p-Index From 2021 - 2026
9.082
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Jurnal Simantec Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Chemurgy JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Jurnal Dunia Kesmas Jurnal Kreativitas PKM Manuju : Malahayati Nursing Journal Komputasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer dan Matematika IJoASER (International Journal on Advanced Science, Education, and Religion) PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Entomologi Indonesia J-Dinamika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Agroteknika Jurnal Pembelajaran dan Biologi Nukleus Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Psikoborneo : Jurnal Ilmiah Psikologi JOURNAL SCIENTIFIC OF MANDALIKA (JSM) Jurnal Sosial dan Teknologi Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi Jurnal Pajak dan Bisnis (Journal of Tax and Business) Jurnal Aplikasi Pelayaran dan Kepelabuhanan Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Jurnal Al-Qiyam Jurnal Tana Mana JURNAL INOVASI DAN PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Prosiding University Research Colloquium Gemilang: Jurnal Manajemen dan Akuntansi Profit: Jurnal Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik (JURRITEK) QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Jurnal Teknik Mesin, Industri, Elektro dan Informatika Jurnal Maritim Malahayati Jurnal Sosial dan Sains Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Journal of Public Health Concerns Innovative: Journal Of Social Science Research Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports JOURNAL OF Mental Health Concerns Jurnal Informatika Polinema (JIP) Anayasa Journal of Community Service (Abdisci) Impression : Jurnal Teknologi dan Informasi Venus: Jurnal Publikasi Rumpun Ilmu Teknik Almantiq Jurnal Bakti UPPR
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG DAUN SINGKIL (Premna Corymbosa) DALAM PAKAN IKAN TERHADAP PERTUMBUHAN LELE SANGKURIANG (Clarias Gariepinus Var. Sangkuriang) Mabrurah, Muthmainah Qulub; Masitah, Masitah; Pribadi, Teguh; Nasution, Ruqoyyah; Rambitan, Vandalita
BIOEDUKASI (Jurnal Pendidikan Biologi) Vol 16, No 2 (2025): BIOEDUKASI, NOVEMBER 2025
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/bioedukasi.v16i2.12352

Abstract

To maximize production, catfish farmers must optimize feed quality as one of the key factors supporting catfish growth and development. This study aimed to analyze the effect of adding singkil leaf flour (Premna corymbosa) to feed on the growth performance of Sangkuriang catfish (Clarias gariepinus var. Sangkuriang). The research was conducted from February to April using a randomized group design with four treatments and six replications. The treatments consisted of 100% pellets (P1), 100% singkil leaf flour (P2), 80% pellets + 20% singkil leaf flour (P3), and 70% pellets + 30% singkil leaf flour (P4). The analysis of singkil leaf flour showed a moisture content of 6.5%, ash content of 9.3%, protein 2.6%, fat 0.7%, and total carbohydrates 80.9%. The best growth performance was observed in the P3 treatment (80% pellets + 20% singkil leaf flour). It can therefore be concluded that singkil leaf flour alone cannot serve as an alternative single feed for catfish; however, it can be effectively used as a supplementary ingredient at a maximum proportion of 20% in combination with pellets.
Pelatihan Tata Laksana Penyembelihan Hewan yang Aman, Sehat, Utuh, dan Halal Bagi Petugas Penyembelihan Rumah Potong Unggas Pribadi, Teguh; Rusman, Ade; Diniatik; Fitriyani; Pamungkas, Regawa Bayu; Mulyanto, Arif; Anggraeni, Liana
JURNAL INOVASI DAN PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol 4 No 1 (2025): Januari
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jipmi.v4i1.655

Abstract

Latar Belakang: Penyembelihan atau pemotongan merupakan titik kritis kehalalan daging hewan sebagai bahan pangan. Penyembelihan yang dilakukan di rumah pemotongan unggas masih dilakukan secara manual dengan sarana yang terbatas. Prosses penyembelihan sering kurang sempurna, tidak terpotongnya empat urat utama di leher, ayam belum mati sempurna sudah masuk air panas, dan penganganan daging di lantai tanpa wadah. Penyembelihan yang layak sangat ditentukan oleh tingkat pengetahuan dan keterampilan petugas penyembelihan. Petugas penyembelihan di rumah potong unggas (RPU) yang memiliki pengetahuan dan keterampilan penyembelihan hewan yang aman sehat utuh dan halal (ASUH) di wilayah Banyumas dan sekitarnya jumlahnya masih sangat kurang. Tujuan: Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketermapilan penyembelihan hewan yang ASUH para petugas penyembelihan RPU di Banyumas dan sekitarnya. Metode: Kegiatan pelatihan ini merupakan kerjasama antara Tim Pengabdian IbM UMP, Sentra Halal UMP dan PRM Pliken Kembaran yang dilaksanakan dengan dua metode, yaitu secara klasikal dan praktik. Materi pelatihan meliputi 10 kompetensi petugas penyembelihan sesuai standar kompetensi kerja nasional Indonesia (SKKNI) nomor 147 tahun 2022. Hasil: Pelatihan ini diikuti oleh 55 orang peserta berasal dari Banyumas, Purbalingga, Pemalang, dan Kebumen. Pelatihan mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta sebesar >34,41% dari sebelum pelatihan. Kesimpulan: Dengan demikian pelatihan tatalaksana penyembelihan hewan yang ASUH telah mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petugas penyembelih hewan di wilayah kabupaten Banyumas dan sekitarnya. Kata kunci: juru sembelih, penyembelihan ASUH, rumah potong unggas ______________________________________________________________________ Abstract Background: Slaughtering or butchering is a critical point for the halalness of animal meat as food. Slaughtering in poultry slaughterhouses is still done manually with limited facilities. The slaughtering process is often imperfect, with the four central veins in the neck not being cut, chickens not being completely dead already in hot water, and meat on the floor without a container. Proper slaughter is determined by the level of knowledge and skills of the slaughterhouse staff. There is a lack of slaughterhouse workers with knowledge and skills in safe, healthy, and halal (ASUH) animal slaughter in Banyumas and surrounding areas. Objective: This training aims to improve the knowledge and skills of slaughtering animals that are safe, healthy, and halal (ASUH) among slaughterhouse workers in Banyumas and surrounding areas. Method: This training activity is a collaboration between the UMP IbM Service Team, UMP Halal Center, and PRM Pliken Kembaran which is carried out using two methods, classical and practical. The training material presented includes 10 competencies of slaughter officers according to the Indonesian national work competency standard (SKKNI) number 147 of 2022. Result: The training was attended by 55 participants from Banyumas, Purbalingga, Pemalang, and Kebumen. The training was able to increase participants' knowledge and skills by >34,41% from before the training. Conclusion: Thus, the training on the management of animal slaughter that is ASUH has been able to improve the knowledge and skills of animal slaughter officers in the Banyumas district and surrounding areas. Keywords: slaughterer, slaughterhouse ASUH, poultry slaughterhouse
Analisa Menurunnya Tekanan Minyak Lumas pada Diesel Generator Hyundai H32/40 di Kapal MV.CMA CGM Verdi dengan Metode Fishbone Aryanti, Deniar Esa; Prawoto, Agus; Pribadi, Teguh; Robbi, Shofa Dai
Jurnal sosial dan sains Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v5i1.31967

Abstract

Sistem pelumasan memiliki peran vital dalam mendukung kinerja permesinan di kapal, termasuk diesel generator yang berfungsi sebagai pembangkit listrik utama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab menurunnya tekanan minyak lumas pada diesel generator Hyundai H32/40 di kapal MV.CMA CGM VERDI. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan diagram fishbone. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi selama pelaksanaan praktek laut.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab utama penurunan tekanan minyak lumas adalah kelalaian operator dalam perawatan mesin, kerusakan komponen pompa dan filter LO yang kotor, tidak optimalnya pelaksanaan sistem perawatan terjadwal (PMS), serta kualitas minyak lumas yang buruk. Akibatnya, sistem pelumasan tidak berfungsi secara optimal, mengakibatkan gesekan antar komponen mesin meningkat, keausan prematur, dan overheating yang dapat berujung pada kerusakan mesin secara menyeluruh. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan penerapan PMS yang ketat, termasuk pemeriksaan rutin filter dan pompa minyak lumas, analisis berkala terhadap kualitas minyak lumas, serta pemantauan visual kondisi mesin untuk deteksi dini tanda-tanda masalah. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan pemahaman dan pengelolaan sistem pelumasan diesel generator di kapal, yang pada akhirnya dapat meningkatkan efisiensi operasional dan mengurangi risiko kerusakan mesin.
Analisis Penyebab Menurunnya Produksi Udara pada Kompresor Udara di Kapal MV. Tanto Siap Wardana Zulkarnaen, A.Bagas; Edy Kristiyobo, Antonius; Pribadi, Teguh
Jurnal sosial dan sains Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v5i2.32052

Abstract

Kelancaran operasional kapal sangat bergantung pada performa mesin induk dan peralatan bantu, salah satunya adalah kompresor udara yang berfungsi sebagai penyedia udara bertekanan dalam sistem start awal motor induk. Namun, sering terjadi kendala berupa lambatnya produksi udara pada kompresor, yang berisiko menghambat manuver kapal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab menurunnya produksi udara pada kompresor udara di kapal MV. Tanto Siap. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Pengamatan dilakukan selama 12 bulan selama praktik laut di kapal MV. Tanto Siap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan produksi udara disebabkan oleh penumpukan endapan karbon pada katup tekanan tinggi dan rendah akibat sistem pendinginan yang menggunakan air laut serta penggunaan oli yang tidak sesuai spesifikasi. Upaya perawatan dengan pembersihan katup dan skur komponen menghasilkan peningkatan produksi udara yang signifikan. Sebelum perawatan, waktu pengisian botol angin berkisar 15–20 menit, sedangkan setelah perawatan, waktu pengisian dapat dikurangi menjadi 10–15 menit. Kesimpulannya, perawatan rutin pada katup tekanan tinggi dan rendah sangat berpengaruh terhadap kinerja kompresor dan kelancaran operasional kapal. Rekomendasi utama dari penelitian ini adalah melakukan pembersihan berkala dan memastikan spesifikasi oli serta sistem pendinginan bekerja optimal guna mencegah hambatan produksi udara.
Deskripsi ulang rayap tanah (Subulitermes-branch): Oriensubulitermes inanis (Haviland) (Termitidae: Nasutitermitinae) di Indonesia Syaukani, Syaukani; Husni, Husni; Alfizar, Alfizar; Kesumawati, Elly; Novita, Novita; Rusdiana, Siti; Muarrif, Samsul; Pribadi, Teguh
Jurnal Entomologi Indonesia Vol 16 No 2 (2019): July
Publisher : Perhimpunan Entomologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (699.678 KB) | DOI: 10.5994/jei.16.2.75

Abstract

Oriensubulitermes inanis (Haviland) is one of the endemic termites in the Oriental Region and plays a very important role in the decomposition process in tropical forests. This study aims to redescribe O. inanis from Indonesia. Termite were collected by adopting a Standized Sampling Protocol (Jones & Eggketon 2000) and final taxonomic confirmation were conducted at the Natural History Museum UK) and Florida University (USA). We found 21 colonies of O. inanis from various habitats and altitudes in Indonesia. Distribution of O. inanis is often correlated with biodiversity status in tropical forests. Worker caste mandible provides the most useful character for the description of O. inanis. In Southeast Asia, this rare species is restricted and can be found only in the Malay Peninsula, Borneo and Sumatra, and absence from Java. Decayed wood, base of tree trunks, and other termite nests (epigeal mounds) are selected media used to construct their nests. Limited population number in a colony, restricted alates flying ability, and secretive nest habitats are thought to influence the distribution of O. inanis in Indonesia.
Dukungan keluarga dan kemandirian pasien dengan gangguan jiwa yang menjalani perawatan di Yayasan Aulia Rahma Pribadi, Teguh; Sumartono, Sumartono
JOURNAL OF Mental Health Concerns Vol. 1 No. 1 (2022): April Edition 2022
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mhc.v1i1.251

Abstract

Background: Mental health or mental health is a state of complete physical, mental and social well-being, and not only free from disease, disability, and infirmity, which enables a person to live productively, both socially and economically. Data from the Lampung Provincial Hospital in 2021, the number of patients with Mental Disorders with mental disorders was 20,416 patients and 15,578 people (77.3 percent) had mental disorders and the total number of patients was the number of patients in the category of 10 cases or the most types of diseases being treated. at the Regional Hospital of Province Lampung. Purpose: To know relationship between family support and independence behavior among patients with mental disorders at Yayasan Aulia Rahma. Method: This type of research is quantitative, analytical design with a cross-sectional approach. The population in this study were all families of mental patients who underwent treatment at the yayasan Aulia Rahma on November 2020. The sampling technique used accidental sampling, where 46 respondents were obtained when the family came to visiting, and a questionnaire would be given. The family support instrument uses a questionnaire of 20 statements. Meanwhile, to see the patient's independence by using the observation sheet after the patient underwent 60 days of treatment and his condition had recovered, which was accompanied by regularity in taking medication and activities and being able to control symptoms. The independence observed included 10 items, such as self-care initiatives, independence in tidying and cleaning the correct bed, and cleanliness of the room and its environment. Data analysis using chi-square test. Results: Family support was obtained in the majority of mental patients with mental disorders in the low support category of 72.0 percent. The level of independence of patients with mental disorders is still at a low level at 67.3 percent. Conclusion: There is a relationship between family support and the independence of mental patients with mental disorders (p-value = 0.003 < 0.05). Suggestion: The management of the foundation to socialize the form of support to the patient's family to always provide support, so that the patient can recover quickly and learn independently so that he can be immediately discharged. Keywords: Family Support; Independence; Patients; Mental disorders. Pendahuluan: Kesehatan mental atau kesehatan jiwa merupakan keadaan sejahtera yang lengkap dari fisik, mental dan sosial, dan bukan hanya bebas dari penyakit, cacat dan kelemahan, yang memungkinkan seseorang hidup produktif, baik secara sosial, maupun ekonomis. Data RSJ Provinsi Lampung tahun 2021 jumlah penderita dengan Gangguan Jiwa (ODGJ)  gangguan jiwa sebesar 20.416 pasien dan sebesar 15.578 orang (77,3 persen) mengalami gangguan jiwa dan total pasien tersebut merupakan jumlah pasien yang masuk kategori 10 kasus atau jenis penyakit terbanyak yang ditangani di RSJ Daerah provinsi Lampung. Tujuan: Diketahui hubungan dukungan keluarga dan kemandirian pasien dengan gangguan jiwa yang menjalani perawatan di Yayasan Aulia Rahma Metode: Jenis penelitian kuantitatif, desain analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh keluarga pasien gangguan jiwa yang menjalani perawatan di Yayasan Aulia Rahma di bulan November 2020. Teknik sampling menggunakan accidental sampling didapatkan sebanyak 46 responden dimana saat keluarga datang berkunjung maka akan diberikan kuesioner. Instrumen dukungan keluarga menggunakan kuesioner sebanyak 20 pernyataan. Sedangkan untuk melihat kemandirian pasien dengan menggunakan lembar observasi setelah pasien menjalani 60 hari perawatan dan kondisinya sudah pulih, yang disertai keteraturan makan obat dan aktivitas serta mampu mengendalikan gejala. Kemandirian yang di observasi meliputi 10 item, seperti inisiatif perawatan diri, kemandirian dalam merapikan dan membersihkan tempat tidur yang benar serta kebersihan kamar dan lingkungannya. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil: Didapat dukungan keluarga pada pasien jiwa gangguan jiwa mayoritas pada kategori dukungan rendah sebesar 72.0 persen. Tingkat kemandirian pasien gangguan jiwa  masih dalam tingkat rendah pada sebesar 67.3 persen. Simpulan: Ada hubungan dukungan keluarga dengan kemandirian pasien jiwa gangguan jiwa (p value = 0,003 < 0,05). Saran: Manajemen yayasan untuk mensosialisasikan bentuk dukungan kepada keluarga pasien untuk selalu memberikan dukungannya, sehingga pasien dapat segera pulih dan belajar mandiri sehingga dapat segera dipulangkan.
Konseling teman sebaya untuk meningkatkan penerimaan diri pada anak broken home Mu'alifah, Ismi; Pribadi, Teguh; Elliya, Rahma
JOURNAL OF Mental Health Concerns Vol. 2 No. 1 (2023): April Edition 2023
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mhc.v2i1.365

Abstract

Background: Self-acceptance can be interpreted as one of the efforts to accept a person's complete acceptance of himself with the advantages or disadvantages of himself to be able to achieve happiness. Counseling is a personal relationship that is carried out face to face between two people. Where counselors must have special abilities to lead learning situations and shape individuals to be able to understand themselves. Purpose: Carry out peer counseling to increase self-acceptance of broken home children in Sumur Kucing Village, East Lampung in 2023. Method: In writing case studies focusing on peer counseling nursing care to increase self-acceptance in broken home children. Results: The last day of counseling for 3 respondents, before peer counseling was carried out: An. V said he needed time to adapt to the circumstances he was experiencing. An. Z says himself but has a hard time believing his parents' divorce. An. R said he cared about himself but found it hard to believe his parents' divorce. after peer counseling: An. V said that after counseling he felt happy and was able to adjust to the circumstances he was experiencing. An. Z said that he had accepted, had confidence in his ability to face his life, there was an openness when communicating and accepting this situation. An. R seemed to care about himself increasing. Conclusion: In the process of implementing peer guidance there are several empowerment activities in the form of mental strengthening, providing emotional support, with the aim of increasing self-empowerment and improving psychological conditions in a more positive direction after peer counseling is known that peer counseling can increase self-acceptance in broken home children.   Keywords: Broken Home; Self Accepting; Peer Counseling   Pendahuluan: Penerimaan diri sendiri dapat diartikan sebagai salah satu upaya penerimaan seseorang secara utuh terhadap dirinya dengan adanya kelebihan ataupun kekurangan pada dirinya sendiri untuk dapat mencapai kebahagiaan. Konseling adalah hubungan pribadi yang dilakukan dengan cara tatap muka antara dua orang. Dimana konselor harus memiliki kemampuan-kemampuan khusus untuk menggiring situasi belajar dan membentuk individu agar dapat memahami diri sendiri. Tujuan: Melaksanakan Konseling teman sebaya untuk meningkatkan penerimaan diri pada anak broken home di Desa Sumur Kucing Lampung Timur tahun 2023. Metode: Pada penulisan studi kasus berfokus pada asuhan keperawatan konseling teman sebaya untuk meningkatkan penerimaan diri pada anak broken home. Hasil: Hari terakhir dilakukannya konseling pada 3 responden, sebelum dilakukan konseling teman sebaya: An. V mengatakan dirinya  membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan keadaan yang dialami. An. Z mengatakan dirinya sendiri namun sulit percaya akan  perceraian orang tuannya. An. R mengatakan perduli akan  dirinya sendiri namun sulit percaya akan perceraian orang tuannya. setelah dilakukan konseling sebaya: An. V mengatakan setelah dilakukan konseling merasa senang dan dapat menyesuaikan keadaan yang dia alami. An. Z mengatakan sudah menerima, mempunyai keyakinan akan kemampuannya untuk menghadapi kehidupannya, tampak adanya keterbukaan saat berkomunikasi dan menerimaan keadaan tersebut. An. R tampak rasa peduli pada dirinya sendiri meningkat. Simpulan: Dalam proses pelaksanaan bimbingan teman sebaya terdapat beberapa kegiatan pemberdayaan berupa penguatan mental, memberikan dukungan secara emosional, dengan tujuan untuk meningkatkan pemberdayaan diri dan meningkatkan kondisi psikologis ke arah yang lebih positif setelah dilkaukannya konseling teman sebaya diketahui bahwa konseling teman sebaya dapat meningkatkan penerimaan diri pada anak broken home.
Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Melalui Pelatihan Kerajinan Pelepah Pisang di Desa Mudung Bojonegoro Ubaidillah, Muhammad Zahid; Nabila, Anti; Rista, Tia Fadila; Romadona, Sefia Rara; Fasroin, Siti; Julianto, Kurnia Amirza; Wicaksono, Ahmad Agus; Nurfirdaus, Retno Eka; Pradana, Muhammad Yulvi Aditya; Nurdiansyah, Denny; Pribadi, Teguh
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v7i1.7490

Abstract

Desa Mudung, Bojonegoro, memiliki potensi limbah pelepah pisang yang melimpah, namun belum dimanfaatkan secara optimal. Kondisi ini menuntut adanya inovasi agar limbah tersebut dapat diolah menjadi produk bernilai tambah dan berdaya jual. Melalui program pengabdian masyarakat bersama mahasiswa KKN, dilakukan pelatihan kerajinan pelepah pisang sebagai upaya pemberdayaan masyarakat sekaligus peningkatan ekonomi kreatif desa. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan keterampilan baru kepada masyarakat, meningkatkan kreativitas, serta mendorong terciptanya produk lokal yang memiliki nilai ekonomi. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi potensi pelepah pisang, demonstrasi teknik pengolahan dan pengeringan bahan, praktik pembuatan berbagai produk kerajinan, serta pendampingan desain dan pewarnaan agar produk lebih menarik. Peserta juga diberikan pemahaman tentang strategi pemasaran sederhana untuk memperluas jangkauan penjualan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan masyarakat dalam mengolah pelepah pisang, dengan rata-rata kemampuan peserta meningkat dari 35% menjadi 80%. Produk kerajinan yang dihasilkan, seperti tas, hiasan, dan wadah serbaguna, mendapatkan tanggapan positif dari masyarakat lokal. Selain itu, pelatihan ini berhasil menumbuhkan minat wirausaha baru, ditandai dengan 70% peserta menyatakan siap memproduksi dan memasarkan produk secara mandiri. Kesimpulannya, pelatihan kerajinan pelepah pisang terbukti mampu memberdayakan masyarakat Desa Mudung melalui pemanfaatan potensi lokal yang sebelumnya terabaikan. Inovasi ini berpotensi menjadi produk unggulan desa dan mendukung pengembangan ekonomi kreatif masyarakat.
Perancangan Dual Axis Solar Tracker Guna Efesiensi Panel Surya di Atas Kapal Dhimas Bayu Kuncoro; Diana Alia; Teguh Pribadi; Edi Kurniawan; Samsul Huda
JURNAL RISET RUMPUN ILMU TEKNIK Vol. 5 No. 1 (2026): April: Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurritek.v5i1.7667

Abstract

This study aims to design and test a Dual Axis Solar Tracker to improve the energy absorption efficiency of solar panels on ships. The system is designed with a two-axis movement mechanism (horizontal and vertical) using a linear actuator motor controlled by Arduino Nano and ESP32. Testing was conducted on a 20 WP solar panel in Surabaya for 30 days, divided into three methods: 10 days using an LDR sensor, 10 days using an RTC, and 10 days in static conditions without a sensor. Voltage, current, and power data were measured every 30 minutes at 07.00–17.00 WIB. The test results show that the RTC method provides the highest and most stable output power, according to the sun's movement patterns in tropical areas, while the LDR method responds quickly to changes in light intensity but is less stable in changing weather. Static installation produces the lowest power. This system is able to maintain the panel orientation perpendicular to the sun's rays, thus increasing energy efficiency compared to static systems. These findings prove that dual-axis solar tracker technology, especially with an RTC sensor, is effective in dynamic maritime environments and can be a practical solution for optimizing renewable energy on ships. The most effective results using RTC sensors demonstrated the most stable and high power output, especially since the sun in tropical areas like Surabaya moves fairly consistently following a cyclical pattern. The success of this system not only increases the energy output of solar panels but also provides a practical solution for renewable energy applications in tropical climates.
The Pelatihan Usaha Budidaya Ikan Nila (Oreochromis Nilotus) dengan Teknologi RAS (Recirculating Aquaculture System) di Jamaah Tani Muhammadiyah (Jatam) Kembaran, Banyumas Rusman, Ade; Pribadi, Teguh; Pamungkas, Regawa Bayu; Dewanto, Hamami Alfasani; Fitriyani, Fitriyani; Diniatik, Diniatik
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 10 No 3 (2025): J-Dinamika
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ikan nila (Oreochromis niloticus) dikenal sebagai ikan konsumsi dengan harga terjangkau, pertumbuhan cepat, serta mudah dibudidayakan. Namun, permasalahan yang sering dihadapi para pembudidaya tradisional adalah keterbatasan lahan, kualitas air yang fluktuatif, serta rendahnya produktivitas. Recirculating Aquaculture System (RAS) merupakan salah satu teknologi modern dalam budidaya ikan yang dapat menjawab tantangan tersebut. Melalui RAS, kualitas air dapat dikontrol karena air terus disirkulasikan melalui filter mekanis maupun biologis. Dengan demikian, tingkat kelangsungan hidup ikan meningkat, padat tebar dapat diperbesar, penggunaan air lebih efisien serta ramah lingkungan. Lembaga Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM) sebagai bagian dari gerakan pemberdayaan ekonomi umat memiliki peran strategis dalam mengembangkan potensi usaha perikanan berkelanjutan. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan dan pendampingan budidaya ikan nila dengan RAS adalah anggota JATAM memperoleh pengetahuan dan keterampilan praktis dalam mengelola usaha perikanan modern, meningkatkan kemandirian ekonomi, mendorong tumbuhnya sentra-sentra perikanan berbasis komunitas yang berdaya saing, dan mendukung ketahanan pangan nasional. Penerapan budidaya ikan nila dengan RAS di lingkungan JATAM Muhammadiyah berorientasi pada peningkatan produktivitas, efisiensi, keberlanjutan, dan pemberdayaan. Berdasarkan pengamatan dan nilai rata-rata pre test (56±11,05), post test (71,33±14,45) dan nilai P-value 5,99×10-5 (< 0,05) maka kegiatan telah berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta secara signifikan dan tingkat kepuasan peserta sangat puas.
Co-Authors - Ismail - Sardiyatmo Aan Nurhasanah Abidin, Mochammad Syahrul Aditya Maulana, Aditya Aditya, Ricko AGUS DWI SANTOSO Agus Sulistiawan Agustina, Marlina Ainun Najib Akhmad Fauzan Alamsyah, Syauqi Maulani Alfizar Alfizar Alia, Diana Alparizi, Melki Aman Suyadi Ambar Pujiyatno Amelia, Weni Amrulloh, Luthfi Hilmi Ananda, Kiki Erlita Andi Chairunas Andi Chairunnas Andri Hardiyansyah, Andri Anis Shofiyani Anisa, Nurul Anjeli, Riri Antama, Diva Lutfi Antonius Edy Kristiyono Aprilia, Fiona Esther Aramita, Ankaa Neha Ardi Kusmara Ardila, Vila Wahyu Arianti, Dhea Ayu Arif Mulyanto, Arif Arisusanty, Dian Junita Arleiny, Arleiny Aryanti Wardiyah, Aryanti Aryanti, Deniar Esa Athoillah, M. Fajar Awang Sari, Eadvin Rodrinda Awawin Mustana Rohmah Barata, Mula Cahyani, Restiana Cahyono Purbomartono Chrisanto, Eka Yudha Dahri, M Dahri, M. Darodjat, Darodjat Denny Nurdiansyah Desmonika, Cindy Dhimas Bayu Kuncoro Dianita, Feby Didimus Tanah Boleng Diniatik Diniatik Djaka Dewa Soekarno Djunizar Djamaludin Eddi, Eddi Edi Kurniawan Edimarta Sitanggang, Antonij Edy Kristiyobo, Antonius Eka Novita Sari, Eka Novita Elise Dwi Lestari Elliya, Rahma Elly Kesumawati Endiyono Endiyono, Endiyono Erlianti, Febi Ernita, Chelda Faisal, Maulana Muhamad Faris Nofandi Fasroin, Siti Fitri, Nur Maulidiya Fitriyani Fitriyani Fitriyani Furqoni, Prima Dian Gayuh Prasetyo Budi Gunawan, M. Ricko Hadi , Ingghrid Ranesti Clarita Hadi, Ingghrid Ranesti Clarita Hafid Ainul Yakin Hamami Alfasani Dewanto Harrist, Reynaldi Ferdhani Harrits, Reynaldi Ferdhani Hesti Wulandari Husni Husni Ijabah, Nizzatul Indah Rahmawati Indriani, Resti Dwi Iskandar, Riana Aji Ivana Wika Aprilia Jailani Jailani Jauhar Vikri, Muhammad Jose Beno, Jose Julianto, Kurnia Amirza Kamal, Aji Puja Nur Keswara, Umi Romayati Khoirunnisa, Afifah Kristiyono, Antonius Kristiyono, Antonius Edy Kumala, Destiana Kuniati, Asih Kusumawati, Elly Kusyana, Kusyana Liana Anggraeni, Liana Liasari, Deny Eka Linawati Novikasari Lumowa, Sonja Verra Tinneke Mabrurah, Muthmainah Qulub Mahendra, Reno Putra Malika, Malika Marlena, Leni Masitah - Masitah Masitah Maulida, Irma Miarsa, Fajar Rachmad Dwi Mintaraga Eman Surya, Mintaraga Eman Mu'alifah, Ismi Muarrif, Samsul Muh. Nasrul Muhamad Rizky Rachman Hakim Muhammad Ridho Munthohar, Ahmad Derry ali Mustofa, Yongki Fajar Musyaffa, Akhdan Naffis Mu’alifah, Ria Nabil, Imam Chaerul Nabila Putri, Imas Aulia Nabila, Anti Nainggolan, Armando Yosepian Nasution, Ruqoyyah Naufal, Atalla Nisa, Syifa Adzka Nortajulu, Bahren Novikasari, Linawati Novita Novita Nugraha, Fikri Nugroho, Azis Nur Wahid Dino Setiawan Nurani, Bella Marieta Candra Nurfirdaus, Retno Eka Ode Rahan Viardhana Oetami Dwi Hajoeningtijas Oktaviani, Elisa Panuntun, Bagus Pattynama, Francis Maryanne Pradana, Muhammad Yulvi Aditya Pradana, Nirza Pradina, Yayu Setyani Prameswari, Vina Serlisa Pratama, Mohammad Indra Prawoto, Agus Prihanoke, Rezky Febriansyah Pritasari, Laili Purwanto, Agus Mulyadi Putri, Adinda Indira Pratama Putri, Indah Ayu Johanda Putri, Lindari Dewi Rachmawati, Yuni Rafi, Alicia Rahayu, Trisnowat Rahmawati, Ayu Indah Rakhman, Rizqi Aini Rakhmawati, Anton Dwi Ramadhan, Rezayadi Rizky Rambitan, Vandalita Regawa Bayu Pamungkas Rico Bayu Fanreza Rifky Ardhana Kisno Saputra Rijal, Muhammad Azharul Rista, Tia Fadila Rival Ardi Naga Rizki, Nafamah Rizqi Aini Rakhman Robbi, Shofa Dai Rohmah, Sofiyatur Romadona, Sefia Rara Romanda Annas Amrullah Romayati, Umi Rostaman Rusman, Ade Safutri, Apriyanti Samsul Huda Sandi , Ade Gunawati Santoso, Hardi Anugrah Saputri, Romadhiyana Kisno Sari, Eadvin Rosrinda Awang Sari, Prita Asminitya Sari, Safira Ananda Mustika Septrian, Doni Setiadi, Ruqil Akmal Putra Setiawan, Volta Kelik Setiawan, Volta Kellik Siahaan, Lando Rinov Sianturi, Intan Siti Rusdiana Slamet Widodo Soewanto Hardienata Soewarto Hardhienata Sonhaji *), Ferra Ika Wardani Solechan Sri Purwati, Sri Sukardi Sukardi Sumartono Sumartono Syaukani Syaukani Syaukany, Rizza Faris Trismiyana, Eka Trisnowati Rahayu Turista, Dora Dayu Rahma Ubaidillah, Muhammad Zahid Ulfa, Nadia Nabila Ulipah, Ulipah Upik Widyaningsih Wahid Tri Wahyudi Wani Sihaloho, Otri Wardah, Aryanti Wardana Zulkarnaen, A.Bagas Weni Amelia Wicaksono, Ahmad Agus Widyaningsih, Upik Wijaya, Desi Eka Wijaya, I Made Calvin Ari Wijayadi, Imam Winata, Tri Aldi Wulan Adha, Adinda Wulan Marlia Sandi Yeni Kustiyahningsih Zahra, Suci Zakiyyah, Zulfa Zenia Lutfi Kurniawati, Zenia Lutfi Zulfa, Adzra Tsabita