Articles
Implementasi Metode Matching Card Game Dalam Pembelajaran Akidah Akhlak Pada Siswa Madrasah Ibtidaiyah
Nurul Izzah;
Rofiah, Siti;
Sri Widayati
Millatuna: Jurnal Studi Islam Vol. 2 No. 03 (2025): Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33752/mjsi.v2i03.8779
Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi metode matching card game dalam pembelajaran Akidah Akhlak pada siswa Madrasah Ibtidaiyah. Metode ini diterapkan sebagai strategi pembelajaran aktif untuk meningkatkan pemahaman siswa pada konsep-konsep akidah dan nilai-nilai akhlak melalui permainan yang interaktif dan menyenagkan. Penelitian ini menggunakam pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV yang berjumlah 21 orang. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi pembelajaran. Analisa data menggunakan analisis interaktif dengan tiga tahapan yakni reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode matching card game dapat meningkatkan partisipasi siswa dalam pembelajaran Akidah Akhlak. Siswa lebih termotivasi untuk memahami materi karena permainan ini mendorong mereka berpikir kritis dan bekerja sama dalam menyelesaikan tugas. Selain itu, metode ini juga membantu dalam membangun keterampilan sosial dan menanamkan nilai-nilai moral secara lebih efektif dibandingkan dengan metode konvensional. Kendala yang dihadapi dalam implementasi metode ini meliputi kesiapan guru dalam mendesain materi permainan dan keterbatasan waktu dalam pelaksanannya.
Connecting Educators' Insights on Early Literacy with Music in Early Childhood
Simatupang, Nurhenti Dorlina;
Kartika Rinakit Ade;
Sri Widayati;
Dewi Komalasari;
Muhammad Reza
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 12 No. 3 (2024): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v12i3.85195
The low literacy rate in Indonesia requires more effective teaching methods, music as an interesting media can be a solution to address this problem. This research investigates the relationship between teachers' perceptions of music and early childhood literacy. Employing a quantitative approach with a correlational method, the study involves 1,096 early childhood education (PAUD) teachers in Banyuwangi Regency as both the subject and object of the research. Using a saturated sampling technique, the entire population of 1,096 PAUD teachers was included as the sample. Data were collected through questionnaires, which included instruments designed to measure teachers' perceptions of music and their impact on early childhood literacy. Pearson correlation analysis was utilized to analyze the data, revealing a significance value of 0.000 and a Pearson Correlation coefficient of 0.630. These results indicate a strong positive relationship between teachers' perceptions of music and early childhood literacy. The findings suggest that teachers with favorable perceptions of music are more likely to incorporate music into their teaching practices, thereby contributing to improved literacy skills among children. The latest information in this study has implications for the need to increase the integration of music as a learning medium in early childhood education (PAUD).
Inovasi Bahan Pangan Lokal Untuk Memenuhi Kebutuhan Gizi Seimbang
SriKuning, dewi;
Meilasari, Venty;
Widayati, Sri;
Vhantoria, Fhela;
Muinah;
Sartipa, Dewi
Pengabdian Kepada Masyarakat Cendekia Vol. 4 No. 1 (2025): Pengabdian Kepada Masyarakat Cendekia
Publisher : Sentra Kekayaan Intelektual dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47637/pkmcendekia.v4i1.1973
This activity was carried out in Sawojajar Village for Aisyiyah and the surrounding community which was attended by 29 peoples. This activity focuses on innovation in local food ingredients to support optimal nutrition and prevent stunting. The aim of this program is to develop innovation in utilizing local food resources, namely cassava and corn. With this outreach, the local community can utilize local food ingredients to meet their needs for balanced nutrition and can also increase the community's knowledge and abilities regarding balanced nutrition which can be obtained from local food which is abundant in the area around Sawojajar Village. Kegiatan Pengabdian pada masyarakat ini dilakukan di Desa Sawojajar pada Kader Aisyiyah dan masyarakat sekitar yang telah dihadiri sebanyak 29 orang. Kegiatan ini berfokus pada inovasi bahan pangan lokal untuk mendukung gizi optimal dan pencegahan stunting. Tujuan program ini adalah mengembangkan inovasi dalam pemanfaatkan sumber daya pangan local yaitu dari bahan singkong dan jagung. Dengan sosialisasi ini masyarakat sekitar dapat memanfaatkan bahan pangan lokal untuk memenuhi kebutuhan gisi seimbang dan dapat juga meningkatkan pengetahuan dan kemampuan masyarakat tentang gizi seimbang yang biasa di dapat dari pangan lokal yang banyak berada di wilayah sekitar Desa Sawojajar.
Kegiatan Melipat Kertas Lipat Bermotif untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak
Widayati, Sri;
Simatupang, Nurhenti Dorlina;
Aprianti, Aprianti;
Maulidiya, Rohmatul
Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 1 (2020): Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24042/ajipaud.v3i1.6544
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih banyaknya anak yang masih memerlukan bantuan dalam melipat kertas satu kali, anak belum mampu dalam menyatukan dua sisi kertas dan menekan kertas dengan kuat sehingga hasil melipat satu menghasilkan lipatan yang tidak sama. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak pada kegiatan melipat kertas bermotif dengan sisi kertas yang berbeda. Jenis penelitian ini yaitu menggunakan jenis penelitian tindakan kelas (action research). Subjek penelitian ini adalah anak usia 5-7 tahun di TK DWPW. Tehnik pengumpulan data dengan lembar observasi. Tehnik pengolahan data menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 47,2% dan siklus II 82,6 % kmampuan anak dalam melipat kertas satu lipatan mengalami peningkatan. Terjadinya peningkatan sebesar 35,47% yang berarti melipat dengan menggunakan kertas bermotif dengan dua sisi berbeda dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak dalam melipat satu kali. Harus dipastikan anak menguasai kegiatan melipat satu dengan baik baru guru dapat memberikan tahap melipat selanjutnya.
Melipat Manakah Yang Paling Mudah ? Pada Kegiatan Melipat Satu Untuk Anak Usia Dini
Widayati, Sri;
Simatupang, Nurhenti Dorlina;
Maulidiya, Rohmatul
Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 2 (2020): Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24042/ajipaud.v3i2.7506
Penelitian ini dilatarbelakangi dari hasil penelitian sebelumnya yang berjudul kegiatan melipat kertas lipat bermotif untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak. Melipat yang sering diberikan pada anak umumnya adalah kegiatan melipat origami. Melipat origami memerlukan lebih dari satu kali lipatan. Hasil origami yang paling sedikit memerlukan tiga kali lipatan. Untuk dapat melakukan kegiatan melipat origami dengan baik, anak memerlukan kemampuan yang baik dalam melipat satu. Dari penelitian sebelumnya ditemukan adanya perbedaan tingkat kesulitan pada kegiatan melipat satu. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis dan mendeskripsikan lipatan paling mudah pada kegiatan melipat satu. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis data statistik deskritif. Subjek penelitian ini adalah anak usia 5-7 tahun yang berjumlah 12 orang anak di TK DWPW. Teknik pengumpulan data dengan lembar observasi. Hasil penelitian menemukan bahwa anak kegiatan melipat satu menghasilkan bentuk segitiga lebih mudah dilakukan dibandingkan kegiatan melipat satu bentuk persegi panjang dan kegiatan melipat satu paling mudah adalah melipat satu yang menghasilkan segitiga dari proses pembuatan atas ke bawah. Kesimpulannya bahwa sebaiknya anak memulai kegiatan melipat satu dengan yang paling mudah yaitu kegiatan melipat satu menghasilkan bentuk segitiga.
The relationship between youtube game content and politeness in children's language
Suroyya, Dewi Asitta;
Widayati, Sri;
Adhe, Kartika Rinakit;
Saroinsong, Wulan Patria;
Puspitasari, Tuti
Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2022): Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24042/ajipaud.v5i2.14030
This study is prompted by the politeness of the everyday language used by children who watch YouTube gaming content. The goal of this study is to see if there is a link between YouTube game content and language politeness in children aged 5-6 years. This study employs quantitative correlational research with 52 children aged 5-6 years old from TK Muslimat NU 74 Ketegan and TK Muslimat NU 36 Menyanggong. Product-moment correlation data analysis is used in this study, along with prerequisite tests, normality tests, and linearity testing. The findings of this study reveal that there is a relationship between YouTube game content and language politeness in children aged 5-6 years, with a Pearson correlation r value of 0.763, indicating that the relationship between X and Y variables is high. Another finding is that the two variables have a positive aspect. Children have a larger vocabulary, and they know and understand certain English terms. This is demonstrated by children's increased activity in expressing their feelings and opinions at school.
Implementasi Metode Matching Card Game Dalam Pembelajaran Akidah Akhlak Pada Siswa Madrasah Ibtidaiyah
Nurul Izzah;
Rofiah, Siti;
Sri Widayati
Millatuna: Jurnal Studi Islam Vol. 2 No. 03 (2025): Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33752/mjsi.v2i03.8779
Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi metode matching card game dalam pembelajaran Akidah Akhlak pada siswa Madrasah Ibtidaiyah. Metode ini diterapkan sebagai strategi pembelajaran aktif untuk meningkatkan pemahaman siswa pada konsep-konsep akidah dan nilai-nilai akhlak melalui permainan yang interaktif dan menyenagkan. Penelitian ini menggunakam pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV yang berjumlah 21 orang. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi pembelajaran. Analisa data menggunakan analisis interaktif dengan tiga tahapan yakni reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode matching card game dapat meningkatkan partisipasi siswa dalam pembelajaran Akidah Akhlak. Siswa lebih termotivasi untuk memahami materi karena permainan ini mendorong mereka berpikir kritis dan bekerja sama dalam menyelesaikan tugas. Selain itu, metode ini juga membantu dalam membangun keterampilan sosial dan menanamkan nilai-nilai moral secara lebih efektif dibandingkan dengan metode konvensional. Kendala yang dihadapi dalam implementasi metode ini meliputi kesiapan guru dalam mendesain materi permainan dan keterbatasan waktu dalam pelaksanannya.
PENGARUH PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN QUIZ TEAM TERHADAP MOTIVASI BELAJAR MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI KALIREJO 02 KECAMATAN UNGARAN TIMUR KABUPATEN SEMARANG
Pujiati, Ayum;
Widayati, Sri;
Wijayanti, Atrianing Yessi
MAMBA'UL 'ULUM Vol. 21, No. 1 April 2025
Publisher : Institut Islam Mamba'ul 'Ulum Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54090/mu.611
This research aims to determine whether or not there is an influence of the application of the Quiz Team learning method on motivation to learn Pancasila Education subjects in students Class IV of Kalirejo 02 State Elementary School. This research uses a quantitative approach with the Quasi Experiment method. This research aims to develop a local stories book in Indonesian language subjects for grade 1 elementary school students in Singorojo District, Kendal Regency. This research also aims to determine the validity and practicality of the local stories book which was developed according to students' needs. This research uses a development model according to Sugiyono which includes potential and problems, data collection, product design, design validation, design improvement, product testing, and product revision. The data analysis techniques used are quantitative and qualitative, the variables studied include the validity of the local stories book which was developed through validation by expert experts and practicality based on student questionnaire responses. Based on the research results, it was found that (1) the local stories book validity test by material experts obtained an overall score of 87; (2) media expert aspects of book size, book cover design, and book content design received an overall score of 92; (3) and the practicality test based on the student response questionnaire obtained a score of 88.8. Thus, it is hoped that this research can make a contribution to the field of education and provide solutions that can be used by teachers in facing future learning challenges.
The Influence of YouTube Content on Sexuality Education Toward Critical Thinking Ability of Children Aged 5–6 Years
Maghfiroh, Wus'atul;
Fitri, Ruqoyyah;
Fairuzillah, Muhammad Naufal;
Widayati, Sri
Ceria: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol 14, No 3 (2025): (On Progress) Ceria Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31000/ceria.v14i3.14488
This research aims to analyze the influence of YouTube content on sexuality education toward the critical thinking ability of children aged 5–6 years at TK Aisyiyah Bustanul Athfal 14 Surabaya. The research employed a quantitative approach with a quasi-experimental nonequivalent control group design. The subjects consisted of 30 children divided into two groups, experimental and control, each comprising 15 children. The experimental group took a pre-test, received treatment in the form of sexuality education videos for five sessions, and then a post-test. The control group only took the pre-test and post-test without treatment. Data were collected through observation using a critical thinking rubric validated by experts, and analyzed using an independent t-test. The results showed a significant difference between the two groups. The mean score of the experimental group increased from 50.63 to 83.33, while the control group experienced only minimal improvement. The significance value of 0.000 (<0.05) proves that educational YouTube media influences the improvement of early childhood critical thinking ability.
ANALISIS PENERAPAN TOILET TRAINING PADA ANAK USIA 3-4 TAHUN DENGAN PROFESI ORANG TUA PETANI
Sheila Febri Prastika;
Sri Widayati
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62017/jppi.v3i1.5796
Penelitian ini berjenis deskriptif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi data yang diperoleh merupakan hasil dari wawancara, observasi, dan dokumentasi. Toilet training merupakan kemampuan dalam melakukan kegiatan di toilet secara mandiri. Memasukkan orang tua dalam menerapkan penerapan toilet training kepada anak usia 3-4 tahun menjadi salah satu faktor keberhasilan dalam penerapan toilet training. persekongkolan orang tua yang berhubungan dengan waktu yang dimiliki orang tua dengan anak yang berhubungan dengan pekerjaan atau profesi yang dijalani oleh orang tua terutama pada orang tua buruh tani. Keterbatasan waktu dan pendidikan yang relatif rendah yang dimiliki oleh orang tua buruh tani di kabupaten ponorogo menjadi salah satu permasalahan orang tua buruh tani dalam melibatkan diri pada penerapan toilet training dan bagaimana penerapan toilet training pada anak yang orang tuanya berprofesi buruh tani. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan pada penerapan toilet training anak dengan profesi orang tua buruh tani menunjukkan bahwa penerapan yang telah dilakukan berjalan dengan baik dikarenakan walaupun buruh tani memiliki jenjang pendidikan yang tidak tinggi namun orang tua mampu menggali informasi mengenai toilet training dari berbagai sumber. Sehingga orang tua juga mampu melibatkan diri serta memberikan pelaksaan toilet training yang baik kepada anak.