Claim Missing Document
Check
Articles

DEVELOPMENT OF PROBLEM BASED INVESTIGATION MODEL LEARNING TOOLS BASED ON LOCAL WISDOM TO IMPROVE STUDENTS' CRITICAL THINKING SKILLS Mahsup, Mahsup; Muhardini, Sintayana; Sahara, Ani; Solehah, Azmiatun
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 15, No 3 (2024): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v15i3.22783

Abstract

Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan perangkat pembelajaran model Problem Based Investigation berbasis kearifan lokal Sasak Lombok dan implementasinya dalam pembelajaran. Metode penelitian merupakan penelitian pengembangan yang  menghasilkan produk perangkat pembelajaran. Tahapan penelitian dibagi menjadi 3 bagian, yaitu: mengembangkan produk awal, menvalidasi produk, dan uji produk. Produk awal yang dihasilkan berupa model pembelajaran dan perangkat pembelajaran Problem Based Investigation yang dilakukan melalui tahapan perancangan, pengembangan dan evaluasi. Validasi produk yang dilakukan oleh ahli pendidikan, kurikulum, media pembelajaran serta masukan dari teman sejawat dan guru. Uji produk secara terbatas dan lapangan di SD Muhammadiyah Mataram. Hasil penelitian bahwa pengembangan perangkat pembelajaran berbasis kearifan lokal berada pada kategori valid dan dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis pada materi bangun datar. Hasil validitas dari penilaian tiga validator dengan persentase sebesar 90% dengan kriteria sangat valid dan hasil ujicoba bahwa perangkat pembelajaran berbasis kearifan lokal berada pada kategori valid, praktis, dan efektif.Abstract: The purpose of this study is to develop a learning tool for the Problem Based Investigation model based on local wisdom of Sasak Lombok and its implementation in learning. The research method is a development research that produces learning device products. The research stages are divided into 3 parts, namely: developing the initial product, validating the product, and testing the product. The initial product produced is in the form of a learning model and a Problem Based Investigation learning tool which is carried out through the stages of design, development and evaluation. Product validation carried out by experts in education, curriculum, learning media and input from peers and teachers. Product tests are limited and field at SD Muhammadiyah Mataram. The results of the study show that the development of learning tools based on local wisdom is in the valid category and can improve critical thinking skills in flat building materials. The validity results of the assessment of three validators with a percentage of 90% with very valid criteria and the results of the trial that learning tools based on local wisdom are in the category of valid, practical, and effective.
PELATIHAN PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERDIFERENSIASI BAGI GURU-GURU DI SDN 1 JERINGO Muhardini, Sintayana; Haifaturrahmah, Haifaturrahmah; Ibrahim, Ibrahim; Sudarwo, Raden; Anam, Khaerul; Herianto, Agus; Mahsup, Mahsup; Setiawan, Irma; Khosiah, Khosiah; Mayasari, Deviana
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i3.17475

Abstract

ABSTRAK                                                               Perangkat pembelajaran yang digunakan oleh guru telah mengalami perubahan, saat ini dalam kurikulum merdeka, guru harus mengembangkan perangkat pembelajaran berupa modul ajar yang berprisip pada diferensiasi proses pembelajaran. Salah satunya adalah dalam pengembangan modul ajar. Kemampuan guru untuk menyesuaikan diri dan mengembangkan modul ajar berdiferensiasi masih kurang sehingga tujuan pengabdian ini yaitu untuk menambah wawasan guru dan keterampilan guru dalam mengembangkan modul ajar berdiferensiasi, khususnya bagi guru yang ada di SDN 1 Jeringo kecamatan Gunungsari. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini yaitu deskriptif kualitatif. Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini meliputi tiga tahapan: tahap persiapan, tahap implementasi dan tahap evaluasi kegiatan pengabdian. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa kegiatan sudah berjalan dengan lancar , setiap guru berhasil mengembangkan produk berupa modul ajar berdiferensiasi sesuai dengan mata pelajaran yang di ajarkan di kelas masing-masing.ABSTRACTThe learning tools used by teachers have changed, currently in the independent curriculum, teachers must develop learning tools in the form of teaching modules that are based on the differentiation of the learning process. One of them is in the development of teaching modules. The teacher's ability to adapt and develop differentiated teaching modules is still lacking, so the purpose of this service is to add to the teacher's insight and teacher skills in developing differentiated teaching modules, especially for teachers at SDN 1 Jeringo, Gunungsari sub-district. The method used in this service is descriptive qualitative. The implementation of this service activity includes three stages: the preparation stage, the implementation stage and the evaluation stage of the service activity. The results of this dedication show that the activity has been running smoothly, each teacher has succeeded in developing a product in the form of differentiated teaching modules according to the subjects taught in their respective classes.
PELATIHAN APLIKASI MENDELEY DALAM PENINGKATAN KUALITAS ARTIKEL ILMIAH BAGI MAHASISWA Mahsup, Mahsup; Abdillah, Abdillah; Mandailina, Vera; Ibrahim, Ibrahim; Herianto, Agus; Muhardini, Sintayana; Zaenudin, Zaenudin; Fitriani, Eka
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.19715

Abstract

ABSTRAKPermasalahan yang dihadapi mitra yaitu kurangnya pengetahuan tentang standar pengacuan terhadap sumber referensi yang mengacu pada format standar dan penulisan sitasi dan referensi masih dilakukan secara manual tanpa menggunakan aplikasi pengutipan standar. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini untuk memberikan informasi dan skill kepada peserta mengenai cara penulisan sitasi dan referensi jurnal sesuai format APA style menggunakan aplikasi Mendele. Metode pelaksanaan kegiatan dibagi menjadi 3 tahapan yaitu tahap sosialisasi peserta, tahap edukasi, dan tahap praktik. Hasil kegiatan pengabdian bahwa peserta mendapatkan informasi dan pengetahuan tentang cara penulisan sitasi dan daftar pustaka sesuai format APA style. Selain itu, peserta juga memperoleh skill cara membuka akun dan mengoperasikan software Mendeley di Word Microsoft Office. Kata kunci: artikel ilmiah; aplikasi mendeley; sitasi; referensi ABSTRACTThe problem faced by partners is the lack of knowledge about reference standards for reference sources that refer to standard formats and the writing of citations and references is still done manually without using standard citation applications. The purpose of this service activity is to provide information and skills to participants on how to write citations and journal references according to the APA style format using the Mendele application. The method of implementing activities is divided into 3 stages, namely the socialization stage of participants, the education stage, and the practice stage. The results of the service activity that participants get information and knowledge about how to write citations and bibliography according to the APA style format. In addition, participants also gained skills on how to open an account and operate Mendeley software in Word Microsoft Office. Keywords: scientific articles; mendeley applications; citations; references
BIMBINGAN TEKNIS PERSIAPAN UJI KOMPETENSI PENDIDIKAN PROFESI GURU (UKPPPG) : UPAYA OPTIMALISASI KESIAPAN DAN PENGETAHUAN TENTANG UKPPPG BAGI MAHASISWA PPG Zulkarnain, Zulkarnain; Dwi Hastuti, Intan; Mandailina, Vera; Rahmaniah, Rima; Haifaturrahmah, Haifaturrahmah; Muhdar, Syafruddin; Fujiaturrahman, Sukron; Mariyati, Yuni; Muhardini, Sintayana; Ma’ruf, Amar
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 12 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i1.%p

Abstract

Permasalahan yang dihadapi mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) dalam menghadapi Uji Kompetensi Pendidikan Profesi Guru (UKPPPG) cukup kompleks. Banyak peserta yang belum memahami secara mendalam prosedur, materi ujian, serta strategi pelaksanaan, sehingga menimbulkan rasa cemas dan kurang percaya diri. Rendahnya pemahaman teknis terkait penyusunan perangkat pembelajaran, pembuatan video pembelajaran, dan laporan studi kasus juga menjadi hambatan utama. Kondisi ini berpotensi mengurangi tingkat kelulusan dan berdampak pada kualitas guru profesional di Indonesia. Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan kesiapan dan pengetahuan mahasiswa PPG dalam menghadapi UKPPPG melalui bimbingan teknis (bimtek) yang terstruktur. Mitra sasaran adalah mahasiswa PPG Guru Tertentu Tahap III Tahun 2025 bidang studi PGSD, dengan jumlah peserta sebanyak 52 orang. Metode pelaksanaan berupa bimtek daring melalui platform Zoom, yang mencakup ceramah, diskusi, tanya jawab. Evaluasi dilakukan menggunakan angket pretest-posttest untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan peserta, dengan proporsi kategori “Baik” meningkat dari 50% menjadi 73,68% pada kelompok perempuan dan dari 64,28% menjadi 92,86% pada kelompok laki-laki. Temuan ini menegaskan bahwa bimtek efektif dalam meningkatkan kesiapan mahasiswa PPG menghadapi UKPPPG
Efektivitas Alat Peraga Permainan Edukatif Pohon Huruf Terhadap Kemampuan Mengenal Huruf Siswa KB Mishbahur Rahmah Hadi Gunawan Sakti; Sintayana Muhardini
Jurnal Diferensiasi: Jurnal Hasil Penelitian, Pengembangan dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2025): Desember
Publisher : Yayasan Masyarakat Cita Insani (YAMACITA): Bergerak Dibidang Penelitian, Pendidikan, Pelatihan, Reasearch

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66957/xtx5as10

Abstract

Abstract: Based on observations conducted at KB Mishbahur Rahmah, it was found that the letter recognition ability of Group B students was still relatively low. This condition was indicated by the large number of children who experienced difficulties in recognizing letters. This study aimed to determine the effectiveness of the educational play tool letter tree in improving the letter recognition ability of Group B students. The research employed a quantitative method with a quasi-experimental design using a control group design. The research subjects consisted of 26 students who were divided into two groups: Group B1 as the experimental group and Group B2 as the control group. Data were collected through pre-observation and post-observation as well as documentation. Data analysis was conducted using the t-test and N-Gain analysis. The results showed that the average letter recognition ability of students in the experimental group who used the letter tree media increased from 25.69 to 43.53, while the control group only increased from 24.46 to 34.00. The t-test results indicated that the calculated t value was 3.27, which was greater than the t table value of 2.10 at a 5% significance level (df = 24), indicating a significant difference between the two groups. Furthermore, the N-Gain analysis revealed that the experimental group obtained a gain score of 0.8, categorized as high, while the control group obtained a gain score of 0.4, categorized as low. Therefore, the null hypothesis (H₀) was rejected and the alternative hypothesis (Hₐ) was accepted. This finding indicates that the use of the educational play tool letter tree is effective in improving the letter recognition ability of Group B students at KB Mishbahur Rahmah, and the results of this study are statistically significant. Abstrak: Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di KB Mishbahur Rahmah, ditemukan bahwa kemampuan mengenal huruf pada siswa Kelompok B masih tergolong rendah. Hal tersebut ditunjukkan oleh banyaknya anak yang mengalami kesulitan dalam mengenali huruf. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas alat permainan edukatif pohon huruf terhadap kemampuan mengenal huruf siswa Kelompok B. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain quasi experiment menggunakan control group design. Subjek penelitian berjumlah 26 siswa yang dibagi ke dalam dua kelompok, yaitu Kelompok B1 sebagai kelompok eksperimen dan Kelompok B2 sebagai kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi awal dan akhir serta dokumentasi. Analisis data menggunakan uji-t dan perhitungan N-Gain. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan mengenal huruf siswa pada kelompok eksperimen yang menggunakan media pohon huruf meningkat dari 25,69 menjadi 43,53, sedangkan pada kelompok kontrol meningkat dari 24,46 menjadi 34,00. Hasil uji-t menunjukkan nilai t<sub>hitung</sub> sebesar 3,27 dan t<sub>tabel</sub> sebesar 2,10 pada taraf signifikansi 5% (df = 24), sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Analisis N-Gain menunjukkan bahwa kelompok eksperimen memperoleh nilai sebesar 0,8 dengan kategori tinggi, sedangkan kelompok kontrol memperoleh nilai sebesar 0,4 dengan kategori rendah. Dengan demikian, hipotesis nol (H₀) ditolak dan hipotesis alternatif (Hₐ) diterima. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan alat permainan edukatif pohon huruf efektif dalam meningkatkan kemampuan mengenal huruf siswa Kelompok B di KB Mishbahur Rahmah, sehingga hasil penelitian ini dinyatakan signifikan.
Sosialisasi program makan bersama guna pembentukan karakter siswa di SMPN 1 Sukamulia kabupaten Lombok Timur Aliahardi Winata; Baiq Nurhayatun; Zedi Muttaqin; Deviana Mayasari; Muhamad Yunus; Sintayana Muhardini; Sirajuddin Sirajuddin; M. Firman Ramadhan
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.24633

Abstract

AbstrakProgram pendidikan karakter telah menjadi fokus utama dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Salah satu pendekatan yang diadopsi oleh sekolah adalah program makan bersama, yang bertujuan untuk menggabungkan aspek interaksi sosial, nilai-nilai, dan kesadaran nutrisi sebagai sarana pembentukan karakter siswa. Kegiatan pengabdian ini  dilakukan di SMP 1 Sukamulia, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Mitra sasaran terdiri dari siswa SMP 1 Sukamulia. Kegiatan ini mengungkapkan bahwa program makan bersama di SMP 1 Sukamulia secara signifikan berkontribusi terhadap pembentukan karakter positif siswa. Terdapat peningkatan yang bermakna dalam aspek kerjasama, tanggung jawab, dan kesadaran sosial di antara peserta program ini. Selain itu, program ini juga berhasil meningkatkan pemahaman siswa tentang nutrisi dan pentingnya makanan seimbang. Hasil penelitian ini menyoroti pentingnya pendekatan holistik dalam pendidikan karakter. Program makan bersama bukan hanya berperan dalam memenuhi aspek gizi siswa, tetapi juga dalam membentuk karakter mereka secara menyeluruh. Implikasi dari temuan ini menggarisbawahi perlunya pengintegrasian program serupa dalam kurikulum pendidikan nasional untuk memajukan pendidikan karakter di Indonesia. Kata kunci : pembentukan karakter; pendidikan karakter; program makan bersama.AbstractCharacter education programs have become the main focus in efforts to improve the quality of education in Indonesia. One of the approaches adopted by schools is the community meal program, which aims to combine aspects of social interaction, values, and nutritional awareness as a means of building student character. This service activity was carried out at SMP 1 Sukamulia, East Lombok, West Nusa Tenggara. The target partners consist of students from SMP 1 Sukamulia. This activity revealed that the communal eating program at SMP 1 Sukamulia significantly contributed to the formation of students’ positive character. There is a significant increase in aspects of cooperation, responsibility, and social awareness among participants in this program. Apart from that, this program also succeeded in increasing students’ understanding of nutrition and the importance of a balanced diet. The results of this research highlight the importance of a holistic approach to character education. The shared meal program not only plays a role in fulfilling students’ nutritional aspects but also in shaping their overall character. The implications of these findings underscore the need to integrate similar programs into the national education curriculum to advance character education in Indonesia. Keywords : character formation; character education; communal dining program
PELATIHAN PEMBENTUKAN DAN PENGEMBANGAN BADAN USAHA MILIK DESA BERBASIS WISATA BUDAYA PADA DESA MANTAR Ibrahim, Ibrahim; Mas’ad, Mas’ad; Mintasrihardi, Mintasrihardi; Herianto, Agus; Muhardini, Sintayana; Mahsup, Mahsup; Rejeki, Sri; Hasanah, Siti; Wahab, Abdul; Zainuddin, Zainuddin; Hayati, Mardiyah; Azizah, Asma; Burhanuddin, Burhanuddin; Saleh, M.; Sobry, M.; Syafruddin, Akhmad; Salahuddin, Muhammad; Erwansyah, Erwansyah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i3.17404

Abstract

ABSTRAKKeberadaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Mantar sudah terbentuk, namun masih memiliki kendala dalam pelaksanaan program. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memotivasi melalui pelatihan pembentukan dan pengembangan badan usaha milik desa berbasis wisata budaya pada Desa Mantar.  Metode yang digunakan adalah sosialisasi berupa penyampaian materi dan tanya jawab. Hasil  Pengabdian kepada Masyarakat ini diketahui bahwa melalui pelatihan pembentukan dan pengembangan BUMDes sudah berjalan lancar dan memiliki dampak positif terutama peningkatan SDM dan sarana pengembangan dalam mengembangkan potensi desa. hasil Kedepan diperlukan program lanjutan yang bersifar aksi nyata dan sumber pendanaan yang mampu membantu BUMDes dapat berjalan dan mengembangkan program secara berkelanjutan.  Kata kunci: pelatihan; pembentukan; pengembangan; dan BUMDes ABSTRACTThe existence of Village-Owned Enterprises (BUMDes) in Mantar Village has been formed, but still has problems in implementing the program. The purpose of this activity is to motivate through training the formation and development of cultural tourism-based village-owned enterprises in Mantar Village. The method used is socialization in the form of delivery of material and questions and answers. The results of this Community Service show that through training the formation and development of BUMDes has been running smoothly and has a positive impact, especially increasing human resources and development facilities in developing village potential. In the future, a follow-up program is needed that is real action and a source of funding that is able to help BUMDes run and develop programs in a sustainable manner. Keywords: training; formation; development; and BUMDes
MBG Program: Identifying Values of Togetherness and Motivating Elementary School Student Attendance Aulia , Wina Fadila; Muhardini, Sintayana; Fujjiaturrahman, Sukron
Moestopo International Review on Social, Humanities, and Sciences Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/mirshus.v6i1.165

Abstract

Free Nutritious Meal Programs generally aim to meet students’ nutritional needs and support their learning quality. These programs are often viewed as routine nutritional interventions that unconsciously foster character traits such as greater care and empathy in students. No studies have yet linked culturally and religiously based values of togetherness to changes in student behavior within the context of the Free Nutritious Meals Program (MBG). Therefore, this study was conducted to identify the values of togetherness and student attendance motivation formed through the implementation of the MBG Program in elementary schools. This study employed a descriptive qualitative approach. Research data were collected through observation, in-depth interviews, and document review. Data were analyzed using the Miles and Huberman interactive model, encompassing data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that the MBG Program has proven effective in enhancing elementary students’ learning experiences. The routine of eating together fosters positive social interactions among students, and improved student attendance is evident in the increased consistency of students arriving early to participate in school activities; this behavior is shaped because the program serves as a motivator for students to ensure they do not arrive late.
PELATIHAN GENDANG BELEQ UNTUK MENINGKATKAN CINTA BUDAYA DAERAH SASAK TERHADAP SISWA SDN 1 SUKARAJA Nanang Rahman; Zaenul Ikhwan; Syafruddin Muhdar; Sukron Fujiaturrahmah; Yuni Mariyati; Sintayana Muhardini; Nursina Sari; Putri Maya Masyitah
Journal of Community Empowerment Vol 3, No 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v3i2.28418

Abstract

ABSTRAK                                                                            Pelestarian budaya lokal di tengah derasnya arus globalisasi menjadi tantangan utama, terutama dalam mempertahankan eksistensi gendang beleq sebagai warisan budaya Sasak. Generasi muda cenderung kurang mengenal dan mencintai budaya tradisional, sehingga diperlukan upaya sistematis untuk memperkenalkannya sejak usia dini. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan kecintaan siswa SDN 1 Sukaraja terhadap budaya Sasak melalui pelatihan gendang beleq. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi dan praktik langsung. Kegiatan ini melibatkan siswa dari kelas 4 hingga 6 sebagai peserta dengan jumlah 24 siswa pada bulan Agustus dan 26 siswa pada bulan September, dengan bimbingan guru seni dan pelatih profesional dari komunitas seni lokal. Evaluasi dilakukan melalui pengamatan, wawancara, dan kuesioner sebelum dan sesudah pelatihan, mencakup aspek keterampilan teknis, pemahaman budaya, serta perubahan karakter siswa. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam beberapa aspek: 70% siswa menjadi sangat tertarik terhadap budaya lokal (sebelumnya hanya 40%), 60% siswa menguasai teknik dasar gendang beleq, dan 50% memahami filosofi budaya Sasak. Selain itu, 85% siswa menunjukkan peningkatan kedisiplinan, kerja sama, dan kepercayaan diri. Program ini berhasil membangkitkan antusiasme siswa sekaligus menjadi langkah strategis dalam melestarikan warisan budaya Sasak. Kata kunci: Gendang beleq; budaya Sasak; pelestarian budaya. ABSTRACTPreservation of local culture amidst the strong currents of globalization poses a significant challenge, particularly in maintaining the existence of gendang beleq as a cultural heritage of the Sasak people. The younger generation tends to have limited knowledge and appreciation of traditional culture, necessitating systematic efforts to introduce it from an early age. This activity aims to enhance the appreciation of Sasak culture among students of SDN 1 Sukaraja through gendang beleq training. The implementation methods include socialization and hands-on practice. This activity involves students from grades 4 to 6 as participants with a total of 24 students in August and 26 students in September 2024, under the guidance of art teachers and professional trainers from the local art community. Evaluation was conducted through observations, interviews, and questionnaires administered before and after the training, covering aspects of technical skills, cultural understanding, and changes in students' character. The training results showed significant improvements in several aspects: 70% of students developed a strong interest in local culture (up from 40%), 60% mastered the basic techniques of gendang beleq, and 50% gained an understanding of Sasak cultural philosophy. Furthermore, 85% of students demonstrated increased discipline, teamwork, and self-confidence. This program successfully sparked students' enthusiasm and served as a strategic step toward preserving the cultural heritage of the Sasak people. Keywords: Gendang beleq Sasak culture; cultural preservation
The Effects of CTL And PjBL Models Assisted by Diorama Media on Students’ Creative Thinking Abilities Nurul Aeni; Sintayana Muhardini; Syafruddin Muhdar
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 12 No. 3 (2024): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v12i3.76468

Abstract

Education is a key factor in improving individuals' quality of life and thinking abilities. However, there are still many challenges in implementing effective learning models, especially at the elementary school level. This study aims to explore and compare the influence of the Contextual Teaching and Learning (CTL) model and the Project-Based Learning (PjBL) model, supported by diorama media, on students' creative thinking abilities. This research employed an experimental method with a quasi-experimental nonequivalent control group design, involving 44 fourth-grade elementary school students, divided into Class IVA (21 students) and Class IVB (23 students). Data were collected through essay tests consisting of 10 questions about animal life cycles. The research instruments included question sheets and observation sheets. Data analysis was conducted using descriptive and inferential statistics, including normality tests, variance homogeneity tests, and t-tests. The results showed that the PjBL model was more effective in improving creative thinking skills, with an average score of 75.86 compared to CTL, which only reached 67.14. This study concludes that implementing the PjBL model with the support of diorama media can enrich the learning experience and stimulate students' creativity. The implication of this interactive and collaborative learning model is an increase in student engagement and motivation in the learning process.
Co-Authors -, Ibrahim - -, Mintasrihardi - A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdillah Abdillah Abdul Wahab Abdul Wahab Achmad Noerkhaerin Putra Agus Herianto Agus Herianto Agus Kurniawan Ahyansyah, Ahyansyah Aini, Hizratun Ainun Jariah Akhmad Syafruddin Aliahardi Winata Amelia, Sherly Dwi Anwar Efendy Arpan Islami Bilal Arpan Islami Bilal Arsyad Abd. Gani Arsyad Abdul Gani Asmahul Husnah As’ad, Muhammad Aulia , Wina Fadila Azizah, Asma Baiq Nurhayatun Baiq Sarlita Kartiani, Baiq Sarlita Kartiani Baiq Yuliatin Ihsani Bilal, Arpan Islami Burhanuddin Burhanuddin Burhanuddin Burhanuddin Candra , Candra Darmurtika, Linda Ayu Deviana Mayasari Dwi Hastuti, Intan Eka Fitriani Eka Fitriani Eka Fitriani Febrita Susanti Fujiaturrahman, Sukron Fujjiaturrahman, Sukron Hadi Gunawan Sakti Hadi, Erwin Haeruni Haeruni Haifaturrahmah, Haifaturrahmah Hardi, Rahmat Sulhan Harry Irawan Johari Hidayati Hidayati Hidayati Hidayati Hijril Ismail, Hijril Hudri, M. I Made Suyasa, I Made Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ilham Ilham Ilham Zitri Intan Dwi Hastuti Intan Dwi Hastuti Irma Setiawan, Irma irwand irwandi Ismunandar Joni Safaat Adiansyah Junaidi A.M Junaidi Am Junaidin Junaidin Kamaladini Kamaladini Kamaluddin Kamaluddin Khaerul Anam Khaerul Anam Khosiah Khosiah Khosiah Khosiah Khosiah Khosiah Khosiah Khosiah Khosiah Khosiah, Khosiah Linda Ayu Darmurtika Lisa Indriyanti M. Firman Ramadhan M. Saleh M. Saleh M. Sobry M. Sobry Mahsup Mahsup Mahsup, Mahsup Mardiyah Hayati Mardiyah Hayati Mariyati, Yuni Mariyati, Yuni Mas&#039;ad Mas&#039;ad Mas,ad, Mas,ad Mas’ad Mas’ad Mas’ad, Mas’ad Mayasari, Deviana Ma’ruf, Amar Milandari, Baiq Desi Milandari, Baiq Desi Mintasrihardi, Mintasrihardi Monika Handayani, Monika Muhamad Yunus Muhammad Ali Muhammad Hudri Muhammad Khalis Ilmi Muhammad Nizaar Muhammad Salahuddin Muhammad Salahuddin Muhammad Saleh Muhdar, Syafruddin Mus, Akhmad H Muslimin Muslimin Muttaqin, zedi Najamudin Najamudin Ni Made Santi Pratiwi Ni Wayan Sri Darmayanti Niswariyana, Ahyati Kurniamala Nurhayati, Nurhayati Nurhikmah Nurhikmah Nurjannah Nurjannah Nurjannah Nurjannah Nurmiwati, Nurmiwati Nurmiwati, Nurmiwati Nurul Aeni Nurul Hidayanti Nurul Huda Pradana, I Gde Andika Yudha Putri Maya Masyitah Raden Sudarwo Rahman, Nanang Rahmaniah, Rima Rezkillah, Inang Irma Rima Rahmaniah Rizky Fitri Roby Mandalika Waluyan Rohiani, Dewi Sabaryati, Johri Sahara, Ani Sari, Diah Puspita Sari, Nursina Sehabuddin, Ahmad Sirajuddin Sirajuddin Siti Hasanah Siti Hasanah Siti Lamusiah, Siti Solehah, Azmiatun Sri Rejeki Sri Rejeki Sudarwo Sudarwo Sudarwo, Raden Sudarwo, Raden Sukron Fujiaturrahmah Sukuryadi Susi Susanti Susilawati Susilawati Syafruddin Muhdar SYAFRUDDIN, Akhmad Syaharuddin Syaharuddin Syaifuddin Iskandar Syarifuddin Syarifuddin Titik Hariani Untari, Titin Vera Mandailina, Vera Vera Mendalina Waluyan, Roby Mandalika Winata, Aliahardi Yudhi Lestanata Yuni Maryati Zaenudin Zaenudin Zaenudin Zaenudin Zaenul Ikhwan Zainuddin, Zainuddin Zedi Muttaqin Zuhratul Azizah Zulkarnain, Zulkarnain