p-Index From 2021 - 2026
16.27
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora AL-Fikr Equilibrium: Jurnal Pendidikan JICSA Public Health of Indonesia Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis Jurnal Berkala Kesehatan JPKMI (Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia) Phinisi Integration Review SOSIOHUMANIKA ATIKAN AcTion: Aceh Nutrition Journal Jurnal Kesehatan Manarang Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora (KAGANGA) Journal of Health Promotion and Behavior Alignment: Journal of Administration and Educational Management Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Hearty : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ilmiah Kesehatan Journal on Education Indonesian Journal for Health Sciences (IJHS) Ensiklopedia of Journal Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat Jurnal Kesehatan Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Borneo Nursing Journal (BNJ) Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia / Indonesian Health Scientific Journal Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan ARTERI : Jurnal Ilmu Kesehatan Science Midwifery Indonesian Journal of Social and Environmental Issues (IJSEI) Jurnal Scientia Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal Keperawatan Galuh Jurnal Promotif Preventif Jurnal Kesehatan Tambusai Diversity: Disease Preventive of Research Integrity Journal of Midwifery and Nursing Studies Jurnal Ilmiah Administrasita' Devotion: Journal of Research and Community Service International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Studi Ilmu Manajemen dan Organisasi GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Journal Peqguruang: Conference Series Jurnal Info Sains : Informatika dan Sains Shihatuna : Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Homes Journal: Hospital Management Studies Journal Jurnal Kolaboratif Sains Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Journal of Muslim Community Health (JMCH) Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Jurnal Berita Kesehatan Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) Indonesian Journal of Social and Educational Studies Formosa Journal of Multidisciplinary Research (FJMR) Bosowa Journal of Education Journal RESPECS (Research Physical Education and Sports) Education, Language, and Culture Journal Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran (JURRIKE) Mamangan Social Science Journal Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Journal of Global Pharma Technology Jurnal Mitrasehat Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia Seminar Nasional Hasil Penelitian LP2M UNM Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora (JURRISH) Jurnal Media Hukum Journal of Social and Humanities Jurnal Kesehatan dan Kedokteran Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan dan Kebidanan Vitalitas Medis : Jurnal Kesehatan Dan Kedokteran Quantum Wellness : Jurnal Ilmu Kesehatan Obat: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Advances in Healthcare Research Svāsthya: Trends in General Medicine and Public Health Jurnal Kesehatan Marendeng International Journal of Education, Vocational and Social Science Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Pembelajaran IPSSJ Holistik Jurnal Kesehatan Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Joong-Ki Education Specialist Mega Buana Journal of Public Health Journal of Midwifery and Nursing Studies
Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN KINERJA TENAGA KESEHATAN DALAM TEMUAN KASUS TBC DI WILAYAH KERJA DINAS KESEHATAN TORAJA UTARA Ismawati, Ros; Sudirman Sainuddin; Arlin Adam; Andi Zulkifli Abdullah
Jurnal Mitrasehat Vol. 14 No. 2 (2024): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v14i2.477

Abstract

Latar belakang: Faktor kinerja salah satu metode penentu dalam pengukuran dan evaluasi kinerja dalam meningkatkan deteksi kasus baru TBC. Tingginya angka kejadian TBC mengharuskan tenaga kesehatan berupaya semaksimal mungkin untuk mengurangi beban penyakit. Berkaitan dengan hal tersebut, peneliti bermaksud melakukan penelitian mengenai tindakan petugas kesehatan dalam meningkatkan deteksi kasus TBC di Toraja Utara. Tujuan: Untuk mengetahui analisis hubungan kinerja tenaga kesehatan dalam peningkatan penemuan kasus TBC di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Toraja Utara. Metode: Penelitian observasional analitik dengan rancangan Cross Sectional study. Populasi adalah semua tenaga kesehatan di Puskesmas Barupu sebanyak 35 orang dan Puskemas Tallunglipu yaitu sebanyak 73 orang. Pengambilan sampel dengan menggunakan Exhaustive Sampling. Hasil: Berdasarkan hasil uji chi square didapatkan hasil p-value yaitu 0,000 lebih besar dari p<0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan kinerja (ability) dalam penemuan kasus TBC di Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Toraja Utara. Kesimpulan: Hubungan antara kinerja tenaga kesehatan dan peningkatan temuan kasus menunjukkan bahwa tenaga kesehatan yang memiliki keterampilan, pengetahuan, dan kinerja yang baik cenderung lebih efektif dalam mendeteksi dan melaporkan kasus penyakit juga memperbaiki kesehatan populasi secara menyeluruh. Pelatihan dan pengembangan tenaga kesehatan serta teknologi kesehatan dapat meningkatkan kemampuan deteksi kasus kualitas pelayanan kesehatan.
Peran Gaya Kepemimpinan dan Komunikasi Organisasi terhadap Kinerja Pegawai dalam Reformasi Birokrasi Di Kabupaten Banggai Laut Pattiwael, Rahmawaty Rahman; Adam, Arlin; Alim, Andi
Shihatuna : Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Desember
Publisher : FKM UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/shihatuna.v5i2.25540

Abstract

This study aims to explore the socio-cultural dynamics in the implementation of bureaucratic reform in regional health services, focusing on the role of leadership styles and organizational communication in influencing employee performance at the Department of Health, Population Control, and Family Planning in Banggai Laut Regency. A qualitative case study approach was used, employing in-depth interviews, limited participant observation, and document analysis. The results indicate that local values such as kinship, hierarchy, deliberation, and mutual cooperation continue to influence bureaucratic processes, both as strengths and as challenges. Participatory leadership styles and two-way communication patterns significantly enhance work motivation, collaboration, and accountability. Organizational culture shaped by local values supports internal cohesion, although challenges remain, including resistance to change and limited human resource capacity. Strategies implemented to improve organizational performance include exemplary leadership, continuous training, an open and innovative work climate, and the integration of local cultural values with modern governance principles. The study concludes that the success of bureaucratic reform in the health sector at the regional level depends heavily on the organization’s ability to synergize local wisdom with professional bureaucratic standards.
PERSEPSI WANITA USIA SUBUR TERHADAP PENGGUNAAN KONTRASEPSI JANGKA PANJANG Haswindah; Adam, Arlin; Alim, Andi
JURNAL FISIOTERAPI DAN ILMU KESEHATAN SISTHANA Vol. 7 No. 2 (2025): Juli : Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jufdikes.v7i2.1991

Abstract

Kesehatan reproduksi merupakan aspek penting dalam peningkatan kualitas hidup perempuan usia subur, terutama di lingkungan kerja perkotaan. Studi ini bertujuan untuk memahami persepsi wanita usia subur terhadap penggunaan kontrasepsi jangka panjang (KJP) dan sikap mereka terhadap deteksi dini kanker serviks. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan observasi terhadap lima informan di lingkungan kerja BUMN Kimia Farma jakarta pusat. Hasil menunjukkan bahwa persepsi terhadap KJP masih dipengaruhi oleh mitos, ketakutan efek samping, serta peran pasangan dalam pengambilan keputusan. Sementara itu, sikap terhadap pemeriksaan pap smear masih rendah karena rasa takut, miskonsepsi, dan kurangnya dukungan institusi. Budaya organisasi yang individualistis dan minimnya program edukasi internal turut memperkuat sikap pasif terhadap kesehatan reproduksi. Studi ini menegaskan perlunya pendekatan edukasi yang partisipatif, dukungan institusional, dan pemahaman budaya dalam merancang intervensi yang kontekstual guna meningkatkan literasi serta akses layanan reproduksi bagi perempuan usia subur di lingkungan perkotaan.
Makna Sosial Dan Budaya Mahasiswi Terhadap Pencegahan Kehamilan Tidak Diinginkan Di Era Digital: Studi Kualitatif Pada Mahasiwi Kebidanan Universitas Mega Buana Palopo Angraeni, Sinta; Adam, Arlin; Alim, Andi
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 20 No. 2 (2025): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jikd.v20i2.2736

Abstract

Kehamilan tidak diinginkan (KTD) adalah kehamilan yang terjadi pada saat tidak menginginkan anak atau mistimed pregnancy dan kehamilan yang tidak diharapkan sama sekali atau unwanted pregnancy. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan makna sosial dan budaya yang dimiliki oleh mahasiswi kebidanan dalam memaknai upaya pencegahan kehamilan tidak diinginkan (KTD) di era digital. Mahasiswi kebidanan, sebagai calon tenaga kesehatan, diharapkan mampu menjadi agen edukasi kesehatan reproduksi. Namun demikian, pemaknaan mereka terhadap pencegahan KTD tidak hanya dipengaruhi oleh pengetahuan medis, tetapi juga oleh konstruksi sosial, nilai budaya lokal, dan paparan media digital yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologis, dan melibatkan mahasiswi aktif Program Studi Kebidanan Universitas Mega Buana Palopo sebagai informan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipatif, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencegahan KTD dipahami sebagai bentuk tanggung jawab pribadi dan profesional. Mahasiswi menginternalisasi nilai-nilai budaya yang menekankan pentingnya menjaga kehormatan dan membatasi pergaulan, serta tetap mengandalkan pengetahuan akademik dalam praktik kesehariannya. Media digital menjadi sumber informasi penting, meskipun informan bersikap kritis terhadap keakuratan konten yang tersedia. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa pemaknaan mahasiswi terhadap pencegahan KTD terbentuk dari interaksi dinamis antara pendidikan akademik, budaya lokal, dan media digital. Oleh karena itu, pendekatan edukatif yang lebih kontekstual dan sensitif terhadap budaya sangat diperlukan untuk mendukung promosi kesehatan reproduksi di kalangan mahasiswa.
Studi Kualitatif Pengaruh Knowledge Sharing Terhadap Kinerja Pegawai Di Puskesmas Malili Kabupaten Luwu Timur Agus, Rezki Aprianti; Adam, Arlin; Alim, Andi
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 10 No. 2 (2025): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v10i2.511

Abstract

Puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan primer memiliki peran strategis dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Kinerja pegawai yang optimal sangat diperlukan dalam mendukung efektivitas layanan, terlebih di wilayah dengan keterbatasan sumber daya seperti Puskesmas Malili. Salah satu pendekatan yang diyakini dapat memperkuat kinerja adalah knowledge sharing, yaitu proses pertukaran informasi, pengalaman, dan keterampilan antarpegawai dalam organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bentuk praktik knowledge sharing, pengaruhnya terhadap kinerja, serta faktor-faktor yang mendukung dan menghambat implementasinya di Puskesmas Malili. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan telaah dokumen, dengan delapan informan yang dipilih secara purposif mewakili peran manajerial, teknis, dan administratif. Analisis dilakukan secara tematik menggunakan model Miles dan Huberman, serta validasi dilakukan melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa knowledge sharing di Puskesmas Malili dilakukan secara formal (melalui briefing, rapat staf, diskusi kasus) dan informal (melalui mentoring, diskusi antarstaf). Praktik ini terbukti meningkatkan efisiensi kerja, akurasi pengambilan keputusan, dan kerja sama tim. Faktor pendukung meliputi kepemimpinan yang partisipatif, forum komunikasi yang terbuka, serta budaya kerja kolektif. Adapun hambatan yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu, resistensi individu, serta ketimpangan akses pelatihan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa knowledge sharing merupakan strategi penting dalam meningkatkan kinerja pegawai di Puskesmas, serta merekomendasikan perlunya penguatan sistem manajemen pengetahuan, pelatihan merata, dan penciptaan kebijakan internal yang mendorong budaya berbagi secara berkelanjutan.
Hidden Domination Mechanism in Student Intolerance Practices at Higher Education in Bima City Syukurman, Syukurman; Syamsu A. Kamaruddin; Arlin Adam; Syamsidah, Syamsidah; Najamuddin, Najamuddin
Education Specialist Vol. 2 No. 2 (2024): July-December
Publisher : Tinta Emas Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59535/es.v2i2.364

Abstract

This study examines the Mechanism of covert domination in the social practices of student intolerance in Higher Education (HE) in Bima City, with a focus on to investigate how covert domination in the social practices of student intolerance operates in HE at Bima City. The study uses a descriptive qualitative research method. This study began with data collection through various techniques such as in-depth interviews, observations, and document reviews. These data were then analyzed to find patterns of intolerant behavior and the social and cultural contexts that underlie them. The results of this study reveal organizational dominance, manipulation of student awareness, exclusion of minority groups, normalization of campus life, and neglect of minority religious practices. The results also show that the dominance of certain student organizations often creates a non-inclusive environment, where student awareness is manipulated to support certain agendas, resulting in the exclusion of minority groups. Minority religious practices are often ignored, which contributes to the normalization of intolerant campus life. Then in this study it was found that inclusive education and the formation of an equal community in realizing a more tolerant HE in Bima City.
Behavioral Transformation of Pregnant Women in Utilizing First Pregnancy Checkups (K1) Natsir, Nursanita; Adam, Arlin; Alim, Andi
Advances in Healthcare Research Vol. 3 No. 2 (2025): March - August
Publisher : Yayasan Pendidikan Bukhari Dwi Muslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60079/ahr.v3i2.584

Abstract

Purpose: This study aims to understand the process of behavioral transformation among pregnant women in utilizing first pregnancy check-up services (K1) in Kadolomoko Village, Baubau City, from traditional practices to medical services, considering the social, cultural, economic, and technological factors that influence it. Research Method: This study employed a descriptive qualitative approach, utilizing data collection techniques that included in-depth interviews, field observations, and documentation. Informants were selected purposively and consisted of pregnant women, posyandu cadres, puskesmas midwives, and community leaders. Data were analyzed using a thematic approach to identify patterns of behavioral change and the factors that drove them. Results and Discussion: The study's results indicate that behavioral transformation among pregnant women occurs gradually and is influenced by health education interventions, community health worker support, the use of digital technology, and the 1,000 Days of Life (HPK) program. Although most women began to utilize medical services at health facilities, traditional practices continued to be carried out as a complement due to strong cultural values. Implications: These findings emphasize the importance of an integrative approach that respects local cultural values to support sustainable health behavior change. The practical implication is that maternal health interventions need to be designed in an adaptive, participatory, and community-based manner to achieve long-term success.
Efektivitas Program Triple Eliminasi dalam Mencegah Penularan HIV dari Ibu ke Anak di Kota Palopo, Indonesia: Sebuah Analisis Epistemologi Deduktif Cartesian Jamil, Bidasari; Adam, Arlin
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 4 (2025): Agustus 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i4.2078

Abstract

Upaya eliminasi penularan HIV dari ibu ke anak (PMTCT) menghadapi hambatan signifikan di Indonesia, termasuk di Kota Palopo, meskipun Pemerintah telah mengadopsi Program Triple Eliminasi nasional. Efektivitas implementasi program ini di tingkat lokal masih kurang teruji dengan pendekatan sistematis dan rasional. Penelitian ini mengaplikasikan kerangka epistemologi deduktif Kartesian untuk menganalisis efektivitas Program Triple Eliminasi, dengan fokus pada apakah capaian lapangan konsisten dengan prinsip-prinsip rasional kebijakan. Berdasarkan analisis data sekunder program dari 2020 hingga 2024, teridentifikasi bahwa cakupan pemeriksaan HIV pada ibu hamil di Kota Palopo belum memenuhi target nasional 95%. Temuan ini menunjukkan adanya diskrepansi substansial antara ekspektasi kebijakan dan kinerja program, yang memerlukan evaluasi lebih lanjut melalui penalaran deduktif dan verifikasi empiris. Artikel ini menekankan urgensi penggabungan rasionalitas filosofis dengan bukti empiris untuk formulasi dan penguatan kebijakan kesehatan publik yang lebih optimal.
STUDI KUALITATIF; PENGALAMAN REMAJA DALAM MENGHADAPI PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA DAN TANTANGAN KESEHATAN REPRODUKSI DI ERA DIGITAL Aswar, Aswar; Adam, Arlin; Alim, Andi; Munadhir, Munadhir; Adnan, Yudhi
Jurnal Kesehatan Marendeng Vol. 9 No. 2 (2025): JURNAL KESEHATAN MARENDENG
Publisher : LPPM STIKES Marendeng Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58554/jkm.v9i02.150

Abstract

Socio-cultural changes driven by the development of digital technology have significantly impacted adolescents' lives, particularly in terms of social interaction, cultural values, and understanding of reproductive health. This study aims to explore in depth the subjective experiences of adolescents in facing socio-cultural changes and reproductive health challenges in the digital era. A qualitative approach with a phenomenological study design was employed, involving adolescent informants aged 15–19 years in Banggae Timur Subdistrict, Majene Regency, West Sulawesi. Data were collected through in-depth interviews, observation, and document analysis, and were examined using thematic analysis techniques. The findings reveal a shift in communication patterns from face-to-face interaction to social media-based communication, which affects social closeness and interpersonal skills. Adolescents also face challenges in understanding reproductive health due to limited education from schools and families, leading them to rely heavily on digital media sources that may not be reliable. Nevertheless, some adolescents demonstrated critical attitudes in filtering digital cultural influences and relied on parents as trusted sources of information. Social support from the environment, particularly families, plays a vital role in shaping adolescents’ perceptions and behaviors. Adolescents expressed the need for improved reproductive health education in schools and the provision of safe, accessible, and stigma-free counseling services. This study recommends the integration of reproductive health education into the school curriculum, teacher training, enhancement of adolescents’ digital literacy, and the development of policies based on contextual needs.
Uncovering Pregnancy Maintenance Cognitions of Housewives With Stunted Children in Makassar City Ibrahim, Irviani Anwar; Kamaruddin, Syamsu A.; Adam, Arlin; Bastiana, Bastiana; Syukur, Muhammad
Public Health of Indonesia Vol. 11 No. 3 (2025): July - September
Publisher : YCAB Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36685/phi.v11i3.1410

Abstract

Background: Stunting is a chronic nutritional problem characterized by a child’s height being shorter than the age-standard, primarily resulting from prolonged inadequate nutritional intake. According to the Indonesian Nutrition Status Survey (SSGI) in 2022, the prevalence of stunting in Indonesia was 21.6%, with Makassar City reporting a rate of 18.4%. However, data from the Indonesian Health Survey (IHS) in 2023 indicated an increase in Makassar’s prevalence to 25.4%. Objective: This study aims to explore the cognitive understanding of housewives in Makassar City regarding pregnancy maintenance and its relation to stunting prevention. Methods: A post-positivistic paradigm was applied using a descriptive qualitative design. Data were collected through in-depth interviews with participants to gain a comprehensive understanding of their perceptions and practices. Results: The findings reveal that most participants possess a basic understanding of pregnancy care and actively utilize available health services, including community health centers (puskesmas), integrated service posts (posyandu), and hospitals. Nevertheless, cultural beliefs and local traditions, such as food restrictions and ritual practices during pregnancy, continue to influence maternal behaviors. Furthermore, several participants demonstrated a limited understanding of stunting, often associating it solely with “malnutrition” or “short stature,” without fully recognizing its underlying causes or long-term developmental impacts. Conclusion: These findings underscore the need for culturally sensitive and sustainable educational interventions within maternal health services to enhance awareness and promote effective strategies for stunting prevention. Keywords: stunting; pregnancy; maternal health; local culture
Co-Authors A Kamaruddin, Syamsu A Safriadi Darmansyah A A Zulfikar Aliuddin Abd. Hady J Adiaksa, Baso Witman Adnan, Yudhi Agus, Rezki Aprianti Agustang Agustang Agustang, Andi Ahmad Restani Syukron Alam, Muhammad Ichwan Iskandar Alamsyah Alamsyah Allo, Maya Rante Ana Welellu Andi Alim, Andi Andi Asrina Andi Ihsan Andi Ihsan Andi Nurlinda Andi Nursida Andi Sahrul Jahrir Andi Suwirta, Andi Andi Zulkifli Abdullah Angraeni, Sinta Angriani Kristianita Pamona, Wasti Anita, Nur Anna Handayani Annisa, Mulkyah Ansyaruddin Ansyaruddin Samad Arifuddin Usman Arifuddin Usman Arikalang, Aprillya Arman Arman Armi Indrayuni Arsyad, Ernawati Ashriady, Ashriady Asmuliati, Diana Aspiati Haji Ali Aswar Aswar Bastiana Bastiana Benyamin Dimi Chakti, Andi Gunawan Ratu Chikita, Maharani D. Mahing, Maria Goreti Etywati Darmayadi Danduru Darmayanti, Resty Rahayu Dedeng Nurkholik Sidik Permana Desiderius H. J. Goo Diane Rineke Kaunang Dwi Jusrini Palungan Eka Dharmawati Lewa Ema Arisandi Erniati Erniati Ersian Rani Gratia Wongkar Fadli Fadli Faradiba Anggraeni Firdawati, Yuyun Fricilia Magda Winosoi Kandou Gratia Christine Junet Bofe Hairil Akbar Hamdan Nur Hamdana Hariani Harisman Harisman, Harisman Harun, Fachrudin Suryadi Haswindah Hervina Surahman Hidayat, Agit Dwi Hidayat, Arham Ibnu Hajar Ibrahim Sudirman Idris, Fairus Prihatin Ihsan, Andi Imam Mukti, Imam Indrayuni, ST.,MT, Armi Irhasana, Irhasana Irman Susanto Irviani Anwar Ibrahim Irviani Anwar Ibrahim, Irviani Anwar Ishaq Iskandar, Muh. Iskandar, Harun Iskandar, Ishaq Iskandar, Muhammad Ishaq Ismawati, Ros Iwan Ramadhan Jahrir, Andi Sahrul Jamaluddin Jamaluddin Jamil, Bidasari Jane Randa Patasik Jelni M. Oruh Jumadi Jumadi Jumriyanti Nasaru Kamaruddin, Samsu A. Kamaruddin, Syamsu Kamaruddin, Syamsu A Kamaruddin, Syamsu A Kamaruddin, Syamsu A. Kamaruddin, Syamsu Andi Karim, Nurwahida Khairani, Nurul Fitri Kristiani Lalan Latif, Sarifudin Andi ledia, Ida Leida, Ida Lestari, Sari Arie Lilis Widiastuty Lisna Lisna, Lisna Maqfirah Maqfirah, Maqfirah Mariani Mariani mariyati mariyati Marlina Alia Mega Mustikasari Meilani Meilani, Meilani Meyske Gente, Meyske Mohamad Guntur Nangi Mohamad Husni Thamrin Mudarsi, Vivi Muhammad Azwar Muhammad Syafri Muhammad Syukur Munadhir Munadhir Musakkar, Mustika Eka Pratama Muslimin Muslimin Najamuddin Najamuddin, Najamuddin Naolin, Imelda Natsir, Nursanita Nganro, Reski Niar, Niar Ningrum, Sri Hutami Ayu Noeraini, Vina Aresya Noni Widhirexy Novita Novi Purnama Sari Nufninu, Robert Nur Aini Cora Nuraeni Mustari Nurhasibah Nurlela Nurlela Nurlela Nurlela Nurrahmat Nurrahmat Nursida, Andi Nurul Kamaliah Umasangaji Nurul Qalbi Obert, Hendra August Palewai, Harpandi Rahim Pattiwael, Rahmawaty Rahman Pongsituru, Ester M. Pratiwi, Desi Arisma Purnama Purnama Putri, Tharia Nurizky Radiansyah Rahmatullah Rahmi, Silatul Rani Wijayanti Reza Aril Ahri Rohman, Asri Aprilia Ruhwandi, Ruhwandi Sadriani, Andi Sainuddin, Sudirman Salehuddin Salehuddin Salehuddin, Salehuddin Salkamal, Salkamal Salma Bahsoan Sanuddin, Sudirman Saputri Stiawati Sari Arie Lestari Sartika Sartika Sartika Silatul Rahmi Simunati Sirandan, Adryani Sombolinggi, Yeltiani ST Arifah Sudirman Sainuddin Suhardin, Mien Asrha Sukma Sukmawati Sukmawati Sulaiman, Herlina Surniah Syahban Nur Syamsidah, Syamsidah Syamsu A Kamaruddin Syamsu A Kamaruddin Syamsu A Kamaruddin Syamsu A Kamaruddin Syamsu A. Kamaruddin Syamsu A. Kamaruddin Syamsu Andi Kamaruddin Syamsul Bahri Syamsuri Syakri Syukurman Syukurman Syukurman, Syukurman Taherong, Rosmawati Tamrin, Sopian Tange, Warni Taufiq Djalal Titi Saparina Tri Sukma, Novian Umasangaji, Nurul Kamaliah Utomo, Jepri Walewangko, Alfriando Wihdaniah Wihdania Windy Tjiali, Windy YANTI, DEFYANTI Yasri Pasapan Yeuis Diah Sri Lestari Yusri, Muh. Yusri Yunus Yusriani, Yusriani yusriyanto Yusriyanto Yusriyanto, Yusriyanto Zaenal, Isradi Zainuddin Zainuddin Zamli Zulkarnain Zulkarnain