p-Index From 2021 - 2026
14.665
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Konselor Torani Journal of Fisheries and Marine Science Jurnal Kebijakan Publik Jurnal Ilmiah Poli Rekayasa SIPIL Pendidikan Bahasa Inggris Rekayasa Sipil Jurnal Ilmu Kelautan Spermonde El Tarbawi Teknisia Jurnal Pendidikan Usia Dini Enthalpy : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Mesin Gravity : Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Fisika Jurnal Akuatika Indonesia Jurnal Ilmiah Peuradeun QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Jurnal EMT KITA Turbo : Jurnal Program Studi Teknik Mesin MAJALAH ILMIAH GLOBE JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Bawal : Widya Riset Perikanan Tangkap Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat PeTeKa RISTEKDIK : Jurnal Bimbingan dan Konseling JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Reka Buana : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Teknik Kimia Ensiklopedia of Journal Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi Living Islam: Journal of Islamic Discourses Jurnal Gentala Pendidikan Dasar Atfaluna: Journal of Islamic Early Childhood Education Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (Pamas) RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi Inersia : Jurnal Teknik Sipil Journal of Environmental Science and Sustainable Development Mandalika Mathematics and Educations Journal Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat SELODANG MAYANG Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan Khazanah Intelektual Journal of Sharia Economics Zona Laut : Jurnal Inovasi Sains dan Teknologi Kelautan AEEJ : Journal of Automotive Engineering and Vocational Education Syntax: Journal of Software Engineering, Computer Science and Information Technology Journal Innovation of Civil Engineering (JICE) PENCERAHAN Asean Journal of Science and Engineering (AJSE) INTERNATIONAL JOURNAL OF CULTURAL AND SOCIAL SCIENCE Jurnal Prajaiswara Educate: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pengajaran International Journal of Social Science, Education, Communication and Economics Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh Jurnal Aquatik Journal of the Civil Engineering Forum Familia: Jurnal Hukum Keluarga Journal of Law, Poliitic and Humanities Jeksyah Golden Ratio of Data in Summary Al-Iqtishadiah: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Jurnal Ilmiah Basis Ekonomi dan Bisnis JURNAL ILMIAH HUKUM DAN KEADILAN Innovative: Journal Of Social Science Research Depik Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir dan Perikanan Amal: Jurnal Ekonomi Syariah Jurnal Pendidikan Siber Nusantara Socius: Social Sciences Research Journal JIM : Journal Of International Management El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Ekonomi Pembangunan kawanad jle EDUCATIONE: Journal of Education Research and Review Jurnal Hata Poda Depik Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir, dan Perikanan IPTEKIN : Jurnal Kebijakan Pembangunan dan Inovasi Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Jurnal Pengabdian Mitra Masyarakat Jurnal Akuntansi Hukum dan Edukasi FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam Journal of Ekonomics, Finance, and Management Studies Jurnal Greenation Ilmu Teknik Jurnal Geosaintek Dharmakayana: Journal of scientists, engineers, educators and scientific activists related to society development Bambu Laut: Jurnal Pengabdian Masyarakat RADIAL: Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi
Claim Missing Document
Check
Articles

PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK TEKNIK ROLE PLAYING UNTUK MENINGKATKAN KONTROL DIRI SISWA SMP NEGERI 9 PADANG SIDIMPUAN Khofiva, Patma; Amri, Khairul; Asmaryadi, Asmaryadi
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 9, No 2 (2024): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - APRIL-JUNI 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2024.v9i2.336-345

Abstract

Penelitian ini berdasarkan hasil uji korelasi penelitian ini, diperoleh hipotesis Ha : ada hubungan antara pelaksanaan layanan bimbingan kelompok teknik role playing dalam meningkatkan kontrol diri siswa diterima dan hasil pelaksanaan layanan bimbingan kelompok teknik role playing dalam meningkatkan kontrol diri siswa menunjukkan keduanya memiliki hubungan yang positif. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah True Experimental Design bentuk pretest – posttest Eksperimen Group Design dengan sampel 10 kelas eksprimen dan 10 kelas kontrol sehingga jumlah sampel 20 siswa. Penelitian yang dilakukan bahwa nilai pretest tertinggi dan terendah  dari kedua kelas sama namun jumlah rata-ratanya yang berbeda. Nilai rata-rata pretest kelas ekperimen adalah 44 sedangkan nilai rata-rata kelas kontrol adalah 32. Dari hasil preetest dan posttest terdapat  pengaruh pelaksanaan layanan layanan bimbingan kelompok role playing dalam meningkatkan kontrol diri siswa, dan hasil uji korelasi di dapatkan bahwa pelaksanaan layanan bimbingan kelompok teknik role playing memberikan sebesar 73,2% pengaruh dalam meningkatkan pemahaman menunjukkan besarnya pengaruh teknik role playing ini dalam membantu siswa meningkatkan kontrol diri siswa. Untuk menguji hipotesis menggunakan SPSS Versi 23.
EFEKTIVITAS LAYANAN KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK ROLE PLAYING DALAM MENGATASI KECEMASAN BERBICARA DI DEPAN UMUM PADA MAHASISWA BIMBINGAN KkONSELING SEMESTER II RUANG 02 UNIVERISTAS MUHMMADIYAH TAPANULI SELATAN Amri, Khairul; Dela, Vitria Larseman; Hafisoh, Muainah
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 2 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - FEBRUARI 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i2.239-248

Abstract

PENDAHULUAN Mahasiswa bimbingan konseling dituntut untuk memiliki kemampuan berbicara di depan umum, selain keahlian mengungkapkan pikirannya secara tertulis. Kemampuan mengungkapkan pikiran secara lisan memerlukan kemampuan penguasaan bahasa yang baik agar mudah dimengerti oleh orang lain dan membutuhkan pembawaan diri yang tepat. Kemampuan mahasiswa berbicara di depan umum lebih banyak menggunakan metode diskusi kelompok dan presentasi. Akan tetapi, mahasiswa seringkali merasa cemas untuk mengungkapkan pikirannya secara lisan, baik pada saat diskusi kelompok, saat mengajukan pertanyaan pada dosen, ataupun ketika harus berbicara di depan kelas saat mempresentasikan tugas. Kondisi tersebut ditandai dengan ketakutan dalam menunjukkan performansi maupun situasi interaksionalnya dengan orang lain. Kondisi tersebut berdampak terhadap kualitas kehidupan individu.Berdasarkan hasil needs assessment yang penulis lakukan dengan mahasiswa Bimbingan Konseling Univeristas Muhammdiyah Tapanul  i Selatan, pada tanggal 18 september 2023 di dapatkan informasi bahwa, terdapat beberapa kendala yang dialami mahasiswa saat proses pembelajaran antara lain : 1.Adanya kecemasan berbicara di depan umum, terutama saat presentasi. 2.Kurangnya percaya diri mahasiswa. 3.Kurangnya komunikasi sesama mahasiswa di ruangan. 4. Kurangnya kerjasama anatara mahasiswa di ruangan. 5. Gangguan suara dari luar ruangan, yang membuat mahasiswa kurang fokus dalam proses pembelajaran.Dari fenomena yang penulis temukan, kendala yang dialami mahasiswa tersebut dapat berpengaruh dalam proses pembelajaran. Salah satunya, adanya kecemasan berbicara di depan umum pada mahasiswa, terutama saat presentasi. Mereka merasa gugup ketika presentasi, serta malu-malu dan takut untuk mengemukakan pendapatnya. Akibatnya mahasiswa lebih sering diam ketika dosen bertanya atau meminta mahasiswa untuk tampil. Disitulah banyaknya siswa yang pasif disaat proses pembelajaran berlangsung, dan belajar yang pasif bukanlah hal yang baik untuk individu / mahasiwa.Sehingga hal tersebut dapat menjadi penghambat dalam proses pembelajaran yang dapat menganggu fungsi kognitif seseorang, misalnya dalam hal konsentrasi, mengingat, pembuatan konsep serta pemecahan masalah. Dan sebagai mahasiwa khususnya mahasiswa bimbingan konseling, berbicara di depan umum merupakan salah satu hal yang diperlukan sebagai penunjang kegiatan konseling. Karena dalam proses konseling diperlukan keterampilan berbicara agar dapat mengajak klien berpartisipasi secara penuh dalam proses konseling.Berdasarkan hasil wawancara di atas maka penulis melakukan penelitian dengan judul “Efektivitas Layanan Konseling Kelompok dengan Teknik Role playing Dalam Mengatasi Kecemasan Berbiacara di Depan Umum pada Mahasiswa Bimbingan Konseling Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan”Konseling kelompok adalah upaya bantuan yang bersifat pencegahan dan pengembangan kemampuan pribadi sebagai pemecahan masalah secara kelompok atau bersama-sama dari seorang konselor kepada klien. (Lumongga, 2016 : 20).Nurihsan J, A. menyatakan bahwa konseling kelompok adalah suatu proses antar pribadi yang dinamis, terpusat pada pemikiran, serta perilaku yang sadar dan melibatkan fungsi-fungsi terapi seperti sifat permisif, orientasi pada kenyataan, katarsis, saling mempercayai, saling memperlakukan dengan mesra, saling pengertian, saling menerima, dan saling mendukung. Fungsi-fungsi terapi itu diciptakan dan dikembangkan dalam suatu kelompok kecil melalui cara saling memedulikan di antara para peserta konseling kelompok. (Diambil dari Rasimin Hamdi, 2021 : 7)Berdasarkan penjelasan di atas layanan konseling kelompok merupakan layanan yang diberikan kepada sejumlah orang dengan memanfaatkan dinamika kelompok untuk saling belajar dari pengalaman para anggotanya sehingga siswa dapat mengatasi masalah yang dialaminya.(dalam Herlina U, 2015) Santrock menyatakan definisi role playing sebagai berikut :Bermain peran (role playing) ialah suatu kegiatan yang menyenangkan. secara lebih lanjut bermain peran merupakan suatu kegiatan yang dilakukan seseorang untuk memperolah kesenangan, Role playing merupakan suatu metode bimbingan dan konseling kelompok yang dilakukan secara sadar dan diskusi tentang peran dalam kelompok.Menurut pendapat di atas dapat di simpulkan bahwa teknik role playing dapat meningkatkan kemampuan individu untuk menghargai diri-sendiri dan meningkatkan empati individu terhadap orang lain, karena di dalam teknik role playing mahasiswa diajarkan kemampuan memecahkan masalah dalam dirinya sehingga melatih dirinya lebih bertanggung jawab dalam situasi dan keadaan yang sulit sekalipun.(dalam Wahyuni, E. 2015) Chaplin berpendapat bahwa kecemasan merupakan perasaan campuran berisikan ketakutan dan keprihatinan mengenai rasa-rasa mendatang tanpa sebab khusus untuk ketakutan tersebut. Alwisol mengemukakan bahwa kecemasan akan berubah menjadi ancaman dan menciptakan ketegangan dan rasa tidak menyenangkan. METODETempat penelitian dilakukan di Universitas Muhammdiyah Tapanuli Selatan. Adapun alasan penulis menjadikan Universitas ini sebagai lokasi penelitian karena sepengetahuan penulis belum ada yang meneliti mengenai "Pelaksanaan Layanan Konseling Kelompok Dengan Teknik Role Playing Dalam Mengatasi Kecemasan Berbicara di Depan Umum”. Sedangkan lama peneliti ini lebih kurang 2 bulan setelah pelaksanaan seminar proposal atau setelah surat keterangan penelitian dikeluarkan oleh kampus. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kuantitatif eksperimen. Metode penelitian kuantitatif merupakan salah satu jenis penelitian yang spesifikasinya adalah sistematis, terencana dan terstruktur dengan jelas sejak awal hingga pembuatan desain penelitiannya.Sugiyono (2019, 16-17) metode kuantatif adalah metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme, digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian, analisis data bersifat kuantitatif/statistik, dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan.Metode yang digunakan penulis dalam penelitan ini adalah metode ekspreimen. Sugiyono (2019 : 111) menyatakan penelitian eksperimen adalah sebagai metode penelitian yang dilakukan dengan percobaan, digunakan untuk mengetahui pengaruh variabel dependen (hasil) dalam kondisi yang terkendalikan, agar tidak ada variabel lain selain variabel treatment yang mempengaruhi variabel dependen. Dengan kata lain penelitian eksperimen mencoba ada tidaknya hubungan sebab akibat.Desain yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Pre-Experimental design dengan tipe one group pretest-posttest design, dalam arti hanya kelompok eksperimen saja yang akan diukur berdasarkan dari treatment yang diberikan, pelaksanaannya dengan cara memberikan pretest terlebih dahulu sebelum diberi tindakan, sehingga dapat melihat pengaruh tindakan yang diberikan terhadap siswa setelah itu baru diberikan posttest untuk mengukur seberapa besar pengaruh yang muncul setelah diberikan treatment.Adapun yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Bimbingan Konseling Semester II Univeristas Muhammadiyah Tapanuli Selatan yang berjumlah 24 Mahasiswa.  digambarkan pada tabel dibawah ini:Tabel 3.1 Populasi PenelitianNoMahasiswa BKJumlah1. II ruang 0224 Jumlah24pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik Non Probability Sampling dengan metode Purposive Sampling. Menurut Sugiyono (2019 : 129) Simple Random Sampling adalah adalah teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu.Sampel atau sumber data dengan pertimbangan tertentu dimana untuk Purposive Sampling ini adalah mahasiswa semester 2 ruang 02 karena pada umumnya mahasiswa memiliki kecemasan berbicara di depan umum. Sehingga peneliti mengambil mahasiswa semester 2 ruang 02 untuk menjadi sampel penelitian, Alasan peneliti mengambil 10 mahasiswa untuk penelitian adalah karena tidak seluruh mahasiswa memiliki kecemasan berbicara didepan umum yang tinggi, ada sebagian mahasiswa yang mampu mengatasi kecemasan berbicara di depan umum.HASILPenelitian diawali dengan menyebarkan angket pretest untuk melihat kecemasan berbicara di depan umum pada mahasiswa bimbingan konseling Sebelum diberikan treatment peneliti akan menyajikan data pretest yang mengungkap tentang kecemasan berbicara di depan umum pada mahasiswa bimbingan konseling yang kategorinya tinggi. Berdasarkan data hasil pretest yang telah dilakukan pada mahasiswa Bimbingan Konseling semester II ruang 02 Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan dengan jumlah 24 orang.ada 24 orang mahasiswa bimbingan konseling semester II ruang 02 yang megikuti pretest dengan skor keseluruhan 3667 dengan rata-rata skor 152,8 berada pada kategori sedang. Artinya tingkat kecemasan berbicara di depan umum pada mahasiswa bimbingan konseling semester II ruang 02 berada pada kategori sedang. yang dimana 10 mahasiswa memiliki kecemasan yang tinggi, 11 mahasiswa memiliki kecemasan yang sedang, dan 3 mahasiswa memiliki kecemasan yang rendah. Pada penelitian ini yang menjadi sampel adalah 10 mahasiswa dengan kecemasan yang tinggi. dengan skor keseluruhan 1883 dengan rata-rata 188,3 berada pada kategori tinggi. Artinya kecemasan berbicara di depan umum yang dialami 10 mahasiswa tersebut berada pada kategori tinggi.Berdasarkan hasil pretest diatas, selanjutnya diterapkan treatment konseling kelompok dengan teknik role playing untuk mengatasi kecemasan berbicara di depan umum pada mahasiswa dengan 4 kali treatment. Setelah mahasiswa mendapatkan treatment berupa layan konseling kelompok dengan teknik role playing sebanyak empat kali, dan selanjutnya dilakukan pengolahan data posttest. Berdasarkan data hasil posttest tentang kecemasan berbicara di depan umum pada mahasiswa bimbingan konseling semester II ruang 02 dapat dijelaskan ada 10 orang mahasiswa setelah diberikan posttest tentang kecemasan berbicara di depan umum mahasiswa di peroleh jumlah skor 1150 poin dengan rata-rata 115 poin berada pada kategori rendah. Pada hasil posttest di dapatkan bahwa 3 orang berada pada kategori sedang, dan ada 7 orang adalah berada pada kategori rendah. Artinya setelah penerapan treatmen konseling kelompok dengan teknik Role Playing efektif dalam mengatasi kecemasan berbicara di depan umum pada mahasiswa bimbingan konseling semester II ruang 02 Univerisitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan.Dapat dijelaskan bahwa sampel pada penelitian ini mengalami penurunan jumlah skor kecemasan berbicara di depan umum mahasiswa. Sebelum treatment jumlah skor 1883 dengan rata-rata skor 188,3 berada pada kategori tinggi. Setelah diberikan treatment jumlah skor menurun menjadi 1150 dengan rata-rata 115 berada pada kategori rendah. Artinya data di atas menggambarkan bahwa dari 10 orang mahasiswa tersebut mengalami penurunan secara keseluruhan. Perolehan skor di atas dapat menggambarkan mutu kecemasan berbicara di depan umum mahasiswa antara data pretest dan data posttest.Uji validitas yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan SPSS 20.0. Dalam menentukan suatu item valid atau tidak. Berdasarkan perhitungan peneliti menggunakan 50 item intrumen yang dinyatakan valid dalam penelitian ini.Dasar pengambilan keputusan uji reliabilitas cronbach intrumen dikatakan reliable apabila, jika nilai crhonbach alpha 0,7.Reliability StatisticsCronbach's AlphaN of Items.96150Berdasarkan tabel Realibility statistics, Cronbach’s Alfa menunjukan pada angka 0,961, dapat dipahami bahwa reabilitas instrumen yang penulis gunakan berada pada klasifikasi tinggi. Dapat dipahami hasil uji reabilitas skala kecemasan berbicara di depan umum siswa menunjukan hasil yang reliabel.          Peneliti menggunakan normal data yang berdistribusi normal, hal ini dapat dilihat pada tabel tabel dibawah ini tentang uji normalitas.Tabel 4.9Tests of Normality Kolmogorov-SmirnovaShapiro-WilkStatisticDfSig.StatisticdfSig.Pretest.15910.200*.97210.906*. This is a lower bound of the true significance.a. Lilliefors Significance CorrectionBerdasarkan tabel di atas bahwa data memiliki distribusi normal jika p≥ 0,05. Berdasarkan tabel di atas, sig. untuk variable kecemasan berbicara di depan umum mahasiswa yaitu 0,90 dari 0,05. Jadi variabel tersebut memiliki distribusi data yang normal.Analisis data pretest dan posttest terhadap kelompok eksperimen terdapat pada tabel di bawah ini.Tabel 4.5 Analisis Hasil Pretest Dan Posttest Kelompok EksperimenRespondenKelompok EksperimenPretestPosttestMS214115PDAP202113M201116ORS193127NAHH185110BS181131SG180114YMI180107ASP179120AM16897MS214115 Berdasarkan tabel di atas dapat dijelaskan bahwa sampel pada penelitian ini mengalami penurunan jumlah skor kecemasan berbicara di depan umum mahasiswa. Sebelum treatment jumlah skor 1883 dengan rata-rata skor 188,3 berada pada kategori tinggi. Setelah diberikan treatment jumlah skor menurun menjadi 1150 dengan rata-rata 115 berada pada kategori rendah. Artinya data di atas menggambarkan bahwa dari 10 orang mahasiswa tersebut mengalami penurunan secara keseluruhan. Perolehan skor di atas dapat menggambarkan mutu kecemasan berbicara di depan umum mahasiswa antara data pretest dan data posttest.Berdasarkan tabel hasil uji ( Paired Sample T-Test), dapat diketahui nilai signifikansi pada yaitu 0,000 yang dimana nilai tersebut 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha diterima. Berdasarkan dari hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa bimbingan kelompok dengan teknik asertif dapat mengatasi bullying siswa kelas VIII MTsS Islamiyah Barbaran.PEMBAHASANBerdasarkan penelitian dilakukan layanan bimbingan kelompok dengan 5 kali pertemuan terhadap siswa-siswa kelas VIII MTsS Islamiyah Barbaran dengan jumlah sampel 10 orang dalam 1 kelompok eksperimen. Data yang diperoleh untuk mengetahui hasil pretest dan posttest diperoleh dari penyebaran angket yang dilakukan oleh peneliti mengenai bullying. Perbedaan penurunan perilaku bullying siswa pada kelompok eksperimen sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) mengikuti kegiatan layanan bimbingan kelompok.Tabel 4.7 Perbandingan Kelompok Eksperimen Pretest Dan PosttestRespondenKelompok EksperimenSkor PenurunanPretestPosttestMS214115Turun 99PDAP202113Turun 89M201116Turun 85ORS193127Turun 66NAHH185110Turun 75BS181131Turun 50SG180114Turun 66YMI180107Turun 73ASP179120Turun 50AM16897Turun 71MS214115Turun 99Rata-Rata214115Turun 89Berdasarkan tabel di atas dapat dijelaskan bahwa sampel pada penelitian ini mengalami penurunan jumlah skor kecemasan berbicara di depan umum mahasiswa. Sebelum treatment jumlah skor 1883 dengan rata-rata skor 188,3 berada pada kategori tinggi. Setelah diberikan treatment jumlah skor menurun menjadi 1150 dengan rata-rata 115 berada pada kategori rendah. Artinya data di atas menggambarkan bahwa dari 10 orang mahasiswa tersebut mengalami penurunan secara keseluruhan. Perolehan skor di atas dapat menggambarkan mutu kecemasan berbicara di depan umum mahasiswa antara data pretest dan data posttest. nilai signifkansi (2-taliled) 0,001 0,05 menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara pretest dan posttest. Ini menunjukkan terdapat pengaruh yang bermakna setelah diterapkan perlakuan treatment konseling kelompok dengan teknik role playing.Dengan demikian maka dapat disimpulkan H0 jika probabilitas yang dihiting ≤ probabilitas yang ditetapkan sebesar 0.05 [Sig. (2-tailed)≤α0.05] di tolak. H0 jika probabilitas yang dihitung probabilitas yang ditetapkan sebesar 0.05 [Sig. (2-tailed)α0.05] diterima. Artinya konseling kelompok dengan teknik role playing efektif dalam mengatasi kecemasan berbicara di depan umum pada mahasiswa bimbingan konseling semester II ruang 02 Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan.Berdasarkan hasil analisis diatas dapat diperoleh hasil penelitian yang menujukkan bahwa konseling kelompok dengan teknik role playing efektif dalam mengatasi kecemasan berbicara di depan umum pada mahasiswa bimbingan konseling semester II ruang 02 Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan. Hal ini diperoleh dari hasil analisis data. Jika dilihat dari skor penurunan dan perbandingan data hasil pretest dan posttest, saat pretest jumlah skor kecemasan berbicara di depan umum pada mahasiswa adalah 1883 dengan rata-rata 188,3 dengan rincian 10 orang mahasiswa berada pada kategori tinggi. Selanjutnya hasil posttest menunjukkan bahwa setelah diterapkan treatment konseling kelompok dengan teknik role playing didapati jumlah skor 1150 dengan rata-rata 115 dengan rician 3 orang pada kategori sedang dan 7 orang pada kategori rendah. Jadi dapat di pahami konseling kelompok dengan teknik role playing dapat mengatasi kecemasan bericara di depan umum.SIMPULANBerdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan di MTsS Islamiyah Barbaran diperoleh kesimpulan pada penelitian ini adalah sebagai berikut:Layanan konseling kelompok dengan teknikn role playing efektif dalam mengatasi kecemasan berbicara di depan umum pada mahasiswa bimbingan konseling semester II ruang 02 Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan. Berdasarkan data hasil pretest dan posttest, saat pretest jumlah skor kecemasan berbicara di depan umum pada mahasiswa adalah 1883 dengan rata-rata 188,3 dengan rincian 10 orang mahasiswa berada pada kategori tinggi. Selanjutnya hasil posttest menunjukkan bahwa setelah diterapkan treatment konseling kelompok dengan teknik role playing didapati jumlah skor 118 dengan rata-rata 118,1 dengan rician 3 orang pada kategori sedang dan 7 orang pada kategori rendah.Konseling kelompok dengan teknik role playing efektif dalam mengatasi kecemasan berbicara di depan umum pada mahasiswa bimbingan konseling semester II ruang 02 Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan. H0 jika probabilitas yang dihiting ≤ probabilitas yang ditetapkan sebesar 0.05 [Sig. (2-tailed)≤α0.05] di tolak. H0 jika probabilitas yang dihiting probabilitas yang ditetapkan sebesar 0.05 [Sig. (2-tailed)α0.05] diterima.DAFTAR RUJUKANDAFTAR PUSTAKA Ananda, R. (2018). Peningkatan Pembelajaran PKN dengan Penerapan Metode Role-Playing Siswa Kelas II SDN 003 Bangkinang Kota. Jurnal Basicedu, 2(1), 33-42.Andriati, N. (2015). Pengembangan model bimbingan klasikal dengan teknik role playing untuk meningkatkan kepercayaan diri. Jurnal Bimbingan Konseling, 4(1).Cemas, B. D. D. K. KECEMASAN BERBICARA DI DEPAN KELAS PADA PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR KhairunisaDewandari.2015. Cari Tahu Tentang Gangguan Kecemasan. Jakarta : PT. Glory Offset Press.FITRI, L. (2020). Pengaruh konseling kelopok dengan Teknik role playing dalam mengurangi perilaku bullying pesertas didik kelas XI Jurusan TKJ SMKN 2 Bandar Lampung. TA 2017/2018 (Doctoral dissertation, UINRaden Intan lampung).Herlina, U. (2015). Teknik role playing dalam konseling kelompok. Sosial Horizon:     Jurnal Pendidikan Sosial, 2(1), 94-107.Indriasari, E. (2016). Meningkatkan Rasa Empati Siswa Melalui Layanan Konseling Kelompok Dengan Teknik Sosiodrama Pada Siswa Kelas Xi Ips 3 Sma 2 Kudus Tahun Ajaran 2014/2015. Jurnal Konseling GUSJIGANG, 2(2)Jama, J. (1990). Populasi dan Sampel.Juliandi, A., Manurung, S., Satriawan, B. (2016). Mengolah data penelitian bisnis dengan SPSS. Lembaga Penelitian dan Penulisan Ilmiah AQLI.Lumongga, D. N. (2016). Konseling kelompok. Kencana.Mulkiyan, M. (2017). Mengatasi masalah kepercayaan diri siswa melalui konseling kelompok. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 5(3), 136-142.Nisa, W., Muhid, A. (2022). Peran Layanan Bimbingan dan Konseling Kelompok dengan Teknik Role Playing dalam Meningkatkan Kecerdasan Emosional: Literature Review. SHINE: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 3(1), 1-13.Yanto, A. (2015). Metode bermain peran (Role playing) untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS. Jurnal Cakrawala Pendas, 1(1). Rasimin, M. P., Hamdi, M. (2021). Bimbingan dan Konseling Kelompok. Bumi Aksara. Saputri, N. M. I., V. L., Islamiati, I., Asmaryadi, A., Amri, K. (2022). Pengaruh Layanan Konseling Kleompok Brerbasis Self Management Terhadap Penurunan Tingkat Kecanduan Game online Pada Siswa Kelas XI di SMK Negeri 1 Hutaraja Tinggi. Restikdik : Jurnal bimbingan dan konseling, 7(2), 216-226.Sugiyono.2019. Metode Penelitian Kuantatif kualitatif dan RD. Bandung : AlfabetaSuharsimi.2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta : PT. Rineka Cipta.Susanti, E. (2019). Keterampilan Berbicara. Wahyuni, E. (2015). Hubungan self-effecacy dan keterampilan komunikasi dengan kecemasan berbicara di depan umum. Jurnal Komunikasi Islam (Journal of Islamic Comunication), 5(1), 51-82.Wahyuni, S. (2013). Hubungan antara kepercayaan diri dengan kecemasan berbicara di depan umum pada mahasiswa psikologi. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 1(4).Yanto, A. (2015). Metode bermain peran (Role playing) untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS. Jurnal Cakrawala Pendas, 1(1).
FENOMENA PENGGUNA ZAT ADIKTI INHALEN (LEM) DI INDONESIA Saputri, Nor Mita Ika; Amri, Khairul; Pulungan, Husniah Ramadhani; Daulay, Ismail Rahmad; Siregar, Ryan Wahyudi; Sari, Indah; Tobing, Renatha Lumban
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 9, No 1 (2024): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI-MARET 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2024.v9i1.126-132

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat gambaran fenomena pengguna zat adiktif inhalen (Lem) di Indonesia. Perilaku menghisap lem merupakan perilaku yang tergolong menyimpang karena penggunaan zat adiktif dan psikotropika penggunaannya dilarang. Fenomena menghisap lem pada remaja di Indonesia cukup marak ditemukan. Di antaranya, banyak remaja yang melakukan perilaku menyimpang tersebut karena terbawa oleh teman sebayanya. Lem merupakan bahan perekat khusus yang digunakan untuk menempelkan sebuah benda ke media tertentu dengan tujuan yang berbeda-beda tergantung medianya. Penyalahgunaan zat inhalansia dan solven biasanya dilakukan anak usia 9-14 tahun. Metode yang digunakan adalah review sistematik sesuai dengan Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Pencarian berfokus pada artikel jurnal tentang Pengguna Zat Adiktif Inhalen (Lem) yang menggunakan Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris yang dipublikasi pada tahun 2013 sampai dengan 2023. Hasil penelusuran awal literatur didapatkan jurnal artikel sebanyak 1.472. Setelah melalui inklusi dan eksklusi, didapatkan 9 jurnal yang sesuai dengan kriteria penelitian untuk dilakukan review sistematik. Berdasarkan hasil penelitian systematic review faktor yang mendorong anak remaja menggunakan lem yaitu pengaruh teman sebaya, lingkungan, keluarga, dan ketersediaan serta keterjangkauan lem aibon. Peran afektif keluarga dapat membentuk persepsi dan sikap anak dalam menyikapi penyalahgunaan zat adiktif inhalan (lem), dengan cara memberikan pendidikan keagamaan, komunikasi, pendampingan, serta informasi dan edukasi. Dampak pemakaian Lem antara lain pengguna melakukan kebut-kebutan saat mengendarai sepeda motor, bolos sekolah, menggunakan kata-kata kasar terhadap orang yang lebih tua, dan membuat keributan di lingkungan
EFEKTIVITAS LAYANAN KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK ROLE PLAYING DALAM MENGATASI KECEMASAN BERBICARA DI DEPAN UMUM PADA MAHASISWA BIMBINGAN KONSELING SEMESTER II RUANG 02 UNIVERISTAS MUHMMADIYAH TAPANULI SELATAN Amri, Khairul; Dela, Vitria Larseman; Hafisoh, Muainah
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 8 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i8.910-919

Abstract

Masalah pokok dalam penelitian ini adalah adanya kecemasan berbicara di depan umum pada mahasiswa Bimbingan Konseling semester II ruang 02. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah konseling kelompok dengan teknik role playing efektif dalam mengatasi kecemasan berbicara. Jenis penelitian ini mengunakan metode eksperimen dengan jenis pre eksperimen design dengan tipe one group pretest – postes design. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa sesester II ruang kosong 02 dengan jumlah 24 orang dengan sampel penelitisn sebanyak 10 orang mahasiswa. Metode pengumpulan data menggunakan angket skala likert dan teknik analisis data menggunakan uji faired sample t-test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) kecemasan berbicara di depan umum mahasiswa BK semester II ruang 02 setelah diberikan treatment konseling kelompok dengan teknik role playing efektif dalam mengatasi kecemasan berbicara di depan umum dengan nilai pretest dengan nilai rata-rata 176,1 berada pada kategori tinggi dan nilai rata-rata postest 118,1 pada kategori rendah dengan selisih 58. (2) Konseling kelompok dengan teknik role playing efektif dalam mengatasi kecemasan berbicara di depan umum pada mahasiswa bimbingan konseling semester II ruang 02 Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan. H0 jika probabilitas yang dihiting ≤ probabilitas yang ditetapkan sebesar 0.05 [Sig. (2-tailed)≤α0.05] ditolak. H0 jika probabilitas yang dihiting probabilitas yang ditetapkan sebesar 0.05 [Sig. (2-tailed)α0.05] diterima
Pelatihan Budidaya Cabai Polibag untuk Pemberdayaan dan Ketahanan Pangan di Pematang Gubernur Supardi, Nurul Iman; Amri, Khairul; Witanto, Yovan; Zuliantoni, Zuliantoni
Dharmakayana Vol 2 No 2 (2025): November : Dharmakayana: Journal of scientists, engineers, educators and scientif
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dk.v2i2.45791

Abstract

This community service activity aims to improve community food security through the implementation of chili cultivation in polybags in Pematang Gubernur Village, Muara Bangkahulu District, Bengkulu City. The main problems faced by the community at the partner location are limited yard space and high chili prices during certain seasons. Through chili cultivation training in polybags, the community is equipped with knowledge and practical skills ranging from preparing the planting medium, sowing seeds, planting, maintenance, and harvesting. Implementation methods include counseling, live demonstrations, and field assistance. The results of the activity show an increase in community knowledge and motivation in utilizing limited land to grow chili independently. Thus, this activity contributes to supporting household food security and community economic empowerment.
A Sharia Economic Law Review of the Contract for the Use of the Duha Syariah Application Amri, Khairul; Ramadhan, Muhammad Hakim; Hidayat, Fahmi Taupik; J, Jaenudin; Herdiana, Dian
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 3, No 5 (2025): December 2025
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The covenant is a fundamental pillar in the Islamic economic structure (muamalah), whose essence is to ensure that all transactions run fairly and are free from prohibited practices, especially riba, gharar (uncertainty), and maisir (speculation). Digital disruption through Financial Technology (Fintech) gives rise to innovations such as Fintech Syariah, which includes a Sharia-based Peer-to-Peer Lending (P2P Lending) platform, one of which is Duha Syariah. This study focuses on an in-depth analysis of the compatibility of the agreements implemented by Duha Syariah with the framework of Sharia Economic Law, especially referring to the DSN-MUI Fatwa No. 117/DSN-MUI/II/2018 and the regulation of the Financial Services Authority (OJK) through POJK No. 10/POJK.05/2022. By using a normative legal approach, the research results indicate that Duha Syariah which has obtained official permission from OJK and is under the supervision of the Syariah Supervisory Board (DPS) consistently applies commercial agreements such as Murabahah (for goods-based financing) and Ijarah (for financing services), as well as the Wakalah bil Ujroh agreement in the platform's operational scheme. This transaction model rigidly requires the existence of a clearly identified underlying asset (specified), so that it is substantively able to nullify the element of usury.
Microzonation of soil resistance using shear wave velocity (Vs) for earthquake disaster mitigation in Singaran Pati District, Bengkulu City Dhanty Kirana, Virgie; Mase, Lindung Zalbuin; Supriani, Fepy; Misliniyati, Rena; Amri, Khairul
Teknisia Vol 30 No 2 (2025): Teknisia
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/teknisia.vol30.iss2.art2

Abstract

Singaran Pati District, Bengkulu City, is located in an active subduction zone, making it prone to seismic activity. However, to date, there is no detailed microzonation map available to assess local vulnerability to earthquake shocks. This study aims to produce a microzonation map based on shear wave velocity (Vs) and Ground Amplification Factor (GAF) parameters as indicators of soil resistance. Vs values are calculated sequentially at depths of Vs10, Vs20, Vs30, Vs40, and Vs50 using spectral inversion methods. Soil site classification is based on NEHRP standards. Spatial interpolation uses the Inverse Distance Weighting (IDW) method to map parameter distribution. Results show that Vs velocity increases with depth, with a dominance of Class D sites (moderate soil), followed by Class C (very dense soil and soft rock), and a small portion of Class B (moderate rock). The GAF map identifies points with the highest amplification that are at high risk of damage due to earthquakes. The maximum Ground Amplification Factor (GAF) value is shown in red on the map, with a value of 2.0, while the minimum value is shown in green, representing a value of 1.0. This condition indicates that some areas in Singaran Pati Subdistrict have a significant potential for earthquake impact. Therefore, the use of microzonation maps is crucial as a basis for structural building planning and seismic risk mitigation in the Singaran Pati area.
Evaluation of Hospital Building Resilience to Earthquakes Using Soil Response and Finite Structure Dynamics Structure Analysis Ibrahim, Zaky Majid; Mase, Lindung Zalbuin; Supriani, Fepy; Misliniyati, Rena; Amri, Khairul
Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi (JPFT) Vol 11 No 2 (2025): July - December
Publisher : Department of Physics Education, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpft.v11i2.10290

Abstract

The city of Bengkulu is the capital of Bengkulu Province, which is the main center for government, health, and education activities. As the capital city, infrastructure development is important due to its proximity to the subduction zone. This study analyzes how the Tino Galo hospital building responds to seismic performance. The study began with a comprehensive field survey to collect geological information at the study site. Referring to various earthquake events at the study site, it is known that earthquakes triggered by subduction are the dominant type of earthquake that occurs. The seismic response of the soil was then evaluated to identify soil movement characteristics, including important parameters such as peak ground acceleration (PGA), spectral response acceleration, and amplification factor. The next step was to simulate earthquake wave propagation using three-dimensional modeling with the Finite Element Method (FEM) to assess the structural response of the building to earthquake shocks. The analysis results show that after evaluation using time history data from both earthquake waves, the building structure elements are in a safe condition. These findings imply that the current structural design can effectively withstand and distribute earthquake loads, so that no dimensional changes or additional reinforcement are required for the Hospital Building. This study recommends the continued application of a combined soil response and structural dynamics analysis method for buildings in earthquake-prone zones, as well as the need to utilise a broader range of earthquake data to improve the accuracy of seismic performance evaluations and support the development of future risk mitigation strategies.
PERUBAHAN FUNGSI LAHAN SAWAH DAN DAMPAKNYA TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT ACEH BESAR MENURUT TA?ARRUF F? ISTI’M?L AL-M?L Ramadhan, Syahrul; Maulana, Muhammad; Amri, Khairul
JIM : Journal Of International Management Vol 4 No 01 (2025): JIM : Journal Of International Management
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/jim.v4i01.2086

Abstract

This study examines changes in the function of rice fields and their impact on community welfare in Aceh Besar from the perspective of Tasarruf Fi Istimal Al-Mal. The conversion of rice fields into non-agricultural land has become a critical issue, as rice fields serve as a primary source of food security and farmers’ income. The study aims to identify the factors driving land-use change, analyze its economic and environmental impacts on farming communities, and assess the phenomenon through the lens of Islamic economic principles. A qualitative naturalistic approach was employed. Data were collected through in-depth interviews with affected communities and village officials, as well as participatory field observations. Data analysis was conducted inductively through data reduction, narrative presentation, and conclusion drawing based on fiqh muamalah perspectives. The finding is influenced by economic pressures, housing demands, and weak local land protection policies. The negative impacts include reduced agricultural land, declining farmers’ income and employment opportunities, and increasing social inequality. From the perspective of Tasarruf Fi Istimal Al-Mal, the study emphasizes the need for responsible and equitable asset management to ensure food security and long-term community welfare.
SUSTAINING FAMILY HARMONY AMIDST THE KHURUJ PRACTICES OF THE JAMAAH TABLIGH IN CENTRAL LOMBOK Amri, Khairul; Ratna Mulhimah, Baiq; Muhammad Nurul Wathani, Lalu
Familia: Jurnal Hukum Keluarga Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Hukum Keluarga Fakultas Syariah UIN Datokarama Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/familia.v6i2.379

Abstract

This study examined the influence of khuruj practices on family harmony within the Jamaah Tabligh community in Central Lombok Regency. Khuruj, as a form of da'wah involving leaving home for a certain period of time, creates unique dynamics within family relationships, particularly regarding economic responsibilities, child and spouse nurturing, and the maintenance of domestic harmony. This study employs a qualitative approach with field research as its research method. Data collection techniques include observation, in-depth interviews with twelve informants, and documentation with informants comprising members of the Tabligh Jamaah family, community leaders, and religious figures in Central Lombok. The research findings reveal that harmony within the households of Jamaah Tabligh families in East Lombok Regency is achieved through three key strategies: (1) establishing open communication between spouses as the foundation of the relationship, (2) agreeing on the time and duration of khuruj in a proportional manner, and (3) optimizing the role of the wife as the guardian of household balance. This study provides insights into the importance of communication and collaboration within Tabligh Jamaah families to achieve harmony in economic responsibilities and child upbringing. The wife's role as a supporter of family stability and agreements regarding khuruj time are key to reducing tension within the household. Thus, this study can serve as a reference for families in managing social and economic dynamics and strengthening family resilience.
Co-Authors . Zulfan AA Sudharmawan, AA Abda Abda Abdul Sadad Abdus Salam, Abdus Abidin, Syahrul Abubakar Abubakar Ade Kurniawan adifa, Fitri Adilah, Fitri Afriyanni Afrizal, Yuzuar AGUS AGUS Ahmad Faizal Ahmad Syukron Ahmad, Fahdatul Akbar Tahir, Akbar Alif Yanuar Zukmadini Aliza, Ida Ambo-Rappe, Rohani Amran Saru Ananda, Wilya Andriani, Ulfa Andriyanto Andriyanto Anggraini, Giovanny Dhebby Anma Hari Kusuma, Anma Hari Ar-ridhaty Akita, Erliantina Ari Purbayanto Aris Budiarto Armi, Nur Khairunisa Arrasyd, Harun Asmaryadi Asmaryadi Astri Wulandari Azharsyah Ibrahim Azimah Dianah Banda Selamat, Muhammad Besperi Besperi, Besperi Candra, Delfika Chaiyaput, Salisa Chalisa, Devia Cut Dian Fitri Dahlan Dahlan darwis darwis, darwis Dealova, Rangga Wahyu Dedi Setiawan DELA, VITRIA LARSEMAN Dewi Puspita Sari Dhanty Kirana, Virgie Dian Armanto Dian Wahyu Djalil, Abd. Rasyid Dody Priosambodo Domu Simbolon Edy Surya Ega Yulita Sari, Ega Yulita Elvandani, Yogi Erlianda, Tiara FA, A. Sofwan Faaris, Said M Fadhlurrahman, Al Haqqi Fahira, Cut Elsa Fahrezi, Zhehan Fakhrur Rozi, Fakhrur Fauzi Ahmad Muda Febrianti Febrianti Fenny Roshayanti Fikri, Muharram Nur Fitri , Cut Dian Fitri, Eka Fitri, Fatimah Gaho, Rita Safrianti Geovani Meiwanda Gevisioner Gita Aprilia Gunawan, Agustin Gusta Gunawan Guswandri, Guswandri Hafidhah Hafidhah Hafisoh, Muainah Hafni, Ferdi Nanda Handry Perdana Hanif Hanif Hanum OK, Azizah Harapan Tua R. F. S Hardiansyah Hardiansyah Hardiansyah Hari Priyadi Hasdi Aimon Hawari, Aqil Hendri Hestiawan Henry Munandar Manik Herawati Parapat, Lili Herdiana, Dian Herman Nirwana Hestirianoto, Totok Hidayat, Fahmi Taupik Husal, Siddiq Husaini Husein Husein Husein, Nabilah I. Ismail, I. Ibrahim, Zaky Majid Ibtisamah, Athiyyah Meisu Ichram, Wahyu Ikhsan Ikhsan Ilham Jaya Inayah Yasir indah Indah Sandra Dewi Indah Sari Ismail Rahmad Daulay, Ismail Rahmad Ivana, Nurdila J, Jaenudin Jariah Abu Bakar Jonson Lumban Gaol Juliani, Tiya Junaidi Arsyad, Junaidi Karila, Nurul Khalis, Nur Khofiva, Patma Kusumaningrum, Mira Esti La Nafie, Yayu A La Nafie, Yayu A. Lathifah Hanum, Lathifah Latifa Hanum Laylan Syafina Lindung Zalbuin Mase, Lindung Zalbuin Lukman Irfan, Lukman M. Akbar AS, M. Akbar M. Fadli Ma'mun, Asep Maharani Ritonga Maharani, Zakia Mahatma Lanuru Mahzanallah, M. Marbun, Anna Mica Mardi Mardi Mario Limbong Martin, Roy Marzuki Ukkas, Marzuki Marzuki, Refnal Massa, Yusran Nurdin Maulana, Fadli Arif Maulida Yani, Nanda Maulidan, Arsyi Dafa Mauloeddin Afna, Mauloeddin Ma’mun, Asep Meilani, Nurlaila Melani Indah Sari Manik Mercy Patanda Meutia, Rachmi Mira Yulianti, Mira Misliniyati, Rena Muchlizar, Muchlizar Muh. Darwis Muh. Hatta Muhammad Banda Selamat Muhammad Faishal Muhammad Farid Muhammad Maulana Muhammad Nurul Wathani, Lalu Muhammad Wali, Muhammad Muhammad Yasir Yusuf Muhammad Zulhilmi Mushlihah, Hidayah Muslim, M. Zainuddin Mustafa Kamal Nadiarti Nurdin, Nadiarti Naharudi, Izul Nasir Nataja, Saufa Yarda Nazar, nazar-19 Ningsih, Diana Surya Nirvana, Aura Nofriadi Nofriadi Nor Mita Ika Saputri, Nor Mita Ika Noviantika, Mega Nur Laila Meilani Nurdin, Nurjannah Nurjannah Nurdin Nurlaila Nurmawati Nurmawati Nurul Iman Supardi Nuryani Rustaman Panjaitan, Cheri Julida Paulangan, Yunus Pradana, Deo Pranata, Andhika Prasetiawan, Agung Pratiwi, Puji Priani, Anggela Agus Pulungan, Husniah Ramadhani Pulungan, Intan Safitri Purnomo, Desri Naya Dewi Putra, Apriza Hongko Putra, Indra Mardeni Putri, Melly Zuhadjar Putri, Thania Alfathya Qadar Hasani R, Nofriyandi R. Rusli Rahayu, Aditta Setio Rahmadani, Jalwa Suci Rahmadi Tambaru Rahman, Nopijal Rizki Rahmat Huda Ramadhan, Muhammad Hakim Ramadhani, Rezky Wulan Rangkurti, Yoki Afriandy Ratna Mulhimah, Baiq Refrizon Refrizon Reizky Maharani Rezaldi, Muammar Riena F Telussa Riko Riko Rina Desiana Rino Sukma Rismaini, Rismaini Ristanti Pane, Aina Riyaldi, M. Haris Rizka, Muliana Rizkei Kurniawan Rochman, Syaiful Roza Yusfiandayani S. Sugiharto Sabillah, Lintang Asri Safira, Leni Sakinah, Nurul Saleh, Amrullah Salisah, Fadiah Anggi Samawi, Muh. Farid Sari, Dila Puspita Silamon, Muhammad Alfan Sir Anderson Siregar, M Hafiz Siregar, Nur Azizah Siregar, Ryan Wahyudi Sormin, Nurhidayati Sri Rosmiati Sani Sukatno Sukatno, Sukatno Supriadi - Supriani, Fepy Suratingsih, Suratingsih Surya Darma Syafiuddin Syafiuddin Syahniar Syahniar Syahrin, Win Alfi Syahrul Purnawan Syahrul R, Syahrul Syahrul, Muh. Syamsul Rizal Syaputra, Adi Syarfina Syarfina Tamaulina Br Sembiring Taufik Ramlan amalis Tazkiya Lubis, Indina Tobing, Renatha Lumban Udik Budi Wibowo Uswatun Hasanah Valetta, Fitria Leonni Veryawan, Veryawan Wahyuni, Efri Yati, Hidayati Yovan Witanto Yuandita, Defina Yulia Fitriani, Yulia Zul Akli Zulfitri Zulfitri, Zulfitri Zuliantoni, Zuliantoni ‎Hardiansyah, Hardiansyah