p-Index From 2021 - 2026
17.823
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora AL-Fikr Equilibrium: Jurnal Pendidikan JICSA Public Health of Indonesia Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis Jurnal Berkala Kesehatan JPKMI (Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia) Phinisi Integration Review SOSIOHUMANIKA ATIKAN AcTion: Aceh Nutrition Journal Window of Health : Jurnal Kesehatan Jurnal Kesehatan Manarang Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora (KAGANGA) Journal of Health Promotion and Behavior Alignment: Journal of Administration and Educational Management Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Hearty : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ilmiah Kesehatan Journal on Education Indonesian Journal for Health Sciences (IJHS) Ensiklopedia of Journal JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat Jurnal Kesehatan Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Borneo Nursing Journal (BNJ) Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia / Indonesian Health Scientific Journal Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan ARTERI : Jurnal Ilmu Kesehatan Science Midwifery Indonesian Journal of Social and Environmental Issues (IJSEI) Jurnal Scientia Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal Keperawatan Galuh Jurnal Promotif Preventif Jurnal Kesehatan Tambusai Diversity: Disease Preventive of Research Integrity Journal of Midwifery and Nursing Studies Jurnal Ilmiah Administrasita' Devotion: Journal of Research and Community Service International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Studi Ilmu Manajemen dan Organisasi GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Journal Peqguruang: Conference Series Jurnal Info Sains : Informatika dan Sains Shihatuna : Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Homes Journal: Hospital Management Studies Journal Jurnal Kolaboratif Sains Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Journal of Muslim Community Health (JMCH) Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Jurnal Berita Kesehatan Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) Indonesian Journal of Social and Educational Studies Formosa Journal of Multidisciplinary Research (FJMR) Mando Care Jurnal Bosowa Journal of Education Journal RESPECS (Research Physical Education and Sports) Journal of Indonesian Scholars for Social Research Education, Language, and Culture Journal Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran (JURRIKE) Mamangan Social Science Journal Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Journal of Global Pharma Technology Jurnal Mitrasehat Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia Seminar Nasional Hasil Penelitian LP2M UNM Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora (JURRISH) Jurnal Media Hukum Journal of Social and Humanities Jurnal Kesehatan dan Kedokteran Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan dan Kebidanan Journal of Innovative and Creativity Vitalitas Medis : Jurnal Kesehatan Dan Kedokteran Quantum Wellness : Jurnal Ilmu Kesehatan Obat: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Indonesian Culture and Religion Issues Advances in Healthcare Research Svāsthya: Trends in General Medicine and Public Health Jurnal Kesehatan Marendeng International Journal of Education, Vocational and Social Science Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Pembelajaran IPSSJ Holistik Jurnal Kesehatan Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Joong-Ki Education Specialist Mega Buana Journal of Public Health Journal of Midwifery and Nursing Studies International Journal of Health Science Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada (JIKSH)
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Persepsi Tenaga Kesehatan terhadap Implementasi Rekam Medis Elektronik Berdasarkan Model UTAUT di Puskesmas Posumaen Kabupaten Minahasa Tenggara Ersian Rani Gratia Wongkar; Arlin Adam; Andi Alim
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 10 No 1 (2025): Vol. 10 No. 1 Juni 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v10i1.2107

Abstract

Transformasi digital dalam sistem pelayanan kesehatan mendorong penerapan Rekam Medis Elektronik (RME) di seluruh fasilitas kesehatan, termasuk puskesmas, sebagai bagian dari kebijakan nasional untuk meningkatkan efisiensi dan mutu layanan. Namun, keberhasilan implementasi RME tidak hanya ditentukan oleh teknologi, melainkan juga oleh kesiapan dan persepsi tenaga kesehatan sebagai pengguna utama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi tenaga kesehatan terhadap implementasi RME di Puskesmas Posumaen Kabupaten Minahasa Tenggara dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan desain deskriptif analitik. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner tertutup disusun berdasarkan empat konstruk utama dalam model Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT): performance expectancy, effort expectancy, social influence, dan facilitating conditions. Seluruh populasi sebanyak 23 tenaga kesehatan dijadikan sampel melalui teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum persepsi tenaga kesehatan terhadap RME berada pada kategori tinggi, dengan 65,2% responden memiliki persepsi positif. Dimensi performance expectancy menunjukkan skor tertinggi (69,6%), diikuti oleh social influence dan facilitating conditions (masing-masing 78,3%), serta effort expectancy (65,2%). Temuan ini mengindikasikan bahwa penerimaan terhadap RME cukup baik, namun masih terdapat sebagian responden yang menunjukkan persepsi “cukup”, sehingga dibutuhkan penguatan dalam hal pelatihan, pendampingan teknis, dan infrastruktur pendukung. Penelitian ini menegaskan pentingnya faktor persepsi pengguna dalam keberhasilan implementasi sistem digital di layanan kesehatan primer, khususnya di wilayah terpencil.
Makna Sosial Budaya dalam Persepsi Masyarakat terhadap Kualitas Pelayanan Kesehatan Fricilia Magda Winosoi Kandou; Arlin Adam; Andi Alim
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 10 No 1 (2025): Vol. 10 No. 1 Juni 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v10i1.2125

Abstract

Pelayanan kesehatan tidak hanya dipahami sebagai tindakan medis, tetapi juga sebagai bentuk interaksi sosial yang dipengaruhi oleh nilai dan norma budaya masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menggali makna sosial budaya dalam persepsi pasien rawat inap terhadap kualitas pelayanan kesehatan di RSUD Mitra Sehat Kabupaten Minahasa Tenggara. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi, penelitian ini melibatkan pasien rawat inap sebagai informan utama yang telah menjalani perawatan minimal tiga hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi pasien terhadap kualitas pelayanan sangat dipengaruhi oleh nilai-nilai budaya lokal, seperti sopan santun, penghormatan terhadap orang tua, keramahan, dan kesetaraan perlakuan. Pengalaman pelayanan yang dianggap berkualitas tidak hanya mencakup kompetensi teknis tenaga kesehatan, tetapi juga aspek relasional seperti komunikasi yang empatik, sikap hormat, serta kepekaan terhadap bahasa dan kebiasaan lokal. Interaksi sosial yang positif dan penghormatan terhadap identitas budaya pasien memperkuat rasa dihargai dan meningkatkan kepercayaan terhadap institusi rumah sakit. Temuan ini menegaskan pentingnya pelayanan kesehatan yang sensitif budaya untuk menciptakan sistem layanan yang inklusif, manusiawi, dan bermakna bagi masyarakat setempat.
Evaluation Analysis of the Implementation of the Puskesmas Management Cycle in the Health Office of the South Sorong District in 2024 Ruhwandi, Ruhwandi; Adam, Arlin; Iskandar, Ishaq; Zamli, Zamli
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/htj.v11i1.1506

Abstract

Background: Management of puskesmas is critical to providing quality health services through effective planning, organising, implementing, and controlling. Improving the quality of health services builds patient trust. The Healthy Indonesia Programme aims to improve services at first level health facilities, including puskesmas, but many still do not meet quality standards. This study evaluates the management cycle of puskesmas at the South Sorong District health office.Objectives: This study aims to analyse the evaluation of the implementation of the puskesmas management cycle at the South Sorong District Health Office. Methods: A qualitative approach was used with informants from four puskesmas: Teminabuan, Konda, Kokoda, and Kais Darat, representing 16 puskesmas in the region.Results: Some puskesmas follow the planning stages involving mini-workshops and Introspection Survey data, but not consistently. There were challenges maintaining the monthly mini-workshop schedule and using the monthly work programme plan results. Monitoring processes were not always optimal, with most responsibility falling on the head of the puskesmas and administrative staff, while the role of the programme focal point was not fully maximised.Conclusion: puskesmas should improve the consistency, quality, and effectiveness of management through increased managerial competence, efficient budget management, and optimisation of planning, implementation, and monitoring processes.
Analysis of the Determinants Influencing Treatment Adherence Among Hypertension Patients in South Sorong Regency Salkamal, Salkamal; Adam, Arlin; Iskandar, Muhammad Ishaq; ledia, Ida; Zamli, Zamli
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/htj.v11i1.1555

Abstract

Background: Hypertension is a major risk factor for cardiovascular diseases, driven by lifestyle modernization and its high prevalence. Addressing treatment adherence is crucial for effective management. Objective: This study aimed to analyze the determinants influencing treatment adherence among hypertension patients in South Sorong Regency, with a specific focus on family support. Methods: A quantitative research approach was conducted in South Sorong Regency from May to June 2024. Data were collected through structured questionnaires and analyzed to assess the influence of various factors on treatment adherence. Results: The findings revealed that family support significantly influenced treatment adherence in hypertension patients. In contrast, knowledge, perception, service delivery quality, and patient satisfaction did not show a significant effect on adherence. Conclusion: Family support plays a critical role in enhancing treatment adherence among hypertension patients in South Sorong Regency. To improve adherence, it is recommended to implement family education through counseling at community health centers (puskesmas) and social media, conduct behavior change campaigns, provide family counseling, train health workers to improve service delivery, and strengthen monitoring and evaluation mechanisms for treatment adherence.
Analysis of Potential Hazards with Job Safety Analysis Techniques at Filling Stations and Transportation of Bulk LPG – PT. Tambang Yokodelta North Sulawesi Arikalang, Aprillya; Adam, Arlin; Sanuddin, Sudirman; Zamli, Zamli
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/htj.v11i2.1561

Abstract

Background: The LPG Bulk Filling and Transportation Station (SPPBE) at PT. Tambang Yokodelta Matungkas, North Minahasa, is a high-risk environment due to the flammable and pressurized nature of LPG. Identifying potential hazards is essential to ensure worker safety and prevent accidents. Objective: This study aims to analyze potential hazards and assess occupational risks using the Job Safety Analysis (JSA) method at the SPPBE of PT. Tambang Yokodelta. Methods: This qualitative research involved interviews and observations with eight informants, including the SPPBE manager, HSE head, technicians, and operators. Data were collected through interviews, field observations, and document review, and analyzed descriptively. Results: The study identified hazards classified into four risk levels: Low, Medium, High, and Extremely High. Low-risk activities, such as minor injuries, can be controlled with personal protective equipment (PPE). Medium risks, like falling during LPG handling, require additional PPE. High risks, including fire hazards during gas filling, need engineering controls. Extremely high-risk activities, such as gas explosions, require immediate management action and substitution measures. Conclusion: Workers at PT. Tambang Yokodelta face various risks. Effective control measures, including PPE, SOP compliance, engineering controls, and management commitment, are crucial for ensuring occupational safety.
Cultural Lag in the Digital Transformation of Health Services: An Observational Study at Nunukan Timur Public Health Center Ana Welellu; Arlin Adam; Andi Alim
Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan dan Kebidanan Vol. 3 No. 3 (2025): September : Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan dan Kebid
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/corona.v3i3.1544

Abstract

Digital transformation in health services faces significant challenges, particularly the gap between rapid technological advancements and the readiness of institutional work culture. This study investigates the cultural lag experienced during the implementation of digital systems at the East Nunukan Health Center. Using an observational qualitative approach, it examines health workers' responses to digital applications such as e-Puskesmas and various Health Information Systems. The findings reveal substantial resistance to change, attributed to factors like limited digital literacy, inadequate infrastructure, and the persistence of traditional work patterns. Despite the introduction of digital systems, healthcare practices remain largely dependent on manual methods, highlighting the disconnect between technological progress and the socio-cultural preparedness of healthcare organizations. The study concludes that this cultural lag within healthcare institutions can significantly impede the effectiveness of digital transformation efforts. To address these issues, the research advocates for ongoing training, improvement of supporting facilities, and the adoption of strategies that align with local work culture. This research provides valuable insights into the socio-cultural dynamics affecting the digitization of public services, especially in border regions with limited technological access.
Economic Income as a Cause of Stunting: an Analysis Based on the Perspective of Karl Marx: Literature Review Latif, Sarifudin Andi; Adam, Arlin; Kamaruddin, Syamsu A
Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Vol 14 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Akademi Keperawatan Sandi Karsa (Merger) Politeknik Sandi Karsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35816/jiskh.v14i1.1231

Abstract

Introduction: Stunting begins to appear when the child is two years old and begins when the fetus is still in the womb. The increase in child morbidity and mortality is the impact caused by the incidence of stunting. Stunting children will be able to experience disturbances in their intelligence level, susceptibility to diseases, decreased productivity, and stunted economic growth, which impacts poverty. Method: This study is a literature review using the PRISMA method. Articles published in 2022-2024 were found by conducting database searches (Garuda and Google Scholar) and using the keywords "Stunting" and "Economic Income," and limited to using Chi-Square analysis so that articles meet the criteria for analysis, as many as 10 articles. Results: The search results for the ten articles were obtained, all stating the relationship between economic income and stunting. The author claims that Karl Marx's point of view highlights this problem as a social problem from a social system that subjugates a particular economic class. Dependence on the wage system, inadequate social security, and the exploitation of labor by capitalism trap many proletarian families in a cycle of poverty. This leaves children in these homes vulnerable to chronic malnutrition, which adversely affects their physical and cognitive development. Conclusion: The problem of low economic income in society as the cause of stunting is not only technical interventions, such as supplementary nutrition programs, but rather more fundamental structural changes, as seen from a Marxist perspective. Systematic reduction of economic inequality and stunting prevention can be achieved through wealth redistribution, wage system improvement, and labor exploitation elimination.
Studi Kualitatif Pengalaman Remaja Putri yang Mengalami Gangguan Menstruasi di SMP Negeri 2 Bunta Kabupaten Banggai Propinsi Sulawesi Tengah Mariyati Mariyati; Arlin Adam; Andi Alim
OBAT: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 3 No. 4 (2025): July: OBAT: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/obat.v3i4.1537

Abstract

Adolescence is a critical phase in individual development, especially for adolescent girls who begin to experience menstruation as a sign of reproductive maturity. However, not all adolescents experience menstruation normally; some experience disorders such as menstrual pain, irregular cycles, and prolonged bleeding. This study aims to explore in depth the subjective experiences of adolescent girls with menstrual disorders at SMP Negeri 2 Bunta, Banggai Regency, focusing on the nature of the disorders experienced, their interpretation of these experiences, coping strategies, and the social support received. This study employs a qualitative approach with a phenomenological design. The primary informants were female adolescents in grades VII–IX who had experienced menstrual disorders in the past six months, selected purposively until data saturation was achieved. Data collection techniques included in-depth interviews, non-participatory observation, and document analysis. Data were analyzed using the Miles and Huberman model through data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that menstrual disorders are viewed as normal by most informants, despite causing physical discomfort and psychological anxiety. Adolescents' responses to these disorders vary, ranging from the use of warm compresses and medication to no intervention at all. The primary sources of information are mothers and social media, while the roles of teachers and schools remain limited. Social support is most commonly provided by family, although some adolescents also feel supported by peers and teachers. This study emphasizes the importance of systematic reproductive health education, school involvement in supporting adolescents, and the creation of safe and stigma-free discussion spaces regarding menstruation-related issues.
Persepsi Tenaga Kesehatan terhadap Dampak Perubahan Sosial Budaya atas Pelayanan Kesehatan: Studi Kualitatif di Puskesmas Kabupaten Minahasa Tenggara Saputri Stiawati; Arlin Adam; Andi Alim
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 10 No 1 (2025): Vol. 10 No. 1 Juni 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk mengungkap persepsi tenaga kesehatan terhadap dampak perubahan sosial budaya terhadap praktik pelayanan kesehatan di Puskesmas Kabupaten Minahasa Tenggara. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya pengaruh transformasi sosial dan budaya digital terhadap perilaku masyarakat, kepercayaan, serta pola komunikasi dalam konteks pelayanan kesehatan. Tujuan utama penelitian adalah untuk menggambarkan pengalaman tenaga kesehatan dalam merespons dan beradaptasi terhadap perubahan sosial budaya tersebut sembari tetap menjaga mutu pelayanan. Data diperoleh melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dengan tiga informan yaitu seorang perawat, dokter, dan bidan yang telah bekerja lebih dari sepuluh tahun. Hasil analisis tematik menunjukkan lima temuan utama: (1) Terdapat perubahan signifikan dalam sikap masyarakat seperti meningkatnya sikap kritis, ketergantungan pada informasi daring, dan menurunnya kepercayaan terhadap nasihat medis; (2) Perubahan ini memengaruhi cara tenaga kesehatan berkomunikasi, menyuluh, dan menjalin relasi dengan pasien; (3) Strategi adaptasi dilakukan melalui komunikasi empatik, pendekatan berbasis budaya lokal, dan pemanfaatan media digital; (4) Tantangan yang dihadapi mencakup miskomunikasi, resistensi budaya, dan rendahnya partisipasi masyarakat dalam program preventif; (5) Upaya menjaga kualitas pelayanan dilakukan melalui relasi interpersonal, kolaborasi internal, dan pendekatan berbasis komunitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tenaga kesehatan di wilayah tidak hanya berperan sebagai pemberi layanan medis, tetapi juga sebagai mediator budaya yang harus mampu menghadapi dinamika sosial yang terus berkembang.
Makna Budaya dan Spiritualitas dalam Praktik Resusitasi Neonatus: Studi Fenomenologis pada Perawat Instalasi Gawat Darurat Jelni M. Oruh; Arlin Adam; Andi Alim
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 10 No 1 (2025): Vol. 10 No. 1 Juni 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Resusitasi neonatus merupakan tindakan medis kritis yang tidak hanya menuntut keterampilan teknis dan pengambilan keputusan cepat, tetapi juga melibatkan dimensi emosional, budaya, dan spiritual para perawat yang terlibat. Penelitian ini bertujuan untuk menggali makna budaya dan spiritualitas dalam praktik resusitasi neonatus sebagaimana dialami oleh perawat Instalasi Gawat Darurat (IGD). Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi deskriptif, penelitian ini melibatkan dua informan yang dipilih secara purposive berdasarkan pengalaman langsung dalam tindakan resusitasi neonatus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai budaya seperti gotong royong, rasa hormat, dan sikap penuh ketulusan menjadi bagian tak terpisahkan dari tindakan resusitasi. Sementara itu, spiritualitas diekspresikan melalui doa, keyakinan akan kehendak Tuhan, serta pemaknaan terhadap keberhasilan dan kegagalan sebagai bagian dari takdir Ilahi. Perawat memaknai profesi mereka sebagai bentuk pengabdian yang menyatukan keterampilan klinis, kekuatan mental, serta kedekatan spiritual. Praktik resusitasi tidak hanya dipahami sebagai prosedur penyelamatan, tetapi juga sebagai bentuk pelayanan kemanusiaan yang sarat makna transendental. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi antara kompetensi teknis, kepekaan budaya, dan kekuatan spiritual dalam pendidikan serta praktik keperawatan, khususnya dalam situasi kegawatdaruratan. Oleh karena itu, pengembangan kebijakan dan pelatihan perawat hendaknya mencakup penguatan dimensi holistik demi pelayanan yang profesional, etis, dan bermartabat.
Co-Authors A Kamaruddin, Syamsu A Safriadi Darmansyah A A Zulfikar Aliuddin Abd. Hady J Adiaksa, Baso Witman Adnan, Yudhi Agus, Rezki Aprianti Agustang Agustang Agustang, Andi Ahmad Restani Syukron Ahmad, Abdul Ahmadin Ahmadin Akhiruddin Akhiruddin Alam, Muhammad Ichwan Iskandar Alamsyah Alamsyah Allo, Maya Rante Ana Welellu Andi Alim, Andi Andi Asrina Andi Ihsan Andi Ihsan Andi Nurlinda Andi Nursida Andi Sahrul Jahrir Andi Suwirta, Andi Andi Zulkifli Abdullah Angraeni, Sinta Angriani Kristianita Pamona, Wasti Anita, Nur Anna Handayani Annisa, Mulkyah Ansyaruddin Ansyaruddin Samad Arifuddin Usman Arifuddin Usman Arikalang, Aprillya Armi Indrayuni Arsyad, Ernawati Ashriady, Ashriady Asmuliati, Diana Aspiati Haji Ali Aswar Aswar Baehaqi Bastiana Bastiana Benyamin Dimi Chakti, Andi Gunawan Ratu Chikita, Maharani D. Mahing, Maria Goreti Etywati Darmayadi Danduru Darmayanti, Resty Rahayu Dedeng Nurkholik Sidik Permana Desiderius H. J. Goo Diane Rineke Kaunang Dwi Jusrini Palungan Eka Dharmawati Lewa Ema Arisandi Erniati Erniati Ersian Rani Gratia Wongkar Fadli Fadli Fadli Faradiba Anggraeni Firdawati, Yuyun Fricilia Magda Winosoi Kandou Gratia Christine Junet Bofe Hairil Akbar Hamdan Nur Hamdana Hariani Harisman Harisman, Harisman Haswindah Hervina Surahman Hidayat, Agit Dwi Hidayat, Arham Ibnu Hajar Ibrahim Sudirman Idris, Fairus Prihatin Ihsan, Andi Imam Mukti, Imam Indrayuni, ST.,MT, Armi Irhasana, Irhasana Irma, Sitti Irman Susanto Irviani Anwar Ibrahim Irviani Anwar Ibrahim, Irviani Anwar Ishaq Iskandar, Muh. Iskandar, Harun Iskandar, Ishaq Iskandar, Muhammad Ishaq Ismawati, Ros Iwan Ramadhan Jahrir, Andi Sahrul Jamil, Bidasari Jane Randa Patasik Jayadi, Karta Jelni M. Oruh Jumadi Jumadi Jumriyanti Nasaru Kamaruddin, Samsu A. Kamaruddin, Syamsu Kamaruddin, Syamsu A Kamaruddin, Syamsu A Kamaruddin, Syamsu A. Kamaruddin, Syamsu Andi Karim, Nurwahida Khairani, Nurul Fitri Kristiani Lalan Latif, Sarifudin Andi ledia, Ida Leida, Ida Lilis Widiastuty Lisna Lisna, Lisna Lodewyk NN Poluan Maqfirah Maqfirah, Maqfirah Mariani Mariani mariyati mariyati Marlina Alia Mega Mustikasari Meilani Meilani, Meilani Meyske Gente, Meyske Mohamad Guntur Nangi Mohamad Husni Thamrin Mudarsi, Vivi Muhammad Azwar Muhammad Azwar Muhammad Syafri Muhammad Syukur Munadhir Munadhir Musakkar, Mustika Eka Pratama Muslimin Muslimin Musriadi, Musriadi Najamuddin Najamuddin, Najamuddin Naolin, Imelda Natsir, Nursanita Nganro, Reski Niar, Niar Ningrum, Sri Hutami Ayu Noeraini, Vina Aresya Noni Widhirexy Novita Novi Purnama Sari Nufninu, Robert Nur Aini Cora Nuraeni Mustari Nurhasanah Nurhasibah Nurlela Nurlela Nurlela Nurlela Nurrahmat Nurrahmat Nursida, Andi Nurul Kamaliah Umasangaji Nurul Qalbi Obert, Hendra August Palewai, Harpandi Rahim Pasapan, Yasri Pattiwael, Rahmawaty Rahman Pongsituru, Ester M. Pratiwi, Cita Pratiwi, Desi Arisma Purnama Purnama Putri, Tharia Nurizky Radiansyah Rahmatullah Rahmawaty Rahman Pattiwael Rahmi, Silatul Rani Wijayanti Reza Aril Ahri Rohman, Asri Aprilia Romansyah Sahabuddin Ruhwandi, Ruhwandi Sadriani, Andi Sainuddin, Sudirman Salehuddin Salehuddin Salehuddin, Salehuddin Salkamal, Salkamal Salma Bahsoan Sangaji, Ayu Indira Sanuddin, Sudirman Saputri Stiawati Sari Arie Lestari Sari Arie Lestari Sarifudin Andi Latif Sartika Sartika Sartika Silatul Rahmi Simunati Sombolinggi, Yeltiani ST Arifah Sudirman Sainuddin Suhardin, Mien Asrha Sukma Sukmawati Sukmawati Sulaiman, Herlina Surniah Syahban Nur Syamsidah, Syamsidah Syamsu A Kamaruddin Syamsu A Kamaruddin Syamsu A Kamaruddin Syamsu A Kamaruddin Syamsu A. Kamaruddin Syamsu A. Kamaruddin Syamsu Andi Kamaruddin Syamsul Bahri Syamsuri Syakri Syukurman Syukurman Syukurman, Syukurman Taherong, Rosmawati Tamrin, Sopian Tange, Warni Taufiq Djalal Titi Saparina Torro, Supriadi Tri Sukma, Novian Umasangaji, Nurul Kamaliah Utomo, Jepri Walewangko, Alfriando Wihdaniah Wihdania Windy Tjiali, Windy Wiwin Imelda Opod YANTI, DEFYANTI Yasri Pasapan Yeuis Diah Sri Lestari Yunus, Muhammad Yusri Yusri, Muh. Yusri Yunus Yusriani, Yusriani yusriyanto Yusriyanto Yusriyanto, Yusriyanto Zaenal, Isradi Zainuddin Zainuddin Zamli Zulkarnain Zulkarnain