p-Index From 2021 - 2026
9.629
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Tunas Geografi Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan Edukasi Kultura Abjadia, International Journal of Education Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial SOSIOHUMANIORA: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora AKSIOLOGIYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JPM (Jurnal Pemberdayaan Masyarakat) Jurnal Geografi, Edukasi dan Lingkungan Jurnal SOLMA Civil Engineering Journal Educatio Jurnal PIPSI: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Lectura : Jurnal Pendidikan Journal of Education Action Research J-PIPS (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial) Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JURNAL PENDIDIKAN MIPA Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Edunesia : jurnal Ilmiah Pendidikan Jambura Geo Education Journal Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Jurnal Sosial dan Abdimas Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-ilmu Sosial JURNAL PENGABDIAN PENDIDIKAN MASYARAKAT (JPPM) International Journal of Disaster Management Indonesian Journal of Limnology Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Pendidikan (JEBP) Jurnal Riset Akuntansi International Journal of Geography, Social, and Multicultural Education (IJGSME) Future Space: Studies in Geo-Education Journal of Edugeography Humanities Horizon Journal Humanities Horizon Journal GeoEco Edumaspul: Jurnal Pendidikan Journal of Educational and Learning Studies
Claim Missing Document
Check
Articles

MANAJEMEN PENGELOLAAN SAMPAH MODEL TPS3R BERBASIS PENTAHELIX UNTUK MEWUJUDKAN KOTA MALANG YANG BERKELANJUTAN Mohamad Arif; Sumarmi Sumarmi; Tuti Mutia; Ravinesh Rohit Prasad
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 12, No 1 (2024): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v12i1.22406

Abstract

Abstrak: Sampah merupakan permasalahan yang umum terjadi di kota-kota besar seperti halnya di Kota Malang. Sampah yang tidak terkelola dengan baik akan berdampak terhadap keberlanjutan lingkungan. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi manajemen pengelolaan sampah berbasis pentahelix melalui model TPS3R dalam upaya pembangunan kota berkelanjutan. Peran aktif berbagai sektor seperti pemerintah, swasta, akademisi, Lembaga swadaya masyarakat dan masyarakat madani perlu terus ditingkatkan untuk dapat merealisasikan lingkungan yang berkelanjutan. Artikel ini disusun dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan melakukan survei dan wawancara terhadap pihak-pihak yang berperan secara langsung terhadap pengelolaan sampah di Kota Malang. Berdasarkan hasil analisis dengan perspektif pentahelix pengelolaan sampah di Kota Malang sudah baik namun masih ada beberapa yang perlu ditingkatkan. Peran pemerintah dalam pengelolaan sampah di Kota Malang sudah cukup bagus karena terdapat regulasi yang mendukung peningkatan pengelolaan sampah, peran lembaga swadaya masyarakat juga sudah baik, peran perguruan tinggi melalui riset juga sudah cukup bagus namun masih perlu untuk ditingkatkan lagi, peran elemen swasta dan elemen masyarakat madani perlu untuk perhatian khusus dan peningkatan lagi. Jika semua elemen pada pentahelix dapat berjalan bersama dengan baik maka akan tercipta Kota Malang yang ramah lingkungan dan akan terwujudnya Sustainable Development Goals (SDGs) melalui pengelolaan sampah yang berkelanjutan.Abstract:  Waste is a common problem in big cities such as Malang City. Waste that is not managed properly will have an impact on environmental sustainability. The aim of this research is to explore the management of pentahelix-based waste management through the TPS3R model in sustainable city development efforts. The active role of various sectors such as government, private sector, academics, non-governmental organizations and civil society needs to continue to be increased to be able to realize a sustainable environment. This article was prepared using a qualitative descriptive method by conducting surveys and interviews with parties who play a direct role in waste management in Malang City. Based on the results of the analysis using a pentahelix perspective, waste management in Malang City is good, but there are still some things that need to be improved. The government's role in waste management in Malang City is quite good because there are regulations that support improving waste management, the role of non-governmental organizations is also good, the role of universities through research is also quite good but still needs to be improved, the role of private elements and community elements Madani needs special attention and further improvement. If all the elements in the pentahelix can work together well, an environmentally friendly Malang City will be created and the Sustainable Development Goals (SDGs) will be realized through sustainable waste management.
"MEMAYU HAYUNING BAWANA": IMPLEMENTASI NILAI LUHUR KEBUDAYAAN JAWA SEBAGAI GAYA HIDUP RAMAH LINGKUNGAN DALAM PERSPEKTIF MASYARAKAT DESA BAJULAN NGANJUK Martha Abymanyu Ragil Atmaja; Tuti Mutia
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 12, No 2 (2024): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v12i2.26027

Abstract

Abstrak: Nilai filosofi “Memayu Hayuning Bawana”, merupakan suatu akar kearifan lokal masyarakat Jawa tentang pentingnya menjaga keseimbangan manusia dengan alam. Penelitian ini bertujuan, 1) Mengetahui potensi kearifan lokal dalam pengelolaan lingkungan berkelanjutan, 2) Mengidentifikasi nilai-nilai filosofi Memayu Hayuning Bawana, 3) Mengkaji implementasi nilai tersebut terhadap gaya hidup ramah lingkungan masyarakat di Desa Bajulan, Nganjuk. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, penelitian ini melibatkan elemen masyarakat dari berbagai lapisan, termasuk tokoh adat, tokoh masyarakat, orang tua, dan generasi muda sebagai informan. Data yang terkumpul berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, nantinya data tersebut dianalisis secara interaktif, termasuk melalui proses reduksi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat Desa Bajulan memiliki potensi keragaman budaya dan agama yang tinggi. Keselarasan harmoni alam dan manusia, penghayatan spiritual dalam kebijaksanaan, serta keindahan merupakan nilai-nilai yang terkandung dalam konsep "Memayu Hayuning Bawana". Masyarakat Desa Bajulan mengimplementasikan nilai-nilai tersebut melalui praktik ramah lingkungan dalam keseharian, seperti reboisasi, konservasi air, dan pengelolaan sampah. Upacara adat seperti bersih desa dan selametan sumber juga berperan penting dalam edukasi lingkungan. Implementasi nilai-nilai ini memperkuat ikatan sosial dan spiritual masyarakat, serta mendukung keberlanjutan lingkungan.Abstract:  The philosophical value of ‘Memayu Hayuning Bawana’, is a root of Javanese local wisdom about the importance of maintaining the balance of humans with nature. This research aims to, 1) Knowing the potential of local wisdom in sustainable environmental management, 2) Identify the values of the Memayu Hayuning Bawana philosophy, 3) Examine the implementation of these values on the environmentally friendly lifestyle of the community in Bajulan Village, Nganjuk. This research method is descriptive qualitative, this research involves elements of society from various layers, including traditional leaders, community leaders, parents, and the younger generation as informants. Data were collected in the form of observation, in-depth interviews, and documentation, and later the data were analysed interactively, including through a data reduction process, and the results were presented in narrative form. The results of this study show that the Bajulan Village community has a high potential for cultural and religious diversity. The harmony of nature and humans, spiritual appreciation in wisdom, and beauty are values contained in the concept of ‘Memayu Hayuning Bawana’. Bajulan villagers implement these values through environmentally friendly practices in their daily lives, such as reforestation, water conservation, and waste management. Traditional ceremonies such as village clean-up and selametan sumber also play an important role in environmental education. The implementation of these values strengthens the social and spiritual bonds of the community, and supports environmental sustainability.
MENELAAH PERSEPSI GURU GEOGRAFI TERHADAP PENERAPAN PROJECT BASED LEARNING DALAM KURIKULUM MERDEKA (MGMP KEDIRI, TULUNGAGUNG) Nurul Safia Rianti; Sugeng Utaya; Purwanto Purwanto; Tuti Mutia
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 12, No 1 (2024): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v12i1.19952

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi guru Geografi terhadap penerapan project based learning dalam kurikulum merdeka. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan wawancara semi terstruktur. Sumber data diperoleh dari MGMP Kabupaten Tulungagung, dan Kediri. Data penelitian diperoleh melalui hasil wawancara dan dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data atau kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan 88% guru telah mengikuti pelatihan terkait pembelajaran berbasis proyek dalam Kurikulum Merdeka, 88% guru telah mengimplementasikan project based learning di kelas. 96% hasil wawancara menunjukkan bahwa project based learning dibutuhkan dalam Kurikulum Merdeka terkhusus mata Pelajaran geografi. Guru Geografi memiliki perspektif bahwa project based learning dapat meningkatkan keaktifan siswa, sebagai ruang kolaborasi dan melatih siswa untuk lebih kreatif dan inovatif. Project based learning yang diintegrasikan pada Pembelajaran Geografi melatih siswa untuk menganalisis kemampuan spasial, dan sikap peduli terhadap lingkungan, meskipun dalam pengaplikasiannya guru memperoleh hambatan yaitu kesesuaian antara materi dan alokasi waktu yang cukup lama.Abstract:  This research aims to determine geography teachers' perceptions of the implementation of project-based learning in the independent curriculum. The research method used was descriptive-qualitative with semi-structured interviews. Data sources were obtained from MGMP Tulungagung Regency and Kediri. Research data was obtained through interviews and analyzed through the stages of data reduction, data presentation, and data verification or conclusions. The research results show that 88% of teachers have participated in training related to project-based learning in the Independent Curriculum, and 88% of teachers have implemented project-based learning in the classroom. 96% of interview results show that project-based learning is needed in the Independent Curriculum, especially in geography subjects. Geography teachers have the perspective that project-based learning can increase student activity, create a space for collaboration, and train students to be more creative and innovative. Project-based learning, which is integrated into geography learning, trains students to analyze spatial abilities and care for the environment, although in its application, the teacher encounters obstacles, namely the suitability of the material and the allocation of quite a long time.
FOSTERING ENVIRONMENTAL STEWARDSHIP: THE IMPLEMENTATION OF 3R (REDUCE, REUSE, RECYCLE) AT SDN 02 AMPELDENTO Hamidatun Nisa'; Tuti Mutia
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 12, No 2 (2024): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v12i2.25937

Abstract

A caring attitude towards the environment is one of the factors that influence its quality. The environmental conditions at SDN 02 Ampeldento showed that it was not clean, a buildup of plastic waste was found in the school environment. There is a strategy to overcome this problem by cultivating environmental awareness by implementing 3R waste management. This research aims to determine the implementation of 3R waste management at SDN 02 Ampeldento and determine students' environmental care attitudes after implementing 3R waste management. This study uses a qualitative method. Data analysis uses the Miles and Huberman method which consists of three steps, namely (1) data reduction, (2) data presentation, (3) drawing conclusions/verification. The research results show that the implementation of 3R waste management goes through 2 stages, namely socialization by delivering 3R waste management material and implementation through carrying out activities by applying the principles of 3R waste management. The implementation of 3R waste management has succeeded in educating students to care more about the environment.
PEMETAAN KERAWANAN TANAH LONGSOR DENGAN METODE WEIGHTED OVERLAY DI KABUPATEN JEMBER Jaduk Arief Susetyo; Syamsul Bachri; Sumarmi Sumarmi; Tuti Mutia
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 12, No 2 (2024): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v12i2.24656

Abstract

Abstrak: Bencana tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Jember selama kurun waktu lima tahun terakhir, sejak tahun 2018 hingga tahun 2023 tercatat 24 kejadian tanah longsor. Upaya yang dilakukan untuk meminimalisir dampak tanah longsor di Kabupaten Jember adalah dengan melakukan pemetaan daerah kerawanan tanah longsor. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan area kerawanan tanah longsor di Kabupaten Jember. Metode weighted overlay digunakan dalam pemetaan kerawanan tanah longsor. Metode weighted overlay berperan dalam pemberian pembobotan setiap skor pada parameter kerawanan longsor. Pemberian bobot pada setiap skor pada parameter ditentukan dengan metode AHP. Parameter kerawanan tanah longsor yang digunakan dalam penelitian ini adalah kemiringan lereng, curah hujan, tutupan lahan, jenis tanah dan geologi. Hasil akhir penelitian ini adalah peta kerawanan tanah longsor di Kabupaten Jember. Berdasarkan hasil penelitian wilayah dengan kelas kerawanan tahah longsor sangat rendah memiliki persentase luasan 0,1 %, kelas kerawanan rendah memiliki persentase luasan 27 %, kelas kerawanan sedang memiliki luasan 45,9 %, kelas kerawanan tinggi 19,4 % dan kelas kerawanan sangat tinggi 7,6%. 26% wilayah administrasi Kabupaten Jember memiliki kelas kerawanan longsor tinggi hingga sangat tinggi. Peta kerawanan dapat digunakan sebagai dasar untuk penentuan kawasan rawan bencana tanah longsor yang dapat digunakan sebagai arahan manajemen resiko bencana tanah longsor.Abstract:  Landslide disasters that occurred in Jember Regency over the past five years, from 2018 to 2023, recorded 24 landslide incidents. Efforts made to minimize the impact of landslides in Jember Regency are by mapping landslide-vulnerability  area. This study aims to map landslide-vulnerability  areas in Jember Regency. The weighted overlay method is used in landslide vulnerability mapping. The weighted overlay method plays a role in assigning weights to each score on the landslide vulnerability parameter. The weighting of each score on the parameter is determined by the AHP method. The landslide vulnerability parameters used in this study are slope gradient, rainfall, land cover, soil type and geology. The final result of this study is a landslide  vulnerability map in Jember Regency. Based on the research results, areas with a very low landslide vulnerability class have a percentage area of 0.1%, a low vulnerability class has a percentage area of 27%, a moderate vulnerability class has an area of 45.9%, a high vulnerability class is 19.4% and a very high vulnerability class is 7.6%. 26% of the administrative area of Jember Regency has a high to very high landslide vulnerability class. The vulnerability map can be used as a basis for determining landslide-vulnerability  areas that can be used as a guideline for landslide disaster risk management. 
Implementasi Model Pembelajaran Kolaboratif untuk Meningkatkan Kompetensi Guru Calon dalam Program PPG Tuti Mutia; Alfi Sahrina; Fatiya Rosyida; Adip Wahyudi; Riska Aprilia; Nita Laura Pratama
Educatio Vol 20 No 1 (2025): Educatio
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v20i1.30040

Abstract

The Teacher Professional Education Program (PPG) has an important role in improving the competency of prospective teachers to meet professional demands. This research aims to analyze the implementation of the collaborative learning (CL) model in improving the competency of Pre-Service Teacher Education students during Field Experience Practices (PPL). The CL model implemented integrates three main approaches: co-teaching, coaching, and consulting, involving students, tutors (GP), and field supervisors (DPL) in one collaborative team. The research method used is descriptive qualitative with a classroom action approach, collecting data through observation, interviews, and questionnaires before and after implementing the model. The research results showed a significant increase in students' pedagogical, personality, professional and social competencies. The implementation of the collaborative model succeeded in increasing the average score of students' pedagogical abilities from 3.08 to 3.86. Additionally, 80% of students reported increased self-confidence and interpersonal skills. In terms of classroom management, 80% of students were able to create an active learning atmosphere after the program. Improvements in social skills were also visible, with the average score increasing from 3.5 to 4.2, reflecting students' ability to share ideas and collaborate. Collaborative learning not only improves academic skills, but also supports the development of teacher candidates' personality and social skills, preparing them for challenges in the dynamic world of education
Pengembangan E-Modul Berbasis Experiential Learning - Storytelling untuk Penguatan Sosial-Emosional Mahasiswa PPG Tuti Mutia; Sumarmi Sumarmi; Ardyanto Tanjung; Yusuf Suharto; Ravinesh Rohit Prasad; Donna Boedi Maritasari; Bima Wahyu Pratama
Educatio Vol 20 No 3 (2025): Educatio
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v20i3.32430

Abstract

The development of digital technology in education has encouraged the birth of learning innovations that are more interactive, contextual, and meaningful. A professional teacher is required to have four competencies, namely pedagogical, professional, social, and personality. Of the four competencies, personality competencies occupy a central position because they are the foundation for building character, integrity, and role models for students. This research aims to 1) develop an experiential learning–storytelling-based e-module for social-emotional strengthening and 2) test the feasibility of an experiential learning–storytelling-based e-module for social-emotional strengthening. The research method used is the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) development model. The validation results showed that the e-module was appropriate (80%) and practical (83.5%). This e-module is effective in fostering social sensitivity, communication skills, self-reflection, as well as emotional and collaborative skills. Thus, it serves as a more meaningful and interactive learning innovation, while strengthening the balance between academic competence and the personality of prospective professional teachers. With this approach, prospective teachers are not only equipped with theoretical knowledge, but also reflective skills and empathy that are essential in building humanistic educational relationships. Storytelling as a learning method also encourages the creation of a learning atmosphere that is fun, communicative, and relevant to the context of students' lives.
Peningkatan Keterampilan Profesional Guru dalam Membuat E-Komik Strip Berbantuan Artificial Intelligence (AI) berbasis Kearifan Lokal untuk Meningkatkan Kemampuan Visual Spasial Guru Geografi Adip Wahyudi; Tuti Mutia; Listyo Yudha Irawan; Feri Fahrian Maulana; Dynda Prista; Ibnu Abdillah Alawy
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 9 No 3 (2025): Volume 9 Nomor 3 Tahun 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v9i3.26947

Abstract

Teknologi digital menjadi aspek penting dalam pendidikan di era revolusi industri 4.0 dan society 5.0. Guru geografi di Lumajang masih menghadapi kendala dalam pemanfaatan teknologi terutama terkait keterampilan membuat media pembelajaran digital yang interaktif. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kompetensi profesional dan kemampuan visual spasial guru melalui pelatihan serta pendampingan pembuatan e-komik strip berbantuan Artificial Intelligence (AI) berbasis kearifan lokal. Program pengabdian dilaksanakan di SMA Negeri 3 Lumajang dengan melibatkan 10 guru MGMP Geografi. Metode yang digunakan adalah Service Learning yang dipadukan dengan pendekatan kuantitatif melalui pretest dan posttest menggunakan instrumen angket keterampilan guru dan tes visual spasial. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan signifikan dengan skor N-Gain sebesar 0,61 (kategori sedang),yang menandakan efektivitas program dalam memperkuat keterampilan guru. Dampak lain yang terlihat adalah meningkatnya kreativitas guru dalam mengembangkan materi ajar serta kemampuan memanfaatkan TIK secara lebih adaptif. Tantangan berupa keterbatasan waktu dan kebutuhan pelatihan berkelanjutan tetap menjadi catatan penting. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi AI dengan kearifan lokal melalui media e-komik dapat menjadi strategi inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran geografi. Rekomendasi diarahkan pada perluasan program, penguatan kolaborasi antara kampus, sekolah, dan komunitas pendidikan, serta penyediaan dukungan sarana digital yang memadai.
Co-Authors Achmad Yusuf Ade Fitria Adinda Aprilia Putri Adip Wahyudi Aditya Prana Iswara Afrah Junita Agus Marjan Saputra Agus Putra AS Agus Sugiarto Agus Sugiarto Agustina, Leyna Dwi Agustina, Sri Ahmad Nubli Gadeng Aidil Candri, Dining Ainul Labib, Mohammad Alaiya, Syekha Vivi Alfian Nur Muzaki Alfian Nur Muzaki Alfyananda Kurnia Putra Alice Sabrina Ismail Alya Nabila Andini, Fahrany Wahyu Anis Cholis Aprilia, Maya Apriyanti, Ria Ardiansyah, Iqbal Dio Ardyanto Tanjung Arif, Mohamad Arsya Fitrilia Ladisha Atmaja, Martha Abymanyu Ragil Audy Bintang Tantular Aulia Winan Yanuariska Baby, Krisnawati Bagus Setia Budi Wihoho Bayu Wijayanto Bayu Wijayanto Bayu Wijayanto Bernadi, Andi Irwan Berty Zulfa Nur Azizah Bima Wahyu Pratama Budi Handoyo Budi Wihoho, Bagus Setia Cahyaning Wulan Chairunnisa, Nadda Khalila Choirul Anam AM Diponegoro Citra Maulidyah Rahmawati Nugroho Danda Danda Dewi, Vera Melinia Dicky Arinta Didik Taryana Donna Boedi Maritasari Dwiyono Hari Utomo Dynda Prista Eli Hendrik Sanjaya Fadani, Hikmah Al Fahmi, Muhammad Rizieq Fairus, Fairus Fatiya Rosyida, Fatiya Feri Fahrian Maulana Feti Okta Lestari Fransisca Novia Lisa Ayu Rachmadani Hadi Soekamto Hadi, Hasrul Hakiki, A. Riyan Rahman Hakiki, A.Riyan Rahman Hamidatun Nisa' Hartono, Rudi Hasanah, Rafika Hasporo, Cahyo Aji Hi. Halek, Dahri Hujairah Hi Muhammad Husna Shofi Talbia Husnul Adawiyah I Komang Astina Ibnu Abdillah Alawy Ibnu Fajar Ida Kurniawati Ifan Deffinika Ike Sari Astuti Ilzam, Moch Ilzam Imam Rofiki Imam Rofiki Indraningrum Shrestha, Maria Emerita Iqbal Dio Ardiansyah Ismail, Alice Sabrina Jaduk Arief Susetyo Kamalia, Lisa Khasanah, Kholitdatul Khoirunnisaa’ Khoirunnisaa’ Kristianto, Sonny Kurratul Aini Leyna Dwi Agustina Lichwatin, Titin Listyo Yudha Irawan Maghfiroh, Ainun MARIA BINTANG Mariana, Irma Martha Abymanyu Ragil Atmaja Martha Abymanyu Ragil Atmaja Mashafi, Ahmad Masruroh, Heni Maulana, Feri Fahrian Maulidya Nur Aini Maya Aprilia Mega Rizka Cendikia Megawati Yuliana Melati Julia Rahma Mkumbachi, Ramadhani Lausi Moh Awaludin Adam Moh. Awaludin Adam Moh. Sholeh Mohamad Arif Mohamad Arif Mohd Hairy Ibrahim MUH. KABUL, LALU Muhammad Agus Muljanto Muhammad Aliman, Muhammad Muhammad Fauzi Muhammad Misbahudholam AR Muhammad Risky Yanuar Muhammad Rizieq Fahmi Muhammad Sainul Fadlan Muhammad, Hujairah Hi Mutiara Sani Nadda Khalila Chairunnisa Nadliva Mukammilah Qolbi Naralita, Nevi Neni Wahyuningtyas, Neni Nikmatussolihah Nikmatussolihah Nisa’, Nur Kholifatun Nita Laura Pratama Noenoek Noerhajati Novika Adi Wibowo Novika Adi Wibowo Nugroho, Citra Maulidyah Rahmawati Nurul Izzati Nurul Safia Rianti Padlurrahman, Padlurrahman Perdana Putra, Dimas Bayu Pramudya, Stansa Senia Pranardia, Luna Prayogo, Wisnu Prista, Dynda Puguh Darmawan Puguh Darmawan Purnamasari Safriani Wulan Purnomo, Helen Purwanto Purwanto Purwanto Purwanto Purwanto Putra, Halil Haqizul Rachmadani, Fransisca Novia Lisa Ayu Rafif Fadihilah, Muhammad Rafli Tegar Hati, Muhammad Ramadhani Lausi Mkumbachi Ramli Akhmad Ravines Rohit Prasad Ravinesh Rohit Prasad Ravinesh Rohit Prasad Rendra Arjita Ria Apriyanti Ribut Margo Mulyanto Riska Aprilia Riska Aprilia, Riska Rizal, Syah Rofiki , Imam Rosida, Fatiya Rudi Hartono Safarudin, Nur Rohmad Sahrina, Alfi Salmayda Salmayda Salmayda, Salmayda Sari Cahya Putri Setyasih, Iya Shaheran, Natasya Shaherani, Natasya Shofi Talbia, Husna Slamet Slamet . Slamet Arifin Soebijanto, Agoes Solicha, Adelia Wardatus Sri Agustina, Sri Sri Rahayuningsih Sri Wahyuni Stansa Senia Pramudya Stansa Senia Pramudya Subhani, Armin - Suci Rahmawati, Suci Sugeng Utaya Sugeng Utaya Sumarmi Sumarni Sumarni Syamsul Bachri Syamsul Bachri Syamsul Bachri Syekha Vivi Alaiya Syekha Vivi Alaiya Tantular, Audy Bintang Titis Sari Hanggardimas Siwi Hartanti Vera Melinia Dewi Wahyu Pratama, Bima Wulan Safriani Purnamasari Yanuar, Muhammad Risky Yuliana, Megawati Yusril Abidin, Mohammad Yusuf Suharto Yuswanti Ariani Wirahayu Zainuddin Zainuddin