Articles
Pengaruh Corporate Social Responsibility Employer Attractiveness Terhadap Job Pursuit Intention yang Dimediasi oleh Corporate Reputation Pada Generasi Z
Selvia Rahmadianti, Islanova;
Emilisa, Netania;
Mahdiansyah Falah, Rafi
Action Research Literate Vol. 8 No. 6 (2024): Action Research Literate
Publisher : Ridwan Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46799/arl.v8i6.391
Penelitian ini mengkaji pengaruh Corporate Social Responsibility (CSR) dan Employer Attractiveness terhadap Job Pursuit Intention (JPI) yang dimediasi oleh Corporate Reputation pada Generasi Z di Jakarta. Penelitian ini berfokus pada perusahaan Fast Moving Consumer Goods (FMCG) yang sering kali memiliki profil perusahaan yang terkenal dan kompetitif dalam menarik serta mempertahankan talenta terbaik. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Structural Equation Model (SEM) dengan perangkat lunak AMOS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CSR dan Employer Attractiveness memiliki pengaruh positif signifikan terhadap JPI, baik secara langsung maupun melalui Corporate Reputation. Temuan ini menegaskan pentingnya praktik CSR dan strategi Employer Attractiveness dalam menarik minat Generasi Z untuk melamar pekerjaan. Selain itu, Corporate Reputation terbukti sebagai mediator yang kuat dalam hubungan antara CSR dan JPI serta Employer Attractiveness dan JPI. Studi ini memberikan wawasan bagi perusahaan FMCG dalam mengembangkan strategi rekrutmen yang efektif untuk menarik generasi muda.
Anteseden Digital Transformation Capabilities Karyawan di Perusahaan Sektor Ritel di Jakarta Barat dan Jakarta Pusat
Nurhikmah, Mutia;
Emilisa, Netania;
Astuti, Rezi Dwi;
Nabila, Dian;
Latuconsina, Sonja Amira Mashita
Action Research Literate Vol. 9 No. 1 (2025): Action Research Literate
Publisher : Ridwan Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46799/arl.v9i1.2542
Penelitian ini mengkaji pengaruh kemampuan transformasi digital, kepemimpinan digital, komitmen organisasi, perilaku kewarganegaraan organisasi terhadap perusahaan sektor ritel. Latar belakang tantangan besar ini dalam menghadapi transformasi digital di era industri 4.0. Agar tetap kompetitif, perusahaan perlu beradaptasi dengan teknologi digital, termasuk melalui e-learning untuk meningkatkan keterampilan karyawan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan membagikan kuesioner kepada 170 karyawan dari Perusahaan Sektor Ritel Jakarta Barat dan Jakarta Pusat. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada pengaruh yang signifikan antara kemampuan transformasi Digital dan kepemimpinan Digital, dan kepemimpinan digital tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Komitmen Organisasi. Namun memiliki pengaruh positif pada Komitmen Organisasi, dan kewarganegaraan organisasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa upaya untuk mencapai keberhasilan transformasi digital membutuhkan faktor pendukung lain seperti dukungan pemerintah dan sumber daya organisasi. Studi ini memberikan wawasan bagi perusahaan tentang kemampuan transformasi digital, kepemimpinan digital, dan komitmen organisasi untuk memperkuat perilaku kewarganegaraan organisasi.
Pengaruh Artificial Intelligence (AI) dan Leadership terhadap Sustainable Organisational Performance yang dimediasi oleh Employee Engagement pada Perusahaan E-commerce di Jakarta Selatan
Emilisa, Netania;
Hilalluddin, Ahmad;
Andrianto, Handika;
Apriansyah, Hendri
AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Ekonomi & Bisnis Vol. 5 No. 3 (2025): AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Ekonomi & Bisnis
Publisher : Perhimpunan Sarjana Ekonomi dan Bisnis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37481/jmeb.v5i3.1493
This study investigates the influence of Artificial Intelligence (AI) and leadership on sustainable organizational performance, with employee engagement as a mediating variable, within e-commerce companies in South Jakarta. In the context of rapid digital transformation, the adoption of smart technologies such as AI and the implementation of adaptive leadership are considered critical drivers of long-term organizational sustainability. Employee engagement plays a central role in strengthening the link between AI implementation and leadership style with organizational performance outcomes. A quantitative research approach was employed using a survey method involving 150 respondents from various e-commerce firms. Data analysis was conducted using Structural Equation Modeling (SEM). The findings indicate that both AI and leadership significantly influence employee engagement and sustainable organizational performance. Moreover, employee engagement serves as a significant mediator in the relationship between AI and leadership and organizational sustainability. These results highlight the need for e-commerce companies to go beyond technology adoption and invest in effective leadership and employee engagement strategies to foster resilient and sustainable organizational outcomes.
Analisis Pengaruh Communication and Interaction dan PWE (Physical Work Environment) terhadap IOC (Innovative Organizational Culture) yang Dimediasi oleh Employee Performance pada Karyawan Gen Z Perusahaan Startup di Jakarta Pusat
Rosalinda, Ana;
Emilisa, Netania;
Saputra, Gavrila Indra;
Rahma, Nida Nayla
AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Ekonomi & Bisnis Vol. 5 No. 3 (2025): AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Ekonomi & Bisnis
Publisher : Perhimpunan Sarjana Ekonomi dan Bisnis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37481/jmeb.v5i3.1502
Startups in Jakarta are facing intense competition and a workforce dominated by Generation Z, presenting new challenges in cultivating an innovative organizational culture (IOC). This study investigates the influence of Communication and Interaction and the Physical Work Environment (PWE) on IOC, with Employee Performance serving as a mediating variable. The research aims to examine whether strong communication practices and a conducive physical work environment can enhance employee performance, ultimately fostering innovation within organizational culture. A quantitative correlational approach was employed, with data collected from 117 Generation Z employees (aged 20–30) working at startup companies in Central Jakarta. The survey was administered online, and the data were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The results demonstrate that both Communication and Interaction and PWE have significant positive effects on Employee Performance. Furthermore, Employee Performance significantly influences IOC and mediates the relationship between both independent variables and IOC. The findings highlight the need for startups to invest in open, technology-driven communication systems and well designed, ergonomic workspaces to optimize Gen Z performance and cultivate a sustainable innovative culture. This study contributes to organizational behavior research by emphasizing the mediating role of employee performance and addressing a contextual gap in the literature, particularly in the startup ecosystem of Indonesia.
PENGARUH JOB STRESS TERHADAP EMPLOYEE PERFORMANCE YANG DIMEDIASI DENGAN ORGANIZATIONAL COMMITMENT PADA KARYAWAN PERUSAHAAN PERDAGANGAN ENERGI
Roretta, Tessalonika Magdalena;
Andreas Wahyu Gunawan;
Netania Emilisa;
Mutiara Syafriza
Jurnal Ekonomi Trisakti Vol. 5 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Lembaga Penerbit Fakultas EKonomi dan Bisnis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25105/jet.v3i2.16872
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh job stress terhadap employee performance yang dimediasi dengan organizational commitment. Penelitian ini penting sebab berangkat dari upaya perusahaan untuk meningkatkan persaingan dan mencapai keunggulan di tengah persaingan bisnis. Pengujian hipotesis pada penelitian ini menggunakan metode analisis regresi berganda yang menggunakan software SPSS 25. Data dalam penelitian ini, dikumpulkan dari 152 karyawan dengan metode sensus sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa Job Stress memiliki pengaruh negatif terhadap Employee Performance, Job Stress memiliki pengaruh negatif pada Organizational Commitment, adanya pengaruh positif Job Stress terhadap Employee Performance yang dimediasi oleh Organizational Commitment. Diharapkan dari hasil penelitian dapat menambah refrensi bagi para manajerial untuk menurunkan stres kerja karyawan, agar dapat meningkatkan komitmen organisasi yang dapat menghasilkan kinerja karyawan yang lebih baik.
Linking Exploitative Leadership, Green HRM to OCBE and Emotional Exhaustion Among Gen Z in Jakarta’s F&B Industry
Arafah, Mutiara Jihad;
Emilisa, Netania;
Aldisa, Syafira;
Mariaulfa, Inge
Golden Ratio of Human Resource Management Vol. 6 No. 1 (2026): August - February
Publisher : Manunggal Halim Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52970/grhrm.v6i1.1350
The food and beverage (F&B) industry in Jakarta has experienced rapid growth, but it also contributes significantly to environmental degradation. To address this issue, fostering employees’ voluntary pro-environmental behaviors known as Organizational Citizenship Behavior for the Environment (OCBE) is essential. This study examines the influence of exploitative leadership and Green Human Resource Management (Green HRM) on OCBE, with Emotional Exhaustion serving as a mediating variable among Generation Z employees in South Jakarta’s F&B sector. A quantitative survey method was employed, involving 180 purposively selected respondents. Data were analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) and the Sobel test. The findings reveal that while Green HRM significantly enhances OCBE, it also increases Emotional Exhaustion. In contrast, exploitative leadership hurts OCBE but does not significantly affect Emotional Exhaustion. Furthermore, emotional exhaustion significantly reduces OCBE and mediates the relationship between Green HRM and OCBE. These results underscore the importance of maintaining employees’ psychological well-being when implementing environmentally oriented HRM practices. Organizations are encouraged to avoid exploitative leadership styles and to balance the demands of Green HRM with adequate emotional support to optimize OCBE.
Faktor Faktor yang Mempengaruhi Turnover Intention Pada Karyawan Perusahaan Jasa Ekspedisi
Zeyrofi, Mohammad;
Shabara, Dhiva Daryl;
Arbi, Muhammad Fahmi;
Emilisa, Netania;
Berliyanti, Dita Oki
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 6 (2024): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jh.v4i6.1957
Industri jasa ekspedisi adalah bisnis yang mengirimkan barang atau paket di dalam dan luar negri. Kondisi serba digital saat ini telah mengubah beberapa pola kegiatan dalam kehidupan sehari-hari, salah satunya adalah pola atau gaya belanja masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk faktor faktor yang mempengaruhi turnover intention pada karyawan perusahaan jasa ekspedisi. Penelitian ini menggunakan uji kuantitatif dan pengujian hipotesis (hypothesis testing) untuk menguji hipotesis yang dirumuskan dan membuktikan keterkaitan antar variabel. Unit analisis yang digunakan merupakan individual, yaitu karyawan ekspedisi yang bekerja di DKI Jakarta, dan data didapatkan dari setiap individu yang memberikan tanggapan sebagai sumber data individu tersebut untuk dilakukan sebuah studi melalui kuesioner. Dari hasil pengujian statistika deskriptif Pay Satisfaction merasa puas dengan gaji atau Pay Satisfaction yang karyawan terima. Hasil dari statistika deskriptif Supervisor Suport juga menunjukan bahwa para karyawan jasa ekspedisi merasakan adanya dari dukungan atasan. Supervisor Suport menimbulkan komunikasi yang baik antara atasan dan bawahan sehingga menimbulkan keharmonisan di lingkungan kerja. Hasil dari Statistika deskriptif Work Engagement menunjukan bahwa para karyawan jasa ekspedisi merasakan adanya tingkat keterlibatan yang tinggi di lingkungan pekerjaan. Selain itu, hasil statistika deskriptif Turnover Intention menunjukan bahwa para karyawan jasa ekspedisi tidak merasa untuk meninggalkan perusahaanya. Dari hasil pengujian hipotesis pertama menunjukkan bahwa Pay Satisfaction memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Work Engagement. Dari hasil pengujian hipotesis kedua menunjukkan Supervisor Suport memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Work Engagement. Dari hasil pengujian hipotesis ketiga menunjukkan Work Engagement tidak memiliki pengaruh negatif terhadap Turnover Intention.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Innovative Work Behavior Pada Sektor UMKM Di Tangerang
Arbi, Muhammad Fahmi;
Berliyanti, Dita Oki;
Emilisa, Netania;
Shabara, Dhiva Daryl;
Zeyrofi, Mohamad
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 6 (2024): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jh.v4i6.1958
Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) memainkan peran penting dalam pertumbuhan ekonomi sebuah negara. UMKM di setiap negara memiliki efek yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi innovative work behavior pada sektor umkm di tangerang. Penelitian ini menggunakan uji kuantitatif dan pengujian hipotesis (hypothesis testing) untuk menguji hipotesis yang dirumuskan dan membuktikan keterkaitan antar variabel. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini untuk menguji hipotesis adalah uji Structural Equation Model (SEM) dengan aplikasi AMOS versi 26, dan uji mediasi dengan menggunakan Sobel Test. Dari pengujian hipotesis pertama menunjukkan Diversity Management memiliki memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Employee Engagement. Dari pengujian hipotesis kedua menunjukkan Diversity Management memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Human Resource Management. Dari pengujian hipotesis ketiga menunjukkan Diversity Management memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Innovative Work Behavior. Dari pengujian hipotesis keempat menunjukkan Employee Engagement memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Innovative Work Behavior. Dari hasil pengujian hipotesis kelima menunjukkan Human Resource Management memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Innovative Work Behavior.
Pengaruh Perceived Organizational Support, Affective Commitment, Work Family Conflict terhadap Innovative Behavior pada Karyawan Perusahaan Out sourcing di Kampung Dukuh, Jakarta Timur
Sasro, Bagas Prawiro;
Emilisa, Netania;
Haj, Zamzam Nurul;
Pangestu, Muhammad Dimas
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v7i2.7356
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Perceived Organizational Support, Affective Commitment, Work Family Conflict terhadap Innovative Behavior pada karyawan Perusahaan Outsourcing di Kampung Dukuh, Jakarta Timur. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan jumlah responden sebanyak 230 karyawan dengan menggunakan metode purposive sampling. Pengujian hipotesis dilakukan dengan metode regresi linear berganda dengan bantuan Software SPSS versi 25. Hasil menunjukkan bahwa Perceived Organizational Support dan Affective Commitment berpengaruh positif terhadap Innovative Behavior. Sedangkan Work Family Conflict terdapat pengaruh negatif terhadap Innovative Behavior. Untuk penelitian selanjutnya dapat juga menambahkan dan menganalisis anteseden dari Public Service Motivation
Pengaruh Antara Organizational Culture, Internal Communication, Job Engagement, Organization Engagement dan Job Satisfaction terhadap Employee Loyalty pada Generazi Y dan Generasi Z
Amelia, Nur;
Emilisa, Netania
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v7i3.12223
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara budaya organisasi, komunikasi internal, keterlibatan kerja, keterlibatan organisasi dan kepuasan kerja terhadap loyalitas karyawan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, pengumpulan datanya melalui penyebaran kuesioner kepada 150 responden yang merupakan karyawan Generasi Y dan Generasi Z. Data penelitian ini menggunakan metode Structural Equation Model (SEM). Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel budaya organisasi dan internal komunikasi tidak mempengaruhi secara signifikan terhadap kepuasan kerja, sedangkan variabel keterlibatan kerja dan keterlibatan organisasi mempengaruhi secara positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Serta variabel kepuasan kerja mempengaruhi secara positif dan signifikan terhadap loyalitas karyawan.