indhana Sudiharto Indraswari, Tutri Indrawan, Wisnu Innida, Lutfia Lu'lu' Irianto Irianto Irwani Irwani Islam, Anastasya Devi Septanovia Isnaini Isnaini Istiqomah, Titis Iswanti, Iswanti Ita Riniatsih Ivan Nurizal Sakti Izah, Luluk Lailatul Jatmiko Endro Suseno Jauhar Firdaus Jauhari Syamsiyah Jaya Putra Jahidin Jeffri Ardiyanto Joko Winarno Juniyanto, Dimas Justin Cullen Kartika Sari Dewi Kartika, Vinda Setya Karyadi Karyadi Kathan Joy Abelino Kesawa Sudarsih Kharis, Muhamad Koderi Kurniawan, Riko Kusworo Adi La Nina Gunaswara Samudera Lahengko, Diana S. Laili, Zuhrotul Laksmi Indreswari Lestari Febriant Pitaloka Gurning Lestiyadi, Ayu Puspa Limaran, Ken Lismaya, Elin Lucky Pradigta Setiya Raharja luluk, luluk susiloningtyas M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . Mahakar, Abdul Latif Mahda Veronika Marhaeny, Annisa Maria Ulfa Ramadhanty Melo, Gabriella Imanuella Melyana Nurul Widyawati Mengko, Allfia Esterlita Menur Wahyu Pangestika, Menur Wahyu Meti Fatimah Mohamad Nadhif, Mohamad Muh. Yusuf Muhamad Ravian Wiraputra Muhamad Rizky Mauludin Muhamat Rajab, Nur Echsan Muhammad Adhim Widiyo Putera Muhammad Anwar Muhammad Arif Prasetyo Muhammad Arsyad Suyuti Muhammad Aviv Arsya Irnantyanto Muhammad Ridwan Muhammad Ridwan Muhammad Zainuri Mukh Nursikin, Mukh Munandar, Septian Aris Munasik Munasik Mustafid Mustafid Muthoifin Naesilla, Naesilla Nanang Sulaksono Nasronudin Nasronudin Nasrul Nasrul Naswir, Muhammad Netty Nurdiyani, Netty Ngatmin Niharul Annas Nirwani Soenardjo Noferdiman Noferdiman Nourobby Aulada, Nourobby Novie Ayub Windarko Nugraha, Syechu Dwitya Nur Taufiq Nur Taufiq SPJ Nur Taufiq-SPJ Nur Taufiq-Spj Nuruwildani, Nuruwildani Oky Dwi Nurhayati Oky Yuripa Pradana Oky Yuripa Pradana Olfa Mega P, M. Cahyo Ardi P. H, Aditya Pakradiga, Ahlan Panjaitan, Kristina Venza Permadi, Bambang Pipiet Wulandari Pradhika, Vicky Dimas Pramesti, Aprilia Dian Prayogi Prayogi Primaswatantri Permata Pritama, Muhammad Fauzi Adityawan Pujianto, Pangestu Eko Purwatmoko, Hariadi Putera, Muhammad Adhim Widiyo Putri Permatasari, Putri Putri, Fanny Adinda Putri, Ni Putu Purba Nava Vidyadhari Rachma Prilian Eviningsih, Rachma Prilian Rachmat Gernowo Raden Ario Raden Ario Raden Mohamad Herdian Bhakti Radini Sinta, Radini Ragil Saputra Rahmat Gernowo Rakhmat Syaefullah Rakhmawati, Renny Rama, Bayu Ramadhan, Hazbina F. Ramadhan, Hazbina Fauqi Ramadhanty, Maria Ulfa Ratna Dwi Meilani, Ratna Dwi Ratna Kurniawati Rayyis, Ahmad Retno Handayani Retno Hartati Retno Kusumaningrum Ria Amitasari Ria Azizah Ria Azizah Ria Azizah Tri Nuraini Rieneke L Sela, Rieneke L Rinda Nurul Karimah, Rinda Nurul Rini Pramesti Rizky Erdana Rochmanto, Raditya Artha Rohmawati Bareta, Ainun Rotua Malau Rudhi Pri, Rudhi Rudhi Pribadi Rusdi, Muh Rusli, Muhammad Rizani Safira Aisha Putri Salsabila, Sahda Samsudin PJ, Nur Taufiq Samudera, La Nina Gunaswara Sangkertadi Sangkertadi Sapja Anantanyu, Sapja Saputra, Antonius D. Saputra, Antonius Dwi Sari, Shela Puspita Sarwati, Dhea Erika Satriyo Adhy Septiani, Mita Eka Setia, Bagus Setya Kartika, Vinda Setyaningsih, Erni SETYANINGSIH, NANIK Setyawati, Rohmah Cahya Eka Sheilla Rachmania, Sheilla Sihono Sihono Silvia Mawarti Perdana Siti Patimah Sofiana, Kristianingrum Dian Sonny Tilaar Sri Astuti Sri Huning Anwariningsih Sri Kusumastuti, Sri Sri Pramestri Lastianny, Sri Pramestri SRI RAHAYU Sri Redjeki Sri Sedjati Sri Sukamta Su'indayah, Siti Subagiyo Subagiyo Subiakto, Achmad Yusuf Sudadi Sudadi Sugeng Purbawanto Sugeng Widada Suharyanto, Hendik Eko Hadi Sulistyo Warjono, Sulistyo Sumariyah Sumariyah Sumarno . Sunaryo Sunaryo Sundjoto, Sundjoto Supriyanto Supriyanto Supriyati . Suratno Suratno Susiloningtyas, Luluk Sutama Sutarto Sutarto Sutedjo Sutedjo Suwarto Suwarto Syafrimen Syafril syahid Syahid, syahid Syahrial V. Canavaro Syahrial Varrel Canavaro Syahrial Varrel Canavaro Syamsul Ma’arif, Rizal Tatyantoro Andrasto Tiara Anggita Tiara Anggita Tiara Anggita Tohari, Achmad I. Tohari, Achmad Ilham Toifah, Umi Tri Saputra, Tri Tri Siwi Nugrahani Triana, Harry Tumingan Tumingan, Tumingan Valentino, Nico Veronica A Kumurur, Veronica A Vicky Dimas Pradhika Vincensius Gunawan S.K. Wahyu Febrianto Wahyu Setia Budi Wahyu Sulistiyo Wandira, Ardiati Widya Wibowo Edi Widianingsih Widianingsih Widihastuti, Rahma Ari Widiyanto Widiyanto Widiyanto Widodo, Nabila Azzahro Widyatmani Sih Dewi Wijaya, Dyah Wijayanti, Puspaneka Wilis Ari Setyati Winda Sari Wiraputra, Muhamad Ravian Wirsuyana, Gede Patrianaya Margayasa Yofi, Yofi Yovita Noor Hidayah Yumarni, Ani Yuningtyastuti, Gita Surya Yuningtyastuti, Gita Surya Zaenab, Zahrina Isnandia Zaenal Arifin Zeho , Fannidya Hamdani Zeho, Fannidya Hamdani