p-Index From 2021 - 2026
17.105
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Electrical and Computer Engineering International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Jurnal Pendidikan Vokasi Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan JPTK: Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Jurnal Pendidikan Kimia Indonesia Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Journal of Education and Learning (EduLearn) Seruni - Seminar Riset Unggulan Nasional Inoformatika dan Komputer Ta´dib JSEH (Jurnal Sosial Ekonomi dan Humaniora) MPI (Media Pharmaceutica Indonesiana) Al-Ahwal: Jurnal Hukum Keluarga Islam Jurnal Terapan Abdimas Binus Business Review Info-Teknik Asy-Syir'ah: Jurnal Ilmu Syari'ah dan Hukum E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Terampil : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar ELT Forum: Journal of English Language Teaching Palapa: Jurnal Study Keislaman dan Ilmu Pendidikan REiD (Research and Evaluation in Education) EDUCATIO : Journal of Education Jurnal Taman Vokasi Al-Ta'dib: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Wacana Akademika : Majalah Ilmiah Kependidikan JURNAL MUQODDIMAH : Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Lentera: Jurnal Ilmiah Kependidikan Journal EVALUASI Journal of English Teaching, Applied Linguistics and Literatures (JETALL) Journal of Educational Research and Evaluation Jurnal At-Tarbiyat (Jurnal Pendidikan Islam) Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara dan Kebijakan Publik Journal of Midwifery and Nursing JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala INTEK: Jurnal Penelitian JAE (Jurnal Akuntansi dan Ekonomi) Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan English Language Teaching Educational Journal Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Mediteg) SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Buletin Ilmiah Sarjana Teknik Elektro Syntax Idea Jurnal Jejaring Matematika dan Sains JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) STEAM Engineering : Journal of Science, Technology, Education And Mechanical Engineering Abdi Masyarakat Intensive Journal Indonesian Journal of Educational Assesment Lumbung Farmasi : Jurnal Ilmu Kefarmasian BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Research and Educational Research Evaluation BUDGETING : Journal of Business, Management and Accounting Indonesia Berdaya Borneo Journal Of Pharmascientech Jurnal Pengabdian UNDIKMA Jurnal Pendidikan Vokasi Otomotif Jurnal Teknologi Pendidikan : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembelajaran Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan AEEJ : Journal of Automotive Engineering and Vocational Education TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Jurnal Media Akuakultur Indonesia NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan International Journal of Management Science and Information Technology (IJMSIT) JURNAL PENDIDIKAN INDONESIA: Teori, Penelitian, dan Inovasi Improvement: Jurnal Manajemen dan Bisnis Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan Kurikula Jurnal Pendidikan Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam LLDikti Wilayah 1 (JUMPA) SITAWA : Jurnal Farmasi Sains dan Obat Tradisional Bacarita Law Journal Siginjai: Jurnal Sejarah Tsaqofah: Jurnal Penelitian Guru Indonesia ARZUSIN: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Dasar Jurnal Bakti Untuk Negeri Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian Kepada Masyaraka Lambda: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA dan Aplikasinya Journal of Social Empowerment DEVOTE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Jurnal Pepadu Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Tahsinia Journal of Elementary School Education Sains Medisina Jurnal Pengabdian West Science Journal of General Education Science Journal of Educational Management Research Indonesian Journal of Education Research (IJoER) Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Social Science Academic Jurnal Farmasi SYIFA Jurnal Global Ilmiah Najah: Journal of Research and Community Tut Wuri Handayani : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Jurnal Pengabdian Masyarakat Panacea Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Jurnal Ar Ro'is Mandalika (Armada) Journal of Authentic Research Journal of Strategy and Transformation in Educational Management Jurnal Sains dan Kesehatan Journal of Evrimata: Engineering and Physics Evrimata: Journal of Mechanical Engineering KOMET Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Pembelajaran Masyarakat: Jurnal Pengabdian EDUCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran NU-JST Indonesian Journal of Jamu KBJPM- Kayuh Baimbai Jurnal pengabdian masyarakat Humanist Journal Jurnal Penelitian Hasil Hutan Journal of Educational Studies Jurnal Penelitian Pendidikan Islamic Management : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam SAKALIMA: Pilar Pemberdayaan Masyarakat Pendidikan Jurnal Farmasi Sains dan Terapan (Journal of Pharmacy Science and Practice) Journal of Contemporary Indonesian Islam (JCII) TELPAR Indonesian Journal of Education and Youth Development Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Bisnis Jurnal Vokasi Dewantara
Claim Missing Document
Check
Articles

Skrining senyawa Combretum Indicum sebagai inhibitor Caspase 3 secara In Silico Hadi, Samsul; Salma, Salma; khairunnisa, Amalia; Kamelia, Suci
Jurnal Farmasi Sains dan Terapan (Journal of Pharmacy Science and Practice) Vol. 9 No. 2 (2022): October
Publisher : Faculty of Pharmacy, Widya Mandala Surabaya Catholic University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jfst.v9i2.3999

Abstract

Osteoarthritis ialah gangguan sendi degeneratif yang ditandai dengan erosi cartilage artikular. Salah satu protein yang mempunyai peran besar dalam penyakit ini adalah caspase sub type 3. Sehingga tujuan dari penelitian ini adalah skrining senyawa belanda yang berpotensi sebagai inhibitor caspase 3. Metode dari penelitian ini menggunakan seanyawa yang terkandung dalam Combretum indicum, data ini kemudian dilakukan docking menggunakan software PLANTS. Hasil dari penelitian ini adalah scor docking dari masing masing senyawa yaitu Isatin Sulfonamide -90,8975; Casuariin -92,4942; asquisqualic acid -90,8911; 1-desgalloyleugeniin -100,988; arachidonic acid -63,4613; Punicalin -88,2142; linoleic acid - 97,4111; gallic acid -59,1281; Rutin-95,3717; ellagic acid -63,6793; methyl ursolate -77,5611; flavogallonic acid -80,8221; Quisqualic acid -63,1281; brevifolin carboxylic acid -71,5203; Trigonelline-59,8987; Quercetin -74,4091; quinoline-4-carbonitrile -61,5971; β-sitosterol -87,3881; Pedunculagin-86,843 Lupeol -76,4221; Punicalagin -82,1754; linalool -67,8673; Eugeniin -100,7541.Oleh karena itu senyawa yang berpotensi sebagai inhibitor caspase 3 adalah Rutin, linoleic acid, asquisqualic acid, Eugenin, Casuariin, 1-desgalloyleugeniin.
Solving the Crime of Petty Persecution Through the Restorative Justice Mechanism in a Progressive Legal Perspective Hadi, Samsul; Harun, Rina Rohayu; Jiwantara, Firzhal Arzhi
Bacarita Law Journal Vol 6 No 1 (2025): August (2025) BACARITA Law Journal
Publisher : Programs Study Outside the Main Campus in Law Pattimura University ARU Islands Regency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/bacarita.v6i1.20652

Abstract

The objectives of this study are to examine and analyze the application of Restorative Justice in handling minor assault crimes at the Lombok Tengah District Police Station and to analyze the legal challenges faced in applying Restorative Justice to optimize its application in minor assault cases from a progressive legal perspective at the Lombok Tengah District Police Station. The research method used in this study is normative empirical law using a legal approach, conceptual approach, sociological approach, and case approach. The legal materials used in this study include primary legal materials, secondary legal materials, and tertiary legal materials. The results of the study on the application of restorative justice in cases of minor assault within the Lombok Tengah Police Department were conducted in accordance with the mechanisms or rules outlined in Police Chief Regulation year 2021. In addition, the police offered reconciliation efforts to the victims and suspects based on cases that met the criteria for restorative justice and involved several other parties, such as religious leaders, traditional leaders, and community leaders, without any pressure, coercion, or intimidation from the Central Lombok Police, who acted as facilitators of minor assault cases. Second, the challenges faced in the implementation of restorative justice at the Lombok Tengah Police Station in resolving criminal cases of assault within the community include determining the value of compensation or restitution. Second, there are differing opinions between the victim and the victim's family regarding the peace efforts, where the victim does not wish to reconcile, while the victim's family desires reconciliation, considering long-term implications.
Kajian Tradisi Bejango Beleq Dan Nilai-Nilai Yang Terkandung Di Dalamnya Studi Pada Masyarakat Sasak (Di Desa Songak Kecamatan Sakra Kabupaten Lombok Timur) Fajriah, Nurlaeli; Haslan, Muhammad Mabrur; Hadi, Samsul
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 9, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v9i4.2025.2013-2019

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pelaksanaan  tradisi Bejango Beleq yang merupakan salah satu tradisi adat masyarakat Desa Songak, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur. Tradisi dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan terhadap leluhur sekaligus pelestarian budaya lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pelaksanaan tradisi Bejango Beleq serta mengidentifikasi nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan pendekatan etnografi dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan tradisi Bejango Beleq terdiri dari beberapa tahapan, yaitu tahap persiapan yang terdiri dari  Pembentukan panitia dan Musyawarah panitia. Selanjutnya Tahap pelaksanaan terdiri dari Penyereok (Pertunjukan budaya), Bejarik Minyak jeleng (Minyak Songak), Tradisi Buarak, Menghias Sesaji/Dulang (Sesangan). Hingga acara puncak di Masjid Kuno Desa Songak. Adapun nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi ini meliputi Nilai Agama, Nilai Solidaritas Sosial, Nilai Budaya, Serta Nilai Ekonomi. Nilai-nilai tersebut menjadikan tradisi Bejango Beleq tidak hanya sebagai bentuk ekspresi budaya, tetapi juga sebagai  pembelajaran sosial dan spiritual bagi masyarakat, khususnya generasi muda. Dengan demikian, tradisi ini berperan penting dalam memperkuat identitas budaya serta mempererat hubungan antar warga di Desa Songak. Penelitian ini dalam implikasinya ke masyarakat dapat dijadikan sebagai dokumen tertulis dalam menjaga ataupun melestarikan tradisi Bejango Beleq.
PROMOSI KESEHATAN TENTANG OBAT AMLODIPIN DAN SIMVASTATIN SERTA CARA PENGGUNAANNYA Setiawan, Deni; Hadi, Samsul; Sari, Okta Mutia; Mardiati, Nurul; Budi, Muhammad Syihab Setia; Ramadhan, Fery; Hendry, Risye
EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 12 (2023): EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Desember 2023
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/ejoin.v1i12.1885

Abstract

Medicines can interact with food or drink, chemicals or other drugs. Amlodipine is an antihypertensive that is often given with Simvastatin as an antihyperlipidemic. The interaction of amlodipine and simvastatin at a major level can cause an increase in simvastatin levels. The aim of this activity is to provide education about the use of amlodipine and simvastatin in Sekumpul Village, Martapura District. Health promotion will be carried out on Thursday, May 25 2023, at 10.00-13.00 WITA. The education was accompanied by the provision of leaflets containing the definition of interaction. The activity was attended by 21 participants from the elderly group who had used simvastatin, amlodipine or both. The activity ran well and smoothly and succeeded in increasing the participants' knowledge.
PERALIHAN AGAMA SEBELUM PEMBAGIAN WARISAN MENURUT IBNU TAIMIYAH Hadi, Samsul
Al-Ahwal: Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol. 6 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ahwal.2013.06107

Abstract

The Islamic inheritance law established that the inheritance is devided to heirs (al-wâris) after the owner’s (almuwarris) died. This division should be done immediately after the obligations associated with obtaining a death and property were paid. In the reality, inheritance is often not divided immediately, so thet giving rise to other legal consequences for heirs. For example is the change of religion of heirs. In the Islamic heritance law, religious diference is the barrier to receiving inheritance. Ibn Taimiyya argued, that the religion of heirs is the religion when the inheritance divided, and not when the owner’s (al-muwarris) died.[Hukum waris Islam menetapkan bahwa harta warisan dibagikan setelah pewaris meninggal dunia dan segera mungkin dibagi kepada ahli waris (al-wâris). Namun dalam realitas kehidupan umat Islam sering terjadi harta warisan tidak dibagi dengan segera sehingga dapat menimbulkan akibat hukum lain bagiahli waris. Sebagai contoh terjadinya perubahan agama ahli waris sebelum terjadinya pembagian waris. Dalam hukum waris Islam perbedaan agama antara pewaris dengan ahli waris merupakan penghalang terjadinya kewarisan. Ibnu Taimiyah berpendapat, bahwa agama yang menjadi pegangan dalam pembagianwarisan adalah agama yang dianut ketika pembagian warisan, dan bukan ketika pewaris (al-muwarris) meninggal dunia.]
PERKAWINAN BEDA AGAMA ANTARA ‘ILLAT HUKUM DAN MAQĀS'ID ASY-SYARI''AT Hadi, Samsul
Al-Ahwal: Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol. 1 No. 1 (2008)
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ahwal.2008.01104

Abstract

Interfaith marriage is a form of marriage that occurs between people of different religion. Islam as the last religion gave guidance how Muslims perform a marriage process. In the Qur'an, the provisions of this marriage contained in the sura of al-Ma>'idah [4]: 5 containing the permissibility of a Muslim to marry a woman from ahl al-Kitab and sura of al-Baqarah [2]: 221 containing a prohibition for Muslim to marry non-Muslims. Law derived from the provisions of the sura of al-Ma>'idah [4]: 5 is a form of ibāhah/permissible instead of 'sunat', the more 'wajib'. When something is permissible it done and deliver to the harm, the actions could be banned, because the purpose of syari>‘ah (maqa>s}id asy-syari>‘ah) realize the benefit and avoid the harm.Perkawinan Beda Agama adalah suatu bentuk perkawinan yang terjadi antara orang yang berbeda agamanya. Islam sebagai agama terakhir telah memberikan tuntunan bagaimana ketika orang Islam melakukan suatu proses perkawinan. Dalam al-Qur’an, ketentuan tentang perkawinan ini terdapat dalam surat al-Mā’idah [4]: 5 yang berisi kebolehan seorang laki-laki muslim menikah dengan wanita ahl al-Kitab dan surat al-Baqarah [2]: 221 yang berisi larangan bagi orang Islam menikah dengan non muslim. Hukum yang diperoleh dari ketentuan surat al-Mā’idah [4]: 5 adalah suatu bentuk kebolehan (ibāhah/mubah) bukan ’sunat’, lebih-lebih ’wajib’. Ketika sesuatu yang mubah itu dilakukan dan mengantarkan kepada kemadaratan tertentu, maka perbuatan tersebut bisa dilarang, karena tujuan dari syari’at Islam (maqa>s}id asy-syari>'ah) adalah merealisasikan kemaslahatan dan menghindarkan kemadaratan.
PEMBATASAN WASIAT SEBAGAI BENTUK KEADILAN HUKUM ISLAM Hadi, Samsul
Al-Ahwal: Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol. 9 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ahwal.2016.09203

Abstract

Testament is a problem that can be found in all societies. The differences are related to what form of sentences of the testament is, when the testament is uttered, how many testaments are, and who gets the testament. In the Western law, someone may give a testament to a person or an institution with the total amount of his inheritance. This can make the family or the heirs do not get the inheritance, so that the family relationship will become unharmonious. In the traditional society in Indonesia, there is no limit of how many testaments are allowed to give. Parents usually divide the inheritance to their children while they are still alive so that there will be no broken relationship within the family. In Islam, a testament is allowed for the family members or others who are not the family members. The maximum limit of testament in general is 1/3 of the inheritance. A testament for others does not absolutely need the heirs’ permission. It will be different if the testament is for the heirs; it is only allowed when the other heirs permit. The hindered heir (if the member of the family is not Moslem) can get a part of the inheritance by the ‘wajibah’ testament. This provision indicates the importance of family relations and the realization of justice, because all can get the inheritance from the testate.[Wasiat merupakan persoalan yang hampir ada pada semua masyarakat. Perbedaan yang ada terkait bentuk kalimat wasiat, waktu pengucapan wasiat, jumlah wasiat, dan siapa yang mendapatkan wasiat. Dalam hukum Barat, terdapat wasiat yang diberikan oleh pewasiat kepada seseorang atau lembaga dengan jumlah keseluruhan harta. Hal ini membuat keluarga atau ahli waris tidak mendapat harta warisan, sehingga hubungan kekeluargaan menjadi tidak harmonis. Dalam masyarakat adat Indonesia, tidak ada batasan berapa jumlah wasiat yang diperbolehkan. Orang tua biasanya membagi harta kepada anak-anaknya ketika masih hidup agar nantinya tidak terjadi perpecahan dalam keluarga. Dalam Islam, wasiat diperbolehkan untuk orang lain atau untuk anggota keluarga. Batasan maksimal wasiat secara umum adalah 1/3 dari harta peninggalan. Wasiat untuk orang lain tidak harus dengan izin ahli waris. Hal ini berbeda dengan wasiat untuk ahli waris, baru diperbolehkan apabila ahli waris lain mengizinkan. Adapun ahli waris yang terhalang, maka bisa mendapatkan bagian dari harta peninggalan dengan cara wasiat wajibah. Ketentuan ini menunjukkan pentingnya hubungan keluarga dan terwujudnya keadilan karena semuanya bisa mendapatkan harta dari peninggalan pewasiat/pewaris.]
TRADISI LITERASI DI PERGURUAN TINGGI ISLAM: PANDANGAN DAN MOTIVASI PARA PENULIS JURNAL AL-AHWAL UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA Syafei, Ermi Suhasti; Hadi, Samsul; Habudin, Ihab
Al-Ahwal: Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol. 11 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ahwal.2018.11103

Abstract

This article discusses the level of literacy traditions in Indonesia, especially with regard to the publication of comparatively low scientific journal articles. Psychologically, one that affects the level of scientific journal publications relates to the motivation of the authors. This article describes the views and motivations of authors of the Al-Ahwal Journal: Journal of Islamic Family Law, one of the nationally accredited journals (Rank two), published by Islamic Family Law Study Program, Syari'ah Faculty and Law, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Sources of research data were 30 respondents as article writers and 2 speakers. The data is analyzed through a psychological perspective, using motivational theories developed by Abraham Maslow and Alderfer. The study revealed that the motivation to write articles in journals is not based on the fulfillment of physiological needs and the need for security as in Maslow's hierarchy of needs, nor is it driven by the existence needs in Alderfer's theory. The writing tradition in Al-Ahwal's journal was motivated more by social needs and self-actualization in Maslow's theory, or based on factors to meet the needs of social relations and self-development as found in Alderfer's theory. [Artikel ini membahas tingkat tradisi literasi di Indonesia, khususnya yang berkaitan dengan publikasi artikel jurnal ilmiah yang relatif rendah. Secara psikologis, yang mempengaruhi tingkat publikasi jurnal ilmiah berkaitan dengan motivasi penulis. Artikel ini menjelaskan pandangan dan motivasi penulis Jurnal Al-Ahwal: Jurnal Hukum Keluarga Islam, salah satu jurnal terakreditasi nasional (Peringkat dua), yang diterbitkan oleh Program Studi Hukum Keluarga Islam, Fakultas Syari'ah dan Hukum, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Sumber data penelitian adalah 30 responden sebagai penulis artikel dan 2 pembicara. Data dianalisis melalui perspektif psikologis, menggunakan teori motivasi yang dikembangkan oleh Abraham Maslow dan Alderfer. Studi ini mengungkapkan bahwa motivasi untuk menulis artikel di jurnal tidak didasarkan pada pemenuhan kebutuhan fisiologis dan kebutuhan akan keamanan seperti dalam hierarki kebutuhan Maslow, juga tidak didorong oleh kebutuhan yang ada dalam teori Alderfer. Tradisi penulisan dalam jurnal Al-Ahwal lebih termotivasi oleh kebutuhan sosial dan aktualisasi diri dalam teori Maslow, atau berdasarkan faktor untuk memenuhi kebutuhan hubungan sosial dan pengembangan diri seperti yang ditemukan dalam teori Alderfer.]
PUTUSAN MK NO.22 /PUU-XV /2017 TENTANG PERMOHONAN JUDICIAL REVIEW PASAl 7 AYAT (1) UU NO. 1 TAHUN 1974 TENTANG USIA PERKAWINAN DALAM PERSPEKTIF MASLAHAH Hadi, Samsul
Al-Ahwal: Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol. 11 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ahwal.2018.11206

Abstract

The Decision of Constitutional Court Number. 22 / puu-XV / 2017 granted the request for a judicial review againt article 7 paragraph 1 (one) of cositution Number. 1 of 1974 concerning the age limit of marriage. This article actually distinguishes the age of marriage for women and men. For women at least 16 years and for men 19 years. This distinction is discrimination against women's rights as citizens and not in accordance with the principle of equality before the law as stated in article 12 paragraph 1 of the constitution 1945. This discrimination has caused some women to be forced to marry at the age of under 16 years, which is detrimental to the right to education, reproductive health and life safety. This court ruling gives hope for women to be better in the future. This decision is in accordance with the Purpose of Islamic law, to realize the benefit and keep away from damage.Artikel ini membahas tentang Putusan Mahkamah Konstutusi Nomor. 22/PUU-XV/2017  tentang Usia Perkawinan sebagai revisi terhadap Pasal 7 ayat 1( satu) undang-undang No. 1 tahun 1974 tentang batasan usia perkawinan. Pasal ini secara nyata membedakan  umur perkawinan bagi wanita dan laki-laki. Bagi wanita minimal 16 tahun dan bagi laki-laki 19 tahun.  Pembedaan ini merupakan diskriminasi terhadap hak-hak wanita sebagai warga negara dan tidak sesuai dengan prinsip kesamaan di depan hukum sebagimana yang disebutkan dalam pasal 27 ayat 1 UUD tahun 1945. diskriminasi ini berdampak sebagian wanita dikawinkan secara paksa pada umur di bawah 16 tahun, yang merugikan hak mendapatkan pendidikan, kesehatan reproduksi, dan keselamatan jiwa. putusan mahkamah ini memberikan harapan bagi wanita untuk lebih baik pada masa yang kan datang. hal ini sesaui dengan tujuan  dalam hukum Islam, merealisasikan kemaslahatan dan menjauhkan dari kerusakan.
EVALUASI PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN MAHASISWA UNIVERSITAS SUNAN GIRI SURABAYA TERHADAP KANDUNGAN, HUBUNGAN, DAN MANFAAT AL QUR’AN HADI, SAMSUL; YUNUS, YUSRON MAULANA EL
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v4i1.2779

Abstract

Field experience practice (PPL) is a program for student practicum activities through learning in peer teaching and actual classroom learning practices. The implementation of this PPL was carried out at Sunan Giri University Surabaya with the aim of increasing understanding regarding the content, relationships and benefits of the Al Quran for human life. The results of the Practical Field Experience Evaluation (PPL) have provided a lot of valuable knowledge and experience for practical students. The theories obtained in lectures can be implemented well in this PPL. Any deficiencies can be covered by the presence of a supervisor so that the self-introspection and evaluation process can run well. This really helps practical students to prepare themselves to enter the real world. Apart from learning, practical students also gain experience in terms of administration and management which students who do not have a PPL program may not necessarily get. So this PPL really helps improve the quality of Islamic Religious Education postgraduate students. PPL runs well, smoothly and according to expectations. Practicing students gain a lot of experience and lecturers also feel helped by having practicums. ABSTRAKPraktik pengalaman lapangan (PPL) merupakan program untuk aktivitas praktikum mahasiswa melalui pembelajaran dalam peerteaching maupun praktik pembelajaran di kelas yang sesungguhnya. Dalam pelaksanaan PPL ini dilakukan di Universitas Sunan Giri Surabaya dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman terkait kandungan, hubungan, dan manfaat Al Quran bagi kehidupan manusia. Hasil Evaluasi Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) ini telah memberikan banyak ilmu dan pengalaman berharga bagi mahasiswa praktikan. Teori yang didapatkan dalam bangku perkuliahan dapat diimplementasikan dengan baik dalam PPL ini. Adanya kekurangan bisa ditutupi dengan kehadiran dosen pembimbing sehingga proses introspeksi diri praktikan dan evaluasi dapat berjalan dengan baik. Hal ini sangat membantu mahasiswa praktikan untuk menyiapkan diri terjun ke dunia yang sesungguhnya. Selain dalam hal pembelajaran, mahasiswa praktikan juga mendapatkan pengalaman dalam segi administrasi, dan manajemen yang belum tentu didapatkan oleh mahasiswa yang tidak ada program PPL. Maka PPL ini sangat membantu peningkatan mutu dan kualitas mahasiswa pascasarjana Pendidikan Agama Islam. PPL berjalan baik, lancar, dan sesuai harapan. Mahasiswa praktikan dapat banyak pengalaman dan dosen juga merasa terbantu dengan adanya praktikan.
Co-Authors Abdul Kholid Abdul Rahim Abdul Rahim Achyadi, Ryan Adelia, Amanda Putri Adi Rahmadi Adi, Rahmadi Afi Salsabila, Ananda Afifah Husain, Ifat Ag. Yuswanto Agung Wibowo Agus Pahrudin Agustina Sri Hafidah Ahmad Hanif Firdaus Ahmad Muzanni Ahmad Muzanni, Ahmad Akhmad Akhmad Al-mukharom, Mohammad Rizky Alfia Nursyamsi, Nina Alhanin , Hindun Ali, Raden Muhammad Aliyah, Nelud Darajaatul Alpi Zaidah, Alpi AM Mufarrih Amalia Khairunnisa, Amalia Aman Aman Amri, Muhammad Qoyyimul Anam, M. Chairul Anggit Murdani Apino, Ezi APRIYANTI, WATUL ARDINA Arif Bintoro Johan Arif Hidayad Arisanti , Kustiana Ariyansyah, Willy Adam Arlinwibowo, Janu Aulia Ramadani, Rizka Aulia, Hilma Aulia, Hilya Auralia, Najma Auzar, Inu Adhytia Awilda, Pertiwi Ayu Fitri Amalia, Ayu Fitri Azhara, Desiya Ramayanti Azri, Saepul Baehaqi Bagus Wahyudi Baharuddin Baharuddin Bambang Irawan Basariah Basariah, Basariah Basuki Rahmat Masdi Siduppa Bawaihi Bawaihi Benny Prasetiya Budi, Muhammad Syihab Setia Bujang Rahman Chaer, Moh. Toriqul Chatarina Umbul Wahyuni Chintia, Avrensya Eka Chusna Apriyanti Daryono, Rihab Wit Deni Hadiana, Deni Deni Setiawan DENI SETIAWAN Deny Setiawan Dewi Kartika Dewi Putri Lestari, Dewi Putri DEWI RAHMAWATI Dhimas Nur Setyawan Dianna Ratnawati Djemari Mardapi Djidu, Hasan Djimar, Sartini Djoko Laras Budiyo Taruno DWI CAHYONO Dwi Hastuti Dwi Sandi, Dita Ayulia Dwi wahyudiati, Dwi Dwijonagoro, Ahmad Nurcholis Dyah Susilowati Edi Istiyono Edi Mulyadi Edi, Maria Grace Putri Edy Herianto Efendi, Adhan Effendie Tanumihardja, Effendie Eko Suhartono Elyas Djufri Endang Lukitaningsih Evi Gusliana Fachri, Fahmi Faihatuz Zuhairoh Fajar Firdaus, Fajar Fajriah, Nurlaeli Fatima, Dewi Restiana Fatmala, Ella Mauli Faturakhim, Faturakhim Fauzany, Riffka Febri Irawan Febriana, Wahyu Feri Riski Dinata Fikram, Fikram FIKRI HAIKAL Fiqih, Muhamad Nur Firzhal Arzhi Jiwantara Fitria Sulistyowati Fitria, Raudatul Fitriani, Noor Fitriyana Fitriyana, Fitriyana Fivien Muslihatinningsih FKIP, edumatica Fortuna, Aprilla Gazali, Munawir Gurmarni Gusti, Utari Akhir Habibi, Muhamad Ridwan Habibi, Muhammad Ridwan Hamdani, Muh Hani Hatimatunnisani Haq, Ziyaul Hari Wibawa, Saptanto Harijono, Agus Haris Puspito Buwono Hariyadi, Bachtiar Haryadi, Budhi Haryanto Haryanto Haryudha, Dony Putra Hasanah, Lika Lailatul Hasanah, Tarekah Hashim, Azhari Md Haslan, Muh. Mabrur Haslan, Muhammad Mabrur Hastuti, Eka Windri Helmalia, Susi Helmy, Sulthan Rafly Hendarto, Kacong Hendry, Risye Heri Retnawati Herlambang, Toni Herlyana Dewi, Wahyoe Hermawan, Afreza Rizky Heru Arif Pianto, Heru Arif Husaini Husaini Husna, Ainul Ihab Habudin, Ihab INDAH PUSPITASARI Indriani, Erika Irhas Irhas, Irhas Irwansah Irzan, Muhamad Isnayadi, Raden Ispini, Sri Istanto Wahyu Djatmiko Jamhari Jamhari Jannah, Rauhun Jati, Indra Jatu Anggraeni Jiddan, Muhammad Jayyid Jufri, Mario Kahaharsyah, Alfat Kamelia, Suci Karima, Alfin Kamilia Kassymova, Gulzhaina K. Ketut Ima Ismara Khaharsyah, Alfat Khasanudin, Mohamad Khoiriyah Khoiriyah Khozanah Ilmah, Nur Krida Singgih Kuncoro Kris Witono Kumala, Dinna Fitria Kurniawansyah, Edy Kustitik, Kustitik Kusuma, Radhinaer Irsya Kusumaningrum, Betty Kusumawadani, Ratih Kusumawanti, Putria Lailatul Khusniyah, Nurul Lantip Diat Prasojo Lestari, Septi Suci Lisa Agustriyana Lovandri Dwanda Putra, Lovandri Dwanda Luthfi, Afdal Luthfiah, Binti Lydia T, Ni Gitta Putri M. Aprian Jaelani M. Taufik Maharani, Ni Ayu Mahariyanti, Ermila Mahbubil Ichwan, Muhammad Mahdi, Lukman Mahi, Benedictus Raksaka Mane, Hikmawati Ode Marlina Marlina Maryani, Henny Marzuki, Ahmad Dedi Mastum, Mastum Maulida, Khelda Melindawati, Vina Mildawati, Ratna Moch. Saiful Bachri Mochklas, Mochamad Moh. Hartono Moh. Ismail Moh. Khairudin Mohammad Padil Muammar, Lalu Muhammad Abib Muchlis, Ibnu Muh. Asriadi AM Muhammad Akmansyah Muhammad Aminuddin, Muhammad Muhammad Habibie Muhammad Irfan Muhammad Junaidi Muhammad Kunta Biddinika Muhammad Ramli Muhammad Rasyid Ridha Muhammad Ridwan Muhammad Sarjan Muhammad Zubair Muhardis Muhardis Mujiburrahman Mujiburrahman Mukti Rahayu, Esta Diana Muliana, Ana Muliani, Putri Sari Muliasari, Dreiyani Abdi Mustari, Moh. Muti'ah, Muti'ah Mutohhari, Farid Muzaki, Mochamad Nabila, Nabila Najwa, Siti Nanik Istiyani Narajati, Rayhan Nashrul Wathan Nastiti, Kunti Nazhipah Isnani Noer Komari Novianty, Nadya Novita, Tri Nur Indriyani Syarifuddin, Nur Indriyani Nur Kholis Nur Mahdi Nurchajat, Nurchajat Nurcholish Arifin Handoyono, Nurcholish Arifin Nurfadilah, Haifa Nurhening Yuniarti Nuriyah Muso Utomo, Sinta Nurul Mardiati Nurul Qomariah Nurwijayanti Nusantara, Bayuk Pahru, Syaipul Pondi Udianto Pransisca, Made Ayu Pratiwi, Fadila Yanuri Pulungan, Setyo Budi Qorimah, Esti Nur Rabiman, Rabiman Raehan, Muhammad Rah Adi Fahmi Ginanjar Rahayu, Setyawati Rahmadani Rahmadani Rahmadina, Nazwa Rahmat Rahmat Rahmat, Roni Eka Rahmatullah, Satrio Wibowo Rahmawati, Nanda Hesti Ramadani, Rizka aulia Ramadhan, Fery Ridwan, M. Rais Rika Apriani, Rika Risky Setiawan Rizki Priya Pratama, Rizki Priya Rizkyanto, Yuanda Khalif Rohayu H, Rina Roifah, Amirotul Romadhon, Ahmad Rimal Rony, Rony Rosihan, M. Rosyada, Munaya Nikma Rubbi Kurniawan Rumapea, Rahel Aprilia Omas Saksono, Reni Yustiati Salma Salma Samad, Noorazman Bin Abd Sanam, Anna Isabela Sandi, Dita Aulia Dwi Santosa, Tomi Apra SANTOSO SANTOSO Saputra, Taufik Sarbini, Sri Sardjasasmita, Agi Sari, Okta Mutia SARIMAN Sariman Sariman Satotoputra, Raden Bagaskara Septiawan Savitri, Riswandayani Sawaludin, Sawaludin Sekamdo, Muh Aga Septiani, Devi Setiawan, Feri Setuju Setuju, Setuju Sigit Purnomo Sirulladuni, Ahmad Sofa, Maida Sony Yunior Erlangga Sotlikova, Rimajon Subagiyo Subagiyo Subagus Wahyuono Subandi Sudarmono Sudji Munadi Sudrajat, Ani Sugiarti Sugiyarto Sugiyarto Sukmana, M. Laily Qadry Sultan, Jumriani Sumaryanto Sumaryanto, Sumaryanto Susanti, Duwi Susilo, Dwi Ermayanti Syafei, Ermi Suhasti Syafi'i, Ahmad Syafmaini, Iis Elfa Syahrina Ramadina, Syahrina Syamsiar, Syamsiar Syamsul Bahri Syamsul Hadi Syarief Fajaruddin Syarifudin, Encep Taslim Sjah, Taslim Tauhid, Tauhid Tazahroq, Emil Teddy Surya Gunawan Trian Hermawan Trisnawaty, Wulan Trizkyana, Cerry Kartika Ulfah Undang Rosyidin, Undang Veronika Asri Tandirerung Vivianti Wahyudi Winarjo, Wahyudi Wantu, Hasyim Mahmud Wawan Kurniawan Widodo Widodo Widyastuti Purbani Widyastuti, Puspa Wijanarko, Doni Winda, Tika Wiradika, I Nyoman Indhi Wiratomo, Giri Harto Wirawan Adikusuma Wiwik Kusmawati, Wiwik Yanti Anggreni, Desy Yanti, Sherina Fedila Yasin, M.Ali Yopita S.S, Nova Rosa Yopita, S.S, Nova Rosa Yuli Prihatni Yuliani, Meri Yuliatin Yuliatin yuliatin YUNUS, YUSRON MAULANA EL Yusron, Eri Zhanuar Zahro, Ilham Zubair, Muh.