p-Index From 2021 - 2026
9.004
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL PENELITIAN ILMU PENDIDIKAN Agrikultura Konselor Urania Jurnal Ilmiah Daur Bahan Bakar Nuklir Dentika Dental Journal Jurnal Bahan Alam Terbarukan Widyagogik : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Wahana Didaktika Penggunaan Media Sains Flipbook dalam Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar JURNAL AGROTEKNOLOGI Majalah Kulit, Karet, dan Plastik IJIBE (International Journal of Islamic Business Ethics) Eksplorium : Buletin Pusat Pengembangan Bahan Galian Nuklir Jurnal Pendidikan Usia Dini Orbith : Majalah Ilmiah Pengembangan Rekayasa dan Sosial Kopasta: Jurnal Program Studi Bimbingan Konseling JOIV : International Journal on Informatics Visualization QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Animal Production : Indonesian Journal of Animal Production Sumatra Journal of Disaster, Geography and Geography Education Jurnal Organisasi Dan Manajemen DIKLUS: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Compiler Indonesian Journal of Medicine Cakrawala Dini : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Aulad : Journal on Early Childhood ENLIGHTEN (Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam) J-Dinamika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Jurnal Warna : Pendidikan dan Pembelajaran Anak Usia Dini Distilat: Jurnal Teknologi Separasi Journal of Informatics, Information System, Software Engineering and Applications (INISTA) Jurnal Teknik Informatika (JUTIF) MURHUM : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vocational : Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Abditeknika - Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat International Journal of Social Service and Research Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah Indonesian Journal of Multidisciplinary Science Society: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis Indonesia Journal of International Conference Proceedings Digital Business Tren Bisnis Masa Depan Indonesian Research Journal on Education Priviet Social Sciences Journal Jurnal Pengembangan Potensi Laboratorium Central Community Development Journal Jurnal Medika: Medika Jurnal Pendidikan Anak Jurnal Pendidikan Progresif Eksplorium : Buletin Pusat Pengembangan Bahan Galian Nuklir IJoCE: Indonesian Journal of Counseling and Education
Claim Missing Document
Check
Articles

LIMBAH TAPIOKA UNTUK PRODUKSI BIOGAS: ALTERNATIF PENGOLAHAN DAN PENGARUH KONSENTRASI SUBSTRAT Sensih, Dinda Gusti; Prayitno, Prayitno
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 6 No. 2 (2020): August 2020
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v6i2.158

Abstract

Limbah cair industri tepung tapioka mengandung bahan-bahan organik dengan kosentrasi yang tinggi yaitu COD sekitar 7.000 - 30.000 mg/L dan BOD sekitar 3000-6000 mg/L sehingga memiliki potensi untuk digunakan sebagai bahan baku pembuatan biogas. Dengan menggunakan fermentasi secara anaerobik di dalam reaktor (digester), limbah cair industri tapioka mengalami proses dekomposisi menjadi biogas oleh mikroorganisme anaerob. Beberapa teknologi pengolahan limbah cair tapioka menjadi biogas antara lain, digester sistem batch, covered lagoon anaerobic reactor (CoLAR), Continuous Stirred Tank Reactor (CSTR), CSTR dengan Resirkulasi Padatan, Plug Flow Reactor, FBR (Fixed Bed Reactor), Expanded Bed Digester, dan UASB (Upflow Anaerobic Sludge Blanket). Untuk meningkatkan efisiensi pengolahan terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi, antara lain: pemilihan starter, konsentrasi awal substrat, suhu operasi, tingkat keasaman (pH) dan rasio perbandingan C/N. Beberapa studi menunjukkan bahwa semakin tinggi konsentrasi awal substrat maka semakin tinggi kualitas dan kuantitas biogas yang dihasilkan. Berdasarkan hasil kajian menunjukkan bahwa metode covered lagoon anaerobic reactor (CoLAR) memiliki efektifitas yang tinggi untuk menghasilkan biogas dari limbah tapioka. Pada konsentrasi awal substrat sebesar 9.011 mg/L mampu menghasilkan biogas mencapai 485,4 m3 /hari.
PENENTUAN JUMLAH PANAS DAN AIR PENDINGIN PADA CONDENSOR DI PLTU TANJUNG AWAR – AWAR Rahmadhani, Nurindah; Prayitno, Prayitno; Aji, Yuangga
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 6 No. 2 (2020): August 2020
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v6i2.97

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tanjung Awar – Awar merupakan pembangkit listrik yang menghasilkan listrik sebesar 2x350 MW dengan menggunakan uap yang berasal dari boiler dan air laut sebagai umpannya. Uap yang dihasilkan digunakan sebagai penggerak turbin, dimana uap berasal dari air laut yang diolah menjadi air demin pada unit pengolahan air (water treatment unit) hingga memenuhi baku mutunya. Air demin dipompakan masuk kedalam boiler hingga menghasilkan uap untuk menggerakkan turbin. Uap sisa penggerakan turbin mengalami penurunan tekanan dan temperatur dan masuk kedalam kondensor untuk terjadi kondensasi berubah fase dari uap menjadi cair. Alat perpindahan panas (kondensor) yang digunakan PLTU memiliki tipe Shell and Tube Heat Exchanger. Pada kondensor dialirkan air pendingin yang berasal dari air laut melalui area CWP. Kondisi kondensor pada PLTU menunjukkan bahwa jumlah air pendingin yang masuk harus lebih besar dari steam apabila berkurang berdampak pada daya listrik yang dihasilkan dan menyebabkan unit trip. Penelitian bertujuan untuk mengetahui jumlah panas yang diserap dan jumlah air pendingin yang digunakan pada kondensor di PLTU Tanjung Awar – Awar. Besarnya panas yang diserap dan air pendingin yang dibutuhkan kondensor ditentukan dengan metode perhitungan luas perpindahan panas dan berdasarkan data hasil pengukuran langsung dari besarnya suhu dan flowrate yang ada dibagian inlet dan outlet pada kondensor. Hasil perhitungan didapatkan panas maksimum yang diserap oleh kondensor sebesar 21.794.520 Kj/Jam, sedangkan air pendingin yang dibutuhkan sebanyak kebutuhan 869.124,754 Kg/Jam.
EVALUASI KINERJA INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH (IPAL) DI PPSDM MIGAS CEPU Paniklan, Vastu Kayhan Sang; Ardiansyah, Septian Dicky; Prayitno, Prayitno; Kusuma, Rieza Mahendra
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 8 No. 1 (2022): March 2022
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v8i1.311

Abstract

Salah satu IPAL yang berada di PPSDM Migas Cepu yaitu berupa unit American Petroleum Institue (API) dan Corrugated Plate Interceptor (CPI) merupakan alat pengolah limbah cair yang proses kerjanya yaitu pemisahan berdasarkan berat jenis. IPAL tersebut sudah beroperasi sejak tahun 1897. Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana kinerja dari unit API dan CPI, efektifitasnya dalam mengolah limbah cair yang berada di PPSDM Migas Cepu dengan cara mengguji parameter yaitu BOD, COD dan amonia pada air limbah di bagian influent dan effluent dari API dan CPI. Hasil penelitian pada outlet API 2 mengalami penurunan dan masih dalam ambang batas baku mutu yang ditetapkan dan penurunan setiap parameter Amonia 10%, BOD 30% dan COD 10%.
PENGARUH WAKTU TINGAL DAN LAJU UDARA AERASI PADA PENGOLAHAN AIR LIMBAH INDUSTRI GONDORUKEM MENGGUNAKAN PROSES ANAEROBIK AEROBIK BIOFILTER (A2B) TERHADAP PENURUNAN BAHAN PENCEMAR Nurrachma, Alifia Luzza; Prayitno, Prayitno
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 9 No. 4 (2023): December 2023
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v9i4.4211

Abstract

Air limbah yang dihasilkan dari industri gondorukem mengandung bahan - bahan pencemar yang sangat berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan perairan. Upaya yang dilakukan dalam pengolahan air limbah industri gondorukem yaitu dengan mengolahnya dalam suatu Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) menggunakan proses netralisasi dan diikuti proses aerasi dalam bak. Namun sistem pengolahan tersebut masih belum efektif karena belum adanya proses pengoalahan biologi, sedangkan air limbah banyak mengandung bahan-bahan pencemar organik. Salah satu usaha untuk menurunkan bahan bahan pencemar organik pada air limbah industri gondorukem adalah pengolahan air limbah menggunakan  biofilter anaerob-aerob. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh waktu tinggal dan laju alir udara aerasi terhadap penurunan kosentrasi bahan pencemar dalam proses anaerob-aerob biofilter. Percobaan dilakukan dengan cara mengalirkan air limbah terpentin ke dalam reaktor anaerob-aerob biofilter yang berisi bakteri indigeneous anaerob dan aerob. Dengan melakukan perubahan - perubahan terhadap waktu tinggal 2,5 jam dan 3 jam serta laju alir udara aerasi 2,5 L/menit dan 5 L/menit selanjutnya mengukur konsentrasi bahan pencemar (BOD, COD, dan TDS) pada influent dan effluent maka akan diperoleh besarnya penurunan konsentrasinya. Penurunan kadar BOD,COD, dan TDS yang paling efektif yaitu pengolahan air limbah industri gondorukem dengan waktu tinggal 2,5 jam dan laju alir udara aerasi 5 L/menit dapat menurunkan kadar pencermar dengan % penurunan BOD  80,41%, COD 76,23%, dan TDS 50,51%.
STUDI LITERATUR KARAKTERISTIK BRIKET DENGAN PERBEDAAN RASIO CAMPURAN ARANG TEMPURUNG KELAPA DAN BIOMASSA LAINNYA Iswara, Mochammad Agung Indra; Mustain, Asalil; Mufid, Mufid; Prayitno, Prayitno
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 10 No. 1 (2024): March 2024
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v10i1.4466

Abstract

Kebutuhan energi dapat dipenuhi dengan mencari sumber energi alternatif yang efisien dan terbarukan. Briket sebagai sumber energi terbarukan merupakan energi alternatif yang berasal dari sisa bahan organik padat dan mempunyai nilai kalor yang tinggi. Banyaknya penelitian briket dengan berbagai bahan baku biomasa dan berbagai rasio tertentu akan menghasilkan spesifikasi briket yang beragam, oleh karena itu perlu kajian mendalam dengan membandingkan nilai kalor, kadar air dan kadar abu pada masing-masing bahan baku briket terhadap spesifikasi yang sesuai dengan SNI 01-6235-2000. Metodologi yang digunakan adalah dengan melakukan studi literatur yang terdiri atas pengumpulan jurnal dan referensi, melakukan analisis dan pengumpulan data, membuat jurnal ilmiah, menganalisis data, serta menarik kesimpulan dan rekomendasi. Hasil kajian yang diperoleh adalah briket dengan kualitas terbaik dengan campuran arang kelapa dan sabut kelapa dengan nilai kalor 6211 kalori/gram, kadar air 5,39% dan kadar abu 2,86%, sedangkan campuran tempurung kelapa dengan kulit durian memiliki nilai kalor sebesar 6847,31 kalori/gram, nilai kadar air dan abu dibawah 8% dan tempurung kelapa dengan kayu madan memiliki nilai kalor 6425 kalori/gram, nilai kadar air dan abu dibawah 8%. Sehingga disimpulkan briket dengan campuran tempurung kelapa dan sabut kelapa memiliki kadar air dan abu lebih baik namun memiliki nilai kalor lebih rendah dibanding campuran tempurung kelapa dengan kulit durian dan kayu madan.
STUDI PENGOLAHAN AIR BUANGAN IPAL INDUSTRI RUMPUT LAUT MENJADI AIR PROSES Wahyuni, Sri; Prayitno, Prayitno
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 10 No. 1 (2024): March 2024
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v10i1.4919

Abstract

Pada industri pengolah rumput laut menjadi produk Alkali Treated Cottonii Chips (ATCC) akan dihasilkan suatu limbah cair, dimana limbah cair selanjutnya diolah dalam suatu IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) hingga memenuhi baku mutu. Namun demikian, volume air limbah yang sangat besar tersebut belum dilakukan pemanfaatan kembali (reuse), sedangkan kebutuhan air untuk proses produksi sangat besar. Air proses diperoleh dari air tanah melalui proses pengeboran, dimana proses pengeboran air tanah tersebut membutuhkan biaya yang cukup besar. Pengambilan air tanah secara terus menerus juga dapat mengganggu ekosistem air tanah. Tujuan penelitian ini adalah untuk pemanfaatan air buangan (effluent) IPAL menjadi air proses melalui proses adsorpsi dan mikrofiltrasi. Penelitian dilakukan dengan cara mengalirkan air buangan (effluent) IPAL ke dalam kolom adsorpsi yang berisi karbon aktif dan membran filtrasi. Variabel yang digunakan antara lain: berat adsorben 20 kg dan 25 kg dan ukuran mikrofiltrasi 5 μm dan 10 μm. Sedangkan parameter yang diukur adalah pH, turbidity, bau, rasa, warna, besi, mangan dan Total Dissolved Solid (TDS). Hasil percobaan menunjukkan bahwa pada berat adsorben 25 kg, diperoleh penurunan kadar kontaminan sebesar TDS (51,30%), turbidity (81,19%), kesadahan (26,71%), besi terlarut (95,43%), mangan (95,531%), pH 7, tidak berasa, tidak berwarna dan tidak berbau. Sedangkan hasil akhir air olahan effluent IPAL menggunakan media adsorpsi berat 25 kg dan ukuran membrane filtrasi 5 μm diperoleh persen penurunan TDS (26,9%), kesadahan (13,76%), kekeruhan (28,09%), besi (74,98%), mangan (78,16%), tidak berasa, tidak berbau, tidak berwarna, dan pH netral.
PROSES SEEDING DAN AKLIMATISASI AEROB – ANAEROB UNTUK PENGOLAHAN AIR LIMBAH INDUSTRI GONDORUKEM Amalia, Nabila Tasya; Prayitno, Prayitno
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 10 No. 1 (2024): March 2024
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v10i1.4920

Abstract

Air limbah yang dihasilkan oleh industri gondorukem mengandung bahan – bahan organik BOD (Biological Oxygen Demand) dan COD (Chemical Oxygen Demand) yang cukup tinggi sehingga berpotensi menimbulkan pencemaran terhadap lingkungan perairan. Salah satu metode pengolahan air limbah industri gondorukem adalah menggunakan proses biologi (anaerob – aerob) yang melibatkan bakteri anaerob – aerob. Efisiensi pengolahan sangat dipengaruhi oleh jumlah, metabolisme, dan aktivitas dari bakteri tersebut. Selanjutnya metabolisme mikroorganisme sangat ditentukan oleh proses pembenihan (seeding) dan aklimatisasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui laju pertumbuhan mikroorganisme yang terdapat dalam air limbah industri gondorukem. Penelitian dilakukan proses seeding terlebih dahulu yang kemudian dilanjutkan dengan proses aklimatisasi. Sedangkan parameter yang diuji adalah pH, suhu (temperature), dan jumlah mikroorganisme. Hasil penelitian menunjukan bahwa aktivitas mikroorganisme pada aerob telah dapat berkembang biak dengan baik dalam hari ke 14 dengan capaian sebesar 9,1 x 107 dan hari ke 21 sebesar 0,9 x 108. Setelah hari ke 28, aktivitas mikroorganisme menurun mencapai 8,5 x 106. Pada aktivitas mikroorganisme anaerob berkembang baik pada hari ke 28 dengan capaian sebesar 3,1 x 108 lalu menurun di hari ke 35 sebesar 7,7 x 106.
PENGUKURAN DIMENSI SPIRITUALITAS PENDIDIKAN ISLAM PADA GURU MULTIDISIPLIN DI KABUPATEN LAMPUNG TENGAH Prayitno, Prayitno; Andrianto, Dedi; Rohmaniah, Siti; Kurniawan, Wakib; Sari, Siska Difita
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.35507

Abstract

Penelitian komprehensif tentang dimensi spiritualitas tempat kerja secara empiris masih jarang ditemukan. Sudi saat ini mengukur kembali instrumen Islamic Workplace Spirituality Scale (IWSS) dengan basis pendidikan Islam di Indonesia. Data dikumpulkan melalui survei secara cross-sectional dengan pengisian kuesioner online kepada 354 guru. Pengujian validitas dan reliabilitas menggunakan Exploratory dan Confirmatory Factor Analysis dengan bantuan aplikasi SmartPLS 3.0. Studi ini menghasilkan alat pengukuran spiritualitas guru di organisasi Pendidikan Islam dengan 3 dimensi (taqorrub, muroqobah, dan istiqomah) yang tediri dari 10 indikator. Hasil temuan menyatakan bahwa profil guru di Pendidikan Islam memiliki tingkat spiritualitas yang tinggi. Berdasarkan pembahasan, studi saat ini menginisasi pimpinan organisasi pendidikan Islam untuk memperhatikan spiritualitas guru. Hal ini dikarenakan, implikasi dari spiritualitas di tempat kerja mampu mengembangkan sumber daya manusia menuju efektivitas dan efisiensi organisasi. Keterbatasan dari studi ini dapat dilihat dari demografi satu kabupaten di Indonesia, agar lebih global, maka studi perlu diperluas pada tingkat mancanegara.
Kebutuhan Desain Awal Pada Pilot Plant Pengolahan Monasit Menjadi Thorium Oksida (ThO2) Nuri, Hafni Lissa; Prayitno, Prayitno; Jami, Abdul; Pancoko, Marliyadi
EKSPLORIUM Vol. 35 No. 2 (2014): NOVEMBER 2014
Publisher : BRIN Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17146/eksplorium.2014.35.2.2758

Abstract

Data and information collection aimed in order to meetthe needs ofthe initial designfor pilot plantof monazite processing into thorium oxide (ThO2). The content ofthorium inmonaziteis high in Indonesia between 2.9 to 4.1% andrelatively abundantin Bangka Belitung Islands. Thorium can be used as fuel because of its potential is more abundant instead of uranium. Plant of thorium oxide commercially from monazite established starting from pilot plant in order to test laboratory data. Pilot plant design started from initial design, basic design, detailed design, procurement and construction. Preliminary design needs includes data feed and products, a block diagram of the process, a description of the process, the determination of process condition sand type of major appliance has been conducted.
LAYANAN BIMBINGAN KONSELING SEBAGAI UPAYA PEMBENTUKAN KEMANDIRIAN SISWA Sasmita, Heppi; Prayitno, Prayitno; Karneli, Yeni
IJoCE: Indonesian Journal of Counseling and Education Vol. 1 No. 2 (2020): IJoCE : Indonesian Journal Counseling and Education
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan masa remaja membawa anak pada kebutuhan hidup yang lebih beragam dengan tingkat kesulitan yang tinggi sehingga remaja dituntut untuk mampu secara mandiri menentukan pilihan yang diambil. Pencapaian kemandirian pada remaja ini merupakan sesuatu yang tidak mudah, namun merupakan hal yang sangat penting karena masalah remaja dalam bentuk perilaku negatif dan jauh dari kemandirian. Beberapa gejala yang muncul pada anak yang menunjukkan perilaku negatif tersebut adalah adanya ketergantungan disipiln kepada kontrol luar dan bukan niat secara iklas. Kondisi saat ini sangat sulit menemukan kedisiplinan seseorang secara iklas dari hati nurani mereka. Sikap tidak peduli terhadap lingkungan hidup baik lingkungan fisik maupun sosial yang tidak terkendali. Sikap hidup yang cenderung mematuhi dan menghormati orang lain bukan karena kemanusiaan namun karena ada atribut dibelakangnya. Oleh sebab itu pentingnya kemandirian pada remaja didasarkan pada pertimbangan bahwa pencapaian kemandirian merupakan dasar menjadi oarang dewasa yang sempurna. Maka oleh sebab itu ketidakmandirian pada remaja perlu mendapatkan penanganan khusus sehingga kemandirian dapat ditingkatkan, melalui layanan konseling
Co-Authors A. Muri Yusuf A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Jami ABDUL MANAF Afrillia, Ellysa Rahma Agnes C Davinchi, Agnes C Agus Basukesti, Agus Agustin, Faadhilah Agustina, Nabilah Fauziah Agustiningsih, Rini Aji, Yuangga AL-FAIZI, M. Al-Kamel, Mujib Alrahman Almaidah Rs., St. Nur Amalia, Nabila Tasya Aminuddin Rizal, Aminuddin Amir Syamsudin Amron Amron, Amron Anas Anas, Anas Anatasya, Anatasya Anif, Anif Annisa Tsamrotul Fuadah, Puteri Annisa, Fitri Any Setyaningsih, Any Ardhana, Naufal Reky Ardiansyah, Septian Dicky Arief Rahmatulloh Arifiyanti, Nurul Arleiny, Arleiny Arrayyan, Ahmad Zaki Asalil Mustain B Subarjo, B Bambang Priyono Basuki , Bryliani, Fadya Haya Budi Murtiyasa Chairunnisa, Nabila Chen, Hsing-Chung Christiana Maria Herry Purwanti, Christiana Maria Herry Dattadewi Purwantini Dedi Andrianto Dewajani, Heny Dina Sukma Dwi Ningsih, Dwi Dwi Wahini Nurhajati, Dwi Wahini EA Rimbawanto, EA Eka Putra, Herman Estu Eka Sapti Cahyaningrum Eko Naryono Emiliana Kasmudjiastuti, Emiliana Endro Kismolo, Endro Fadhilah, Alya Nur Fadhli, Alfi Fahriah, Sirli Fanani, Fanisia Salsyabila Faniansyah, Adias Faris Nofandi Febrianto, Firman Fikri, Dimas R. A. Fitriana Tjiptasari Fitriyani, Rizki Putri Fitriyanti, Dini Fuadah, Puteri Annisa Tsamrotul Gunawan, Lieptiono Hadi Musthofa, Hadi Hadi Saroso Hafni Lissa Nuri Hafsah, Diana S. Hafsah, Diana Sayyidah Halim, Amran Handari, Herdianty Kusuma Hanum, Muthia Happy Lumbantobing, Happy Hardiyanti, Widya Dwi Hardjono Hardjono, Hardjono Haren, Hassan Ishag Hassan Hariyanto, Budi Hariyanto, Budi Hariyanto Harun Harun Heppi Sasmita Herman Nirwana Herminiwati Herminiwati, Herminiwati Hesti Hesti I Irawan, I Ibrahim, Muhammad Yasser Ida Mariati Hutabarat Ifrohayati, Ifrohayati Imanto, Frenki Irianto, Petrus Iryouw, Veronika Ismoyowati Isra, Fauzi Iswara, Mochammad Agung Indra Iswarayudha, Andik Jaka Susila Jamaris Jamaris Jaya, Yahya Jaya, Yahya Johana A. Rombang, Johana A. Joko Pamungkas Juliana Waromi, Juliana Karneli, Yenni Kartika, Vinda Setya Khalimatus Sa'diyah Kuntardjo, Samuel Beta Kuntarjo, Samuel Beta Kurnianingsih Kurnianingsih, Kurnianingsih Kusdianto, Kusdianto Kusuma, Rieza Mahendra Kusumaningtyas, Mei Lavindi, Eri Eli Lesmana, Lia Lie, Raudhatul Hasanah Luchis Rubianto3 Lusiani, Cucuk Evi M. Pancoko M. Y. Sumaryadi Maharani, Oktaviana Mahardhika, Dimas Kembara Mahben Jalil Mardiyono Mardiyono Maria Y.M.A. Sumakud Markamah, Markamah Marliyadi Pancoko Matondang, Anas Monandar Mega Fatimah Rosana Mita Prastika, Mita Mochamad Mufti Moejiono Moejiono Moh Djaeni mufid mufid Muflihah, Uun Muhammad Anif MUHAMMAD SHOLEH Muhibbin, Muhibbin Mukhlis, Syaiful Mukhlis, Syaiful Mukhlis Mulyani, Indah Muji Muthmainah Muthmainah Muthmainah Mutmainnah Mutmainnah Nariswana, Rucirasatti Nelva Rolina Netrawati, Netrawati Nono Carsono Nur Cholimah Nur Hayati Nur Khoirani, Alfina Nur Wachid Sahadi, Nur Wachid Nur Widiastuti Nurfarida Deliani Nuria, Aghna Nurrachma, Alifia Luzza Nurseno Bayu Aji, Nurseno Bayu Paniklan, Vastu Kayhan Sang Pernanda, Suko Tyas Prasetya, Desta Enggar Dwi Prasetyo Kusumo, Mahendro Pratama, Sakca Garda Prayogo, Imam Profiyanti Hermien Suharti Puji Ediari Suryaningsih, Puji Ediari Putra, Karisma Putri, Atma Gusti Amanda Putri, Eka Emiliana Putri, Priskila O. R Pratiwi, R Rahkman, Rizqi Aini Rahmadani, Riyan Rahmadhani, Nurindah Rahmat Hidayat Rahmawati, Hawa Yaumi Rahmiati Rahmiati Rani Raharjanti Rezmelia Sari Ridantami, Vemi Rina Sofiana, Rina Rina Wulandari Rizal Isnanto, Rizal Rohmaniah, Siti Romanda Annas Amrullah Ronilaya, Ferdian Rucita Ramadhana S Zubaidah, S S.N.O. Suwandyastuti Safitri, Zulfa Samsu Wasito Sandra Santosa Santi Novani Santika Sari Santosa, Naufal Adli Santoso, Kuwat Saputra, Muhammad Ghufron Eka Saputri, Sisca Meidina Saputri, Sisca Meidina Sari, Siska Difita Sensih, Dinda Gusti Sih Darmi Astuti siti zubaedah Sofyan karani, Sofyan Sri bandi, Sri Sri Budiasih, Sri Sri Rulianah, Sri Sri Sutyasmi, Sri Sri Wahyuni Sri Waskito, Sri Sudaryanti Sudaryanti Sugihartono Sugihartono Sulha, Balgis Suliestiyah Wiryodiningrat Sulistio, Any Sunardi Sunardi Suprapto Suprapto Sutama SUTRISNO Sutrisno, Sutrisno Syafitri, SIti Balqis Syarif Maulidin T Hartati, T T Hartatik, T Thomas Tukirin, Thomas Titik Purwati Widowati, Titik Purwati Tri Kurniati, Meutea Tri Raharjo Yudantoro Triyono, Liliek Utomo, Dian Purbo W Manalu Wahono Wahono Wahyu Sulistiyo Wakib Kurniawan Wicaksana, Darma Widyastuti, Ervina Dewi Wijayanti Putri, Aprillia Wiktasari Wiktasari, Wiktasari WT Artama, WT Yanti, Nurma Yanwari, M. Irwan Yanwari, Muhammad Irwan Yeni Karneli Yudantoro, Tri Yuliani Indrianingsih Yunia, Yessy Prisca Z. Mawardi Effendi Z., Dini Arina Fasa Zahroh, Nur Alfiatuz Zakiyyah, Dini A. F. Zulaihatun, Umi