p-Index From 2021 - 2026
15.887
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Jurnal Ilmu Lingkungan Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Jurnal Visi Ilmu Pendidikan Publikasi Pendidikan JURNAL ANALISIS KEBIJAKAN KEHUTANAN Widyagogik : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Naturalis : Jurnal Penelitian Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial budaya Sosio Konsepsia Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKN QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Jurnal Moral Kemasyarakatan Jurnal Pertahanan : Media Informasi tentang Kajian dan Strategi Pertahanan yang Mengedepankan Identity, Nasionalism dan Integrity JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) JCES (Journal of Character Education Society) JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Etika Demokrasi Jurnal Basicedu Journal on Education Waskita: Jurnal Pendidikan Nilai dan Pembangunan Karakter Journal of Civic Education Satwika : Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Jurnal Masyarakat dan Budaya Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Academy of Education Journal International Journal for Educational and Vocational Studies ETNOREFLIKA: Jurnal Sosial dan Budaya Jurnal Teknologi Informasi dan Pendidikan Jurnal Absis : Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Jurnal Civic Hukum IJECA (International Journal of Education and Curriculum Application) Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Jurnal Pengabdian UNDIKMA CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Jurnal Kewarganegaraan Jurnal Borneo Akcaya : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Publik Jurnal Pendidikan PKn Prima Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Hasana Journal Jurnal Kewarganegaraan Proyeksi: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora Refleksi Hukum: Jurnal Ilmu Hukum Jurnal Basicedu QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia International Journal of Religion Education and Law Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan Wacana: Journal of the Humanities of Indonesia Digulis: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Mathematics Education Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Penguatan Pendidikan Karakter Berbasis Sekolah Menengah Atas Perbatasan Entikong Kalimantan Barat Atmaja, Thomy Sastra; Dewantara, Jagad Aditya; Utomo, Bambang Budi
Jurnal Basicedu Vol. 4 No. 4 (2020)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v4i4.545

Abstract

Pelaku pendidikan di wilayah perbatasan Entikong Kalimantan Barat memiliki tanggung jawab yang sangat besar dalam mempertahankan nilai karakter bangsa. Entikong marupakan salah satu wilayah perbatasan Indonesia dan Malaysia menyimpan potensi degradasi nilai karakter bangsa yang cukup besar. Menyikapi hal tersebut, maka lembaga pendidikan (sekolah) di perbatasan Entikong menerapkan program penguatan pendidikan karakter sebagai instrumen preventif dalam membina dan menumbuh kembangkan nilai utama karakter bangsa (religius, nasionalis, mandiri, gotong royong, integritas). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi penguatan pendidikan karakter berbasis sekolah di SMA Perbatasan Entikong Kalimantan Barat. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan pendidikan karakter berbasis sekolah di SMA Perbatasan Entikong Kalbar dilakukan melalui 3 (tiga) program yakni pengembangan diri, mengintegrasikan dalam mata pelajaran, serta melalui budaya sekolah. (1) Program pengembangan diri dilakukan melalui kegiatan rutin, kegiatan spontan, kegiatan keteladanan dan kegiatan pengondisian di sekolah. (2) Program mengintegrasikan nilai karakter dilakukan oleh guru melalui integrasi/menyisipkan nilai karakter kedalam setiap pokok bahasan dari setiap mata pelajaran. (3) Program budaya sekolah dilakukan dengan cara menetapkan visi dan motto sekolah yang mengandung nilai karakter, memajang banyak bendera merah putih di sepanjang teras sekolah untuk menumbuhkan rasa nasionalisme dan patriotisme, memajang banyak kalimat motivasi dan bernilai karakter di sepanjang lingkungan sekolah, menerapkan 5 S yakni (senyum, salam, sapa, sopan, santun), menampilkan sikap saling peduli dan kasih sayang kepada seluruh warga sekolah, menetapkan tata tertib sekolah, menciptakan 4 program unggulan sekolah, melaksanakan kegiatan ekstakurikuler yang dapat membentuk karakter peserta didik, menunjukkan contoh teladan yang baik, menindak tegas dengan sanksi jika ada peserta didik yang melanggar disiplin atau tata tertib, serta mengarahkan dan mengirim peserta didik untuk aktif mengikuti ajang perlombaan agar terbentuk karakter berani berkompetisi.
Efektivitas Pembelajaran Daring di Masa Pandemi COVID 19 Bagi Mahasiswa Universitas PGRI Yogyakarta Dewantara, Jagad Aditya; Nurgiansah, T Heru
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i1.669

Abstract

Wabah Corona membuat segala hal mengalami perubahan rutinitas, termasuk dalam hal pendidikan. Dulu pembelajaran di perguruan tinggi dilaksanakan secara tatap muka, akan tetapi sekarang pembelajaran harus dilaksanakan secara online. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar efektivitas pembelajaran secara daring dimasa pandemi covid 19 bagi mahasiswa Universitas PGRI Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan model Kuantitatif dengan metode survei. Responden dari penelitian ini berjumlah 1.000 mahasiswa. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 79% mahasiswa menginginkan pembelajaran secara tatap muka, sedangkan hanya 1% saja mahasiswa yang menginginkan pembelajaran daring, sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran daring secara terus menerus selama masa pandemi ini sangat tidak efektif
Persepsi Guru IPS Kota Singkawang Terhadap Literasi Digital Dalam Mendukung Kegiatan Pembelajaran Di Era Revolusi Industri 4.0 Sugiarto, Agus; Dewantara, Jagad Aditya
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i3.982

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah bagaimana persepsi guru IPS di Kota Singkawang dalam mengenal dan memahami literasi digital sebagai pendukung kegiatan pembelajaran di era revolusi industri 4.0. Fokus dari penelitian ini adalah persepsi guru-guru MGMP IPS Kota Singkawang terhadap literasi digital dalam mendukung kegiatan pembelajaran kaitannya dengan disrupsi revolusi industri 4.0. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara terpimpin. Teknik analisis data yang digunakan adalah menggunakan deskriptif kualitatif didukung data kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum guru-guru MGMP IPS di Kota Singkawang mengetahui dan memahami apa yang dimaksud dengan literasi digital dan revolusi 4.0. Guru-guru MGMP IPS di Kota Singkawang juga sudah memulai menggunakan literasi digital dalam mendukung kegiatan pembelajaran di sekolah, namun belum sampai pada tahap pada pembelajaran elektronik (elearning) dan evaluasi elektronik (equiz) baik menggunakan PC/laptop maupun menggunakan Smartphone. Kesiapan Guru-guru MGMP IPS di kota Singkawang dalam menghadapi era revolusi industry 4.0 dalam kegiatan pembelajaran di sekolah dari segi keterpenuhan infrastruktur digital secara umum sudah cukup baik, sedangkan kesiapan yang dirasa kurang adalah kesiapan dari sisi Sumber Daya Manusia
Lack of Nationalism in Children: Challenges and Efforts to Strengthen National Identity in the Contemporary Era Sari, Maya Novita; Asmawati, Asmawati; Jawanti, Ardita Putri Melisa; Syafitri, Desy; Annesta, Dinda; Afandi, Afandi; Dewantara, Jagad Aditya
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 2, No 2 (2023): December 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v2i2.669

Abstract

It is very important to teach national identity to children at a young age, especially in the contemporary era where it is difficult to build a national identity. One of the main problems we have is the lack of nationalism among children. This article aims to understand how a child's lack of awareness of nationalism affects the formation of their national identity and how to deal with the challenges of consolidating national identity in the contemporary era. This article was written using qualitative methods using literature studies, including analysis and review of books, journals, articles or other relevant sources. The results of the discussion obtained are the challenges that affect a sense of nationalism in children, the impact of a lack of a sense of nationalism on children, supporting factors for strengthening national identity in children, the role of parents and educators, government initiatives and public policies, and the implications of implementing a sense of nationalism in children . The conclusion is that in this contemporary era there are still many children who lack a sense of nationalism towards their country due to the rapid flow of technology and other environmental influences. To maintain this sense of nationalism, the role of parents, teachers and the government is very much needed in creating a generation of people who love their homeland.
PENGUATAN PEMAHAMAN WARGA NEGARA MUDA TERHADAP IDENTITAS NASIONAL DALAM KONTEKS NEGARA DI WILAYAH PERBATASAN Purnama, Shilmy; Sulistyarini, Sulistyarini; Dewantara, Jagad Aditya; Atmaja, Thomy Sastra; Sulanda, Sulanda
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 7, No 3 (2024): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v7i3.20838

Abstract

Abstrak: Jagoi Babang merupakan salah satu wilayah perbatasan Indonesia dan Malaysia yang memiliki pontensi melemahnya kesadaran akan identitas nasional terutama pada kalangan generasi muda. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menyelesaikan masalah tersebut adalah dengan pelatihan atau workshop yang melibatkan pihak sekolah dan peserta didik yang dapat memberikan penguatan pemahaman kepada warga negara muda terhadap identitas nasional dalam konteks negara di wilayah perbatasan Jagoi Babang Kalimantan Barat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman generasi muda di kalangan peserta didik sekolah menengah terkait identitas nasional, terutama di wilayah perbatasan. Kegiatan ini menggunakan metode ceramah, tanya jawab, dan diskusi. Hasil kegiatan ini menunjukan bahwa penguatan pemahaman warga negara muda terhadap Identitas Nasional dalam konteks negara di wilayah perbatasan Jagoi Babang Kalimantan Barat yakni: (1) Adanya respon yang positif dari peserta, yang ditunjukkan dengan pertanyaan dan tanggapan yang diberikan selama pelaksanaan kegiatan; (2) Adanya kesesuaian materi dengan kebutuhan peserta didik sebagai warga negara muda di wilayah perbatasan Jagoi Babang; (3) Sebagian besar peserta telah memahami arti pentingnya dan bagaimana implemnetasi identitas nasional dalam kehidupan sehari-hari.Abstract:  Jagoi Babang is one of the border areas of Indonesia and Malaysia that has the potential to weaken awareness of national identity, especially among the younger generation. One of the efforts that can be done to solve the problem is by training or workshops involving schools and students that can provide strengthening understanding to young citizens of national identity in the context of the state in the border area of Jagoi Babang West Kalimantan. This activity aims to increase the understanding of the younger generation among secondary school students related to national identity, especially in the border area. This activity uses lecture, question and answer, and discussion methods. The results of this activity show that strengthening young citizens' understanding of National Identity in the context of the state in the border area of Jagoi Babang West Kalimantan, namely: (1) There was a positive response from the participants, which was shown by the questions and responses given during the implementation of the activity; (2) There was a suitability of the material with the needs of students as young citizens in the Jagoi Babang border area; (3) Most participants have understood the importance and how to implement national identity in everyday life.
REKAYASA DESAIN MOTIF KAIN DENGAN TEKNIK CETAK DAUN Kartikawati, Siti Masitoh; Azahra, Siva Devi; Dewantara, Jagad Aditya
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 6, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v6i2.9721

Abstract

Abstrak: Komunitas Kampung Batik Kamboja merupakan komunitas pengrajin batik di Kota Pontianak yang menjadi target pengembangan industri tekstil dan tujuan wisata oleh pemerintah Kota Pontianak. Oleh karena itu, pengembangan teknik dan desain motif menjadi hal yang penting untuk menunjukkan ciri khas, meningkatkan nilai estetika, dan daya saing dengan produk tekstil lainnya. Inovasi desain motif dengan teknik cetak daun dapat memperkaya dan meningkatkan ragam motif produk yang dihasilkan, menjadi sarana pendidikan lingkungan mengenai jenis tumbuhan dan keanekaragaman bentuk daun bagi masyarakat, pengrajin setempat, maupun wisatawan Kampung Batik. Kegiatan dilakukan dengan melakukan pretest, penjelasan, demontrasi, pembimbingan dalam praktek pembuatan desain teknik cetak daun yang diaplikasikan langsung pada kaos dan totebag, dan diakhiri dengan evaluasi kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta mengenai identifikasi potensi dan karakteristik daun yang dapat dikembangkan sebagai inovasi desain motif karya tekstil yang memiliki nilai estetika.Abstract: The Kampung Batik Kamboja Community is a community of batik artisans in Pontianak City, which is the target of the development of the textile industry and tourism destination by the government of Pontianak City. Therefore, developing techniques and motifs is essential to show characteristics, increase aesthetic value, and improve the competitiveness of other textile products. Innovative motif designs with leaf printing techniques can be produced and improved upon product motifs as a means of environmental education regarding plant species and the diversity of leaf shapes for the community, local artisans, and tourists from Kampung Batik. The activity was carried out by conducting pretests, explanations, demonstrations, and guidance in making leaf printing techniques, which were applied directly to t-shirts and tote bags, and ended with an evaluation of the activities. The results showed an increase in participants' understanding and skills regarding the potential and characteristics of leaves that can be developed as an innovative design of art with aesthetic value.
STRATEGI PEMBELAJARAN MEMBENTUK NASIONALISME MELALUI PEMBELAJARAN PPKN PADA ANAK AUTISME DI SMA LUAR BIASA BINA ANAK BANGSA PONTIANAK Dinda; Sulistyarini; Purnama, Shilmy; Bistari; Dewantara, Jagad Aditya
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 7 No 2 (2023): Volume 7 Nomor 2 Edisi Desember 2023
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v7i2.7630

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pembelajaran, hambatan dan solusi serta dampak dari strategi pembelajaran dalam membentuk nasionalisme melalui pembelajaran ppkn pada anak autisme di SMA LB Bina Anak Bangsa Pontianak. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif dengan pendekatan penelitian bentuk kualitataif. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru, dan peserta didik, sedangkan sumber data sekunder adalah data yang diperoleh secara tidak langsung dari sumbernya. Data yang diperoleh biasanya data berupa dokumen-dokumen yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran yang diterapkan oleh guru dalam membentuk nasionalisme bisa dikatakan cukup baik dikarenakan pada saat kegiatan belajar mengajar terjadi komunikasi antara dua arah dimana siswanya cukup berperan aktif pada saat proses pembelajaran sehingga guru yang besangkutan bisa melaksanakan kegiatan pembelajaran yang berujuan untuk membentuk nasionalisme itu ditandai dengan mengikuti upacara bendera, memperingati hari-hari penting kenegaraan, mematuhi tata tertib sekolah dan berperilaku yang sopan terhadap guru, namun demikian dalam pelaksanaannya juga terdapat beberapa hambatan yang dihadapi seperti kepribadian anak dan juga lingkungan di sekitar anak seperti keluarga, sekolah dan juga masyarakat.
STUDIES ON ENVIRONMENTAL ETHICS FOR STUDENTS IN INDONESIA Aldiansyah, Rifki; Ariyansyah, Irvan; Efriani, Efriani; Dewantara, Jagad Aditya; Sulistyarini, Sulistyarini; Sudagung, Aditya Darmawan
Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Vol 14, No 2 (2023): Edisi Oktober 2023
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j-psh.v14i2.68723

Abstract

Environmental ethics  is human-wise behavior related to all components of the environment. Environmental ethics talks about human behavior towards nature and the view of the universe, including nature, humans, and other living things. A moral view is needed to know the relevance of the theory of anthropocentrism and ecocentrism. Students must know which theories can benefit human life and how to maintain a balance between nature and humans. Belief in the theory will bring up pros and cons; therefore, the relevance that can be found from the two theories is education that understands environmental ethics as a balance. Relevance gained trust in these two theories will bring up pros and cons. We found out students in Indonesia had their main critizism towards each philosophical thought. We also found that the emerging technology and modernisation has been an issue on the debate. A better environmental ethics understanding would serve a better goal of balancing both view of   anthropocentrism and ecocentrism
SISTEM GOTONG ROYONG SEBAGAI KEADABAN KEWARGANEGARAAN (CIVIC VIRTUE) DALAM MEWUJUDKAN KONSEP BELA NEGARA (GROUNDED THEORY) Dewantara, Jagad Aditya; Sulistyarini, Sulistyarini; Afandi, Afandi
Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Vol 13, No 2 (2022): Edisi Oktober 2022
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j-psh.v13i2.58644

Abstract

Logical Konstrak
Accelerated learning: penggunaan tipe master dalam pembelajaran teori musik dasar Putra, Zakarias Aria Widyatama; Dewantara, Jagad Aditya
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 10, No 1 (2024): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202423741

Abstract

In fundamental music theory, comprehension of how music works is tested in two ways: textual (terms) and contextual (application), when students do not grasp the content and instead focus on learning. As a result, when students create musical arrangements and composition tasks, they are unable to organise melodic, rhythmic, and harmonic arrangements in a fundamentally and elegantly organised manner. The usage of accelerated learning with the MASTER type is believed to provide a remedy to students' confusion about basic music theory. This study employed a descriptive qualitative method and a case study methodology. The research subjects are first-year students of Tanjungpura University's Performing Arts Education Study Programme (FKIP). In-depth observation and direct interviews provided case descriptions in learning. Source triangulation and interactive model analysis were used to determine data validity. Based on the MASTER type's application in learning fundamental music theory, students have had the most impact when they utilise their minds and bodies, create knowledge, and collaborate with others. This is significant because the foundation for shaping students' skills in the twenty-first century is based on students as learners and the shift from constructivism to behaviourism.
Co-Authors Adelia Salwa Aditya, Mega Cantik Putri Adityo Darmawan Sudagung Afandi Afandi Agus Sugiarto Agus Sugiarto Agustian Agustian Agustinus, Edy Al Yuda Aldian Tomia Aldiansyah, Rifki Alexius Aan Amallia Putri Amallia Putri Aminuyati Amrazi Zakso Ana Fergina Andang Firmansyah Annesta, Dinda Annisa Tri Wulandari Antika, Yumi Anton Nasrullah, Anton Antonia Ayutriana Ardania, Ocha Arifiyanti, Fitria Ariska, Deviana Ariya Winandar Ariyansyah, Irvan Arjon, Victorianus Marterik Arjon, Viktorianus Marterik Arpannudin, Iqbal Asep Rudi Casmana Ashari Ashari Asmawati Asmawati Aurelia Yofita Ayu Andini Ayu Wandira Azahra, Siva Devi Bambang Budi Utomo Bambang Budi Utomo Bistari Borneo, Zaky Ibrahim Zayn Cahyaningsih, Ade Cecep Darmawan Cecep Darmawan, Cecep Chorina, Malisa Christanto Syam Dahniar Th. Musa Daniel Daniel Daniel Daniel Dasim Budimansyah Dede Yas Putra Delvia Uliyanda Destiana Destiana Desvina Gita Resna Deviana Ariska Dewi Utami Diah Trismi Harjanti Diaz Restu Darmawan, Diaz Restu Dilla Tri Aprillia Dinda Dira Adetya Frisca Dwi Riyanti Edi Iskandar Edi Iskandar, Edi Edwin Mirzachaerulsyah Edy Agustinus Efiani Efriani Efriani Efriani Efriani Efriani Efriani Efriani Efriani Efriani Efriani Efriani Efriani Ega Nur Cahya Ega Nur Cahya Eka Safitri Emita Emita Emita, Emita Encep Syarief Nurdin, Encep Syarief Endang Maya Pratiwi Endang Purwaningsih Eri Yanti Nopi Eling Fannisa Safarini Fazli Rachman Fikri Nizar Zulkifli Finsen, Finsen Firda Islamaya Farhan Firmansyah, Haris Fitria Arifiyanti Fransisca Yesianti Fransiska, Meliya Fransiska, Mitha Galuh Intan Gida Kadarisma Gladis Herazati Hadi Wiyono Halida Halida Hasanah, Rizky Hayati Hayati Hayyu Angreni Heni Kuswati Henny Muldia Herlan Herlan Herlinda Herlinda Hermawan, Yudi Hesky Septiawan Hesti Wulandari Husni Syahrudin Idrus Affandi Iga Fiolita Sari Ilham Fajar Suhendar Imran Imran Imran Imran Indah Listyaningrum Indah Puspita Sari, Indah Puspita Indriani wuryandari Ineke Laili Ramadhini Ismiyani, Nining Ita Rahmadia Iwan Ramadhan Jawanti, Ardita Putri Melisa Jopani Novia Juliana Juliani, Aisya Jumarni Jumarni Jumarni Jumarni Kadarisma, Gida Khabibatul Fatkhi Kokom Komalasari Komalasari, Ayu Kornelia Tantri Yulia Kurita Ayunina La Ode Topo Jers Lifa, Milianti Maria Fransiska Apriyani Maria Rasti Tani Maria Ulfa Maria Ulfah Maria Ulfah Martono Martono Mashudi Mashudi Mastri Dihita Sagala Meitriana Mezi Meliya Fransiska Mezi, Meitriana Milianti Lifa Mita Harniawati Mitha Fransiska Mohtar, Tarmila Muhamad Romadoni Muhamad Supriadi Muhammad Agus Hardiansyah Muhammad Fachrurrozi Bafadal Muhammad Iqbal Muhammad Jailani Muhammad Mona Adha Mulyadi, Dian Muhammad Johan Johor Munandar Munandar Munandar Munandar Mutmainna Mutmainna, Mutmainna Nabila, Nasrin Najib, Agus Mohammad Natalia Itut Nida Sausan Niko Juliansyah Nina Ayuni Nindiya Norianda Nining Ismiyani Novia, Jopani Nur Sutari Nuraini Asriati Nuraini Astriati Nurgiansah, T Heru Nurul Cahya Ocha Ardania Ochieng, Okiri Peter Okiri Peter Ochieng Okta Putri Okti Hartati Panzi, Urai Paskaria Erni Kurniati Pawennari Hijjang Poppy Setiawati Nurisnaeny Praptantya, Donatianus BSE Purnama, Shilmy Putri Meiensi Putri Puspitasari Putri Sapitri Putri Tipa Anasi Putri Wardani Raeinady, Vhiasyah Rahyunika Azzahra Rani Rani Rantika Wulandari Raymond Kelvin Nando Raymond Kelvin Nando Reni Rupita Rezha Noviandra Rino Rino Rino Rino Risa Ardiyanti Rohmad Widodo Rohyadi Andika Chandra Rokiaske Rokiaske Rokiaske, Rokiaske Rukaya Rukaya Rum Rosyid Rustiyarso Rustiyarso Sahrul Layali Sari, Iga Fiolita Sari, Maya Novita Sausan, Nida Seli Indriani Shalihhin Affandi Sherley Chintya Sihaloho, Nahot Tua Parlindungan Sinta putri Siti Masitoh Kartikawati Siti Puji Lestariningsih Soeharto Soeharto Sri Buwono . Sulanda, Sulanda Sulistyarini, Sulistyarini Suriaman Suriaman Suriyanisa Suriyanisa Suriyanisa, Suriyanisa Syafitri, Desy Syamsuri Syamsuri Syamsuri Syarifudin Tippe Syifa Nur Qolbiana Syofianti, Resti T Heru Nurgiansah T Heru Nurgiansah Tarmila Mohtar Tasya, Wilhelmina Thomy Sastra Atmaja Tomia, Aldian Tri Widiyastuti Trisnawati Trisnawati Uray Lia Wahyuni Vhiasyah Raeinady Victorianus Marterik Arjon Vincent Obedly Wisely Viza Juliansyah Wahyudi Wahyudi Wanda Kurnia Warneri . Wibowo Heru Prasetiyo Wilhelmina Tasya Winda Sartika Sari Wisely, Vincent Obedly Witarsa Witarsa Witarsa Witarsa, Witarsa Wulandari, Annisa Tri Yadi Ruyadi Yansa, Hemri Yudhistira Oscar Olendo Yulia Ningsih Yuline, Yuline Yuliono, Agus Yumi Antika Yumiantika Yuniar Anggraini Yunus, Dadang Yustinus Jacob E. F Zakarias Aria Widyatama Putra Zenifer Kristianita Tarigas