p-Index From 2021 - 2026
12.778
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Intiqad: Jurnal Agama dan Pendidikan Islam ROTOR: JURNAL ILMIAH TEKNIK MESIN Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam El-Mashlahah Al-Ibrah : Jurnal Pendidikan dan Keilmuan Islam Al-Fikri: Jurnal Studi dan Penelitian Pendidikan Islam Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Kuttab: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Kamaya: Jurnal Ilmu Agama TA'LIM : Jurnal Studi Pendidikan Islam NALAR: Jurnal Peradaban dan Pemikiran Islam Anterior Jurnal JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Journal of Educational Research and Evaluation Pedagogik: Jurnal Pendidikan Ta`Limuna : Jurnal Pendidikan Islam Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Jurnal Pengabdian Al-Ikhlas Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Attractive : Innovative Education Journal Asatiza: Jurnal Pendidikan Al-Hikmah Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Kebudayaan Darul Ilmi: Jurnal Ilmu Kependidikan dan Keislaman Jurnal Al-Irsyad: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Al Marhalah Muaddib: Islamic Education Journal Jurnal Studi Agama Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling FiTUA : Jurnal Studi Islam International Journal of Environmental, Sustainability, and Social Science JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Tsamratul Fikri (TF) Solusi: Jurnal Kajian Ekonomi dan Bisnis Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Atta'dib Jurnal Pendidikan Agama Islam Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Proceeding International Seminar of Islamic Studies Abdimas Awang Long: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat AJAD : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat CITIZEN: Jurnal Ilmiah Mulitidisiplin Indonesia PROGRESIF Jurnal Paris Langkis Akademika : Jurnal Pemikiran Islam Mafaza : Jurnal Pengabdian Masyarakat International Journal of Education and Teaching Zone YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya ANWARUL: Jurnal Pendidikan dan Dakwah ARZUSIN: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Dasar Journal of Quality Assurance in Islamic Education (JQAIE) Al-DYAS : Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Mestaka: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesian Research Journal on Education JIEGC Journal of Islamic Education Guidance and Counselling Kartika: Jurnal Studi Keislaman Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa AL ULYA: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat: EDUABDIMAS Journal of Islamic Education and Ethics Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora GEMBIRA (Pengabdian Kepada Masyarakat) PEDAMAS (Pengabdian Kepada Masyarakat) JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam Dan Pendidikan Bayan lin-Naas : Jurnal Dakwah Islam EDUCATIA JURNAL PENDIDIKAN DAN AGAMA ISLAM Indonesian Journal of Islamic Literature and Muslim Society Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia (JIMK-MC) Al-Ijtimā: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JP2N: Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara Educompassion: Jurnal Integrasi Pendidikan Islam Dan Global Cakrawala: Journal of Religious Studies and Global Society QAZI : Journal of Islamic Studies QOUBA : Jurnal Pendidikan ABDI NUSANTARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Man-Ana Insight Journal Jurnal Indonesia Studi Moderasi Beragama Edumulti: Jurnal Rumpun Ilmu Pendidikan Multidisiplin Jurnal Konseling dan Psikologi Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

THE ROLE OF RELIGIOUS PRACTICES IN MAINTAINING THE MENTAL HEALTH OF GENERATION Z STUDENTS IN THE DIGITAL ERA Ariska, Serli; Fitriyah, Fitriyah; Amalia, Najwa; Surawan, Surawan
TA'LIM : Jurnal Studi Pendidikan Islam Vol 9 No 1 (2026): January
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/talim.v9i1.11143

Abstract

Anxiety disorders in Generation Z students have increased significantly due to academic pressure and the influence of social media, with Riskesdas 2023 data showing a high prevalence at the age of 15-24 years. This study aims to analyze the role of Islamic religious practices as a coping strategy in maintaining the mental health of Muslim students of Generation Z. The research uses a qualitative approach with a dual case study method on three students of UIN Palangka Raya through purposive sampling. Data were collected through semi-structured in-depth interviews, nonparticipant observations, and documentation, with validity guaranteed through triangulation and member examination. The results show that religious practices play an important role in bringing mental calm, reducing anxiety and overthinking, and strengthening resilience to academic stress. Prayer is the main coping mechanism, dhikr and Qur'an recitation function as a spiritual relaxation technique, strengthened by social support from families and campus communities. Religious practices are effective because they provide a framework of existential meaning that helps students reinterpret academic stressors in a broader spiritual perspective, while also activating physiological relaxation responses. These findings provide practical implications for the development of spiritualbased counseling programs and campus policies that integrate religious support in student mental health services.
Religious Coping (Rcope) dalam Mengatasi Burnout Akademik Mahasiswa Generasi Z Ramadhanti, Nisrina Farida; Amalia, Najwa Rizki; Surawan, Surawan
Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam dan Pendidikan Vol 17 No 2 (2025): Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam Dan Pendidikan
Publisher : LP2M Universitas Islam Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/al-qalam.v17i2.4264

Abstract

This study aims to analyze the role of Religious Coping (RCOPE), particularly its positive form, in helping Generation Z university students deal with academic burnout in the post-pandemic era. Academic burnout among students has intensified, marked by emotional exhaustion, cynicism toward learning, and reduced academic achievement, influenced by academic, personal, social, and physical factors. Using a descriptive qualitative approach, this study explores students’ in-depth experiences in responding to academic pressures. Data were collected through semi-structured interviews with students experiencing burnout and analyzed using thematic analysis to identify key themes and patterns. The findings reveal that positive RCOPE such as prayer, worship, Qur’anic recitation, and spiritual meaningmaking serves as the most effective strategy, providing emotional calmness, enhancing self-regulation, and restoring learning motivation. Non-religious coping strategies offer only short-term relief, while negative RCOPE risks worsening psychological conditions. Overall, the study demonstrates that positive RCOPE functions as an adaptive mechanism and a resilience foundation that enables students to respond more constructively to academic stress. These results highlight the importance of integrating spiritual-based guidance into higher education support systems to strengthen students’ well-being and academic persistence.
DOA DAN IBADAH SEBAGAI STRATEGI KOPING TERHADAP STRES AKADEMIK PADA MAHASISWA GENERASI Z DALAM MENGHADAPI TEKANAN AKADEMIK Caenovea, Ciraenda; Massari, Zahra Ichtiara; Surawan, Surawan
JIEGC Journal of Islamic Education Guidance and Counselling Vol. 6 No. 02 (2025): JIEGC Journal of Islamic Education Guidance and Counselling
Publisher : Institut Daarul Qur'an Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51875/jiegc.v6i02.801

Abstract

Stres akademik merupakan tantangan umum di kalangan mahasiswa Generasi Z karena beban akademik yang berat dan tenggat waktu yang ketat. Meskipun penelitian sebelumnya telah banyak mengkaji strategi mengatasi stres melalui agama menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian yang mengeksplorasi bagaimana mahasiswa secara subyektif mengalami doa dan ibadah sebagai strategi mengatasi stres masih terbatas. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran doa dan ibadah dalam mengelola stres akademik di kalangan mahasiswa Gen Z di UIN Palangka Raya menggunakan pendekatan studi kasus ganda kualitatif. Tiga mahasiswa dipilih melalui pengambilan sampel bertujuan, dan data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan analisis tematik. Temuan menunjukkan bahwa stres akademik terutama dipicu oleh beban tugas kuliah yang berat dan tenggat waktu yang singkat, yang menyebabkan kecemasan dan kelelahan emosional. Doa dan ibadah, khususnya salat, muncul sebagai strategi mengatasi stres utama yang mendorong regulasi emosi, kedamaian batin, dan ketahanan spiritual. Studi ini juga menemukan bahwa strategi mengatasi stres melalui agama seringkali terintegrasi dengan strategi praktis seperti manajemen waktu dan dukungan sosial. Temuan ini menawarkan wawasan kualitatif baru tentang pengalaman hidup mahasiswa Gen Z dan menyoroti pentingnya mengintegrasikan dukungan berbasis spiritual ke dalam layanan konseling akademik.
Humanistic Religious Education: Implementing A Pedagogy of Love in The Curriculum For Indonesia’s Young Generation: Pendidikan Agama Humanistik: Menerapkan Pedagogi Cinta dalam Kurikulum Untuk Generasi Muda Indonesia Setiawan, Muhammad Dicky; Marshanda, Marshanda; Surawan, Surawan
Citizen : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 6 (2025): CITIZEN: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : DAS Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53866/jimi.v5i6.1096

Abstract

Religious education holds a strategic role in shaping young generations who are religious, ethical, and humanistic. However, the reality of Islamic Religious Education in Indonesia is still dominated by cognitive–doctrinal transmission, leading students to become passive recipients with limited opportunities for critical reflection, empathy, and lived moral experience. This condition demonstrates the need for a paradigmatic shift toward a more liberating, dialogical, and human-centered educational model. This article aims to describe the concept of humanistic religious education by positioning Paulo Freire’s Pedagogy of Love as its philosophical and methodological foundation, and to explain its relevance for curriculum development in Indonesian Islamic education. This research uses a literature review with thematic content analysis. The findings indicate that a Pedagogy of Love serves as a transformative framework that promotes dialogue, empathy, egalitarian teacher–student relations, and critical awareness. It shifts religious education beyond cognitive transfer toward affective–moral formation and social responsibility. Therefore, a Pedagogy of Love-based humanistic approach is essential for strengthening Islamic Religious Education in Indonesia. Future research is recommended to develop operational implementation models so this pedagogical concept can be applied concretely in classroom and madrasah settings.
Fitrah-Based Sexuality Education for Early Childhood: An Islamic Education Perspective on Identity Development Pragita, Faizah Dani; Surawan, Surawan; Norhidayah, Siti; Zahra, Fathimatuz
Journal of Islamic Education and Ethics Vol. 4 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jiee.v4i1.136

Abstract

Early childhood is a critical period for identity formation, including the development of self-concept and gender awareness. In Islamic education, the concept of fitrah provides a foundational framework for holistic human development aligned with divine values. However, sexuality education for young children is often avoided or misunderstood, resulting in limited ethical and educational guidance during this formative stage. This condition highlights the need for a value-based educational approach grounded in Islamic principles. This study aims to explore fitrah-based sexuality education as an Islamic educational approach to strengthening identity development in early childhood. Employing a qualitative library research method, the study analyses classical Islamic texts, contemporary scholarly literature, and relevant studies on child development, sexuality education, and Islamic ethics. The findings indicate that fitrah-based sexuality education emphasizes the integration of cognitive, emotional, spiritual, and social dimensions in nurturing children’s identity in accordance with their innate nature as male or female. Parents play a central role as primary educators by providing age-appropriate guidance, positive role modelling, and moral value internalization. Furthermore, the effectiveness of this approach is strengthened through the support of educational institutions, government policies, and social environments responsive to children’s developmental needs. The originality of this study lies in its conceptual synthesis of fitrah theory and early childhood sexuality education, reframing the discourse from a problem-oriented perspective to a constructive framework focused on identity strengthening and ethical development. This study recommends integrating fitrah-based sexuality education into family education practices and early childhood education programs.
Pendampingan Literasi Keagamaan Anak melalui Pembelajaran Membaca Al-Qur’an dengan Metode Iqro di Desa Mantangai Tengah Surawan, Surawan; Norhidayah, Siti
Abdi Nusantara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): ABDI NUSANTARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : PT Media Edukasi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64198/abdinusantara.v2i1.67

Abstract

Pendidikan literasi keagamaan sejak dini merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter religius anak. Namun, perkembangan teknologi dan rendahnya fokus belajar kerap menjadi kendala dalam pengenalan dan pembelajaran huruf hijaiyah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan pendampingan membaca Al-Qur’an menggunakan metode Iqro’ secara bertahap sesuai dengan kemampuan anak. Metode pelaksanaan meliputi observasi awal, perencanaan kegiatan, pendampingan membaca huruf hijaiyah hingga Iqro’ jilid 1, latihan menulis, serta refleksi dan evaluasi perkembangan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan anak dalam mengenali huruf hijaiyah, membaca secara bertahap, serta meningkatnya motivasi belajar meskipun dengan capaian yang berbeda. Selain itu, kegiatan pendampingan juga membentuk sikap disiplin, kesabaran, dan ketelitian melalui latihan menulis huruf hijaiyah. Secara keseluruhan, pendampingan membaca Al-Qur’an dengan metode Iqro’ terbukti efektif dalam meningkatkan literasi keagamaan anak serta memperkuat nilai religius melalui pendekatan pembelajaran yang personal, bertahap, dan berkelanjutan.
SELF-BRANDING STRATEGIES IN DIGITAL DA’WAH: A CASE STUDY OF GEN Z MUSLIM TIKTOK CREATOR @kadamsidik Purmasari, Siti Fatimah; Khairunnisa, Rahmahdalena Putri; Surawan, Surawan
Bayan lin-Naas : Jurnal Dakwah Islam Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Dakwah Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28944/bayanlin-naas.v9i2.2315

Abstract

In the digital age, the internet and social media play a very important role in spreading religious teachings, especially for Generation Z. The rise of various digital platforms provides new opportunities for preachers to spread their messages online, especially to Generation Z teenagers. Social media, such as TikTok, which is currently very popular among Gen Z, not only serves as entertainment but also as a source of knowledge. This study aims to identify opportunities, challenges, and effective da'wah strategies through TikTok. The method used in this study is qualitative, involving literature review and analysis of content from the TikTok account @kadamsidik00. Data collection was conducted by observing creator videos and relevant literature. The findings show that social media provides broad access and creative tools for delivering da'wah messages. However, there are considerable challenges, such as distractions from non-religious content, the influence of secularism and materialism, and cultural diversity. Effective da'wah strategies include creating creative and interesting content that is in line with the preferences of Gen Z. The implications of this study emphasize the importance for Islamic preachers and organizations to adapt their da'wah methods to be more relevant to the digital culture and platforms used by the younger generation.
Problematika Pembinaan Keagamaan Siswa di SMP Negeri 8 Palangkaraya Risnawati, Risnawati; Muslimah, Muslimah; Surawan, Surawan
Kuttab: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol 9 No 2 (2025): Kuttab: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/ktb.v9i2.2584

Abstract

Religious education is an integral part of the curriculum that guides students in developing morality, ethics, and spiritual values. This study aims to examine the challenges of religious guidance at SMPN 8 Palangka Raya. The research employed a descriptive-qualitative method with data collected through observation, interviews, and documentation. The subjects of the study were Islamic Religious Education teachers and students at SMPN 8 Palangka Raya. The findings reveal that religious guidance activities include spiritual counseling, social development, and cultural programs. However, several challenges were identified in the implementation process, including time constraints, limited external environmental support, and low student interest. This study is expected to provide insights and practical recommendations for schools, particularly teachers, in formulating more effective and innovative strategies for religious education.
Peran Literasi Digital dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa terhadap Konten Keagamaan di TikTok Madani, Ahmad Sutra; Al Buqari, Muhammad Rafli; Raseuki, Zaidan Naufal; Surawan, Surawan
Pedagogik: Jurnal Pendidikan Vol. 21 No. 1 (2026): Pedagogik: Jurnal Pendidikan
Publisher : Institute For Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pedagogik.v21i1.12519

Abstract

Latar Belakang: Perkembangan media sosial, khususnya TikTok, telah memengaruhi cara remaja memperoleh dan memahami informasi keagamaan. Kondisi tersebut menegaskan pentingnya literasi digital sebagai kompetensi yang harus dimiliki siswa untuk menyaring dan mengevaluasi informasi di ruang digital secara kritis. Metode: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara literasi digital dengan kemampuan berpikir kritis siswa terhadap konten keagamaan di TikTok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Sampel penelitian berjumlah 40 siswa di SMPN Satu Atap 3 Mendawai yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa angket skala Likert empat tingkat yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data penelitian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, serta uji korelasi Pearson. Hasil Penelitian dan Pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi digital siswa berada pada kategori cukup tinggi dengan nilai rata-rata 45,83, sedangkan kemampuan berpikir kritis memiliki nilai rata-rata 46,90. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data berdistribusi normal. Selanjutnya, hasil uji korelasi Pearson menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar r = 0,997 dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan: Temuan ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang sangat kuat dan signifikan antara literasi digital dan kemampuan berpikir kritis siswa terhadap konten keagamaan di TikTok. Oleh karena itu, penguatan literasi digital dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam menjadi penting untuk membantu siswa bersikap lebih kritis, selektif, dan bertanggung jawab dalam menyikapi informasi keagamaan yang beredar di media sosial.
Co-Authors A'ini, Nova Nur Abda Abda Adi, Muhammad Iqbal Purnama Adyaputri, Elvira Agas, Andri Ahmad Saefulloh Ahmad Sanusi AHMADI ahmat fauzi, nurul Aida, Nor Ajahari Ajahari, Ajahari Aji Hutama, Bayu Waskita Al Buqari, Muhammad Rafli Alamsyah - Alfajri Firdaus, Rizki Ali, Sulaiman Amalia, Najwa Amalia, Najwa Rizki Amelia Putri, Yusika Anam, Arif Miftakhul Khoirul Ananda, Salsabilla Anggraeni, Rara Anni Wulandzari Anshari, Muhammad Redha Anwar, Hadiya Sabila Aprilianti, Vika Arianty, Anggi Faramida Arif, Zainal Ariska, Serli Ariyani, Nili Arman, Dedi Asri, Diar Mukti Aulia Safitri, Aulia Awang, Sarimah Aysah, Nurul AYU LESTARI Azmy, Asmail Caenovea, Ciraenda Chablullah Wibisono dian nur hikmah Elvira, Cindy Fajariah, Fajariah Faridi Faridi Fatimah, Cindy faujianor, fauji Fenita Ifa Anissa Fitriani, Alya Fitriyah Fitriyah Ghani, Hafizah Nuraini Gunanti . Hady Ningsih, Salsabila Hafifah, Wafiq Hafizah, Tia Halis, Nur Haliza, Noor Hamdanah Hamdanah Haryanto, Rizki Hikmah, Aida Nurul Husniah, Laila Ilmi, Ahmad Tantowi Jasiah Jayawarsa, A.A. Ketut Jennah, Rodhatul Khairil Anwar Khairunnisa, Rahmahdalena Putri Khasanah, Kusnia Nikmatul Khatimah, Khusnul Kusuma, Perdana Lenita, Leila Anggraeni Lestari, Surti Lutfi, Saiful M. Redha Anshari Madani, Ahmad Sutra Majidi, Muhammad Wahid Malisi, M. Ali Sibram Marshanda, Marshanda Marsiah, Marsiah Massari, Zahra Ichtiara Maulana , Ahmad Maulana, Andin Muhammad Mazrur, Mazrur Moh. Fauzan Muhammad Aziz Muslim Muhammad Fadli Muhammad Rizqi Muhammad Yusuf Mumtaazah, Yasmine Muslimah Muslimah Muthaharoh, Nur Rahmadani Najib Kailani Nikmah, Siti Ningsih , Salsabila Hady Ningsih, Salsabila Hady Noor Aida Noormila, Cahya Norhidayah, Siti Norhidayani, Norhidayani Norjanah, Norjanah Norvia, Lia Nosy Restia Novita Sari Nurfahmi, Ikhfak Nurman Pamungkas Nurrahmi, Dwi Nurul Wahdah, Nurul Oktavia, Rani Pragita, Faizah Dani Pratama, Randi Surya Priolawati, Melly Purmasari, Siti Fatimah Putri Anggalia Puspita Sari Putri, Shella Aulia Rahmawati, Lilis Ramadhan, Muhammad Alief Raihan Ramadhani, Raysha Ramadhani, Rofi'ah Khafidah Ramadhanti, Nisrina Farida RANI RANI, RANI Raseuki, Zaidan Naufal Raudhatul Jannah Redha Anshri, muhammad Rinaldi, Arjuna Risa, Maya Risnawati Risnawati rohmah, Cindy Dwi RR. Ella Evrita Hestiandari Rusliana, Waode Gusti Safitri, Novia Safitri, Ravena Aulia sahduari, Sahduari Saiful Luthfi Sajiyo Sajiyo, Sajiyo Salmah Salmah Sapitri, Suci Aprioni Dwi Sapuadi, Sapuadi Saputri, Nadia Sardimi, Sardimi Setiawan, Muhammad Dicky Siti Khodijah Siti Rahmawati Siti Sarifah Sofiyati, Laila Musfirah Sri Hidayati Sri Hidayati Syafii, Muhamad Syafrul Nalus Syahmidi Syahmidi Syahmidi, Syahmidi Syarifah Soraya Thoyibah, Firda Amalia Tobroni Tobroni Ulfah Ulfah waode Widodo, Syamsul Bahri Winda Winda Wiwik Handayani Wulandari, Junita Yanti, Febry Yuliani Yuliani Yulistiana, Afda Zahra, Fathimatuz Zakia Zuzanti Zanuba, Adisty Arselia