p-Index From 2021 - 2026
6.804
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Keperawatan Indonesia Nurse Media Journal of Nursing Majalah Keperawatan Unpad Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Majalah Kedokteran Bandung Jurnal Keperawatan Soedirman (The Soedirman Journal of Nursing) Jurnal NERS MEDISAINS Medula Jurnal Berita Ilmu Keperawatan JURNAL PENDIDIKAN KEPERAWATAN INDONESIA Jurnal Keperawatan Sriwijaya Health Notions Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada Jurnal Keperawatan Padjadjaran Belitung Nursing Journal Jurnal Keperawatan Silampari Window of Health : Jurnal Kesehatan Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Journal of Health Science and Prevention Jurnal Kreativitas PKM Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) NERS Jurnal Keperawatan Journal of Nursing Care PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Perawat Indonesia Jurnal Kesehatan Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Media Karya Kesehatan Health Information : Jurnal Penelitian Malahayati International Journal of Nursing and Health Science The Indonesian Journal of Health Science Journal of Telenursing (JOTING) Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesian Journal of Global Health research Masker Medika Jurnal Ilmu Kesehatan Journal of Health and Nutrition Research JHeS (Journal of Health Studies) Eduvest - Journal of Universal Studies Jurnal Keperawatan Padjadjaran Acute Care Nursing Journal (PACNJ) Warta LPM Prosiding SIMKESNAS Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Aliansi : Jurnal Politik, Keamanan Dan Hubungan Internasional Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada Svāsthya: Trends in General Medicine and Public Health Medical-Surgical Journal of Nursing Research Holistik Jurnal Kesehatan NERS Jurnal Keperawatan Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Kepatuhan Diet Pada Pasien DM Tipe 2 di Irna Non Bedah Penyakit Dalam RSUP dr.m. Djamil Padang Tahun 2014 Hendra Harwadi; Kusman Ibrahim; Helmi Hayaty
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 4 No. 2 (2015): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Mellitus is a degenerative disease that has become a health problem in the world. The prevalence of this disease is increasing in developing countries, including Indonesia. Uncontrolled blood sugar and further complications may be influenced by the patient's behavior and lifestyle. Disobedience in implementing the diet is one of the problems for Diabetic patients. One of the nursing interventions that can be used to overcome the disobedience of the diet is to provide health education on dietary management. The purpose of this study was to determine the effect of health education on dietary obedience in patients with Diabetes Mellitus in Irna Non Bedah Penyakit Dalam, Dr. M. Djamil Hospital. The type of research is a Quasi-Experimental by using One Group Pre-Post Test Design, 15 people as samples were taken by Purposive Sampling Method. Data collection was conducted on 01 February 2014 to 05th March 2014. The statistical test used is Wilcoxon signed rank test. The results show that there is an increased obedience of patients in implementing Diabetic diet (the right amount, the right type, and the right schedule) after a given health education (p = 0.002). As a conclusion, giving the health education about the implementation of the diet can improve dietaryobedience in patients with Diabetes Mellitus who are undergoing treatment. It is expected that the implementation of health education can be done intensively in health services in Dr. M. Djamil Hospital as anticipation of further complications due to disobedience in implementing the diet.
Penguatan Pengetahuan dan Perilaku Hidup Sehat Orang dengan HIV pada Masa Pandemi Covid 19 Kusman Ibrahim; Yusshy Kurnia Herliani; Laili Rahayuwati; Witdiawati Witdiawati; Ria Inriyana
Media Karya Kesehatan Vol 5, No 1 (2022): Media Karya Kesehatan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mkk.v5i1.36108

Abstract

Penyakit HIV masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia. Keberadaan virus HIV dalam tubuh orang hidup dengan HIV (ODHIV) membawa ancaman terhadap status kesehatannya. Gejala fisik, psikis dan psikososial seringkali menyertai ODHIV, sehingga menjaga status kesehatan menjadi hal yang sangat penting, terutama pada masa pandemi covid saat ini.  Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan ODHIV dalam melaksanakan perilaku hidup sehat dan cermat dalam menjaga status kesehatan agar tetap sehat dan produktif dalam menjalankan aktivitas kehidupan sehari-hari. Metoda pelaksanaan kegiatan Program Pengabdian Masyarakat ini adalah pendidikan masyarakat melalui lokakarya kesehatan dengan sasaran para ODHIV dan pendamping sejumlah 30 orang. Kegiatan dimulai dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi. Hasil kegiatan ada perubahan signifikan dalam  pengetahuan.  Skor pengetahuan peserta tentang perawatan kesehatan dimasa Pandemik secara rerata pada setiap item dapat dilihat terdapat peningkatan skor rerata sebelum (M=8,67 SD=0,96) dan rerata setelah (M=9,20 SD=1,03). Melalui uji beda dengan t-test, terdapat perbedaan yang bermakna antara skor rerata pengetahuan sebelum dan setelah kegiatan (p=0,007). Dapat disimpulkan bahwa kegiatan lokakarya ini cukup efektif dalam meingkatkan pengetahuan peserta tentang perawatan kesehatan di masa Pandemik bagi Orang hidup dengan HIV. Kata kunci: ODHIV, Pandemi Covid 19, Perilaku Hidup Sehat
Description Of Knowledge, Attitude, And Behavior At Risk Of HIV Transmission In "X" SMK Students Desy Indra Yani; Fera Imelia Agustin; Kusman Ibrahim
Journal of Nursing Care Vol 5, No 1 (2022): Journal of Nursing Care
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnc.v5i1.32899

Abstract

HIV is a severe health problem. Pangandaran is a West Java tourist spot with a high risk of HIV transmission among adolescents. Knowledge about HIV, attitudes towards HIV transmission behavior, and HIV risk behaviors are essential for every individual because adolescents are a vulnerable population. This study aims to identify knowledge, attitudes, and risk behaviors for HIV transmission. This descriptive research with the research population is teenagers class XI and XII in SMK "X" Pangandaran, as many as 915 people. Data collection using proportionate stratified random sampling technique with a sample of 278 students online. Data collection was carried out within one month and distributed using Google Form using a modified Knowledge, Attitudes, and Risk Behavior related to HIV (PSP-HIV) questionnaire, which had been tested for validity and reliability. Data were analyzed using univariate in the form of frequency distribution for knowledge and attitudes. Risk behavior is grouped based on the frequency and percentage of respondents' answers to each statement. The results of this study found that (71.6%) of adolescents had less knowledge about HIV. A total of (54.7%) of adolescents have a terrible attitude toward HIV transmission behavior. The three risk behaviors for HIV transmission with the highest scores among students in this study were: 1) using protection or condoms during sexual intercourse as much as 5.4%; 2) having sex with girlfriends as much as 5%; 3) having sex with friends as much as 3.2%Adolescents must be provided with accurate and complete information so that they do not become a vulnerable group to suffer from HIV.  
Pengalaman Hidup Wanita Pekerja Seks (WPS) yang Terinfeksi HIV Alvian Pristy Windiramadhan; Suryani Suryani; Kusman Ibrahim
The Indonesian Journal of Health Science Vol 12, No 2 (2020): The Indonesian Journal of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ijhs.v12i2.4873

Abstract

Latar Belakang dan Tujuan: Pada WPS yang terinfeksi HIV, mereka tidak hanya mengalami penderitaan fisik saja, tetapi juga dihadapkan pada penderitaan psikososial akibat adanya stigma dan diskriminasi dari masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk mengungkap secara mendalam tentang pengalaman hidup WPS yang terinfeksi HIV sejak pertama kali terdiagnosis HIV, melakukan pengobatan, sampai dengan menjalani kehidupan sehari-hari setelah terinfeksi HIV. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi deskriptif. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara mendalam pada enam WPS yang terinfeksi HIV yang telah mengungkapkan status dan kondisi penyakitnya kepada petugas kesehatan. Hasil penelitian dianalisis dengan metode Colaizzi. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian pengalaman hidup Wanita Pekerja Seks (WPS) yang terinfeksi HIV dideskripsikan dalam lima tema terkait, yaitu : 1) Merasa tekanan berat, hancur, dan ngedrop ketika tahu status HIV positif, 2) Menerima status, memperoleh dukungan, dan bangkit, 3) Menjalani pengobatan dan berupaya tetap sehat, 4) Berhenti sebegai WPS dan menjalani kesempatan hidup kedua, 5) Jaga diri biar tidak tertular “Corona”.Simpulan dan Implikasi: Kelima tema tersebut dapat diinterpretasikan bahwa makna pengalaman hidup WPS yang terinfeksi HIV adalah dari merasakan keterpurukan saat pertama kali terinfeksi HIV menuju peningkatan kualitas hidup yang lebih baik dalam menjalani aktivitas keseharinya.
Hubungan Terapi Komplementer dengan Psychological Well Being pada Pasien Penyakit Ginjal Kronis Stadium 5 Sri Elis Rohaeti; Kusman Ibrahim; Sri Hartati Pratiwi
The Indonesian Journal of Health Science Vol 13, No 1 (2021): The Indonesian Journal of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ijhs.v13i1.4004

Abstract

 ABSTRAK Penyakit Ginjal Kronis stadium 5 dengan Dialisis (PGK5D) merupakan penyakit kronis yang memerlukan terapi pengganti seumur hidup sehingga pasien memerlukan perawatan paliatif untuk mengurangi gejala, memperhatikan aspek psikologis, spiritual, serta meningkatkan kualitas hidup. Terapi komplementer adalah metode yang digunakan untuk mengontrol gejala, berpengaruh kepada pengendalian perasaan,  sikap serta emosi. Tujuan dari penelitian ini mengetahui hubungan penggunaan terapi komplementer dengan Psychological Well Being (PWB). Desain menggunakan korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel 97 responden, teknik Sampling Purposive, kriteria inklusi pasien menjalani hemodialisis lebih dari 3 bulan, pernah atau sedang menggunakan terapi komplementer. Menggunakan kuesioner Complementary Alternative Medicine yang disusun peneliti, validitas 0,482-0,884, reliabilitas 0,931 serta kuesioner PWB adaptasi  skala Carol Ryff  validitas 0,456-0,905, reliabilitas 0,975. Hasil analisis korelasi Pearson terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan terapi komplementer dengan PWB (r= 0.418, p value= 0.000). Jenis terapi komplementer yang banyak digunakan adalah teknik pijat tradisional, dimensi keyakinan dan komunikasi memiliki rata-rata terendah dan dimensi PWB yang masih rendah yaitu otonomi, tujuan hidup dan penerimaan diri.  Saran, bagi perawat mengikuti pelatihan pijat refleksi untuk memberikan pendidikan kepada keluarga pasien dan Caregiver, menyediakan terapi doa dan lantunan Al-Qur’an selama intradialitik.  Kata Kunci : Kesejahteraan Psikologis, Penyakit Ginjal Kronis Stadium 5, Terapi Komplementer.
GAMBARAN STATUS FUNGSIONAL PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI RSUP DR. HASAN SADIKIN BANDUNG Riri Amalina; Kusman Ibrahim; Etika Emliyawati
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 5 No. 1 (2018): Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Penyakit gagal ginjal kronis menyebabkan masalah kesehatan seperti manifestasi klinis, komplikasi dan efek samping terapi yang akan mempengaruhi status fungsional yang berhubungan dengan kinerja, kemandirian, pemeliharaan kesehatan, dan kesejahteraan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran status fungsional pada pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisis di rsup dr. hasan sadikin bandung.Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan jumlah subyek penelitian sebanyak 80 orang yang diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian menggunakan instrumen (FACIT), data dianalisis menggunakan nilai mean. Semakin tinggi skor semakin baik status fungsional atau kesejahteraan.Hasil: Nilai mean status fungsional pada pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisis adalah 2,65 (±3,08) dengan nilai kesejahteraan emosional 2,36 (±0,48), kesejahteraan fisik 2,40 (±0,60), kesejahteraan fungsional 2,58 (±0,72), kesejahteraan sosial/keluarga 2,87 (±0,78) dan kesejahteraan spiritual 3,07 (±0,41). Simpulan: Dari hasil tersebut terjadi penurunan status fungsional pada kesejahteraan emosional, fisik, dan fungsional. Upaya meningkatkan status fungsional tersebut dapat dilakukan dengan terapi aktivitas kelompok agar pasien dapat mengungkapkan perasaan dan pengalaman selama menjalani hemodialisis.
Manajemen Stres dengan Latihan Mindfulness pada Mahasiswa di Masa Pandemi Covid-19: Students’ Stress Management through Mindfulness Training during Covid-19 Pandemic Maria Komariah; Kusman Ibrahim; Tuti Pahria
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2022): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v7i4.2905

Abstract

College students are a vulnerable group to go through general mental disorders, such as stress due to the influence of the social environment, pressure from parents and friends, or a competitive atmosphere. Stress harms physical and psychological, reducing academic ability and achievement index until it appears of negative behavior. Mindfulness therapy is one of the non-pharmacological therapies to reduce stress levels through awareness of current experiences by accepting without judging anything so that new perspectives come up in looking at problems and alternative solutions. This study examines mindfulness interventions' role in optimizing student stress management. The research subjects were 51 students. Measuring instruments pre-test and post-test gave before and after the intervention used Depression Anxiety Stress Scales (DASS-42). The intervention was carried out face to face through the Zoom Meeting media. The results showed that students' stress levels decreased after mindfulness training. Therefore, students practicing mindfulness in the long term can help maintain mental health stability and prevent stress.
STUDI KASUS: OBSERVASI PERBAIKAN LUKA PADA PASIEN WOUND DEHISCENCE DENGANNEGATIVE PRESSURE WOUND THERAPY (NPWT) DI RUANG KEMUNING V RSUP Dr. HASAN SADIKIN BANDUNG Budiawan, Heri; Nugroho, Cahyo; Inriyana, Ria; Rahayu, Urip; Ibrahim, Kusman; Mustari Aji, Nandang
Jurnal Perawat Indonesia Vol. 5 No. 1 (2021): May 2021
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.218 KB) | DOI: 10.32584/jpi.v5i1.580

Abstract

Manajemen bedah dengan sistem tekanan negatif atau negative pressure wound therapy (NPWT) ini dapat menjadi pendekatan baru untuk mengurangi komplikasi luka seperti wound dehiscence. Didapatkan beberapa penelitian mengenai perbaikan luka setelah dilakukan intervensi NPWT, namun sedikit yang mengungkap secara keseluruhan dengan memaparkan berdasarkan data demografi, faktor-faktor wound dehiscence, dan observasi perbaikan luka pada pasien wound dehiscence dengan NPWT. Metode yang digunakan yaitu informed consent, pengumpulan data melalui data primer dan sekunder, lalu dokumentasi. Kriteria inklusi pada studi kasus ini yaitu responden dengan usia >18 tahun, post operasi dengan infeksi akut, infeksi luka post operasi < 3 minggu, dan terpasang NPWT. Didapatkan sampel pada studi kasus ini terdiri dari 2 orang. Data demografi menunjukkan bawa jenis kelamin, usia, lama rawat dan lokasi luka berpengaruh terhadap perbaikan luka. Faktor-faktor wound dehiscence terdapat pengaruh yaitu hipoalbumin, anemia, imobilisasi, dan penyakit penyerta, dimana untuk penyakit penyerta hanya terdapat pada pasien 2. Pengkajian luka pada post NPWT hari ke 6 yaitu lokasi, eksudat, kulit sekitar luka, dan terapi mempengaruhi terhadap perbaikan luka. Simpulan, perbaikan luka pada pasien 1 post pemasangan NPWT terlihat derajat perbaikan yang signifikan ditandai dengan adanya granulasi, pengurangan eksudat sesuai dengan konsep tahapan perbaikan luka. Namun pada pasien 2 pada post 6 hari pemasangan NPWT belum terlihat adanya perbaikan yang signifikan ditandai dengan belum terlihatnya adanya granulasi pada luka tersebut. Keterlambatan perbaikan luka pada pasien 2 dikaitkan dengan faktor penyakit penyerta (diabetes mellitus tipe 2), status vaskularisasi dan oksigenasi.
Description of Nurse Perceptions Regarding Anthropometric Shoes Based on Characteristics of Shoe Selection Nita Fitria; Kusman Ibrahim; Setiawan Setiawan; Tertianto Prabowo; Aditya M Salya; Kintan Komala; Putri Karisa; Tati Sumarni; Aprilia Aulia Ardianti
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 8, No 1: March 2023
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.318 KB) | DOI: 10.30604/jika.v8i1.1671

Abstract

Work-related musculoskeletal disorders (MSDs) occur more frequently in nurses than other health workers. Choosing the right shoes is very important for nurses to reduce the risk of foot injuries and problems with the musculoskeletal system. This study aims to identify nurses' perceptions of anthropometric shoes based on the characteristics of shoe selection. Methods: The research design uses quantitative methods with quantitative descriptive research types. The population in this study was 135 nurses at Dr Hasan Sadikin General Hospital. Using a proportional stratified random sampling technique, a sample of 100 nurses was obtained. Results: Results of the study show the basic shape criteria were 93 nurses (93%) choosing the right size, judging by the comfort criteria, 80 nurses (80%) chose the light weight of the shoes, 80 nurses (80%) chose the shoes to fit in the shoe safety criteria, 73 nurses (73%) chose shoes that have a function in various weather conditions and shoe resistance during activities, shoes that can be used many times were chosen by 90 nurses (90%) on the criteria for environmentally friendly shoes and 68 nurses (68%) chose shoes with standard prices. Conclusions: Nurses' perceptions of anthropometric shoes are based on the characteristics of selecting nurse shoes based on basic shapes that fit are comfortable, lightweight, safe, function in various weather conditions, are resistant to various activities, can be used repeatedly, are environmentally friendly, and have affordable prices. Based on the characteristics of the shoes, most nurses choose the basic shape of the shoes that fit. Abstrak: Work-related musculoskeletal disorders (MSDs) banyak terjadi pada perawat dibandingkan tenaga kesehatan lainnya.  Pemilihan sepatu yang tepat sangat penting dilakukan oleh perawat guna mengurangi resiko cedera pada kaki dan timbulnya masalah pada sistem muskuloskeletal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi persepsi perawat tentang sepatu antropometri berdasarkan karakteristik pemilihan sepatu. Metode: Rancangan penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah 135 perawat pelaksana RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung. Sampel 100 perawat diambil menggunakan teknik proportional stratified random sampling. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan  kriteria bentuk dasar sebanyak 93 orang perawat (93%) memilih ukuran yang pas, dilihat dari kriteria kenyamanan sebanyak 80 orang perawat (80%) memilih berat ringannya sepatu, 80 orang perawat (80%) memilih sepatu harus fit/ pas dalam kriteria keamanan sepatu, sebanyak 73 orang perawat (73%) memilih sepatu yang memiliki fungsi pada kondisi beragam cuaca dan ketahanan sepatu saat beraktifitas, sepatu yang dapat digunakan berkali-kali dipilih 90 orang perawat (90%) pada kriteria sepatu ramah lingkungan dan 68 orang perawat (68%) memilih sepatu dengan harga standar. Kesimpulan: Persepsi perawat mengenai sepatu antropometri berdasarkan karakteristik pemilihan sepatu perawat berdasarkan bentuk dasar yang pas, nyaman, ringan, aman, berfungsi dalam berbagai kondisi cuaca , tahan terhadap berbagai  aktivitas, dapat dipakai berulang kali,ramah lingkungan dan memiliki harga yang terjangkau. Berdasarkan karakteristik sepatu, sebagian besar perawat memilih bentuk dasar sepatu yang sesuai atau pas.
TINGKAT KECEMASAN PADA PERAWAT YANG MERAWAT PASIEN COVID-19 DI JAWA BARAT Christina Listha; Kusman Ibrahim; Raini Diah Susanti
Padjadjaran Acute Care Nursing Journal Vol 4, No 1 (2022): Padjadjaran Acute Care Nursing Journal
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.235 KB) | DOI: 10.24198/pacnj.v3i3.42456

Abstract

Latar Belakang. Implikasi dari COVID-19 pada sistem kesehatan telah menghadirkan berbagai tantangan bagi petugas kesehatan termasuk perawat, seperti risiko infeksi dan protokol kesehatan terkait COVID-19. Hal ini dapat memicu atau meningkatkan kecemasan serta berpotensi memengaruhi kesehatan, kesejahteraan, dan kualitas hidup perawat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat kecemasan pada perawat yang merawat pasien COVID-19 di Jawa Barat. Metode. Penelitian deskriptif kuantitatif ini menggunakan data sekunder hasil penelitian sebelumnya mengenai pengaruh meditasi pernapasan mindfulness terhadap kesejahteraan psikologis perawat yang bekerja di layanan COVID-19 di Jawa Barat. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat yang merawat pasien COVID-19 di Jawa Barat. Teknik sampling menggunakan total sampling. Sampel penelitian ini merupakan data sekunder dari penelitian Ibrahim et al, (2022) (n=130). Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Coronavirus Anxiety Scale versi bahasa Indonesia yang sudah valid dan reliabel. Seluruh data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan disajikan dalam bentuk persentase. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 10 responden (7.7%) memiliki total skor ≥9 yang menunjukkan positif mengalami kecemasan disfungsional terkait virus korona. Sedangkan 120 responden lainnya (92.3%) memiliki total skor <9 yang menunjukkan negatif mengalami kecemasan disfungsional terkait virus korona. Simpulan. Simpulan penelitian ini adalah sebagian besar perawat yang merawat pasien COVID-19 di Jawa Barat menunjukkan tidak mengalami kecemasan disfungsional terkait virus korona.
Co-Authors Aan Nur&#039;aini Aan Nuraeni Aan Nur’aini Aat Sriati Abdul Rahman Aditya Salya Adnyana , I Made Dwi Mertha Ai Nuraeni Alfian Alfian Amelia, Iftikar Salma Amelia, Vira Amirah, Shakira ANA IKHSAN HIDAYATULLOH Andri Nugraha Anita Setyawati Aprilia Aulia Ardianti Aria Nurahman Hendra Kusuma Arlette Suzy Puspa Pertiwi Asadul Islam Asep Supriatna Astilia, Astilia Baiq Emi Nurmalisa Cabanes, Ria C Cahyo Nugroho, Cahyo Cecep Eli Kosasih Christina Listha Citra Windani Mambang Sari Cruz, Zito Viegas da Dadang Purnama Derison Marsinova Bakara Desy Indra Yani Dian Adiningsih Didi Kurniawan Dwi Pudjonarko Dwinka Syafira Eljatin Dyah Setyorini Dyah Setyorini Earlyana Octavia limbong ENDAH NESTITI URIP RAHAYU Erin M. Kahle Ermiati Ermiati Etika Emaliyawati Etika Emaliyawati Etika Emliyawati Eva Nurlaela Faizal Idrus Fauziyyah, Raden Nabilah Putri Fera Imelia Agustin Gina Nurdina Habsyah Saparidah Agustina Hadi Nasbey Hana Rizmadewi Agustina Hardhono Susanto Harmita, Devi Hartiah Haroen Harun, Hasniatisari Harun, Hasniatisari Harun, Hasniatisari Harwadi, Hendra Hasanah, Ulung Hayaty, Helmi Helmi Hayaty Hendra Harwadi Heri Budiawan Herliani, Yusshy Kurnia HIDAYATULLOH, ANA IKHSAN Ida Maryati Ida Rosidawati Ihda Al Adawiyah Mz Ikeu Nurhidayah Imas Rafiyah Indriono Hadi Inriyana, Ria Iqbal Pramukti Irman Somantri Ita Vusfita Iyus Yosep Jabareen, Raifa Jain, Oktavia Nur Azizah Jayalangkara Tanra Kesumawati, Rianti Kintan Komala Kombong, Rita Kurniawan Yudianto La Rangki La Rangki La Rangki Laili Rahayuwati Lia Meilianingsih Lilin Rosyanti Lilis Lismayanti Lilis Lismayanti Lilis Mamuroh limbong, Earlyana Octavia Lin, Chung-Ying Luh Nik Armini Luthfi, Wazirul Made Yos Kresnayana Mamat Lukman Manumara, Theophylia Melisa Maria komariah Maria Komariah Maulana, Sidik Maziyya, Nur Mediawati, Ati Surya Meidiana Dwidiyanti Meilita Enggune Meita Dhamayanti Mia Listia Mochammad Hatta Mustari Aji, Nandang Nasrulloh, Iqbal Nia Kurniasih Nita Arisanti Nita Fitria Novi Malisa Novi Malisa, Novi Nur Chayati Nursiswati Nur’aeni, Aan Oktavia Nur Azizah Jain Olivia, Claudia Priambodo, Ayu Prawesti Purwo Suwignyo Putri Karisa Raden Nabilah Putri Fauziyyah Raden Nabilah Putri Fauziyyah Raden Nabilah Putri Fauziyyah Rahmah, Tira Nur Rahmi Muthia Raini Diah Susanti Ramadani, Regina Cahya Ramoo, Vimala Restuning Widiasih Ria Bandiara Ria Inriyana Riri Amalina Riri Amalina Ristina Mirwanti, Ristina Rudi Kurniawan Rudi Wisaksana Rudi Wisaksana Sandra Pebrianti Saritessa, Nining Septian Andriyani, Septian Setiawan Setiawan Setiyawan Setiyawan siti romadoni Siti Ulfah Rifa’atul Fitri Slamet Riyanto Sri Elis Rohaeti Sri Hartati Pratiwi Sri Hendrawati Sri Hendrawati Sri Hendrawati SRI WULANDARI Sridiawati, Esy Stevani Basry Suryani Suryani Tati Sumarni Tertianto Prabowo Titin Mulyati Titin Sutini Titis Kurniawan Titis Kurniawan Titis Kurniawan Tuti Anggriani Utama Tuti Pahria Udin Rosidin Umar, Tungki Pratama Untung Sujianto Upit Pitriani Urip Rahayu Veny Hadju Waluya, Ady Waluya, Jajang Ganjar Widaningsih, Ida Windiramadhan, Alvian Pristy Witdiawati Witdiawati Witdiawati, Witdiawati Witdiawati, Witidiawati Yanny Trisyani Yanny Trisyani Yeni Yulianti Yovita Hartantri Yusshy Kurnia H Yusshy Kurnia Herliani Yusshy Kurnia Herliani Zahara Farhan