p-Index From 2021 - 2026
9.436
P-Index
This Author published in this journals
All Journal DIKSI Litera ILMU KELAUTAN: Indonesian Journal of Marine Sciences BULETIN OSEANOGRAFI MARINA Saintek Perikanan : Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Jurnal Ilmu Lingkungan Journal of Oceanography Journal of Marine Research BAPALA LingTera Jurnal Kelautan Tropis Chi`e: Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN: Jurnal dan Aplikasi Teknik Kesehatan Lingkungan Journal of Industrial Engineering Management Jurnal SOLMA ETNOLINGUAL Jurnal Medik Veteriner Journal of Education Action Research Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK International Journal for Educational and Vocational Studies Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian ARBITRER: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Journal of Applied Science, Engineering, Technology, and Education INFOKUM Discovery : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sustainable: Jurnal Kajian Mutu Pendidikan Jurnal Abdimas Berdaya : Jurnal Pembelajaran, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Jurnal Riset Teknologi Pencegahan Pencemaran Industri Indonesian Journal of Adult and Community Education (IJACE) BASA Journal of Language & Literature Jurnal Minfo Polgan (JMP) Formosa Journal of Science and Technology (FJST) Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Abdimas Le Mujtamak Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Jurnal Sains dan Aplikasi Keilmuan Teknik Industri Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Innovative: Journal Of Social Science Research Hortatori : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia International Journal of Research and Community Empowerment Proceeding Mercu Buana Conference on Industrial Engineering Jurnal Tekstil: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Bidang Tekstil dan Manajemen lndustri SWADIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Lontara Journal Of Health Science And Technology Jurnal Ilmu Ekonomi, Pendidikan dan Teknik (IDENTIK)
Claim Missing Document
Check
Articles

Kelimpahan dan Karakteristik Mikroplastik di Perairan Kolam Labuh dan Sungai Blangor Kecamatan Palang, Tuban Fawaz Muhammad Sidiqi; Bambang Yulianto; Jusup Suprijanto
Jurnal Kelautan Tropis Vol 26, No 3 (2023): JURNAL KELAUTAN TROPIS
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jkt.v26i3.18498

Abstract

Microplastic contamination has been identified in Indonesian water bodies, raising environmental concerns. This study investigates microplastic abundance and characteristics in water and sediment of Palang Waters (Kolam Labuh and Sungai Blangor) in Tuban. Seawater and river samples were collected using a 75 µm mesh plankton net. Microplastics were quantified under microscopy, and polymer analysis utilized Fourier Transform Infrared (FT-IR) spectroscopy. Seawater showed an abundance of 40,000 ± 11,357.82 particles/m3, with 48.75% fragments, 44.58% fibers, and 6.67% granules. River microplastic abundance was 13,333.33 ± 5,033.23 particles/m3, comprising 82.5% fibers, 10% fragments, and 7.5% granules. Sediment's average microplastic abundance was 226.67 ± 83.27 particles/m3, including 53% fibers, 29% fragments, and 18% granules. Statistical analysis highlighted significant differences in microplastic abundance among seawater, river water, and sediment (P-Value = 0.001). Notable differences existed between seawater and river water (P-value = 0.009), and seawater and sediment (P-value 0.001), but not between river water and sediment (P-value = 0.143). Polymer analysis revealed polymers such as Polyvinyl Chloride (PVC), Polyethylene (PE), and High-Density Polyethylene (HDPE). This research offers insights into microplastic presence, aiding in understanding aquatic pollution.  Kontaminasi mikroplastik telah terjadi di beberapa perairan Indonesia. Mikroplastik memiliki ukuran ≤5 mm. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelimpahan dan karakteristik mikroplastik pada air dan sedimen di Perairan Kolam Labuh dan Sungai Blangor, Kecamatan Palang, Tuban. Sampel air laut dan sungai diambil menggunakan plankton net dengan ukuran mesh 75 µm. Kelimpahan dan bentuk mikroplastik dihitung dan diamati menggunakan mikroskop, dan analisis polimer menggunakan uji Fourier Transform Infrared (FT-IR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelimpahan mikroplastik pada air laut sebanyak 40.000 ± 11.357,82 partikel/m3, bentuk fragmen sebanyak 48,75 %, kemudian fiber sebanyak 44,58 % dan granules sebanyak 6,67% pada air laut. Sedangkan di Sungai didapatkan kelimpahan mikroplastik sebanyak 13.333,33 ± 5.033,23 partikel/m3, bentuk fiber sebanyak 82,5 %,fragmen 10 % dan fiber 7,5 %. Kelimpahan rata-rata mikroplastik pada sedimen ialah 226,67 ± 83,27 , bentuk fiber sebanyak 53%, fragmen 29% dan granules 18%. Hasil penelitian juga menunjukkan adanya perbedaan kelimpahan mikroplastik pada air laut, sungai dan sedimen (P-Value = 0,001). Perbedaan kelimpahan mikroplastik terjadi antara air laut dengan air sungai (P-value = 0,009) dan antara air laut dengan sedimen (P-value 0,001), sedangkan antara air sungai dan sedimen tidak terjadi perbedaan (P-value = 0,143). Hasil analisis polimer menunjukkan jenis polimer yang ditemukan meliputi Polivinil Klorida (PVC), Polyethylene (PE) dan High-Density Polyethylene (HDPE). 
Analisis Kualitas Air dan Kandungan Logam Berat Timbal (Pb) Pada Air Laut di Perairan Pelabuhan Tanjung Emas Kota Semarang Jawa Tengah Sulistyo, Anggita Al Haris; Suprijanto, Jusup; Yulianto, Bambang
Journal of Marine Research Vol 13, No 1 (2024): Journal of Marine Research
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmr.v13i1.38751

Abstract

Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah termasuk ke dalam salah satu fasilitas pelabuhan di Indonesia yang menaungi beberapa industri di dalamnya. Lokasi penelitian kali ini bertempat di salah satu fasilitas pelabuhan yaitu Dermaga Nusantara yang secara umum memiliki aktivitas pelabuhan seperti bongkar muat batu bara, pasir, dan log kayu menggunakan alat berat seperti Exavator dan Wheel Loader. Adanya banyak aktivitas pelabuhan dapat dikatakan sebagai faktor yang dapat mempengaruhi keadaan atau baik buruknya air laut serta kadar timbal (Pb) pada air laut di area Dermaga Nusantara. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kualitas air laut, menganalisis kadar logam berat pada air laut dan menganalisis tindakan pencegahan yang dapat dilakukan untuk meminimalisir timbulnya pencemaran laut. Analisis kualitas perairan menggunakan alat ukur thermometer digital, pH meter, DO meter, secchi disk, dan refractometer. Pengujian kandungan timbal (Pb) menggunakan alat AAS dilakukan di Laboratorium Teknik Lingkungan Universitas Diponegoro. Hasil pengukuran suhu pada kisaran 30,5-32,2°C; nilai pH pada kisaran 6,35-7,56; nilai dissolved oxygen (DO) pada kisaran 5,22-8,51 mg/l; nilai kecerahan pada kisaran 3,18-3,52 meter; dan nilai salinitas pada kisaran 31-35 ppt. Hasil uji kandungan timbal (Pb) yaitu pada kisaran 0,390 – 0,640 mg/l. Nilai pengukuran kualitas air tersebut masih tergolong memenuhi standar baku mutu, akan tetapi pada uji kandungan timbal hasil yang didapatkan masih melebihi standar baku mutu sesuai dengan PP Nomor 22 Tahun 2021 Republik Indonesia mengenai Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan KepMen LH Nomor 51 Tahun 2004 mengenai Baku Mutu Air Laut Pelabuhan.  Tanjung Emas Port, Semarang, Central Java is included in one of the port facilities in Indonesia which houses several industries in it. The research location this time is located at one of the port facilities, namely the Nusantara Jetty which generally has port activities such as loading and unloading of coal, sand, and wood logs using heavy equipment such as excavators and wheel loaders. The existence of many port activities can be regarded as a factor that can influence the condition or good and bad of sea water and levels of lead (Pb) in sea water in the Nusantara Pier area. This research was conducted to determine the quality of seawater, analyze levels of heavy metals in seawater and analyze preventive measures that can be taken to minimize marine pollution. Analysis of water quality using digital thermometers, pH meters, DO meters, secchi disks, and refractometers. Testing for lead (Pb) content using the AAS tool was carried out at the Diponegoro University Environmental Engineering Laboratory. Temperature measurement results in the range of 30.5-32.2°C; pH value in the range of 6.35-7.56; dissolved oxygen (DO) value in the range of 5.22-8.51 mg/l; brightness value in the range of 3.18-3.52 meters; and salinity values in the range of 31-35 ppt. The test results for lead (Pb) content were in the range of 0.390 – 0.640 mg/l. The water quality measurement value is still classified as meeting the quality standard, but the lead content test results obtained still exceed the quality standard according to PP Number 22 of 2021 of the Republic of Indonesia concerning the Implementation of Environmental Protection and Management and Minister of Environment Decree Number 51 of 2004 concerning Port Seawater Quality Standard.
Analisis Kadar TAN Terhadap Bobot Udang di Tambak Udang Mangrove Jembatan Api-Api, Kulonprogo Anggoro, Muhammad Faisal; Yulianto, Bambang; Suryono, Suryono
Journal of Marine Research Vol 13, No 2 (2024): Journal of Marine Research
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmr.v13i2.40094

Abstract

Budidaya udang vaname (Litopenaeus vanamei) menjadi andalan dalam budidaya karena menjadi komoditas ekspor unggulan di Indonesia dan mancanegara. Udang vaname memiliki tingkat kelangsungan hidup di atas 90 %, tingkat pertumbuhan cepat dan waktu pemeliharaan yang lebih pendek dibandingkan komoditas lainnya. Salah satu tantangan dalam praktik budidaya yaitu terjadinya pencemaran amonia yang disebabkan oleh limbah pakan dan kotoran udang dimana dinilai berbahaya bagi udang yang dipelihara. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar ammonia terlarut terhadap bobot udang di tambak udang Mangrove Jembatan Api-Api, Kulonprogo. Materi yang digunakan dalam penelitian di tambak udang Mangrove Jembatan Api-Api, Kulonprogo adalah kadar amonia terlarut, bobot udang dan kualitas perairan lainnya. Kadar amonia terlarut, bobot udang dan kualitas perairan diperoleh melalu metode survei yang meliputi kegiatan observasi lapangan dan pengumpulan data primer dilakukan 2 kali sampling dimana sampling pertama selama 4 hari (DOC 165) dan sampling kedua selama 3 hari (DOC 53). Data kadar amonia diperoleh melalui uji spektofotometri (uji lab), sedangkan bobot udang diperoleh melalui timbangan digital.Hasil penelitian meliputi kadar amonia B4 0,0564 mg/L, B6 0,1127 mg/L, BT2 0,0583 mg/L dan BT3 0,0699 mg/L, bobot rata-rata udang B4 34,66 gr, B6 36,86 gr, BT2 4,36 gr dan BT3 3,78 gr. Berdasarkan hasil penelitian kadar amonia terlarut pada lokasi penelitian rata-rata berada di bawah baku mutu tambak dan hubungan antara kadar amonia terhadap berat udang di tambak udang Mangrove Jembatan Api-Api, Kulonprogo yang didapat tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap bobot udang karena terkontrol.
Kajian Tingkat Timbal (Pb) di Perairan Pantai Semarang: Studi Kasus pada Kerang Darah Kusumadiani, Tazkia Aulia; Redjeki, Sri; Yulianto, Bambang
Journal of Marine Research Vol 13, No 3 (2024): Journal of Marine Research
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmr.v13i3.39367

Abstract

Masuknya zat ataupun komponen ke dalam lingkungan laut yang menyebabkan berkurangnya kualitas perairan disebut sebagai pencemaran laut. Logam berat merupakan salah satu bahan pencemar yang banyak ditemukan di lingkungan laut. Contohnya adalah timbal (Pb). Pencemaran lingkungan laut tidak hanya berdampak terhadap menurunnya kualitas perairan, akan tetapi juga berdampak pada manusia yang mengkonsumsi produk hayati laut. Pesisir Kota Semarang merupakan wilayah tersibuk di Jawa Tengah dengan tingginya berbagai aktivitas seperti pemukiman, transportasi darat dan laut, industri, perikanan, dan pertanian yang mengakibatkan tingginya masukan polutan ke lingkungan laut yang mengakibatkan turunnya kualitas perairan darat. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kandungan logam timbal (Pb) pada air, sedimen, dan kerang darah (A. granosa) di Perairan Pantai Semarang. Konsentrasi logam berat Pb dalam air dan sedimen dianalisis dengan menggunakan Flame AAS sedangkan untuk kerang darah menggunakan metode ICP. Kandungan Pb pada seluruh sampel di bulan Maret 2023 lebih rendah dibandingkan pada Januari 2023. Pb dalam air (0,059 – 0,067 mg/L) pada Januari 2023 telah melebihi nilai baku mutu (0,008 mg/L) sementara pada Maret 2023 adalah <0,003 mg/L. Konsentrasi sedimen pada Januari 2023 (20,19 – 22,47 mg/kg) dan Maret 2023 (6,03 – 6,763 mg/kg) tidak melebihi baku mutu (50 mg/kg). Pb dalam kerang darah pada Januari 2023 (0,118 – 0,134 mg/kg) dan Maret 2023 (<0,040 mg/kg) tidak melebihi baku mutu (1,5 mg/kg). Perhitungan asupan aman konsumsi kerang darah untuk mengetahui batas aman konsumsi kerang darah pada berat badan 55 dan 60 kg masing masing adalah 10,261-11,653 kg/minggu dan 11,194-12,712 kg/minggu. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi acuan dalam melihat tingkat pencemaran logam yang ada di Perairan Pantai Semarang.The entry of substances or components into the environment that caused a reduction in the quality of waters is known as marine pollution. Heavy metals are one of the most pollutant materials found in the marine environment. Example of heavy metal is lead (Pb). Contamination in the marine environment not only has an impact on decreasing water quality, but also on humans who consume marine biological products. The coastal of Semarang City known as busiest area in Central Java with high levels of various activities such as settlements, land and sea transportation, industry, fisheries, and agriculture which result in a high input of pollutants into the marine environment that make a decline in the quality of inland and sea waters. Purpose of this study is to determine content of heavy metal lead (Pb) in water, sediment, and blood shells (Anadara granosa) in Semarang Coastal waters. Concentration of heavy metal Pb in water and sediment was analyzed using Flame AAS while for blood shells using the ICP method. Pb content in all sample in March 2023 is lower than January 2023. Pb content in water (0,059 - 0,067 mg/L) in January 2023 has exceeded the quality standard value (0,008 mg/L) meanwhile in March 2023 Pb is <0,003 mg/L. Sediment concentration in January 2023 (20,19-22,47 mg/kg) and in March 2023 (6,03 – 6,763 mg/kg) did not exceed the quality standard (50 mg/kg). Pb content in blood shells in January 2023 (0,118 – 0,134 mg/kg) and in March 2023 (<0,040 mg/kg) did not exceed the quality standard (1,5 mg/kg). Calculation safe intake consumption of blood shells to determine the safe limit consumption of blood shells at 55 kg and 60 kg body weight respectively is 10,261 – 11,653 kg/week and 11,194 – 12,712 kg/week. The research results are expected to be a reference in looking at the level of metal pollution in Semarang Coastal Waters.
Kandungan Senyawa Bioaktif dan Aktivitas Biologis Daun Mangrove Lumnitzera racemosa di Pantai Teluk Awur dan Pantai Blebak Jepara Dewi, Melati Sukma; Tri Nuraini, Ria Azizah; Yulianto, Bambang; Sibero, Mada Triandala
Journal of Marine Research Vol 12, No 3 (2023): Journal of Marine Research
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmr.v12i3.34584

Abstract

Lumnitzera racemosa tumbuh luas di hutan bakau di daerah tropis, menjanjikan potensi sumber daya untuk digunakan manusia sebagai bahan farmakalogi dari senyawa bioaktif yang terkandung di dalamnya. Penelitian sebelumnya menunjukkan ekstrak L. racemosa berpotensi sebagai antimikroba, antihipertensi, anti diare, dan antioksidan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik senyawa bioaktif dan juga mengetahui aktivitas antibakteri dan antioksidan pada ekstrak daun mangrove L. racemosa asal Pantai Teluk Awur dan Pantai Blebak, Jepara, Jawa Tengah. Metode ekstraksi menggunakan maserasi bertingkat dengan tiga pelarut berbeda berdasarkan kepolarannya. Uji fitokimia dan Analisa Metabolite Finger Printing dengan TLC (Thin Layer Chromatography) dilakukan untuk mengetahui senyawa bioaktif yang terkandung dalam daun mangrove L. racemosa, untuk mengetahui aktivitas biologis yaitu aktivitas antibakteri digunakan metode agar well dengan menggunakan empat bakteri MDR (Multi Drug Resistance), sedangkan uji aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH (2,2-difenil-1-pikrilhidrazil). Hasil uji fitokimia menujukkan senyawa bioaktif ekstrak daun L. racemosa yang meliputi alkaloid, flavonoid, fenol hidrokuinon, dan steroid. Analisa Metabolite Finger Printing dengan uji TLC menunjukkan senyawa bioaktif yang terkandung antara lain: terpenoid, fenol, dan alkaloid dan positif menunjukkan aktivitas antioskidan. Aktivitas antibakteri, menunjukkan hasil negatif yaitu tidak terbentuknya zona hambat pada ke empat bakteri. Aktivitas antioksidan dilihat dari nilai IC50 daun L. racemosa Pantai Teluk Awur menujukkan nilai IC50 paling baik adalah ekstrak metanol 161,606 ppm (lemah) sedangkan pada lokasi Pantai Blebak menunjukkan nilai IC50 yang berpotensial pada ekstrak etil asetat 17,441 ppm (sangat kuat). Daun mangrove L. racemosa Pantai Teluk Awur dan Pantai Blebak memiliki potensi untuk bidang farmakologi dilihat dari hasil aktivitas senyawa bioaktif yang terkandung dalam daun L. racemosa. Lumnitzera racemosa grows widely in mangrove forests in the tropics, promising potential resources for pharmaceutical ingredients from the bioactive compounds contained in it. Previous studies have shown the extract may have biological activities such as antimicrobial, antihypertensive, antidiarrheal, and antioxidant. The purpose of this study was to determine the bioactive antibacterial compounds and also to determine the activity and antioxidants in the extract of the mangrove leaves of L. racemosa from Teluk Awur Beach and Blebak Beach, Jepara, Central Java. The extraction method uses graded maceration with three different solvents based on their polarity. Phytochemical tests and Metabolite Finger Printing Analysis with Thin Layer Chromatography (TLC) tests were carried out to determine the bioactive compounds contained in the mangrove leaves of L. racemosa, to determine the biological activity, namely the antibacterial activity used by the agar method using four MDR (Multi-Drug Resistance) bacteria, while the activity test antioxidant using the DPPH method (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl). The results of the phytochemical test showed that the bioactive compounds of L. racemosa leaf extract included: alkaloids, flavonoids, phenol hydroquinone, and steroids. Metabolite Finger Printing Analysis with Thin Layer Chromatography (TLC) test showed that the bioactive compounds contained include terpenoids, phenols, and alkaloids and positively indicated antioxidant activity. Antibacterial activity showed negative results, namely no inhibition zone was formed on bacterial empathy. Antioxidant activity seen from the IC50 value of L. racemosa leaves showed the best IC50 value was methanol extract 161,606 ppm (weak) while at Blebak Beach location showed possible IC50 value in ethyl acetate extract 17,441 ppm (very strong). The mangrove leaves of L. racemosa Teluk Awur Beach and Blebak Beach have potential in the field of pharmacology seen from the results of the activity of bioactive compounds contained in the leaves of L. racemosa leaves.
Heavy Metal Contamination on Vannamei Shrimp Aquaculture in North Coast of Central Java Apresia, Fadil; Ambariyanto, Ambariyanto; Yulianto, Bambang; Payus, Carolyn Melissa
ILMU KELAUTAN: Indonesian Journal of Marine Sciences Vol 28, No 3 (2023): Ilmu Kelautan
Publisher : Marine Science Department Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ik.ijms.28.3.241-250

Abstract

The North Coast of Central Java receives consignments of waste containing heavy metal contamination from several sources, resulting in a decrease in water quality on the coast. Heavy metal contamination in water sources, such as Pb, Cd, and Cr that will be used in shrimp farming. The impact of Pb, Cd, and Cr can have several adverse effects, such as health risk, ecological imbalance, reduce shrimp growth and productivity, environment pollution. The research was conducted to analyze heavy metal contamination levels in ponds and vannamei shrimp yields on the northern coast of Central Java. The method involved collecting shrimp, water, and sediment samples at nine different locations (Dampyak; Suradadi; Kedongkelor; Danasari; Nyamplungsari; Pesantren; Depok; Wonokerto; Degayu). Heavy metal data were analyzed with SPSS. The mean lead concentrations were 0.52+0.19 mg.kg-1 in sediment, 0.66+0.11 mg.kg-1 in water, and 0.86+0.18 mg.kg-1 in shrimp. Cadmium levels were measured in soil (0.028+0.03 mg.kg-1), water (0.027+0.021 mg.kg-1), and shrimp (0.011+0.004 mg.kg-1). The mean chromium concentrations were 0.51+0.25 mg.kg-1 in sediment, 0.93+0.40 mg.kg-1 in water, and 0.95+0.11 mg.kg-1 in shrimp. Based on the calculation of the average BAF x > 1.0, vannamei shrimp on the northern coast of Central Java have the capability of becoming bioaccumulation and bioindicators. The consumption of vannamei shrimp for 70 years has a lifetime risk of developing cancer due to the LCR value of x > 10-6 on the northern coast of Central Java.
The Impact of Varying Alginate Co-activation with Probiotics on the Artemia Bioencapsulation to Enhance Immunity Against Vibrio spp. Suryono, Chrisna Adhi; Santoso, Adi; Yudiati, Ervia; Yulianto, Bambang; Sunaryo, Sunaryo; Azhar, Nuril; Alghazeer, Rabia
ILMU KELAUTAN: Indonesian Journal of Marine Sciences Vol 29, No 3 (2024): Ilmu Kelautan
Publisher : Marine Science Department Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ik.ijms.29.3.372-384

Abstract

Alginate is known as an immunostimulant. The comprehensive study of Artemia on its co-activity with Lactobacillus bulgaricus resolves the relationship of feed digestibility, hematological parameters, gene expression, feed digestibility, and disease-resistant have not been covered. This study aimed to determine the effect of various doses alginate with Lactobacillus bulgaricus bio-encapsulated Artemia in Vibrio vulnificus, V. parahaemolyticus, and V. harveyi challenged. Alginate from Sargassum sp. L. bulgaricus were cultured and grown with de Man, Rogosa and Shape media. Nauplii Artemia was encapsulated for one hour with 400, 600, 800 ppm alginate doses, with and without probiotics. The Artemia then was challenged with three Vibrio spp. The Artemia mortality, immune parameters (Phenol Oxidase, Super-oxide Dismutase) were evaluated. Pro Phenol Oxidase, b-1,3-glucan-binding proteins (LGBP), and Lectin gene expression as well as gut evacuation time, fullness of gut were recorded.  Compared to the non-probiotic alginate, co- probiotic activated and improved the mortality rate of 400 ppm alginate from 100% to 30-70% (36 h), CMI of 276-702, and mortality reduction (41.21-74.59%). The co-activity of 400 ppm alginate and L. bulgaricus resulted in higher PO and SOD activity. LGBP and proPO gene expression were also upregulated 233.44% and 185.17%. The gut evacuation time and fullness of alginate 400 ppm and L. bulgaricus treatment have also resulted in better performance than those of 800 ppm alginate without probiotics. Alginate and L. bulgaricus probiotics cooperated synergically through pre and probiotic mechanisms. This Artemia bio model defines that this combination will improve the survival rate, immune system, and gene expression. In the future this will be beneficial in terms of shrimp production in ponds.
Sastra dan Sastrawan Jawa Timur di Era Pandemi: Tinjauan Respons Pembaca Ahmadi, Anas; Darni; Yulianto, Bambang
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia SPECIAL EDITION: SEMINAR NASIONAL LALONGET II
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.vi.5395

Abstract

This study aims to explore East Javanese literature and writers during the pandemic through the perspective of reader response. This study uses an interpretive qualitative approach. The informants in this study were professional literary readers and ordinary literary readers. as many as 84 respondents have responded to the Indonesian Literature Reader form in East Java from various categories with a distribution of 66.3 percent of undergraduate students; 18.8 percent of Lecturers; 8.4 percent of Teachers; 4.2 percent of General; Researchers and Doctoral students got the same result, namely 1.1 percent. Data collection techniques were carried out by means of interviews and questionnaires. The results of the study show the following. First, it represents the psychology of the author.” 58.9 percent of respondents answered that the literary work represented the psychology of the author, 28.4 percent did not know and 12.6 percent did not. Second, the literary work represents the author's psychology, as many as 58.9 percent answered yes. While at least answering the literary work does not represent the psychology of the author, which is 12.6 percent. Third, the psychology understood by the reader, namely Personality Psychology (existential, behavioral, psychoanalytic, humanistic) with 28.4 percent answered yes, while at least 1.1 percent answered Masculinity Psychology and Mass Psychology. Indonesian writers in East Java tend to bring up Javanese human psychology in their literary works?” Of these questions, 52.6 percent of respondents answered that Indonesian writers in East Java tended to bring up Javanese human psychology in their literary works, as many as 42.1 percent answered maybe and 5.3 percent answered that Indonesian writers in East Java tended not to bring up Javanese human psychology in their literature. his literary works.
Refleksi Karakter Masyarakat Madura dalam Film Pendek Mata Pena: Kajian Semiotika Hidayat, David Hidayat; Yulianto, Bambang; Savitri, Agusniar Dian
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.v4i2.6386

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan karakter kehidupan masyarakat Madura yang terkandung di dalam film “Mata Pena” dengan pendekatan semiotika. Urgensi penelitian ini untuk mendasari pandangan bahwa orang Madura tidak seperti pandangan negatif yang dipikirkan selama ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik deskripsi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik simak video, catat hal-hal penting, dan pustaka sebagai referensi penguat terhadap argumentasi. Teknik analisis yang dilakukan adalah dengan mereduksi data sesuai dengan klasifikasinya, menampilkan data, dan menyimpulkan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) aspek tanda tersebut dikelompokkan dalam bentuk ujaran denotasi, konotasi, dan mitos. Secara sederhana, makna denotasi adalah penggamabaran makna sebenarnya dari bahasa Madura ke dalam bahasa Indonesia. Untuk makna konotasi dan mitos adalah dua hal yang berkaitan terhadap makna yang disepakati dalam kehidupan kebudayaan masyarakat Madura. Hal tersebut tergambar pada mitos yang berisi tentang peribahasa (parebhasan) Madura yang disepekati bersama. (2) Refleksi (karakter) pada film pendek Madura tersebut berisi beberapa karakter yaitu kekeluargaan, kokoh (teguh), berhati-hati, dan dapat dipercaya. Karakter-karakter tersebut merupakan implementasi kebudayaan masyarakat Madura dalam berkehidupan sosial dalam sehari-hari.
Development of Teaching Materials for Multicultural Education Literacy in Integrating Baduy Tribal Culture in International Elementary Schools A'nillah, Khusnun; Yulianto, Bambang; Suhartono, Suhartono
Jurnal Sustainable Vol. 7 No. 1 (2024): Sustainable
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/kjmp.v7i1.4066

Abstract

This research aims to develop multicultural education literacy teaching materials that integrate the culture of the Baduy Tribe in International Elementary Schools using the ADDIE method. In this era of globalization, multicultural education is becoming increasingly important to strengthen national identity and promote cultural diversity. The Baduy tribe, with its rich culture, significantly contributes to Indonesia's cultural heritage. Therefore, integrating Baduy culture into the curriculum is expected to enrich students' learning experience. The research method used is the ADDIE method, which consists of five stages: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. At the development stage, teaching materials are created and integrated with the cultural elements of the Baduy Tribe. Implementation is done by testing the teaching materials on grade IV students of International Elementary School. Evaluation was conducted to measure the effectiveness of teaching materials in improving students' understanding of multicultural literacy.. The evaluation also shows that students can better appreciate cultural diversity after using this teaching material. Constraints encountered during development and implementation include limited resources and time, but they can be overcome with collaborative strategies and schedule adjustments. In conclusion, the development of multicultural education literacy teaching materials that integrate the culture of the Baduy Tribe using the ADDIE method has succeeded in improving the quality of learning at SD International. Recommendations for future research are to expand the scope of other local cultures and test the effectiveness of teaching materials over a longer period.
Co-Authors ., Yuniseffrendi A'nillah, Khusnun A.A. Ketut Agung Cahyawan W AA Sudharmawan, AA Abdul Kholiq Adi Santoso Adi Santoso Afifuddin, Mokh Afiif Lubis, Abdurrazaq Agoes Soegianto Agung Wibowo, Yermia Nugroho Agus Sabdono Alam Setiawan Alghazeer, Rabia Ali Djunaedi Ali Ridlo Ambariyanto , Amtoni Caesario Nainggolan Anak Agung Gede Sugianthara Anas Ahmadi Anggoro, Muhammad Faisal Anggraeni, Yonita Shelly Apresia, Fadil Ardiani S., Yosephina Ardiyanti, Warsita Noer Aribowo, Irham Arif Budi Wibowo Arifati Munfarida Arintika Widhayanti, Arintika Aris Ismanto Arum Rosita Dewi Asmarani, Ratih Asnita Fraselina Samosir Asteria, Prima Vidya Azhar, Nuril Azizan, Yoga Rifqi Bambang Harianto Bayu Munandar Bayu Romadhona Binar Kurnia Prahani Bintang, Hamdan S. Budi Warsito Carreca, Irhamna Nirbhaya Chrisna Adhi Suryono Chrisna Adi Suryono Damanik, Sonny Rieldo Darim, Abu Darmawi, Ahmad Darni Denrishaq Budi Wicaksono Deska Dwi Iriana Dewi Basthika Makrima Dewi, Melati Sukma Dharma, Fajar Pitarsi Dhian Sweetania Dhimas Firmansyaf Diah Permata Wijayanti Diah Permata Wijayanti Didik Nurhadi Dimpos Jonathan Sianipar Dwi Haryanti Dwi Haryo Ismunarti Dwinanto, Bambang Eddy, Yulius Sarjono Eksa Novritasari Elih Sudiapermana, Elih Endang Supriyantini Ervia Yudiati Evta Rina Mailisa Fauziah Shahul Hamid Fauziyah, Gina Fawaz Muhammad Sidiqi FINNA RAHMA HIJRIA Fitriah, Putri Imarotul Gunawan Widi Santosa Hadiyanto Hadiyanto Hafidz Feriano Harianto, Dedy Harmanto Harmanto Harmanto HASAN SUBEKTI Hasibuan, Zhulian Hikmah Hasna Khairunnisa Hendra Kurniawan Heriawan Maulana Hidayat, David Hidayat, David Hidayat Hilda Hilaliyah I Gede Widhiantara I Made Gde Sudyadnyana Sandhika Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ilham Fadli, Rusli Indrawan, Adam Irfandi, Achmad Iriana, Deska Dwi Ita Riniatsih Jafron Wasiq Hidayat Jusup Suprijanto Jusup Suprijanto Kagoya, Tundani Kahar Kahar, Kahar Kamsatun, Kamsatun Karjadi, Mochamad Karjadi, Mochammad Ken Suwartimah Kurniawati Kurniawati Kusuma Wati, Aisyah Kusumadiani, Tazkia Aulia Layli Hidayah Lutfillah Arief Ghinaa Shabrina Mada Triandala Sibero Mahmudi, Rahmad Ali Makmun Makmun Maryuli Dyah Cahyani Maryuli Dyah Cahyani Michael Teguh Adiputra Siahaan Mimin Karmini Mintowati, Maria Mintowati, Mintowati Mirnawati, Silvia Septi MUAZIZAH, RISALATUL MUHAMMAD ABDUL GHOFUR Muhammad Amin Muhammad Assegaf Baalwi Mulyono Murniatie, Itznaniyah Umie Mursidah, Ichsani Nadiyah, Milania Nasihah, Siti Addinul Nico Prasetyo Nugrahanto Nila Antika Sari, Zenius Nirwani Soenardjo Nita Puspita Sari nita puspita sari Noor Komari Pratiwi, Noor Komari Nurmalika, Ratu Ocky Karna Radjasa Payus, Carolyn Melissa Prastyo Abi Widyananto Pratiwi, Ningsih Ika Prawidana, Irma Prihatnanto, Rendy Puji Anto Puji Sularsih Puji Wiratmo Pujianto, Hendri Putra Panuntun Putu Angga Wiradana Rachman, Achmad Fajar Raden Ario Rahma Nur Kharisma RAHMAWATI, FIRDHA Rahmawati, Tati Ramadhan, Rizal Rizky Refinda Juliant Mentari Renni Anggraini Reza Hafiz Pranajaya Ria Azizah Tri Nuraini Ridwan Setiawan Rieziq Aldi Suryo Rikke Kurniawati Rini Pramesti Rizal, Moh Ahsan Shohifur Rizqy, Aimatun Nisfia ROCHMATUL MAFULA, SITI Romadhon, Sahrul Rozi Hamdani Rusman, Fahmi Fawzy Saepudin, Asep Sakti Imam Muchlissin Samiyah, Samiyah Samosir, Asnita Fraselina Sanjaya, Remi Savitri, Agusniar Dian Septiana, Hespi Septiani, Yosephina Ardiani Setiowati, Vivirian Setyowati, Lis Shahara, Kaffila Karunia Shodiq, Syamsul Shofa Farihah Sholihin, Achmad Sibero, Mada Triandala Siska Aprilliyanti Siti Maizul Habibah Siti Nur Fatimah Soepardi, Djojok Sonny Rieldo Damanik Sri Redjeki Sri Sedjati Sri Yulina Wulandari Subagiyo Subagiyo Subagiyo Subagiyo Subandiyah, Heny Sudarno Sudarno Sudikan, Setya Yuwana Sueb Sugiyarto Sugiyarto Suharsono Suharsono Suhartono Suherman, Suherman Sukardani, Puspita Sukardani, Puspita Sari Sulistyo, Anggita Al Haris Sunaryo Sunaryo Sunaryo Sunaryo Supratno, Haris Suryo, Rieziq Aldi Suryono Suryono Sutrisno Anggoro Sutrisno Anggoro SUYATNO Syamsul Sodiq Tati Ruhmawati Tengsoe Tjahjono, Tengsoe Thael Pratama, Agri Tri Retnaningsih Soeprobowati Triono Agung Trisusana, Anis Ulfa, Rinda Maria WAHYU SUKARTININGSIH Wahyudi, Kristanto Wasilatul Murtafiah Widawati, Etty Yohanes, Budinuryanta Yulianto, Bernawan Yundari, Yundari Yuniseffendri Yuwana, Setya Zhulian Hikmah Hasibuan