Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Kadar Asam Urat dengan Kadar Kolesterol HDL pada Peserta Prolanis di Puskesmas Kedaton Bandar Lampung Andi Eka Yunianto; Sutrio
Journal of Dietetics Science Vol. 1 No. 2 (2025): Journal of Dietetics Science
Publisher : Nutrition Department, Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jds.v1i2.5367

Abstract

Uric acid and High-Density Lipoprotein (HDL) are important biomarkers associated with the risk of metabolic and cardiovascular diseases. Hyperuricemia is known to increase the risk of hypertension, metabolic syndrome, and heart disease, while low HDL levels contribute to atherosclerosis. However, the relationship between uric acid and HDL levels is still not entirely consistent in various studies. This study aims to analyze the relationship between uric acid and HDL levels in Prolanis patients at the Kedaton Community Health Center, Bandar Lampung. The study used a cross-sectional design involving 42 respondents aged 42–76 years. Data were collected through venous blood examination of 8 ml. HDL levels were measured using the Chod-Pap method, while uric acid levels were measured using the Uricase method. Data analysis used the Pearson test with a significance level of p <0.05. Based on the average HDL level of respondents was 49.79 ± 7.67 mg/dl, while uric acid levels were 7.17 ± 8.13 mg/dl. Correlation analysis showed a significant positive relationship between uric acid levels and HDL (r=0.339; p=0.028). There was a positive relationship between uric acid levels and HDL, indicating that uric acid, at certain levels, may act as an antioxidant that supports lipid metabolism. However, high uric acid levels remain a risk factor for metabolic disease. Further research with larger samples is needed to confirm these findings.
Hubungan Aktivitas Fisik, Indeks Massa Tubuh, dan Obesitas Sentral terhadap Kadar Asam Urat pada Peserta Prolanis: Association Between Physical Activity, Body Mass Index, and Central Obesity with Uric Acid Levels Among Prolanis Participants Yunianto, Andi Eka; Lubis, Anwar
Jurnal Ilmu Gizi dan Dietetik Vol 5 No 1 (2026)
Publisher : Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB dan PERGIZI PANGAN Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25182/jigd.2026.5.1.398-405

Abstract

Suatu kondisi metabolik umum yang sering dikaitkan dengan obesitas dan gaya hidup kurang gerak adalah hiperurisemia. Gangguan degeneratif seperti artritis gout, hipertensi, dan sindrom metabolik dikaitkan dengan kondisi ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk meneliti hubungan antara kadar asam urat dengan aktivitas fisik, indeks massa tubuh (BMI), dan obesitas sentral pada peserta Program Manajemen Penyakit Kronis (Prolanis) di Puskesmas Kedaton Bandar Lampung. Strategi pengambilan sampel lengkap digunakan untuk mengidentifikasi 42 individu untuk studi observasional potong lintang ini. Wawancara, pengukuran antropometri (lingkar pinggang dan BMI), kuesioner Skala Aktivitas Fisik untuk Lansia (PASE) untuk penilaian aktivitas fisik, dan teknik enzimatik Uricase-PAP untuk penentuan asam urat digunakan untuk mengumpulkan data. Uji Chi-square dan regresi logistik dengan ambang batas signifikansi p<0,05 digunakan untuk analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas fisik dan BMI tidak berkorelasi secara substansial dengan kadar asam urat, sedangkan obesitas sentral berkorelasi (p=0,043; OR=7,857). Kami menemukan bahwa faktor utama yang terkait dengan peningkatan kadar asam urat pada peserta Prolanis adalah obesitas sentral. Mengendalikan penumpukan lemak perut melalui olahraga teratur dan diet seimbang harus menjadi tujuan utama dari tindakan pencegahan.
PELATIHAN PEMANFAATAN MINYAK JELANTAH SEBAGAI BAHAN DASAR PEMBUATAN SABUN PADA KELOMPOK IBU PKK DI LAMPUNG SELATAN Atri Sri Ulandari; Hesti Yuningrum; Suryani Agustina Daulay; Andi Eka Yunianto; Desi Astri; Alya Izzaty Riduan
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.26491

Abstract

Abstrak: Pada umumnya, pengusaha kuliner atau ibu rumah tangga menghasilkan limbah minyak goreng dari proses penggorengan, yang dikenal sebagai "minyak jelantah", yang berarti penggunaan minyak berulang kali. Banyak orang, seperti ibu rumah tangga atau pengusaha kuliner, belum menyadari dampak buruk dari mengkonsumsi minyak yang digunakan berkali-kali dan memanfaatkannya sebelum dibuang. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberikan pelatihan tentang cara menggunakan minyak jelantah sebagai bahan utama pembuatan sabun. Responden dari kegiatan ini adalah ibu-ibu PKK salah satu desa di Lampung selatan yang berjumlah 25 orang. Responden diberi pretest terlebih dahulu. Sebelum pelatihan, pretest diberikan kepada responden untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan mereka tentang pelatihan yang akan diberikan. Setelah pelatihan, posttest diberikan. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa pengetahuan ibu PKK meningkat setelah pelatihan, dengan nilai rata-rata pre-test sebesar 8,44% dan nilai rata-rata post-test sebesar 9,08%.Abstract: In general, culinary entrepreneurs or housewives produce waste cooking oil from the frying process, known as "oil used", which means repeated use of oil. Many people, such as housewives or culinary entrepreneurs, are not yet aware of the negative impacts of repeated use of cooking oil and utilize it before throwing it away. The purpose of this service is to provide training on how to use used cooking oil as the main ingredient in making soap. A group of PKK women in Karang Anyar Village, South Lampung, held a demonstration of making soap using used cooking oil. A total of 25 people became respondents. Respondents were given a pretest first. The purpose of this service is to provide training on the use of used cooking oil as a basic ingredient for making soap. The PKK mothers' group in Karang Anyar Village, South Lampung, conducted a demonstration of making soap using used cooking oil. A total of 25 people became respondents. Before the training, a pretest was given to respondents to find out how far their knowledge was about the training that would be given. After the training, a posttest was given. The results of the descriptive analysis showed that the knowledge of PKK mothers increased after the training, with an average pre-test value of 8.44% and an average post-test value of 9.08%.
Co-Authors Adela, Tamara Ahmad Faridi Ai Mahmudatusa’adah Akbarini, Oon Fatonah Alam, Rafi Gustra Alvika Zahra Alya Izzaty Riduan Andy Muharry Anggileo Pramesona, Bayu Arbi, M Anugrah Ardhian, David Arfah Husna Arie Nugroho, Arie Arina Dima Fasya Arza, Putri Aulia Asep Rusyana Asep Suryana Abdurrahmat Astriani, Aveny Septi Asyifa, Mega Atri Sri Ulandari Aviaty Dwina Aulia Ayu Lestari AYU LESTARI Bayu Anggileo Pramesona Betaditya, Dika Budi Setiawan Bustami Bustami Chandradewi, AASP. Daulay, Suryani A. Dea Silvani Desi Astri Dewi Puspita Sari, Ratna Dian Isti Angraini DIan Siti Fatimah Dima Fasya, Arina Diya Salsabila Dominikus Raditya Atmaka Dyah Raysa Laksitoresmi Eka Putri Rahmadhani Eliana Eliana Eliza - Sutarman Eliza Eliza Eliza Eliza Ellis Endang Nikmawati Elya, Elya Emy Yuliantini Emy Yuniantini Erna Susilowati Ernawaty, Tutik Fadly, Dzul Fajar Indriansyah Valian, Ihsan Fajar Ningsih, Windi Indah Faras Raditia Maulana Farid Kahar Faridi, Ahmad Faridi, Ahmad Fertiasari, Rini Firdaus, Purna Hadibrata, Exsa Happy, Terza A Happy, Terza Aflika Hardiansyah, Angga Hasmar Fajrina Herdiansyah, Dadang Hesti Yuningrum Hesti Yuningrum Ihsan Fajar Indriansyah Valian Ike Anggraeni Ikeu Tanziha Ima Karimah Ima Saphira Indri Windarti Indriyani, Reni Irma Lusi Nugraheni Irma Nuraeni Iseu Siti Aisyah Ismunandar, Helmi Ismunandar Isvari, Gusti Ayu Made Prathita Juliana, Risna Junita, Dini Kahar, Farid Kamsiah Kamsiah Kesuma, Wijaya Kevina Kevina Kosnayani, Ai Sri Krisnasary, Arie Kristiandi, Kiki Kurniawati, Murni Larasati, Ratri M. Lasmono, Krisna Nurdin Lesi Oktiwanti Listyawardhani, Yana Lubis, Anwar Lupiana, Mindo Lusi Nugraheni, Irma Lusina, Septia Eva M Anugrah Arbi M. Ridho Ulya Made Darawati Martianto, Djarat Masriani . Meiyanti Meiyanti, Meiyanti Miratul Haya Mubarak, Raka Anzil Muhammad Eka Asri Rizal Mulyani, Roza Murni Kurniawati Musadad, Niam Muttalib, Yuges Saputri Nadia Chalida Nur Najwa Zaskia Suryadi Neni Neni Neni, Neni Niam Musadad Ningsih, Windi Indah Fajar Noorlatifah Noorlatifah Nur Indrawaty Lipoeto Nur, Zuhra Tun Nurlaili Nurlaili Nurtandhee, Mutiara Pardilawati, Citra Yuliyanda Pasambuna, Muksin Patrichia, Yolanda Pratiwi, Amali Rica Puji Laksmini Puspitasari, Ikha Deviyanthi Putri, Zakiah Meyra Raditia Maulana, Faras Rahmadi, Antun Ramadhana Komala Ratna Dewi Puspita Sari Rauf Tamim Rebecca A F Saragih Reni Zuraida Rian Diana Rimbawan , Romdhona, Nur Rosyanne Kushargina Rosyanne Kushargina Roza Mulyani Rudiyanto, Waluyo Sanya Anda Lusiana Saragih, Rebecca A F Sari Khairinisa sherly sherly sherly sherly Siswahyudianto Siti Ratna Ningsih Sitti Syakira Sofyan Musyabiq Wijaya Soraya Rahmanisa Sri Anna Marliyati Sudarmi Sudarmi Sugirah Nour Rahman Suharmanto Sumarman Sumarman Sumarman Sumarman Suryana Suryana Suryana Suryana Suryana Suryana Suryani Agustina Daulay Suryani Agustina Daulay Susianti Susianti Sutarto Sutarto Sutarto Sutarto Sutrio Sutrio Sutrio Sutrio Sutrio Sutrio Sutrio Sutrio Tamara Adela Taufiq Firdaus Al-Ghifari Atmadja Tetty Herta Doloksaribu tri antini Tri Antini, Tri Tri Umiana Soleha Ulinnuha, Najwa Usdeka Muliani Usdeka Muliani Utama, Lalu Juntra Vira Paujiah Nuriyah Walliyana Kusumaningati Wardani, Yusrima Syamsina Wibowo, Muhammad Rafi Widya Ayu Kurnia Putri Wijaya Kesuma Windi Indah Fajar Ningsih Wiwi Febriani Yana Listyawardhani Yana, Risda Yuges Saputri Muttalib Yulia Fitri Yuningrum, Hesti Zahra Tazkianisa Hadi Zahra, Alvika Zaskia Suryadi, Najwa Zuhra Tun Nur