p-Index From 2021 - 2026
8.641
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL PENELITIAN ILMU PENDIDIKAN Agrikultura Konselor Jurnal INSANIA Urania Jurnal Ilmiah Daur Bahan Bakar Nuklir Dentika Dental Journal Jurnal Bahan Alam Terbarukan Widyagogik : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Wahana Didaktika JURNAL AGROTEKNOLOGI Majalah Kulit, Karet, dan Plastik IJIBE (International Journal of Islamic Business Ethics) Eksplorium : Buletin Pusat Pengembangan Bahan Galian Nuklir Jurnal Pendidikan Usia Dini Jurnal Kependidikan Orbith : Majalah Ilmiah Pengembangan Rekayasa dan Sosial Kopasta: Jurnal Program Studi Bimbingan Konseling JOIV : International Journal on Informatics Visualization QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Animal Production : Indonesian Journal of Animal Production Sumatra Journal of Disaster, Geography and Geography Education Jurnal Organisasi Dan Manajemen DIKLUS: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Compiler Cakrawala Dini : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Aulad : Journal on Early Childhood ENLIGHTEN (Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam) J-Dinamika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Jurnal Warna : Pendidikan dan Pembelajaran Anak Usia Dini Distilat: Jurnal Teknologi Separasi Journal of Informatics, Information System, Software Engineering and Applications (INISTA) Jurnal Teknik Informatika (JUTIF) MURHUM : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vocational : Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Abditeknika - Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat International Journal of Social Service and Research Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah Indonesian Journal of Multidisciplinary Science Society: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis Indonesia INJURITY: Journal of Interdisciplinary Studies Digital Business Tren Bisnis Masa Depan Indonesian Research Journal on Education Priviet Social Sciences Journal Jurnal Pengembangan Potensi Laboratorium Central Community Development Journal Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pendidikan Anak Jurnal Pendidikan Progresif Eksplorium : Buletin Pusat Pengembangan Bahan Galian Nuklir IJoCE: Indonesian Journal of Counseling and Education
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH RASIO STARTER TERHADAP SUBSTRAT DALAM PRODUKSI BIOGAS Hafsah, Diana Sayyidah; Z., Dini Arina Fasa; Prayitno, Prayitno
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 5 No. 2 (2019): August 2019
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v5i2.14

Abstract

Limbah cair tahu merupakan limbah yang memiliki kandungan bahan organik yang cukup tinggi. Jika langsung dibuang tanpa pengolahan limbah terlebih dahulu akan menyebabkan pencemaran lingkungan, maka dengan pemanfaatan limbah cair tahu sebagai bahan baku produksi biogas untuk mengurangi pencemaran lingkungan. Produksi biogas dari limbah cair tahu di proses secara fermentasi selama 25 hari dengan bantuan bakteri metanogenik yang berasal dari kotoran sapi menggunakan reaktor UASB dengan kapasitas ± 20 liter. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh rasio volume starter kotoran sapi dengan volume limbah cair tahu terhadap produksi biogas yang dihasilkan. Rasio tersebut berdasarkan perbandingan volume dengan variasi 2:10, 4:10 dan 6:10. Selanjutnya campuran tersebut dimasukkan ke dalam reaktor. Hasil karakteritik limbah cair tahu menggunakan metode botol winkle menunjukkan kandungan BOD sebesar 2.905,2 mg/l. Pengamatan terhadap produksi biogas dilakukan dengan melihat volume biogas setiap 5 hari serta melihat kandungan gas metana (CH4) menggunakan multi gas monitor AS8900. Kondisi operasi terbaik diperoleh pada rasio volume starter kotoran sapi dengan volume limbah cair tahu 4:10 (R2) dengan volume biogas yang dihasilkan sebesar 666 ml. Volume gas metana yang terbaik diperoleh dari rasio 6:10 (R3) dengan volume sebesar 0,7 ml.
PENGARUH LAJU ALIR AERASI DAN PENAMBAHAN HCL TERHADAP PENURUNAN KADAR KLOR Putri, Priskila O.; Faniansyah, Adias; Prayitno, Prayitno
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 5 No. 2 (2019): August 2019
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v5i2.39

Abstract

Pada industri pengolahan rumput laut, untuk memenuhi produk rumput laut yang bebas bakteri maka dalam proses perendaman digunakan kaporit, sehingga limbah yang dihasilkan mengandung klor dengan kadar tinggi yang apabila dibuang akan mencemari lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menurunkan kadar klor dalam limbah cair industri pengolahan rumput laut melalui proses aerasi dan penambahan HCL. Penelitian ini dilakukan dengan beberapa tahapan, yaitu mula-mula air limbah diaerasi dengan variabel laju alir yang telah ditentukan yaitu 0 l/min, 1 l/min, 1,5 l/min, 2 l/min dan 2,5 l/min selama 20 menit kemudian air limbah diberi penambahan HCl sebesar 0 %, 1%, 2%, 3 % dan 4%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju alir aerasi dan penambahan % HCl dapat mempengaruhi penurunan klor dimana pada aerasi sebesar 2,5 l/min dan penambahan HCl 4% dapat menurunkan kadar klor aktif sebesar 99,4%.
PENGARUH SUHU PEMANASAN DAN PENAMBAHAN AMONIA TERHADAP PENURUNAN KADAR KLOR Faniansyah, Adias; Putri, Priskila O.; Prayitno, Prayitno
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 5 No. 2 (2019): August 2019
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v5i2.41

Abstract

Pada industri pengolahan rumput laut digunakan kaporit untuk penghilangan bakteri pada proses perendaman, sehingga limbah yang dihasilkan mengandung klor dengan kadar tinggi yang apabila dibuang akan mencemari lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menurunkan kadar klor dalam limbah cair industri pengolahan rumput laut melalui proses pemanasan dan penambahan amonia ke dalam limbah cair industri pengolahan rumput laut. Penelitian ini dilakukan dengan beberapa tahapan, yaitu mula-mula air limbah dipanaskan dengan variabel suhu yaitu 28°C, 30°C, 35°C dan 40°C kemudian air limbah diberi penambahan amonia dengan variabel % penambahan sebesar 1%, 2%, 3 % dan 4%. Pada penelitian ini dapat diambil kesimpulan semakin tinggi suhu dan semakin besar penambahan % amonia maka semakin besar % penurunan kadar klor aktif dimana % penurunan klor aktif maksimal sebesar 98,6% yang dicapai pada suhu 40°C dengan % penambahan amonia sebesar 4%. Pada penelitian ini diambil kesimpulan bahwa semakin tinggi suhu dan semakin besar konsentrasi amonia yang ditambahkan maka semakin sedikit klor yang tersisa dalam limbah.
PENGARUH WAKTU PENGAMBILAN STARTER TERHADAP PRODUKSI BIOGAS Zakiyyah, Dini A. F.; Hafsah, Diana S.; Prayitno, Prayitno
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 5 No. 2 (2019): August 2019
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v5i2.22

Abstract

Ketersediaan bahan bakar fosil saat ini semakin menipis, sedangkan kebutuhannya terus meningkat. Salah satu sumber energi alternatif yang potensial adalah biogas. Biogas adalah gas mudah terbakar yang dihasilkan dari proses fermentasi bahan-bahan organik oleh bakteri anaerob. Bahan organik yang digunakan berasal dari limbah cair tahu sedangkan bakteri anaerob berasal dari kotoran sapi. Limbah cair tahu dicampur dengan kotoran sapi yang memiliki variasi waktu pengambilan setelah keluar dari lubang keluaran sapi yaitu setelah 1 hari, 7 hari, dan 14 hari. Limbah cair tahu dan kotoran sapi difermentasi selama 25 hari dalam reaktor UASB dengan kapasitas 20 L. Tujuan dari penelitian ini yaitu mempelajari pengaruh waktu pengambilan starter terhadap produksi biogas yang dihasilkan. Hasil biogas yang maksimal diperoleh dari kotoran sapi dengan waktu pengambilan 1 hari dengan volume yang dihasilkan yaitu sebesar 1057 ml.
PENGARUH KONSENTRASI UMPAN TERHADAP PERSENTASE PENURUNAN KONSENTRASI BAHAN PENCEMAR AIR LIMBAH INDUSTRI TEPUNG TAPIOKA MENGGUNAKAN PROSES ANAEROBIC FIXED FILM BIOFILTER (AF2B) Zahroh, Nur Alfiatuz; Prayitno, Prayitno
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 6 No. 2 (2020): August 2020
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v6i2.118

Abstract

Limbah cair industri tepung tapioka berasal dari proses pencucian bahan baku serta pengendapan pati, dimana limbah cair ini masih banyak mengandung bahan-bahan organik yang cukup tinggi sehingga berpotensi menimbulkan pencemaran terhadap lingkungan perairan (sungai) yang berupa bau busuk, warna hitam, dan kematian ikan dan menurunnya kualitas air sungai. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi BOD umpan terhadap penurunan konsentrasi BOD, COD, dan TSS dalam air limbah industri tepung tapioka menggunakan proses anaerobic fixed film biofilter yang bekerja secara kontinyu. Media biofilter yang digunakan adalah media sarang tawon. Variabel yang digunakan pada percobaan ini adalah konsentrasi BOD umpan sebesar 813,089 mg/l, dan 2439,1056 mg/L serta waktu tinggal 2 hari. Parameter yang diuji dalam penelitian ini antara lain: BOD, COD, dan TSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada konsentrasi BOD umpan sebesar 813,089 mg/l terjadi penurunan maksimal konsentrasi BOD, COD dan TSS masing – masing sebesar 90%, 17%, dan 75%.
LIMBAH TAPIOKA UNTUK PRODUKSI BIOGAS: ALTERNATIF PENGOLAHAN DAN PENGARUH KONSENTRASI SUBSTRAT Sensih, Dinda Gusti; Prayitno, Prayitno
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 6 No. 2 (2020): August 2020
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v6i2.158

Abstract

Limbah cair industri tepung tapioka mengandung bahan-bahan organik dengan kosentrasi yang tinggi yaitu COD sekitar 7.000 - 30.000 mg/L dan BOD sekitar 3000-6000 mg/L sehingga memiliki potensi untuk digunakan sebagai bahan baku pembuatan biogas. Dengan menggunakan fermentasi secara anaerobik di dalam reaktor (digester), limbah cair industri tapioka mengalami proses dekomposisi menjadi biogas oleh mikroorganisme anaerob. Beberapa teknologi pengolahan limbah cair tapioka menjadi biogas antara lain, digester sistem batch, covered lagoon anaerobic reactor (CoLAR), Continuous Stirred Tank Reactor (CSTR), CSTR dengan Resirkulasi Padatan, Plug Flow Reactor, FBR (Fixed Bed Reactor), Expanded Bed Digester, dan UASB (Upflow Anaerobic Sludge Blanket). Untuk meningkatkan efisiensi pengolahan terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi, antara lain: pemilihan starter, konsentrasi awal substrat, suhu operasi, tingkat keasaman (pH) dan rasio perbandingan C/N. Beberapa studi menunjukkan bahwa semakin tinggi konsentrasi awal substrat maka semakin tinggi kualitas dan kuantitas biogas yang dihasilkan. Berdasarkan hasil kajian menunjukkan bahwa metode covered lagoon anaerobic reactor (CoLAR) memiliki efektifitas yang tinggi untuk menghasilkan biogas dari limbah tapioka. Pada konsentrasi awal substrat sebesar 9.011 mg/L mampu menghasilkan biogas mencapai 485,4 m3 /hari.
PENENTUAN JUMLAH PANAS DAN AIR PENDINGIN PADA CONDENSOR DI PLTU TANJUNG AWAR – AWAR Rahmadhani, Nurindah; Prayitno, Prayitno; Aji, Yuangga
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 6 No. 2 (2020): August 2020
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v6i2.97

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tanjung Awar – Awar merupakan pembangkit listrik yang menghasilkan listrik sebesar 2x350 MW dengan menggunakan uap yang berasal dari boiler dan air laut sebagai umpannya. Uap yang dihasilkan digunakan sebagai penggerak turbin, dimana uap berasal dari air laut yang diolah menjadi air demin pada unit pengolahan air (water treatment unit) hingga memenuhi baku mutunya. Air demin dipompakan masuk kedalam boiler hingga menghasilkan uap untuk menggerakkan turbin. Uap sisa penggerakan turbin mengalami penurunan tekanan dan temperatur dan masuk kedalam kondensor untuk terjadi kondensasi berubah fase dari uap menjadi cair. Alat perpindahan panas (kondensor) yang digunakan PLTU memiliki tipe Shell and Tube Heat Exchanger. Pada kondensor dialirkan air pendingin yang berasal dari air laut melalui area CWP. Kondisi kondensor pada PLTU menunjukkan bahwa jumlah air pendingin yang masuk harus lebih besar dari steam apabila berkurang berdampak pada daya listrik yang dihasilkan dan menyebabkan unit trip. Penelitian bertujuan untuk mengetahui jumlah panas yang diserap dan jumlah air pendingin yang digunakan pada kondensor di PLTU Tanjung Awar – Awar. Besarnya panas yang diserap dan air pendingin yang dibutuhkan kondensor ditentukan dengan metode perhitungan luas perpindahan panas dan berdasarkan data hasil pengukuran langsung dari besarnya suhu dan flowrate yang ada dibagian inlet dan outlet pada kondensor. Hasil perhitungan didapatkan panas maksimum yang diserap oleh kondensor sebesar 21.794.520 Kj/Jam, sedangkan air pendingin yang dibutuhkan sebanyak kebutuhan 869.124,754 Kg/Jam.
EVALUASI KINERJA INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH (IPAL) DI PPSDM MIGAS CEPU Paniklan, Vastu Kayhan Sang; Ardiansyah, Septian Dicky; Prayitno, Prayitno; Kusuma, Rieza Mahendra
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 8 No. 1 (2022): March 2022
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v8i1.311

Abstract

Salah satu IPAL yang berada di PPSDM Migas Cepu yaitu berupa unit American Petroleum Institue (API) dan Corrugated Plate Interceptor (CPI) merupakan alat pengolah limbah cair yang proses kerjanya yaitu pemisahan berdasarkan berat jenis. IPAL tersebut sudah beroperasi sejak tahun 1897. Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana kinerja dari unit API dan CPI, efektifitasnya dalam mengolah limbah cair yang berada di PPSDM Migas Cepu dengan cara mengguji parameter yaitu BOD, COD dan amonia pada air limbah di bagian influent dan effluent dari API dan CPI. Hasil penelitian pada outlet API 2 mengalami penurunan dan masih dalam ambang batas baku mutu yang ditetapkan dan penurunan setiap parameter Amonia 10%, BOD 30% dan COD 10%.
PENGARUH WAKTU TINGAL DAN LAJU UDARA AERASI PADA PENGOLAHAN AIR LIMBAH INDUSTRI GONDORUKEM MENGGUNAKAN PROSES ANAEROBIK AEROBIK BIOFILTER (A2B) TERHADAP PENURUNAN BAHAN PENCEMAR Nurrachma, Alifia Luzza; Prayitno, Prayitno
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 9 No. 4 (2023): December 2023
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v9i4.4211

Abstract

Air limbah yang dihasilkan dari industri gondorukem mengandung bahan - bahan pencemar yang sangat berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan perairan. Upaya yang dilakukan dalam pengolahan air limbah industri gondorukem yaitu dengan mengolahnya dalam suatu Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) menggunakan proses netralisasi dan diikuti proses aerasi dalam bak. Namun sistem pengolahan tersebut masih belum efektif karena belum adanya proses pengoalahan biologi, sedangkan air limbah banyak mengandung bahan-bahan pencemar organik. Salah satu usaha untuk menurunkan bahan bahan pencemar organik pada air limbah industri gondorukem adalah pengolahan air limbah menggunakan  biofilter anaerob-aerob. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh waktu tinggal dan laju alir udara aerasi terhadap penurunan kosentrasi bahan pencemar dalam proses anaerob-aerob biofilter. Percobaan dilakukan dengan cara mengalirkan air limbah terpentin ke dalam reaktor anaerob-aerob biofilter yang berisi bakteri indigeneous anaerob dan aerob. Dengan melakukan perubahan - perubahan terhadap waktu tinggal 2,5 jam dan 3 jam serta laju alir udara aerasi 2,5 L/menit dan 5 L/menit selanjutnya mengukur konsentrasi bahan pencemar (BOD, COD, dan TDS) pada influent dan effluent maka akan diperoleh besarnya penurunan konsentrasinya. Penurunan kadar BOD,COD, dan TDS yang paling efektif yaitu pengolahan air limbah industri gondorukem dengan waktu tinggal 2,5 jam dan laju alir udara aerasi 5 L/menit dapat menurunkan kadar pencermar dengan % penurunan BOD  80,41%, COD 76,23%, dan TDS 50,51%.
STUDI LITERATUR KARAKTERISTIK BRIKET DENGAN PERBEDAAN RASIO CAMPURAN ARANG TEMPURUNG KELAPA DAN BIOMASSA LAINNYA Iswara, Mochammad Agung Indra; Mustain, Asalil; Mufid, Mufid; Prayitno, Prayitno
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 10 No. 1 (2024): March 2024
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v10i1.4466

Abstract

Kebutuhan energi dapat dipenuhi dengan mencari sumber energi alternatif yang efisien dan terbarukan. Briket sebagai sumber energi terbarukan merupakan energi alternatif yang berasal dari sisa bahan organik padat dan mempunyai nilai kalor yang tinggi. Banyaknya penelitian briket dengan berbagai bahan baku biomasa dan berbagai rasio tertentu akan menghasilkan spesifikasi briket yang beragam, oleh karena itu perlu kajian mendalam dengan membandingkan nilai kalor, kadar air dan kadar abu pada masing-masing bahan baku briket terhadap spesifikasi yang sesuai dengan SNI 01-6235-2000. Metodologi yang digunakan adalah dengan melakukan studi literatur yang terdiri atas pengumpulan jurnal dan referensi, melakukan analisis dan pengumpulan data, membuat jurnal ilmiah, menganalisis data, serta menarik kesimpulan dan rekomendasi. Hasil kajian yang diperoleh adalah briket dengan kualitas terbaik dengan campuran arang kelapa dan sabut kelapa dengan nilai kalor 6211 kalori/gram, kadar air 5,39% dan kadar abu 2,86%, sedangkan campuran tempurung kelapa dengan kulit durian memiliki nilai kalor sebesar 6847,31 kalori/gram, nilai kadar air dan abu dibawah 8% dan tempurung kelapa dengan kayu madan memiliki nilai kalor 6425 kalori/gram, nilai kadar air dan abu dibawah 8%. Sehingga disimpulkan briket dengan campuran tempurung kelapa dan sabut kelapa memiliki kadar air dan abu lebih baik namun memiliki nilai kalor lebih rendah dibanding campuran tempurung kelapa dengan kulit durian dan kayu madan.
Co-Authors A. Muri Yusuf A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Jami ABDUL MANAF Afrillia, Ellysa Rahma Agnes C Davinchi, Agnes C Agus Basukesti, Agus Agustin, Faadhilah Agustina, Nabilah Fauziah Agustiningsih, Rini Aji, Yuangga AL-FAIZI, M. Al-Kamel, Mujib Alrahman Almaidah Rs., St. Nur Amalia, Nabila Tasya Amir Syamsudin Anas Anas, Anas Anatasya, Anatasya Anif, Anif Annisa Tsamrotul Fuadah, Puteri Annisa, Fitri Any Setyaningsih, Any Ardhana, Naufal Reky Ardiansyah, Septian Dicky Arief Rahmatulloh Arifiyanti, Nurul Arleiny, Arleiny Arrayyan, Ahmad Zaki Asalil Mustain Astuti, Fina Andika Frida B Subarjo, B Bambang Priyono Basuki , Bryliani, Fadya Haya Budi Murtiyasa Chairunnisa, Nabila Chen, Hsing-Chung Christiana Maria Herry Purwanti, Christiana Maria Herry Dattadewi Purwantini Dedi Andrianto Dewajani, Heny Diana Rachmawati Dina Sukma Dwi Ningsih, Dwi Dwi Wahini Nurhajati, Dwi Wahini EA Rimbawanto, EA Eka Putra, Herman Estu Eka Sapti Cahyaningrum Ekasari, Silvia Rahmi Eko Naryono Emiliana Kasmudjiastuti, Emiliana Endro Kismolo, Endro Fadhilah, Alya Nur Fadhli, Alfi Fahriah, Sirli Fanani, Fanisia Salsyabila Faniansyah, Adias Faris Nofandi Febrianto, Firman Fikri, Dimas R. A. Fitriana Tjiptasari Fitriyani, Rizki Putri Fitriyanti, Dini Fuadah, Puteri Annisa Tsamrotul Gunawan, Lieptiono Hadi Musthofa, Hadi Hadi Saroso Hafni Lissa Nuri Hafsah, Diana S. Hafsah, Diana Sayyidah Halim, Amran Hanum, Muthia Hardiyanti, Widya Dwi Hardjono Hardjono, Hardjono Haren, Hassan Ishag Hassan Hariyanto, Budi Hariyanto, Budi Hariyanto Harun Harun Heppi Sasmita Herman Nirwana Herminiwati Herminiwati, Herminiwati Hesti Hesti Hidayatinnisa, Nurul I Irawan, I Ibrahim, Muhammad Yasser Ifrohayati, Ifrohayati Imanto, Frenki Iryouw, Veronika Ismoyowati Isra, Fauzi Iswara, Mochammad Agung Indra Iswarayudha, Andik Jamaris Jamaris Jaya, Yahya Jaya, Yahya Johana A. Rombang, Johana A. Joko Pamungkas Karneli, Yenni Kartika, Vinda Setya Khalimatus Sa'diyah Kuntardjo, Samuel Beta Kuntarjo, Samuel Beta Kurnianingsih Kurnianingsih, Kurnianingsih Kusuma, Rieza Mahendra Lavindi, Eri Eli Lesmana, Lia Lie, Raudhatul Hasanah Luchis Rubianto3 Lusiani, Cucuk Evi M. Pancoko M. Y. Sumaryadi Maharani, Oktaviana Mahardhika, Dimas Kembara Mahben Jalil Mahmudah, Mira Mardiyono Mardiyono Maria Y.M.A. Sumakud Markamah, Markamah Marliyadi Pancoko Matondang, Anas Monandar Mita Prastika, Mita Mochamad Mufti Moejiono Moejiono Moh Djaeni mufid mufid Muflihah, Uun Muhammad Anif MUHAMMAD SHOLEH Muhibbin, Muhibbin Mukhlis, Syaiful Mukhlis, Syaiful Mukhlis Mulyani, Indah Muji Muthmainah Muthmainah Muthmainah Mutmainnah Mutmainnah Nariswana, Rucirasatti Nelva Rolina Netrawati, Netrawati Nono Carsono Nur Cholimah Nur Hayati Nur Khoirani, Alfina Nur Wachid Sahadi, Nur Wachid Nur Widiastuti Nurfarida Deliani Nuria, Aghna Nurrachma, Alifia Luzza Nurseno Bayu Aji, Nurseno Bayu Paniklan, Vastu Kayhan Sang Prasetya, Desta Enggar Dwi Prasetyo Kusumo, Mahendro Pratama, Sakca Garda Prayogo, Imam Profiyanti Hermien Suharti Puji Ediari Suryaningsih, Puji Ediari Putra, Karisma Putri, Atma Gusti Amanda Putri, Eka Emiliana Putri, Priskila O. R Pratiwi, R R. Jaka Susila, R. Jaka Rahkman, Rizqi Aini Rahmadani, Riyan Rahmadhani, Nurindah Rahmat Hidayat Rahmawati, Hawa Yaumi Rahmiati Rahmiati Rani Raharjanti Rezmelia Sari Ridantami, Vemi Rina Sofiana, Rina Rina Wulandari Rizal Isnanto, Rizal Rohmaniah, Siti Romanda Annas Amrullah Ronilaya, Ferdian Rucita Ramadhana Rulianah , Sri S Zubaidah, S S.N.O. Suwandyastuti Safitri, Zulfa Samsu Wasito Sandra Santosa Sanjaya , Sudin Santi Novani Santika Sari Santosa, Naufal Adli Santoso, Kuwat Sapitri, Mar’ah Saputra, Muhammad Ghufron Eka Saputri, Sisca Meidina Saputri, Sisca Meidina Sari, Siska Difita Sensih, Dinda Gusti siti zubaedah Sofyan karani, Sofyan Sri bandi, Sri Sri Budiasih, Sri Sri Rulianah, Sri Sri Sutyasmi, Sri Sri Wahyuni Sri Waskito, Sri Subagyo Subagyo Sudaryanti Sudaryanti Sugihartono Sugihartono Sulha, Balgis Suliestiyah Wiryodiningrat Sulistio, Any Suprapto Suprapto Susilo , Sugeng Hadi Sutama SUTRISNO Sutrisno, Sutrisno Syafitri, SIti Balqis Syarif Maulidin T Hartati, T T Hartatik, T Thomas Tukirin, Thomas Titik Purwati Widowati, Titik Purwati Tri Kurniati, Meutea Tri Raharjo Yudantoro Triyono, Liliek Utomo, Dian Purbo W Manalu Wahono Wahono Wahyu Sulistiyo Wakib Kurniawan Wicaksana, Darma Widyastuti, Ervina Dewi Wijayanti Putri, Aprillia Wiktasari Wiktasari, Wiktasari WT Artama, WT Yanti, Nurma Yanwari, M. Irwan Yanwari, Muhammad Irwan Yeni Karneli Yudantoro, Tri Yuliani Indrianingsih Yunia, Yessy Prisca Z. Mawardi Effendi Z., Dini Arina Fasa Zahroh, Nur Alfiatuz Zakiyyah, Dini A. F.