p-Index From 2021 - 2026
12.66
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Intiqad: Jurnal Agama dan Pendidikan Islam ROTOR: JURNAL ILMIAH TEKNIK MESIN Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam El-Mashlahah Al-Ibrah : Jurnal Pendidikan dan Keilmuan Islam Al-Fikri: Jurnal Studi dan Penelitian Pendidikan Islam Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Kuttab: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Kamaya: Jurnal Ilmu Agama TA'LIM : Jurnal Studi Pendidikan Islam NALAR: Jurnal Peradaban dan Pemikiran Islam Anterior Jurnal JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Journal of Educational Research and Evaluation Ta`Limuna : Jurnal Pendidikan Islam Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Jurnal Pengabdian Al-Ikhlas Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Attractive : Innovative Education Journal Asatiza: Jurnal Pendidikan Al-Hikmah Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Kebudayaan Darul Ilmi: Jurnal Ilmu Kependidikan dan Keislaman Jurnal Al-Irsyad: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Al Marhalah Muaddib: Islamic Education Journal Jurnal Studi Agama Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling FiTUA : Jurnal Studi Islam International Journal of Environmental, Sustainability, and Social Science JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Tsamratul Fikri (TF) Solusi: Jurnal Kajian Ekonomi dan Bisnis Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Atta'dib Jurnal Pendidikan Agama Islam Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Proceeding International Seminar of Islamic Studies Abdimas Awang Long: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat AJAD : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat CITIZEN: Jurnal Ilmiah Mulitidisiplin Indonesia PROGRESIF Jurnal Paris Langkis Akademika : Jurnal Pemikiran Islam Mafaza : Jurnal Pengabdian Masyarakat International Journal of Education and Teaching Zone YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya ANWARUL: Jurnal Pendidikan dan Dakwah ARZUSIN: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Dasar Journal of Quality Assurance in Islamic Education (JQAIE) Al-DYAS : Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Mestaka: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesian Research Journal on Education JIEGC Journal of Islamic Education Guidance and Counselling Kartika: Jurnal Studi Keislaman Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa AL ULYA: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat: EDUABDIMAS Journal of Islamic Education and Ethics Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora GEMBIRA (Pengabdian Kepada Masyarakat) PEDAMAS (Pengabdian Kepada Masyarakat) JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam Dan Pendidikan Bayan lin-Naas : Jurnal Dakwah Islam EDUCATIA JURNAL PENDIDIKAN DAN AGAMA ISLAM Indonesian Journal of Islamic Literature and Muslim Society Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia (JIMK-MC) Al-Ijtimā: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JP2N: Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara Educompassion: Jurnal Integrasi Pendidikan Islam Dan Global Cakrawala: Journal of Religious Studies and Global Society QAZI : Journal of Islamic Studies QOUBA : Jurnal Pendidikan ABDI NUSANTARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Man-Ana Insight Journal Jurnal Indonesia Studi Moderasi Beragama Edumulti: Jurnal Rumpun Ilmu Pendidikan Multidisiplin Jurnal Konseling dan Psikologi Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

Upaya Guru dalam Proses Pencegahan Bullying di SDN 4 Bukit Tunggal Palangka Raya Fenita Ifa Anissa; Sri Hidayati; Surawan, Surawan
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.33152

Abstract

Di era digital, penggunaan media sosial sudah lazim di kalangan siswa untuk berbagai aktivitas komunikasi, interaksi sosial, dan memperluas wawasan. Namun, maraknya konten kekerasan dan tidak pantas di media sosial berdampak negatif terhadap perilaku siswa. Perundungan (bullying), sebagai salah satu masalah pembelajaran yang disebabkan oleh perilaku negatif di kalangan siswa, harus diantisipasi dan dicegah agar tidak semakin meluas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam upaya guru dalam proses pencegahan perundungan (bullying) di SDN 4 Bukit Tunggal Palangka Raya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik validasi data menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa upaya guru dalam proses pencegahan perundungan (bullying) di kalangan siswa meliputi upaya preventif, upaya edukatif, upaya kuratif (penyelesaian/penyembuhan), dan upaya preservatif (pemeliharaan). Upaya-upaya tersebut bertujuan untuk mencegah perilaku perundungan (bullying) di kalangan siswa dan menumbuhkan serta memperkuat nilai-nilai karakter positif pada diri siswa agar dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Kata Kunci: guru, upaya pencegahan, bullying Di era digital, penggunaan media sosial merupakan hal yang umum dilakukan oleh peserta didik untuk berbagai aktivitas komunikasi, interaksi sosial, dan menambah wawasan. Namun, maraknya konten kekerasan dan konten-konten yang kurang pantas ditampilkan di media sosial berdampak negatif terhadap perilaku peserta didik. Bullying sebagai salah satu permasalahan belajar yang disebabkan oleh perilaku negatif pada peserta didik, harus diantisipasi dan dicegah pertumbuhannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam terkait upaya guru dalam proses pencegahan bullying di SDN 4 Bukit Tunggal Palangka Raya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif, dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengabsahan data menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa upaya guru dalam proses pencegahan bullying pada peserta didik meliputi upaya preventif (pencegahan), upaya pendidikan (pendidikan), upaya kuratif (penyelesaian/penyembuhan), dan upaya preservatif (pemeliharaan). Upaya-upaya tersebut bertujuan untuk mencegah terjadinya perilaku bullying pada peserta didik, menumbuhkan dan memperkuat nilai-nilai karakter positif pada peserta didik agar dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Kata Kunci: guru, upaya pencegahan, intimidasi
Self-Efficacy dan Mindfulness sebagai Prediktor Keberhasilan Tugas Akhir Mahasiswa Ariyani, Nili; Surawan, Surawan
YASIN Vol 5 No 4 (2025): AGUSTUS
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/yasin.v5i4.6202

Abstract

Final-year students often face high academic pressure during the thesis writing process, which requires not only cognitive abilities but also strong psychological resilience. Issues such as low self-confidence and difficulty maintaining focus are major obstacles to completing the final project optimally. This study aims to analyze the extent to which self-efficacy and mindfulness influence students’ success in completing their final projects. A correlational quantitative approach was employed using a survey method involving 43 final-year students at IAIN Palangka Raya. Data were collected through an online questionnaire consisting of 23 Likert-scale statements covering three main indicators: self-efficacy, mindfulness, and final project completion success. Data analysis was conducted using multiple linear regression and Pearson correlation tests. The findings reveal that the combination of self-efficacy and mindfulness significantly contributes 48.7% to the success of final project completion, with self-efficacy emerging as the dominant predictor. These results indicate that students with high self-confidence and full awareness in managing stress and time tend to complete their final projects more effectively and efficiently. In conclusion, strengthening psychological aspects, particularly self-efficacy and mindfulness plays a strategic role in supporting students’ academic success. The study’s implications highlight the importance of developing mental health programs and integrated counseling services in higher education institutions, while also encouraging academic advisors to consider students’ psychological factors in order to provide more comprehensive and solution-oriented guidance.
Analisis Kuantitatif Relasi Patron dalam Organisasi Mahasiswa DEMA FTIK UIN Palangka Raya Rinaldi, Arjuna; Surawan, Surawan
YASIN Vol 5 No 4 (2025): AGUSTUS
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/yasin.v5i4.6379

Abstract

The relationship between seniors and juniors in student organizations often forms a patronistic pattern that, on one hand, can lead to dependency but, on the other, may function as a constructive mentoring mechanism. This study aims to describe the forms of patron relations in senior-junior dynamics and their impact on the cadre formation process and character development of organizational members. Using a descriptive quantitative approach, data were collected through questionnaires distributed to eighteen respondents and informal interviews with two active members of DEMA FTIK UIN Palangka Raya, 2025/2026 administration. The results indicate that patron culture is predominantly perceived as a form of guidance, empowerment, and moral support from seniors to juniors. This relationship contributes to strengthening the character of cadres in areas such as responsibility, discipline, and initiative, although indications of dependency in decision-making processes were still observed. These findings align with James C. Scott’s patron-client theory, which emphasizes reciprocal relationships marked by positional inequality. This study contributes to the development of cadre formation strategies grounded in equality, participation, and empowerment within student organizations.
Social Media as an Arena for Digital Jihad: An Analysis of Online Da'wah on Tiktok, Youtube, and Instagram Ramadhan, Muhammad Alief Raihan; Alfajri Firdaus, Rizki; Surawan, Surawan
Al-Hikmah Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Kebudayaan Vol 16 No 1 (2025): Al-Hikmah Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Kebudayaan
Publisher : DEPARTEMENT OF COMMUNICATION AND ISLAMIC BROADCASTING STUDIES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/hikmah.v16i1.12863

Abstract

YouTube, TikTok, and Instagram have become key platforms for digital da’wah, particularly in reaching younger audiences. This study applies a descriptive qualitative approach with content analysis of ten purposively selected popular videos. The analysis focused on themes, rhetoric, visualaudio elements, and audience responses. The findings reveal unique characteristics of each platform. YouTube is marked by long, systematic, and argumentative sermons that enable deeper understanding. TikTok emphasizes short, concise, emotional, and viral content, making it effective for audiences with limited attention spans. Instagram highlights visual aesthetics and reflective messages, supported by interactive features such as comments and Q&A. These patterns illustrate the need for adaptive communication strategies aligned with algorithms and media consumption habits. The notion of “digital jihad” is interpreted as a non-physical struggle to spread Islamic values online while prioritizing ethics, substance, and engagement. Digital da’wah thus serves not only as religious communication but also as cultural activism that strengthens Islamic identity among youth in the digital era.
Self-Authenticity dan Keseimbangan Peran Mahasiswa dalam Dunia Digital dan Akademik Rizqi, Muhammad; Surawan, Surawan; Norhidayah, Siti
ANWARUL Vol 5 No 3 (2025): JUNI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/anwarul.v5i3.5913

Abstract

This study aims to describe the level of self-authenticity and role balance among students in coping with academic demands and the dynamics of the digital era. Using a quantitative approach with a descriptive survey design, data were collected from 92 students of the Islamic Education (PAI) Study Program, class of 2022, at IAIN Palangka Raya through the Authenticity Scale questionnaire and a role balance scale, then analyzed descriptively. The results show an average self-authenticity score of 4.91 (SD = 0.93) and a role balance score of 4.52 (SD = 1.12) on a 1–7 scale, with the majority of respondents falling within the moderate to high category. However, around 15% of students showed low scores in role balance, indicating vulnerability to identity crises due to social pressure and the influence of digital media. These findings highlight the need to strengthen digital literacy, limit the consumption of content that promotes social comparison, and internalize civic values and self-reflection to reinforce students’ personal identity. The implication is that higher education institutions need to design interventions that support psychological well-being, foster intrinsic motivation, and promote sustainable academic achievement amid the challenges of the digital era.
Kontribusi Kompetensi Sosial Guru dalam Membentuk Karakter Siswa Mazrur, Mazrur; Surawan, Surawan; Yuliani, Yuliani
Attractive : Innovative Education Journal Vol. 4 No. 2 (2022): Attractive : Innovative Education Journal
Publisher : CV. Creative Tugu Pena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51278/aj.v4i2.452

Abstract

The purpose of writing this article is to analyze the teacher's social contribution in shaping students' character. Social competence possessed by a teacher here is very important, because if a teacher is able to apply these social competencies, especially in the school environment and students, then directly a teacher has instilled and nurtured students to have better character. With regard to the social competence of Islamic Education teachers in shaping the character of students in schools, Islamic education teachers to have social competence in approaching their students, teachers must of course pay attention to how to communicate and interact with students and must set a good example for students who have good character less can be formed with the approach already owned by islamic education teachers. Keywords: Teacher Social Competence, Developing Students Characters, Teachers Competence
GENDER REPRESENTATION AND GENERATION Z PERSPECTIVES ON MUSLIM FASHION TRENDS IN MALE GAZE STUDIES Soraya, Syarifah; Mumtaazah, Yasmine; Surawan, Surawan
Atta'dib Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : IAIN Bone

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30863/attadib.v6i2.10514

Abstract

This study explores Generation Z male perspectives on Muslim fashion trends in the context of male gaze theory and their implications for social norms in the digital era. The research aims to investigate how young Muslim men interpret Muslim women’s fashion on social media, how male gaze shapes their perceptions of piety and modesty, and how these perceptions influence gender interactions online. A simple mixed methods design was employed by combining quantitative survey data with qualitative insights from a Focus Group Discussion (FGD). The survey identified general patterns of perception, while the FGD provided deeper understanding of participants’ viewpoints. Quantitative data were presented in percentages, while qualitative data were analyzed thematically. The findings reveal diverse perceptions: some participants associated fashion with religious identity and moral character, while others viewed it as cultural expression and lifestyle. Most participants acknowledged engaging in judgment based on women’s clothing, reflecting the persistence of male gaze in digital interactions. Furthermore, all respondents agreed that social media strongly influences standards of appropriateness, highlighting its role in shaping collective norms through algorithms, comments, and viral trends. The study concludes that male Generation Z perceptions contribute to the construction of modesty standards and gender relations online, underscoring the need for digital literacy and gender-sensitive awareness to promote more inclusive interactions.
PEMBIMBINGAN PERILAKU IFFAH PADA REMAJA DI TPA SUKAMULYA KELURAHAN TANGKILING KOTA PALANGKA RAYA Agas, Andri; Ajahari, Ajahari; Marsiah, Marsiah; Surawan, Surawan
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 7 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i7.2422-2430

Abstract

Belakangan ini yang terjadi sekarang dengan teknologi yang cepat hingga mudah dalam hubungan komunikasi melalui perkembangan dan kesulitan memperoleh informasi baik di dalam negeri, sehingga berdampak pada perubahan budaya dalam negeri yang bersaing dengan budaya barat yang masuk melalui perkembangan teknologi berupa media sosial , baik dari video youtube, instagram, dan lain-lain sasaran utamnya paling dominan adalah pemuda/remaja. Dari fenomena tersebut memiliki sisi positif dan negatif, tergantung bagaimana cara mereka menyikapinya. Namun pada saat ini sisi negatifnya lebih besar dari pada sis positif, dengan melihat kenyataan pada saat ini yang semakin berpengaruh dengan kerusakan perilaku serta moral yang disebarkan melalui media internet, film, tontonan kriminal,dan konten berbaur pornografi. Salah satu masalah moral dalam pergaulan adalah masalah menjaga kesucian diri atau memelihara diri agar terhidar dari segala perbuatan tercela (iffah). Seperti yang terjadi di TPA Sukamulya dalam pembimbingan perilaku iffah yang dilakukan bertujuan untuk mencetak remaja yang berkualitas dan berakhlak yang baik, setelah pembimbing yang dilakukan remaja di TPA Sukamulya kebanyakan remaja akan memahami perilaku iffah dan remaja-remaja sekitarnya mulai dari berkata-kata yang dilakukan oleh para remaja di TPA Sukamulya. baik, berpakaian yang rapi dan menutup aurat serta tidak berdua dengan lawan seusianya. Salah satu masalah moral dalam pergaulan adalah masalah menjaga kesucian diri atau memelihara diri agar terhidar dari segala perbuatan tercela (iffah).Seperti yang terjadi di TPA Sukamulya dalam pembimbingan perilaku iffah yang dilakukan bertujuan untuk mencetak remaja yang berkualitas dan berakhlak yang baik, setelah pembimbing yang dilakukan remaja di TPA Sukamulya kebanyakan remaja akan memahami perilaku iffah dan remaja-remaja sekitarnya mulai dari berkata-kata yang dilakukan oleh para remaja di TPA Sukamulya. baik, berpakaian yang rapi dan menutup aurat serta tidak berdua dengan lawan seusianya. Salah satu masalah moral dalam pergaulan adalah masalah menjaga kesucian diri atau memelihara diri agar terhidar dari segala perbuatan tercela (iffah).Seperti yang terjadi di TPA Sukamulya dalam pembimbingan perilaku iffah yang dilakukan bertujuan untuk mencetak remaja yang berkualitas dan berakhlak yang baik, setelah pembimbing yang dilakukan remaja di TPA Sukamulya kebanyakan remaja akan memahami perilaku iffah dan remaja-remaja sekitarnya mulai dari berkata-kata yang dilakukan oleh para remaja di TPA Sukamulya. baik, berpakaian yang rapi dan menutup aurat serta tidak berdua dengan lawan seusianya.
Growth Mindset Sebagai Strategi Peningkatan Prestasi Akademik Siswa SMA Nosy Restia; Surawan, Surawan
Edumulti: Jurnal Rumpun Ilmu Pendidikan Multidisiplin Vol. 1 No. 1 (2025): April
Publisher : Yayasan Cendekia Gagayunan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63142/edumulti.v1i1.308

Abstract

This study aims to examine the relationship between growth mindset and students' academic achievement at SMA. Growth mindset, introduced by Carol Dweck, refers to the belief that intellectual abilities can develop through effort and continuous learning. Employing a quantitative approach and a descriptive correlational design, the study involved 30 students selected through purposive sampling. Data were collected using a structured questionnaire to assess growth mindset, and report card scores as indicators of academic achievement. The instruments were tested for validity and reliability prior to data collection. Normality tests indicated that the data were normally distributed, allowing the use of parametric tests. Pearson correlation analysis revealed a positive and significant relationship between growth mindset and academic achievement (r = 0.512, p = 0.004). Furthermore, a simple linear regression showed that growth mindset contributed 26.2% to the variance in academic achievement. This research concludes that growth mindset can be an effective strategy to enhance students’ academic outcomes and recommends schools to cultivate a learning environment that fosters a growth-oriented mindset.
Upaya Regulasi Diri Dalam Mengurangi Prokrastinasi Akademik Pada Mahasiswa : Studi Kasus Dalam Penyelesaian Tugas Ghani, Hafizah Nuraini; Surawan, Surawan
Jurnal Konseling dan Psikologi Indonesia Vol 1 No 3 (2025): Oktober
Publisher : CV. Lentera Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58472/jkpi.v1i3.91

Abstract

Academic procrastination is a prevalent issue among university students, often leading to reduced academic performance and increased stress. This study aims to explore how self-regulation strategies are utilized by students to minimize procrastination, particularly in the context of completing academic assignments. Using a qualitative case study approach, five final-year university students were selected through purposive sampling. Data were collected via in-depth interviews and analyzed thematically. The findings reveal that while the respondents acknowledged their tendency to delay tasks, they engaged in various self-regulation efforts such as task segmentation, time management, and motivational self-talk to overcome procrastination. Environmental distractions, especially social media, and emotional fatigue were identified as key challenges. However, students reported strategies like setting personal deadlines, adjusting study environments, and focusing on long-term goals to stay on track. This study highlights the critical role of self-regulation in managing procrastination and suggests that universities should provide structured support systems, such as self-regulation training and academic mentoring, to help students develop more effective learning habits.
Co-Authors A'ini, Nova Nur Abda Abda Adi, Muhammad Iqbal Purnama Adyaputri, Elvira Agas, Andri Ahmad Saefulloh Ahmad Sanusi AHMADI ahmat fauzi, nurul Aida, Nor Ajahari Ajahari, Ajahari Aji Hutama, Bayu Waskita Alamsyah - Alfajri Firdaus, Rizki Ali, Sulaiman Amalia, Najwa Amalia, Najwa Rizki Amelia Putri, Yusika Anam, Arif Miftakhul Khoirul Ananda, Salsabilla Anggraeni, Rara Anni Wulandzari Anshari, Muhammad Redha Anwar, Hadiya Sabila Aprilianti, Vika Arianty, Anggi Faramida Arif, Zainal Ariska, Serli Ariyani, Nili Arman, Dedi Asri, Diar Mukti Aulia Safitri, Aulia Awang, Sarimah Aysah, Nurul AYU LESTARI Azmy, Asmail Caenovea, Ciraenda Chablullah Wibisono dian nur hikmah Elvira, Cindy Fajariah, Fajariah Faridi Faridi Fatimah, Cindy faujianor, fauji Fenita Ifa Anissa Fitriani, Alya Fitriyah Fitriyah Ghani, Hafizah Nuraini Gunanti . Hady Ningsih, Salsabila Hafifah, Wafiq Hafizah, Tia Halis, Nur Haliza, Noor Hamdanah Hamdanah Haryanto, Rizki Hikmah, Aida Nurul Husniah, Laila Ilmi, Ahmad Tantowi Jasiah Jayawarsa, A.A. Ketut Jennah, Rodhatul Khairil Anwar Khairunnisa, Rahmahdalena Putri Khasanah, Kusnia Nikmatul Khatimah, Khusnul Kusuma, Perdana Lenita, Leila Anggraeni Lestari, Surti Lutfi, Saiful M. Redha Anshari Majidi, Muhammad Wahid Malisi, M. Ali Sibram Marshanda, Marshanda Marsiah, Marsiah Massari, Zahra Ichtiara Maulana , Ahmad Maulana, Andin Muhammad Mazrur, Mazrur Moh. Fauzan Muhammad Aziz Muslim Muhammad Fadli Muhammad Rizqi Muhammad Yusuf Mumtaazah, Yasmine Muslimah Muslimah Muthaharoh, Nur Rahmadani Najib Kailani Nikmah, Siti Ningsih , Salsabila Hady Ningsih, Salsabila Hady Noor Aida Noormila, Cahya Norhidayah, Siti Norhidayani, Norhidayani Norjanah, Norjanah Norvia, Lia Nosy Restia Novita Sari Nurfahmi, Ikhfak Nurman Pamungkas Nurrahmi, Dwi Nurul Wahdah, Nurul Oktavia, Rani Pragita, Faizah Dani Pratama, Randi Surya Priolawati, Melly Purmasari, Siti Fatimah Putri Anggalia Puspita Sari Putri, Shella Aulia Rahmawati, Lilis Ramadhan, Muhammad Alief Raihan Ramadhani, Raysha Ramadhani, Rofi'ah Khafidah Ramadhanti, Nisrina Farida RANI RANI, RANI Raudhatul Jannah Redha Anshri, muhammad Rinaldi, Arjuna Risa, Maya Risnawati Risnawati rohmah, Cindy Dwi RR. Ella Evrita Hestiandari Rusliana, Waode Gusti Safitri, Novia Safitri, Ravena Aulia sahduari, Sahduari Saiful Luthfi Sajiyo Sajiyo, Sajiyo Salmah Salmah Sapitri, Suci Aprioni Dwi Sapuadi, Sapuadi Saputri, Nadia Sardimi, Sardimi Setiawan, Muhammad Dicky Siti Khodijah Siti Rahmawati Siti Sarifah Sofiyati, Laila Musfirah Sri Hidayati Sri Hidayati Syafii, Muhamad Syafrul Nalus Syahmidi Syahmidi Syahmidi, Syahmidi Syarifah Soraya Thoyibah, Firda Amalia Tobroni Tobroni Ulfah Ulfah waode Widodo, Syamsul Bahri Winda Winda Wiwik Handayani Wulandari, Junita Yanti, Febry Yuliani Yuliani Yulistiana, Afda Zahra, Fathimatuz Zakia Zuzanti Zanuba, Adisty Arselia