Articles
PERAN ORANG TUA DALAM MENUMBUHKAN MOTVASI BELAJAR SISWA KELAS III SD TARUNA ISLAM PEKANBARU
Silvi Adila;
Febrina Dafit
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 3 (2023): Volume 09 No. 03 Juli 2023
Publisher : STKIP Subang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36989/didaktik.v9i3.1336
Lingkungan keluarga merupakan pendidikan pertama bagi anak, karena dari keluargalah anak pertama kalinya mendapatkan pendidikan dan bimbingan. Dikatakan sebagai lingkungan pertama karena sebagain besar kehidupan anak adalah bersama keluarga, sehingga pendidikan yang paling banyak diterima oleh anak adalah dari lingkungan keluarga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran orang tua dalam menumbuhkan motivasi belajar siswa kelas III SD Taruna Islam Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Pengujian keabsahan data menggunakan triangulasi. Teknik analisis data yakni pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua telah berupaya menjalankan perannya sebagai motivator dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Kesimpulan dari hasil penelitian ini yaitu peran orang tua dalam menumbuhkan motivasi belajar siswa dalam kategori cukup baik, dengan menjjalankan peran sebagai fasilitator memberikan pembiayaan pendidikan bagi siswa dan memberikan sarana dan prasarana belajar siswa, selain itu orang tua sebagai motivator memberikan motivasi serta memberikan bantuan belajar pada siswa, dalam membimbing orang tua juga memberikan contoh yang baik bagi siswa dalam belajar, terakhir orang tua sebagai pendidik membantu siswa dalam menentukan minat dan bakat siswa, selain itu orang tua memberikan kebebasan kepada siswa mencoba hal baru yang berkaitan dengan pengetahuan.
Pendampingan Instrumen Akreditasi Sekolah Dasar di Desa Empat Balai Kecamatan Kuok Kabupaten Kampar
Febrina Dafit;
Rices Jatra;
Zaka Hadikusuma Ramadan;
Fitriyeni Fitriyeni;
Laili Rahmi;
Latif Latif;
Putri Octa Hadiyanti;
Muhammad Nukman;
Dea Mustika;
Syahriadi Syahriadi
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 3 No. 1 (2023): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jh.v3i1.157
Pengabdian ini akan dilaksanakan di SDN 001 Empat Balai kecamatan Kuok. SDN 001 merupakan SDN yang sudah terakreditasi A dan menjadi Sekolah Ramah Anak. Berdasarkan hasil survey yang dilakukan sebelum pelaksanaan pengabdian, SDN 001 Empat Balai akan melaksanakan akreditasi dan harus segera mengisi SISPENA S/M untuk pengajuan akreditasi. Pelaksanaan akreditasi tahun ini menggunakan Instrumen Akreditasi Satuan Pendidikan (IASP) 2020, namun guru-guru dan kepala sekolah belum terlalu memahami mengenai pengisian IASP 2020. Hal ini terjadi karena selama ini pelatihan IASP 2020 yang diberikan pemerintah hanya melalui zoom meeting, selain itu kepala sekolah baru diangkat menjadi kepala sekolah pada Bulan April 2022. Permasalahan yang dihadapi guru-guru dan kepala sekolah SDN 001 Empat Balai terkait IASP 2020 adalah (1) belum memahami secara penuh tentang perubahan Instrumen akreditasi IASP 2020; (2) belum memahami perbedaan apa saja yang harus dipersiapkan untuk menghadapi akreditasi menggunakan IASP 2020; (3) belum memahami pengisian IASP 2020. Solusi yang ditawarkan kepada SDN 001 Empat Balai terkait instrument akreditasi IASP 2020 adalah dengan pelatihan dan pendampingan melalui pendekatakan In House Training (IHT) selama 6 bulan mengenai butir-butir IASP dan lampiran IASP yang perlu diisi dalam SISPENA S/M. Berkat pelatihan dan pendapingan ini SDN 001 Empat Balai sudah berhasil mengisi instrument akreditasi.
Strategi Guru dalam Mengembangkan Kecerdasan Interpersonal pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar
Tiara Kusuma;
Febrina Dafit
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 6 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i6.6211
Pada proses pembelajaran, kecerdasan siswa tentu saja beragam. Dan diantara macam-macam kecerdasan diantaranya terdapat kecerdasan interpersonal. Kecerdasan interpersonal adalah kecerdasan sosial tentang bagaimana seseorang membangun hubungan yang menguntungkan dengan orang lain. Didalam proses pembelajaran tentu mengalami beberapa kendala seperti dari motivasi, latar belakang sosial dan keadaan mental siswa. Kendala tersebut dapat di kurangi dengan pemilihan strategi yang tepat. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kecerdasan interpersonal dan strategi guru dalam mengembangkan kecerdasan interpersonal pada siswa kelas V SDN 015 Tambusai Kabupaten Rokan Hulu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Kesimpulan hasil penelitian ini yaitu kecerdasan interpersonal siswa mencakup social sensitivity,social insight, dan social communication. Strategi yang diterapkan guru untuk bisa mengembangkan kecerdasan interpersonal siswa kelas V SDN 015 Tambusai terdiri dari empat hal yaitu pertama pemberian tugas kelompok, kedua melakukan tutor sebaya, ketiga pemberian tanya jawab, serta keempat pemberian demonstrasi. Kata Kunci: Kecerdasan Interpersonal Siswa, Strategi Guru
Penilaian Kurikulum Merdeka di Sdn 190 Pekanbaru
Milka Sari Br Simarmata;
Febrina Dafit
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 6 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i6.6449
Salah satu komponen dalam pelaksanaan pembelajaran adalah penilaian. Dimana penilaian merupakan alat ukur yang dilakukan oleh guru untuk mengetahui pengetahuan, pemahaman, kemajuan, dan sikap siswa selama melaksanakan proses pembelajaran. Kurikulum merdeka merupakan kurikulum baru yang diterbitkan oleh dinas pendidikan supaya pelaksanaan pembelajaran pembelajaran ke depannya menjadi lebih baik. Fokus dalam penelitian ini adalah tentang proses penilaian yang dilakukan oleh guru dalam kegiatan pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan penilaian yang dilaksanakan oleh guru. Metode yang digunakan adalah kualitatif untuk menganalisis data dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara dan observasi dengan guru wali kelas IA dan guru wali kelas IVA, siswa, dan kepala sekolah. Penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa ada dua jenis penilaian kurikulum merdeka yang dilakukan oleh guru dalam proses pembelajaran yaitu penilaian formatif yang dimana dilakukan pada selama proses pembelajaran dan penilaian sumatif dilakukan pada akhir dari semester atau tahun ajaran semester.
Hubungan Interaksi Teman Sebaya dan Kepercayaan Diri Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Kelas V SDN 138 Pekanbaru
Tia Dratis Suryana;
Febrina Dafit
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 6 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i6.6488
Hasil belajar siswa di Sekolah Dasar Negeri 138 Pekanbaru masih tergolong rendah. Hal ini diketahui Sebagian siswa bekerja sama saat mengerjakan soal ulangan yang di berikan guru dengan catatan siswa satunya hanya memindahkan jawaban temanya hanya memikir jawaban lainya, masih ada siswa yang memiliki kepercayaan diri rendah dalam menyampaikan pendapat pada saat pembelajaran, siswa kurang focus dan antusias dalam mengikuti pembelajaran yang dianggap sulit atau kurang menarik. Tujuan dalam penelaitian ini adalah Untuk mengetahui ada atau tidak hubungan interaksi teman sebaya dan kepercayaan diri dengan Hasil Belajar Siswa Pada Kelas V SD Negeri 138 Pekanbaru . Metode penelitian yaitu kuantitatif dengan jumlah populasi sebanyak 86 siswa kelas V dengan teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan diolah menggunakan uji hipotesis dengan bantuan SPSS Versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara interaksi teman sebaya dan kepercayaan diri siswa terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Kelas V SD Negeri 138 Pekanbaru, interaksi teman sebaya (X1) dan kepercayaan diri siswa (X2) berkontribusi sebesar 56.5% terhadap minat belajar siswa (Y). Sedangkan sisanya 43.5% dipengaruhi oleh factor-faktor lain diluar penelitian ini seperti minat belajar siswa, motivasi, disiplin dan lain sebagainya.
Penilaian Kurikulum Merdeka di SDN 190 Pekanbaru
Milka Sari Br Simarmata;
Febrina Dafit
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 6 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i6.6612
Salah satu komponen dalam pelaksanaan pembelajaran adalah penilaian. Dimana penilaian merupakan alat ukur yang dilakukan oleh guru untuk mengetahui pengetahuan, pemahaman, kemajuan, dan sikap siswa selama melaksanakan proses pembelajaran. Kurikulum merdeka merupakan kurikulum baru yang diterbitkan oleh dinas pendidikan supaya pelaksanaan pembelajaran pembelajaran ke depannya menjsadi lebih baik. Fokus dalam penelitian ini adalah tentang proses penilaian yang dilakukan oleh guru dalam kegiatan pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan penilaian yang dilaksanakan oleh guru. Metode yang digunakan adalah kualitatif untuk menganalisis data dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara dan observasi dengan guru wali kelas IA dan guru wali kelas IVA, siswa, dan kepala sekolah. Penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa ada dua jenis penilaian kurikulum merdeka yang dilakukan oleh guru dalam proses pembelajaran yaitu penilaian formatif yang dimana dilakukan pada selama proses pembelajaran dan penilaian sumatif dilakukan pada akhir dari semester atau tahun ajaran semester.
Pengaruh Media Kartu Kata terhadap Kemampuan Membaca Siswa Kelas 1 Sekolah Dasar
Nisa Umami SY;
Febrina Dafit
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 1 Februari (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58230/27454312.517
Membaca merupakan komponen dasar dalam kemampuan berbahasa, terutama pada Bahasa Indonesia yang menjadi kultur percakapan yang digunakan oleh penduduk. Oleh sebab itu kemampuan membaca permulaan merupakan suatu hal yang harus dicapai terlebih dahulu agar dapat menguasai kemampuan-kemampuan lainnya dalam berbahasa. Tujuan penelitian ini dilaksanakan adalah bertujuan untuk mengetahui apakah ada atau tidaknya pengaruh penggunaan media kartu kata terhadap kemampuan membaca siswa kelas 1 SDIT Bustanul Ulum Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen semu (Quasi-Eksperiment). Data dikumpulkan melalui tes membaca. Reliabilitas instrumen diuji dengan metode split-half, sedangkan validitasnya berdasarkan validitas isi. Analisis data menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media kartu mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan membaca siswa kelas satu sekolah dasar. Untuk itu disarankan agar guru menggunakan media kartu dalam pengajaran membaca permulaan di kelas satu sekolah dasar.
Pengaruh Model Pembelajaran Project Base Learning (PJBL) terhadap Motivasi Serta Hasil Belajar Bahasa Indonesia Siswa Kelas V Sekolah Dasar
Yovanes Chaniago;
Febrina Dafit
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 2 Mei (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58230/27454312.610
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pembelajaran Berbasis Proyek (Project Based Learning, PJBL) terhadap hasil belajar dan motivasi belajar siswa kelas V SD. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan eksperimen semu dengan pengumpulan data melalui tes yang telah disiapkan sebelumnya. Analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PJBL secara signifikan meningkatkan hasil belajar dan motivasi belajar siswa. Terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model PJBL dibandingkan dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional, dimana siswa dalam kelas eksperimen menunjukkan peningkatan hasil belajar yang lebih baik. Hal ini dibuktikan dengan perbandingan nilai rata-rata kelas eksperimen yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol. Selain itu, motivasi belajar siswa dalam kelas yang menerapkan PJBL juga mengalami peningkatan. Temuan ini mengindikasikan bahwa PJBL efektif dalam meningkatkan hasil belajar dan motivasi belajar siswa, dengan nilai signifikansi statistik yang menunjukkan p < 0,05, menandakan adanya perbedaan yang signifikan secara statistik antara kelompok eksperimen dan kontrol. Kesimpulannya, PJBL terbukti sebagai metode pembelajaran yang efektif dan dapat dijadikan alternatif dalam proses belajar mengajar untuk meningkatkan hasil belajar dan motivasi belajar siswa.
Pengembangan Media Puzzle Suku Kata Untuk Keterampilan Membaca Permulaan Siswa Kelas 1 SDN 182 Pekanbaru
Syarifadillah Putri;
Febrina Dafit
Trapsila: Jurnal Pendidikan Dasar Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Bahasa dan Sains, Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30742/tpd.v5i1.3647
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media puzzle suku kata sebagai sarana yang efektif untuk meningkatkan keterampilan membaca permulaan siswa kelas I di SDN 182 Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian pengembangan, yang meliputi beberapa tahap, yaitu analisis kebutuhan, perancangan media. Data dikumpulkan melalui wawancara dan lembar angket terhadap media puzzle suku kata yang dikembangkan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan positif terhadap pengembangan metode pembelajaran yang inovatif, terutama dalam konteks pembelajaran membaca di tingkat permulaan. Selain itu, diharapkan juga dapat menjadi referensi bagi pihak sekolah dan guru dalam memilih strategi pembelajaran yang tepat untuk meningkatkan keterampilan membaca siswa kelas I.
Penggunaan Media Video Animasi Untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Kelas V SDN 169 Pekanbaru
Safira Deswita;
Febrina Dafit
SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law Vol 1, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57235/sakola.v1i2.3503
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan media video animasi dalam meningkatkan minat belajar siswa kelas V di SD Negeri 169 Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas dengan dua siklus, yang mencakup perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Siklus I menunjukkan bahwa meskipun media video animasi mempengaruhi minat belajar siswa, hasilnya masih memerlukan perbaikan. Berdasarkan hasil refleksi, siklus II dioptimalkan dengan penyesuaian modul ajar dan media, yang kemudian menghasilkan peningkatan signifikan dalam minat dan keterlibatan siswa. Tanggapan siswa menunjukkan bahwa media video animasi membuat pembelajaran lebih menyenangkan, memudahkan pemahaman materi, dan meningkatkan konsentrasi serta semangat belajar. Penelitian ini mendukung temuan sebelumnya yang menunjukkan bahwa media animasi dapat secara positif mempengaruhi minat belajar siswa. Disarankan agar guru terus mengintegrasikan media animasi dalam pembelajaran, siswa memanfaatkan media ini untuk belajar mandiri, dan sekolah serta peneliti selanjutnya mempertimbangkan penggunaan teknologi pendidikan inovatif untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran.