Claim Missing Document
Check
Articles

The Meaning of Place in Historic Building (Case Study: Three Urban Heritage Tourism Destinations at Kesawan Medan) Permana, Sendi; Lubis, Darwin Parlaungan; Sugiharto; Marbun, Sahala Fransiskus; Amelia, Pidia
Jurnal Penelitian Geografi Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpg.v13.i2.33539

Abstract

Based on the Regional Spatial Planning of Medan City for the years 2011-2031, several Cultural Heritage Areas have been established that include various historical buildings, one of which is located in the Old City area of Kesawan. The presence of historical buildings such as the Lonsum Building, Tjong A Fie, and Pos Bloc coexists with the rapid business and culinary activities on Ahmad Yani Street and Balai Kota Street. There are indications that a shift in visitation orientation has occurred where the meaning of tourism is stronger compared to a comprehensive exploration of history. The aim of this research is to analyze the meaning of place at three historical buildings and its implications for regional development. This research is qualitative with a geographical approach. In-depth interviews were conducted with 36 informants selected through purposive sampling. The research results show that the meaning of place in the three historical buildings is more dominated functionally, socially, and emotionally than by regional romanticism. The shift in the meaning of historical buildings is a consequence of the massive development of alternative tourism in urban areas. Therefore, it is necessary to reorganize the cultural heritage area involving elements of the community, government, and private sector, with the hope that the authentic value of historical buildings is not entirely eroded by the modernity of urban development.
Analisis Komposisi Penduduk Berdasarkan Usia dan Jenis Kelamin Dalam Kaitannya dengan Potensi Tenaga Kerja di Kecamatan Medan Tembung Marbun, Sahala Fransiskus; Sitanggang, Ave Marianta; P. Silangit, Gerhard Estimihi.; Hutasoit, Noffranto Irwansyah; Fitriani, Ramadhan
Khidmat Vol 3 No 2 (2025)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/j.khidmat.v3i2.1720

Abstract

kaitannya dengan potensi tenaga kerja di Kecamatan Medan Tembung. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi lapangan, dan dokumentasi terhadap 39 responden usia produktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada pada usia produktif, khususnya pada rentang 25–44 tahun yang merupakan kelompok usia paling dominan. Komposisi jenis kelamin juga relatif seimbang antara laki-laki dan perempuan, sehingga keduanya memiliki kontribusi penting dalam aktivitas ekonomi lokal. Namun, sebagian besar penduduk bekerja di sektor informal seperti perdagangan kecil, jasa, dan pekerjaan lepas, dengan tingkat penghasilan yang masih tergolong rendah. Temuan ini mengindikasikan bahwa potensi tenaga kerja di Kecamatan Medan Tembung cukup besar, tetapi belum dimanfaatkan secara optimal akibat keterbatasan keterampilan, minimnya akses pelatihan, serta rendahnya motivasi kerja pada sebagian generasi muda. Oleh karena itu, diperlukan penguatan sumber daya manusia melalui pelatihan berbasis kompetensi, pemberdayaan perempuan, serta pengembangan lapangan kerja yang lebih berkelanjutan untuk meningkatkan kontribusi tenaga kerja terhadap pembangunan ekonomi lokal.
Analisis Pemanfaatan Manggrove Terhadap Ekosistem Perairan Dan Bagi Masyarakat Sekitar Di Pantai Manggrove Paluh Getah, Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deliserdang Sahala Fransiskus Marbun; Geovan Cristofel Sihombing; Andre Marcelino Simamora; M. Padli Siregar; Badostar Situmorang
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 5 (2025): Oktober - November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Pantai Mangrove Paluh Getah, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, penelitian ini menyelidiki pemanfaatan ekosistem mangrove terhadap keseimbangan ekosistem perairan dan manfaat sosial ekonomi bagi masyarakat sekitar. Data dikumpulkan dari masyarakat pesisir, nelayan, dan pengunjung ekowisata melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan dokumentasi foto/video. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mangrove sangat penting untuk menjaga ekosistem perairan karena mereka berfungsi secara fisik sebagai penghalang erosi dan gelombang laut, penyaring polutan untuk mencegah eutrofikasi, dan rumah bagi biota laut seperti ikan, udang, dan kepiting. Selain itu, mangrove mendukung produktivitas perikanan dan mengurangi perubahan iklim melalui penyimpanan karbon. Dengan tiket masuk sebesar Rp5.000 per orang, yang mendukung pendapatan lokal dan konservasi, mangrove memberikan manfaat sosial ekonomi melalui sektor perikanan, budidaya, dan ekowisata. Namun, pembangunan wilayah masih menghadapi masalah seperti akses transportasi yang buruk, fasilitas wisata yang kurang, dan partisipasi masyarakat yang rendah. Penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan berkelanjutan sangat penting untuk menjaga kelestarian mangrove sebagai sumber hidup dan pelindung pesisir. Untuk mencapai hal ini, diperlukan perbaikan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, dan edukasi lingkungan. Penelitian ini memberikan gambaran menyeluruh tentang kebijakan lokal yang mendukung kesejahteraan masyarakat pesisir dan pembangunan rendah karbon
DAMPAK KEBERADAAN PASAR TRADISIONAL TERHADAP MASYARAKAT SEKITAR KAWASAN MMTC (MEDAN MULTI TERMINAL CENTER), PERCUT SEI TUAN, KABUPATEN DELI SERDANG, SUMATERA UTARA Nabila Putri Adha; Mesi Tambunan; Balqis Aulia Mayvita; Rahel Namisa Br Ginting; Sahala Fransiskus Marbun
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 5 (2025): Oktober - November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasar tradisional merupakan elemen penting dalam sistem ekonomi masyarakat, khususnya di kawasan peri-urban. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak keberadaan Pasar Tradisional MMTC terhadap kondisi sosial, ekonomi, dan lingkungan masyarakat sekitar. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara mendalam, serta dokumentasi. Sebanyak 30 responden yang berdomisili dalam radius 100–500 meter dari pasar dilibatkan. Temuan menunjukkan bahwa pasar memberikan dampak positif berupa peningkatan pendapatan, perluasan kesempatan kerja informal, dan kemudahan akses kebutuhan pokok. Namun, dampak negatif yang signifikan juga dirasakan masyarakat, terutama terkait kebisingan dini hari, kemacetan, penumpukan sampah, drainase yang buruk, serta meningkatnya kerawanan lingkungan. Perbedaan persepsi masyarakat dipengaruhi oleh tingkat kedekatan tempat tinggal, intensitas interaksi dengan pasar, dan keterlibatan ekonomi. Hasil penelitian menggarisbawahi pentingnya tata kelola pasar yang lebih baik, terutama pada aspek kebersihan dan pengaturan lalu lintas, untuk meminimalkan eksternalitas negatif
Pemetaan Daerah Rawan Kriminalitas Di Kota Medan Menggunakan Perangkat Lunak QGIS Bate’e, Windiarni Eveline; Marbun, Sahala Fransiskus; Damanik, Muhammad Ridha Syafii; Astuti, Anik Juli Dwi
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1911

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan kawasan rawan kejahatan di Kota Medan menggunakan perangkat lunak QGIS sebagai bagian dari Sistem Informasi Geografis (SIG). Dengan pendekatan kuantitatif dan metode deskriptif, penelitian ini memproses data spasial koordinat kejahatan berdasarkan laporan polisi dan data BPS. Hasil pemetaan menunjukkan bahwa kawasan rawan kejahatan terletak di daerah dengan aktivitas ekonomi dan mobilitas tinggi, seperti pusat kota dan rute transportasi utama. Faktor-faktor sosioekonomi seperti kemiskinan dan pengawasan lingkungan yang lemah merupakan determinan utama kerentanan kejahatan di kawasan-kawasan tersebut. Pemetaan ini diharapkan menjadi alat bagi aparat keamanan dan masyarakat dalam memantau dan mencegah kejahatan secara efektif berdasarkan data spasial.
Pengaruh Perubahan Iklim Terhadap Produktivitas Petani Padi di Desa Perbarakan Kecamatan Pagar Merbau Nazhifah, Aliyah; Damanik, M. Ridha Syafii; Marbun, Sahala Fransiskus
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1991

Abstract

Perubahan iklim menjadi tantangan utama bagi keberlanjutan sektor pertanian, terutama komoditas padi yang sangat bergantung pada stabilitas unsur iklim. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan persepsi petani padi di Desa Perbarakan terhadap perubahan iklim selama lima tahun terakhir, menganalisis pengaruh variabilitas iklim terhadap produktivitas panen, mengidentifikasi faktor paling dominan yang menyebabkan perubahan produktivitas, serta menguraikan strategi adaptasi yang dilakukan petani dalam menghadapi kondisi tersebut. Pendekatan penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung dan wawancara semi terstruktur terhadap satu informan kunci, yakni petani yang berpengalaman mengelola pertanian padi di daerah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani merasakan adanya peningkatan intensitas curah hujan, ketidakstabilan pola musim, serta naiknya suhu udara yang berdampak pada sulitnya menentukan jadwal tanam. Perubahan iklim terbukti menurunkan produktivitas melalui kerusakan akar akibat genangan, penurunan kualitas gabah, serta meningkatnya serangan organisme pengganggu tanaman. Faktor paling berpengaruh terhadap produktivitas adalah ketidakstabilan cuaca yang memicu gangguan hama serta meningkatkan biaya input pertanian. Strategi adaptasi yang diterapkan mencakup penggunaan varietas padi tahan cekaman lingkungan, penyesuaian jadwal tanam, pengelolaan air yang lebih efisien, dan perbaikan sistem irigasi, meskipun dukungan kelembagaan masih dinilai belum optimal. Temuan ini menunjukkan bahwa dampak perubahan iklim terhadap produktivitas padi bersifat kompleks dan membutuhkan penguatan strategi adaptasi berbasis kondisi lokal. Perubahan iklim menjadi tantangan utama bagi keberlanjutan sektor pertanian, terutama komoditas padi yang sangat bergantung pada stabilitas unsur iklim. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan persepsi petani padi di Desa Perbarakan terhadap perubahan iklim selama lima tahun terakhir, menganalisis pengaruh variabilitas iklim terhadap produktivitas panen, mengidentifikasi faktor paling dominan yang menyebabkan perubahan produktivitas, serta menguraikan strategi adaptasi yang dilakukan petani dalam menghadapi kondisi tersebut. Pendekatan penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung dan wawancara semi terstruktur terhadap satu informan kunci, yakni petani yang berpengalaman mengelola pertanian padi di daerah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani merasakan adanya peningkatan intensitas curah hujan, ketidakstabilan pola musim, serta naiknya suhu udara yang berdampak pada sulitnya menentukan jadwal tanam. Perubahan iklim terbukti menurunkan produktivitas melalui kerusakan akar akibat genangan, penurunan kualitas gabah, serta meningkatnya serangan organisme pengganggu tanaman. Faktor paling berpengaruh terhadap produktivitas adalah ketidakstabilan cuaca yang memicu gangguan hama serta meningkatkan biaya input pertanian. Strategi adaptasi yang diterapkan mencakup penggunaan varietas padi tahan cekaman lingkungan, penyesuaian jadwal tanam, pengelolaan air yang lebih efisien, dan perbaikan sistem irigasi, meskipun dukungan kelembagaan masih dinilai belum optimal. Temuan ini menunjukkan bahwa dampak perubahan iklim terhadap produktivitas padi bersifat kompleks dan membutuhkan penguatan strategi adaptasi berbasis kondisi lokal.
Analisis Perkembangan Perumahan di Kecamatan Batang Kuis tahun 2020-2024 Menggunakan Citra Sentinel-2 Kautsar, Muhammad Anas; Syukri, Pradipa Nasywa; Sembiring, Joey Athana; Kurniawan, Muhammad Hafizd; Simaremare, Ermas; Marbun, Sahala Fransiskus
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 13, No 2 (2025): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jpm.v13i2.26374

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika perubahan penggunaan lahan akibat pembangunan kawasan perumahan serta memberikan dasar ilmiah bagi pengendalian tata ruang berkelanjutan. Target khusus penelitian ini adalah mengidentifikasi sebaran perumahan per desa, menghitung luas dan laju perubahan lahan organisasi, serta mengungkap pola alih fungsi lahan pertanian menjadi kawasan perumahan. Metode yang digunakan meliputi penginderaan jauh dan Sistem Informasi Geografis (SIG) dengan citra Sentinel-2 tahun 2020-2024, dikombinasikan dengan data sekunder dan survei lapangan. Analisis dilakukan melalui klasifikasi terawasi (supervised classification), overlay, dan intersect untuk mendeteksi perubahan tutupan lahan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan luas organisasi dari 481,79 hektar pada tahun 2020 menjadi 503,18 hektar pada tahun 2024, sementara lahan pertanian menurun drastis dari 1.293,10 hektar menjadi 422,47 hektar. Sebanyak 22 kompleks perumahan teridentifikasi, dengan konsentrasi tertinggi di Desa Paya Gambar (31,82%), Baru (18,18%), dan Bintang Meriah (13,64%). Pertumbuhan perumahan ini dipengaruhi oleh kedekatan dengan Bandara Kualanamu dan proyek Sport Center Sumatera Utara. Penelitian menyimpulkan bahwa Kecamatan Batang Kuis mengalami transformasi spasial menuju semi-perkotaan dengan intensitas pembangunan tinggi. Pertumbuhan perumahan meningkatkan aktivitas ekonomi, namun memerlukan pengendalian tata ruang agar keseimbangan ekologi tetap terjaga.
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB KEPADATAN PENDUDUK DI KECAMATAN PERCUT SEI TUAN Sahala Fransiskus Marbun; Cristyan Adma Jaya; Pradita Amelia Putri; Shadai Vrentina Sitio; Timbul Raja Halomoan
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 11 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/3nj4w963

Abstract

Kepadatan penduduk merupakan isu penting dalam studi geografi dan perencanaan wilayah, terutama di area perkotaan dan peri-urban yang mengalami perubahan spasial akibat urbanisasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor penyebab kepadatan penduduk di Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, serta mengevaluasi dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan yang muncul akibat pertumbuhan tersebut. Data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara, dan dokumentasi di lima desa dengan tingkat kepadatan tertinggi pada periode Oktober-November 2025.Hasil penelitian mengidentifikasi faktor utama penyebab kepadatan penduduk, yakni faktor ekonomi, migrasi, kedekatan dengan Kota Medan, serta aspek sosial seperti keluarga dan akses pendidikan. Pertumbuhan permukiman yang tidak terencana memicu alih fungsi lahan pertanian menjadi permukiman dan kawasan komersial, menimbulkan ketidakseimbangan antara kebutuhan ruang dan daya dukung lingkungan. Dampak yang muncul mencakup kemacetan lalu lintas, peningkatan limbah, penurunan kualitas lingkungan, tekanan fasilitas publik, serta kenaikan harga properti.Pengetatan kebijakan pengendalian tata ruang, penegakan zonasi, peningkatan infrastruktur sosial dan lingkungan, serta pengembangan potensi ekonomi dan sumber daya manusia secara berkelanjutan. Temuan ini diharapkan menjadi dasar perumusan strategi pengelolaan wilayah yang adaptif terhadap realitas urbanisasi.
ANALISIS MIGRASI KOMUTER PADA MAHASISWA UNIMED JURusan PENDIDIKAN GEOGRAFI DENGAN JARAK 20 KM KE ATAS Sahala Fransiskus Marbun; Dinda Lufita Hutabarat; Nur Renni Sariani Syah Putri Brutu; Nurul Hikmah Sari; Mislaini
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 11 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/3yt84x86

Abstract

Penelitian ini membahas fenomena migrasi komuter pada mahasiswa Universitas Negeri Medan (UNIMED) yang menempuh jarak 20 kilometer atau lebih setiap hari untuk mencapai kampus. Migrasi komuter dipahami sebagai perjalanan bolak-balik harian tanpa perubahan domisili tetap, yang pada konteks mahasiswa sering dipilih karena alasan ekonomi, kenyamanan tinggal bersama keluarga, serta akses transportasi yang relatif mudah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada 12 mahasiswa komuter dari berbagai angkatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor kenyamanan keluarga merupakan alasan paling dominan bagi mahasiswa untuk tetap tinggal di rumah, diikuti pertimbangan finansial dan aturan keluarga. Namun, perjalanan yang cukup jauh memunculkan berbagai dampak terhadap aktivitas akademik, seperti keterlambatan hadir di kelas, berkurangnya waktu belajar mandiri, kelelahan fisik, serta kesulitan dalam mengikuti kegiatan kelompok yang membutuhkan kehadiran langsung. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun pola komuter lebih efisien dari segi biaya, terdapat konsekuensi terhadap kedisiplinan waktu, efektivitas belajar, dan partisipasi akademik. Oleh karena itu, diperlukan dukungan kebijakan kampus seperti penjadwalan kelas yang lebih fleksibel dan fasilitas pembelajaran daring untuk membantu mahasiswa komuter mengoptimalkan aktivitas akademik mereka.
DAMPAK KEPADATAN PENDUDUK TERHADAP KUALITAS LINGKUNGAN PERMUKIMAN DI KEECAMATAN PERCUT SEI TUAN Sahala Fransiskus Marbun; Damai Yanti Gultom; Gilang Raihan Attaya; Trinita Aulia Putri; Niha Clawdya Lubis
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 11 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/5ww0xc62

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kepadatan penduduk terhadap kualitas lingkungan permukiman di Kecamatan Percut Sei Tuan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui observasi lapangan, wawancara, dan dokumentasi pada area permukiman berpenduduk padat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tingginya kepadatan penduduk berpengaruh langsung terhadap penurunan kualitas lingkungan, terutama pada aspek kebersihan, sanitasi, ruang terbuka, dan keteraturan bangunan. Volume sampah meningkat dan tidak sebanding dengan kapasitas pengelolaan, sehingga menimbulkan penumpukan dan pencemaran lingkungan. Hunian yang semakin rapat mengurangi sirkulasi udara, mempersempit ruang terbuka hijau, serta memicu kondisi permukiman yang kumuh. Sistem drainase di kawasan padat juga tidak mampu menampung aliran air secara optimal, sehingga genangan dan banjir lokal kerap terjadi. Sanitasi masyarakat tergolong rendah akibat minimnya fasilitas MCK yang layak serta pengelolaan limbah rumah tangga yang tidak memadai. Selain dampak fisik, kepadatan penduduk turut memicu masalah sosial seperti menurunnya kenyamanan hidup, meningkatnya risiko konflik, serta terbatasnya ruang interaksi yang sehat. Temuan ini menegaskan bahwa kepadatan penduduk merupakan faktor dominan dalam menurunkan kualitas lingkungan permukiman di Kecamatan Percut Sei Tuan. Oleh karena itu, diperlukan upaya penataan permukiman yang lebih terarah, penguatan sistem pengelolaan sampah dan sanitasi, serta edukasi lingkungan kepada masyarakat untuk mendorong terciptanya lingkungan hunian yang sehat, aman, dan berkelanjutan.
Co-Authors Abdi E. Harefa Abdi Eralisasi Harefa Abdi Eralisasi Harefa Adinda Nurul Ramadhani Afifah Khairiyah Afrianita, Yessi Agnes Enonita Harefa Ahmad Fauzi Sinuraya Ahmad Fauzi Sinuraya Aidil Fajri Lintang Aisyah Nur Aini Akmaliyah , Annida Akmaliyah, Annida Alan Mustaqim Aldi Winata Tumanggor Alvin Damero Siregar Ambarita, Waren Lucia Amelia Grace Evelin Marbun Amelia, Pidia Amos Andika Sihotang Anas Fela Naibaho Andre Marcelino Simamora Angelina Dasmauli Pasaribu Anggita Lydia Sirait Anggun Citra Sari Angraini Oktavia Hutapea Anju Diah Natalia Panjaitan Annisa, Dwi Nurul Annisya Agustina Ardilla S. Pratiwi Arungi Putra Asih Ester E.G Harahap Astika, Melani Astuti, Anik Juli Dwi Asysyifa Qolbi Badostar Situmorang Balqis Aulia Mayvita Bate’e, Windiarni Eveline Beta Marsaulina Betaria Sihaloho Bintang P.S.M Purba Br Simatupang, Eliana Renintan Briggita, Christine Amelia Cahyani Saragih Chelsea Sarah Juniarti Siallagan Cindy patherecia Purba Claudya Carolin Sihombing Claurisa Tri Milda Purba Cristyan Adma Jaya Damai Yanti Gultom Damanik, M. Ridha Syafii Damanik, Muhammad Ridha Syafii Damanik, Muhammad Ridha Syafi’i Daniel Try Darwin P. Lubis, Darwin Daulay, Manna Sari Degodona, Laurencia Primawati Della Shinta Claudiya Desty Novry lianty Deswita Syahputri Dewi Wulandari Dian Pratiwi Diana Suci Hafidah Difa Aprilia Marpaung Digna Renny Panduwati Dina Mendrofa Dinda Aprilia Dinda Elizabeth Sihotang Dinda Lufita Hutabarat Dini Deswina Sagala Diva Nayaka Siswadi Dwi Aulia Purba Dwi Aulia Saputri Dwi Aulia Syafira Dwi Mayanti Rosalina Marpaung Ella Citra Denisa Ginting Elno Situmorang Elsa Kardiana Elsa Turnip Engli Faulina Simanjuntak Erwati Yosepa Saragih Escha Purba Escha Purba Ester Siagian Ester Tinor Julianty Siagian Farhan Fauzan Ahdaputra Febiyola Dasuha Febri May Novani Sipayung Feny Cristanti Siburian Feny Cristanti Siburian Ferdi Nanda Sinaga Ferdy Alamsyah Fitriani, Ramadhan Frans Geby Maura Simbolon Geovan Cristofel Sihombing Gilang Raihan Attaya Ginting, Febrina Anasista Goklas Sihombing Gomoses Simarmata Grace Indah Situmeang Grace Mercy Epsilon Hia Grecia Margarethe Gultom, Qania Haniyah Ramadhani Harahap, Asih Ester E.G Hasugian, Rusniatri Hulu, Selfianus Hutabarat, Imel Triulina Hutagaol, Oka Nelli Hutasoit, Noffranto Irwansyah Hutauruk, Randy Marcel Iccaliona Marbun Imel Tri Ulina Hutabarat Indah Wahyuni Sinaga Ipantri Naibaho Ipantri Naibaho Jeniver Pronika Br Manik Jessica Anastasya Waruwu Joe Athana Sembiring Joel Ersikapna Sinulingga Juleha Sitio Juwita Maya Sari S Kalsa Sijabat Karolina Br Surbakti Katarina Yoana Uly Artha Sagala Kautsar, Mhd. Anas Kautsar, Muhammad Anas Kurnia, Indah Kurniawan, Muhammad Hafizd Kusumawati, Eka Suci Lajuardi Putra Beheng Sinulingga Lasmauli Marpaung Lastri Marbun Leirisa , Reva Leirisa, Reva Leli Sartika Lianty, Desty Novry Liza Mutia Lumbantobing, Adelina Lumi Nopia Nababan Luqman Mulia Alkahfi Luthfi Muta’ali M. Padli Siregar Malau, Shintia Manik, Keshya Vallerina Marpaung, Difa Aprilia Marpaung, Lasmauli T.G Mayratmini Herti Hulu Melia Rumana Sibagariang Mesi Tambunan Mhd. Zidan Aris Fatih Mislaini Muhammad Ridha Syafii Damanik Muhammad Rizky Mutia Alya Surianto Nababan, Yolanda Nabila Fajriah Nabila Fajriyah Nabila Putri Adha Nadiya Safira pulungan Naibaho, Anas Fela Nainggolan, Rifani Nandita Septika Baeha Natalia Siagian Natasya Kaila Putri Nazhifah, Aliyah Nazilla Fahira Niha Clawdya Lubis Nilfais Laia Nona, Rud Sahanaia Sari Nova Suci Alisa Nasution Nur Indah Lestari Nur Renni Sariani Syah Putri Brutu Nurhalifa Nurintan Nurintan Nurintan, Nurintan Nurliana, Vita Nurul Hikmah Sari Ofa, Ofa Adrina Uli Harefa Oka Nelli Hutagoal P. Silangit, Gerhard Estimihi. Pakpahan , Elisabeth Pangaribuan, David Panjaitan, Anju Diah Natalia Pasaribu, Jenti Miralda Permana, Sendi Pinem, Shania Maria Franciska Popy Ardian Ningsih Zega Pradita Amelia Putri Prayogi, Septian Primawati, L. Puput gloria zega Purba, Hetti Melinda Qania Gultom Rachel MiaTobing Rachel Tobing Rahel Namisa Br Ginting Ramadhani, Haniyah Randy Marcel Hutauruk Rely Noviyanti Lumbantobing Rifani Olivia Nainggolan Rina Panggaeban Fransiskus marbun Rini Aminarti Rini Aminarti Rio Anggoro Risky Ansipar Hutapea Roma Ulina Sihotang Rosa anjelina manik Rouli anastasia Sihombing Rud Sahanaia Sari Nona Rusniatri Hasugian Rut, Rut Elisa Tarigan Ruth Putri Purba Sabda Yanti Pasaribu Salman Zudi Hutasuhut Samuel Natanael sandra dewi Sania Agustina Br Subakti Saputri, Dwi Aulia Saragih, Cahyani Sari, Naila Elfira Scania Simanullang Selfi Juwita Zamasi Sembiring, Joey Athana Sembiring, Joey Athana Sendi Permana Septian Sihotang, Irma Reola Shadai Vrentina Sitio Shintia Malau Siallagan, Chelsea Sarah Juniarti Siburian, Feny Cristanti Sihombing , Cindy Claudia Silsilia Iryanda Simanjuntak, Joy Any Hasian Simanjuntak, Putri Rejeki Simanjuntak, Tiara Renata Carolina Simaremare, Ermas Simarmata, Gomoses Simnanullang, Chalina Sintong, Mahara Sintong, Mahara Sitanggang, Ave Marianta Sitompul, Ryan Lucky Sartua Situmeang, Grace Indah Sri Sulastri Sitohang Stevani Diva Marpaung Sudrajat Sudrajat Sugiharto Suryani MF Situmeang Syahputri, Deswita Syahputri, Intan Syukri, Pradipa Nasywa Syukri, Pradipa Nasywa Tasya Nasution Telaumbanua, Fausta John Aro Terey Citha Siregar Theresia Asmirandah Tiara Renata Timbul Raja Halomoan Trinita Aulia Putri Tumiar Sidauruk Valerina Leo Sinaga Valerina Sinaga Vita Nurliana Wardati Humaira Waren Lucia Ambarita Widya Ningsih Will Bright Naibaho Windiarni Eveline Bate’e Yessi Afrianita, Yessi Yosella Manullang Zauzza Zahra Stabitah