p-Index From 2021 - 2026
7.942
P-Index
This Author published in this journals
All Journal BAHASANTODEA JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial Jurnal Sains dan Teknologi Farmasi Damianus Journal of Medicine Edukasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran KARSA: Jurnal Sosial dan Budaya Keislaman (Journal of Social and Islamic Culture) JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Jurnal Rekayasa Mesin JURNAL AGRILAND Indonesian Journal of Educational Research (IJER) Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer TRIHAYU: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Abdimas Talenta : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat RELE: Rekayasa Elektrikal dan Energi Jurnal Teknik Elektro Integritas: Jurnal Antikorupsi Al-'Adl Indonesian Journal of Cardiology JMKSP (Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, dan Supervisi Pendidikan) JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ JFIOnline AMALIAH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Gema Wiralodra Abdimas Toddopuli: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat International Journal of Economics Development Research (IJEDR) Jurnal Manajemen Universitas Bung Hatta Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Jurnal SUBLIMAPSI SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Jurnal Kewarganegaraan Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan BERKAT: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Jurnal Teknik Elektro ProBisnis : Jurnal Manajemen Automotive Experiences Jurnal Dunia Pendidikan JUMANTIK (Jurnal Ilmiah Penelitian Kesehatan) Studi Akuntansi, Keuangan, dan Manajemen Sinergi Polmed : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Mudabbir: Journal Research and Education Studies Jurnal Ilman: Jurnal Ilmu Manajemen Buletin Kedokteran dan Kesehatan Prima Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, dan Akuntansi) JS (Jurnal Sekolah) e-Jurnal Apresiasi Ekonomi International Journal of Applied Research and Sustainable Sciences (IJARSS) Jurnal Multidisiplin Indonesia Jurnal Polimesin JREP Jurnal Agri Smart Deli Sumatera Nexus
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : JS (Jurnal Sekolah)

ANALISIS KONSEP MERDEKA BELAJAR DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Lubis, Nur Kholila; Suyanti, Suyanti; Dharma, Surya; Yunita, Sri
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol 8, No 1 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/js.v8i1.52935

Abstract

Abstract: The aim of this research is to analyze the concept of independent learning from a citizenship education perspective. This research was conducted using a qualitative approach using the literature study method. The data analysis process in this research includes data reduction, data display, verification, and drawing conclusions. The results of this research analyze the concept of independent learning from two perspectives, namely the citizenship education perspective in the curricular dimension and the citizenship education perspective in the socio-cultural dimension. In these two dimensions, it shows the compatibility between the concepts formed in independent learning and the goals of citizenship education. The role of teachers in transformation is the main determinant in the success of the independent curriculum itself. It can be concluded that the concept of an independent curriculum from a citizenship education perspective has correlations and the same goals, where teachers are the center of its success.Keyword: Independent Curriculum, Independent Learning, Citizenship Education. Abstrak: Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk menganalisis konsep merdeka belajar dari perspektif Pendidikan kewarganegaraan. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur. Proses analisis data dalam penelitian ini meliputi reduksi data, display data, verifikasi, serta penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini, menganalisis konsep merdeka belajar dari dua perspektif, yakni perspektif Pendidikan kewarganegaraan dalam dimensi kurikuler dan perspektif Pendidikan kewarganegraaan dimensi sosio kultural. Dalam kedua dimensi tersebut, menunjukkan kesesuaian antara konsep yang dibentuk dalam merdeka belajar dengan tujuan Pendidikan kewarganegaraan. Peran guru dalam transformasi menjadi penentu utama dalam keberhasilan kurikulum merdeka itu sendiri.Dapat disimpulkan, konsep kurikulum merdeka dari perspektif Pendidikan kewarganegaraan memiliki korelasi dan kesamaan tujuan, dimana guru menjadi pusat keberhasilannya.Kata Kunci: Kurikulum Merdeka, Merdeka Belajar, Pendidikan Kewarganegaraan.
STRATEGI PEMBENTUKAN HABITUASI DALAM PENERIMAAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Siregar, Adena Nurasiah; Lubis, Sartika Eka Fitri; Rizka, Khairunnisa; Dharma, Surya; Yunita, Sri
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol 8, No 2 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/js.v8i2.57262

Abstract

Abstract: Strategy for forming habituation in accepting citizenship education values. Enabling the acceptance of the values of citizenship education makes it possible to develop a generation that has good manners, is commendable, moral, and leads them to good behavior. Students will get used to being kind to themselves and others. The habit of accepting civic values in order to form a commendable character who can accept the strengths and weaknesses of other people, respect each other, and have a good attitude of tolerance. As well as preparing students to be skilled and have skills in society and be wise in living their lives as citizens of society.Keywords: Habituation, civic values, character educationAbstrak: Strategi pembentukan habituasi dalam penerimaan nilai-nilai Pendidikan kewarganegaraan. Pembisaan penerimaan nilai-nilai Pendidikan kewarganegaraan memungkinkan akan terbinanya generasi yang memiliki budi pekerti yang mulai, terpuji, bermoral, dan membawa mereka pada perilaku yang baik. Peserta didik akan terbiasa untuk berbuat baik kepada dirinya dan juga orang lain. Pembiasaan penerimaan nilai-nilai kewarganegaraan dalam rangka pembentukan karakter terpuji yang dapat menerima kelebihan dan kekurangan orang lain, saling menghargai, dan memiliki sikap toleransi yang baik. Serta mempersiapkan peserta didik untuk terampil dan memiliki kecakapan dalam bermasyarakat dan bijaksana dalam menjalani kehidupanya sebagai warga negara yang bermasyarakat.Kata Kunci: Habituasi, niali-nilai kewarganegaraan, Pendidikan karakter
ANALISIS KONSEP MERDEKA BELAJAR DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Lubis, Nur Kholila; Suyanti, Suyanti; Dharma, Surya; Yunita, Sri
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 8 No. 1 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/js.v8i1.52935

Abstract

Abstract: The aim of this research is to analyze the concept of independent learning from a citizenship education perspective. This research was conducted using a qualitative approach using the literature study method. The data analysis process in this research includes data reduction, data display, verification, and drawing conclusions. The results of this research analyze the concept of independent learning from two perspectives, namely the citizenship education perspective in the curricular dimension and the citizenship education perspective in the socio-cultural dimension. In these two dimensions, it shows the compatibility between the concepts formed in independent learning and the goals of citizenship education. The role of teachers in transformation is the main determinant in the success of the independent curriculum itself. It can be concluded that the concept of an independent curriculum from a citizenship education perspective has correlations and the same goals, where teachers are the center of its success.Keyword: Independent Curriculum, Independent Learning, Citizenship Education. Abstrak: Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk menganalisis konsep merdeka belajar dari perspektif Pendidikan kewarganegaraan. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur. Proses analisis data dalam penelitian ini meliputi reduksi data, display data, verifikasi, serta penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini, menganalisis konsep merdeka belajar dari dua perspektif, yakni perspektif Pendidikan kewarganegaraan dalam dimensi kurikuler dan perspektif Pendidikan kewarganegraaan dimensi sosio kultural. Dalam kedua dimensi tersebut, menunjukkan kesesuaian antara konsep yang dibentuk dalam merdeka belajar dengan tujuan Pendidikan kewarganegaraan. Peran guru dalam transformasi menjadi penentu utama dalam keberhasilan kurikulum merdeka itu sendiri.Dapat disimpulkan, konsep kurikulum merdeka dari perspektif Pendidikan kewarganegaraan memiliki korelasi dan kesamaan tujuan, dimana guru menjadi pusat keberhasilannya.Kata Kunci: Kurikulum Merdeka, Merdeka Belajar, Pendidikan Kewarganegaraan.
IDENTITAS NASIONAL: KONTRIBUSI PROGRAM P5 DALAM KURIKULUM BARU GUNA MEMBANGUN RASA NASIONALISME ANAK SEKOLAH DASAR Rambe, Novi Astika; Nasution, Liliana Agusfrina; Yunita, Sri; Dharma, Surya
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 8 No. 2 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/js.v8i2.54709

Abstract

Abstract: The very rapid development of technology and the flow of globalization are things that must be considered and have an influence on the erosion of the sense of nationalism of future generations. The purpose of this research is to determine the contribution of the p5 program as a project to strengthen the profile of Pancasila students in schools towards a sense of nationalism. Indonesia is a pluralistic country that is rich in diversity in terms of ethnicity, religion, race and class. Diversity has many influences, such as gaps that can lead to conflict between groups or are caused by differences in culture and background between groups in society. So character cultivation is very necessary to provide understanding and strengthen the spirit of nationalism in students. The spirit of nationalism is a feeling of pride and love for one's country so that one is able to respect and respect the differences that exist in society. This research uses a literature study with a systematic review where data collection comes from textbooks, journals, scientific articles, and other literature reviews that are appropriate to the research study. The results of this research are regarding the contribution of implementing P5 activities through themes that are relevant to the need to build a sense of nationalism in students, especially at elementary school age.Keywords: National Identity, P5, Pancasila Student Profile, Sense of Nationalism, Globalization. Abstrak: Perkembangan teknologi yang sangat pesat dan arus globalisasi menjadi salah satu hal yang harus diperhatikan dan berpengaruh terhadap pengikisan rasa nasionalisme generasi kedepan. Tujuan adanya penelitian ini adalah untuk mengetahui kontribusi program p5 sebagai proyek penguatan profil siswa Pancasila di sekolah terhadap rasa nasionalisme. Indonesia adalah negara majemuk yang kaya akan keanekaragaman baik dari segi suku, agama, ras dan golongan. Keragaman memiliki banyak pengaruh, seperti kesenjangan yang dapat menimbulkan konflik antar kelompok atau disebabkan oleh perbedaan budaya dan latar belakang antar kelompok dalam masyarakat. Sehingga penanaman karakter sangat diperlukan untuk memberikan pemahaman dan memperkuat jiwa nasionalisme pada siswa. Semangat nasionalisme adalah rasa bangga dan cinta tanah air sehingga mampu menghargai dan menghargai perbedaan yang ada dalam masyarakat. Penelitian ini menggunakan studi pustaka dengan tinjauan sistematis dimana pengumpulan data berasal dari buku teks, jurnal, artikel ilmiah, dan kajian pustaka lain yang sesuai dengan kajian penelitian. Hasil dari penelitian ini yaitu mengenai kontribusi pelaksanaan kegiatan P5 melalui tema-tema yang diusung relevan dengan kebutuhan dalam membangun rasa nasionalisme peserta didik terlebih pada usia sekolah dasar. Kata Kunci: Identitas Nasional, P5, Profil Pelajar Pancasila, Rasa Nasionalisme, Globalisasi.
STRATEGI PEMBENTUKAN HABITUASI DALAM PENERIMAAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Siregar, Adena Nurasiah; Lubis, Sartika Eka Fitri; Rizka, Khairunnisa; Dharma, Surya; Yunita, Sri
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 8 No. 2 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/js.v8i2.57262

Abstract

Abstract: Strategy for forming habituation in accepting citizenship education values. Enabling the acceptance of the values of citizenship education makes it possible to develop a generation that has good manners, is commendable, moral, and leads them to good behavior. Students will get used to being kind to themselves and others. The habit of accepting civic values in order to form a commendable character who can accept the strengths and weaknesses of other people, respect each other, and have a good attitude of tolerance. As well as preparing students to be skilled and have skills in society and be wise in living their lives as citizens of society.Keywords: Habituation, civic values, character educationAbstrak: Strategi pembentukan habituasi dalam penerimaan nilai-nilai Pendidikan kewarganegaraan. Pembisaan penerimaan nilai-nilai Pendidikan kewarganegaraan memungkinkan akan terbinanya generasi yang memiliki budi pekerti yang mulai, terpuji, bermoral, dan membawa mereka pada perilaku yang baik. Peserta didik akan terbiasa untuk berbuat baik kepada dirinya dan juga orang lain. Pembiasaan penerimaan nilai-nilai kewarganegaraan dalam rangka pembentukan karakter terpuji yang dapat menerima kelebihan dan kekurangan orang lain, saling menghargai, dan memiliki sikap toleransi yang baik. Serta mempersiapkan peserta didik untuk terampil dan memiliki kecakapan dalam bermasyarakat dan bijaksana dalam menjalani kehidupanya sebagai warga negara yang bermasyarakat.Kata Kunci: Habituasi, niali-nilai kewarganegaraan, Pendidikan karakter
Co-Authors Abda Abda Abdullah Abdullah Abdullah, Ilmi Aditya, M. Aldi Afianto, Mohamad Rangga Alrizal, Alrizal Aman Simare-mare, Aman Angga Bahri Pratama Anisa Putri Ansyarif, Azmalaeni Rifkah Ardeno Kristianto Arfan, Rocky Aritonang, Gideon Arizki, Vifi Armianti, Riska Arridina Susan Silitonga - Asmarani Harma Asriyani, Arini Astu, Novi Azliyanti, Elfitra Azwinur Azwinur Azzahra, Dinda Bahri, Nisfan Barus, Elrisa Br Barus, Wan Bahroni Jiwar Batumahadi, Batumahadi Bin Sahat, Ts. Harun Bin Wan Hitam, Wan Fadhilah Bintang, Riris Binti Mohd Zahar, Noor Aisyah Cholish Dachriyanus Damanik, Marini Danil, Mahyu Danny, Siska S. Daulat Saragi DENI SETIAWAN Dewi Wulandari Dwi Putri, Tyara Edi Santoso Edy Fachrial Eko Setiawan Elyas Djufri Erwan Martanto Eswanto, Eswanto faisal Reza Fatimah, Ulfa Fatma Sri Wahyuni Faudzi, Wan Shazmien Daniel bin Mohamed Ferry Fachrizal - Firman, Afryanti Fitriyani Siregar Gautam Kumar Jha Gunoro H, Irsan Ryanto. H, Irsan Ryanto. Hadi Purnomo HALKING Hammado, Nururrahmah Hartanto, Dadang HARTIKA, LIA Hartono Hartono Haryadi - Hasibuan, Yetti Meuthia Hasibuan, Yetty Meuthia Hasnita, Ulfa Hatidja, St Hendra Saputra Henny Pratiwi, Henny Hodriani Hulman Panjaitan, Hulman Humairah, St Aisyah Ibrahim, Husin Indra, Bima Indrajaya, Taufik Indrawadi, Junaidi Indri Dithisari Insani, Nursolihi Ira Safitri Irda Irda Irmalita, Irmalita Irnawati Marsaulina Irsan Ryanto H Isman Firdaus Jadmiko, Purbo Jubaidah, Jubaidah Juli Iriani, Juli Jumaat, Abdul Kadir Junaidi Junaidi Juzar, Dafsah A. Kamal, Nahlah Mustafa Kamener, Dahliana Kamil, Idham Khandra, Yuli Astuti Kunardi, Sidharta Legiran Legiran Lilihata, Gracia LISTIANA SRI MULATSIH Lubis, Fadhyl Zuhry Lubis, Nur Kholila Lubis, Riadini Wanty Lubis, Richard Smart Lubis, Sartika Eka Fitri M. Hadi Kusuma M. Sabri Mardiana Mardiana Marliyus Sunarhati, Marliyus Marsus, Sutan Melvi, Lisa Mhd Asaad Mikael, San Muallimah, Sri Muhammad Idris Muhammad Irsan Saleh Muhammad Munawar Mukhtar, Zulfikri Murni Sari Rahayu Mutiar, Mutiar Mylano, Tri Adi Nasrul Zubir Nasution, Fahira Silva Dilla Nasution, Liliana Agusfrina Ndona, Yakobus Netty Suharti Nobert Sitorus Novi Indah Earlyanti Novianti, Desi Novrini, Susan Nur Riviati, Nur Pakpahan, Binsar Pakpahan, Rachel Pasaribu, Siti Putri Ardiyanti Pebralia, Jesi Pebrian, Darius El Perdana, Satria Phie, Piter Tiong Pratiwi, Nur Indah Pusvita, Djulya Eka Pusvitasari, Inda Putri, Maharani Putri, Nindy Yudita Rafinda, M.Syarif Raflin BR Sinaga, May Rahmawaty Rahmawaty, Rahmawaty Rambe, Novi Astika Ramsul Nababan Rasidi, Syafran Razak, Abd. Reagen, Muhammad Retno Dwi Suyanti Ridho Ridzuan, Abdul Rahim Riska Armianti Ritonga, Efri Debby Ekinola Ritonga, Nadila Septiani Rizka, Khairunnisa Rizky, Ilham Rosnah Siregar Rumahorbo, Priansus Rhein Safnedi, Sefnedi Safrida, Eli Sai'in, Ali Sari, Tri Indah Sartika, Zikra Sartika, Zikra Sebayang Rihat Sebayang, Mikhael Juni Pratama Selamat Riadi Siahaan, Parlaungan Gabriel Sihite, Dorawan Lia Sihombing, Agnes Natalia Silalahi, Jovian Zefanya Richard Chrisardo Silitonga, Miming Kartika Olivia Simanjorang, Agnes Novita Br Simanjuntak, Cindya K. Simanullang, Reno Francius Simarmata, Gracia Imanuela Siregar, Adena Nurasiah Sitepu, Adinda Putri Br Sri Magfirah HS Sri Milfayetty, Sri Sri Yunita Sugiarti, Titin Suherman Suherman, Suherman Sumantri, Gumilar Supiyah, Supiyah Suprapto Suprapto Suwanto, Denny Suyanti Suyanti Suyuti, Suyuti Syafaruddin Syafaruddin Syahruddin, M. Syahruddin, Muhammad Syamfitri, Syamfitri Syarif Subiyakto Tamba, Theresia Mardyana Tobing, Andrico Napolin Lumban Tobing, Daniel P.L. Tobing, Sthepany Tri Septiningtiyas, Dina Usman Usman WAHYUDI Wahyudi, Didin Waroka, Edward Widya Yanti Sihotang Willano, Almira Windi, Afifah yani, indar Yensuari, Yensuari Yuniarti, Fifi Yusfiani, Marnida Zesfin BP