p-Index From 2021 - 2026
10.986
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Konselor Intiqad: Jurnal Agama dan Pendidikan Islam Irfani Marwah: Jurnal Perempuan, Agama dan Jender Sosial Budaya Islam Futura Jurnal Al-Tadzkiyyah Episteme: Jurnal Pengembangan Ilmu Keislaman Jurnal Pendidikan Agama Islam Al Ishlah Jurnal Pendidikan Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Basicedu HUMANISMA : Journal of Gender Studies Al-Ta'lim Jurnal Dedikasi Pendidikan ISLAM TRANSFORMATIF : Journal of Islamic Studies Turast: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Adaara: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Habitus: Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Antropologi Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education Mutawasith: Jurnal Hukum Islam Jurnal Akrab (Aksara agar Berdaya) Jurnal Manajemen Pendidikan Dasar, Menengah dan Tinggi [JMP-DMT] Kafa’ah: Journal of Gender Studies LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam INVENTION: Journal Research and Education Studies Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi Hakam : Jurnal Kajian Hukum Islam dan Hukum Ekonomi Islam Arfannur: Journal of Islamic Education Tadbiruna: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Al Burhan: Jurnal Kajian Ilmu dan Pengembangan Budaya Al-Qur'an JURIS (Jurnal Ilmiah Syariah) Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) Jurnal Fuaduna: Jurnal Kajian Keagamaan dan Kemasyarakatan HUMANISMA : Journal of Gender Studies Islam Transformatif : Journal of Islamic Studies Jurnal Basicedu Jurnal Dedikasia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Concept: Journal of Social Humanities and Education Mamangan Social Science Journal Penamas Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Dewantara: Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora Indonesian Research Journal on Education Journal of Advanced Islamic Educational Management Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan Jurnal Al-Wasith : Jurnal Studi Hukum Islam Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial TOFEDU: The Future of Education Journal Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development Jurnal Bima: Pusat Publikasi Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra FENOMENA: Journal of Social Science BELIEF: Sociology of Religion Journal Epistemé: Jurnal Pengembangan Ilmu Keislaman Ahsani Taqwim: Jurnal Pendidikan dan Keguruan Hakamain: Journal of Sharia and Law Studies International Journal of Islamic Educational Research Bersama : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Kips: Jurnal Kajian Islam Politik dan Sosial Jurnal Kajian Islam Politik dan Sosial Journal of Advanced Research and Studies in Educational Management PALASTREN: Jurnal Studi Gender
Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Tokoh Agama Islam dalam Penanggulangan Covid-19 di Kota Bukittinggi Fitrah Qalbina Syahril; Silfia Hanani
KIPS - Jurnal Kajian Islam Politik dan Sosial Vol. 1 No. 2 (2025): KIPS - Jurnal Kajian Islam Politik dan Sosial
Publisher : KIPS Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65980/journalkips.v1i2.10

Abstract

Pandemi Covid-19 membawa dampak besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam praktik keagamaan masyarakat. Di Kota Bukittinggi, peran tokoh agama Islam menjadi penting dalam memberikan edukasi, sosialisasi, dan dukungan moral kepada masyarakat dalam menghadapi pandemi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran tokoh agama Islam dalam upaya penanggulangan Covid-19 di Kota Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari tokoh agama Islam yang tergabung dalam Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bukittinggi serta pihak terkait lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh agama Islam berperan dalam menyampaikan ceramah edukatif melalui media sosial, mengeluarkan fatwa dan maklumat terkait pelaksanaan ibadah selama pandemi, serta terlibat dalam Gugus Tugas Covid-19 Kota Bukittinggi. Peran mereka sebagai motivator dan fasilitator turut membantu masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan tanpa mengabaikan kewajiban beribadah. Kesimpulannya, peran tokoh agama Islam sangat signifikan dalam membimbing masyarakat untuk tetap patuh terhadap kebijakan pemerintah dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19.
KEPEMIMPINAN TUANKU DALAM MENGELOLA PONDOK PESANTREN DI KABUPATEN PADANG PARIAMAN Khairani Rahmaditha; Silfia Hanani
Irfani Vol. 21 No. 1 (2025): Irfani
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/irfani.v21i1.6767

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perubahan signifikan dalam dunia pendidikan pada era 5.0 yang menuntut integrasi teknologi digital dengan kehidupan manusia, termasuk dalam sistem pendidikan pesantren yang berbasis nilai-nilai Islam tradisional. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana kepemimpinan Tuanku mampu mengadaptasi kemajuan teknologi secara efektif dalam konteks pendidikan tradisional, guna tetap menjamin mutu pendidikan yang relevan dengan kebutuhan zaman. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap Tuanku sebagai pimpinan dan para tenaga pendidik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tuanku menerapkan kepemimpinan adaptif yang mengintegrasikan nilai tradisional dengan inovasi teknologi secara bijak, melalui pembelajaran digital terbatas tanpa mengabaikan adab, serta pengembangan kurikulum terpadu yang menjamin lulusan berakhlak dan berdaya saing. Temuan ini menegaskan bahwa kepemimpinan Tuanku berhasil menjaga relevansi dan mutu pendidikan pesantren di era digital tanpa kehilangan identitasnya.
Peran Tokoh Agama dalam Dakwah Mitigasi Bencana Banjir di Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara Karina Marlin Rades, Charel; Hanani, Silfia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terjadinya hujan dengan intensitas tinggi yang menyebabkan banjir parah di Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara. Banjir tidak hanya merendam dan merusak rumah warga, tetapi juga berdampak pada fasilitas umum, pendidikan, perkebunan, dan pertanian masyarakat. Data menunjukkan enam jembatan gantung putus, 49 rumah mengalami kerusakan berat, dua rumah terbawa arus, serta 2.839 rumah terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 80 cm hingga 1 meter. Kondisi ini diperparah oleh minimnya pemahaman masyarakat mengenai mitigasi bencana, yang berpotensi menimbulkan korban jiwa dan kerugian harta benda. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran tokoh agama dalam dakwah mitigasi bencana banjir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif. Informan terdiri atas tiga tokoh agama sebagai informan kunci, empat masyarakat terdampak banjir, serta satu sekretaris camat sebagai informan pendukung. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan uji keabsahan data melalui perpanjangan pengamatan, peningkatan kecermatan, dan triangulasi sumber, teknik, serta waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh agama berperan aktif dalam mengedukasi masyarakat mengenai mitigasi banjir melalui dakwah yang menekankan ajaran Islam tentang menjaga lingkungan, solidaritas sosial, dan tanggung jawab manusia terhadap alam. Dakwah dilakukan melalui khutbah Jumat, pengajian, penyuluhan, serta kegiatan sosial, sehingga meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mitigasi bencana.
Religiusitas Masyarakat Pasca Bencana Lahar Dingin: Studi Interaksionisme Simbolik di Nagari Bukik Batabuah, Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam Tri Mustikarani, Wahyu; Hanani, Silfia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terjadinya bencana lahar dingin di Nagari Bukik Batabuah yang berdampak signifikan terhadap kehidupan masyarakat, baik secara fisik, sosial, maupun psikologis. Kerusakan harta benda, kehilangan anggota keluarga, serta trauma mendalam mendorong masyarakat untuk mencari makna atas peristiwa yang dialami. Dalam kondisi tersebut, religiusitas menjadi salah satu sumber kekuatan spiritual dan pegangan hidup masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi religiusitas masyarakat serta menggambarkan kondisi religiusitas masyarakat pasca bencana lahar dingin. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif. Informan penelitian terdiri atas tokoh masyarakat, tokoh agama, serta masyarakat terdampak bencana. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa religiusitas masyarakat pasca bencana dipengaruhi oleh faktor pendidikan, pengalaman, kehidupan, dan intelektual. Peningkatan religiusitas tercermin melalui tumbuhnya solidaritas sosial, kebersamaan, dan aktivitas keagamaan yang memperkuat ikatan sosial dan spiritual masyarakat.
Developing an Inclusive School Model to Enhance Educational Service Quality for Students with Special Needs in Bukittinggi City Ezi Mulia; Silfia Hanani
International Journal of Advanced Studies in Educational Management (IJASEM) Vol 2 No 1 (2026): Journal of Advanced Research and Studies in Educational Management (JARSEM)
Publisher : Center for Studies in Advanced Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64990/jarsem.v2i1.50

Abstract

Inclusive education has been formally mandated in Indonesia; however, its implementation at the school level remains inconsistent, particularly in managing students with special needs. This study aims to analyze school management practices in implementing inclusive education in two primary schools in Bukittinggi City. A qualitative case study design was employed, involving principals and teachers from SDIT Al-Azhar Darul Jannah and SD Negeri 04 Birugo as key informants. Data were collected through observations, semi-structured interviews, and document analysis, and analyzed using thematic analysis with source triangulation to ensure validity. The findings reveal that both schools implement inclusive education through five key management dimensions: student identification and assessment, educator adaptation, curriculum modification using Individualized Learning Programs and Universal Design for Learning, flexible evaluation systems, and partial adjustment of infrastructure. Despite these efforts, major constraints include limited specialized human resources, inadequate facilities, and low parental involvement. This study contributes to the literature by demonstrating how adaptive school management strategies can sustain inclusive practices in resource-constrained settings, highlighting the importance of collaborative governance and capacity building for improving inclusive education outcomes.
Tradisi Punjungan Dalam Pernikahan Campuran Jawa-Minangkabau Studi Akulturasi Agama dan Budaya Prasetyawan, Dhicky; Rozi, Syafwan; Hanani, Silfia; Kamal, Muhiddinur
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7845

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh keberagaman budaya Indonesia, khususnya pertemuan antara budaya Jawa dan Minangkabau di Nagari Ophir. Fenomena pernikahan campuran antara kedua suku ini menciptakan ruang interaksi budaya yang intensif, hal ini ditunjukkan dalam tradisi punjungan. Penelitian ini menerapkan metode penelitian pendekatan kualitatif deskriptif dengan fokus utama pada kedalaman dan detail informasi. Lokasi penelitian terletak di Nagari Ophir, Kecamatan Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tiga metode, yaitu observasi lapangan, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian terkait akulturasi agama dan budaya dalam pernikahan campuran Jawa dan Minang di Nagari Ophir ditemukan bahwa: Pertama, pelaksanaan tradisi punjungan melibatkan enam tahapan utama, yaitu penentuan menu atau isan di dalam berkat, pemilihan penerima berkat, pemilihan utusan, mengantarkan berkat, sumbangan balik, dan pelaksanaan acara. Proses ini menunjukkan adanya adaptasi dan inklusi unsur-unsur budaya Minangkabau, seperti penggunaan rendang dalam menu berkat yang mencerminkan fleksibilitas tradisi punjungan dalam di adat Jawa dalam konteks multikultural. Kedua, akulturasi dalam tradisi punjungan terjadi melalui empat bentuk utama, yaitu akulturasi simbolis, akulturasi ritual, akulturasi filosofis, dan akulturasi norma. Keempat bentuk akulturasi tersebut tidak hanya menciptakan harmoni budaya, tetapi juga memperkuat kohesi sosial dan nilai-nilai gotong royong lintas etnis di Nagari Ophir.
PEMIKIRAN OTORITAS MAX WEBER DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN DI SEKOLAH: STUDI KASUS DI PONDOK PESANTREN TARBIYAH ISLAMIYAH GOBAH V SURAU Hadi Latif; Silfia Hanani
TADBIRUNA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 4 No 2 (2025): TADBIRUNA
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51192/jurnalmanajemenpendidikanislam.v4i2.1393

Abstract

This study aims to examine the implications of the application of Max Weber's authority thinking in the decision-making process at Pondok Pesantren Tarbiyah Islamiyah Gobah V Surau. This research uses a qualitative approach with a case study method to explore the application of Max Weber's authority thinking in decision making at the Tarbiyah Islamiyah Gobah V Surau Islamic Boarding School. The main focus of this research is to understand how Weber's three types of authority, namely traditional, charismatic, and rational-legal authority, play a role in the decision-making process involving pesantren leaders, teachers, and santri. The results of this study indicate that the application of Weberian authority in Pondok Pesantren Tarbiyah Islamiyah Gobah V Surau shows that the combination of traditional, charismatic, and rational-legal authority creates a strong and adaptive educational environment. Traditional authority safeguards spiritual and moral values, while the charismatic authority of leaders such as kyai builds loyalty among santri. On the other hand, the application of rational-legal authority increases efficiency and transparency in education management. Although there are challenges in maintaining traditional values in the midst of modernization, the combination of these three forms of authority provides a solid foundation for pesantren to adapt to the times, without losing its distinctive identity and character. Pondok Pesantren Tarbiyah Islamiyah Gobah V Surau has the potential to become a relevant and responsive educational institution, while being faithful to its existing cultural and spiritual heritage
Nikah Subarang Ayie Kontestasi Nikah Formalistik di 50 Kota Sumatera Barat hanani, silfia; Alfin, Aidil; Rahman, Ali
PALASTREN: Jurnal Studi Gender Vol 13, No 2 (2020): PALASTREN
Publisher : UIN Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/palastren.v13i2.7448

Abstract

Subarang Ayie marriage, marriages that are performed through marriage services that are not regulated by the state, or not through procedures that have been established by applicable laws and regulations, so that this marriage does not have official documents, as regulated  by the state.  Ayie's Subarang marriage still occurs due to practices carried out by actors who need and need each other, making it difficult to be eliminated.  Marriage under the hand is still a rational and normative choice, especially among those who have problems in marriage.  Therefore, Subarang Ayie's marriage still survives.
SOLIDARITAS DAN INTEGRASI SOSIAL DALAM KONTEKS MANAJEMEN PENDIDIKAN: ANALISIS BERDASARKAN TEORI ÉMILE DURKHEIM Almuarif, Almuarif; Hanani, Silfia; Devi, Indra
Habitus : Jurnal Pendidikan, Sosiologi, dan Antropologi Vol 8, No 1 (2024): Habitus: Jurnal Pendidikan, Sosiologi, dan Antropologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Soiologi Antropologi, FKIP-UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/habitus.v8i1.80139

Abstract

Konsep solidaritas dan integrasi sosial memainkan peran penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang efektif. Keduanya membentuk dasar pembelajaran, pembentukan karakter, dan persiapan siswa untuk berperan aktif dalam masyarakat yang semakin kompleks. Tujuan penelitian ini menjelaskan tentang Solidaritas Dan Integrasi Sosial Dalam Konteks Manajemen Pendidikan: Analisis Berdasarkan Teori Émile Durkheim. Metode yang digunakan dalam kajian ini menggunakan Penelitian ini memakai tata cara penelitian kualitatif dengan memakai pendekatan riset berbentuk studi pustaka. Sumber informasi dalam penelitian ini dikaji dari berbagai sumber novel literatur-literatur, laporan penelitian karangan karangan ilmiah, tesis, disertasi serta postingan baik cetak ataupun elektronik yang berkaitan dengan tentang Solidaritas Dan Integrasi Sosial Dalam Konteks Manajemen Pendidikan: Analisis Berdasarkan Teori Émile Durkheim. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman tentang solidaritas dan integrasi sosial dalam konteks teori Durkheimian adalah penting. Konsep-konsep ini membantu memandu pendekatan dan praktik yang mempromosikan keseimbangan antara keseragaman dan keragaman, penghargaan terhadap norma-norma sosial bersama, dan pemahaman terhadap peran unik individu dalam mencapai tujuan bersama. Pendidikan, sebagai alat utama dalam membentuk masyarakat, memainkan peran penting dalam memfasilitasi integrasi sosial dan menciptakan solidaritas. Dalam manajemen pendidikan, pengembangan kurikulum, partisipasi siswa, kolaborasi antara pemangku kepentingan, pendekatan inklusif, dan pemahaman akan peran pendidikan dalam integrasi sosial adalah kunci dalam mencapai tujuan ini.Kata Kunci: Solidaritas; Integrasi Sosial; Manajemen Pendidikan; Teori Émile Durkheim. AbstractThe concepts of solidarity and social integration play an important role in creating an effective learning environment. They form the basis of learning, character building and preparing students to play an active role in an increasingly complex society. The purpose of this research is to explain about Solidarity and Social Integration in the Context of Education Management: An Analysis Based on Émile Durkheim's Theory. The method used in this study uses qualitative research procedures using a research approach in the form of a literature study. The sources of information in this study were reviewed from various novel sources of literature, research reports, scientific essays, theses, dissertations and posts both print and electronic related to Solidarity and Social Integration in the Context of Education Management: An Analysis Based on Émile Durkheim's Theory. The results of this study suggest that an understanding of solidarity and social integration in the context of Durkheimian theory is important. These concepts help guide approaches and practices that promote a balance between uniformity and diversity, respect for shared social norms, and understanding of the unique role of individuals in achieving common goals. Education, as a key tool in shaping society, plays an important role in facilitating social integration and creating solidarity. In education management, curriculum development, student participation, collaboration between stakeholders, inclusive approaches, and an understanding of the role of education in social integration are key in achieving this goal.Keywords: Solidarity; Social Integration; Education Management; Émile Durkheim's Theory
IDEALTIPE BIROKRASI WEBERIAN DALAM SISTEM PENDIDIKAN: IMPLIKASI TERHADAP EFISIENSI DAN EFEKTIVITAS MANAJEMEN Anas, Riko; Hanani, Silfia
Habitus : Jurnal Pendidikan, Sosiologi, dan Antropologi Vol 7, No 2 (2023): Habitus: Jurnal Pendidikan, Sosiologi, dan Antropologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Soiologi Antropologi, FKIP-UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/habitus.v7i2.80140

Abstract

Konsep ideal-tipe birokrasi Weberian ini telah menjadi dasar bagi banyak organisasi dan pemerintahan di seluruh dunia. Meskipun tidak selalu mungkin untuk mencapai semua karakteristik ini dalam praktik, ideal-tipe ini memberikan pandangan tentang bagaimana sebuah organisasi yang efisien dan efektif harus beroperasi. Tujuan penelitian ini menjelaskan tentang Idealtipe Birokrasi Weberian Dalam Sistem Pendidikan: Implikasi Terhadap Efisiensi Dan Efektivitas Manajemen. Metode yang digunakan dalam kajian ini menggunakan Penelitian ini memakai tata cara penelitian kualitatif dengan memakai pendekatan riset berbentuk studi pustaka. Sumber informasi dalam penelitian ini dikaji dari berbagai sumber novel literatur-literatur, laporan penelitian karangan karangan ilmiah, tesis, disertasi serta postingan baik cetak ataupun elektronik yang berkaitan dengan tentang Idealtipe Birokrasi Weberian Dalam Sistem Pendidikan: Implikasi Terhadap Efisiensi Dan Efektivitas Manajemen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan konsep ideal-tipe birokrasi Weberian dalam sistem pendidikan memiliki implikasi yang signifikan terhadap efisiensi dan efektivitas manajemen. Prinsip-prinsip birokrasi Weberian, seperti rasionalitas, aturan yang jelas, hierarki yang tegas, spesialisasi, impersonalitas, dan pemisahan kepemilikan dan manajemen, menciptakan dasar bagi pengambilan keputusan yang lebih rasional, administrasi yang efisien, dan pencapaian tujuan pendidikan yang lebih baik. Dalam konteks pengambilan keputusan, prinsip rasionalitas dan aturan yang jelas memastikan bahwa kebijakan dan keputusan didasarkan pada kriteria objektif dan data yang relevan. Kata Kunci: Efisiensi Dan Efektivitas Manajemen; Idealtipe Birokrasi Weberian; Sistem Pendidikan. AbstractThis concept of the Weberian bureaucratic ideal-type has been the basis for many organisations and governments around the world. While it is not always possible to achieve all of these characteristics in practice, these ideals provide a view of how an efficient and effective organisation should operate. The purpose of this research is to explain the Weberian Bureaucratic Ideals in the Education System: Implications for Management Efficiency and Effectiveness. The method used in this study uses qualitative research procedures using a research approach in the form of a literature study. Sources of information in this study were reviewed from various novel sources of literature, research reports, scientific essays, theses, dissertations and posts both print and electronic related to the Idealtype of Weberian Bureaucracy in the Education System: Implications for Management Efficiency and Effectiveness. The results of this study show that the application of the ideal-type concept of Weberian bureaucracy in the education system has significant implications for management efficiency and effectiveness. The principles of Weberian bureaucracy, such as rationality, clear rules, strict hierarchy, specialisation, impersonality and separation of ownership and management, create the basis for more rational decision-making, efficient administration and better achievement of educational goals. In the context of decision-making, the principles of rationality and clear rules ensure that policies and decisions are based on objective criteria and relevant data. Keywords: Management Efficiency and Effectiveness; Weberian Bureaucratic Ideals; Education System.Keywords: Management Efficiency and Effectiveness; Weberian Bureaucratic Ideals; Education System.
Co-Authors Abdurrahman Abdurrahman Aisyah Syafitri Akmal Hadi Al faruq, Muhammad Afif Alaidin Koto Aldian, Elsa Alfiandrizal Alfiandrizal Alfin, Aidil Ali Mustopa Yakub Simbolon Ali Rahman Almuarif Almuarif almuarif, almuarif Anas, Iqbal Anas, Riko Andy Riski Pratama Anggi Fitria Arman Husni Atika Prihatini Bashori Bashori BRANSIKA, DIEN MUHAMMAD ISMAL Bt. Abdul Manaf, Azima Dafizki, Ashlih Dedi Efendi Delvi Wahyuni Devi, Indra Dilla Gusti Elfira Dina Sri Mulyani Doni, M. Eefendi, Darno Eka Srimulyani Eliwatis Eliwatis Elvy Gustina Ezi Mulia Fadilah, Rahmi Fauzah Nur Aksa Febri Wandha Putra Firdaus Firdaus Fitrah Qalbina Syahril Friyadi, Rio Fuad, Rahmad Gazali Gazali Hadi Latif Hayati, Syarifatul Helfi Helfi, Helfi Hendri Hendri Hendri, Novi Hermawati Hermawati, Hermawati Hilma Pami Putri Indra Devi Irsyadul Ubad Irwan Syah Iswantir M Jasmienti, Jasmienti Juanda, Muhamad Aldi Jumni Nelli Jumni Nelli Junaidi Junaidi Karina Marlin Rades, Charel Khairan, Ihsan Khairani Rahmaditha Khairunnas Rajab Khamim, Siti Koto, Alaidin Kunalan Kuriaya Kuriaya, Kunalan Kurnia Mira Lestari Lailal Amna Limilia, Putri Lova, Roza Andria Lubis, Khadijah M. Yogi Riyantama Isjoni M. Yusuf Marizal Putra, Roni Meldianto, Redni Putri Milda Muliati Mimi Lasmita Mira Febrina, Mira Mohd Noor, Ahmad Yunus bin Muaddyl Akhyar Muhamad Iqbal Muhamad Iqbal Muhammad Irsyad MUHAMMAD TAUFIK Muhiddinur Kamal Muhiddinur Kamal Muklisin Muklisin Muklisin, Muklisin Mulia, Ezi Mulyani, Dina Sri Murni, Yenti Naharuddin Naharuddin Neka Zulwiddi Nelmaya, Nelmaya Nelmaya, Nelmaya Nindia Mirwanti Nofri Andy N Nofri Andy N Nofrianti Putri Utami Nofrianti Putri Utami Nur Indri Yani Harahap Nur Indri Yani Harahap Nurfarida Deliani Nurfarida Deliani Pahutar, Elisah Paulina Virgianti Pranita, Elsy Prasetyawan, Dhicky Pratiwi, Desi Dwi Prihatini, Atika Prima Dini Susanti Putri, Yesi Eka Rahmalina Rahmalina Rahman, Ali Rahman, Ali Rahmana, Sitto Ramadhoni Aulia Gusli Rara Anggraini Redni Putri Meldianto Redni Putri Meldianto Ridha Ahida Ridha, Abdurrasyid Riko Anas Ritonga, Pitriani Sabastian, Aleena Sarwan, Sarwan Sayuti, Lalu Simbolon, Ali Mustopa Yakub Siregar, Nuryanti Suharjo Suharjo Sumarni, Weni Susanda Febriani Susi Ratna Sari, Susi Ratna Syafitri, Aisyah Syafitri, Dian Syafwan Rozi Syawaluddin Syawaluddin Tri Mustikarani, Wahyu Ubad, Irsyadul Ulmadevi, Ulmadevi Ulya, Zakiyah undang sakti rangkuti Widia, Siska Mona Yaldi, Yusri Yanti Elvita Yanti, Ira Yasmansyah, Yasmansyah Yuliana, Diva Dwi Yusra Zain, Najmal Hadi Zakir, Adillah El Zakir, Supratman Zulfani Sesmiarni