Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI PROGRAM LITERASI DALAM MENINGKATKAN MINAT BACA PESERTA DIDIK Dea Nooraida; Ahmad Suriansyah; Arta Mulya Budi Harsono
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Progam literasi merupakan suatu kegiatan yang dilakukan secara individu ataupun secara kelompok dalam hal mencari informasi, memanfaatkan dan memahami sesuatu lewat aktivitas membaca, menyimak, menulis, melihat, serta berbicara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh program literasi terhadap minat baca peserta didik di SDN Sungai Jingah 6 dan bagaimana program literasi harus dilakukan agar meningkatkan minat baca peserta didik. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi yang dilakukan dengan kepala sekolah dan guru wali kelas sebagai informasi pertama. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dengan adanya program literasi yang tepat, peserta didik dapat mendapatkan minat lebih dalam membaca yang berguna untuk meningkatkan literasi mereka. Meski demikian, dalam program ini masih terdapat kendala berupa keterbatasan fasilitas yang belum memadai. Temuan ini menegaskan bahwa kegiatan program literasi sangat penting untuk menumbuhkan minat baca bagi peserta didik
Beyond the lesson plan: Reflective practice as a catalyst for teacher professional growth Harsono, Arta Mulya Budi; Mahmudah, Fitri Nur; Putra, Eka Cahya Sari; Rahman, Abdul; Dewantara, Brezto Asagi; Arsyad, M. Ziyan Takhqiqi; Alfarisa, Fitri
Priviet Social Sciences Journal Vol. 5 No. 11 (2025): November 2025
Publisher : Privietlab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55942/pssj.v5i11.698

Abstract

The rapid integration of artificial intelligence (AI) into education has shifted the paradigms of teaching and professional development. AI has been positioned not as a substitute for teachers but as a partner that relieves them from routine tasks, allowing greater focus on higher-order learning and reflective pedagogy. Professional standards and national regulations highlight the centrality of reflection and continuous professional growth as essential elements of teacher professionalism. Nevertheless, reflective practices backed by AI/technology lack empirical evidence, particularly for in-service teachers in primary and secondary education. To this end, this study employed an SLR design to investigate and synthesize how AI serves as a reflective partner in teachers’ PD. The review included 9,083 articles chosen from searches in the SpringerLink database and resulted in the selection of 26 articles using the PRISMA protocol. Thematically, these papers indicate AI’s contribution to enhanced reflective awareness, producing critical analyses of teaching practices, supporting reflection-informed decision making, prompting pedagogical innovation and experimentation, and promoting collaborative and continual professional learning. The results imply that AI supports teachers’ professional development and helps develop teacher noticing, providing data-driven feedback, speeding up personalization, and fostering professional learning communities. Instead of replacing teachers, AI should become a reflective partner to facilitate evidence-based pedagogy in a supportive educational policy system
Strategi Pembelajaran Hafalan Al-Qur’an bagi Anak Inklusi di Sekolah Dasar Afifah, Hidayatul; Ahmad Suriansyah; Arta Mulya Budi Harsono
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 4 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Desember 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i4.1314

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan strategi hafalan Al-Qur’an dalam hal tersebut di SD Islam Prestasi Akhlakul Karimah siswa inklusi dan mengidentifikasi apakah terdapat faktor-faktor yang mendukung atau menghambat keberhasilan tahfidz. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal, dan subyek yang terlibat adalah guru tahfidz, orang tua, kepala sekolah, serta murid inklusi. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara semi-terstruktur, observasi non-partisipan, dan analisis dokumen termasuk rencana pembelajaran, catatan hafalan, buku komunikasi guru-orang tua. Hasilnya menunjukkan bahwa strategi pembelajaran berupa pendekatan multisensori, sistematis, dan adaptasi, serta kerja sama intensif antara guru dan orang tua secara efektif memungkinkan proses hafalan yang terlegitimasi oleh penguatan pun di lingkungan sekolah dan di rumah. Tidak hanya siswa dapat meningkatkan keterampilan menghafal mereka sebanyak sekitar 5 juz sekaligus tetapi juga meningkatkan perbedaan pada aspek kognitif, sosial, dan emosional seperti kepercayaan diri, perhatian, dan motivasi. Tantangan yang timbul antara lain fluktuasi konsentrasi dan motivasi siswa, keadaan emosional siswa, serta keterbatasan fasilitas dapat diatasi melalui strategi penargetan hafalan secara bertahap, metode fleksibel, dan komunikasi lintas sistem.
Implementasi Prinsip Joyful Learning dalam Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar Damayanti, Salsabilla Putri; Arta Mulya Budi Harsono; Ahmad Suryansyah; Norhikmah
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 4 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Desember 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i4.1316

Abstract

Penerapan prinsip joyful learning dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar penting karena pembelajaran ini sering membosankan dan belum sepenuhnya menumbuhkan semangat belajar siswa. Studi kasus kualitatif di SDN Kelayan Timur 12 Banjarmasin menggunakan wawancara, observasi, dan studi dokumen dengan guru matematika kelas III sebagai fokus utama. Hasilnya menunjukkan bahwa suasana belajar menyenangkan tercipta melalui strategi kreatif dan inovatif dengan menggunakan media sederhana seperti LCD untuk menayangkan video edukatif, dan Canva untuk pembuatan LKPD interaktif. Penerapan ini meningkatkan motivasi, minat, dan pemahaman siswa terhadap konsep matematika, meskipun terbatas pada fasilitas dan kemampuan belajar berbeda-beda. Guru mampu menyesuaikan strategi secara reflektif dan adaptif sehingga joyful learning tetap terlaksana. Temuan ini menegaskan pembelajaran matematika yang menyenangkan dapat diwujudkan melalui kreativitas guru tanpa bergantung pada teknologi canggih dan menjadi acuan sekolah dasar dalam menciptakan pembelajaran interaktif, kontekstual, dan bermakna.
Studi Kasus: Dampak PORSENI terhadap Beban Kerja Guru Sekolah Dasar Syawaluna, Dea Annisa; Suriansyah, Ahmad; Harsono, Arta Mulya Budi
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 4 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Desember 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i4.1319

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan karena meningkatnya keterlibatan guru dalam kegiatan Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) yang berdampak pada bertambahnya beban kerja di luar tugas utama mengajar, sehingga berpotensi memengaruhi kualitas pembelajaran. Studi ini menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen dengan guru SDN Kelayan Timur 12 yang terlibat langsung dalam pelaksanaan lomba. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja guru mengalami peningkatan signifikan akibat tumpang tindih peran sebagai pendidik sekaligus pelaksana teknis kegiatan, yang memicu kelelahan fisik, penurunan fokus, serta perubahan ritme kerja harian. Guru merespons kondisi tersebut melalui kolaborasi antar rekan, pengaturan ulang waktu kerja, dan pembagian tugas nonformal guna menjaga keberlangsungan pembelajaran. Temuan ini menegaskan bahwa pengelolaan beban kerja guru perlu diarahkan pada sistem pembagian tugas yang lebih proporsional agar kegiatan pengembangan profesional seperti PORSENI tetap berjalan tanpa mengorbankan mutu pembelajaran dan kesejahteraan guru.
Implementasi Program Market Day terhadap Kepemimpinan Siswa Sekolah Dasar Amalia, Agnia; Suriansyah, Ahmad; Harsono, Arta Mulya Budi
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 4 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Desember 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i4.1320

Abstract

Kepemimpinan dipandang sebagai tiga konsep yaitu pertama, kemampuan untuk menggunakan tindakan yang tepat (memberi penghargaan atau menjatuhkan hukuman. Kedua, pemimpin yang memanfaatkan kekuasaan itu. Dan ketiga, hasil dari penggunaan kekuasaan itu. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi program Market Day di SDN Gadang 2. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Sampel penelitian meliputi kepala sekolah, dan 1 siswa kelas VI, selain itu juga seluruh siswa terlibat secara tidak langsung dalam proses pengumpulan data melalui observasi lapangan. Penelitian ini mengungkapkan bahwa program Market Day memiliki dampak positif di SDN Gadang 2. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat hubungan antara sekolah dan komunitas sekitar, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran kontekstual bagi siswa, di mana mereka belajar berinteraksi dengan pelanggan, memahami nilai kerja sama dan tanggung jawab. Selain itu, orangtua juga terlibat melalui kolaborasi dengan sekolah dan kesempatan memperkenalkan produk UMKM mereka di lingkungan sekolah.
Program Jumat Barasih terhadap Karakter Kepedulian dan Tanggung Jawab Siswa di Sekolah Dasar Febriyanti, Emelia; Ahmad Suriansyah; Harsono, Arta Mulya Budi
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 4 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Desember 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i4.1321

Abstract

Pendidikan karakter merupakan fondasi utama dalam membentuk kepribadian siswa di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi program Jumat Barasih di SDN Pangeran 1, menganalisis dampaknya terhadap karakter kepedulian dan tanggung jawab siswa, tantangan yang dihadapi dalam penerapannya, serta solusi dalam mengatasi tantangannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus, data dikumpulkan dengan melibatkan wawancara semi-terstruktur, observasi non-partisipatif dan studi dokumentasi dengan kepala sekolah, guru, dan siswa. Analisis dilakukan menggunakan teknik analisis tematik untuk mengidentifikasi pengaruh program Jumat Barasih terhadap karakter kepedulian dan tanggung jawab siswa di sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini berhasil meningkatkan kepedulian dan rasa tanggung jawab siswa serta meningkatkan kreativitas mereka dalam mendaur ulang sampah membuat pot dan kursi. Meskipun terdapat tantangan dalam pelaksanaannya, seperti keterbatasan fasilitas tempat penyimpanan sampah, kekhawatiran guru terhadap siswa saat mengumpulkan sampah serta konsistensi pelaksanaan. Temuan ini menegaskan bahwa program Jumat Barasih efektif memberikan kontribusi positif dalam pembentukan karakter siswa serta sejalan dengan tujuan sekolah Adiwiyata dalam menciptakan lingkungan belajar yang berkelanjutan.
Analisis Implementasi Absensi Kartu Siswa di Sekolah Dasar Khalik, Muhammad Aufa Dzaki Atthoyya; Suriansyah, Ahmad; Harsono, Arta Mulya Budi
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 4 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Desember 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i4.1327

Abstract

SDN Karang Mekar 1 mulai menerapkan digitalisasi administrasi absensi karena pencatatan manual sering menimbulkan keterlambatan dan ketidakakuratan data. Penelitian ini bertujuan untuk memahami penerapan sistem absensi online berbasis kartu pada aktivitas sekolah sehari-hari serta menganalisis permasalahan dan dampaknya terhadap kedisiplinan siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen sekolah, dengan guru, tenaga tata usaha, dan siswa sebagai unit analisis utama dalam penggunaan sistem absensi digital. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sistem absensi online meningkatkan kecepatan pencatatan dan mendorong siswa hadir lebih tepat waktu. Namun, kendala jaringan, kerusakan kartu, dan kebiasaan pengguna yang belum berkembang menyebabkan sistem belum dapat sepenuhnya menggantikan absensi manual. Secara keseluruhan, absensi digital memberikan manfaat positif bagi manajemen sekolah, tetapi memerlukan penguatan infrastruktur dan proses pembiasaan agar implementasinya lebih optimal dan berkelanjutan.
Transformasi Peran Guru Kelas: Tantangan dan Strategi dalam Pembelajaran Bahasa Inggris di Sekolah Dasar Ramadhayanti, Novia; Arta Mulya Budi Harsono; Ahmad Suriansyah
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 4 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Desember 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i4.1328

Abstract

Pembelajaran Bahasa Inggris mudah diterima siswa jika pendidik memiliki kemampuan yang mumpuni dalam memberikan pembelajaran. Ketersediaan guru Bahasa Inggris yang memiliki kualifikasi khusus penting dalam memastikan pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah dasar agar dapat diterima siswa sebagai ilmu dasar bagi pengembangan kemampuan berbahasa. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketidaksesuaian antara tuntutan kurikulum dan kompetensi guru nonspesialis yang menyebabkan berbagai tantangan dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif desain studi kasus dengan teknik pengumpulan data menggunakan triangulasi data yang meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menjalankan empat peran utama yaitu mendidik, mengajar, melatih, dan menilai serta menunjukkan kompetensi pedagogik, profesional, dan sosial meskipun memiliki keterbatasan dalam penguasaan Bahasa Inggris. Pembelajaran lebih berfokus pada penggunaan TPACK, latihan pengucapan, dan pembiasaan greetings. Tantangan utama meliputi kemampuan siswa yang masih rendah, kepercayaan diri guru yang belum stabil, dan kurangnya kolaborasi profesional. Namun, guru mengembangkan strategi adaptif seperti persiapan mendalam, penggunaan media digital, refleksi berkelanjutan, dan menciptakan lingkungan belajar yang suportif. Penelitian ini menegaskan pentingnya dukungan dan pelatihan yang berkelanjutan bagi guru nonspesialis untuk memastikan kualitas pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah dasar.
Studi Kasus: Perspektif Guru Senior dan Guru Baru dalam Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi di Sekolah Dasar Putri, Dinda Azahra; Arta Mulya Budi Harsono; Ahmad Suriansyah; Norhikmah; Nurhijrah
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 4 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Desember 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i4.1330

Abstract

Pembelajaran berdiferensiasi menjadi salah satu strategi penting dalam Kurikulum Merdeka karena memberikan kesempatan bagi siswa untuk belajar sesuai kemampuan, minat, dan kebutuhan masing-masing. Praktik di lapangan menunjukkan bahwa guru memiliki pengalaman yang beragam dalam menerapkan pendekatan ini, sehingga diperlukan pemahaman yang lebih mendalam mengenai bagaimana guru memaknai dan menjalankannya di kelas. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perspektif guru senior dan guru baru terhadap implementasi pembelajaran berdiferensiasi di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi konfirmasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru senior menerapkan pembelajaran berdiferensiasi melalui perencanaan yang lebih sistematis berdasarkan hasil asesmen awal, sedangkan guru baru memusatkan perhatian pada kreativitas media dan fleksibilitas kegiatan belajar. Kedua guru menghadapi kendala pada aspek waktu, manajemen pembelajaran, serta penyesuaian strategi dengan keberagaman siswa. Temuan ini memberikan gambaran empiris mengenai pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi pada konteks sekolah dasar serta menegaskan pentingnya dukungan kelembagaan dan penguatan kompetensi guru agar pelaksanaan diferensiasi dapat berjalan lebih efektif.
Co-Authors Abdan, Sarwani Abdul Rahman Afifah, Hidayatul Ahmad Sauqi Ahmad Suriansyah Ahmad Suriansyah Ahmad Suriyansyah Ahmad Suriyansyah Ahmad Suryansyah Akhmad Riandy Agusta Aldy Ferdiyansyah Alfarisa, Fitri Ali Rachman Ali Rachman, Ali Aliya Maulida Putri, Nor Alma Ridha Hayati Amalia, Agnia Amelia Anwaral Maulida Anita Inayati Annisa Marsanda Aprida Herliani Ari Hidayat Arini Rusda Arsyad, M. Ziyan Takhqiqi Aulia, Putri Az Zahra, Siti Aminah Azkia, Nida Azzahra, Putri Natasya Bagoes Pribadi , Muhammad Brezto Asagi Dewantara Damayanti, Salsabilla Putri Dea Nooraida Della Aisyah dessy dwitalia sari Dewi Febrianasari Dewi Yulianti Dhiya, Sofie Dhiya Maharani Diah Fitriani Dian Novita Anggraini Diana Diani Ayu Pratiwi Diki Saputra, Muhammad Dina Irsalina, Dina Diya, Ira Nadia Eka Cahya Sari Putra Elya Nurhaliza Rachim Fatchurrohman, Sujud Fathul Jannah Fathul Jannah, Fathul Febriyanti, Emelia Ferdiansyah, Aldy Fika Marini Fitri Ayu Lestari Fitri Nur Mahmudah Giswari, Fitriani Hadi, Muhammad Rijali Hafizah Hafizhah Hasbi, Muhammad Hasbi Hayati, Faridah Hayati Hayati, Hikmah Heni Siswantari Herti Prastitasari Herwin Hidayat, Ari Indriyanti, Lina Iskandar, Bagus Aulia Ismi Khairun Nisa Khalik, Muhammad Aufa Dzaki Atthoyya Kristesia, Elda Kurniyati, Widi Latifa Putri Ridhaningtyas Lisna Arfika Luthfiyani, Nur Azizah M. Ziyan Takhqiqi Arsyad Mahdalina Mahdalina Mahfuzah Mahmudah Mahmudah Marliani, Yeny Maulida Aryanti Mubarok Mubarok Mubarok Mubarok Mubarok Muhammad Hafiz Anshari Muhsinah Annisa Naila Lutfiana Ni Kadek Sabna Monika Nida Rahma, Nur Nidaul Husna Nisa Ananda Nisma Aulia ‘Azizah Noor Azizah Noorhapizah Nor Azizah Norhikmah Norlatifah Novitawati Novitawati Nurbaiti Rahmah Nurhijrah Nurmahmudah, Fitri Nurul Majidah Nur’aina Octavia Ramadhani Perdana, Muhammad Satria Yuda Puspita, Ladya Mariama Puteriyani, Dina Putri Elok Maufikhoh Putri, Dinda Azahra Putri, Julianor Vatika Rachman , Ali Rahayu Condro Murti Rahayu, Titania Hermanda Rahman, Alvi Ramadhani, Muhammad Reza Ramadhayanti, Novia Rezky Amalia Rezqia Maulida Rianti Yulandra ridha addiina soraya Risky Dwi Cahya Risky Dwi Cahya Rivada, Feby Suci Firly Amanda Rizky Amalia Rizky Amelia Rizqi, Maulana Ruspita Dewi Sa'diah, Halimatus Sari, Dessy Dwitalia Sharida Ratri Fathonah Siti Fuadah Siti Herdayanti Suriansyah , Ahmad Suzana Suzana Syawaluna, Dea Annisa Tiara Adelya Putri Tria Nur Qana’ah Tya Yuniar Ummi, Laila Nur vchananda, Syalsyabila alisyia Vera Wati Wahdah Refia Rafianti Yasha Saleha Elma Yogi Prihandoko Yulandra, Rianty Zain Ahmad Fauzi