p-Index From 2021 - 2026
19.652
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Ecotrophic, Journal of Environmental Science JURNAL SISTEM INFORMASI BISNIS JURNAL SAINS PEMASARAN INDONESIA Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan Indonesian Journal of Business and Entrepreneurship (IJBE) JISI UMJ (Jurnal Integrasi Sistem Industri UMJ) Journal of Contemporary Indonesian Art Pro Bisnis JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Journal of Geoscience, Engineering, Environment, and Technology Jurnal Manajemen & Keuangan JRSI (Jurnal Rekayasa Sistem dan Industri) PERFORMA : Media Ilmiah Teknik Industri Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Malikussaleh Journal of Mathematics Learning (MJML) SEIKO : Journal of Management & Business Jurnal Kolaboratif Sains Media Mahardhika Humaniora IJIES (International Journal of Innovation in Enterprise System) AMALIAH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini JURNAL MUTIARA MANAJEMEN Jurnal Pendidikan dan Konseling Syntax Idea Jurnal EK dan BI INFOKUM Pamulang Law Review CALL Jurnal Tarbiyatuna : Kajian Pendidikan Islam Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences IAIC Transactions on Sustainable Digital Innovation (ITSDI) Maslahah: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bisnis Net : Jurnal Ekonomi dan Bisnis International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) JIKEM: Jurnal Ilmu Komputer, Ekonomi dan Manajemen Jurnal Media Informatika ETNIK : Jurnal Ekonomi dan Teknik International Journal of Economic, Business, Accounting, Agriculture Management and Sharia Administration (IJEBAS) Center of Knowledge Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat Jurnal Akuntansi, Ekonomi dan Manajemen Bisnis Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi Mudabbir: Journal Research and Education Studies Indonesian Journal of Visual Culture, Design, and Cinema (IJVCDC) Journal of Management Analytical and Solution Srawung: Journal of Social Sciences and Humanities Gemilang: Jurnal Manajemen dan Akuntansi International Review of Practical Innovation, Technology and Green Energy (IRPITAGE) Jurnal Riset Rumpun Ilmu Tanaman Jurnal Mahasiswa Manajemen dan Akuntansi eProceedings of Engineering International Conference on Health Science, Green Economics, Educational Review and Technology (IHERT) Jurnal Multidisiplin Sahombu Journal of Economics and Business (JECOMBI) Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Jurnal Ilmu Manajemen Dan Kewirausahaan (JIMK) Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora (JURRISH) Jurnal Bisnis dan Manajemen (JURBISMAN) Jurnal Nirta: Studi Inovasi GEMBIRA (Pengabdian Kepada Masyarakat) Journal Of Management Analytical and Solution (JoMAS) Indonesian Journal of Education and Learning Indonesian Journal of Islamic Law (IJIL) SWAGATI: Journal of Community Service International Journal of Community Services Manajemen : Jurnal Ekonomi International Journal of Technology and Education Research Hikamatzu Journal of Multidisciplinary Research Joong-Ki Management Dynamics: International Journal of Management and Digital Sciences Global Management: International Journal of Management Science and Entrepreneurship Jurnal Ekonomi, Manajemen Pariwisata dan Perhotelan Jurnal Ilmiah Manajemen Dan Kewirausahaan Journal of Production, Enterprise, and Industrial Applications Al-Khair Journal: Management Education Proceeding of Community Service and Engagement Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Review
Claim Missing Document
Check
Articles

Perancangan Program Komunikasi Pemasaran Untuk Produk Keripik Pisang Ukm Keripik Ilil Dengan Menggunakan Pendekatan Benchmarking Sindy Sinthia Dewi; Sari Wulandari; Ika Arum Puspita
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK: Keripik Ilil adalah UKM yang bergerak di bidang makanan yang berada di kota Bandung sejak tahun 2013, Keripik Pisang Ilil terbuat dari bahan dasar pisang nangka dan pisang kapas. UKM Keripik Ilil ingin memperluas area pemasarannya dan meningkatkan penjualan, namun masih memiliki keterbatasan dalam biaya, SDM, dan pengetahuan dalam komunikasi pemasaran. Sehingga, penelitian ini dilakukan untuk merancang program komunikasi pemasaran yang sesuai dan dapat diaplikasikan oleh UKM Keripik Ilil. Penelitian ini dimulai dengan menggunakan metode benchmarking dengan pendekatan Analytical Hierarchy Process (AHP) terhadap UKM yang memiliki produk yang sama yang telah sukses di pasaran melalui bauran komunikasi pemasaran. Metode ini dilakukan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah kuisioner, wawancara mendalam, memanfaatkan buku-buku literature. Berdasarkan hasil dari perbaikan komunikasi pemasaran UKM Keripik Ilil, maka rekomendasi komunikasi pemasaran yang perlu diperbaiki adalah acara & pengalaman, promosi penjualan, pemasaran langsung & berbasis data, pemasaran daring & sosial media, pemasaran mobile, dan hubungan masyarakat & publisitas. Kata kunci : UKM Keripik Ilil, Bauran Komunikasi Pemasaran, Benchmarking, Analytical Hierarchy Process. ABSTRCT: Keripik Ilil is a SME engaged in the field of food located in the city of Bandung since 2013, Keripik Pisang Ilil made from basic ingredients of Pisang Nangka and Pisang Kapas. SMEs Keripik Ilil want to expand their marketing area and increase sales, but still have limitations in cost, human resources, and knowledge in marketing communications. Thus, this research is conducted to design the appropriate marketing communication program and can be applied by SME Keripik Ilil. This research begins by using benchmarking method with Analytical Hierarchy Process (AHP) approach to SMEs that have the same product that has been successful in the market through marketing communication mix. This method is done to collect data in this research is a questionnaire, in-depth interviews, utilizing literature books. Based on the results of the improvement of marketing communications of SMEs Keripik Ilil, the marketing communication recommendations that need to be improved are events & experiences, sales promotion, direct marketing & data-based, online marketing & social media, mobile marketing, and public relations & publicity. Keywords: SMEs Keripik Ilil, Marketing Communication Mix, Benchmarking, Analytical Hierarchy Process.
Rancangan Perbaikan Kualitas Aplikasi I-gracias Universitas Telkom Menggunakan Metode Qfd (studi Kasus: Mahasiswa Fakultas Teknik) Diningtyas Anisarahma; Sari Wulandari; Ika Puspita
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini, kemajuan dalam bidang teknologi informasi sudah sangat pesat dan sangat memberikan pengaruh yang sangat besar bagi sebagian masyarakat. Sebuah teknologi informasi berbasis online diharapkan dapat membantu suatu Perguruan Tinggi untuk melakukan penyebaran informasi secara luas dan cepat, serta membantu mahasiswa mendapatkan informasi terbaru mengenai kegiatan perkuliahaannya seperti registrasi ulang, jumlah tagihan, jadwal matakuliah, nilai tiap matakuliah, absensi, dan materi perkuliahan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi atribut website I-Gracias yang dapat ditingkatkan dan dikembangkan sesuai urutan prioritas untuk mencapai kepuasan Mahasiswa Universitas Telkom. Langkah pertama yang dilakukan adalah memperoleh true customer needs. Data tersebut kemudian diidentifikasi menjadi karakteristik teknis. Selanjutnya, setiap karakteristik teknis dinilai keterkaitannya dalam House of Quality (HoQ) yang menjadi tahap Quality Function Deployment (QFD). Metode QFD dapat membantu memprioritaskan kebutuhan user yang dapat dikembangkan sesuai kemampuan I-Gracias. Tahap selanjutnya adalah pengembangan konsep dengan membuat konsep-konsep alternatif baru yang nantinya akan dipilih oleh tim pengembang I-Gracias. Tahap terakhir adalah part deployment atau QFD Iterasi dua. Tahap ini untuk menentukan prioritas critical part. Prioritas critical part dihasilkan berdasarkan prioritas karakteristik teknis yang telah didapatkan pada karakteristik teknis yang diperoleh dari QFD Iterasi satu. Rekomendasi yang dibuat adalah jenis istilah yang digunakan, jumlah informasi pada footer, jumlah konten yang ditampilkan, jumlah menu, jumlah sub menu, dan bentuk sosialisasi yang diberikan. Kata kunci: Aplikasi, , House of Quality, I-Gracias, Layanan Pendidikan, Part Deployment , Quality Function Deployment.
Analisis Kebutuhan Siswa Untuk Mengevaluasi Layanan Pendidikan Di Smk Telkom Bandung Dengan Menggunakan Metode Education Quality Integrasi Kano Harry Nurmi Suari; Sari Wulandari; Wawan Tripiawan
eProceedings of Engineering Vol 6, No 1 (2019): April 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak SMK Telkom Bandung merupakan sekolah yang berada dibawah naungan Yayasan Pendidikan Telkom (Telkom Foundation). SMK Telkom Bandung terletak di Jalan Radio Palasari, Dayeuhkolot – Kabupaten Bandung. SMK Telkom Bandung memiliki tiga program keahlian yang terdiri dari program studi Teknik Komputer Jaringan, Teknik Jaringan Akses dan Multimedia. Jumlah pendaftar serta jumlah siswa yang diterima pada 5 tahun terakhir terus melonjak. Namun pihak sekolah juga harus tetap memperhatikan kualitas pelayanan baik dari segi kinerja pengajar atau fasilitas fisik yang ada dilingkungan sekolah. Hal tersebut sebagai langkah antisipasi menurunnya jumlah siswa yang ingin mendaftar pada SMK Telkom Bandung pada tahun berikutnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi layanan pendidikan yang kinerjanya belum dapat memuaskan siswa dan merekomendasikan perbaikan layanan dengan menggunakan dimensi Education Quality integrasi Kano. Education Quality bertujuan untuk mengukur kinerja tiap-tiap atribut, sementara Kano bertujuan untuk mengkategorikan atribut berdasarkan pernyataan functional dan disfunctional. Dari pengintegrasian ini, kemudian diputuskan apakah atribut dipertahankan, ditingkatkan, dikembangkan dan diabaikan. Berdasarkan identifikasi atribut Eduqual yang telah dilakukan terdapat 30 atribut pada penelitian ini. 21 atribut Menghasilkan NKP Positif dan 9 atribut menghasilkan NKP negatif. Sementara berdasarkan kuesioner Functional dan disfunctional Kano yang telah diolah terdapat 9 atribut yang harus ditingkatkan serta 1 atribut yang harus dikembangkan. Atribut tersebut yang menjadi True Customer Needs yang akan direkomendasikan perbaikannya. Kata Kunci: SMK Telkom, Education Quality, Kano, Atribut Abstract Telkom Vocational High School Bandung is a school under the auspices of the Telkom education foundation. Bandung Telkom Vocational High School is located on Radio Palasari Road, Dayeuhkolot - Kabupaten Bandung. Telkom Vocational High School Bandung has three expertise programs consisting of Computer Network Engineering study programs, Network Access and Multimedia Engineering. The number of registrants and the number of students received in the last 5 years increase. However, the school must also pay attention to the quality of service both in terms of the instructor and facilitation in the school environment. This as an anticipation step decreases the number of students who want to enroll in Telkom Bandung Vocational High School the following year. This study aims to evaluate educational services whose performance has not been able to satisfy students and recommend service improvements by using the dimensions of Kano's Education Quality integration. Education Quality aims to measure the performance of each attribute, while Kano aims to categorize attributes based on functional and disfunctional statements. From this integration, it was decided whether the attributes were maintained, improved, developed and ignored. Based on the identification of Eduqual attributes that have been carried out there are 30 attributes in this study. 21 attributes Produce Positive NKP and 9 attributes produce negative NKP. While based on the Functional and disfunctional Kano questionnaire that has been processed there are 9 attributes that must be improved and 1 attribute that must be developed. The attribute that becomes True Customer Needs will be recommended for improvement. Keywords: Telkom Bandung Vocational High School, Education Quality, Kano, Attributes
Rancangan Kebutuhan Pengguna Aplikasi Manajemen Pergudangan Dengan Menggunakan Integrasi Software Quality Dan Refined Kano Siti Fatimah Zainatun Nisa; Yati Rohayati; Sari Wulandari
eProceedings of Engineering Vol 6, No 1 (2019): April 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pengembangan aplikasi manajemen pergudangan saat ini banyak dilakukan oleh perusahaan yang bergerak di bidang teknologi sistem informasi. Beberapa aplikasi manajemen pergudangan yang dikenal di pasar Indonesia adalah Odoo, Pawoon, MokaPOS, dan Forstok. Pada penerapannya, aplikasi-aplikasi tersebut masih memiliki kekurangan yang dikeluhkan oleh pengguna. Hal tersebut menjadi dasar bagi Inagri (PT. Insan Agritama Teknologi) sebagai perusahaan yang bergerak di bidang konsultan manajemen pergudangan untuk melakukan evaluasi dan pengembangan melalui penelitian agar menghasilkan aplikasi yang lebih baik dari kompetitor. Penelitian ini dilakukan dengan metode integrasi Software Quality dan Refined Kano. Metode ini berfungsi untuk mengetahui kebutuhan aplikasi manajemen pergudangan melalui identifikasi atribut berdasarkan dimensi Software Quality dan Refined Kano. Adapun dimensi yang relevan dengan aplikasi manajemen pergudangan diantaranya adalah dimensi functionality, usability, realiability, maintainability, efficiency, portability, dan compliance. Dari dimensi tersebut diperoleh 24 atribut kebutuhan aplikasi manajemen pergudangan. Hasil penelitian menunjukan dari 24 atribut kebutuhan terdapat 13 atribut sebagai True Customer Need yang harus dikembangkan dan diprioritaskan. Rekomendasi atribut kebutuhan ini dirumuskan berdasarkan integrasi Software Quality dan Refined Kano. Kata Kunci: Rancangan Kebutuhan, Aplikasi Manajemen Pergudangan, Software Quality, Refined Kano Abstract The current development of warehousing management applications is carried out by companies engaged in information system technology. Some of the warehousing management applications known in the Indonesian market are Odoo, Pawoon, MokaPOS, and Forstok. But in its application, these applications still have shortcomings that users complain about. Inagri (PT. Insan Agritama Teknologi) as a company engaged in warehousing management consultants to conduct evaluation and development through research to produce better applications from competitors. This research was conducted with an integrated method of Software Quality and Refined Kano. This method serves to study the requirement of warehousing management applications through the assessment of attributes based on the dimensions of Software Quality and Refined Kano. Dimensions relevant to management applications are functionality, usability, maintainability, efficiency, portability, and compliance. From these dimensions 24 attributes are needed for warehousing management applications. The results of the study show that from 24 attributes there are 13 needed attributes as True Customer Needs that must be developed and prioritized. The recommendations for this need attribute were formulated based on the integration of Software Quality and Refined Kano. Keywords: Requirement Design, Warehousing Management Application, Software Quality, Refined Kano
Perancangan Perbaikan Atribut Kebutuhan Pada Situs Web Tel-u Career Menggunakan Metode Quality Function Deployment Esa Purnama; Agus Achmad Suhendra; Sari Wulandari
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Universitas Telkom adalah salah satu institusi pendidikan perguruan tinggi swasta yang memiliki situs web karir. Namun, Tel-U Career belum mampu memberikan kualitas terbaik untuk layanan website karena masih ditemukan keluhan pelanggan mengenai layanan website. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan rekomendasi perbaikan atribut kebutuhan pada situs web Tel-U Career berdasarkan 14 true customer needs menggunakan metode Quality Function Deployment (QFD). QFD berguna untuk menerjemahkan kebutuhan pelanggan ke dalam karakteristik layanan serta mempertimbangkan kemampuan perusahaan. QFD dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama adalah QFD Iterasi Satu (House of Quality) untuk mengidentifikasi true customer needs dan menentukan karakteristik teknis prioritas. Tahap kedua adalah QFD Iterasi Dua (Part Deployment) untuk menentukan critical part prioritas berdasarkan karakteristik teknis prioritas. Berdasarkan QFD Iterasi Satu, diperoleh 12 karakteristik teknis prioritas yang harus dilanjutkan ke tahap selanjutnya. Berdasarkan QFD Iterasi Dua, diperoleh 16 critical part prioritas untuk perbaikan layanan website Tel-U Career. Perumusan rekomendasi disusun berdasarkan hasil pengolahan data, analisis, brainstorming dengan perusahaan dan melakukan benchmarking terhadap pesaing perusahaan. Kata Kunci: House of Quality, Tel-U Career, Part Deployment, Quality Function Deployment (QFD)
Pengukuran Kepuasan Pelanggan Indihome Bandung Barat Menggunakan Integrasi Model Kano Dan Metode Service Quality Andrea Dewi Linggani; Husni Amani; Sari Wulandari
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak IndiHome adalah produk layanan komunikasi data multimedia yang lengkap dan praktis dari PT. Telekomunikasi Indonesia (Telkom). Secara resmi diluncurkan pada tahun 2015, IndiHome awalnya merupakan satu proyek utama Telkom, yang termasuk ke Indonesia Digital Network 2015. IndiHome berusaha memberikan layanan yang terbaik kepada setiap pelanggan serta menawarkan tarif yang sesuai dengan kualitas layanan yang diberikan. Namun, kenyataann yaIndiHome memiliki banyak keluhan karena dinilai tidak mampu memberikan layanan sesuai harapan pelanggan. Oleh karena itu, IndiHome perlu mengidentifikasi kebutuhan layanan dan meningkatkan kualitasnya agar kepuasan pelanggan meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi true customer needs berdasarkan voice of customer sehingga didapatkan atribut kebutuhan yang diprioritaskan untuk ditingkatkan. Servqual digunakan untuk mendefinisikan kualitas pelayanan sebagai seberapa jauh perbedaan antara kenyataan dengan harapan atas layanan yang diterima pelanggan. Model Kano digunakan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh masing–masing atribut dengan tingkat kepuasan yang diterjemahkan dalam kategori Kano. Dengan mengintegrasikan Servqual dan Model Kano menghasilkan rekomendasi atribut yang perlu dikembangkan dan ditingkatkan oleh layanan IndiHome. Berdasarkan hasil integrasi Servqual dan Model Kano, diperoleh 26 atribut kebutuhan layanan IndiHome yang termasuk 15 atribut kuat dan 11 atribut lemah berdasarkan NKP, yang mana 15 atribut diantaranya merupakan true customer needs yang perlu ditingkatkan dan dikembangkan Kata Kunci: IndiHome,Atribut kebutuhan, Servqual, Model Kano, True Customer Needs Abstract IndiHome is a complete and practical multimedia data communication service product from PT. Telekomunikasi Indonesia (Telkom). Officially launched in 2015, IndiHome was originally one of Telkom's main projects, which was included in the 2015 Indonesia Digital Network. IndiHome strives to provide the best service to each customer and offer rates that are in line with the quality of services provided. However, the fact is that IndiHome has many complaints because it is considered not able to provide services according to customer expectations. Therefore, IndiHome needs to identify service needs and improve its quality so that customer satisfaction increases. This study aims to identify true customer needs based on the voice of the customer so that the priority attributes to be prioritized to be obtained. Servqual is used to define service quality as the difference between reality and the expectation of services received by customers. The Kano model is used to find out how much influence each attribute has with the level of satisfaction translated in the Canoe category. By integrating Servqual and the Kano Model, it produces recommendation attributes that need to be developed and improved by IndiHome services. Based on the results of Servqual and Kano Model integration, 26 attributes of IndiHome service needs were obtained which included 15 strong attributes and 11 weak attributes based on NKP, of which 15 attributes including true customer needs that need to be improved and developed. Keywords: IndiHome, Attribute needs, Servqual, Kano Models, True Customer Needs
Analisis Positioning Aplikasi Mybluebird Berdasarkan Perceptual Maping Menggunakan Metode Multidimensional Scaling Nur Atikah; Sari Wulandari; Rio Aurachman
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak MyBluebird adalah salah satu aplikasi transportasi mobil online yang ada di Indonesia. MyBluebird memiliki beberapa gejala permasalahan seperti tingkat awareness pada merek MyBluebird yang rendah, rendahnya tingkat preferensi pengguna MyBluebird daripada merek lain dan menurunnya laba yang didapatkan oleh Bluebird maka dapat disimpulkan bahwa merek MyBluebird Lemah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui positioning MyBluebird diantara kompetitornya berdasarkan perceptual mapping dengan metode multidimensional scaling. Atribut yang digunakan dalam penelitian ini adalah tarif, keamanan, spesifikasi mobil, interaction Quality, merek, promosi, waktu tunggu, kemudahan penggunaan aplikasi, reputasi brand aplikasi, kenyamanan, informasi lokasi driver, kesediaan driver menjemput penumpang yang berlokasi jauh, review driver, ketersediaan armada driver. Sampel penelitian ini berjumlah 180 responden pengguna aplikasi transportasi mobil online. Melalui perceptual mapping didapatkan bahwa MyBluebird menempati wilayah yang sama dengan AA Klik. Pesaing utama dari MyBluebird adalah AA Klik. Pada penelitian ini Gojek menempati posisi yang paling unggul walaupun berada di wilayah yang berbeda dengan MyBluebird dan dijadikan acuan untuk penyusunan perbaikan posisi dengan keunggulan yang dimiliki oleh MyBluebird adalah keamanan. Strategi positioning dapat dilakukan pada atribut tarif, spesifikasi mobil, interaction Quality, merek, promosi, waktu tunggu, kemudahan penggunaan aplikasi, reputasi brand aplikasi, kenyamanan, informasi lokasi driver, kesediaan driver menjemput penumpang yang berlokasi jauh, review driver, ketersediaan armada driver untuk memenangkan persaingan. Kata Kunci: Positioning, Transportasi Mobil Online, Perceptual Mapping dan Multidimensional Scaling. Abstract MyBluebird is one of the online car transportation applications in Indonesia. MyBluebird has several symptoms of problems such as the level of awareness on the low MyBluebird brand, the low level of preference of MyBluebird users than other brands and the decrease in profits earned by Bluebird, so it can be concluded that the brand MyBluebird is Weak. The purpose of this study was to find out the MyBluebird positioning among its competitors based on perceptual mapping with multidimensional scaling methods. Attributes used in this study are rates, security, car specifications, interaction Quality, brand, promotion, waiting time, application ease, application brand reputation, convenience, driver location information, willingness to pick up passengers located far away, driver reviews, availability fleet driver. The sample of this study amounted to 180 respondents using online car transportation applications. Through perceptual mapping it was found that MyBluebird occupies the same area with AA Klik. The main competitor of MyBluebird is AA Klik. In this study Gojek occupies the most superior position even though it is located in a different area with MyBluebird and is used as a reference for the preparation of position improvements with the advantages possessed by MyBluebird is security. Positioning strategies can be done on attributes of rates, car specifications, interaction Quality, brands, promotions, waiting times, ease of use of applications, application reputation, convenience, driver location information, willingness of drivers to pick up passengers located far away, review drivers, availability of fleet drivers for win the competition. Keywords: Positioning, Transportation Car Online, Perceptual Mapping and Multidimensional Scaling
Perancangan Perbaikan Pelayanan Pada App My bluebird Menggunakan Metode Quality Function Deployment (QFD) Fitra Akbarokah; Sari Wulandari
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Blue Bird Group adalah sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang transportasi. Blue Bird Group merupakan salah satu perusahaan jasa transportasi yang terkenal di Indonesia. Layanan yang paling dikenal masyarakat dari Blue Bird Group adalah jasa transportasi taksi. Semakin hari nama dari Blue Bird Group semakin besar, dan ini memacu Blue Bird Group untuk terus menjadi jasa transportasi terbaik dan memberikan kemudahan transportasi offline bagi masyarakat dalam beraktifitas seharihari.Namun,Mybluebird mulai di tinggalkan di sebabkan munculnya pesaingan yang bergerak di bidang jasa yang sama namun lebih baik karena menggunakan system online pada jasa mereka dan itu menyebabkan pengaruh besar untuk Blue Bird Group, jasa transportasi offline Taksi Blue Bird mulai ditinggalkan oleh masyarakat dan beralih ke transportasi online lain seperti GO-JEK dan Grab. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan rekomendasi penigkatan kualitas layanan aplikasi Mybluebird setelah melakukan penelitian sebelumnya menggunakan metode kano dan di dapatkan 15 true customer needs untuk mendapatkan rekomendasi menggunakan metode Quality Function Deployment (QFD). QFD berguna untuk menerjemahkan kebutuhan pelanggan ke dalam karakteristik layanan serta mempertimbangkan kemampuan perusahaan. QFD dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama adalah QFD Iterasi Satu (House of Quality) untuk mengidentifikasi true customer needs dan menentukan karakteristik teknis prioritas. Tahap kedua adalah QFD Iterasi Dua (Part Deployment) untuk menentukan critical part prioritas berdasarkan karakteristik teknis prioritas. Berdasarkan QFD Iterasi Satu, diperoleh 19 karakteristik teknis prioritas yang harus dilanjutkan ke tahap selanjutnya. Berdasarkan QFD Iterasi Dua, diperoleh 8 critical part prioritas untuk perbaikan layanan aplikasi Myblubird. Perumusan rekomendasi disusun berdasarkan hasil pengolahan data, analisis, brainstorming dengan perusahaan dan melakukan benchmarking terhadap pesaing perusahaan. Kata Kunci: House of Quality, Mybluebird, Part Deployment, Quality Function Deployment (QFD)
Perbaikan Kualitas Pelayanan Listrik Prabayar Dengan Menggunakan Integrasi Service Quality Dan Model Kano Pt.pln (persero) Wilayah Riau Dan Kepulauan Riau Widia Zulhafizah; Sari Wulandari; Boby Hera Sagita
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT.PLN (Persero) Wilayah Riau dan Kepulauan Riau adalah BUMN yang mengurus semua aspek kelistrikan, dengan penyaluran listrik yang diberikan melalui layanan listrik pascabayar dan prabayar. Layanan listrik pascabayar memiliki sistem pembayaran yang dapat menyebabkan pelanggan lalai untuk membayar tagihan listrik, sehingga pada akhirnya menunggak, sedangkan layanan prabayar menggunakan sistem yang dapat mencegah pelanggan untuk menunggak. Meskipun memiliki keunggulan dibandingkan litrik pascabayar, masih banyak pelanggan yang enggan untuk migrasi ke layanan listrik prabayar karena munculnya beberapa persepsi negatif pelanggan tentang buruknya kualitas layanan yang diberikan. Padahal jika pelanggan pascabayar berhasil dimigrasikan tentunya akan dapat mencapai target mengurangi angka tunggakan pituang pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi true customer needs atribut kebutuhan pelanggan layanan listrik prabayar berdasarkan voice of customer sehingga didapatkan atribut kebutuhan yang diprioritaskan untuk diperbaiki demi terciptanya layanan listrik prabayar yang lebih baik. Penelitian ini menggunakan metode Service quality dan Model Kano. Servqual digunakan untuk mengukur tingkat kepuasan pelanggan terhadap layanan yang diberikan sehingga didapatkan atribut-atribut lemah untuk diperbaiki dan ditingkatkan. Model Kano digunakan untuk mengetahui pengaruh masing–masing atribut dengan tingkat kepuasan yang diterjemahkan dalam kategori Kano, dengan mengintegrasikan Servqual dan Model Kano didapatkan rekomendasi atribut yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan oleh PT.PLN (Persero) Wilayah Riau dan Kepulauan Riau. Berdasarkan hasil integrasi Servqual dan Model Kano, didapatkan 22 atribut kebutuhan pelanggan yang mana 11 atribut diantaranya merupakan true customer needs yang perlu diperbaiki. Kata Kunci: Listrik prabayar, Atribut kebutuhan, Servqual, Model Kano, True Customer Needs Abstract PT. PLN (Persero) Wilayah Riau and Kepulauan Riau is BUMN that takes care of all aspects of electricity, with the electricity distribution provided through the service of postpaid and prepaid electricity. Postpaid Power Services have a payment system that can cause customers to neglect to pay electricity bills, resulting in arrears, while prepaid services use a system that can prevent customers from generating arrears. Although prepaid electricity is superior to postpaid, there are still many customers who are reluctant to migrate to prepaid power services due to the emergence of some negative customer perception about the low quality of service provided. While postpaid subscribers are successfully migrated, they will be able to achieve the target of reducing customer arrears. This research aims to identify the needs of customers of prepaid electric service based on voice of the customer so that it brings the attribute priority to be repaired and upgraded. This research using the method of the quality of service and a model canoe. Servqual is to measure the level of customer satisfaction towards the services provided thereby obtained frail attribute-attribute to intensified. The kano model is to know the influence of each attribute with a level of satisfaction that is translated in the category of kano, Servqual model and integrate with canoes obtained recommendations attributes that need to be corrected and improved by PT. PLN WRKR. Based on the results of the integration of the Servqual model and canoes, obtained 22 attribute which needs 11 of them attribute is true customer needs that need to be improved. Keywords: Prepaid electricity, Attribute needs, Servqual, Kano Models, True Customer Need
Analisis Peningkatan Kualitas Layanan Listrik Prabayar Pada Pt. PLN (persero) Wilayah Riau Dan Kepulauan Riau Menggunakan Metode Quality Function Deployment (QFD) Ghina Zhafirah; Sari Wulandari; Boby Hera Sagita
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT. PLN merupakan perusahaan negara yang bergerak dalam pengelolaan tenaga listrik milik negara di Indonesia dengan berkomitmen menjalankan bisnis kelistrikan yang berorientasi pada kepuasan pelanggan, anggota perusahaan dan pemegang saham (Misi PT. PLN, 1994). PT. PLN (Persero) mempunyai dua jenis layanan dalam melayani pelanggannya, yaitu layanan listrik pascabayar dan listrik prabayar. Listrik pascabayar adalah jenis layanan listrik yang ketersediaan listrik yang tidak terbatas setiap bulan dan pembayarannya akan dilakukan setiap akhir bulan. Namun hal tersebut menimbulkann permasalahan, masih tingginya jumlah tunggakan piutang pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan rekomendasi peningkatan kualitas pelayanan listrik prabayar pada PT. PLN (Persero) Wilayah Riau dan Kepulauan Riau berdasarkan 11 true customer needs yang diperoleh dari hasil penelitian sebelumnya tentang Perbaikan Kualitas Pelayanan Listrik Prabayar Dengan Menggunakan Integrasi Service Quality dan Model Kano PT. PLN (Persero) Wilayah Riau dan Kepulauan Riau. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quality Function Deployment (QFD) untuk menerjemahkan kebutuhan pelanggan ke dalam karakteristik layanan serta mempertimbangkan kemampuan perusahaan. Metode QFD dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama adalah QFD Iterasi Satu (House of Quality) untuk mengidentifikasi true customer needs dan menentukan karakteristik teknis prioritas. Tahap kedua adalah QFD Iterasi Dua (Part Deployment) untuk menentukan critical part prioritas berdasarkan karakteristik teknis prioritas yang akan dikembangkan. Perumusan rekomendasi dibuat berdasarkan hasil pengolahan data, analisis, brainstorming dengan perusahan dan benchmarking dengan pihak Telkomsel maupun tiket.com. Rekomendasi yang didapatkan dari 11 TCN dan 11 kartek menghasilkan 8 dari 9 critical part yang akan ditingkatkan dan dikembangkan. Kata Kunci: PT. PLN (Persero) Wilayah Riau dan Kepulauan Riau, House of Quality, True Customer Needs, Quality Function Deployment, Part Deployment ABSTRACT PT. PLN is a state company that is engaged in managing state-owned electricity in Indonesia by committing to run an electricity business oriented to customer satisfaction, company members and shareholders (Mission of PT. PLN, 1994). PT. PLN (Persero) has two types of services in serving its customers, namely postpaid electricity services and prepaid electricity. Postpaid electricity is a type of electricity service that has unlimited electricity supply every month and payments will be made at the end of each month. But this raises a problem, there is still a high number of arrears on customer accounts. This study aims to formulate recommendations for improving the quality of prepaid electricity services at PT. PLN (Persero) Riau Region and Riau Islands based on 11 true customer needs obtained from the results of previous research on Improving Prepaid Electricity Service Quality by Using Service Quality Integration and Canoe Model PT. PLN (Persero) Riau and Riau Islands Region. The method used in this study is Quality Function Deployment (QFD) to translate customer requirements into service characteristics and consider the company's capabilities. The QFD method is carried out in two stages. The first stage is QFD House of Qualityto identify true customer needs and determine priority technical characteristics. The second stage is Part Two Deployment QFD to determine priority critical parts based on priority technical characteristics to be developed. The formulation of recommendations is based on the results of data processing, analysis, brainstorming with companies and benchmarking with Telkomsel and Tiket.com. Recommendations obtained from 11 TCN and 11 kartek resulted in 8 out of 9 critical parts that would be improved and developed. Keywords: PT. PLN (Persero) Riau and Riau Islands Region, House of Quality, True Customer Needs, Quality Function Deployment, Part Deployment
Co-Authors Abd. Karim Basir Abdul Rozaq Wallad Adele, Patricia Penina Adinda, Audia Adrial Falahi Afni Suhaida Afwani S, Azra Agung Pramasatya Agung Suhendra Agus Achmad Suhendra Agus Yunus Al Farabi Ahmad Pramanda Aidil, Rizky Cahya Ainaya, Fauzia Latifa Ainuntasya , Roza Aisyah Indah Irmaya Al Hudawi, Muhammad Al Qodri, Muhammad Aldian Setia Luhur Alfadhilah, Anugrah Aldin Ali Syahbana Almira Fawnia Alviera Suci Damayanti Alviera Suci Damayanti Alvira, Rivta Amaliyah, Amaliyah Ananda Zulmi Anastasya, Syeren Andika Bayu Andika Bayu Herbowo Andika Bayu Herbowo, Andika Bayu Andika Yudhistira Ramadhan Andraini, Beta Andrea Dewi Linggani Andrieta Shintia Dewi Aneira, Btari Azzahra Anggia Sari Anggia Sari Lubis, Anggia Sari Anggina Khairani Harahap Anggraini, Cut Annisa Falimantik Annisa Zahra Aprih Santoso Aprilia, Hafiza Ardian Cahya Utama Arfiany Sepyanty Putri Nasution Arham Wahyudi Arilia, Viny Arini Handayani Arlieta Kirana Brahmaniswari Arnol Hendra Manyu Arsyadi, Muhammad Giga Rizky Ash-shiddiq, Anwar Firdaus Ashabul Jannah Siregar Astiwiguna, I Made Agung Sagita Athfal, Muhammad Atya Nur Aisha Aulia, Muchammad Izdihar Zalfa Aurel Catelya Putri Ayu Fitriana Ayunda Mayyona Ayuni, Nurul Az Zahra, Nur Sya’Bandiyah Azhari, Rofi Dwi Azzahra, Yayang Putri Badriah, Badriah Bagas Praditya Yusuf Putra Bambang Hermanto Bandoro, R. Yuan Abdiel Gama Berutu, Irsyadiah Dermaini Bobby Hera Sagita Boby Hera Sagita Boby Heru Sagita Budhi Yogaswara Budi Praptono Budiman, Bintang Andhika Cahyaningtyas, Rosa Virginia Candra Kirana Chairul Hazmi Clarissa Tarigan Cut Agmi Rayhan d Boby Hera Sagita Dahliyanti Dahliyanti Danang Yanuar Wibowo Dani Aji Pratama Darmawan, Aldy Fauzan Daru Bintang Perkasa Dea Laila Puspita Delia Fionica Della Azka Dwigifari DESY EKA CITRA DEWI Devayanti , Komang Sriasih Laksmi Dewa Ayu Putu Indah Prabasari Dhea Savitri Dia Dhonnimuh BKL Diningtyas Anisarahma Diska Najwa Andini Dityo, Daffa Raihan Eka Indra Eliza Anggraini Joefatha Elvi Mardiyanti Endang Chumaidiyah Eni, Eni Erfha Nurrahmawati Erlangga Femayuga Femayuga Erviana Magdalena L Erwita Sari Esa Purnama Fadhil Muhammad Rafif Fadhila Putri Kaban Fadlan Arrasyid Bintang Fadoli, Deki Ilham Fadya Nabila Fahrani , Anisa Farhan Ihza Imran Farid Ardika Dasum Faridah Muthia Azzahra Fatimah, Anindizki Puspa Fauzan Najib Fauzi, Kiki Wildan Fikri Azka Tanjung Fikri Mahesa Amin Purba Firdho, Muhammad Fitra Akbarokah Fitriani, Rewi Geofani Andreyana Badrun Ghina Atha Ghina Zhafirah Gregorius Sigit Hermawan Zavit Gregorius Sigit Zavit Habra, Mhd Dani Habra, Mhd Dani Habra, Mhd. Dani Habra, Mhd.Dani Hadian, Arief Hadiyanto, Andy Hagie Pradivio Haikal, Muhammad Fikri Hairuddin Cikka Hakim, Abdul Azizul Hamdani Hamdani Hamidatus Salihah Hanafi Nasution, Mifta Hanifah, Shofiya Harahap, Astri Sri Rezeki Harahap, Dinda Absi Harahap, M Guffar Harahap, Nurhasanah Febriyanti Harahap, Nur’ain Hardian, Frengki Harianto Harianto Harry Nurmi Suari Hasibuan, Melisa Zuriani Hidayah , Anggun Nur Hidayat, Muhammad Rifqi Fahmi Hidayat, Toni Hidayati, Dika Hotma Rizky Putri Lubis Hrp, Mhd Nazar Alfian Husni Amani Ice Sariyati Iftitah Noor Pratomo Iin Natasya Divana Ginting Ika Arum Puspita Ika Puspita Ilham Hadyan Ilham Wahyudi Ima Normalia K Ima Normalia Kusmayanti Ima Tri Wardani Imam Alfariqi Indriani Adha IQBAL , MUHAMMAD Irfanni Hutasoit Irmawati Irmawati Irzaputri, Khalista Muthia Ismail Lubis, Rahmad Ismail, Thoriq Miftahul Chair Ismiy Nurhabibah Ita Mustika Ivan Ashiva Iwan Inrawan Wiratmadja Iwan Inrawan Wiratmadja Iyas Alwi Siregar Jenny Anna Siauta Judi Alhilman, Judi Junjungan, Mhd. Arisandi K, Ima Normalia Kamaliya, Kayla Kanaya Tri Nazwa Karin Detasari Khairani Mardatillah Khairiah, Dian Khairunnisa Khalif Abdul Aziz Khoirul Azis Kiki Amalia Harahap Krinta Alisa Krinta Alisa, Krinta Kristalia, Kristalia Leo Cahya Trias Putra Rachman Lisna Berutu Listyaning Sumardiyani Litasari Widyastuti, Litasari Lubis, Ilham Akbar Lubis, Muhammad Iqbal Asy' ari Lubis, Nabila Arsyi Lubis, Nurul Rafiqoh Lubis, Putri Safa Aulia Lubis, Sri Nikmah Tullah M. Guffar Harahap M. Ikhsani Simanjorang M. Rifqi Akbar M. Yogi Riyantama Isjoni M.Nur Tondi Maharani Balqis Mahayanti Arum W MAHYANI MAHYANI Manzilah Putri Daulay Mardhiyyah Mardhiyyah Maria Dellarosawati Idawicaksakti Maria Dellarosawati Idawicasakti Mariana Mariana Mariani Natalina L, Mariani Marina Marina Marta Dessy Sianturi Marwani, Iga Safa Mas Imam Temuju Masleni Nasution Mastriani, Agus Maulida, Lisa Maulida, Tasya Ma’rifah Nurmala Meilana Fatharany Meilana Fatharany Meilana Fatharany, Meilana Meldi Rendra Mentari Hardyaningrum Mira Saraswati Mohamad Rizki Prihandono Mohamad Subkhi Priono Mona Hisya Muhammad Abdillah Muhammad Ardiansyah Muhammad Arfidh Muhammad Ariansyah Muhammad Arya Furqon Muhammad Fadhil Rafif Muhammad Faisal Muhammad Firmansyah Putra Muhammad Ghafari Nurfathoni MUHAMMAD HARIS Muhammad Ilham Syahidan Muhammad Ilham Syahidan, Muhammad Ilham Muhammad Iqbal Muhammad Iqbal Muhammad Januar Rasyid Muhammad Rafi Rupiantoro Muhammad Rahmat Muhammad Ravi Ismail Muhammad Rayes Muhammad Reza Muhammad Rivai Muhammad Rizky Hasya Muhammad Sukri Ritonga Muhammad Zamzam Muhammadd Wirayuda Hafiz Mulyana, Luthfi Faqihuddin Mulyono, Ade Munawaroh Munawaroh Muttaqin, Ahmad Zainul Nadrun, Nadrun Nadya Firdhausya Najwa Felisha Lubis Nanda Syafriliani Naniwarsih, Andi Nanta, Bayu Mega Narendra, Erlangga Nadhif Dwi Nasution, Amalia Nasution, Hafizah Mahira Nasution, M.Taufiq Hidayat Nasution, Nur Hafni Maulida Natasha, Alishya Natasurya, Muhammad Latif Nur Hidayat Nazwa Alya Alkhansa Nesya Endhrizky Suryantha S Nihan Ufaira Rizagana Ningrum, Yana Puspita Nirina Triazi Nirma Yunita Siregar Nirwan Aprido Novan Wicaksana Novita, Dhea Rahma Novita, Elmi Novreyna Alda Novreyna Ludmilla Alda Nuni Asnita Barasa Nur Atikah Nur Hazizah Nur Shiyaam Nurdinintya Athari Supratman Nurganti Nurganti Nurhalizah Pasha Nurhayati Hutasuhut Nurul Fauziah Nurul Rizkia Nurul, Esti Nurwijayanti Nuryskha Nuryskha Ovami, Debbi Chyntia Padilah Rahmi Lubis Pajhar Ainun Berutu permatasari, putri dwi Pranata, Mohammad Harry Priyono SA, Arif Puji Manurung Purba, Devia Syahfitri Purba, Febri Andriawan Putra Fajar Alam Putra, Timmy Permana Putra, Timotius Jevon Abimanyu Putri , Tiara Cinditya Putri Aprilia Putri Elda Sari Putri Erma Yunita Putri Fatimah Suri Oktavia Putri Hermayani putri, amanda afriza Putri, Aurel Catelya Raden Farhan Ashadiar Raditya Artha Prasetyo Rahayu, Putri Rahma Aulia Hasanah Rahmah, Raisa Aulia Rahmasari, Fadila Rahmat, Muhammad Rakhman, M Arief Reza Dinar Ekananda Reza Fajrul Rahmadi Reza Gilang Pramono Ridho Fadrian Putra Ridwan , Sharmifa Yasmin Rifai, Alwi Rifki Maulana Rika Rachmawati Putri Rio Aurachman Risfa Dwi Andini Ritonga, Muhammad Akmal Parlindungan Ritonga, Muhammad Hanafi Ritonga, Rizka Sabila Rizky Alif Pratama Rizqi Ghani Faturrahman Rizqiya, Annisa Robichatun Nabilah Rodiatul Husna Rohayati , Yati Romi Aldiansyah Romy Seftivani Anggita Putri Rosad Ma’ali El Hadi Rosad Ma’ali El Hadi Rosyidi, Rezky Himawan RR. Ella Evrita Hestiandari S, Ida Wahyuni Saffanah, Vina Putri Safina, Wan Dian Safinka, Anggraini Sagita , Bobby Hera Salma , Ahyani Nur Salsabila, Putri Filza Salsabila, Tri Utami Salsabilla, Nadia Salwa Fadhilah Haya Santosa, Alifa Zahra Nur Saputra, Muhammad Tamami Dwi Saputri , Silvia Saputri , Yosita Dwi Saragih, Murniati Arinda Sari Lubis, Nuh Aulya Sari, Jepi Elia Sari, Tria Manda Sarinah br. Hasibuan Serly Charita Harahap Setiawan , Juned Agung Sevy Safira Handini Shabila , Raisa Nataya Tifla Shang, Yilun Sharma, Rajinder Sheerad Sahid Shinta Hidayat Silvia anjani Nst Sinaga, Sefianza Suhana Sindy Sinthia Dewi Siregar, Aulia Ananta Siregar, Horia Siregar, Nur Hasanah Siti Aisyah Siti Fatimah Zainatun Nisa Soviani Soviani Sri Fitria Jayusman Sri Mutia Fazira Sri Sofya Nurfitri Sry Rahayu Ningsih Sitorus Suci Septania Puspa Sucitra Putri Suhaila Husna Samosir Suhendara, Agus Achmad Suhendra, Agus Ahmad Sukma Nur Ardini Sultan Rasy Nasyaa Syaffitry Maryany Syarianda Syafitri Syeren Anastasya Tanjung , Achmad Arief Tanjung, Hafiz Yazid Tanjung, Nurbaiti Tanjung, Rizki Ramadhan Tanzimah Tanzimah, Tanzimah Taqiya Zahrowain Tara Aldiera Tara Aldiera Tengku Muhammad Rafly Rachman Tieka Trikartika Gustyana Tien Fabrianti Kusumasari Toni Hidayat Trigo Septia Trikania, Dinda Trisyan Admaja Kuncoro Tumanggor, Mutawaqil Bilah Uma Nenni Uma Nenni Urrahman, Asyifa Utama, Indra Valen Zikra Febix Wahyu Dwi Sulindra Wastina Sari Siregar Wawan Tripiawan Weinhandl, Robert Widia Zulhafizah Widya Arlia Widya Asri Septiani Wika Lutfiah Sakinah Yandri Illham ZR Yati Rohayati Yati Rohayati, Yati Yatmikasari, Ika Yaya Padila Yulian Mutiara Yunita Dewi Trianawati Yusuf, Chandra Zalina Fatima Azzahra Zhubda R, Mahira Zulhaimi, Hanifa