p-Index From 2021 - 2026
8.345
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Jurnal Simantec Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi Jurnal Chemurgy JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Jurnal Dunia Kesmas Jurnal Kreativitas PKM Manuju : Malahayati Nursing Journal Komputasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer dan Matematika IJoASER (International Journal on Advanced Science, Education, and Religion) PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Entomologi Indonesia Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Agroteknika Jurnal Pembelajaran dan Biologi Nukleus Psikoborneo : Jurnal Ilmiah Psikologi JOURNAL SCIENTIFIC OF MANDALIKA (JSM) Jurnal Sosial dan Teknologi Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi Jurnal Pajak dan Bisnis (Journal of Tax and Business) Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Jurnal Al-Qiyam Jurnal Tana Mana JURNAL INOVASI DAN PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Prosiding University Research Colloquium Gemilang: Jurnal Manajemen dan Akuntansi Profit: Jurnal Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik (JURRITEK) QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Jurnal Teknik Mesin, Industri, Elektro dan Informatika Jurnal Maritim Malahayati Jurnal Sosial dan Sains Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Journal of Public Health Concerns Innovative: Journal Of Social Science Research Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports JOURNAL OF Mental Health Concerns Jurnal Informatika Polinema (JIP) Anayasa Journal of Community Service (Abdisci) Impression : Jurnal Teknologi dan Informasi Venus: Jurnal Publikasi Rumpun Ilmu Teknik Almantiq Jurnal Bakti UPPR
Claim Missing Document
Check
Articles

Tingkat pengetahuan dan perilaku masyarakat dalam pencegahan demam berdarah dengue di Kelurahan Pidada Pribadi, Teguh; Wardah, Aryanti; Wulan Adha, Adinda; Agustina, Marlina; Safutri, Apriyanti; Cahyani, Restiana
JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 2 No. 3 (2022): Penatalaksanaan Diabetes Melitus Tipe 2
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v2i3.248

Abstract

Background: In Indonesia, the spread of dengue hemorrhagic fever (DHF) continues to increase, especially when entering the rainy season. Many people are easily infected with the dengue virus. There were 1,016,612 cases of DHF from 2000 to 2009 in 60 countries and Asia ranks first with the highest number of DHF sufferers every year. In Southeast Asia, Indonesia is the country with the highest dengue cases. In 2017 the Ministry of Health recorded dengue cases in Indonesia reaching 68,407 cases. While in Lampung it reached 6,340 cases with the highest case being in Bandar Lampung with a total of 1,048 cases. The community must have a responsibility and play an active role in the prevention and eradication of dengue disease. Everyone should be concerned about preventing the spread disease dengueThe movement to eradicate mosquito nests is carried out with 3M Plus.  Purpose: To determine the level of knowledge and behavior of the community in the prevention of dengue hemorrhagic fever. Methods: This researcher collects data with quantitative methods by distributing questionnaires. The population is the Pidada Village community and the sample is 25 residents of the Gang Rajawali community, Pidada Village. Result: The research shows that the research shows that the majority of the people have good knowledge and behavior regarding dengue fever, as many as 20 respondents (80%) and 23 respondents (92%). Conclusion: Most of the respondents have good knowledge and behavior in supporting efforts to prevent and spread dengue hemorrhagic fever. Community knowledge and behavior about DHF can be used as a fundamental force to support DHF prevention programs and can reduce the incidence of DHF, especially in Pidada Village.   Pendahuluan: Di Indonesia penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD) masih terus meningkat terlebih ketika memasuki musim hujan banyak masyarakat yang dengan mudah terjangkit virus dengue. Terdapat 1.016.612 kasus DBD tahun 2000 sampai 2009 di 60 negara dan Asia menduduki urutan pertama dengan jumlah penderita DBD terbanyak pada setiap tahunnya. Di Asia Tenggara, Indonesia merupakan negara dengan kasus DBD tertinggi. Pada tahun 2017 Kementerian Kesehatan mencatat kasus DBD di Indonesia mencapai 68.407 kasus. Sedangkan di Lampung mencapai 6.340 kasus dengan kasus tertinggi berada di Bandar Lampung dengan total kasus 1.048. Masyarakat harus memiliki tanggung jawab dan berperan aktif dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyakit DBD. Semua masyarakat harus peduli akan pencegahan penyebaran penyakit DBD. Gerakan pemberantasan sarang nyamuk dilakukan dengan 3M Plus. Tujuan: Untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan perilaku masyarakat dalam pencegahan demam berdarah dengue. Metode: Dalam peneliti ini mengumpulkan data dengan metode kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner. Populasi adalah masyarakat Kelurahan Pidada dan sampel berjumlah 25 warga masyarakat Gang Rajawali Kelurahan Pidada. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa Penelitian menunjukkan bahwa Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat memiliki pengetahuan dan perilaku yang baik mengenai penyakit demam berdarah yaitu sebanyak 20 responden (80%) dan 23 responden (92%). Simpulan: Sebagian besar responden memiliki pengetahuan dan perilaku yang baik dalam mendukung upaya pencegahan dan penyebaran penyakit demam berdarah dengue. Pengetahuan dan perilaku masyarakat tentang penyakit DBD dapat dijadikan kekuatan mendasar untuk mendukung program pencegahan DBD dan dapat menurunkan angka kejadian penyakit DBD terutama di Kelurahan Pidada.
Penyuluhan kesehatan tentang jajanan sehat dan jajanan tidak sehat Pribadi, Teguh; Keswara, Umi Romayati; Widodo, Slamet; Alparizi, Melki; Marlena, Leni; Pritasari, Laili; Wulandari, Hesti
JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 2 No. 4 (2022): Promosi Dan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS)
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v2i4.249

Abstract

Introduction: School Children Snacks conducted by the Food and Drug Supervisory Agency of the Republic of Indonesia Directorate of Food Inspection and Certification together with 26 supervisory agency/ the Food and Drug Supervisory Centers throughout Indonesia show that 45% of School Children Snacks do not meet the requirements because they contain hazardous chemicals such as formaldehyde, borax, rhodamine, and containing Food Additives such as cyclamate andbenzoate exceeds the safelimit. Purpose: Respondents can know, understand about healthy snacks and unhealthy snacks.                                                                                                                           Method: Implementation of the method used in counseling at Public Elementary School 1 Way Gubak is done by 3 stages, namely the first, students of the Psychology profession asking the difference between healthy and unhealthy snacks at, secondly, the presenters of Psychological students explained about healthy and unhealthy snacks using a Power point back, and the third asked questions related to the difference between healthy and unhealthy snacks after being explained. Results: Respondents understand about healthy and unhealthy snacks. Conclusion: Respondents can understand about healthy snacks and unhealthy snacks.   Pendahuluan: Jajanan Anak Sekolah (PJAS) yang dilakukan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia Direktorat Inspeksi dan Sertifikasi Pangan bersama 26 Balai Besar / Balai POM di seluruh Indonesia menunjukkan bahwa 45% PJAS tidak memenuhi syarat karena mengandung bahan kimia berbahaya seperti formalin, boraks, rhodamin, dan mengandung Bahan Tambahan Pangan (BTP) seperti siklamat dan benzoat melebihi batas aman. Tujuan: Responden dapat mengetahui,Memahami tentang jajanan sehat dan jajanan tidak sehat. Metode: Pelaksanaan metode yang digunakan dalam penyuluhan di Sdn 1 Way Gubak ini dilakukan dengan 3 tahap, yaitu yang pertama mahasiswa profesi Psik menanyakan perbedaan jajanan sehat dan tidak sehat, yang kedua penyaji mahasiswa menjelaskan tentang jajanan sehat dan tidak sehat menggunakan Power point balik, dan ketiga tanya jawab terkait perbedaan jajanan sehat dan tidak sehat setelah di jelaskan. Hasil: Responden memahami tentang jajanan sehat dan tidak sehat. Simpulan:  Responden dapat memahami tentang Jajanan Sehat dan Jajanan tidak sehat.
Penyuluhan kesehatan tentang gizi seimbang pada bayi dan balita Pribadi, Teguh; Romayati, Umi; Wardiyah, Aryanti; Mu’alifah, Ria; Anjeli, Riri; Ananda, Kiki Erlita
JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 3 No. 1 (2023): JOURNAL OF Public Health Concerns
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v3i1.256

Abstract

Introduction: One of the causes of malnutrition and stunting is the behavior and practice of parents in giving food to infants and toddlers that are not good. Good nutritional status of toddlers plays an important role for growth and development, especially during the golden period in the first five years. The results of nutritional status monitoring (PSG) in 2017 in Indonesia showed the prevalence of stunting for toddlers was 27.5%, underweight toddlers 8.0%, very thin toddlers 3.1%, underweight toddlers 22.8% and undernourished toddlers as much as 17.8%. Purpose: To increase mother’s knowledge about the nutritional status of toddlers so that they can reduce the incidence of malnutrition or less than normal toddlers. Method: The method used in this health education is carried out in several stages. The first stage is PSIK students explain about balanced nutrition in infants and toddlers using leaflets and the second after being given public education (respondents) are given a question and answer session about balanced nutrition in infants and toddlers. Results: Respondents (Community) can understand and apply balanced nutrition for infants and toddlers. Conclusion: Respondents (Community) can know and apply the balanced nutrition that should be given to infants and toddlers. Keywords: Balanced Nutrition; Nutritional Status; Toddler Pendahuluan: Salah satu penyebab terjadinya gizi buruk dan stunting yaitu perilaku dan praktek orang tua dalam pemberian makanan pada bayi dan anak yang kurang baik. Status gizi balita yang baik sangat memegang peranan penting bagi pertumbuhan dan perkembangan terutama pada tahap golden period di lima tahun pertama. Hasil Pemantauan Status Gizi (PSG) pada tahun 2017 di Indonesia menunjukkan prevalensi stunting balita sebesar 27,5%, balita kurus 8,0%, balita sangat kurus 3,1%, balita risiko kurus 22,8% dan balita dengan gizi kurang sebanyak 17,8%. Tujuan: Untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang status gizi balita sehingga dapat menurunkan kejadian balita gizi buruk atau kurang dari normal. Metode: Metode yang digunakan dalam penyuluhan kesehatan ini yaitu dilakukan dengan beberapa tahapan. Tahap yang pertama yaitu mahasiswa PSIK menjelaskan tentang gizi seimbang pada bayi dan balita menggunakan lembar leaflet dan yang kedua setelah diberikan penyuluhan, masyarakat (responden) diberikan sesi tanya jawab tentang gizi seimbang pada bayi dan balita. Hasil: Responden (Masyarakat) bisa memahami dan menerapkan tentang gizi seimbang bagi bayi dan balita. Simpulan: Responden (Masyarakat) bisa mengetahui dan menerapkan tentang gizi seimbang yang harus diberikan bagi bayi dan balita.
PENINGKATAN OMZET KERIPIK TEMPE LEK JA’IM MELALUI PENINGKATAN KAPASITAS PRODUKSI DAN DIVERSIFIKASI KEMASAN Saputra, Rifky Ardhana Kisno; Rohmah, Awawin Mustana; Pribadi, Teguh; Rohmah, Sofiyatur; Hardiyansyah, Andri; Saputri, Romadhiyana Kisno
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 11 No 3 (2024): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v11i3.7842

Abstract

Keripik tempe Lek Ja’im dirancang dengan bentuk bulat, tipis, renyah dan memiliki dominan kedelai. Saat ini, kapasitas produksi mengalami penurunan dan strategi pemasaran yang masih terbatas pada pemasaran berbasis digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk peningkatan omzet Keripik Tempe Lek Ja’im melalui peningkatan kapasitas produksi dan diversifikasi kemasan. Mitra pada kegiatan ini adalah industri rumahan Keripik Tempe Lek Ja’im. Peningkatan omzet melalui peningkatan kapasitas produksi melalui pembelian mesin pengiris tempe baru dan diversifikasi kemasan sebagai strategi marketing. Mitra diberikan sosialisasi terkait tentang fungsi desain kemasan yang dievaluasi menggunakan pre-post test. Hasil pengabdian menujukkan mesin pengiris tempe baru dapat meningkatkan kapasitas produksi. Pengetahuan mitra terkait fungsi kemasan meningkat dan diversifikasi kemasan dilakukan dengan penambahan 3 ukuran kemasan primer dan 1 ukuran kemasan sekunder. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dapat meningkatkan omzet keripik tempe Lek Ja’im melalui peningkatan kapasitas produksi dan diversifikasi kemasan.
UJI KELAYAKAN SUMBER AIR KONSUMSI DI DESA KOTA BANGUN II KECAMATAN KOTA BANGUN DARAT KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA Kuniati, Asih; Purwati, Sri; Jailani, Jailani; Pribadi, Teguh
BIOEDUKASI (Jurnal Pendidikan Biologi) Vol 15, No 2 (2024): BIOEDUKASI, NOVEMBER 2024
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/bioedukasi.v15i2.10313

Abstract

The water used by the community in Kota Bangun II Village for drinking and daily needs comes from three types of groundwater sources, namely natural sources, drilled wells and dug wells. This research aims to determine the suitability of the air consumed by the people of Kota Bangun II Village. This type of research is descriptive quantitative with the parameters tested being physical, chemical and biological parameters. The air sampling technique used in this research was purposive sampling. The air testing site at the Air Quality Laboratory and Microbiology and Aquaculture Biotechnology Laboratory, Faculty of Fisheries and Marine Sciences, Mulawarman University, research was carried out for 3 months, namely January-March 2023. Based on the research results which have been compared with PERMENKES No. 492 of 2010 and Indonesian Government Regulation no. 82 of 2001 and Government Regulation no. 20 of 1990 that the source of drinking water in Kota Bangun II Village cannot be consumed directly and does not qualify as standard water
ANALISIS EKSTRAK ETANOL DAUN GAHARU (Aquilaria malaccensis) TERHADAP PENEBALAN ALVEOLI DAN LEUKOSIT DIFERENSIAL MENCIT (Mus musculus) YANG DI INDUKSI KARBAMAT SECARA IN VIVO Pratama, Mohammad Indra; Jailani, Jailani; Nasution, Ruqoyyah; Awang Sari, Eadvin Rodrinda; Pribadi, Teguh
BIOEDUKASI (Jurnal Pendidikan Biologi) Vol 15, No 2 (2024): BIOEDUKASI, NOVEMBER 2024
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/bioedukasi.v15i2.10371

Abstract

The research aimed to look at the effect of induction. The effect of administering ethanol extract of gaharu leaves (Aquilaria malaccensis Lamk) on the histopathological picture of the lungs of white mice (Mus musculus) induced by carbamate class insecticides. The method used was truly experimental, carbamate induction via the intramuscular route with a dose of 14.4 Mg/BW and agarwood extract administered via the oral route with doses of 100, 200, and 300 Mg/BW, the duration of each treatment was 15 days. After treatment, preparations were made of the lungs using the paraffin block staining method with hematoxylin-eosin, the thickness of the alveolar septa and the presence of alveolar macrophages were measured. The results of the research showed that there was a thickening of the alveolar septa after induction of carbamate insecticide at a dose of 14.4 mg/BW with an average thickness of 21.62 µm compared to the healthy control group of 12.61, in addition to an increase in the percentage of neutrophils of 48.66 compared to the healthy controls of 23.33 which was caused by inflammation in the mice's bodies. , a decrease in the thickness of alveolar septa was caused by the administration of ethanol extract of agarwood leaves at a dose of 100/200/300 mg/BW with an average thickness of 15.18, 13.73, 15.57 µm compared to the negative control of 21.62 µm. Thus, it can be concluded that there is an influence of agarwood leaf extract on lung histopathology -lungs of mice induced with carbamate class insecticides.
EVALUASI KEPUASAN PENGGUNA TERHADAP KUALITAS WEBSITE DENGAN PENDEKATAN WEBQUAL 4.0 DAN EUCS PADA RADARSIDOARJO.COM Pribadi, Teguh; Abidin, Mochammad Syahrul; Kustiyahningsih, Yeni
Jurnal Simantec Vol 12, No 2 (2024): Jurnal Simantec Juni 2024
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/simantec.v12i2.23320

Abstract

Penelitian ini akan mendorong kepuasan pengguna dalam hal kualitas website RadarSidoarjo.com dengan menggunakan pendekatan dengan WebQual 4.0 dan EUCS. Tahapan penelitian terdiri dari identifikasi masalah, penyusunan instrumen penelitian berupa kuesioner, pengumpulan data dari pengguna situs. Instrumen penelitian ini terdiri dari empat aspek yaitu usability (kemudahan penggunaan), information quality (kualitas informasi), service interaction quality (kualitas interaksi layanan), dan ketepatan waktu penyelesaian pekerjaan (timeliness). Proses pengujian terdiri dari analisis data, dengan bantuan software SmartPLS 4.0, dalam dua tahap yaitu analisis model pengukuran, atau disebut outer model, yang berarti pengujian reliabilitas dan validitas instrumen, dan analisis model struktural, atau inner model yang berarti pengujian hubungan antar variabel. Hasil analisis outer model menunjukkan bahwa validitas dan reliabilitas untuk semua indikator baik, dengan nilai Composite Reliability untuk setiap variabel lebih dari 70%. Pada analisis inner model, variabel yang paling besar pengaruhnya terhadap kepuasan pengguna adalah variabel ketepatan waktu sebesar 39,4%, diikuti oleh variabel kegunaan sebesar 18,3%, kualitas informasi sebesar 23,5%, dan kualitas interaksi layanan sebesar 15,6%. Hal ini juga membuktikan bahwa waktu penyegaran informasi merupakan faktor terpenting yang menentukan kepuasan pengguna pada situs web RadarSidoarjo.com. Pengelola situs disarankan untuk lebih meningkatkan frekuensi penyegaran informasi dan mempermudah penggunaan situs. Semoga penelitian ini dapat menjadi acuan untuk penelitian selanjutnya tentang pengembangan kualitas situs web media daring.Kata kunci: EUCS, Kepuasan Pengguna, Kualitas Website, WebQual 4.0
Eksplorasi Potensi Daun Singkil (Premna corymbosa Rottl. et Willd) sebagai Teh Herbal: Studi Perbandingan Kandungan Bioaktif Ekstrak dan Rendaman Daun Pribadi, Teguh; Zakiyyah, Zulfa; Zahra, Suci; Hadi , Ingghrid Ranesti Clarita; Masitah, Masitah; Pratama, Mohammad Indra
Agroteknika Vol 7 No 4 (2024): Desember 2024
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/agroteknika.v7i4.313

Abstract

Makanan maupun minuman alami yang mengandung zat antioksidan sampai saat ini tergolong cukup banyak termasuk dalam tanaman singkil. Spesies premna atau singkil diketahui memiliki kandungan antioksidan yang tinggi, di mana kandungan flavonoid dan fenolat memiliki peran pengkontribusi yang cukup penting dalam memberikan kadar antioksidan dalam tanaman singkil. Tujuan penelitian untuk mengetahui potensi aktivitas antioksidan pada ekstrak dan rendaman daun singkil guna melihat potensi daun singkil sebagai teh herbal. Penelitian dikaji menggunakan penelitian eksperimental laboratorium. Penelitian dilakukan di Laboratorium Farmakologi dan Laboratorium Pasca Panen dan Pengemasan Universitas Mulawarman Samarinda. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni-Juli 2024. Hasil menunjukkan bahwasanya ekstrak daun singkil mengandung flavonoid sebesar 248,46 mg Qe/g, dua kali lebih tinggi dibandingkan rendaman yang mengandung 156,48 mg Qe/g. Hasil uji aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH menunjukkan bahwasannya nilai IC50 pada sampel rendaman daun singkil sebesar 225,37 ppm memiliki intensitas sedang, sedangkan nilai IC50 pada sampel ekstrak daun singkil sebesar 43,37 ppm memiliki intensitas sangat aktif. Penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak pada daun singkil (Premna corymbosa Rottl. et Willd) memiliki kadar aktivitas antioksidan yang lebih kuat dibandingkan rendaman daun singkil, sehingga daun singkil berpotensi untuk dijadikan teh yang kaya akan antioksidan.
Pengaruh Defoliasi dan Pemberian Pupuk MKP terhadap Pertumbuhan dan Hasil Jagung (Zea Mays L.) Kamal, Aji Puja Nur; Suyadi, Aman; Pribadi, Teguh; Hajoeningtijas, Oetami Dwi
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 8 (2025): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v8i.1469

Abstract

Jagung merupakan komoditas penting kedua setelah padi/beras, dengan pesatnya perkembangan peternakan, jagung menyumbang 60% komponen pakan, dan lebih dari 55% kebutuhan jagung dalam negeri digunakan untuk pakan dan produksi makanan sisanya dimanfaatkan untuk keperluan industri dan benih lainnya. Tingginya kebutuhan terhadap jagung diperlukan upaya untuk meningkatkan produksinya. Salah satu cara yang dilakukan dalam mengoptimalkan produksi jagung yaitu dengan defoliasi dan pemupukan. Penelitian ini bertujuan Menguji pengaruh defoliasi dan pemberian dosis pupuk MKP yang mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman jagung. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus hingga Oktober 2024 dan bertempat di Desa Cinanas, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes. Rancangan penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang tersusun atas 2 faktor. Faktor pertama Defoliasi daun yang terdiri atas 3 taraf yaitu D0 : tanpa defoliasi, D1 : tiga helai, D2 : enam helai. Faktor kedua dosis Pupuk MKP yang terdiri atas 3 taraf yaitu M0 : 0 kg/ha, M1 : 486 kg/ha atau setara 4,8 gram/polybag, M2 : 972 kg/ha atau setara 9,7 gram/polybag. Terdapat 9 kombinasi perlakuan yang diulang sebanyak 3 kali, dan setiap perlakuan terdapat 5 tanaman, sehingga jumlah keseluruhan sebanyak 135 tanaman. Hasil penelitian menunjukkan interaksi antara defoliasi dan pupuk mkp berpengaruh nyata terhadap jumlah daun 56 hst, diameter batang 56 hst, dan diameter tongkol. Interaksi perlakuan D0M1 (tanpa defoliasi dan pupuk mkp 4,8 gr/polybag) memberikan hasil tertinggi pada variabel diameter batang dengan rata-rata 19,99 mm, dan pada variabel diameter tongkol dengan rata-rata 48,88 mm.
Ketahanan 10 Genotipe Jagung Manis Introduksi terhadap Serangan Penyakit Bulai Indriani, Resti Dwi; Pribadi, Teguh; Shofiyani, Anis; Budi, Gayuh Prasetyo; Rostaman; Syaukany, Rizza Faris
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 8 (2025): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v8i.1470

Abstract

Jagung manis (Zea mays saccharata Sturt) adalah produk hortikultura yang potensial dikembangkan di Indonesia. Selam ini kebutuhan jagung manis Indonesia dipenuhi melalui aktivitas impor. Tantangan utama pengembangan jagung manis adalah varietas dan serangan penyakit. Penyakit Bulai merupakan penyakit utama pada tanaman jagung manis. Upaya mengatasi serangan penyakit bulai salah satunya adalah penanaman varietas jagung manis unggul. Saat ini hampir tidak ada varietas jagung manis yang tahan terhadap serangan penyakit bulai. Oleh karena itu introduksi varietas unggul menjadi salah satu solusi sebagai sumber perakitan varietas jagung manis yang tahan serangan bulai. Namun, informasi varietas introduksi yang resinten terhadap serangan penyakit bulai belum banyak dikaji. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi ketahanan sepuluh varietas introduksi terhadap serangan penyakit bulai. Sepuluh genotipe jagung manis introduksi dan dua varietas pembanding (Varietas Bonanza dan Eksotik) ditanam pada agro ekosistem endemik penyakit bulai di Banyumas. Masing-masing petak percobaan yang terdiri dari 52 tanaman jagung diambil 6 tanaman secara acak dan di ukur insidensi penyakit dan keparahan penyakit. Pengamatan dilakukan setiap dua pekan sekali sampai 56 hari setelah tanam (HST). Penelitian ini menunjukan pada genotipe introduksi lebih rendah dibandingkan dengan varietas pembanding. Genotipe PACS211, 71, dan menunjukan insidensi penyakit paling rendah dibandingkan dengan genotipe atau varietas yang lain. Di samping itu varietas SVSN0425, PACS212, dan PACS211 menunjukan ketahanan terhadap serangan penyakit bulai, dimana varietas ini memiliki keparahan penyakit yang paling rendah. Genotipe PACS 211 dapat dikembangkan sebagai varietas baru di Indonesia yang tahan terhadap serangan penyakit bulai.
Co-Authors - Ismail - Sardiyatmo Aan Nurhasanah Abidin, Mochammad Syahrul Aditya, Ricko AGUS DWI SANTOSO Agus Sulistiawan Agustina, Marlina Ainun Najib Akhmad Fauzan Alamsyah, Syauqi Maulani Alfizar Alfizar Alparizi, Melki Aman Suyadi Ambar Pujiyatno Amelia, Weni Amrulloh, Luthfi Hilmi Ananda, Kiki Erlita Andi Chairunas Andi Chairunnas Andri Hardiyansyah, Andri Anis Shofiyani Anisa, Nurul Anjeli, Riri Antama, Diva Lutfi Antonius Edy Kristiyono Aprilia, Fiona Esther Ardila, Vila Wahyu Arianti, Dhea Ayu Arif Mulyanto, Arif Arisusanty, Dian Junita Arleiny, Arleiny Aryanti Wardiyah, Aryanti Aryanti, Deniar Esa Athoillah, M. Fajar Awang Sari, Eadvin Rodrinda Awawin Mustana Rohmah Barata, Mula Cahyani, Restiana Chrisanto, Eka Yudha Dahri, M Dahri, M. Darodjat, Darodjat Desmonika, Cindy Dian Junita Arisusanty Dianita, Feby Didimus Tanah Boleng Diniatik Djaka Dewa Soekarno Djunizar Djamaludin Eddi, Eddi Edimarta Sitanggang, Antonij Edy Kristiyobo, Antonius Eka Novita Sari, Eka Novita Elise Dwi Lestari Elliya, Rahma Elly Kesumawati Endiyono Endiyono, Endiyono Erlianti, Febi Ernita, Chelda Faisal, Maulana Muhamad Faris Nofandi Faris Nofandi Fitri, Nur Maulidiya Fitriyani Furqoni, Prima Dian Gayuh Prasetyo Budi Gunawan, M. Ricko Hadi , Ingghrid Ranesti Clarita Hadi, Ingghrid Ranesti Clarita Hafid Ainul Yakin Harrist, Reynaldi Ferdhani Harrits, Reynaldi Ferdhani Hesti Wulandari Husni Husni Ijabah, Nizzatul Indah Ayu Johanda Putri Indah Rahmawati Indriani, Resti Dwi Iskandar, Riana Aji Ivana Wika Aprilia Jailani Jailani Jauhar Vikri, Muhammad Jose Beno, Jose Kamal, Aji Puja Nur Keswara, Umi Romayati Khoirunnisa, Afifah Kristiyono, Antonius Kristiyono, Antonius Edy Kumala, Destiana Kuniati, Asih Kusmara, Ardi Kusumawati, Elly Kusyana, Kusyana Liana Anggraeni, Liana Liasari, Deny Eka Linawati Novikasari Lumowa, Sonja Verra Tinneke Mabrurah, Muthmainah Qulub Mahendra, Reno Putra Malika, Malika Marlena, Leni Masitah - Masitah Masitah Maulida, Irma Miarsa, Fajar Rachmad Dwi Mintaraga Eman Surya, Mintaraga Eman Mu'alifah, Ismi Muarrif, Samsul Muh. Nasrul Muhamad Rizky Rachman Hakim Muhammad Ridho Munthohar, Ahmad Derry ali Mustofa, Yongki Fajar Musyaffa, Akhdan Naffis Mu’alifah, Ria Nabila Putri, Imas Aulia Nainggolan, Armando Yosepian Nasution, Ruqoyyah Naufal, Atalla Nisa, Syifa Adzka Nortajulu, Bahren Novikasari, Linawati Novita Novita Nugraha, Fikri Nugroho, Azis Nur Wahid Dino Setiawan Nurani, Bella Marieta Candra Ode Rahan Viardhana Oetami Dwi Hajoeningtijas Oktaviani, Elisa Panuntun, Bagus Pattynama, Francis Maryanne Pradana, Nirza Pradina, Yayu Setyani Prameswari, Vina Serlisa Pratama, Mohammad Indra Prawoto, Agus Pritasari, Laili Purwanto, Agus Mulyadi Putri, Adinda Indira Pratama Putri, Indah Ayu Johanda Putri, Lindari Dewi Rachmawati, Yuni Rafi, Alicia Rahayu, Trisnowat Rahmawati, Ayu Indah Rakhman, Rizqi Aini Rakhmawati, Anton Dwi Ramadhan, Rezayadi Rizky Rambitan, Vandalita Regawa Bayu Pamungkas Rico Bayu Fanreza Rifky Ardhana Kisno Saputra Rival Ardi Naga Rizki, Nafamah Rizqi Aini Rakhman Robbi, Shofa Dai Rohmah, Sofiyatur Romanda Annas Amrullah Romayati, Umi Rostaman Rusman, Ade Safutri, Apriyanti Sandi , Ade Gunawati Santoso, Hardi Anugrah Saputri, Romadhiyana Kisno Sari, Eadvin Rosrinda Awang Sari, Prita Asminitya Sari, Safira Ananda Mustika Septrian, Doni Setiadi, Ruqil Akmal Putra Setiawan, Volta Kelik Setiawan, Volta Kellik Siahaan, Lando Rinov Sianturi, Intan Sihaloho, Otri Wani Siti Rusdiana Slamet Widodo Soewanto Hardienata Soewarto Hardhienata Sonhaji *), Ferra Ika Wardani Solechan Sri Purwati, Sri Sukardi Sukardi Sumartono Sumartono Syaukani Syaukani Syaukany, Rizza Faris Trismiyana, Eka Trisnowati Rahayu Turista, Dora Dayu Rahma Ulfa, Nadia Nabila Ulipah, Ulipah Upik Widyaningsih Wahid Tri Wahyudi Wardah, Aryanti Wardana Zulkarnaen, A.Bagas Weni Amelia Widyaningsih, Upik Wijaya, Desi Eka Wijaya, I Made Calvin Ari Wijayadi, Imam Winata, Tri Aldi Wulan Adha, Adinda Wulan Marlia Sandi Yeni Kustiyahningsih Zahra, Suci Zakiyyah, Zulfa Zenia Lutfi Kurniawati, Zenia Lutfi Zulfa, Adzra Tsabita