This study aims to analyze the effect of job insecurity, psychological well-being, and self-efficacy on the performance of employees at Java Heritage Hotel Purwokerto. The study used a quantitative approach with a causal design. Data were collected through a five-point Likert scale questionnaire administered to 107 employees and analyzed using multiple linear regression with the help of SPSS version 23. Data testing included validity, reliability, classical assumption testing, F-test, t-test, and coefficient of determination. The results showed that job insecurity had a negative and significant effect on employee performance, indicating that job insecurity can reduce focus and work engagement. Conversely, psychological well-being had a positive and significant effect on employee performance, thus acting as an important psychological resource in supporting optimal performance. Meanwhile, self-efficacy had a positive but insignificant effect on employee performance. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh job insecurity, psychological well-being, dan self-efficacy terhadap kinerja karyawan Java Heritage Hotel Purwokerto. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert lima poin kepada 107 karyawan dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 23. Pengujian data meliputi uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, uji F, uji t, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa job insecurity berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, yang mengindikasikan bahwa ketidakamanan kerja dapat menurunkan fokus dan keterlibatan kerja. Sebaliknya, psychological well-being berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, sehingga berperan sebagai sumber daya psikologis penting dalam mendukung kinerja optimal. Sementara itu, self-efficacy berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kinerja karyawan.