p-Index From 2021 - 2026
19.711
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial Elkawnie JPsd ( Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar ) Edukasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran REFLEKSI EDUKATIKA Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) AL-ATHFAL : JURNAL PENDIDIKAN ANAK Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Tarbawi: Jurnal Keilmuan Manajemen Pendidikan MENDIDIK: Jurnal Kajian Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Teknologi Pendidikan JURNAL PAUD AGAPEDIA JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Jurnal Edukasi AUD JURNAL ILMIAH CAHAYA PAUD JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Lectura : Jurnal Pendidikan Jurnal Basicedu Journal of Educational Research and Evaluation Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Jurnal Golden Age Kwangsan: Jurnal Teknologi Pendidikan Journal on Education JEES: Journal of English Educational Study Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Hermeneutika : Jurnal Hermeneutika Seling: Journal of PGRA Study Program Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini GOLDEN AGE: JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Cakrawala Pedagogik SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam EDUTEC : Journal of Education And Technology Pro Patria: Jurnal Pendidikan, Kewarganegaraan, Hukum, Sosial, dan Politik JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Bikotetik (Bimbingan dan Konseling: Teori dan Praktik) Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Al-Ittijah : Jurnal Keilmuan dan Kependidikan Bahasa Arab Parameter JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Kebijakan: Jurnal Ilmu Administrasi MURHUM : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI) Didaktika: Jurnal Kependidikan Incrementapedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Ceria: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini BIOLOVA Zuriah : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini International Journal of STEM Education for Sustainability Jurnal Citra Pendidikan Journal of Education Research NOKEN : Jurnal Pengelolaan Pendidikan IJIGAEd: Indonesian Journal of Islamic Golden Age Education Journal of Educational Sciences Metakognisi : Jurnal Kajian Pendidikan Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan Jurnal Basicedu Jurnal Citra Pendidikan Anak Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Innovative: Journal Of Social Science Research Indonesian Journal of Early Childhood : Jurnal Dunia Anak Usia Dini Jurnal Amal Pendidikan Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Assyfa Journal of Islamic Studies Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran) : Edutech and Intructional Research Journal PESHUM Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Jurnal Citra Pendidikan Pinisi Journal of Entrepreneurship Review
Claim Missing Document
Check
Articles

The Relationships among Classroom Management, Work Culture, and Pedagogical Competence among Islamic High School Teachers Moch. Abdul Rohman; Ruhiat, Yayat; Atikah, Cucu
Edukasi Vol 12 No 2 (2025): Edukasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, South Sumatra, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/3g0xs490

Abstract

This study was aimed to analyze the relationship between classroom management, teacher work culture, and pedagogical competence among Islamic high school teachers in Cikande District, Serang Regency. The research was conducted in four schools, with a total sample of sixty-nine teachers. Data were collected using closed questionnaires based on a Likert scale, which had been validated through a t-test. The collected data were analyzed using inferential statistics with a correlational approach, employing SPSS version 23 software. The results of this study indicated that classroom management had a significant relationship with pedagogical competence; specifically, classroom management was directly related to pedagogical competence. In contrast, teacher work culture exhibited a weaker relationship with pedagogical competence. The Pearson Correlation Value was 0.683 for classroom management and 0.774 for teacher work culture. The R value of 0.793 indicated a strong relationship between classroom management, teacher work culture and pedagogical competence. This finding proved that classroom management had a central role in improving pedagogical competence and creating a good work culture.
Pengaruh Kompetensi Pedagogik dan Lingkungan Kerja Terhadap Perilaku Kerja Guru SMPN Di Kabupaten Serang Wilayah I dengan loyalitas sebagai Variabel Mediasi Anisa Fauziyah; Yayat Ruhiat; M. Syadeli Hanafi; Cucu Atikah
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 2 (2025): February
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i2.10001

Abstract

The study aims to describe the influence of pedagogic competence, work environment on teacher work behaviour with loyalty as mediation in SMPN Serang Regency Region I. The research used an explanatory method with a quantitative approach. The instrument used a closed questionnaire on 210 respondents using random sampling technique. The study used path analysis techniques to test the effect of independent variables on the dependent variable using lisrel. The results showed that: there is a significant positive direct effect of pedagogic competence on work behaviour with a path coefficient of 0.305, ρ value 0.00. The work environment on work behaviour has a significant positive direct effect with a coefficient of 0.50, ρ value 0.00. Loyalty to teacher work behaviour has a significant positive direct effect with a path coefficient of 0.107, ρ value 0.047. Simultaneously, it has a positive direct impact on work behaviour by 69.2%. Pedagogic competence on work behaviour through loyalty has an indirect effect but does not have a mediating effect, the sobel t value is 1.791. Similarly, the work environment on work behaviour through loyalty has an indirect effect but does not have a mediating effect with a sobel test value of 1.904.
Manajerial Kepala Sekolah, Budaya Organisasi dan Perilaku Inovatif Hubungannya dengan Kinerja Guru di Sekolah Menengah Pertama Lilik Nur Kholidah; Sudadio; Cucu Atikah
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2268

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kompetensi manajerial kepala sekolah, budaya organisasi, dan perilaku inovatif terhadap kinerja guru. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Sampel yang digunakan terdiri dari 67 guru di SMP Negeri se-Kota Serang. Analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak SmartPLS 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) kompetensi manajerial kepala sekolah berhubungan positif namun tidak signifikan dengan kinerja guru, dengan nilai P-Value sebesar 0.822; 2) budaya organisasi berhubungan positif namun tidak signifikan dengan kinerja guru, dengan nilai P-Value sebesar 0.250; 3) perilaku inovatif guru memiliki hubungan positif yang signifikan dengan kinerja guru, dengan nilai P-Value sebesar 0.000; dan 4) nilai R-Square menunjukkan hubungan signifikan antara variabel independen (X1, X2, dan X3) secara simultan dengan variabel dependen (Y) sebesar 0.995. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa semua variabel eksogen memiliki kontribusi hubungan sebesar 95% terhadap kinerja guru. Temuan ini mengindikasikan bahwa kompetensi manajerial kepala sekolah, budaya organisasi, dan perilaku inovatif secara keseluruhan memiliki pengaruh positif terhadap kinerja guru.
Peran Pemerintah Daerah pada Pendidikan Vokasi di Kota Industri Cilegon: Analisis Kebijakan Pendidikan dalam Mendukung Industri 4.0 Yudha Dwi Laksono; Cucu Atikah
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 8, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v8i2.8968

Abstract

Penelitian ini mengkaji kesiapan strategis Pemerintah Kota Cilegon dalam menyinkronkan pelatihan vokasi dengan tuntutan industri berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026. Sebagai pusat industri utama, Cilegon menghadapi tantangan signifikan berupa pengangguran di kalangan lulusan sekolah menengah yang disebabkan oleh ketidaksesuaian keterampilan yang persisten. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kebijakan pemerintah, alokasi anggaran, dan target kinerja yang berkaitan dengan penguatan pendidikan vokasi pada era Industri 4.0. Dengan menggunakan metode analisis kualitatif terhadap RPJMD Kota Cilegon, ditemukan bahwa pemerintah daerah memprioritaskan daya saing SDM melalui program prioritas "25 Ribu Lapangan Kerja". Temuan penelitian menunjukkan adanya alokasi anggaran tahunan yang konsisten sebesar 11 miliar khusus untuk pelatihan berbasis kompetensi dan pemagangan industri. Kebijakan tersebut menetapkan target sertifikasi kompetensi sebesar 80% bagi para pencari kerja. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun kerangka strategis telah terbentuk, efektivitas pelaksanaannya sangat bergantung pada sinergi antara Balai Latihan Kerja dengan kemitraan sektor swasta melalui skema pemagangan. Selain itu, mengingat kewenangan sekolah menengah kejuruan formal berada di bawah pemerintah provinsi, pemerintah kota memfokuskan intervensi pada pelatihan vokasi non-formal untuk menjembatani kesenjangan keahlian. Implikasi dari studi ini menegaskan bahwa penyerapan tenaga kerja yang efektif memerlukan standar sertifikasi terintegrasi yang diakui oleh investor dan industri berskala internasional
ANALISIS KEBIJAKAN INTEGRASI TES KEMAMPUAN AKADEMIK DALAM ASESMEN NASIONAL: PERSPEKTIF SOSIOLOGI KEBIJAKAN DAN EVALUASI PENDIDIKAN Harjono; Cucu Atikah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.45559

Abstract

Educational policy in Indonesia has undergone another significant shift with the issuance of Minister of Primary and Secondary Education Regulation Number 9 of 2026, which integrates the National Assessment (Asesmen Nasional/AN) with a new instrument, the Academic Ability Test (Tes Kemampuan Akademik/TKA). This article aims to critically examine the policy design, its underlying rationale, and its social implications. The study employs a Critical Policy Analysis (CPA) approach, enriched by Stephen J. Ball’s sociology of policy perspective and the theory of Street-Level Bureaucracy. It highlights the tension between the paradigms of Assessment of Learning (AoL) and Assessment for Learning (AfL) arising from the integration of instruments with differing objectives. Document analysis, including Regulation Number 10 of 2025 on Graduate Competency Standards, reveals a misalignment between the holistic orientation of graduate profiles and the cognitively oriented nature of the TKA. Furthermore, the “voluntary” status of TKA risks becoming nominal when its results are used in high-stakes student selection processes. Infrastructure disparities and implementer discretion at the school level further raise concerns regarding test validity and integrity.This study concludes that, without adequate regulation and mitigation, the policy risks reinforcing test-oriented teaching practices, fostering implicit school ranking, and exacerbating educational inequality. Careful and equitable implementation is therefore essential.
Digital Entrepreneurship Among Students: Driving Factors, Challenges, and Career Orientation Ariani, Dewi; Hanafi, Syadeli; Atikah, Cucu
Pinisi Journal of Entrepreneurship Review Vol. 4 No. 1 (2026): Pinisi Journal of Entrepreneurship Review
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62794/pjer.v4i1.203

Abstract

This study explores the phenomenon of digital entrepreneurship among college students in response to rapid technological transformation and evolving career orientations. Using a qualitative phenomenological approach, this study examines students' lived experiences in starting and managing digital-based businesses, focusing on their driving factors, challenges, and future career orientations. Data were collected through in-depth interviews with seven students actively involved in digital businesses, then analyzed using the Colaizzi method supported by NVivo 14 software. The findings revealed three interrelated themes: the driving factors for students to become digital entrepreneurs are stimulated by the role of parents, the desire to earn money or income, developing self-skills, challenges faced generally difficult in time management, lack of consistency, difficulty finding customers, limited capital, busy studies, and career orientation as a digital entrepreneur is still lacking because students only consider digital entrepreneurship as an alternative career choice, where the main career choice is working in a company or agency. This study concludes that digital entrepreneurship is not only an economic activity but also a process of identity formation and individual adaptation to a technology-driven economy that needs to be improved. This highlights the importance of developing a sustainable digital entrepreneurship ecosystem in higher education through incubators, mentoring, and experiential learning to foster innovation, independence, and readiness for the digital economy.
Kebijakan Pendidikan PAUD dalam Pemanfaatan Teknologi Pembelajaran di Era Transformasi Digital: Sebuah Systematic Literature Review Murtiningtyas, Poppy Yullia; Atikah, Cucu
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37682

Abstract

Transformasi digital telah mendorong perubahan mendasar dalam sistem pendidikan, termasuk pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Pemerintah Indonesia melalui berbagai kebijakan pendidikan menekankan pentingnya integrasi teknologi dalam pembelajaran sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan. Namun demikian, implementasi kebijakan tersebut pada jenjang PAUD masih menghadapi berbagai tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran PAUD dalam perspektif kebijakan pendidikan, dengan menekankan kesenjangan antara kebijakan dan praktik di lapangan. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) terhadap lima artikel ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran PAUD telah dilakukan, namun masih berada pada tahap awal integrasi dan cenderung bersifat teacher-centered. Meskipun teknologi terbukti meningkatkan motivasi dan keterlibatan belajar anak, implementasinya belum sepenuhnya sejalan dengan arah kebijakan transformasi digital. Tantangan utama meliputi keterbatasan kompetensi digital guru, ketimpangan sarana prasarana, serta belum optimalnya dukungan implementatif kebijakan. Penelitian ini menegaskan adanya kesenjangan antara kebijakan normatif dan praktik empiris, sehingga diperlukan penguatan kebijakan yang lebih kontekstual, implementatif, dan berorientasi pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Combining learning motivation and problem based learning using articulate storyline media for students with disabilities Mawardi Nurullah; Cucu Atikah; Aceng Hasani
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol. 11 No. 3 (2025): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020256565

Abstract

This study aims to improve learning motivation and learning outcomes of students with disabilities in a Citizenship Education course through the implementation of a Problem-Based Learning (PBL) model supported by Articulate Storyline media. The research employed Classroom Action Research conducted in two cycles involving 12 students with disabilities at Pamulang University. Data were collected using a learning motivation questionnaire and cognitive achievement tests administered in the pre-cycle, cycle I, and cycle II. The results indicate an improvement in learning motivation from 33% in cycle I to 78% in cycle II. In addition, classical learning completeness increased from 33% to 83%, indicating better cognitive achievement after the implementation of the intervention. The findings suggest that the integration of PBL and interactive digital media facilitates active participation, enhances motivation, and supports inclusive learning. Therefore, the use of Articulate Storyline within a PBL framework can be an effective instructional strategy to improve motivation and learning outcomes for students with disabilities in higher education.
Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah dalam Membangun Budaya Organisasi Yang Inovatif di Era Digital Rias Fitria; Tri Wahyu Ristiyanto; Enong Holilah; Cucu Atikah
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 September 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to examines the role of principals’ transformational leadership in building an innovative organizational culture in the digital era. The study is grounded in the increasing demand for educational transformation, which positions principals not only as administrative managers but also as visionary leaders capable of inspiring, facilitating change, and guiding schools in the strategic utilization of digital technologies. Using a qualitative approach, this research involved principals, teachers, and school staff as research subjects to understand how transformational leadership is enacted in nurturing an innovative school culture. Data were collected through in-depth interviews, participatory observations, and document analysis, and were analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing techniques. The findings reveal that principals who demonstrate transformational leadership effectively articulate a clear digital vision, provide inspirational motivation, encourage teacher creativity, and foster a collaborative and adaptive work environment. The emergence of an innovative culture is reflected in teachers’ openness to new ideas, strengthened digital literacy, increased collaborative practices, and the development of various technology-enhanced teaching innovations. These findings align with existing theories and previous studies indicating that transformational leadership significantly contributes to shaping innovative organizational cultures and improving school quality. The article concludes that transformational leadership is a key driver in accelerating digital educational transformation. The study also recommends strengthening principals’ digital leadership capacities and suggests further research across broader and more diverse educational contexts. Keywords: transformational leadership, school principal, innovative organizational culture, digital era, digital leadership, educational innovation Abstrak: Penelitian ini bertujuan menganalisis peran kepemimpinan transformasional kepala sekolah dalam membangun budaya organisasi yang inovatif di era digital. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tuntutan transformasi pendidikan yang semakin kompleks, di mana kepala sekolah dituntut tidak hanya sebagai manajer administratif, tetapi juga sebagai pemimpin visioner yang mampu mendorong inovasi, mengelola perubahan, serta memfasilitasi pemanfaatan teknologi secara strategis. Menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini melibatkan kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan sebagai subjek utama untuk menggali secara mendalam bagaimana praktik kepemimpinan transformasional diwujudkan dalam konteks pengembangan budaya inovatif di lingkungan sekolah. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan telaah dokumen, kemudian dianalisis dengan teknik reduksi data, kategorisasi, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah dengan karakter kepemimpinan transformasional mampu mengartikulasikan visi digital yang jelas, memberikan motivasi inspirasional, membangun hubungan personal yang positif dengan guru, serta mendorong kreativitas dan keberanian dalam berinovasi. Budaya organisasi inovatif tercermin dari meningkatnya kolaborasi antarguru, pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, dan terciptanya iklim kerja yang adaptif terhadap perubahan. Temuan ini diperkuat oleh kajian teoritis dan penelitian sebelumnya yang menegaskan bahwa kepemimpinan transformasional berpengaruh signifikan terhadap pembentukan budaya inovasi, penguatan literasi digital, dan peningkatan kinerja sekolah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan transformasional merupakan prasyarat penting bagi sekolah untuk berkembang dalam ekosistem pendidikan digital. Artikel ini menawarkan rekomendasi untuk pengembangan kapasitas kepemimpinan digital serta penelitian lanjutan yang memperluas analisis pada konteks sekolah yang lebih beragam. Kata kunci: kepemimpinan transformasional, kepala sekolah, budaya organisasi inovatif, era digital, kepemimpinan digital, inovasi pendidikan
Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah dalam Membangun Budaya Organisasi Yang Inovatif di Era Digital Rias Fitria; Tri Wahyu Ristiyanto; Enong Holilah; Cucu Atikah
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 September 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to examines the role of principals’ transformational leadership in building an innovative organizational culture in the digital era. The study is grounded in the increasing demand for educational transformation, which positions principals not only as administrative managers but also as visionary leaders capable of inspiring, facilitating change, and guiding schools in the strategic utilization of digital technologies. Using a qualitative approach, this research involved principals, teachers, and school staff as research subjects to understand how transformational leadership is enacted in nurturing an innovative school culture. Data were collected through in-depth interviews, participatory observations, and document analysis, and were analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing techniques. The findings reveal that principals who demonstrate transformational leadership effectively articulate a clear digital vision, provide inspirational motivation, encourage teacher creativity, and foster a collaborative and adaptive work environment. The emergence of an innovative culture is reflected in teachers’ openness to new ideas, strengthened digital literacy, increased collaborative practices, and the development of various technology-enhanced teaching innovations. These findings align with existing theories and previous studies indicating that transformational leadership significantly contributes to shaping innovative organizational cultures and improving school quality. The article concludes that transformational leadership is a key driver in accelerating digital educational transformation. The study also recommends strengthening principals’ digital leadership capacities and suggests further research across broader and more diverse educational contexts. Keywords: transformational leadership, school principal, innovative organizational culture, digital era, digital leadership, educational innovation Abstrak: Penelitian ini bertujuan menganalisis peran kepemimpinan transformasional kepala sekolah dalam membangun budaya organisasi yang inovatif di era digital. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tuntutan transformasi pendidikan yang semakin kompleks, di mana kepala sekolah dituntut tidak hanya sebagai manajer administratif, tetapi juga sebagai pemimpin visioner yang mampu mendorong inovasi, mengelola perubahan, serta memfasilitasi pemanfaatan teknologi secara strategis. Menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini melibatkan kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan sebagai subjek utama untuk menggali secara mendalam bagaimana praktik kepemimpinan transformasional diwujudkan dalam konteks pengembangan budaya inovatif di lingkungan sekolah. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan telaah dokumen, kemudian dianalisis dengan teknik reduksi data, kategorisasi, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah dengan karakter kepemimpinan transformasional mampu mengartikulasikan visi digital yang jelas, memberikan motivasi inspirasional, membangun hubungan personal yang positif dengan guru, serta mendorong kreativitas dan keberanian dalam berinovasi. Budaya organisasi inovatif tercermin dari meningkatnya kolaborasi antarguru, pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, dan terciptanya iklim kerja yang adaptif terhadap perubahan. Temuan ini diperkuat oleh kajian teoritis dan penelitian sebelumnya yang menegaskan bahwa kepemimpinan transformasional berpengaruh signifikan terhadap pembentukan budaya inovasi, penguatan literasi digital, dan peningkatan kinerja sekolah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan transformasional merupakan prasyarat penting bagi sekolah untuk berkembang dalam ekosistem pendidikan digital. Artikel ini menawarkan rekomendasi untuk pengembangan kapasitas kepemimpinan digital serta penelitian lanjutan yang memperluas analisis pada konteks sekolah yang lebih beragam. Kata kunci: kepemimpinan transformasional, kepala sekolah, budaya organisasi inovatif, era digital, kepemimpinan digital, inovasi pendidikan
Co-Authors Aas Syifaul Kholiyah Aceng Hasani Achyani Afiyah Firiyani Agam Gunawan Ahmad Reza Aulia Ai Dina Saadiah Al Uyun, Ahmad Sabiq Almuslimah Inayah Romadhona Anak Agung Istri Sri Wiadnyani Anisa Fauziyah Anisa Fauziyah Aprian Darmayanti Apriliyanti, Dian Surya Asep Muhyidin Asih, Lia Kurnia Asmawati, Luluk Atin Anita Prihatini Ayu Riski Yuniria Ayuningrum Azzahra Yusra Bela Anggreini Wahyu Berliana, Dinda Biru, Lulu Tunjung Cahya Hernalia Sari Cantik Ajeng Srirahyu Choziahtillah, Ziah Darif, Muhamad Darmayanti, Aprian Desy Nur Fitriani Devi, Meisya Aulia DEWI ARIANI Dewi Nancy Shabatini Didik Iskandar didin tahajudin Dina Kusuma Wardhani Dina, Ai Dinda Berliana Dinda Berliana Dwi Yunianto Nugroho Encep Syarifudin Encep Syarifudin Encep Syarifudin Encep Syarifudin Encep Syarifudin Encep Syaripudin Eneng Hemah Eni Sri Mulyani Enong Holilah Enong Holilah Etika Khaerunnisa Evi Riyanti Fachrudin Fachrudin Fadhillah, Via Nur Fadilatul Laila Fadlullah Fadlullah Fadlullah Fadlullah Fadlullah Fadlullah, Fadlullah Fadlullah, Fadlullah Fahmi Fahmi Fahmi Fahmi Fahmi Fahmie Firmansyah Fahra Putri Ardita Fajarwati, Ayu Farid, Ilham Farida Ariyani Kangiden Fenti Farleni Firdaus, Hendi Fitri, Anni Saumi Fitria Sari Hanafi, Syadeli Hany Tutut Handayani Hardinata Hardinata Harjono Hemah, Eneng Hendi Firdaus Hendi Iswanto Hendrawan, Wawan Heni Yunilda Hasibuan Herlina Herlina Hidayat, Sholeh Hidayatullah Holisah, Holisah Iis Yuliati Ika Faika, Sri Ikhwan Zainudin Ilma Fauziana Fariz Indrawati Indrawati Indrawati Isma Patonah Isma Patonah Isti Rusdiyani Isti Rusdiyani Isti Rusdiyani Isti Rusdiyani, Isti Istiqomah Eka Diyanti Jaenudin Jaenudin Jaenudin, Jenudin Jannah, Roihatul Juliastuti Kiki Maullidina Kiki Maullidina Kristiana Maryani Kristiana Maryani Kusnandar, Fleriyanto Indra Lailatul Umania Laily Rosidah Lia Kurnia Asih Lia Lia, Lia Kurnia Asih Lilik Nur Kholidah Lilik Nur Kholidah Lilik Nur Kholidah Lina Herlina Lindawati Lindawati Lukman Nulhakim Lukman Nulhakim Lukmanul Hakim Luluk Asmawati Luluk Asmawati Luluk Asmawati LULUK ASMAWATI M Syadeli Hanafi M. Syadeli Hanafi Mabruroh Mala Hayatie Mariska, Desy Aulia Mariyanto Marjohan Marjohan Maulana, Muhammad Rifqi Mawardi Nurullah Mayasari, Pitria Melawati, Ayu Moch Abdul Rohman Moch. Abdul Rohman Muh. Nana Supriatna Muhammad Rifqi Maulana Muhammad Yusuf Muhfahroyin Mulyani, Endang Sri Mulyasaroh Murtiningtyas, Poppy Yullia Muryani Muryani Mutia Mutiara Sambella Muzdalifah Nabila NF Nenih Husnaeni Nugroho, Dwi Yunianto Nulhakim, Lukman Nur Ida Apriani Nurasyiah, Rina Nurdiana Nurdiana Nurdiana Nurmahdiah Nurmahdiah Octaviany, Fany Pinka Citra Amanda Puput Puspito Rini Puspita, Yanti Putri Phelitha Haty, Tasya Jembar Putri, Divana Dealisya Chadhys Putri, Novia Tryas Qoriatun Najilah, Lista Ratna Ekawati Ratna Komalasari, Ratu Ratu Tiara Savira Tiara Raudah Zaimah Dalimunthe Raudah Zaimah Dalimunthe, Raudah Zaimah Regina Meliawati, Putricia Reno Wulan Repelita, Rudi Rias Fitria Rias Fitria Ridela, Rivani Rima Sahaya Rina Nurasyiah Rini Sabrina Risa Latus Sulam Rizko Argi Budiaji Rochani Rochani Rochani Rochani Rohyadi, Edi Rosidah, Laily Rudi Haryadi Rudi Haryadi, Rudi Rudiyani, Isti Salma Mudjahidah Az-zahra Saumi Fitri, Anni Savira Savira, Ratu Tiara Sayekti, Tri Setiawati, Ratna Shelfi Eka Shintawati Shintawati Shintawati Shofa, Febby Maya Sholeh Hidayat Sholeh Hidayat Hidayat Sholih Siti Khosiah Siti Khosiah Siti Khosiah Siti Maesyaroh Sudadio Sudadio Sudadio Suhaeti, Heti Suhendar Suhendar Suherman Suherman Suherman, Suherman Suherman, Suherman Supriyanti, Yeti Susilowati, Sumaryani Rita Suwartini, Aswar Syadeli Hanafi Syamsuri Abdurahman, Indra Syaripudin, Encep Syifa Bahrul Ulumuddin Syufriatullailah Tahajudin, Didin Tatu Hilaliyah Teguh, M Teguh Saefuddin Tiara, Ratu Tiara Savira Tiya Sugi Rahayu Tri Sayekti Tri Sayekti Tri Wahyu Ristiyanto Tri Wahyu Ristiyanto Uyung Amilul Ulum Vidia Pandji Yudha Wardhani, Dina Kusuma Wawan Hadianto Widiana, Wika Wiwik Adindan Yati Haryati Yayat Ruhiat Yayat Ruhiat Yayat Ruhiyat Yayat Ruhiyat Yudha Dwi Laksono Yuniarti, Tricahyani Endah Yuniria, Ayuriski Yusnita Rahayu Yusnita Rahayu Yuyu Yuhana, Yuyu Zahroh As Sakinah Zahrotunnaqiyah, Elva