Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Inovasi Pembelajaran Berdiferensiasi Di Sekolah Dasar Aprida Herliani; Arta Mulya Budi Harsono; Ahmad suriansyah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Keberagaman kemampuan dan karakteristik siswa di sekolah dasar menuntut guru untuk menerapkan pembelajaran berdiferensiasi yang adaptif sesuai prinsip Kurikulum Merdeka. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi inovasi pembelajaran berdiferensiasi yang diterapkan guru kelas 5B SDN Pelambuan 2 serta mengidentifikasi dampak, tantangan, dan solusinya. Penelitian menggunakan desain studi kasus kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur, observasi non-partisipan, dan dokumentasi, yang dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Unit analisis adalah strategi adaptif guru dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Hasil penelitian mengungkap empat tema utama: (1) Perencanaan Pembelajaran Berdiferensiasi, di mana guru melakukan asesmen diagnostik dan menyusun modul ajar fleksibel; (2) Pelaksanaan Pembelajaran Berdiferensiasi, di mana guru menerapkan diferensiasi konten, proses, dan produk yang meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan kepercayaan diri siswa; (3) Manajemen Kelas Inovatif, di mana guru menciptakan lingkungan belajar inklusif melalui penguatan positif, pengaturan ruang fleksibel, dan pengelompokan dinamis; serta (4) Evaluasi dan Refleksi Berkelanjutan, di mana guru melakukan penilaian proses dan hasil belajar untuk penyempurnaan strategi pembelajaran. Meskipun menghadapi keterbatasan waktu dan sumber daya, guru berhasil mengembangkan inovasi praktis untuk menciptakan pembelajaran inklusif. Penelitian ini memberikan model praktik baik implementasi pembelajaran berdiferensiasi di sekolah dasar yang dapat direplikasi pendidik lain untuk mendukung tujuan Kurikulum Merdeka.
Implementasi Manajemen Sekolah Dalam Meningkatkan Student Agency Siswa Dalam Berkompetisi Fitri Ayu Lestari; Arta Mulya Budi Harsono; Ahmad Suriansyah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen sekolah memainkan peran kunci dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung pengembangan agency siswa. Namun, penelitian yang secara khusus mengaitkan implementasi manajemen sekolah dengan peningkatan agency siswa dalam konteks berkompetisi di sekolah dasar masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan bagaimana implementasi manajemen sekolah dapat meningkatkan student agency siswa, khususnya dalam konteks berkompetisi baik akademik, maupun non-akademik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus di SDN Simpang Jaya Barito Kuala. Analisis ini didasarkan pada wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Temuan menunjukkan bahwa manajemen sekolah berkontribusi secara signifikan melalui delapan domain kunci, yaitu penyediaan program pengembangan kompetensi yang didasarkan pada minat dan bakat, fasilitasi kompetisi terstruktur, bimbingan, evaluasi reflektif partisipatif, peran kepemimpinan kepala sekolah dan guru, pembinaan kemandirian dan inisiatif siswa dalam persiapan kompetisi, penguatan tanggung jawab dan sportivitas, peningkatan fasilitas dan dukungan emosional, serta identifikasi faktor penghambat seperti kurangnya pengalaman kompetisi tingkat tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen sekolah yang efektif mampu menciptakan budaya belajar yang memberdayakan siswa sebagai agen aktif. Namun, program pembinaan berjenjang masih diperlukan untuk mengatasi keterbatasan pengalaman kompetisi. Penelitian ini menekankan pentingnya mengintegrasikan strategi manajemen sekolah dengan penguatan agen siswa dalam konteks kompetisi sebagai respons terhadap tuntutan pendidikan yang semakin kompetitif.
STRATEGI GURU DALAM MENGATASI KURANGNYA PEMAHAMAN SISWA PADA SOAL CERITA DI SEKOLAH DASAR Siti Herdayanti; Arta Mulya Budi Harsono; Ahmad Suriansyah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Memahami soal cerita matematika merupakan tantangan umum yang dihadapi oleh siswa sekolah dasar. Meskipun siswa dapat melakukan operasi hitung dengan benar, banyak dari mereka masih belum optimal dalam menyelesaikan soal cerita berbasis naratif karena kesulitan memahami makna teks. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat pemahaman siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika berdasarkan materi yang telah dipelajari. Mengidentifikasi berbagai pendekatan strategi pembelajaran yang digunakan oleh guru untuk mendukung siswa dalam memahami konten dan esensi soal cerita. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif desain studi kasus dengan teknik pengumpulan data menggunakan triangulasi data, meliputi observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru mampu menerapkan strategi yang menyesuaikan siswa dalam pembelajaran soal cerita, hal ini berdampak positif karena guru mampu menerapkan strategi dengan baik, tantangannya yaitu pada waktu pembelajaran karena masih terdapat siswa yang belum paham sehinggu guru harus menjelaskannya berulang-ulang, dan tantangan lain yaitu terbatasnya fasilitas sarana prasarana.
Implementasi Program RAKATI dalam Literasi Membaca dan Bakat Siswa Sekolah Dasar Elya Nurhaliza Rachim; Ahmad Suriansyah; Arta Mulya Budi Harsono
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan pelaksanaan dan dampak program RAKATI (Literasi, Bakat, dan Seni) dalam meningkatkan kemampuan literasi membaca serta pengembangan bakat siswa sekolah dasar. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Sungai Lulut 7 Kabupaten Banjar dengan menerapkan  pendekatan kualitatif desain studi kasus. Data diperoleh melalaui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik triangulasi. Analisis data menunjukan bahwa pelaksanaan program RAKATI dilakukan secara terencana setiap hari Rabu, meliputi kegiatan membaca, retelling isi bacaan, dan penampilan bakat siswa dalam bidang seni seperti menyanyi, menari, serta bela diri. Program ini terbukti mampu meningkatkan minat baca, kemampuan berbahasa, kepercayaan diri, serta kreativitas siswa. Selain itu, kegiatan seni yang terintegrasi dengan literasi memberikan ruang bagi siswa untuk mengekspresikan diri dan mengembangkan potensi yang dimiliki. Kendala yang ditemukan meliputi keterbatasan fasilitas dan kurangnya kepercayaan diri sebagian siswa, namun dapat diatasi melalui bimbingan dan dukungan guru. Secara keseluruhan, program RAKATI menjadi inovasi efektif dalam mengimplementasikan Gerakan 
KEPEMIMPINAN KOLABORATIF KEPALA SEKOLAH TERHADAP KUALITAS PENDIDIKAN DI SEKOLAH DASAR Mahdalina Mahdalina; Arta Mulya Budi Harsono; Ahmad Suriansyah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The quality of education is influenced by the principal's ability to build a collaborative culture and a conducive learning environment. This study aims to describe the collaborative leadership practices of the principal and their impact on the quality of education at SDN Mawar 7 Banjarmasin. This study was conducted because collaborative leadership by the principal can improve school quality, but in-depth studies on the context of elementary schools in South Kalimantan are still very limited. This study uses qualitative methodology with an exploratory case study in an elementary school in the city of Banjarmasin. Information was collected through semi-structured interviews, non-participatory observation, and document analysis, with a focus on two teachers as the main subjects. This study states that the principal exercises a collaborative leadership style through two-way communication, decision-making through deliberation, teacher empowerment based on expertise or ability, continuous supervision, and the provision of innovative learning facilities. This collaborative leadership has a positive impact on improving the quality of learning, a collaborative school environment, and increasing teacher professionalism. In this study, collaborative leadership contributes significantly to the quality of education in elementary schools. These findings have important implications for the development of principal leadership practices and the strengthening of a collaborative culture in elementary schools.
Peran Guru Dalam Merancang Pembelajaran Dengan Prinsip Understanding by Design (UBD) yang Terintegrasi Deep Learning Vera Wati; Arta Mulya Budi Harsono; Ahmad Suriansyah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan abad ke-21 menuntut sekolah untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan perubahan zaman. Perubahan ini sangat pesat dalam dunia pendidikan global mengharuskan adanya penyesuaian kurikulum yang adaptif, relevan, dan berpusat pada siswa. Pembelajaran ideal perlu melampaui transfer informasi menuju pengembangan pemahaman mendalam (deep learning) dan kemampuan berpikir kritis.  Understanding by Design (UbD) menjadi pendekatan relevan yang digunakan guru untuk merancang pembelajaran bermakna dan transformatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa peran guru dalam merancang pembelajaran berbasis understanding by design yang terintegrasi dengan deep learning pada kelas 5 SDN Sidomulyo 2 Kabupaten Barito Kuala. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi kasus, melibatkan satu guru dan tiga siswa. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peran strategis dalam mengimplementasikan tahapan backward design. Integrasi deep learning tampak melalui aktivitas yang mendorong keterlibatan aktif. Pendekatan ini berdampak pada meningkatnya pemahaman konseptual, kemandirian, serta kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Penelitian merekomendasikan peningkatan kompetensi guru dalam desain understanding by design serta dukungan institusi agar implementasinya lebih optimal.
Implementasi Program Kokurikuler Berbasis Kearifan Lokal Lahan Basah di Sekolah Dasar Norlatifah; Suriansyah, Ahmad; Harsono, Arta Mulya Budi
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kokurikuler berbasis kearifan lokal lahan basah merupakan program pembelajaran yang dilaksanakan untuk meningkatkan nilai karakter peserta didik yang diintegrasikan dengan pengetahuan budaya lokal lahan basah Kalimantan Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan mendeskripsikan implementasi program kourikuler berbasis kearifan lokal lahan basah di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Sampel penelitian ini meliputi 1 kepala sekolah, 1 guru kelas I yang juga berperan sebagai tim fasilitator, dan 1 siswa kelas V. Hasil analisis menunjukkan bahwa implementasi kokurikuler berbasis kearifan lokal ini berjalan dengan baik dan memberikan dampak yang signifikan terhadap perkembangan karakter peserta didik. Implementasi ini juga terbukti mampu menumbuhkan rasa cinta akan budaya dan menumbhkan sikap positif peserta didik.
STRATEGI GURU DALAM MENERAPKAN KONSEP DEEP LEARNING MELALUI PERANCANGAN RPP DAN PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR Hasbi, Muhammad Hasbi; Ahmad Suriansyah; Arta Mulya Budi Harsono
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan cara-cara guru merancang rencana pelajaran dan media pembelajaran mendalam yang tepat guna meningkatkan keterlibatan siswa di Kelas 5B SD Sungai Miai. Penelitian ini menggunakan wawancara dengan kepala kelas 5B, Bapak Ahmad, serta memantau kegiatan pembelajaran di kelas. Wawancara menunjukkan bahwa, dalam pelaksanaannya, setiap guru senantiasa menerapkan prinsip-prinsip pembelajaran mendalam dengan penekanan pada keterlibatan aktif siswa dalam berpikir, merefleksi, dan berkolaborasi dalam pembelajaran. Rencana pelajaran dirancang untuk mencakup kegiatan yang membuat siswa menemukan konsep-konsep sendiri melalui diskusi, eksperimen, dan pemecahan masalah. Media pembelajarannya menggunakan visual, video tutorial interaktif, dan alat peraga pengajaran sederhana hasil modifikasi dari bahan bekas. Dengan cara ini, siswa lebih aktif dalam mengajukan pertanyaan, mengekspresikan ide, dan berkolaborasi dalam kelompok.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DI KELAS INKLUSI SEKOLAH DASAR Nidaul Husna; Ahmad Suriansyah; Arta Mulya Budi Harsono
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran berdiferensiasi dirancang untuk menyesuaikan karakteristik, kebutuhan dan kemampuan individual siswa, sehingga terciptanya lingkungan belajar yang inklusif. Penelitian dilakukan untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi pembelajaran berdiferensiasi di kelas inklusi SDN Benua Anyar 8 Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan desain studi kasus. Peneliti melakukan observasi langsung, wawancara dengan wakil kepala sekolah, wali kelas, guru pendamping khusus (GPK) dan siswa dalam pengumpulan data. Adapun analisis dokumen juga dilakukan, seperti lembar kerja siswa, rencana pelaksanaan pembelajaran, dan cacatan akademik siswa. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa wali kelas telah melaksanakan tiga bentuk diferensiasi, yaitu diferensiasi konten, proses, dan produk. Dengan diferensiasi tersebut bertujuan agar setiap siswa, termasuk anak berkebutuhan khusus (ABK) dapat belajar sesuai dengan kemampuan dan kebutuhannya. Implementasi pembelajaran diferensiasi ini terbukti berdampak positif terhadap antusiasme, partisipasi, pemahaman konsep, serta sosial dan emosional diri siswa ABK. Namun, terdapat tantangan dalam penerapannya yaitu keberagaman karakteristik siswa, keterbatasan sumber daya, dan pemahaman konsep yang belum merata bagi sebagian guru. Solusi yang diterapkan meliputi kerja sama wali kelas dengan GPK dan orang tua, pemanfaatan media sederhana, manajemen kelas positif, serta pelatihan dan refleksi guru. Penelitian ini menegaskan pentingnya guru meningkatkan kompetensi dalam mengimplementasikan pembelajaran berdiferensiasi di kelas inklusi untuk menciptakan pendidikan yang adil dan berpihak pada siswa secara menyeluruh
KEPEMIMPINAN GURU DALAM MENJAGA KERUKUNAN ANTARA SISWA ABK (ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS) DAN SISWA REGULER Ruspita Dewi; Ahmad Suriansyah; Arta Mulya Budi Harsono
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelas yang inklusif mendesak guru untuk memiliki kepemimpinan yang mampu mencipatakan suasana belajar yang harmonis ditengah keberagaman. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran kepemimpinan guru dalam menjaga kerukunan antara siswa berkebutuhan khusus (ABK) dan siswa reguler di kelas inklusif di SDN Benua Anyar 8 Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan guru kelas V siswa ABK, dan siswa reguler sebagai unit analisis. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi non-partisipatif, dan studi dokumen, kemudian dianalisis menggunakan analisi tematik Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan gaya kepemimpinan adaptif dan transformasional dalam mengelola dinamika kelas inklusif. Akibatnya, interaksi sosial antara siswa berkebutuhan khusus dan siswa reguler berjalan harmonis. siswa reguler menunjukkan rasa hormat, sementara siswa berkebutuhan khusus merasa diterima dan percaya diri. Temuan ini menegaskan bahwa kepemimpinan guru yang efektif merupakan faktor kunci dalam menjaga harmoni sosial di kelas inklusif. Studi ini menunjukkan pentingnya melatih guru dalam kepemimpinan sosial dan komunikasi empati, serta memperkuat kolaborasi antara guru, guru pendamping khusus (GPK), dan orang tua dalam menciptakan budaya sekolah yang inklusif, harmonis, dan adil
Co-Authors Abdan, Sarwani Abdul Rahman Afifah, Hidayatul Ahmad Sauqi Ahmad Suriansyah Ahmad Suriansyah Ahmad Suriasnyah Ahmad Suriyansyah Ahmad Suriyansyah Ahmad Suryansyah Akhmad Riandy Agusta Al-Qibthia, Vidianata Aldy Ferdiyansyah Alfarisa, Fitri Ali Rachman Ali Rachman, Ali Aliya Maulida Putri, Nor Alma Ridha Hayati Amalia, Agnia Amelia Anwaral Maulida Anita Inayati Annisa Marsanda Aprida Herliani Ari Hidayat Ari Hidayat Arini Rusda Arsyad, M. Ziyan Takhqiqi Aulia, Putri Az Zahra, Siti Aminah Azkia, Nida Azzah Arifina, Lutfi Azzahra, Putri Natasya Bagoes Pribadi , Muhammad Brezto Asagi Dewantara Damayanti, Salsabilla Putri Dea Nooraida Della Aisyah dessy dwitalia sari Dewi Febrianasari Dewi Yulianti Dhiya, Sofie Dhiya Maharani Diah Fitriani Dian Novita Anggraini Diana Diani Ayu Pratiwi Difa sri utami Diki Saputra, Muhammad Dina Irsalina, Dina Diya, Ira Nadia Eka Cahya Sari Putra Elya Nurhaliza Rachim Fatchurrohman, Sujud Fathul Jannah Fathul Jannah, Fathul Febriyanti, Emelia Ferdiansyah, Aldy Fika Marini Fitri Ayu Lestari Fitri Nur Mahmudah Giswari, Fitriani Hadi, Muhammad Rijali Hafizah Hafizhah Hasbi, Muhammad Hasbi Hayati, Faridah Hayati Hayati, Hikmah Heni Siswantari Herti Prastitasari Herwin Yogo Wicaksono Hidayat, Ari Indriyanti, Lina Iskandar, Bagus Aulia Ismi Khairun Nisa Khalik, Muhammad Aufa Dzaki Atthoyya Kristesia, Elda Kurniyati, Widi Latifa Putri Ridhaningtyas Lisna Arfika Luthfiyani, Nur Azizah M. Ziyan Takhqiqi Arsyad M. Ziyan Takhqiqi Arsyad Mahdalina Mahdalina Mahfuzah Mahmudah Mahmudah Marliani, Yeny Maulida Aryanti Mubarok Mubarok Mubarok Mubarok Mubarok Muhammad Hafiz Anshari Muhsinah Annisa Naila Lutfiana Ni Kadek Sabna Monika Nida Rahma, Nur Nidaul Husna Nisa Ananda Nisma Aulia ‘Azizah Noor Azizah Noorhapizah Nor Azizah Norhikmah Norlatifah Novitawati Novitawati Nunik Surani Nur, Siti Hasny Nurbaiti Rahmah Nurhijrah Nurlaila Dwe Khairiyati Nurmahmudah, Fitri Nurul Majidah Nur’aina Octavia Ramadhani Perdana, Muhammad Satria Yuda Pratidina, Nadiya Anisa Puspita, Ladya Mariama Puteriyani, Dina Putri Elok Maufikhoh Putri, Dinda Azahra Putri, Julianor Vatika Rachman , Ali Rahayu Condro Murti Rahayu, Titania Hermanda Rahman, Alvi Ramadhani, Muhammad Reza Ramadhayanti, Novia Rezky Amalia Rezqia Maulida Rianti Yulandra ridha addiina soraya Ridhatul Jannah Risky Dwi Cahya Risky Dwi Cahya Rivada, Feby Suci Firly Amanda Rizky Amalia Rizky Amelia Rizqi, Maulana Ruspita Dewi Sa'diah, Halimatus Saliyah Sari, Dessy Dwitalia Sharida Ratri Fathonah Siti Fuadah Siti Herdayanti Siti Noor Halisa Siti Rahmah Sulistri Mawaddah Suriansyah , Ahmad Suzana Suzana Syawaluna, Dea Annisa syifaaulia Tiara Adelya Putri Tria Nur Qana’ah Tya Yuniar Ummi, Laila Nur vchananda, Syalsyabila alisyia Vera Wati Wahdah Refia Rafianti Yasha Saleha Elma Yogi Prihandoko Yulandra, Rianty Zain Ahmad Fauzi