Articles
Penggunaan Media Video Berbasis Animaker untuk Meningkatkan Kreativitas Peserta Didik dalam Pembelajaran IPA: Indonesia
Yaqin, Ilmi 'Ainul;
Hanif, Muhammad;
Sutarjo, Ajo
Ibtida'i Vol 10 No 2 (2023): Juli-Desember 2023
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32678/ibtidai.v10i2.9384
Lemahnya kreativitas peserta didik sekolah dasar menjadi permasalahan yang cukup disoroti dalam dunia pendidikan. Media maupun cara belajar yang monoton memiliki dampak pada kreativitas yang peserta didik. Salah satu solusi yang dapat diterapkan yakni menggunakan media pembelajaran yang dapat memvisualisasikan komponen-komponen materi menjadi lebih jelas, praktis, serta mudah dipahami oleh peserta didik. Media video animasi berbasis Animaker mampu memvisualkan isi materi seperti objek aslinya dalam gambar, tulisan, audio, gerakan bervariasi serta sajian materi yang menarik dan menekan tingkat kebosanan dari peserta didik. Tujuan penelitian ini yakni mengetahui proses penerapan dan hasil peningkatan kreativitas peserta didik penggunaan media video animasi berbasis animaker dalam pembelajaran IPA Tema 5 Ekosistem Subtema 1 Komponen Ekosistem Materi Rantai Makanan. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 1 Sumurbandung. dengan dengan jumlah siswa 26 orang. Untuk mendapatkan data, peneliti memakai teknik observasi dan tes. Hasil penelitian menunjukan bahwa media video animasi berbasis animaker dapat meningkatkan kreativitas peserta didik meliputi aspek kelancaran, keluwesan, keaslian dan aspek merinci dalam pembelajaran IPA. Pada Siklus I aspek kelancaran memperoleh presentase sebesar 64% dan pada siklus II sebesar 89%. Aspek keluwesan pada siklus I memperoleh presentase sebesar 68% dan pada siklus II sebesar 85%. Aspek keaslian pada siklus I memperoleh presentase sebesar 65% dan pada siklus II diperoleh sebesar 77%. Aspek merinci pada siklus I memperoleh presentase sebesar 69% dan ada siklus II diperoleh presentase sebesar 79%. Hasil penelitian ini pun mengimplikasikan pentingnya pengoptimalan teknologi dalam setiap proses pembelajaran, agar kreativitas peserta didik dapat berkembang secara optimal The weak creativity of elementary school students is a problem that is quite highlighted in the world of education. Monotonous media and learning methods have an impact on students' creativity. One solution that can be implemented is using learning media that can visualize the components of the material to be clearer, more practical and easier for students to understand. Animaker-based animated video media is able to visualize material content such as the original object in images, writing, audio, varied movements as well as presenting material that is interesting and reduces the level of boredom of students. The aim of this research is to determine the implementation process and results of increasing students' creativity using animaker-based animated video media in science learning. Theme 5 Ecosystems Subtheme 1 Ecosystem Components Food Chain Material. The subjects used in this research were class V students at SDN 1 Sumurbandung. with a total of 26 students. To obtain data, researchers used observation and test techniques. The research results show that animaker-based animated video media can increase students' creativity including aspects of fluency, flexibility, authenticity and detailed aspects in science learning. In cycle I, the fluency aspect obtained a percentage of 64% and in cycle II it was 89%. The flexibility aspect in cycle I obtained a percentage of 68% and in cycle II it was 85%. The authenticity aspect in cycle I obtained a percentage of 65% and in cycle II it obtained 77%. The detailing aspect in cycle I obtained a percentage of 69% and in cycle II obtained a percentage of 79%. The results of this research also imply the importance of optimizing technology in every learning process, so that students' creativity can develop optimally.
Pembudayaan Karakter Peduli Lingkungan Melalui Kader Adiwiyata Bagi Siswa SMP Negeri 6 Madiun
Purnamasari, Ika Duwi;
Hanif, Muhammad;
Pribadi, Dwi Bambang Tulus
IJTIMAIYA: Journal of Social Science and Teaching Vol 8, No 1 (2024): IJTIMAIYA: Journal of Social Science and Teaching
Publisher : Program Studi Tadris IPS Fakultas tarbiyah IAIN Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21043/ji.v8i1.25305
The Climate Crisis is one of the issues that need attention in the world of education, one of the efforts made is through the adiwiyata program which is followed by schools with certain criteria. The adiwiyata school program is often seen as only being able to be realized by schools that have large land. This study discusses SMP Negeri 6 Madiun with school land in the middle of the city and not widely trying to be able to cultivate the character of caring for the environment through adiwiyata cadres. This study approach uses a qualitative approach with a process of collecting data from observation, interviews, and documentation. The results of the study obtained show that adiwiyata cadres cultivate environmentally caring character for students through (1) the formation of adiwiyata cadres who will be included in working groups with each appropriate criteria, (2) Empowerment of adiwiyata cadres, in the form of motivation, invitation, and example. (3) monitoring and evaluating the activities of adiwiyata cadres through each working group. The study is expected to inspire good practices in cultivating environmental care characters through Adiwiyata School as a form of concern for the climate crisis
PERNIKAHAN MAMBALAH SIBA BAJU DALAM PERSPEKTIF MAQASHID SYARI’AH DI JORONG PADANG PANJANG NAGARI PARIANGAN
Hanif, Muhammad;
Daipon, Dahyul
Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah: Jurnal Hukum Keluarga dan Peradilan Islam Vol 4, No 2 (2023): Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah: Jurnal Hukum Keluarga dan Peradilan Islam
Publisher : Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15575/as.v4i2.26372
Skripsi ini berjudul “Pernikahan Mambalah Siba Baju Dalam Perspektif Maqashid Syari’ah Di Jorong Padang Panjang Nagari Pariangan” yang disusun oleh Muhammad Hanif, NIM 1119.177 Program Studi Hukum Keluarga Islam (Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah) Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Skripsi ini ditulis karena adanya larangan secara adat di Jorong Padang Panjang Nagari Pariangan untuk melaksanakan pernikahan antara dua orang yang sesuku walaupun beda rumah gadang. Hubungan kekerabatan yang sangat dekat antara dua orang yang sesuku beda rumah gadang ini atau biasa disebut dengan mambalah siba baju, membuat mereka mempunyai rasa kekeluargaan dan dilarang untuk menikah. Bila kita lihat dalam aturan fiqh maka tidak ditemukan larangan untuk menikah dengan orang yang mempunyai hubungan mambalah siba baju dengan kita. Kemudian, timbul keinginan penulis untuk meneliti alasan syari’ah (maqasid syari’ah) dalam penetapan aturan adat tersebut. Penulis bertujuan untuk menemukan perspektif yang tepat mengenai larangan pernikahan mambalah siba baju ini berdasarkan prinsip-prinsip maqashid syari’ah. Penelitian ini menggunakan metode wawancara dan observasi langsung di lapangan, namun penulis juga memanfaatkan data dari pustaka dalam bentuk literatur-literatur terkait. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah niniak mamak dan tokoh masyarakat di Jorong Padang Panjang Nagari Pariangan, sedangkan untuk sumber sekunder adalah buku, jurnal dan berbagai sumber kepustakaan yang terkait dengan pembahasan skripsi ini. Adapun dalam menganalisis data, penulis menggunakan metode deduktif.Berdasarkan hasil penilitian dapat ditemukan bahwa terminologi mambalah siba baju di Jorong Padang Panjang Nagari Pariangan merujuk pada hubungan kekerabatan antara orang-orang sesuku yang merupakan penghuni dua rumah gadang atau lebih. Pada dasarnya mereka berasal dari satu rumah gadang yang menunjukkan bahwa mereka pada awalnya tinggal satu atap dan berasal dari satu nenek. Dalam aturan adat yang berlaku, mereka dilarang untuk saling menikah.Larangan pernikahan ini dalam perspektif maqashid syari’ah adalah bertujuan untuk menjaga keturunan (hifz an nasl). Hal yang menjadikan pernikahan itu dilarang adalah untuk menghindari lahirnya keturunan yang lemah, karena mereka merasa seperti satu keluarga, sedangkan pernikahan yang terjadi antara orang yang tidak saling merasa asing akan melahirkan keturunan yang lemah. Alasan lain dilarangnya adalah ditakutkan adanya hubungan radha’ah antara keduanya, karena mereka tinggal dalam satu rumah gadang dan sudah menjadi kebiasaan bahwa seorang anak disusui oleh perempuan yang bukan ibunya di rumah tersebut. Sehingga indikasi adanya hubungan radha’ah di antara mereka sangat rentan terjadi.
Pandangan Siswa, Guru dan Orangtua Tentang Pekerjaan Rumah di Sekolah Dasar Selama Online Learning
Mustahiyah, Minhatul;
Yulliandari, Ayi;
Winata, Diny Kurnia;
Anizar, Liza;
Hanif, Muhammad;
Suratno, Tatang
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 5 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i5.4475
Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana sudut pandang guru, siswa, dan orangtua tentang pekerjaan rumah dalam pembelajaran tematik secara online Learning pada siswa jenjang sekolah dasar. Hal ini dibuktikan dalam berbagai skala seperti jenis, frekuensi, mata pelajaran dan fungsi pekerjaan rumah. Pendekatan yang digunakan yaitu kualitatif, dan metode penelitiannya desain studi kasus. Sampel data diambil dari siswa, guru, dan orangtua dari pada jenjang sekolah dasar, yang berada di wilayah Anyer, Tangerang Selatan, Jakarta Utara, serta Sukabumi. dengan populasi kelas 1-6 untuk seluruh kelas di sekolah dasar. Pengumpulan data dilakukan melalui Google formulir dan wawancara semi terstruktur, kemudian diolah dengan metode analisis isi. Temuan penelitian ini dirilis bahwa meskipun sebagian besar guru, siswa dan orangtua mengatakan pekerjaan rumah meningkatkan keberhasilan akademik, faktanya melihat lebih dekat tanggapan mereka terhadap pertanyaan wawancara yang berbeda menggambarkan beberapa respon kelompok peserta lain juga memiliki beberapa pendapat negatif tentang pekerjaan rumah disekolah dasar. Namun Pengaruh keberhasilan dari penelitian ini sangat didukung oleh guru maupun orangtua, karena bisa membentuk karakter sikap anak di tengah pembelajaran online learning seperti ini akibat pandemi. Implikasi kedepan, diharapkan mampu membawa perubahan besar yang berdampak positif terhadap penerapan pekerjaan rumah dalam membantu meningkatkan hasil belajar atau prestasi akademik siswa di sekolah
Challenges And Solutions In Maintaining Indonesian Generation Z Nationalism In The Digitalization Era
Adamentha Tarigan, Timothy;
Liui, Fredrick;
Hanif, Muhammad;
Glorino Rumambo Pandin, Moses
Jurnal Syntax Fusion Vol 2 No 04 (2022): Jurnal Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia
Publisher : CV RIFAINSTITUT
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54543/fusion.v2i02.160
Nowadays, Indonesia is facing a pandemic that brought us to a rapid digital transformation, which brings us to the middle of the digitalization era. One of the generations who absorb the effect of this is Generation Z. Although Generation Z mastered technology better than other generations, Generation Z’s sense of nationalism can’t fade because nationalism is necessary for a nation. The literature study method is used in this paper, where the writer collected literature materials based on some keywords in Google Scholar. Generally, challenges that Generation Z’s facing is in the form of bad characteristics of Generation Z, technology abuse, unfiltered foreign culture, and bad influence of social media & virtual world. Pancasila as the nation’s fundamental holds the main role for this problem’s solution since it contains values of life and national identity. Character education is also necessary since it holds many important aspects to stir up the sense of nationalism. Other unique approaches are also quite important, such as ethnomathematics implementation & scout extracurricular. We are lacking in solutions to fix this issue. More innovative ways need to be discovered and implemented to maintain the sense of nationalism in Generation Z.
Relationship of Water Media Characteristics (pH, Temperature, TDS) to Density of Aedes sp Mosquito Flars in Karanggeneng Village, Lamongan District
Dwi Maghfiroh, Andini;
Syakbanah, Nur Lathifah;
Eko, Sulistiono;
Hanif, Muhammad
JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN: Jurnal dan Aplikasi Teknik Kesehatan Lingkungan Vol 21 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Lingkungan Volume 21 No. 2, Juli 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Banjarmasin Jurusan Kesehatan Lingkungan Banjarbaru
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31964/jkl.v21i2.734
DHF (Dengue hemorrhagic fever) is a tropical endemic disease in Indonesia with a fluctuating trend in Lamongan. The main factor under control is the larval breeding habitat. This study aimed to determine the relationship between the characteristics of the water medium and the density of Aedes sp. mosquito larvae in Karanggeneng Village, Lamongan Regency. We conducted this quantitative study using a cross-sectional observational method on a sample of 80 houses in Karanggeneng Village, employing a straightforward random sampling technique. We recorded the data collection in the observation sheet and analyzed it with a chi-square test. The results showed that 37 houses were positive for Aedes sp. larvae based on HI (DF = 6), CI (DF = 6), and BI (DF = 7), so Karanggeneng Village has a high mosquito larval density. There is a significant relationship between water media and the presence of Aedes sp. mosquito larvae. The relationship between pH (p-value = 0.000), temperature (p-value = 0.000), and TDS (p-value = 0.000) is significant. We recommend regularly draining the water container weekly to prevent mosquito larvae from using it as a habitat.
Pengaruh Media Tangram Berbasis Articulate Storyline 3 terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Materi Bangun Datar
Ridwan, Ita Rustiati;
Rizaldi, Vianka Putri; Susilawati, Susilawati;
Hanif, Muhammad
PYTHAGORAS Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 18 No. 1: June 2023
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, UNY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21831/pythagoras.v18i1.57692
Kemampuan berpikir kreatif siswa di Indonesia masih belum berkembang dan tergolong rendah. Hal yang sama ditemukan di SDN Karangantu. Masih banyak siswa yang belum bisa menjelaskan secara rinci dari soal yang diberikan. Salah satu faktor yang menyebabkan hal tersebut adalah metode pembelajaran yang digunakan oleh guru adalah metode ceramah tanpa menggunakan media pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan media tangram berbasis Articulate Storyline 3 terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa dalam materi bangun datar kelas IV SDN Karangantu sebanyak 38 siswa tiap kelas. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian quasi experiment design bentuk nonequivalent control group design. Teknik pengumpulan data adalah menggunakan tes uraian materi bangun datar yang mengandung indikator kemampuan berpikir kreatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media tangram berbasis Articulate Storyline 3 memiliki pengaruh terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa dalam materi bangun datar kelas IV di SDN Karangantu. Hal ini dapat dilihat dari hasil uji hipotesis menggunakan Independent Sample t-test menghasilkan thitung > ttabel (4,8 > 2,0) yang menunjukkan bahwa penggunaan media tangram berbasis Articulate Storyline 3 lebih baik digunakan dari pada pembelajaran secara konvensional terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa dalam materi bangun datar. Dengan penggunaan media tangram berbasis Articulate Storyline 3 pengaruh yang diberikan terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa dalam materi bangun datar lebih tinggi. The creative thinking skills of students in Indonesia are still underdeveloped and relatively low. The same thing was found at SDN Karangantu. There are still many students who cannot explain in detail the questions given. One of the factors that causes this is the learning method used by the teacher is the lecture method without using learning media. The purpose of this study was to determine the effect of the use of tangram media based Articulate Storyline 3 on students' creative thinking abilities in class IV SDN Karangantu consisting of 38 students per class. The research approach used was quantitative with a quasi-experimental design type of nonequivalent control group design. The data collection technique is to use a flat material description test that contains indicators of the ability to think creatively. The results showed that the use of tangram media based Articulate Storyline 3 had an influence on students' creative thinking abilities in class IV flat shape material at SDN Karangantu. This can be seen from the results of the hypothesis using Independet Sample t-test testing yielding tcount > ttable (4.8 > 2.0) which indicates that the use of tangram media based Articulate Storyline 3- is better used than conventional learning on students' creative thinking abilities in flat shape material. With the use of tangram media based Articulate Storyline 3 the influence is given to students' creative thinking abilities in higher flat shape material.
PENYUSUNAN PAKET WISATA BUDAYA DIKABUPATEN TANAH DATAR PROVINSI SUMATRA BARAT
Hanif, Muhammad;
Sulistyani, Andri
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 10: Edisi II Juli - Desember 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This study aims to design a Cultural Tourism Package Arrangement in Tanah Datar District, West Sumatra Province. This study used a qualitative method with a qualitative descriptive approach to explain and describe the conditions that occurred at the research location by collecting data and information in the field. The informants in this study are the Head of Service, Tourism Managers, and the Community. In this study, the data collection techniques used were case studies, interviews, observation and documentation. Based on the results of the research, it can be concluded that cultural tourism in Tanah Datar is very abundant and diverse, so that with this abundance and variety, tourist visits should increase every year. Coupled with the sale of Cultural Tourism Packages in the future, it will make tourists more interested in visiting Tanah Datar Regency. In addition, this Cultural Tourism Package can provide additional information for tourists about what tours are in Tanah Datar Regency. Key words: Preparation.Cultural.Tour Packages. Tanah Datar District
Local Wisdom of the Sodong Buddhist Village Community in Water Resources Management
Hanif, Muhammad;
Chasanatun, Fida;
Wibowo, Anjar Mukti
Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal) Vol 4, No 4 (2021): Budapest International Research and Critics Institute November
Publisher : Budapest International Research and Critics University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33258/birci.v4i4.2839
This study aims to describe and explain the local wisdom of the people of Kampung Budha Sodong in managing water resources. The research was conducted using an ethnographic approach. The research was conducted for one year in Sodong Hamlet, Braceletkulon Village, Sampung District, Ponorogo Regency, East Java Province, Indonesia. Collecting data by observation, interviews, and recording documents. The validity of the data used a source triangulation technique, while the data analysis used a qualitative interactive model technique. From the research carried out, it can be found that the local values of the people of Kampung Budha Sodong in managing water resources are in the form of a philosophy of life, inner teachings, noble pitutur, unen-unen, and pamali. The local wisdom is the driving force, community guide and reference in planning, implementing and evaluating water resources and their utilization. So that the availability of water in this village is sustainable. This is one of the factors that make the lives of the people of Kampung Buddha harmonious.
Analysis of Employee Voice Mediation towards Industrial Relations Climate: An Empirical Study on BSM Banda Aceh
Harmen, Hamdi;
Hanif, Muhammad;
Ariyanto, Agus
Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal) Vol 4, No 4 (2021): Budapest International Research and Critics Institute November
Publisher : Budapest International Research and Critics University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33258/birci.v4i4.2953
This study aims to analyze the effect of ethical leadership and organizational commitment towards the industrial relations climate mediated by employee voice. The population in this study was the employees of BSM (Bank Syariah Mandiri) Banda Aceh and the sample used was 83 people with a simple random sampling technique. This research data collection used a questionnaire. The data analysis technique used multiple linear regression analysis to examine the direct effect between variables and the Sobel Test analysis to test the indirect effect (mediation). The results found that there is a significant effect of ethical leadership towards the industrial relations climate. There is an effect of organizational commitment towards employee voice. There is an effect of employee voice towards the industrial relations climate. There is no effect of ethical leadership towards employee voice. There is no mediating effect of employee voice on the effect of ethical leadership towards the industrial relations climate. There is no mediating effect of employee voice on organizational commitment variable towards industrial relations climate for employees of BSM Banda Aceh